e-Book-PDF-INFOLINUX-2009-InfoLINUX-08

e-Book-PDF-INFOLINUX-2009-InfoLINUX-08
DENGAN DVD 8 GB
EDISI 08/2009 | HARGA Rp45.000
[Luar Sumatra-Jawa-Bali: Rp47.000]
N E T WO R K I N G , SYS T E M A D M I N I S T R AT I O N , A N D M O R E
WWW.INFOLINUX.WEB.ID
+ Extras
Ubuntu 9.04 DVD
on the
EDUCATION SPECIAL!
LINUX UNTUK PENDIDIKAN
Gunakan beragam aplikasi pendidikan siap pakai bersifat
free yang sudah terkemas dalam Edubuntu AddOn CD [24]
Sistem Ujian Remote Desktop
Komputer Siswa
Berbasis
Belajar komputer interaktif dengan iTALC
Python
Tahap pembuatan sistem
ujian pilihan ganda
menggunakan Python [44]
Instalasi Ubuntu via
Jaringan Lokal
INSIDE DVD
Brasero 2.26.2 Tool burning CD/DVD
sederhana untuk kebutuhan burning sehari-hari.
Buddi 3.2.2.7 Kelola keuangan pribadi tanpa
perlu belajar banyak tentang manajemen keuangan.
LiVES 1.0.0 Video-audio editor yang dilengkapi
dengan efek dan mendukung banyak format.
Wireshark 1.2.0 Utiliti jaringan lengkap untuk
kebutuhan troubleshooting dan analisis jaringan.
Cover LINUX_08.indd 2
[32]
[39]
E-mail Server
Andal
Konfigurasi paket
Qmailtoaster untuk
membangun e-mail server [36]
7/9/2009 5:41:53 PM
indoglobal (IL0050202).indd 1
7/9/2009 4:28:58 PM
EDITORIAL
PEMIMPIN UMUM
Mario Alisjahbana
PEMIMPIN REDAKSI
Rusmanto Maryanto
REDAK TUR SENIOR
Anton R. Pardede, Effendy Kho
SIDANG REDAKSI
Supriyanto (Koord.), Alexander P.H. Jularso,
Bonafacius S. Ryanto, Denie Kristiadi, Rully Novrianto,
Sasongko R.A. Prabowo, Suherman,
Wawa Sundawa, Yanuar Ferdian
KONTRIBUTOR
Budi Rahardjo, I Made Wiryana, Michael S. Sunggiardi
Noprianto, Ria Canseria
PR A PRODUKSI
Arie Ishami, Renny Fitriastuti
TATA L E TA K & D E S A I N G R A F I S
Dhany Sudharmanto, Lely Yulaena, Mardiana
S E K R E TA R I AT R E D A K S I
Evawani U. Putri
IKL AN
Imam Ariyanto,
Indran B. Sapto, Meladi Krisbiono, Febriyanti
SIRKUL ASI & DISTRIBUSI
Purwaluyo (Manajer)
KEUANGAN
Deetje Monoarfa (Manajer), Albert Sulistyo,
Ngafiv, Tety Winarni, Untung
PERSONALIA & UMUM
Ekawati (Koord.), Suhaedin, Supandi
PENERBIT
PT InfoLINUX Media Utama
A L A M AT
Gedung Warta Lt. 4
Jl. Kramat IV No. 11, Jakarta Pusat-10430
Telp: (021) 315-3731, Fax: (021) 315-3732
P E N C E TA K
PT Dian Rakyat, Jakarta
Semua tip yang ada di dalam majalah ini gunakan atas
risiko Anda sendiri. Kami tidak bertanggung jawab atas
segala kehilangan data atau kerusakan pada komputer,
alat-alat, atau software yang Anda miliki ketika
menggunakan tip atau saran tersebut.
Linux merupakan trademark terdaftar dari Linus Torvalds.
Linux di sini adalah pemendekan dari GNU/Linux.
Semua trademark lainnya merupakan
hak masing-masing pemiliknya.
InfoLINUX diterbitkan bulanan oleh Pinpoint
Publications. Pinpoint Publications juga ikut
menerbitkan majalah komputer bulanan PC Media, tabloid
dwi-mingguan PC Mild, Buku Mini PC Media, dan Buku Mini
InfoLINUX. Dilarang mereproduksi seluruh atau sebagian
materi di media ini dalam bentuk dan dengan tujuan apapun.
Pinpoint Publications tidak terafiliasi dengan perusahaan atau
produk yang diuji coba di InfoLINUX. Seluruh staf InfoLINUX
tidak memiliki investasi pada perusahaan atau produk yang diuji
coba. Hasil uji coba produk yang dimuat di InfoLINUX tidak
terkait dengan iklan atau hubungan bisnis perusahaan/produk
tersebut dengan InfoLINUX. Kecuali disebutkan, uji coba
dilakukan InfoLINUX pada produk dan layanan yang tersedia
pada saat ini. Kami, di Pinpoint Publications, menjunjung
tinggi nilai integritas. Untuk itu, dalam menjalankan tugasnya
seluruh staf kami tidak dibenarkan menerima atau meminta
imbalan dalam bentuk apapun dari relasi/narasumber.
DISTRO LINUX VS
DISTRO PAKAIAN
Pernahkah Anda mengenalkan kata distro kepada remaja dan ibu-ibu yang sedang belanja
pakaian? Menurut Wikipedia Indonesia, distro
(pakaian) singkatan dari distribution store atau
distribution outlet, yaitu jenis toko di Indonesia
yang menjual pakaian dan aksesori produksi
sendiri atau yang dititipkan oleh pembuat
pakaian dan aksesori. Distro umumnya merupakan industri kecil dan menengah (IKM) di
bidang sandang dengan merk independen yang
dikembangkan kalangan muda.
Ada beberapa kemiripan konsep distro Linux Rusmanto Maryanto [[email protected]]
dengan distro pakaian. Lahir di pertengahan 1990-an, banyak dikembangkan oleh perorangan atau organisasi kecil dan menengah terutama dari kalangan muda, dan bersifat eksklusif atau khas untuk setiap
distro. Tujuan membuat distro juga hampir sama, distro Linux untuk
memudahkan orang memilih dan menggunakan program komputer,
distro pakaian untuk memudahkan orang memilih dan menggunakan
pakaian. Pengembang distro Linux mengumpulkan program dalam
sebuah atau beberapa CD/DVD, pengembang distro pakaian mengumpulkan pakaian dalam sebuah atau beberapa toko.
Bagaimana berbisnis atau cari uang melalui pengembangan
distro? Ada perbedaan dan persamaan kedua jenis distro dalam
hal bisnis. Perbedaannya, produk yang dihasilkan distro pakaian
diusahakan untuk tidak diproduksi secara massal agar mempertahankan sifat eksklusif suatu produk. Sedangkan, distro Linux
berisi produk yang dibuat untuk disebarluaskan secara massal.
Pengembang distro pakaian umumnya menjual isi toko berupa
pakaian atau aksesori satu per satu, sedangkan pengembang distro Linux umumnya menjual CD/DVD dalam paket lengkap, tidak
menjual paket program satu per satu.
Persamaannya, pengembang distro Linux dan pakaian dapat
menjual jasa dalam pengembangan distro baru, modifikasi distro, pemasangan distro, dukungan teknis operasional distro, dan
training tentang distro. Keduanya juga membutuhkan tenaga
seni grafis, tenaga pemasaran, dan dokumentasi atau administrasi
pengelolaan, serta ada penghargaan terhadap hak atas kekayaan
intektual yang dimiliki para penciptanya.
KONTAK
REDAKSIONAL E-mail: [email protected], Telepon: (021) 315-3731 ext. 127-131
CD BERMASALAH E-mail: [email protected], Telepon: (021) 315-3731 ext. 127
BERKONTRIBUSI NASKAH [email protected] atau [email protected]
ALAMAT ADVERTISING E-mail: [email protected], Telepon: (021) 315-3731 ext. 105-107
MAILING-LIST PEMBACA [email protected], Pendaftaran: [email protected]
BERLANGGANAN ATAU PEMESANAN EDISI-EDISI SEBELUMNYA
E-mail: [email protected], Telepon: (021) 4682-6816, 7079-6499, Faksimili: (021) 4682-8919
www.infolinux.web.id
3_Editorial_08 edit RF.indd 3
INFOLINUX 08/2009
3
08/07/2009 15:10:16
INDEKS
Edisi 08/2009
[21]
[21]
[21]
[21]
[22]
[22]
[22]
[22]
[23]
[23]
[23]
[23]
LiVES 1.0.0 Pre1
Subsonic 3.7
BlockAde Blitz! 1.0.1.3
The Legend of Edgar 0.1
File Roller 2.26.3
Cheese 2.26.3
Greenstone 2.82
Gnome Games 2.26.2
Buddi 3.2.2.7
Brasero 2.26.2
Evince 2.26.2
digiKam 0.10.0
Utama
[24] Linux untuk Pendidikan
Komunitas
[30] KPLI Riau Adakan Seminar
Ubuntu 9.04
[30] Konferensi BlankOn #1 di Bogor
Meriah
Praktik Instan
[32] Remote Desktop untuk Proses
Belajar Mengajar
Net Admin
24
[36] E-mail Server Andal dengan
Qmailtoaster
[38] Daftar Warnet Berbasis Linux
di Indonesia
Tutorial
5
30
33
[39] Instalasi Ubuntu 9.04 via Jaringan
[44] Sistem Ujian Sederhana Berbasis
Python
[50] Belajar Matematika dengan Cara
yang Menyenangkan
[54] Aplikasi Alarm Sederhana
Workshop
37
[3]
Editorial
[4]
Indeks
52
[12] Michael S. Sunggiardi: Computex
dan CommunicAsia 2009
[14]
Aktual
[5]
[5]
[5]
[6]
[6]
[6]
Linux, OS Pertama Dukung
USB 3.0
BackTrack 4 Sokong CUDA
Firefox 3.5
Software Pemilu Open Source
dari Belgia
Fedora 11 Leonidas
Sertifikasi dari Ubuntu
Opini
[8] I Made Wiryana: Nilai Lebih
Edutainment Berbasis Open
Source
[10] Budi Rahardjo: Open Hardware:
Membuka Desain Perangkat
Keras
4
08/2009
63
INFOLINUX
Surat Anda
Distro
[17] BlankOn 5.0
[17] Ubuntu 9.04
[58] Nonaktifkan Pengenalan URL
Otomatis
[58] Mencari Teks 90 Derajat dalam
Dokumen
[59] Membuat Hyperlink ke Tabel
dalam Dokumen
[59] Integrasi Dialog Style dan
Formatting
[60] Membuat Dialog Peng-copy-an
File
[62] Belajar Sambil Bermain dengan
GCompris
[64]
Kuis InfoLINUX
[66]
Edisi Mendatang
Game
[18] GCompris 8.4.4
[18] Tux Math Scrabble 0.6.5
Buku
[19] Buku Panduan BlankOn 5
Nanggar
[19] The Official Ubuntu Server Book
[19] Ubuntu Linux Secrets
Software Pilihan
[20] Wireshark 1.2.0
www.infolinux.web.id
AKTUAL
Linux, OS Pertama Dukung USB 3.0
adis “geekess” pengembang kernel Linux dan karyawati Intel:
Sarah Sharp telah mengumumkan
ketersediaan driver untuk perangkat
masa depan USB 3.0. Seperti disebutkan di halaman blog-nya, driver yang
dikembangkannya itu mendukung
Extensible Host Controller Interface
(xHCI) guna memenuhi persyaratan
standardisasi USB 3.0 yang disepakati
industri dan disetujui lembaga standar di November 2008 lalu.
Upaya Sarah Sharp selama satu
setengah tahun berhasil membuat
Linux sebagai sistem operasi pertama
yang mampu dan memenuhi standar yang mendukung USB 3.0. Greg
Kroah-Hartman yang selama ini bertanggung jawab dalam bidang ini di
tim pengembang kernel disebutkan
G
telah menyerahkan patches ini untuk
nantinya dipasang di Kernel 2.6.31.
Jadi, andaikan tiada aral melintang
maka Linux sudah bisa melayani atau
mendukung USB 3.0 pada September
2009.
USB 3.0 meningkatkan kecepatan komunikasi antarperangkat yang
menurut perhitungan di atas kertas
mencapai sekitar 5 GByte/s. Tapi
pada kenyataannya, diperkirakan
kecepatan puncaknya lebih rendah.
Di samping itu, standar baru USB
3.0 yang utamanya dikembangkan
oleh Intel ini, menyediakan catudaya
lebih kuat dan peningkatan dalam hal
pengelolaannya. Hal ini dimungkinkan antara lain dengan mengeliminasi
proses polling. Bersama generasi USB
3.0, konsep dari Hub juga berbeda di
mana sebuah hub terdiri atas dua hub
turunan yang satu bertugas menangani modus baru Super-Speed, sedangkan yang lainnya untuk kecepatan
tipe USB sebelumnya, yaitu LowSpeed, Full-Speed, dan High-Speed.
Kode sumber dari driver yang
dikembangkan gadis ini, dapat ditemukan di repositori git.kernel.org di
berkas atas namanya (sharp). Menurut Sharp, perusahan NEC Electronics akan meluncurkan host controller
pertama di dunia untuk USB 3.0 yang
mengadopsi spesifikasi xHCI asal
pengembangan Intel.
BackTrack 4 Sokong CUDA Firefox 3.5
ebagai tindak lanjut
rilis Beta distro sekuriti BackTrack-4 empat
bulan sebelumnya, tim Remote Exploit belum lama
ini telah merilis versi PreFinal dengan diberi nama
“pwnsauce”. BackTrack4 menyediakan lebih
banyak jenis utiliti
yang dapat membantu pemelihara
dan
adminitrator sistem dalam
hal pengamanan
sistem termasuk aplikasi web, dan juga untuk
menguji coba sistem RFID.
Selain itu tersedia juga
utiliti untuk menyusup ke
LAN dan WLAN, pembobol
password, scanner pencari
kelemahan jaringan, termasuk perangkat ExploitFramework
Metasploit,
dan banyak perkakas lainnya.
S
www.infolinux.web.id
5_Aktual_08_EDIT_RF.indd 5
Untuk kali pertama,
BackTrack 4 menyokong
percepatan membongkar
password menggunakan
bantuan tenaga dari kartu
grafis. Perkakas WPA: Pyrit yang disertakan dalam
distribusi kali ini
mendukung
pemanfaatan
kartu
grafis
CUDA
buatan
NVidia. Agar lebih
efektif,
BackTrack 4 juga
dipersenjatai
dengan Multihash CUDA
Brute Forcer.
BackTrack 4 dilengkapi dengan kernel Linux
2.6.29.4, dan sebagai LiveSystem
memanfaatkan
sistem berkas Advanced
Multi Layered Unification
Filesystem Versi 2 (AUFS
2) bersama SquashFS sebagai modul Kernel.
etelah sekian lama
menunggu,
akhirnya
pada 30 Juni 2009 lalu,
Mozilla Foundation akhirnya telah merilis Firefox
3.5. Versi yang pada awalnya ini menyandang nama
Shiretoko, kini sudah
tersedia
bebas
untuk di-download.
S a l a h
s e o r a n g
pengembang
Mozilla,
John
Slater,
mengungkapkan, kerja keras tim
di blog-nya, kalau tim
Mozilla telah bekerja keras
untuk membuat fitur, meningkatkan performa, dan
menambah sejumlah fitur
menarik lainnya di Firefox
3.5, dan mereka senang
dapat berbagi aplikasi ini
dengan pengguna di seluruh dunia.
S
Versi utama sebelumnya, yakni Firefox 3.0, diluncurkan satu tahun lampau pada pertengahan Juni
2008, dan merupakan versi
yang telah memecahkan
rekor dunia dalam hal paling banyak di unduh.
Yakni,
melampaui
delapan
juta downloads
dalam
kurun
waktu 24 jam.
Firefox
3.5
menyokong lebih
dari 70 bahasa sejagad, termasuk bahasa
Indonesia.
Ia
tampil
mengemas fitur, memperbaiki pengaturan data
pribadi termasuk fitur
‘Private Browsing Mode’.
Diklaim memiliki kinerja
dan stabilitas lebih baik
dengan mesin JavaScript
TraceMonkey yang anyar
dan sebagainya.
INFOLINUX 08/2009
5
08/07/2009 15:10:58
AKTUAL
Software Pemilu Open Source dari Belgia
emerintah Belgia membebaskan
software pemilu yang pada 7 Juni
lalu digunakan untuk pemilihan
calon Parlemen Eropa. Perangkat
lunak yang telah berulang-ulang
digunakan dalam beberapa periode pemilu sebelumnya, terdiri dari
paket software bernama Digivote
dan Jites.
Baik kode sumber maupun dokumentasi tentang format pertukaran
data, dapat di-download dari Website Directorate General of the Elections di http://www.ibz.rrn.fgov.be/
index.php?id=1152&L=1. Dokumentasi yang disertakan menjelaskan
spesifikasi tentang proses bagaimana
data yang dikumpulkan komputer
pemilu digital tersebut disampaikan
ke server utama di pusat data.
P
Menteri Dalam Negeri Belgia,
Guido De Padt, baru-baru ini telah
meluncurkan kampanye guna mempromosikan kesadaran untuk pemilihan yang benar dan sah (valid).
Untuk itu, sistem pemilihan digital
ini tidak memberi peluang terhadap
pilihan yang tidak sah, tapi pilihan
‘golput’ (blank vote) masih dimungkinkan. Meski demikian, komputer
yang berfungsi sebagai mesin pemilihan ini, tidak luput dari masih
ditemukannya kekeliruan pada kode
programnya.
Ketentuan lisensi untuk kode sumber dari software yang dipublikasikan, tidak disertakan secara ekplisit.
Namun salah satu dari berkas kode
sumbernya memberlakukan lisensi
GNU/GPL-2, dan diasumsikan bah-
Fedora 11 Leonidas
ua minggu sesudah
jadwal resmi, akhirnya
Leonidas sebagai rilis
nomor sebelas dari sistem
operasi Fedora resmi diluncurkan pada 9 Juni
2009. Fedora 11 datang
tidak
hanya
dengan
penampilan
anyar,
tapi juga dilengkapi banyak fitur-fitur Linux terbaru
seperti OpenOffice
3.1 dan Firefox
3.5. yang barangkali tidak lama lagi akan
disusul oleh distro-distro
lainnya.
Fitur baru yang paling
mencolok adalah dukungan terhadap Kernel-based
Mode-Setting (KMS) bersama chipset Intel dengan
fitur grafis terintegrasi,
termasuk semua produk
Radeon. Walaupun Fedora
10 sebelumnya dengan be-
D
6
08/2009 INFOLINUX
5_Aktual_08_EDIT_RF.indd 6
berapa versi Radeon telah
mendukung teknologi ini,
diklaim bahwa dibantu
menggunakan fitur kernel dimungkinkan kendali lebih luas terhadap
GPU (Graphics Processing
Unit) yang juga bertanggungjawab terhadap
penyetelan monitor termasuk resolusinya.
Kecepatan
booting yang acap
di jadikan parameter terhadap distro-distro baru, juga mendapat
perhatian khusus para
pengembang
Fedora.
Leonidas diklaim mampu
lompat dari awal dalam
kurun waktu 20 detik. Selain itu, Fedora 11 secara
default telah menggunakan filesystem Ext4 yang
memiliki banyak kelebihan ketimbang Ext3.
wa seluruh softw a r e
y a n g
dibebaskan menganut
lisensi
y a n g
sama.
Ywein Van den Brande, salah
seorang pakar dalam bidang spesialiasi lisensi software dari Belgia,
mengatakan kalau membuat software tersedia untuk di-download
merupakan bentuk dari distribusi.
Hal ini memiliki arti, kalau pemerintah seharusnya menambahkan lisensi
GNU GPL dan mencetak pernyataan
hak cipta yang sesuai.
Sertifikasi dari Ubuntu
olaborasi antara Canonical dan HP terus
berlanjut. Sebagai tindak lanjut dari kerja sama
yang telah diumumkan bulan Februari lalu, minggu
ini diungkapkan bahwa
Ubuntu 9.04 Server Edition kini resmi menyokong
hardware seri terbaru HP
ProLiant G6 servers.
Secara
keseluruhan,
saat ini telah tersedia total
17 konfigurasi untuk energy-efficient HP ProLiant
yang semuanya disokong
Canonical dengan menyediakan dukungan komersil: Ubuntu Server Edition
support.
Sertifikasi terhadap seri
server HP ProLiant G6 untuk edisi server dari Sistem
Operasi
Ubuntu
9.04,
merupakan hasil dari pengujian ekstensif di pusat
riset Canonical. Canonical
K
kini tidak sekedar melakukan validasi, tapi telah
memberikan
sertifikasi
terhadap semua server HP
yang teruji dan selanjutnya
diverifikasi oleh HP.
Steve George, Director
of Commercial Services at
Canonical, atas sertifikasi
tersebut mengatakan, kalau pihaknya berkomitmen
untuk memberi sertifikasi
Ubuntu Server Edition di
platform hardware yang
dipilih oleh penggunanya.
Dengan adanya sertifikasi ini, pengguna dapat
mulai membangun pusat
data yang ingin mereka
gunakan, mulai dari pusat
data biasa, hingga yang
berbasiskan cloud—berbasiskan platform Ubuntu
Server.
www.infolinux.web.id
08/07/2009 15:10:59
hagai (IL0440104).indd 1
5/5/2009 11:55:51 AM
OPINI
I Made Wiryana
Nilai Lebih Edutainment
Berbasis Open Source
M
emilih perangkat lunak yang
cocok untuk dunia pendidi
kan bukanlah sekadar dila
kukan dengan perbandingan
fitur-fitur fungsional dari perangkat
lunak tersebut. Apalagi sekadar me
milih perangkat lunak yang popular
di dunia industri lalu diajarkan
penggunaanya di kalangan siswa.
Untuk siswa kelas sekolah dasar,
pemilihan perangkat lunak haruslah
lebih hati-hati. Aspek pendidikan harusnya menjadi per
timbangan utama, bukan pragmatis dan ekonomis saja.
Sebagai contoh perangkat lunak jenis
edutainment, yaitu suatu perangkat
lunak edukasi yang bersifat hiburan.
Perangkat lunak ini ditujukan untuk
anak-anak sehingga diharapkan pro
ses mempelajari suatu materi dapat
dilakukan
menyenangkan.
Say
angnya, ketika memilih perangkat
lunak edutainment ini, sering fokus
lebih ditujukan kualitas grafik
ataupun suara ketimbang nilai-nilai
edukasi
di
balik
penggunaan
perangkat lunak. Pertimbangan nilai
edukasinya bukan sekadar materi
pembelajaran yang disampaikan,
tetapi lebih dari itu, yaitu hal-hal
mendidik yang terbentuk karena
penggunaan perangkat lunak di kelas.
Roger Schank, pionir machine
learning yang kini memfokuskan
pada penggunaan komputer un
tuk pendidikan anak, dalam buku
8
08/2009
INFOLINUX
nya Coloring outside the lines,
mengemukakan
bahwa
untuk
perangkat lunak yang baik untuk
anak itu sebaiknya menawarkan
proses
pembelajaran
dengan
melalui pengalaman, anak menga
bak-tebakan" atau multiple choice,
tetapi suatu lingkungan simulasi
yang mengajak anak-anak berfikir
secara kompleks. Pemilihan per
angkat lunak untuk edukasi secara
asal-asalan malah menurunkan
proses belajar mengajar, seperti
yang dikritisi oleh Clifford Stoll,
ahli komputasi astronomi dalam
bukunya High Tech heteric.
Nilai-nilai edukasi yang lebih
dalam sering terlupakan ketika
lembaga pendidikan mempertim
bangkan penggunaan perangkat
lunak open source atau proprietary.
Pertimbangan nilai edukasi itulah
yang membuat banyak lembaga
pendidikan di luar negeri, alih-alih
menggunakan
perangkat
edutainment yang sudah siap pakai
(sistem dan materinya), memilih
menggunakan perangkat lunak
open source seperti Squeak atau
pun Sophie suatu lingkungan multi
media untuk pembelajaran anak.
Guru bersama anak-anak didik mem
bangun perangkat lunak edutainment.
Pengetahuan dan aspek edukasi
di ataslah yang sulit sekali dida
patkan dengan menggunakan pe
rangkat lunak propreitary di dalam
pendidikan. Sehingga kalau untuk
pendidikan dasar, maka pilihan
penggunaan perangkat lunak open
source sepertinya sudah menunjuk
kan arah yang tepat. Memang awal
nya sepertinya repot, tetapi dalam
proses belajar mengajar, mana ada
yang tidak repot. Penggunaan open
“...aspek edukasi itu yang sulit didapat
kan dengan menggunakan perangkat
lunak propreitary di pendidikan.„
lami situasi kompleks, mengatasi
kesalahan yang dilakukan. Juga
perangkat lunak untuk anak itu
harus mendorong anak mencari
sendiri jalan untuk mengetahui
jawaban dari permasalahan. Jadi
bukan sekedar permainan ala "te
source akan memberikan nilai tam
bah pada proses pendidikan, baik
bagi pendidik maupun anak didik.
Belum lagi termasuk mengajarkan
pemahaman HaKI dari awal. Suatu
hal yang terabaikan dalam pen
didikan dasar di Indonesia.
www.infolinux.web.id
IKLAN
PASS FM
(materi FILM)
DTP (IL0110208).indd 1
7/9/2009 5:09:10 PM
OPINI
Budi Rahardjo
Open Hardware:
Membuka Desain
Perangkat Keras
S
etelah dunia perangkat lunak
digemparkan dengan pendekat
an open source, sekarang dunia
perangkat keras (hardware) me
ngikuti jejaknya. Salah satu yang
muncul adalah adanya OpenSPA
RC, yaitu desain dari prosesor
SPARC buatan Sun Microsystems
yang “di-opensource-kan”. Meng
apa mereka melakukan hal tersebut?
Sama seperti di dunia software,
desain dari hardware (misalnya
desain processor) tadinya merupakan
rahasia perusahaan yang harus
dijaga ketat. Sudah banyak cerita
tentang espionase, curi mencuri
desain processor. Nah, mengapa
sekarang rahasia tersebut dibuka?
Salah satu kesulitan perusahaan
dalam mengembangkan produk
adalah sulitnya mendapatkan sum
ber daya manusia (SDM) yang me
miliki kemampuan. Terlebih lagi di
dunia desain hardware, kesulitan
mendapatkan SDM ini lebih parah
dibandingkan di dunia software.
Berapa banyak orang yang bisa
mendesain processor?
Masalah di dunia hardware
adalah lebih mahalnya kebutuhan
untuk ngoprek. Kalau di dunia
10
08/2009
INFOLINUX
software, kita bisa mulai ikut
utak-atik dengan modal sebuah
komputer dan compiler. Ada ban
yak contoh program yang bisa kita
pelajari atau kita tiru.
desain rangkaian dengan menggu
nakan software computer aided
design (CAD), tidak banyak yang
bisa kita lihat contohnya. Belum
lagi tidak banyak orang yang bisa
kita ajak berdiskusi untuk bermainmain dengan hardware. Itulah se
babnya lebih sulit menemukan
orang hardware. Kalaupun ditemu
kan, gajinya akan mahal.
Open source hardware membuka
desain-desain perangkat keras se
perti halnya software di open sour
ce. Dalam hal openSPARC, desain
prosesornya dibuka. Diharapkan le
bih banyak orang yang bisa ngop
rek hardware dengan dibukanya
desain hardware. Mereka bisa me
lihat contoh desain dan membuat
inovasi baru.
Ada banyak program CAD
untuk
mendesain
hardware.
Bahkan ada beberapa bahasa
pemrograman yang khusus untuk
hardware, seperti VHDL dan Veri
log. Jadi, mengembangkan hard
ware
sudah
mirip
dengan
mengembangkan software. Kita
bisa ikut bermain-main.
Di dunia hardware, desain ti
dak bisa langsung diimplemen
tasikan begitu saja dalam waktu
singkat. Untuk processor, misal
nya, desain harus masuk ke pab
rik chip dulu. Itu membutuhkan
waktu. Selain itu, tidak semua
orang punya akses ke pabrik chip
sehingga
persaingan
tidak
demikian mudah. Dengan kata lain,
“Jadi, mengembangkan hardware sudah
mirip dengan mengembangkan software.
Kita bisa ikut bermain-main.„
Kalau kita ingin bermain-main
dengan rangkaian secara fisik,
kita harus membeli komponen
yang notabene akhirnya harus ke
luar uang lebih mahal daripada
kalau kita bereksperimen di dunia
software. Kalaupun kita men
open source hardware sebenarnya
lebih menguntungkan perusahaan
hardware
dibandingkan
pe
rusahaan software. Itulah sebabnya
perusahaan hardware tertarik de
ngan open source hardware ini.
Nah, kita punya mainan baru.
www.infolinux.web.id
Ozone (IL0290408).indd 1
5/7/2009 12:30:39 PM
OPINI
Michael S. Sunggiardi
Computex dan
CommunicAsia 2009
S
eperti yang sudah-sudah, di bu
lan Juni saya selalu disibukkan
oleh dua event internasional
yang diselenggarakan secara be
runtun, Computex 2009 di Taipei
dan CommunicAsia 2009 di Singa
pura. Dalam kondisi ketakutan akan
virus H1N1 dan krisis global yang
berkelanjutan, dua acara besar di
dunia TIK ini sempat menjadi sunyi.
Computex 2009 hanya mengguna
kan dua dari empat lantai di Nangang, dan Communic
Asia hanya menggunakan 6,5 dari 9 hall yang tersedia.
Walaupun kondisi ekonomi ambu
radul, The Show Must Go On, dan itu
diperlihatkan oleh pemerintah Tai
wan dan penyelenggara Computex
2009 secara profesional. Jumlah pe
serta dan pengunjung yang berku
rang dibanding tahun sebelumnya
tidak melunturkan Taiwan untuk
memperlihatkan kemajuan dan ino
vasinya, terutama mengangkat Wi
MAX
yang
menjadi
andalan
kemajuan teknologi Taiwan.
Yang menarik yaitu "meluncur"
turunnya nilai dan harga tekno
logi LCD. Akibatnya, semakin
banyak inovasi yang dapat dilaku
kan di dunia TIK, terutama menu
runkan harga jual notebook atau
netbook. Netbook atau notebook
murah dengan processor Intel At
om bertebaran banyak di Compu
tex 2009. Tercatat lebih dari 68
12
08/2009
INFOLINUX
perusahaan besar-kecil yang mem
buat atau memasarkan notebook
atau netbook dengan berbagai model.
Teknologi DVB-T yang tahun
lalu tidak menarik perhatian kita
Perangkat aksesoris yang sedang
naik daun, yaitu USB Flash Me
mory yang dibuat dengan berbagai
ragam jenis dan tampilan yang me
narik, bahkan ada yang dibuat de
ngan rancangan kalung atau jam
tangan eksklusif dan mewah. Kalau
tahun-tahun sebelumnya masih da
lam bentuk barang yang eksklusif
dan tidak mudah untuk didapatkan
di toko-toko biasa, kali ini modelmodel aneh tersebut bisa didapat
kan di banyak stand.
Kejadian sepi pengunjung dan
peserta juga terjadi di Communic
Asia 2009 di Singapura, yang biasa
nya berjubel seperti arena pembagian sembako, tahun ini sepi-sepi
saja. Banyak hotel yang kosong,
mungkin akibat dari pasokan hotel
yang terus bertambah, tetapi
jumlah pengunjungnya yang terus
berkurang.
Pemerintah Singapura dan pe
nyelenggara CommunicAsia 2009
juga cukup jeli dengan situasi krisis
ekonomi seperti saat ini, yaitu de
ngan mengajak negara-negara lain
untuk membuka booth secara ber
sama-sama. Kita dapat melihat
satu kelompok booth kecil yang di
isi beberapa perusahaan dari Ame
rika, Australia, Italia, Jerman,
Inggris, Indonesia, Malaysia, Bru
nei, dan lain-lain.
Secara menyeluruh, tidak ada
satu kejutan teknologi dalam
CommunicAsia 2009 ini. Namun
“...masuknya sistem operasi open source
Android yang menyaingi sistem operasi
Symbian, Windows Mobile, dan Palm...„
semua, kali ini menjadi harapan
perbisnisan di dunia komputer
dan DVB-T (Digital Video Broad
casting–Terrestrial).
Di
arena
Computex 2009, ditawarkan ban
yak setopbox dan tuner digital
yang harganya semakin terjangkau
dibanding dua tahun lalu.
produsen telepon selular sekelas
LG dan Samsung turut meramai
kan pasar yang sedang hening,
terutama dengan masuknya sistem
operasi open source Android yang
menyaingi sistem operasi Symbian,
Windows Mobile, dan Palm yang
sudah berjaya puluhan tahun.
www.infolinux.web.id
indolinux (IL0040320).indd 1
5/7/2009 3:18:21 PM
SURAT ANDA
Punya opini, pendapat, kritik, atau saran yang terpendam untuk InfoLINUX?
Sampaikan melalui surat ke Redaksi InfoLINUX, Jl. Kramat IV No. 11 Jakarta 10430
atau e-mail di [email protected]
Komplain harga naik
Saya kecewa dengan InfoLINUX
selama 6 bulan ini. Meski saya bukan
pelanggan, tapi saya membeli maja
lah ini sejak April tahun lalu, mulai
dari edisi yang ekonomis. Mulai bu
lan Januari 2009, edisi ekonomis su
dah tidak ada, dan hanya ada edisi
reguler. Mau tidak mau saya membeli
InfoLINUX edisi reguler. Padahal
saya tidak perlu dengan DVD-nya,
melainkan hanya memerlukan isi
majalahnya.
Selain itu, InfoLINUX edisi 06/
2009 juga membuat saya makin
kecewa. Sudah harganya naik men
jadi Rp45.000, bonus DVD hanya 1,
dan terdapat bonus booklet Red
Hat. Yang saya permasalahkan,
saya merasa kelebihan Rp5.000 itu
untuk kelebihan booklet. Tapi,
kenapa booklet itu seperti media
promosi gratis bagi Red Hat?
Seharusnya kan harga naik, bonus
tetap 2 DVD, dan booklet itu
dibebankan kepada Red Hat bukan
kepada konsumen! Jangan diulangi
lagi dong yang seperti ini.
Bagus Aris Santosa via e-mail
Pertama, kami berterimakasih ka
rena Anda tetap menjadi salah satu
pembaca setia majalah InfoLINUX.
Kami juga sangat berat dan mohon
maaf atas penghentian edisi mini,
karena kenaikan biaya cetak dan
kecilnya iklan, sehingga tidak layak
lagi untuk diteruskan dengan harga
itu. Kami sedang menyusun ulang
rencana penerbitan edisi mini.
Edisi besar/reguler tetap kami
terbitkan dengan membuat hitu
ngan ulang pula sehingga mengha
silkan edisi 07/2009 dengan harga
naik menjadi Rp5.000,-, agar maja
lah tetap terbit dengan keterbatasan
yang ada. Sebagai gantinya, DVD 4
14
08/2009
INFOLINUX
GB kami ganti dengan DVD Double
Layer yang mampu menampung data
hingga 8 GB.
Mengenai bonus booklet, kami
akan lebih selektif lagi dalam membe
rikan bonus booklet yang lebih ban
yak memiliki manfaat bagi pembaca.
Mudah-mudahan kami dapat segera
menemukan jalan terbaik untuk edisi
mini/edisi reguler, agar dapat segera
terbit kembali dengan harga di
bawah edisi normal.
Topik untuk pemula
1. Topik-topik yang disajikan tolong
lebih sederhana, sehingga orang
awam dapat memahami pembaha
san dengan baik.
2. Beragam perintah dasar yang ter
dapat di Linux, tolong selalu diser
takan dalam DVD. Tak lupa juga
cara menginstalasi aplikasi-aplikasi
yang disertakan dalam bonus DVD.
Reza via e-mail
Distro Sabily 9.04 akan kami
sertakan pada InfoLINUX edisi
09/2009, atau bertepatan dengan
bulan Ramadhan. Jadi, silakan
tunggu edisi depan ya.
Problem VirtualBox OSE
Saya sudah menginstalasi Ubuntu
Server 8.04 di VirtualBox OSE (Open
Source Edition). Namun demikian,
masih terdapat beberapa pertanyaan
yang ingin saya tanyakan.
1. Pada saat boot, terdapat tampilan
seperti ini: "this kernel requires
the following features not present
on CPU: 0:6 unable to boot –
please use a kernel appropriate for
your CPU". Kira-kira apa yang
menyebabkan hal ini, dan bagai
mana cara menyelesaikannya?
2. Bagaimana caranya agar PC yang
terdapat di VirtualBox dapat ter
hubung ke jaringan nyata sehing
ga dapat mengakses Internet?
Agustinus Nugroho via e-mail
1. Jika Anda melihat pembahasan se
jumlah rubrik yang terdapat di
InfoLINUX, seperti "Praktik In
stan" dan "Workshop", rubrik ter
sebut kami tujukan untuk para
pemula. Dengan dibuat dalam ben
tuk tutorial bergambar, kami
berharap jenis artikel seperti ini
dapat lebih dicerna oleh para
pemula di Linux.
2. Terimakasih atas usulannya yang
menarik. Akan segera kami coba
untuk dapat direalisasikan.
Request Sabily 9.04
Saya sangat berharap sekali agar
pada majalah InfoLINUX edisi men
datang dapat menyertakan bonus
distro Sabily 9.04 dalam bonus
DVD-nya. Semoga request ini dapat
diterima oleh InfoLINUX
Lauthfi Berdian via e-mail
1. Kemungkinan hal ini terjadi ka
rena OS kernel mengasumsikan
kalau VirtualBox telah memiliki
dukungan instruksi Physical Add
ress Extensions (PAE), tanpa me
ngecek sudah aktif atau belum.
Untuk mengaktifkan dukungan
instruksi PAE, Anda dapat
mengaktifkannya dari menu Gene
ral | Advanced, lalu beri tanda ce
tang pada pilihan Enable PAE/NX.
2. Untuk mengonfigurasikan Guest
OS VirtualBox OSE agar dapat
mengakses Internet/jaringan luar,
Anda harus membuat network
bridge terlebih dahulu. Detail
proses konfigurasi network bridge
di Ubuntu, dapat Anda lihat pada
url berikut: https://help.ubuntu.
com/community/VirtualBox/Net
working,
www.infolinux.web.id
nexus (IL0150109).indd 1
7/9/2009 12:08:42 PM
TES&REVIEW
INDEX
Pendidikan & Ubuntu
Distro
BlankOn 5.0
Ubuntu 9.04
17
17
Game
GCompris 8.4.4
Tux Math Scrabble 0.6.5
18
18
Buku
Buku Panduan
BlankOn 5 Nanggar
The Official Ubuntu
Server Book
Ubuntu Linux Secrets
19
19
19
Definisi Label “On the Disc”
17
Sebuah software yang
memperoleh label “On
the Disc”, berarti Anda
dapat menemukan paket
software tersebut dalam
bonus Disc InfoLINUX edisi kali
ini.
Prosedur “Linux Ready”
18
ua kata di atas mungkin tepat
menggambarkan garis besar tema
InfoLINUX 08/2009. Kata pertama,
terkait dengan ajaran baru sekolah
yang sebentar lagi dimulai, maka InfoLINUX kembali membuat edisi spesial
untuk pendidikan. Kata kedua, terkait
dengan dimuatnya distro Ubuntu 9.04
beserta dengan beberapa distro turunannya dalam bonus DVD edisi ini.
Sejumlah distro turunan Ubuntu 9.04,
termasuk Ubuntu 9.04, dapat ditemukan
pada folder “DVD-IL082009/distro”.
Salah satunya adalah Edubuntu 9.04,
Add-On CD untuk Ubuntu 9.04 yang
berisikan aplikasi Linux untuk pendidikan. Selain paket pendidikan yang terdapat di Edubuntu 9.04, kami juga menyertakan sejumlah aplikasi pendidikan
lainnya dalam folder “DVD-IL082009/
EDUCATION-SOFTWARE”.
D
16
08/2009 INFOLINUX
18_Pengantar tes&review_08.indd 16
19
Dalam bonus DVD edisi ini, kami
juga menyertakan distro BlankOn 5.0.
Distro lokal ini, dibuat dari turunan distro Ubuntu 9.04. Karena itu, BlankOn
5.0 sangat kompatibel menggunakan
beragam paket aplikasi yang terdapat di
repositori Ubuntu 9.04. Sejumlah paket
Extras Ubuntu 9.04, juga kami sertakan
dalam bonus DVD edisi ini.
Pembahasan rubrik pada InfoLINUX
08/2009 banyak membahas berbagai aplikasi di Linux yang dapat digunakan
untuk media pengajaran. Pada rubrik
Utama, dibahas beragam aplikasi yang
terdapat di Edubuntu 9.04 berikut dengan petunjuk instalasinya. Pada rubrik
“Praktik Instan”, terdapat pembahasan
iTalc yang fungsinya mirip dengan aplikasi NetSupport school. Akhir kata, selamat menyambut tahun ajaran baru!
Sebuah PC atau notebook
yang mendapatkan predikat
“Linux Ready”, berarti semua
peripheral standar seperti adapter
jaringan LAN maupun WLAN dapat
berfungsi sebagaimana mestinya,
mulai dari proses instalasi sebuah
distro Linux dilakukan hingga
instalasi driver hardware tersebut. Distro Linux yang digunakan
dalam pengujian “Linux Ready”
adalah, Ubuntu 9.04, Fedora 10,
dan openSUSE 11.1.
Supriyanto [[email protected]]
www.infolinux.web.id
7/9/2009 2:45:38 PM
DISTRO
DESKTOP
DESKTOP/SERVER
BlankOn 5.0
Ubuntu 9.04
PEMBUAT Tim BlankOn SITUS www.blankonlinux.or.id
KERNEL 2.6.28-11 OFFICE OpenOffice.org 3.0.1
DESKTOP GNOME 2.26.1 GRAPHICS GIMP 2.6.6, Inkscape 0.46-5
MULTIMEDIA Rhythmbox 0.12.0, Totem 2.26.1, Brasero 2.26.0
INTERNET Firefox 3.0, Pidgin 2.5.5, Transmission 1.51
PEMBUAT Ubuntu Team SITUS www.ubuntu.com
KERNEL 2.6.28-11 OFFICE OpenOffice.org 3.0.1
DESKTOP GNOME 2.26.0 GRAPHICS GIMP 2.6.6, F-Spot 0.5.0
MULTIMEDIA Rhythmbox 0.12.0, Totem 2.26.1, Brasero 2.26.0
INTERNET Firefox 3.0.8, Evolution 2.26.0. Pidgin 2.5.5
T
buntu dikenal seba
gai distro besar yang
memiliki jadwal rilis
tepat waktu. Sesuai den
gan
jadwal
rilisnya,
tepat pada 23 April 2009,
tim
Ubuntu
dengan
resmi merilis Ubuntu
9.04.
Seperti biasa, setiap
rilis Ubuntu diberikan
kode nama. Untuk versi
Ubuntu 9.04, diberikan
kode nama Jaunty Jacka
lope. Pada versi terbaru
nya ini, Ubuntu 9.04
sudah
menggunakan
GNOME 2.26.0 sebagai
default desktop-nya. Se
lain itu, Ubuntu 9.04
juga
sudah
memiliki
dukungan default terha
dap filesystem EXT4.
Penampilan Ubuntu
9.04 juga semakin diper
cantik. Pada halaman
boot splash-nya, Anda
akan melihat tampilan
progress bar yang sema
kin eye catchy. Waktu
boot dari halaman boot
epat berselang enam
bulan dari jadwal rilis
BlankOn 4.0 (Meu
ligoue) yang berbasikan
Ubuntu 8.10, pada 16 Juni
2009, para pengembang
BlankOn telah merilis
BlankOn 5.0 (Nanggar)
yang dibuat berbasiskan
Ubuntu 9.04.
Setiap rilis BlankOn
selalu mengambil tema
budaya daerah yang ter
dapat di Indonesia. Pada
BlankOn 5.0, tema yang
diambil adalah budaya
dari Batak. Nama "Nang
gar" diambil dalam ba
hasa Batak yang mempunyai arti "Palu".
BlankOn 5.0 versi
standar, menggunakan
desktop GNOME 2.26
sebagai default desktop
nya. Sejumlah aplikasi
yang disertakan pada
versi ini, di antaranya
OpenOffice.org
3.0.1,
GNU Cash 2.2.6, GIMP
2.6.6, Pidgin 2.5.5, dan
Firefox 3.0. BlankOn 5.0
www.infolinux.web.id
U
Kebutuhan Hardware
Processor : Kelas Pentium IV
Harddisk : 15 GB
Memory : 384 MB
juga
sudah
menyer
takan
versi
terkini
proyek Aksara Nusan
tara, yang dapat digun
akan untuk menulis dan
menampilkan teks da
lam aksara Batak Toba.
Untuk
pengguna
dengan spesifikasi hard
ware yang minim, tel
ah tersedia BlankOn 5.0
desktop
versi
mini
malis.
Perbedaannya
dengan versi standar,
versi ini menggunakan
desktop LXDE 0.3.2.1,
dan sejumlah aplikasi
yang hemat memory. Sup
Hasil Pengujian
Fungsionalitas (20%)
Fitur (40%)
Kemudahan (30%)
Dokumentasi (10%)
7,0
10,0
9,0
9,0
RATING
0
2
4
6
8
10
9,0
Kebutuhan Hardware
Processor : Kelas Pentium IV
Harddisk : 15 GB
Memory : 384 MB
splash hingga masuk ke
halaman desktop-nya, ju
ga terasa lebih cepat.
Proses instalasi juga
lebih ramping dari versi
sebelumnya.
Tercatat
hanya terdapat tujuh
tahapan instalasi, untuk
dapat menginstalasikan
Ubuntu desktop 9.04.
Anda juga dapat mem
buat
LiveUSB
instal
Ubuntu
9.04
dengan
menggunakan
aplikasi
USB Startup Disk Creat
or, yang terdapat pada
menu System | Adminis
tration. Sup
Hasil Pengujian
Fungsionalitas (20%)
Fitur (40%)
Kemudahan (30%)
Dokumentasi (10%)
9,0
10,0
9,0
9,0
RATING
0
2
4
6
8
10
9,5
INFOLINUX
08/2009
17
GAME
EDUCATION
EDUCATION
GCompris 8.4.4
Tux Math Scrabble 0.6.5
PEMBUAT Bruno Coudoin <[email protected]>
SITUS http://gcompris.net
LISENSI GPL HARGA Gratis
TINGKAT KESULITAN Medium MULTIPLAYER GAME No
DEPEDENSI python, python-gtk2, libgtk2.0.0
PEMBUAT Charles B. Cosse <[email protected]>
SITUS www.asymptopia.org
LISENSI GPL HARGA Gratis
TINGKAT KESULITAN Medium MULTIPLAYER GAME No
DEPEDENSI Python, wxPython, PyGame
P
elajar matematika itu
membosankan! Untuk
mengubah agar bela
jar matematika terasa me
nyenangkan, coba ajarkan
anak Anda belajar mate
matika dengan game Tux
Math Scrable.
Tux Math Scrable
adalah
game
puzzle
untuk belajar matemat
ika.
Pada permainan
ini, Anda dapat menyu
sun angka dan tanda
bilangan yang sesuai di
kotak halaman perma
inan. Berikutnya, lawan
dapat melanjutkan pengisian kotak yang masih
kosong, dengan angka
dan tanda bilangan yang
dimiliki.
Penyusunan
angka
dengan tanda bilangan
yang diberikan pada
halaman permainan, ha
rus memiliki nilai yang
sesuai. Jika tidak, maka
permainan tidak dapat
dilanjutkan.
Semakin
banyak angka dan tanda
roses belajar untuk
anak usia 2-10 tahun,
akan lebih mudah di
cerna jika diberikan da
lam bentuk visual yang
menarik. Salah satunya
dapat dilakukan dengan
GCompris, game edukasi
menarik yang bersifat free.
Dalam game GCom
pris, anak dapat belajar
sambil bermain secara
menyenangkan. Dengan
menggunakan tampilan
gambar yang menarik,
pada game ini si Anak
akan diajari mengenal
komputer, mengenal ab
jad, mengenal waktu/
jam, menghapal suara,
mengenal suara, dan
belajar menggambar.
Pada halaman awal
permainan, terdapat de
lapan
menu
utama
GCompris. Beberapa di
antaranya, discover the
computer, mathematics,
go to reading activities,
dan puzzle. Setiap menu
utama ini, terbagi lagi
18
08/2009
INFOLINUX
B
Kebutuhan Hardware
Processor : Kelas Pentium III
Harddisk : 100 MB
Memory : 512 MB
menjadi
beberapa
submenu,
dan
setiap
submenu terbagi lagi
menjadi sub-submenu.
Total permainan yang
tersedia dalam GCom
pros 8.4.4 berjumlah 86
permainan. Ada baiknya
untuk
mempermudah
permainan, anak Anda
diajari
dahulu
cara
menggunakan mouse dan
keyboard dari menu dis
cover the computer. Se
lanjutnya, Anda dapat
mengajari anak Anda
dengan tipe permainan
yang lain. Sup
Hasil Pengujian
Grafik(30%)
Fitur (40%)
Kompatibiltas (20%)
Dokumentasi (10%)
9,0
9,0
7,5
9,0
RATING
0
2
4
6
8
10
9,0
Kebutuhan Hardware
Processor : Kelas Pentium III
Harddisk : 20 GB
Memory : 384 MB
bilangan yang masuk ke
halaman permainan, se
makin tinggi nilai yang
diperoleh oleh pemain.
Permainan berakhir, jika
sudah tidak dimung
kinkan
lagi
untuk
melakukan perhitungan.
Secara default, nilai
dari setiap angka dan
tanda bilangan, telah di
definisikan dalam game
ini. Jika ingin meng
ubah, tambahkan opsi wx saat menjalankan
./tuxmathscrabble,
un
tuk masuk ke menu
Admin. Sup
Hasil Pengujian
Grafik(30%)
Fitur (40%)
Kompatibiltas (20%)
Dokumentasi (10%)
7,0
5,0
6,5
9,0
RATING
0
2
4
6
8
10
6,5
www.infolinux.web.id
BUKU
DISTRO
DISTRO
DISTRO
Buku Panduan
BlankOn 5 Nanggar
The Official Ubuntu
Server Book
Ubuntu Linux Secrets
PENGARANG Putu Wiramaswara W, I Wayan Alit S
PENERBIT www.blankonlinux.or.id
TERBIT Juni 2009
HARGA Rp. O (223 halaman)
ISBN BONUS -
PENGARANG Kyle Rankin, Benjamin Mako Hill
PENERBIT Prentice Hall
TERBIT Agustus 2009
HARGA US$39.99 (512 halaman)
ISBN 013-702-118-6
BONUS DVD berisi Ubuntu Server 8.04 & 9.04
PENGARANG Richard Blum
PENERBIT Wiley
TERBIT April 2009
HARGA US$54.99 (840 halaman)
ISBN 047-039-508-7
BONUS -
S
buntu Server merupakan dis
tro server yang lengkap dan
free, dengan kelengkapan ap
likasi yang ditujukan untuk kebu
tuhan
server.
Untuk
dapat
menggunakan
Ubuntu
Server
dengan baik, silakan baca buku
The Official Ubuntu Server Book.
Buku yang ditulis oleh anggota
utama komunitas Ubuntu ini,
membahas beragam aspek seputar
Ubuntu
Server.
Pembahasan
berkisar seputar proses instalasi
Ubuntu Server, dasar adminis
trasi sistem, keamanan sistem,
back-up dan restore, system
rescue, dan sebagainya.
Sebagai rujukan yang baik
bagi para pengguna yang ingin
menggunakan Ubuntu Server,
buku ini memiliki pembahasan
yang menarik. Beberapa di anta
ranya, cara cepat melakukan
administrasi sistem di Ubuntu,
otomatisasi
proses
instalasi
Ubuntu, cara membangun e-mail
server dan web server, cara
meminimalisasi downtime, dan
teknik membuat clustering. Sup
U
eiring dengan semakin pop
ularnya penggunaan distro
Ubuntu, semakin banyak bu
ku yang mengambil pembahasan
seputar distro Ubuntu. Tak ke
tinggalan juga penerbit Wiley,
yang baru menerbitkan buku ber
judul Ubuntu Linux Secret.
Dengan ciri khas buku Linux
terbitan Wiley, buku ini menjabar
kan secara lengkap berbagai as
pek yang terdapat pada Ubuntu
Linux. Mulai proses instalasi
Ubuntu, konfigurasi software dan
hardware, tahapan konfigurasi ap
likasi server, hingga cara penggu
naan bahasa pemrograman yang
terdapat di Ubuntu.
Pada pembahasan awal, buku
ini menjelaskan seputar proses
instalasi Ubuntu, dan penge
nalan
aplikasi
desktop
di
Ubuntu. Pembahasan dilanjutkan
dengan topik tingkat lanjut,
seperti manajemen software dan
hardware di Ubuntu, membangun
server dengan Ubuntu, dan pem
buatan aplikasi dengan sejumlah
bahasa pemrograman. Sup
alah satu hal terpenting yang
membuat suatu distro semakin
banyak memiliki pengguna
adalah tersedianya dokumentasi
yang memadai. Bertepatan dengan
rilisnya BlankOn 5.0, tim doku
mentasi BlankOn menyertakan
buku digital yang berjudul Buku
Panduan BlankOn 5 Nanggar.
Hampir mirip dengan buku
Panduan Praktis BlankOn 4.0
yang diterbitkan pada InfoLINUX
01/2009, buku panduan dalam
format PDF ini berisikan petunjuk
praktis penggunaan BlankOn 5.0.
Buku ini dapat ditemukan dalam
folder Contoh, saat berada dalam
desktop BlankOn 5.0.
Panduan setebal 230 halaman
ini, membagi pembahasan ke be
berapa bab. Pada Bab awal, para
pembaca akan diajari cara meng
instalasi BlankOn 5.0, mana
jemen software, dan pengenalan
desktop BlankOn. Selanjutnya,
terdapat pembahasan tahapan
konfigurasi BlankOn 5.0, dan
kategori aplikasi yang tersedia di
BlankOn 5.0. Sup
www.infolinux.web.id
S
INFOLINUX
08/2009
19
SOFTWARE PILIHAN
DVD/CD sertaan terdiri dari berbagai macam aplikasi
gratis, shareware, maupun demo. Susunan kategori selalu berubah, tergantung pada tren aplikasi yang tengah
berlaku. Beberapa kategori selalu ada di tiap edisi.
[JARINGAN]
Wireshark 1.2.0
INDEX ON
THE DISC
DVD
DISC BOOT
SuperOS 9.04
/Grafik
Cheese 2.26.3
Digikam 0.10.0
/Audio
Subsonic 3.7
/Internet
Greenstone 2.82
Picasa 3
/Browser
Firefox 3.5
Opera 9.64
/Jaringan
Wireshark 1.8.0
/CD-DVD
Brasero 2.26.3
/Keuangan
Buddi 3.2.2.7
/Codecs
Audio
Video
/Komunikasi
Skype 2.0.0.72
/Distro
Blankon 5.0
Alternate i386
Blankon 5.0 CD
Live i386
Edubuntu 9.04
Add-On i386
Ubuntu 9.04
Alternate i386
Ubuntu 9.04
Desktop i386
Ubuntu 9.04
Server i386
enangani sebuah jaringan, baik
di kantor maupun di rumah,
bukan sebuah hal yang mudah.
Anda perlu metode yang benar. Hal
ini diperlukan agar masalah yang
muncul dapat terpecahkan dengan
lancar. Sebagai alternatifnya, Anda
dapat menggunakan aplikasi gratis
yang satu ini.
Wireshark atau juga dikenal dengan nama Ethereal, memiliki semua
fitur-fitur standar yang dapat digunakan untuk menganalisis protocol.
Uniknya, ada beberapa fitur tambahan yang tidak dimiliki aplikasi lain,
dapat ditemukan di sini. Selain itu,
Wireshark juga dapat Anda gunakan
untuk software development sampai
dengan keperluan edukasi. Fitur-fitur
yang menarik, di antaranya data dapat
di-capture secara “off the wire” dari
koneksi jaringan yang ada, mampu
membaca file tcpdump, NAI’s Sniffer,
SnifferPro, NetXray, Sun snoop dan
M
20
08/2009 INFOLINUX
20_Software Pilihan_08 ok.indd 20
atmsnoop, Shomiti/Finisar Surveyor,
AIX’s iptrace, Microsoft’s Network
Monitor, Novell’s LANalyzer, RADCOM’s WAN/LAN Analyzer, HP-UX
nettl, i4btrace dari ISDN4BSD project, Cisco Secure IDS iplog, dan masih
banyak lagi yang lainnya.
Hasil yang sudah ada dapat ditampilkan pada GUI dengan mudah.
Live data pun dapat Anda baca lewat Ethernet, FDDI, PPP, TokenRing, IEEE 802.11, Classical IP over
ATM, dan loopback interface. Jika
masih perlu data yang lebih nyaman
untuk ditampilkan, Anda juga dapat
mengedit hasil yang telah ada, untuk
kemudian dikonversikan ke command-line. Sekali lagi, Anda dapat
menggunakannya tanpa dipungut
biayaSu
PEMBUAT: Wireshark Team
SITUS: www.wireshark.org
LISENSI: GPL/FREE
DEPENDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
/Office
Adobe Reader
9.1.1
Evince 2.26.2
OpenOffice.org
3.1.0
/Permainan
Blockade Blitz!
1.0.1.3
Gnome Games
2.26.2
The Legend of
Edgar 0.1
/DOKUMENTASI
Buku Panduan
BlankOn 5.0
Full Circle Magazine
Instalasi Ubuntu
9.04
Petunjuk Burning
File ISO
/Plugins
Flash Player
10.0.22.87
/RUBRIK
Game
NetAdmin
Praktik Instan
Tutorial
Workshop
/EDUCATION-SOFTWARE
Education Game
Web Based Management
/Utiliti
File Roller 2.26.3
/Video
Lives 0.9.9.9-1
Real Player 11
/Email
Thunderbird
2.0.0.22
/EXTRAS
Ubuntu 9.04
: On The DVD Regular
: Disc Boot
DISC RUSAK?
Apabila disc yang diterima tidak terbaca atau rusak dan ingin menggantinya, kirimkan disc yang
rusak tersebut kepada kami, Tim Disc InfoLINUX,
Jl. Kramat IV No. 11, Jakarta 10430. Agar dapat
kami kirimkan disc penggantinya.
www.infolinux.web.id
7/9/2009 2:47:09 PM
SOFTWARE PILIHAN
LiVES 1.0.0 Pre1 [VIDEO]
[PERMAINAN]
BlockAde Blitz! 1.0.1.3
Seperti kita ketahui bersama, kebanyakan aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan pengeditan
file-file video maupun audio bersifat komersial. Pada sistem operasi
Linux, tersedia begitu banyak aplikasi dengan fungsi yang serupa
namun gratis. Ambil contoh aplikasi
ini. LiVES mungkin sangat sederhana, tapi aplikasi cukup untuk
melakukan pengeditan file-file video tingkat pemula. Anda dapat menambahkan efek-efek baru, melakukan konversi, atau sekadar memutar
file video. LiVES menggunakan tool
yang sudah ada, seperti Mplayer,
ImageMagick, dan GTK+. Pada
versinya kali ini, LiVES diklaim
oleh sangat stabil, dan dapat dijalnkan pada Linux, BSD, IRIX,
dan OpenMosix. Format video yang
didukungnya pun cukup banyak,
Anda tidak perlu khawatirSu
Pernah mengenal permainan bernama “Arkanoid”? Nah jika Anda
menyukainya, Anda dapat bernostlagia dengan permainan yang
satu ini. “BlockAde Blitz” membawa Arkanoid ke level yang baru,
dan jauh lebih menarik. Tampilan
grafiknya menggunakan kartun
yang sangat terkenal.Su
PEMBUAT: salsaman
SITUS: lives.sourceforge.net
LISENSI: GPL/FREE
Dependensi: X Window
REQUIREMENT: -
PEMBUAT: Hardy Creations Inc.
SITUS: www.hardycreations.com
LISENSI: Freeware/FREE
Dependensi: X Window
REQUIREMENT: -
Subsonic 3.7 [AUDIO]
[PERMAINAN]
The Legend of Edgar 0.1
Subsonic merupakan aplikasi yang
berfungsi sebagai web-streamer.
Sebenarnya, aplikasi gratis ini didesain untuk format audio MP3 namun
tidak menutup kemungkinan format-format audio lainnya, seperti
WMA maupun OGG. Jangan membayangkan Anda menjalankan filefile audio tersebut secara langsung
dari harddisk. Aplikasi ini memungkinkan Anda melakukan streaming
audio secara online dengan menggunakan koneksi Internet. Jadi, Anda
tidak mesti memiliki file yang di-
www.infolinux.web.id
20_Software Pilihan_08 ok.indd 21
maksud terlebih dahulu. Selain itu,
jika Anda memiliki koleksi lengkap
di komputer rumah, dan kebetulan
komputer rumah tersebut selalu
terkoneksi dengan Internet, maka
Anda dapat langsung mengakses
file-file tersebut dari lokasi mana
saja Anda berada. Mengapa tidak
sekalian lakukan sharing.Su
Saat Ayah Edgar tidak juga pulang ke rumah di suatu malam
yang gelap, dan berbadai, Edgar
khawatir bahwa Ayahnya telah ditangkap oleh penjahat yang hidup
di hutan, dan rawa-rawa terlarang.
Edgar pun berusaha berkelana untuk menemukan Ayahnya, berkeliling dunia.Su
PEMBUAT: Sindre Mehus
SITUS: subsonic.sourceforge.net
LISENSI: LGPL/FREE
Dependensi: X Window
REQUIREMENT: -
PEMBUAT: Parallel Realities
SITUS: www.parallelrealities.co.uk/projects/edgar.php
LISENSI: Freeware/FREE
Dependensi: X Window, SDL, SDL_image
REQUIREMENT: -
INFOLINUX 08/2009
21
7/9/2009 2:47:16 PM
SOFTWARE PILIHAN
[UTILITI]
Greenstone 2.82 [INTERNET]
File Roller 2.26.3
File-file archive yang digunakan
oleh sistem operasi Linux agak
berbeda. Sama seperti di Windows,
pada Linux pun dibutuhkan aplikasi khusus. Anda dapat menggunakan File Roller. Aplikasi ini
berfungsi sebagai archive manager
yang diperuntukkan bagi desktop
Gnome.Su
kan, gunakan solusi alternatif murah ini untuk membangun sebuah
perpustakaan. Greenstone dapat
mempermudah Anda melakukan hal
ini. Aplikasi ini juga sekaligus digunakan untuk mendistribusikannya
melalui Internet, maupun CD-ROM.
Greenstone dibuat oleh New Zealand Digital Library Projet.Su
PEMBUAT: HPG
SITUS: fileroller.sourceforge.net
LISENSI: Freeware/FREE
Dependensi: X Window, Gnome
REQUIREMENT: -
Sudah waktunya semua hal dialihkan ke format digital. Teknologi
mampu mempermudah dan menghemat biaya yang harus dikeluarkan.
Coba bayangkan ketika Anda harus membuat sebuah perpustakaan
untuk yayasan atau sekolah yang
Anda kelola. Berapa biaya yang harus Anda keluarkan? Berapa juga
biaya yang harus Anda keluarkan
perbulannya untuk melakukan perawatan? Bagaimana kemungkinan
daya tahannya? Jika ingin meminimalisir hal-hal yang tidak diingin-
[GRAFIK]
Gnome Games 2.26.2 [PERMAINAN]
PEMBUAT: Greenstone Team
SITUS: www.greenstone.org
LISENSI: GPL/FREE
Dependensi: X Window
REQUIREMENT: -
Cheese 2.26.3
Untuk dapat menjalankannya,
Anda membutuhkan banyak library, di antaranya lib-2.0, gobjetc, gtk+, dan lain-lain. Cheese
merupakan plikasi gratis di Linux
yang dapat membantu Anda saat
hendak mengambil gambar diam
maupun bergerak dari web cam
yang Anda miliki.Su
PEMBUAT: DanielSiegel and Raphael Slinckx
SITUS: live.gnome.org/Cheese
LISENSI: Freeware/FREE
Dependensi: X Window, lib-2.0, gobject, gtk+
REQUIREMENT: -
22
08/2009 INFOLINUX
20_Software Pilihan_08 ok.indd 22
Jangan pernah beranggapan bahwa
sistem operasi Linux hanya berisi
hal-hal kaku, rumit, dan sukar
dipahami. Anda akan terkaget-kaget bila mengetahui kenyataan sebaliknya. Sesuai namanya, Gnome
Games, dapat digunakan pada X
Window jenis Gnome. Permainan
yang satu ini memiliki 16 macam
permainan sederhana, namun cukup
menarik untuk mengisi waktu luang Anda selepas bekerja. Kategori
yang tersedia: card game, puzzle
game, dan arcade game. Anda ting-
gal memilih tipe permainan yang
paling Anda minati. Tujuan utama
pembuatan permainan ini adalah
memang bukan untuk menghasilkan sebuah permainan yang luar biasa hebat dengan grafik yang menakjubkan, tapi untuk menghasilkan
permainan yang membuat otak kita
menjadi rileks dari rutinitas.Su
PEMBUAT: The Gnome Project
SITUS: live.gnome.org/GnomeGames
LISENSI: GPL/FREE
Dependensi: X Window, GNOME 2.10 libraries, librsvg
REQUIREMENT: -
www.infolinux.web.id
7/9/2009 2:47:18 PM
SOFTWARE PILIHAN
Buddi 3.2.2.7 [KEUANGAN]
[OFFICE]
Evince 2.26.2
Anda tidak memiliki dasar pendidikan seputar keungan? Namun, bukan
berarti Anda tidak dapat mengatur
keuangan dengan baik. Anda hanya
membutuhkan alat-alat yang tepat
atau sesuai dengan kebutuhan. Sebagai alternatif apikasi, Anda dapat
menggunakan Buddi. Buddi di sini
bukan sebuah aplikasi messenger
di ponsel, tapi sebuah aplikasi yang
dapat membantu Anda menyusun
data keuangan tanpa perlu belajar
banyak soal manajemen keuangan
itu sendiri. Aplikasi ini diklaim sa-
ngat mudah digunakan. Anda dapat
menggunakan aplikasi ini selama
Anda memiliki Java virtual machine
terinstal di komputer. Jadi, tidak
perduli sistem operasi yang Anda
gunakan: Linux, Windows, Macintosh OS X, atau pun yang lainnya.
Anda dapat menggunakan aplikasi
ini sampai kapanpun.Su
Evince merupakan aplikasi yang
berfungsi sebagai document viewer. Anda dapat membuka berbagai
macam format pdf, postscript,
DJVU, DVI, multi tiff, dan lainlain. Tujuan utama pembuatannya
adalah untuk menggantikan aplikasi serupa yang ada pada desktop Gnome.Su
PEMBUAT: Wyatt Olson
SITUS: sourceforge.net/projects/buddi
LISENSI: GPL/FREE
Dependensi: X Window, JRE 2 Standar
REQUIREMENT: -
PEMBUAT: Nickolay V. Shmyrev
SITUS: projects.gnome.org/evince
LISENSI: Freeware/FREE
Dependensi: X Window
REQUIREMENT: -
Brasero 2.26.2 [CD/DVD]
[GRAFIK]
digiKam 0.10.0
Jika sebelumnya Anda mesti menggunakan X Window KDE untuk
menjalankan sebuah aplikasi, maka
kali ini Anda harus menggunakan
X Window Gnome. Brasero dapat
digunakan untuk melakukan proses burn media disc pada desktop
Gnome. Tujuan utamanya adalah
membuat aplikasi sederhana, dan
untuk keperluan sederhana burning.
Brasero mendukung berbagai tipe
backends, seperti: cdrtools, growisofs, dan libburn (opsional). Jangan
lupa, melakukan compile libburn
www.infolinux.web.id
20_Software Pilihan_08 ok.indd 23
saja tidaklah cukup. Anda harus mengaktifkan backend melalui
Gconf editor yang ada pada “/apps/
brasero/config/libburn_burn, dan
/apps/brasero/config/libburn_iso”.
Fitur-fitur yang dimilikinya, antara
lain dukungan atas proses remove/
move/rename, mampu melakukan
burn “on the fly”.Su
digiKam diperuntukkan khusus bagi KDE. Fungsi utamanya
adalah untuk membantu Anda
melakukan manajemen foto-foto
dengan mudah. Hampir semua hal
dapat dilakukan dengan sekejap
lewat aplikasi ini. Kumpulan foto
Anda dapat diorganisasi pada sebuah album.Su
PEMBUAT: Philippe Rouquier and Luis Medinas
SITUS: projects.gnome.org/brasero
LISENSI: GPL/FREE
Dependensi: X Window
REQUIREMENT: -
PEMBUAT: Caulier Gilles
SITUS: www.digikam.org
LISENSI: GPL/FREE
Dependensi: X Window, KDE
REQUIREMENT: -
INFOLINUX 08/2009
23
7/9/2009 2:47:20 PM
UTAMA
Supriyanto
A
ndai saja tidak
hanya sekolah gratis
yang bisa diperoleh
para siswa.
LINUX UNTUK
PENDIDIKAN
Iklan sekolah gratis, saat ini kerap
kita temukan pada layar kaca. Meski
tidak sepenuhnya gratis, namun program pemerintah ini dapat mengurangi sedikit beban dari masyarakat
Indonesia kebanyakan, yang masih
banyak berada di bawah garis kemiskinan. Semoga saja program sekolah
gratis ini dapat terus berjalan pada
pemerintahan selanjutnya, dan dapat
berlangsung dengan lebih baik lagi.
Mendapatkan sesuatu yang gratis,
merupakan suatu hal yang menarik.
Apalagi jika bicara tentang software
gratis, seperti GNU/Linux dan berbagai aplikasinya, yang kebanyakan
dapat diperoleh secara free atau cuma-cuma. Lalu apakah ada keterkaitan antara sekolah gratis dengan
software gratis seperti GNU/Linux
ini? Jawabnya, tentu saja ada.
Seperti yang kita ketahui, salah
satu mata pelajaran yang saat ini banyak diajarkan oleh para siswa, mulai
24
08/2009 INFOLINUX
24-28_Utama_08.indd 24
dari tingkat SD hingga SMU adalah
mata pelajaran komputer. Sayangnya, rata-rata sekolah yang ada saat
ini masih banyak yang menggunakan
software komersial bajakan dalam
laboratorium komputernya.
Selain itu, kebanyakan guru komputer di sekolah masih banyak yang
beranggapan kalau sistem operasi
dan aplikasi untuk belajar komputer
hanya produk software buatan Microsoft dan vendor software proprietary
lainnya seperti Microsoft Windows,
Microsoft Office, Adobe Photoshop,
dan sejenisnya. Padahal di luar ketidaktahuan mereka, sudah terdapat
alternatif sistem operasi beserta dengan aplikasinya yang bersifat free dan
open source seperti GNU/Linux, OpenOffice.org, GIMP, dan sebagainya.
Dengan menggunakan GNU/Linux
beserta aplikasinya, sekolah tidak
hanya dapat membantu mengurangi
angka pembajakan, namun juga akan
mendapatkan nilai tambah saat mempelajari beragam aplikasi yang terdapat di dunia free software.
Bicara tentang GNU/Linux dan
aplikasinya, tidak terlepas dari urusan pemilihan distro. Dari banyaknya
pilihan distro yang tersedia, terdapat
nama distro Edubuntu yang sangat
cocok digunakan untuk dunia pendidikan. Edubuntu merupakan varian
distro Ubuntu yang dibuat khusus
untuk pendidikan. Jika Ubuntu dibuat untuk kebutuhan umum, maka
Edubuntu adalah distro untuk memenuhi kebutuhan pendidikan komputer bagi anak-anak, mulai dari TK
hingga SMA, dan perguruan tinggi,
serta untuk pendidikan nonformal.
Pada “Utama” kali ini, akan dibahas seputar aplikasi yang terdapat
dalam Edubuntu, hingga cara membuat jaringan LTSP (Linux Terminal
Server Project) berbasis Edubuntu.
Selamat menikmati!
www.infolinux.web.id
7/9/2009 2:48:10 PM
UTAMA
Edubuntu. Untuk melakukan hal ini,
instalasikan Ubuntu Alternate dengan menggunakan opsi “Install an
LTSP server”. Selanjutnya, silakan
lihat proses konfigurasi LTSP pada
bagian akhir rubrik “Utama” ini.
BERAGAM APLIKASI DI
EDUBUNTU
Setelah menginstalasikan Edubuntu
9.04 Add-On di distro Ubuntu 9.04,
Anda akan menemukan aplikasi yang
langsung dapat digunakan untuk bahan pengajaran. Mulai dari aplikasi
perkantoran, aplikasi pendidikan dan
pengajaran, game pembelajaran untuk
anak usia TK, dan banyak lagi.
Untuk mempermudah pembahasan, aplikasi yang terdapat di
Edubuntu terbagi menjadi dua kategori, yakni aplikasi umum dan
aplikasi pendidikan. Berikut sejumlah aplikasi default yang terdapat
setelah menginstalasi Ubuntu 9.04 +
Add-Ons Edubuntu 9.04.
APLIKASI UMUM
INSTALASI EDUBUNTU
Langkah pertama yang harus Anda
lakukan untuk dapat menggunakan
Edubuntu adalah melakukan proses
instalasi. Karena Edubuntu 9.04 berbentuk Add-On Install, Anda harus
melakukan instalasi Ubuntu Alternate/Ubuntu Install terlebih dahulu.
Petunjuk instalasi Ubuntu Desktop/Ubuntu Alternate, dapat ditemukan dalam DVD InfoLINUX edisi
ini, pada direktori “/DVD-IL082009/
DOKUMEN TASI/instalasi_ubuntu_9.04”. Setelah melakukan proses
instalasi Ubuntu, Anda dapat melanjutkan ke proses instalasi Edubuntu,
yang dapat dilihat pada bagian akhir
rubrik “Utama” edisi ini.
Selain dapat diinstalasikan secara
stand alone atau hanya menjalankan
Edubuntu pada satu desktop komputer saja, dengan menggunakan Ubuntu Alternate, Anda dapat membuat
jaringan LTSP berbasis desktop
www.infolinux.web.id
24-28_Utama_08.indd 25
Dalam proses instalasi standar, yang
dalam hal ini instalasi default Ubuntu 9.04 plus Add-ons Edubuntu 9.04,
Anda akan menemukan kelompok
aplikasi umum di desktop Edubuntu
9.04 sebagai berikut:
Perkantoran (Office)
Untuk kategori ini, sudah tersedia
paket OpenOffice.org 3.0.1 yang
sudah terkemas secara default di
Ubuntu 9.04. Sama halnya seperti Microsoft Office, dalam paket
OpenOffice.org (OOo) 3.0.1, Anda
akan menemukan aplikasi OpenOffice.org yang berfungsi sebagai pengolah kata (OOo Writer),
spreadsheet (OOo Calc), presentasi
(OOo Impress), dan menggambar
(OOo Draw).
Internet
Beragam aplikasi yang berkaitan
dengan dunia maya, juga sudah
tersedia secara lengkap. Untuk
kategori aplikasi Internet yang terdapat di Edubuntu, dapat terbagi
lagi menjadi beberapa kategori
berikut:
Web Browser: Mozilla Firefox
3.0.8.
E-mail, IM, dan VoIP: Evolu-
tion 2.26.1, Pidgin 2.5.5, Ekiga
3.2.0.
Download dan Torrent Client:
Wget 1.11.4, Transmission 1.51.
Grafis
Untuk mengolah gambar bitmap,
sudah tersedia GIMP 2.6.6 yang
memiliki fungsi seperti Adobe Photoshop. Sedangkan untuk aplikasi
image viewer atau memanajemen
file foto yang mirip dengan ACD
See, sudah tersedia aplikasi FSpot 0.5.0.3.
APLIKASI PENDIDIKAN
Edubuntu dengan default desktop
GNOME, memiliki sejumlah aplikasi
pendidikan berbasis KDE, yang kerap disebut dengan KDE Education
atau kedu. Program-program ini
dikumpulkan dalam menu Applications | Education. Untuk mempermudah pembahasan, aplikasi pendidikan tersebut dapat dikategorikan
menjadi empat kelompok aplikasi
sebagai berikut:
Sains: KStars, Marble, dan Kalzium.
Matematika: KBrunch, Kig, KmPlot, Kalgebra.
Bahasa: KHangman, KWordQuiz,
Parley, Kanagram.
Lain-lain: KTurtle, Step, KTouch,
Tux Paint.
Selanjutnya akan dibahas cara pemanfaatan aplikasi pendidikan yang
terdapat pada menu Education.
KSTARS
Apakah murid Anda pernah menonton pertunjukan Planetarium yang
terletak di TIM (Taman Ismail Marzuki)-Jakarta? Jika sempat dan memiliki waktu senggang, cobalah ajak murid Anda untuk berekreasi ke tempat
tersebut. Pada pertunjukan di Planetarium, para murid akan mendapat
pengetahuan seputar planet yang
terdapat di jagat raya, beserta dengan letak tatanan tata surya.
Namun, jika belum sempat dan
ingin membuat sendiri metode be-
INFOLINUX 08/2009
25
7/9/2009 2:48:17 PM
UTAMA
Belajar sistem periodik unsur-unsur kimia dengan Kalzium.
lajar seperti di Planetarium, Anda
dapat menggunakan aplikasi KStars
yang terdapat di Edubuntu dari
menu Applications | Education |
KStars. KStars berfungsi sebagai aplikasi desktop Planetarium, atau alat
untuk mengamati benda-benda di langit atau planet-planet, dalam bentuk program di komputer desktop.
Selain dapat digunakan untuk
menampilkan desktop Planetarium,
KStars juga dapat digunakan untuk
kebutuhan yang lain, misal menentukan awal bulan Qomariyah atau
Hijriyah di seluruh wilayah dunia
(pembahasan ini dapat dilihat pada
tutorial Hisab-Rukyat dengan KStars
di InfoLINUX 10/2008).
KALZIUM
Ingin mempelajari sitem periodik unsur-unsur kimia (Periodic System of
Elements - PSE) dengan cara yang
menyenangkan? Coba gunakan aplikasi Kalzium.
Aplikasi ini dapat Anda gunakan
untuk menemukan informasi tentang
unsur kimia, atau untuk mempelajari
fakta-fakta yang terkandung di dalamnya dalam bentuk sistem periodik unsur-unsur kimia secara elektronik. Kita
dapat mencari data tentang berbagai
sifat unsur kimia, dan juga memvisualisasikannya. Visualisasi ini dalam
bentuk blok, pengelompokan, sifat keasaman atau berbagai kepadatan (cair,
padat, gas), berat, massa, elektronegativitas, hingga tahun diketemukannya
dengan tampilan yang menarik.
26
08/2009 INFOLINUX
24-28_Utama_08.indd 26
Membuat plot grafik fungsi dapat dilakukan secara menyenangkan dengan KmPlot.
Informasi unsur
KBRUNCH
Saat menjalankan Kalzium dari menu
Applications | Education | Kalzium,
akan terlihat nama-nama unsur kimia yang terdapat pada Kalzium.
Bila Anda memilih dengan mengklik
kiri salah satu unsur pada kotakkotak unsur yang ada, maka secara
otomatis Kalzium akan menyajikan
informasi lebih rinci tentang unsur
yang kita pilih. Misalnya, Anda memilih Helium, maka akan terllihat
informasi seperti pada Gambar X.
Pada halaman informasi ini, Anda
dapat mengklik salah satu menu
yang terdapat di sebelah kiri tampilan. Berikut beberapa informasi yang
dapat Anda peroleh.
Info tambahan (miscellaneous):
menjelaskan, antara lain kapan
penemuan suatu unsur dan penjelasan lainnya. Misalnya, Helium ditemukan tahun 1895 oleh
P.J. Janssen dan J.N Lockyer, dan
namanya diambil dari bahasa Yunani untuk matahari (Hellios).
Model Atom (atom model): menampilkan gambar model atom
suatu unsur.
Penyajian Data (Data Overview):
menyajikan informasi lengkap
data kimia suatu unsur, misalnya
berat atom, energi ionisasi, jari-jari
atom, simbol, dan sebagainya.
Spektrum: menggambarkan panjang gelombang dan intensitas
dari unsur kimia bersangkutan.
Isotop: berisi tabel isotop dari unsur kimia bersangkutan.
Salah satu topik matematika yang
kerap kali diajarkan pada murid SD
kelas 3 sampai 6 adalah topik mengenai angka pecahan. Pada Edubuntu,
sudah tersedia aplikasi KBrunch,
yang dapat membantu murid dalam
menghadapi berbagai masalah bilangan pecahan, atau untuk berlatih dengan bilangan pecahan.
Aplikasi ini dibuat oleh Sebastian
Stein <[email protected]>. Latihan
yang disediakan oleh KBrunch, antara lain berbentuk:
1. Perhitungan pecahan. Berlatih
perhitungan dengan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan
pembagian dengan pecahan. Kita
memasukan jawaban dalam bentuk bilangan pembilang dan penyebut. Bagian ini adalah bagian
utama dari Kbrunch.
2. Perbandingan. Berlatih membandingkan dua buah pecahan.
3. Konversi. Berlatih mengonversi
bilangan pecahan dalam bentuk
desimal ke bentuk pecahan, yang
terdiri dari bilangan pembilang
dan penyebut.
4. Faktorisasi. Berlatih menemukan
faktor utama pembentuk bilangan
tertentu.
5. Persentase. Berlatih menghitung
nilai persentase dari suatu bilangan.
Selain itu, KBrunch juga akan
menampilkan, sudah berapa banyak
tugas perhitungan yang kita laku-
www.infolinux.web.id
7/9/2009 2:48:17 PM
UTAMA
kan, berapa banyak yang benar dan
salah, dan menyajikannya dalam
format persentase dari keduanya.
KBrunch dapat dijalankan dari
menu Applications | Education |
KBrunch.
KIG
Kig adalah aplikasi yang berkaitan dengan matematika geometri.
Aplikasi ini dirancang sedemikian
rupa, sehingga memudahkan para
penggunanya untuk berinteraksi secara aktif. Kig dibuat dengan tujuan,
antara lain:
1. Membantu pengguna melakukan
proses eksplorasi bidang geometri
secara interaktif, melalui gambar
dan konsep, dengan menggunakan
bantuan software komputer.
2. Menjadi alat bantu penggambaran tampilan-tampilan grafik matematis secara WYSIWYG (What
You See Is What You Get), sehingga hasilnya dapat digunakan oleh
dokumen lain.
KMPLOT
KmPlot adalah aplikasi yang dapat
memplot fungsi-fungsi matematika
dalam sistem kordinat cartesian,
baik fungsi tunggal maupun untuk
beberapa fungsi sekaligus. Plotting,
Plot, atau Memplot, artinya merepresentasikan fungsi matematika dalam
bentuk grafik di atas sistem koordinat
tertentu. KmPlot juga dapat membantu Anda dalam menghitung nilai maksimum dan minimum suatu
fungsi, menghitung luas area di antara kurva dengan sumbu horizontal
(Sumbu-x), perubahan parameter secara dinamis, hingga plotting fungsifungsi diferensial dan fungsi integral.
Aplikasi yang praktis ini juga cukup menarik untuk digunakan oleh
para siswa dan guru matematika/IPA
di laboratorium komputer sekolah,
atau bahkan oleh para mahasiswa di
bangku kuliah sekalipun. Para pengguna dapat mencoba-coba plotting
fungsi-fungsi yang di dapatkan dari
buku pelajaran matematika atau
fisika misalnya, menampilkan ke layar monitor, lalu mencetaknya ke
www.infolinux.web.id
24-28_Utama_08.indd 27
printer. Dengan demikian, diharapkan muncul minat yang lebih besar
untuk mempelajari matematika di
masa mendatang. KmPlot juga dapat
digunakan untuk menghasilkan file
gambar berjenis *.svg, *.bmp, dan
*.png. Sehingga hasil plotting-nya
dapat digunakan untuk melengkapi
gambar fungsi dalam sebuah makalah matematika, dan lain sebagainya.
Aplikasi KmPlot dapat dijalankan
dari menu Applications | Education
| KmPlot.
Memplotkan fungsi sederhana
Pada halaman “Utama” KmPlot,
akan terlihat kumpulan toolbar KmPlot. Sebagai contoh di sini, kita akan
menuliskan fungsi y = x^2, dan y = 5
sin (x). Dari halaman utama KmPlot,
klik toolbar Create, lalu pilih Cartesian Plot. Pada text box Function,
hapus fungsi yang sudah ada pada
box tersebut, lalu ganti dengan fungsi y = X ^ 2, lalu tekan [Enter].
Selanjutnya, klik kembali toolbar Create, lalu pilih Cartesian Plot.
Pada text box Function, hapus kembali fungsi yang sudah ada, lalu masukan dengan fungsi: y = 5 sin (x).
Maka, fungsi ini akan ditambahkan,
berdampingan dengan fungsi yang
sudah ada sebelumnya.
Untuk mempelajari lebih lanjut
mengenai KmPlot, silakan baca manual penggunaan aplikasi ini dari
menu Help | KmPlot Handbook.
pilih kategori yang ingin Anda mainkan Category | [pilihan-kategori].
Selanjutnya, Anda dapat memulai
perminan dengan menu Game | New.
Misalkan, Anda berhadapan dengan
tebakan binatang, lalu kita ingin
menebak dengan huruf ‘a’, maka ketikan huruf ‘a’, lalu tekan [ENTER].
Jika huruf yang Anda masukkan
salah, maka huruf tersebut akan masuk ke kotak Misses. Jika kata yang
diberikan berhasil Anda tebak sebelum kotak Misses penuh, maka Anda
berhasil menebak kata dan berlanjut
ke tahap selanjutnya.
KTOUCH
KTouch adalah program untuk belajar mengetik sepuluh jari, atau mengetik buta. Artinya, setelah mengikuti
pelajaran dengan KTouch ini, Anda
akan terampil mengetik dengan memanfaatkan sepuluh jari tangan, tanpa mata melihat ke keyboard.
Saat
pertama
menjalankan
KTouch, Anda akan langsung belajar mengetik pada tingkat atau level
yang paling rendah (level 1). Sebelum
berlatih mengetik langsung, ada baiknya Anda mempelajari posisi peletakan jari tangan ke posisi keyboard
yang sesuai. Selanjutnya, pengguna
dapat langsung mengetikan kata
yang tersedia pada kotak latihan.
Untuk melihat sejauh mana tingkat
kesalahan yang dilakukan pada saat
belajar mengetik, klik toolbar Lecture Statistics.
KHANGMAN
KHangMan adalah sebuah permainan yang didasarkan pada permainan
klasik bernama hangman. KHangMan ditujukan untuk anak dengan
usia di atas 6 tahun, tetapi masih
cukup mengasikan juga untuk orang
dewasa. Permainan ini terdiri atas
beberapa kategori seperti Animals,
Clothing, Computers, Currencies,
Easy, Fruits, Vegetables, Medium,
Numbers, Hard, dan sebagainya.
Mulai bermain
Pada saat KHangMan aktif, Anda
akan melihat halaman utama KHangMan. Sebelum memulai permainan,
Selain aplikasi yang telah dijelaskan dalam artikel ini, masih banyak lagi aplikasi pendidikan untuk
platform Linux, yang secara bebas
di Internet. Salah satu rujukan website untuk melihat beragam aplikasi
pendidikan yang tersedia untuk
Linux, dapat dilihat pada url www.
schoolforge.net. Sejumlah aplikasi
yang terdapat pada situs tersebut,
juga sudah kami muat dalam DVD
InfoLINUX edisi ini pada direktori
“DVD-IL082009/EDUCATIONSOFTWARE”. Selamat mengajar
menggunakan Linux!
Supriyanto [[email protected]]
INFOLINUX 08/2009
27
7/9/2009 2:48:17 PM
UTAMA
Instalasi Edubuntu 9.04 Add-On CD
Mulai dari rilis Ubuntu 8.04, Edubuntu tidak lagi dikemas
dalam bentuk iso distro. Begitu juga Edubuntu 9.04 yang
terkemas dalam bentuk Add-On CD. Berikut langkah
instalasi Edubuntu 9.04 Add-On CD.
Add-On CD akan segera berlangsung.
Sebelum dapat menginstalasikan Edubuntu 9.04 AddOn CD, pastikan Anda telah berhasil menginstalasikan
desktop Ubuntu 9.04. Petunjuk instalasi Ubuntu Desktop
9.04 atau Ubuntu Alternate 9.04, dapat ditemukan pada
DVD ini pada direktori “DVD-IL082009/DOKUMENTASI/instalasi_ubuntu_9.04”.
1
Untuk memudahkan penggunaan Edubuntu 9.04 AddOn CD, Anda dapat mem-burn file iso Edubuntu 9.04
Add-On CD terlebih dahulu. Dokumentasi cara burning
file iso ke dalam CD Blank, dapat ditemukan pada direktori “DVD-IL082009/DOKUMENTASI/petunjuk_burning_file_iso”.
2
Setelah proses instalasi Edubuntu 9.04 Add-On CD selesai, klik Close. Lanjutkan dengan melakukan proses
restart PC.
6
Setelah melakukan kedua hal di atas, masuk ke halaman
Ubuntu 9.04 Desktop Anda, lalu masukan Edubuntu
9.04 Add On CD. Secara otomatis, akan tampil halaman
konfirmasi yang menyatakan kalau Edubuntu 9.04 Add
On CD sudah terdeteksi. Klik Start addon installer untuk
masuk ke halaman Add/Remove Applications.
3
Kini tampilan desktop Ubuntu 9.04 sudah berubah
menjadi tampilan desktop Edubuntu 9.04.
7
Tak berapa lama kemudian akan tampil halaman Add/
Remove Applications. Beri tanda centang () pada opsi
Educational desktop for Ubuntu untuk menginstalasi paket desktop dan beragam aplikasi pendidikan yang terdapat di Edubuntu 9.04 secara komplit. Setelah itu, klik
Apply Changes.
4
Saat tampil halaman konfirmasi kembali yang menyatakan apakah Anda benar-benar ingin menginstalasikan paket Educational desktop for Ubuntu, klik Apply. Maka, proses instalasi paket-paket di Edubuntu 9.04
5
28
08/2009 INFOLINUX
24-28_Utama_08.indd 28
Supriyanto [[email protected]]
www.infolinux.web.id
7/9/2009 2:48:17 PM
UTAMA
Jaringan LTSP Berbasis Edubuntu 9.04
Laboratorium komputer yang menggunakan harddisk untuk media penyimpanan, rentan akan kerusakan harddisk.
Untuk menghindari hal ini, buat saja jaringan diskless di
laboratorium komputer Anda.
Untuk memudahkan pembuatan jaringan LTSP berbasis Edubuntu 9.04, instalasikan Ubuntu 9.04 Alternate
dengan menggunakan opsi “Install an LTSP server”. Untuk melakukan hal ini, silahkan membaca dokumentasi
PANDUAN INSTALASI UBUNTU 9.04 ALTERNATE
yang terdapat pada DVD InfoLINUX edisi ini, yang terdapat pada direktori “DVD-IL082009/DOKUMENTASI/
instalasi_ubuntu_9.04”.
1
Selanjutnya, kita akan mengonfigurasi alamat jaringan
untuk client LTSP. Pada contoh ini, kita akan menggunakan IP DHCP untuk client LTSP dengan range alamat
IP 192.168.0.20-192.168.0.30. Masuk ke terminal, dan edit
file /etc/ltsp/dhcpd.conf sebagai berikut:
5
...
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.0.20 192.168.0.30;
option domain-name “example.com”;
option domain-name-servers 202.3.210.11,
202.3.208.11;
option broadcast-address 192.168.0.255;
option routers 192.168.0.4;
...
Setelah berhasil menginstalasikan Ubuntu 9.04 Alternate dengan menggunakan opsi “Install an LTSP
Server”, Anda dapat melanjutkan ke tahapan instalasi
Edubuntu 9.04 Add-On CD. Untuk melakukan hal ini, silahkan merujuk ke pembahasan “Instalasi Edubuntu 9.04
Add-On CD”
2
Buat beberapa user yang akan digunakan untuk login
sebagai client LTSP. Untuk membuat user, klik menu
System | Administration | Users and Group. Setelah
tampil halaman Users Settings, klik tombol Unlock, agar
dapat menghidupkan button Add User. Setelah timbul,
klik button Add User.
3
Pada halaman New user account, klik tab Account,
lalu isikan Username dan User password sesuai dengan
nama user dan password yang Anda kehendaki. Buat
username sesuai dengan jumlah LTSP client yang Anda
miliki. Jika ingin membatasi hak akses setiap user, masuk
ke tab User Privileges, lalu hapus izin yang ingin dihilangkan dari user tersebut.
4
Catatan:
Sesuaikan IP domain-name-servers, broadcast address,
dan routers/gateway, dengan konfigurasi jaringan Anda.
6
Selesai mengedit file konfigurasi LTSP, jalankan perintah berikut untuk mengaktifkan semua perubahan:
$ sudo ltsp-update-kernels
$ sudo ltsp-update-images
$ sudo ltsp-update-sshkeys
Sekarang beralih ke PC lain yang akan dijadikan client
LTSP. Ubah konfigurasi boot BIOS PC tersebut, agar
boot awalnya dari Network Card. Setiap motherboard
memiliki konfigurasi tersendiri untuk pengaturan boot
awal dari kartu jaringan. Untuk itu, silakan merujuk ke
buku manual motherboard yang Anda gunakan.
7
Jika kartu jaringan LTSP client berhasil mendapatkan
IP dari DHCP LTSP Server, maka PC LTSP client akan
segera mendapat IP dan melakukan proses booting hingga
masuk ke layar LDM (LTSP Display Manager).
8
Dari layar LDM, masukkan dengan username dan password, dari user yang telah dibuat pada langkah 4. Jika
berhasil login, berarti Anda telah berhasil membangun
jaringan LTSP berbasis Edubuntu 9.04.
9
Catatan:
Pastikan tidak ada server DHCP lain yang terdapat
dalam jaringan, agar LTSP client tidak bentrok ketika
mencari file image LTSP client yang akan digunakan
untuk proses boot.
Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai LTSP di Ubuntu, dapat Anda membuka url https://
help.ubuntu.com/community/UbuntuLTSP.
Supriyanto [[email protected]]
www.infolinux.web.id
24-28_Utama_08.indd 29
INFOLINUX 08/2009
29
7/9/2009 2:48:18 PM
Daftar KPLI yang
Diketahui Saat Ini
KOMUNITAS
KPLI Riau Adakan Seminar Ubuntu 9.04
Bali
BALINUX
Situs: http://bali.linux.or.id
Bandung
PLI Pekanbaru pada pertengahan Mei
2009 lalu mengadakan seminar dalam
rangka rilis Linux Ubuntu 9.04 bersama
para mahasiswa dari tiga perguruan tinggi
di Riau, yakni Politeknik Caltex Riau, Universitas Muhammadiyah Riau, dan Universitas Riau. Acara dengan tema “Pekanbaru
Goes to Open Source” itu bertujuan untuk
memperkenalkan Linux kepada masyarakat
Pekanbaru dari kalangan pelajar, mahasiwa, karyawan, dan umum.
Acara yang disebut juga Jaunty Jackalope Release Party atau JRP ini terbagi
menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi tutorial
tentang Open Source, Linux, dan Ubuntu
9.04 oleh Ari Sandhyavitri, M.Sc, Ph.D, Mulyanto ST, dan Ibnu Surya, ST. Sesi kedua
berupa workshop yang dimulai pukul 13.30
di laboraturium Komputasi Dasar Universitas Muhammadiyah Riau. Sesi kedua ini
dimulai dengan instalasi Ubuntu 9.04 dan
dilanjutkan dengan memperkenalkan fiturfitur unggulan dari Ubuntu 9.04 tersebut.
K
Setiap peserta menerima CD Ubuntu 9.04
Desktop atau Live-CD.
Motor utama seminar ini adalah para
mahasiswa yang tergabung dalam PUTY
(Pekanbaru Ubuntu Community) yang
didukung KPLI Pekanbaru dan disponsori
Lintas Arta. Acara diikuti dengan antusias
oleh para peserta, walaupun siang itu cuaca
sangat panas. Setelah mengikuti seminar,
peserta diharapkan memahami open source
dan Linux sebagai sistem operasi yang “user
friendly”.PJRP
P
Batam
BLUG
Situs: http://batam.linux.or.id
Bogor
GRUB
Situs: http://bogor.linux.or.id
Gorontalo
GoLA
Situs: http://gorontalo.linux.or.id
Jakarta
KPLI Jakarta
Situs: http://jakarta.linux.or.id
Madiun
KPLI Madiun
Situs: http://madiun.linux.or.id
Makassar
LUGU
Situs: http://makassar.linux.or.id
Malang
Maling (MAlang LINux user Group)
Situs: http://malang.linux.or.id
Manado
LUG Manado
Situs: http://manado.linux.or.id
Seminar rilis Ubuntu 9.04 di Pekanbaru Riau.
Konferensi BlankOn #1 di Bogor Meriah
ara pengembang, pengguna, dan pemasar Linux BlankOn dari berbagai kota
dalam dan luar negeri bertemu di Universitas Pakuan Bogor, Sabtu dan Minggu,
20-21 Juni 2009. Acara bertajuk Konferensi
BlankOn #1 ini diselenggarakan Yayasan
Penggerak Linux Indonesia bekerja sama
dengan Komunitas Pengembang BlankOn,
KPLI Bogor, dan Himpunan Mahasiswa
Ilmu Komputer Universitas Pakuan Bogor.
Acara yang dibuka Pembantu Rektor bersama Pembantu Dekan dan Ketua Jurusan
Ilmu Komputer Universitas Pakuan Bogor
ini dihadiri sekitar 200 peserta dari kalangan pelajar/mahasiswa, pengajar, karyawan,
dan dua peserta dari Malaysia.
Para pembicara yang umumnya juga
pengembang BlankOn ini berasal dari berbagai latar belakang, dua di antaranya masih duduk di bangku SMA. Adrianus Yoza
Aprilio dari SMAK Kolese Santo Yusup
Malang presentasi tentang perlunya partisipasi pelajar pada pengembangan BlankOn.
KLUB
Situs: http://bandung.linux.or.id
Putu Wiramaswara dari SMA di Bali memberikan tutorial tentang pembuatan paket
Debian.
Konferensi ini boleh dikatakan berhasil
membedah bagaimana BlankOn telah dan
akan dikembangkan dan digunakan, mulai
dari pengelolaan server, pembuatan materi kesenian atau art work termasuk cara
mengedit menu dan gambar splash, penggunaan BlankOn untuk tunanetra, BlankOn
untuk clustering, hingga BlankOn untuk
mobile atau netbook.Rus
Medan
KPLI Medan
Situs: http://medanlinux.com
Padang
KPLI Padang
Situs: http://padang.linux.or.id
Palembang
MINUX
Situs: http://palembang.linux.or.id
Pekanbaru
KPLI Pekanbaru
Situs: http://pekanbaru.linux.or.id
Semarang
ATLAS
Situs: http://jateng.linux.or.id
Serang
KPLI Serang
Situs: http://serang.linux.or.id
Sidoarjo
KPLI Sidoarjo
Situs: http://sidoarjo.linux.or.id
Solo
KPLI Solo
Situs: http://solo.linux.or.id
Surabaya
KLAS
Situs: http://surabaya.linux.or.id
Surabaya
KPLITS
Situs: http://its-sby.linux.or.id
Tangerang
Pemibicara dan panitia konferensi BlankOn di Bogor.
KPLI Tangerang
Situs: http://tangerang.linux.or.id
Yogyakarta
30
08/2009 INFOLINUX
42_Komunitas_08.indd 30
www.infolinux.web.id
KPLI Yogyakarta
Situs: http://jogja.linux.or.id
7/9/2009 2:49:01 PM
gsd (IL0030205)+nf (IL0060325).indd 1
7/9/2009 9:56:28 AM
PRAKTIK INSTAN
Remote Desktop untuk Proses
Belajar Mengajar
Merasa kesulitan untuk me-remote komputer siswa? Merasa bosan
menggunakan metode belajar yang tidak interaktif? Untuk menyele
saikan persoalan ini, coba gunakan iTALC.
Bayangkan jika Anda seorang guru komputer yang
mempunyai 10 murid atau lebih, di mana tiap siswa
masing-masing menggunakan sebuah PC, dan berada di
sebuah atau berbeda ruangan. Bagaimana Anda dapat
memantau semua murid Anda dengan menggunakan se
buah PC secara bersamaan, tanpa harus mendatangi
mereka satu persatu?
Solusi cerdas bagi masalah di atas adalah mengguna
kan iTALC. Aplikasi yang dapat bejalan pada sistem
operasi Linux maupun Windows ini bertugas untuk
mengatur setiap PC siswa mulai dari mengamati, me-re
mote, melakukan demonstrasi, menghidupkan dan
mematikan, semua dapat dilakukan dengan aplikasi ini.
Aplikasi ini dapat bekerja pada koneksi TCP, dan tidak
hanya dapat menghubungkan satu ruangan kelas, tetapi
juga dapat menghubungkan kelas dengan jaringan di
rumah siswa.Untuk mengenal lebih lanjut penggunaan
iTALC, silakan ikuti penjelasan berikut.
Panduan Gambar
1
Perintah instalasi italc master.
2
Penambahan baris pada file default.
32
08/2009
INFOLINUX
Pembuatan kunci autentifikasi italc.
5
4
Menambahkan group italc ke sistem.
3
Menggabungkan user sistem ke dalam group italc.
6
Mengubah izin akses group italc pada folder private.
www.infolinux.web.id
PRAKTIK INSTAN
Instalasi iTALC
belumnya. (Gambar 5).
Instalasi iTALC dibagi menjadi dua, yaitu instalasi iT
ALC master dan iTALC client. Berikut tahapan instala
sinya.
# adduser zaky italc
6. Ubah kepemilikan group dari folder /etc/it
alc/keys/private/ menjadi group italc. (Gambar 6).
# chgrp -R italc /etc/italc/keys/private/
Instalasi iTALC Master
Instalasi ini dilakukan pada komputer Server sebagai
pengendali kelas. Perhatikan pembuatan autentifikasi.
1. Pertama instalasi italc master pada italc server, log
in sebagai root dan jalankan perintah instalasi italcmaster. (Gambar 1).
7. Saat ini instalasi iTALC master selesai. Untuk meng
gunakannya, klik Application | System Tools | iTalc
master interfaces. (Gambar 7).
8. Jika konfigurasi diatas sudah benar, maka akan mun
cul aplikasi iTALC master yang siap digunakan.
Instalasi iTALC Client
# apt-get install italc-master
2. Edit
pada
file
/etc/gdm/Init/Default
dan
/etc/gdm/PreSession/Default dengan menggunakan
editor favorit Anda. Kemudian tambahkan baris
berikut pada baris paling atas setelah tanda pagar
(#). (Gambar 2).
killall ica
/usr/local/bin/ica &
3. Buat kunci untuk autentifikasi menjalankan italcmaster dengan menjalankan perintah berikut. (Gam
bar 3).
# ica -role teacher -createkeypair
4. Tambahkan Group italc ke dalam sistem, supaya user
Anda bisa menggunakan italc master. (Gambar 4).
# addgroup italc
5. Masukkan user yang Anda gunakan sebagai iTALC
server ke dalam group italc yang telah dibuat se
Instalasi ini dilakukan pada setiap PC user yang ingin
dikelola.
1. Langkah pertama yang harus dilakuakn pada klien
adalah instalasi paket italc-client. (Gambar 8).
# apt-get install italc-client
2. Berikutnya mengirimkan key public dari italc master
ke italc client. Pengiriman ini dilakukan dari PC iT
ALC master. (Gambar 9).
# scp -p /etc/italc/keys/public/teacher/key
[email protected]:/tmp/
Note: Dalam perintah di atas, alamat IP PC Client
adalah 192.168.4.63.
3. Pindahkan atau salin file yang dikirimkan dari iT
ALC master ke dalam folder /etc/italc/keys/pub
lic/teacher/. (Gambar 10).
7
Lokasi menjalankan italc master dari menu.
www.infolinux.web.id
9
8
Perintah instalasi Italc client pada user.
Transfer file key dari Italc master ke Italc client.
11
10
Memindahkan key kedalam folder teacher pada user.
# mv /tmp/key /etc/italc/keys/public/teacher/
Menambahkan kelas pada Italc.
12
Pemberian nama kelas yang akan digunakan.
INFOLINUX
08/2009
33
PRAKTIK INSTAN
4. Ubah izin akses menjadi milik user dan group dari
root, dengan menjalankan perintah di bawah ini.
Penyalinan ini dilakukan dari PC iTALC Client.
# chown root:root /etc/italc/keys/public/teacher/key
Cara menggunakan iTALC
Berikut adalah sedikit tips untuk Anda, bagaimana
menggunakan iTALC untuk mengelola user yang ada di
dalam kelas Anda.
Menambahkan user pada iTALC Master
Berikut cara menambahkan user yang hendak dikelola,
mulai dari pembagian kelas untuk tiap user, dan yang
lainnya. Untuk melakukan hal ini, lakukan langkahlangkah berikut:
1. Menambahkan User/Client cukup mudah dilakukan.
Setelah menjalankan iTALC masternya, klik kanan
pada kolom bagian kanan, dan pilih Add Classroom.
(Gambar 11).
2. Muncul Jendela untuk memasukkan nama kelas
baru yang ingin ditambahkan, dalam hal ini Kelas
Linux Terpadu. (Gambar 12).
3. Penambahan kelas akan terlihat pada kolom sebelah
kiri, klik kanan pada Kelas Linux Terpadu, pilih
Add Computer. (Gambar 13).
4. Jendela pengaturan client/user akan segera muncul.
Isikan field sesuai dengan keterangan italc-client
yang Anda ingin kelola, misalnya Hostname, Ip_Ad
dress, dan lain lain. (Gambar 14).
5. Penambahan klien/user juga akan terlihat pada ko
lom sebelah kiri persis di bawah kelasnya masingmasing, Anda bisa menambahkan user lainnya
dengan cara yang sama. Untuk menampilkan user
yang Anda kelola, klik kanan pada kolom bagian
kanan pilih nama kelas dari user yang Anda
inginkan. (Gambar 15).
6. Setelah terhubung, maka user yang termasuk di da
lam kelas yang Anda pilih akan muncul pada bagian
kolom kanan iTALC master Anda.
Meremote klien dari iTALC Master
Cara ini bermanfaat untuk melakukan remote atau
pengendalian jarak jauh terhadap PC user. Anda bisa
menggunakan PC user seperti Anda berada pada PC
sendiri. Berikut langkah penggunaannya.
1. Sebagai PC iTALC master, Anda diijinkan me-re
mote user yang Anda kelola. Caranya, klik kanan
pada user yang terdapat pada kolom kanan, lalu pi
lih Remote Control. (Gambar 16).
2. Kemudian italc-master akan melakukan koneksi
kedalam sistem User/Klien. Apabila PC iTALC
master telah terkoneksi, maka Anda dapat me-re
mote PC client dari PC master secara keseluruhan.
(Gambar 17).
Panduan Gambar
14
13
Menambahkan user kedalam kelas.
34
08/2009
INFOLINUX
Melakukan koneksi kedalam kelas.
Memberikan informasi User yang akan dikelola.
17
16
Melakukan kendali jarak jauh pada user.
15
Tampilan jendela User yang di-remote.
18
Mengirimkan pesan kepada user.
www.infolinux.web.id
PRAKTIK INSTAN
Mengirimkan pesan kepada user
Jika Anda ingin memberikan informasi kepada satu
atau lebih User, lakukan langkah-langkah di bawah ini,
dan pesan Anda akan segera diterima oleh User.
1. Untuk mengirimkan pesan kepada user yang Anda
inginkan, klik kanan pada user yang ada pada kolom
kanan iTALC master, lalu pilih Send Text Message.
(Gambar 18).
2. Terlihat pada layar jendela untuk menulis pesan ke
pada user yang telah Anda pilih. Ketik pesan Anda
didalam kolom Send Text Message, dan setelah sele
sai klik OK pesan akan segera terkirim. (Gambar 19).
3. Beralihlah menuju PC user yang dikirimi pesan oleh
iTALC master. Pada Desktop akan terlihat pesan
dari iTALC master yang dikirimkan melalui server.
(Gambar 20).
Mengunci display/layar user
Anda dapat melakukan lock atau penguncian dari iT
ALC master kepada desktop User Anda. Penguncian ini
dimaksudkan agar siswa tidak dapat menggunakan PC
mereka.
1. Melakukan penguncian terhadap dekstop User dapat
dilakukan dengan cara berikut. Klik kanan pada
user yang terdapat pada kolom kanan, lalu pilih
Locked Display. (Gambar 21).
2. Setelah melakukan langkah diatas, user yang dikunci
akan terlihat gambar gembok pada display/desktop
19
Mengisi pesan yang akan dikirim ke User.
www.infolinux.web.id
Melihat Demonstrasi Siswa
Sekarang bukan saatnya siswa menulis di papan tulis
ataupun maju ke depan untuk menunjukan tugas atau
kemampuan mereka. Dengan adanya italc ini setiap siswa
mampu melakukannya dari PC mereka masing masing.
1. Untuk melihat demonstrasi yang dilakukan oleh
siswa dari iTALC master, klik kanan pada user yang
ada pada kolom kanan, kemudian pilih lets student
show demo. (Gambar 22).
2. Setelah itu Anda akan memasuki mode fullscreen di
mana dapat terlihat desktop dari User, dan Anda
bisa melihat demo yang dilakukan oleh user secara
jelas. (Gambar 23).
3. Apabila demo sudah selesai dilakukan dan Anda
ingin keluar dari fullscreen, arahkan kursor mouse
Anda keatas dan akan muncul menu-menu, pilih
Quit untuk keluar dari fullscreen dan kembali ke
menu awal. (Gambar 24).
Demikian langkah mengonfigurasi iTALC untuk ke
butuhan remote desktop siswa. Untuk tips lain seputar
iTALC, akses saja url http://italc.sourceforge.net/wiki
/index.php?title=Main_Page. Selamat mengajar!
Zaky Abdurrachman [[email protected]]
21
20
Tampilan pesan pada User.
22
Melihat demonstrasi user.
user. Langkah ini akan membuat user tersebut tidak
dapat menggunakan desktop mereka, sampai Anda
membuka/meng-unlock halaman display kembali.
Melakukan lock atau penguncian display user.
23
Layar fullscreen demonstrasi user.
24
Keluar dari fullscreen demonstrasi user.
INFOLINUX
08/2009
35
NETADMIN
E-mail Server Andal
dengan Qmailtoaster
A
nda ingin mengelola e-mail server sendiri ? Jika memiliki domain dan
komputer yang terpasang pada jaringan Internet, maka Anda dapat mengelola
e-mail server sendiri sehingga Anda dapat memiliki e-mail dengan alamat email yang menggunakan nama domain yang dimiliki.
Untuk mengelola e-mail server sendiri,
Anda harus menginstal beberapa
program yang terkait dalam proses
pengiriman e-mail, seperti program
SMTP server atau MTA (Mail Transfer
Agent). Untuk itu, dalam artikel
kali ini penulis akan menjelaskan
bagaimana membangun sebuah email server yang andal menggunakan
qmail dan produk-produk open source
lainnya yang disediakan oleh www.
qmailtoaster.com.
Qmail dan Qmailtoaster
Qmail adalah aplikasi e-mail server
atau biasa disebut MTA ( Mail Transfer
Agent ) Yang berjalan pada platform
Unix. Qmail diciptakan oleh Prof. D.J.
Bernstein seorang profesor matematika
di Universitas Illinois Chicago, ia
membuat qmail karena tidak puas
dengan kinerja Sendmail, MTA yang
telah lama dibuat, tetapi mempunyai
banyak sekali kekurangan. Untuk
mendapatkan source code qmail, Anda
dapat mengunjungi official site qmail,
yaitu di cr.yp.to.
Qmailtoaster
adalah
sebuah
proyek yang disusun oleh Miguel
Beccari (juni 2002). Proyek qmailtaoster ini bertujuan menyediakan
paket source rpm e-mail server berbasis qmail yang stabil dan mudah
dalam instalasi.
Fitur-fitur yang disediakan oleh
qmailtoaster dapat Anda lihat di
www.qmailtoaster.com.
36
08/2009 INFOLINUX
36_Warnux_08.indd 36
Skenario
E-mail server yang akan kita bangun
ini diasumsikan memiliki dua buah
network interface, yaitu eth0 dan eth1,
eth0 dari e-mail server terhubung
ke router, dan eth1 terhubung ke
jaringan lokal (LAN). E-mail server
ini memiliki ip publik yang terpasang
pada interface eth0 sehingga dapat
menerima e-mail langsung dari
Internet. Hanya komputer-komputer
dalam jaringan lokal (LAN) saja
yang dapat mengirimkan e-mail ke
tujuannya (relay e-mail) melalui e-mail
server ini. E-mail server ini mengelola
e-mail-e-mail untuk domain nuri.org.
E-mail server ini menggunakan linux
CentOS 5.2.
Untuk memudahkan Anda dalam
memahami posisi e-mail server dalam
jaringan lokal Anda, berikut ini (lihat
Gambar 1) ilustrasi posisi komputer
server e-mail di antara jaringan lokal
dan Internet (topologi ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda).
Download paket dan script
Sebelum
melakukan
instalasi
qmailtoaster, tentunya Anda harus
men-download paket-paket qmail
dan add on program dari http://
www.qmailtoaster.com/download/
stable/. Paket qmailtoaster tersebut
terdiri atas autorespond, clamav,
control-panel,
courier-authlib,
courier-imap, daemontools, djbdns,
ezmlm, isoqlog, libdomainkeys, libsrs,
maildrop, qmailadmin, qmailmrtg,
qmail, qmail-plus-ripmime, simscan,
spamassassin, squirrelmail, ucspitcp, vpopmail, vqadmin, dan zlib.
Anda juga perlu men-download
beberapa script untuk instalasi
qmailtoaster yang dapat diperoleh
dari
http://www.qmailtoaster.
com/centos/cnt50/ (cnt50 jika Anda
menggunakan distribusi CentOS 5).
Script tersebut, di antaranya cnt50deps.sh, cnt50-perl.sh, cnt50-installscript.sh, dan mysql-setup.sh .
Instalasi paket qmailtoaster
Langkah-langkah instalasi paket
qmailtoaster adalah sebagai berikut:
1. Mengeksekusi script cnt50-deps.
sh, yang bertujuan memeriksa
dan menginstal dependency paket
software serta menghapus paket
software yang dapat meneyebabkan konflik seperti sendmail.
# sh cnt50-deps.sh
2. Menghapus postfix jika sebelumnya sudah terinstal postfix dan
menghapus user postfix.
# yum remove postfix
# userdel
postfix
atau
# rpm -e –nodeps postfix
# userdel
postfix
3. Mengeksekusi script cnt50-perl.
sh, untuk menginstal library perl
yang nanti diperlukan saat instalasi spamassassin. Proses instalasi
ini akan men-download library
www.infolinux.web.id
08/07/2009 15:11:42
NETADMIN
perl yang dimaksud dari Internet
secara online, untuk itu pastikan
koneksi Internet Anda berfungsi.
# sh cnt50-perl.sh
4. Langkah selanjutnya adalah mensetup mysql (memberi password
root mysql, membuat database
vpopmail dan membuat user mysql
dengan
username
vpopmail).
Untuk itu, sebelumnya Anda perlu mengedit script mysql-setup.
sh dan merubah baris berikut ini
(gunakan teks editor vi):
MYSQLPW=YOUR_MYSQL_ROOT_PASSWORD
menjadi
MYSQLPW=rahasia
5. Jika sudah mengedit file mysqlsetup.sh, lakukan eksekusi terhadap file atau script mysql-setup.sh
seperti berikut ini:
# sh mysql-setup.sh
6. Selanjutnya memulai menginstal
seluruh paket software qmailtoaster. Terlebih dahulu Anda pindah ke direktori source rpm dari
paket-paket qmailtoaster yang sudah Anda download. Script cnt50install-script.sh akan melakukan
pembentukan paket RPM dari
source RPM paket qmailtoaster,
dan menginstalkannya. Untuk itu,
ikuti dan amati proses yang dieksekusi oleh skrip tersebut dengan
saksama.
# cd
/root/toaster/
<--- asumsi
lokasi source/paket
# sh /root/cnt50-install-script.
sh
<-- asumsi script berada di
/root
7. Langkah selanjutnya ini dilakukan
karena penulis dalam artikel ini
tidak ingin menggunakan (disable)
qmail-dk (qmail-queue dengan
patch domain keys). qmail-queue
adalah progran antrian e-mail.
qmailtoaster.com/index.php/
Domainkeys#DomainKey_Generation.
8. Langkah berikutnya adalah mengaktifkan qmail, dan memastikan
agar service qmail, httpd serta
mysql dapat diaktifkan secara otomatis oleh init saat boot. Mengapa
httpd diaktifkan saat boot karena
httpd diperlukan sebagai engine
web server untuk menjalankan
aplikasi webmail dan web administration tool untuk qmail. Sedangkan, mysql diperlukan sebagai
backend database user account
information untuk qmail.
# service qmail start
# chkconfig qmail on
# chkconfig httpd on
127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=””,QM
AILQUEUE=”/var/qmail/bin/simscan”
192.168.1.:allow,RELAYCLIENT=”
”,QMAILQUEUE=”/var/qmail/bin/
simscan”
:allow, BADMIMETYPE=””,
BADLOADERTYPE=”M”, CHKUSER_
RCPTLIMIT=”50”, CHKUSER_WRONGRC
# ln -s /var/qmail/bin/qmail-
PTLIMIT=”10”,QMAILQUEUE=”/var/
queue
Jika Anda justru ingin menggunakan qmail-dk sebagai program
antrian e-mail, maka Anda harus
membuat private dan public key
untuk domain Anda, caranya
dapat Anda baca di http://wiki.
www.infolinux.web.id
36_Warnux_08.indd 37
11.Membuat virtual domain e-mail dan
membuat user e-mail untuk virtual
domain email tersebut, seperti berikut ini (misalkan domain e-mail
Anda adalah nuri.org):
# /home/vpopmail/bin/vadddomain
# chkconfig mysqld on
Kemudian coba periksa apakah
service qmail dan service lainnya
sudah benar berjalan atau tidak
dengan perintah ‘ps axf’ atau ‘service qmail stat’
9. Mengonfigurasi relay control,
yakni menentukan komputer atau
jaringan mana saja yang diperbolehkan me-relay atau mengirim email melalui e-mail server, dengan
cara mengedit file /etc/tcprules.d/
tcp.smtp. Dengan skenario bahwa
e-mail server hanya akan mengijinkan RELAY e-mail dari ip 127.0.0.1
dan network 192.168.1.0/24. Untuk
itu, ubahlah file /etc/tcprules.d/
tcp.smtp sehingga isi file tersebut
menjadi sebagai berikut:
# rm /var/qmail/bin/qmail-queue
queue.orig /var/qmail/bin/qmail-
Gambar 1. Posisi e-mail server terhadap LAN dan Internet.
qmail/bin/simscan”,NOP0FCHECK=”1”
Sebagai catatan isi file tcp.smtp
diatas terdiri dari 3 baris bukan 4
baris.
10.Selanjunya rebuild file database
seleksi relay, dengan perintah
berikut ini:
# service qmail cdb
nuri.org
# /home/vpopmail/bin/vadduser
[email protected]
12.Anda harus memastikan bahwa
domain e-mail Anda sudah terdaftar di DNS server, dan Record MX
dalam database domain nuri.org
tersebut diset ke komputer dengan
alamat IP Address sesuai dengan IP
Address public dari e-mail server
Anda. Periksa dengan perintah :
# dig nuri.org mx
Web administration tool
qmailtoaster
menyediakan
web
administration tool untuk pengelolaan
virtual domain email (vqadmin, dan
qmailadmin), serta laporan statistik
email berbasis web (qmailmrtg dan
isoqlog). Kesemua tool tersebut
dapat Anda akses melalui url http://
localhost/admin-toaster/.
Ketika Anda mengakses url tersebut Anda akan diminta untuk memasukkan user dan password, untuk itu
gunakan user account default yaitu
user ‘admin’ dan password ‘toaster’.
Kemudian coba ubah password default user ‘admin’ tersebut untuk keamanan. Untuk itu, Anda dapat mengubah password dengan cara manual
menggunakan perintah berikut:
#
htpasswd /usr/share/toaster/
include/admin.htpasswd admin
Henry Saptono [[email protected]]
INFOLINUX 08/2009
37
08/07/2009 15:11:43
WARNUX
DKI – Jakarta
Alcatraz, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
Dexternet, Jl. Meruya Utara No. 33, Jakarta Barat
Home.Net, Meruya, Jakarta Barat
Awaludin II, TanahAbang, Jakarta Pusat
Garasi.Net, Jl. Taruna Raya No. 31, Jakarta Pusat
Muara Info, Jl. Kramat Jaya Baru Blok G.V No. 476
Johar Baru, Jakarta Pusat
ComNet, Petukangan, Jakarta Selatan
Flash.Net, Warung Buncit, Jakarta Selatan
Kazenet, Lebak Bulus, Jakarta Selatan
Q-Net, Jl. Raya Lenteng Agung, Gardu (Seberang UP),
Jakarta Selatan
Simpul, Mampang, Jakarta Selatan
Tido’s.Net, Kebagusan, Jakarta Selatan
Warnet USS, Jl. Raya Pasar Minggu No.42 Durentiga,
Jakarta Selatan
AANet, Condet, Jakarta Timur
Prima.Net, Kel. Makassar, Jakarta Timur
WarnetKoe, Pondok Kopi, Jakarta Timur
Fabian.Net, Latumeten II, Jakarta Utara
AANet, Plumpang, Tanjung Priok, Jakarta Utara
Kawan Setia, Jl. Ganggeng Raya No.2a (depan Polsek)
Tanjung Priok, Jakarta Utara
Jawa Barat dan Banten
Warnet Nidar, JL. Tentara Pelajar No. 19A, Banjar
GBM Net, Jl. Babakan Loa No. 57 Cimahi, Depan
Politeknik Gizi Bandung
HeroesNet, Jl. Borobudur Ruko 3C, Cibaduyut, Bandung
Amsterdam Internet Cafe, Jl. Raya Kodau (samping
Alfamaret), Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi
Deja Vu Internet Cafe, Jl. Raya Hankam No. 92-94
Pondok Gede, Bekasi
Mynett, Jl. Nangka Raya No. 3D Perumnas I Kranji,
Bekasi
[email protected], Pondok Surya Mandala Blok P No. 7 Bekasi
Selatan, Bekasi
Data Prima Comp, Cileungsi, Bekasi
Globalnet, Jl. Jababeka Raya Blok B No. 23 Belakang
Ruko BCA, Cikarang, Bekasi
Azoebs Linux Corners, Jl. Babakan Tengah No. 23
Dramaga, Bogor
Dev-Net, Jl. Raya Kranggan No. 1 Citeureup Cibinong,
Bogor
Game House, Jl. Songgi Raya No. 5, Bogor
JogloNet, Jl. Siliwangi No. 41 (SMKN 1 / ICT Center),
Cianjur
F&D INTERNET, Jl. Salak II Pondok Cina (belakang
BSI Margonda), Depok
Majao Computer, Pondok Petir, Sawangan, Depok
[email protected], Jl. Mahakam Raya No. 39 Depok Timur,
Depok
Waskita.Net, Jl. Sawo No. 24A Pondok Cina (belakang
Stasiun UI), Depok
Warnet Ngenet, Jl. G. Sahari VIII / 11A Gg. Senggol,
FKM UI, Depok
Warnet Orbital, Jl. Ir. H Juanda No. 53 Karawang
Barat, Karawang
Revonet, JL. K.H. Abdul Halim (Depan GGM/UNMA),
Majalengka
FriendsNet, Jl. Raya OTTISTA No. 20, Depan Rumah
Sakit PTP VIII, Subang
Warnet Naila, Jl. R.A. Kosasih Gg. Ampera 29, Ciaul,
Sukabumi
Biru.net, Jl. Angkrek No.74, seberang Gapura ke
Kampus UNSAP, Sumedang
O’net Cafe, Jl. Surya Darma 34 Sewan, Tangerang
Starnet, Cimone, Tangerang
Artanita , Jl. Cieunteung No 112 A [Sebelah SMK
Artanita] Tasikmalaya
Citra [Koperasi Pegawai Telkom], Jl. Otista No. 06,
sebelah Kantor Pos, Tasikmalaya
Kharisma, Jl. Ampera No. 142, Depan SD Gunung
Lipung, Tasikmalaya
Warnet Salsabila I, Jl. Rajawali 105, Kp. Siluman,
Cibeureum. Tasikmalaya
Warnet Salsabila II, Jl. Kol. Abd. Saleh Cicurug Ojo
– Cikalang,Tawang, Tasikmalaya
Jawa Tengah dan Yogyakarta
Adzkanet, Jl. Raya Pucang-bawang KM 4, Banjarnegara
My-Net, Jl. Menteri Supeno 3C (Gedung Perbain lt.1)
Sokaraja, Banyumas
SPECTRUMNET, Jl. Kulon 598 Sudagaran Kecamatan
Banyumas
TopNET, Jl. Raya Jatilawang No. 16 Jatilawang,
Banyumas
Warnet 88, Jl. Jend. Gatot Subroto 155 Kecamatan
Banyumas
Warnet BC, Kompleks Terminal Karesidenan Banyumas
ICT Net, Jl. A. Yani No. 68 Kauman, Batang
MegaNet, Jl. Merbabu 17 Boyolali (samping Rutan),
Boyolali
Cafe Net, Jl. Setiabudi No. 17, Brebes
38
08/2009 INFOLINUX
36_Warnux_08.indd 38
Fuji Warnet, Jl. Raya Timur Jatibarang Kidul, Brebes
FOSS net, Kantor Puskud Kab. Brebes
Lestari Net, Jl. Hj. Siti Aminah No. 23 Dukuhturi
Bumiayu, Brebes
AJ-Net, Jl. Urip Sumoharjo 9b Limbangan, Cilacap
Hastama-Net, Jl. Gerilya 88a Sampang, Cilacap
PojokNET Internet Cafe, Jl. Tugu Barat No. 1
Sampang, Cilacap
Tracert Cyber Station, Jl. Raya Jepara Kudus,
Pecangan Kulon RT 03/02, Jepara
Gifa Net, Jl. Raya No. 148 Cepiring, Kendal
[email protected], Jl. Kh. Noor Hadi No. 34 B (Samping
Asrama Akper Muhammadiyah), Kudus
[email protected] Net, Jl. Juwana-Pati KM. 1 No. 2 (Hotel Graha
Dewata Juwana), Pati
WWCE, Jl. Untung Suropati 33 Tayu, Pati
KiosNet LiPI Linux, Jl. Bugenvil Rt.06/07 Purwoharjo
Comal, Pemalang
Aidea.net, Jl. S. Parman No. 4, Purbalingga
AlfaNET, Jl. Ahmad Yani No. 1b Lt. 2 Alfamart Depan
Terminal, Purbalingga
GaneshaNET, Jl. Piere Tendean No. 81 Selatan Alunalun, Purbalingga
JULIOS, Jl. Pujowiyoto 5 b, Purbalingga
Banyu-Net, Jl. dr Soerparno No.18, Purwokerto
Warnet 88, Jl. Jend. Sudirman Timur 172 Berkoh,
Purwokerto
Dago7 Net, Jl. Dr. Soeparno No. 12, Purwokerto
Naurah.Net, Jl. Kutoarjo - Ketawang Km. 6,
Dukuhdungus, Grabag, Purworejo
Alfa.Net, Parang Barong Square 14 Kav 04, Semarang
Andromeda.Net, Jl. Tanjungsari No. 4, Semarang
CafeNet69, Jl. Tlogosari Raya 1/69, Semarang
Exsanet, Jl. Jati Raya Blok Ck3 Ruko Banyumanik,
Semarang
GankbuntU WarungInternet, Jl. Purwoyoso Ic No.30,
Semarang
GrandNet - 1, Jl. Sirojudin No. 5 Tembalang,
Semarang
GrandNet - 2, Jl. Thamrin No. 12 Sebelah Pertamina,
Semarang
HitNet (GrandNet - 3), Wonodri Baru No. 31 Belakang
RS Roemani, Semarang
Homenet, Jl. Majapahit 281A, Semarang
IdolaNet, Jl. Indraprasta, dekat SPBU, Semarang
Infoesia.Net, Jl. Gusti Putri II/No. 40, Semarang
Magesen Internet Cafe, Jalan Patriot I H-77, Semarang
Mataram, Jl. MT Haryono 294-296, Semarang
Starcomp, Jl. Karanglo Pedurungan, Semarang
[email protected], Jl. Karanglo I No. 64, Semarang
TrendNet, Jl Tirto Agung No. 13 Banyumanik, Semarang
WSI Net, Jl. Prof. Sudharto, Tembalang (samping Cafe
Tugu), Semarang
Zulinet, Jl. Plamongan Sari Raya 3A, Semarang
A Ha 7 Comp, Jl. Raya Balamoa – Banjaran 20
Pangkah, Tegal
BIXnet, Jl. Pancakarya No. 19 Kajen Talang, Tegal
BONeX, Jl. H. Samanhudi No. 33 Trayeman Slawi,
Tegal
Brug Abang 99 Warnet, Brug Abang Kajen Talang,
Tegal
BSC Net, Jl. Raya Karanganyar, Tegal
Era Net, Jl. Moh. Yamin Slawi, Tegal
Fudu Net, Jl. Pala Raya No. 45 Mejasem, Tegal
Graficia Warnet, Jl. Srigunting No. 41, Tegal
KSnetcafe, Jl. Abimanyu Kedungsukun, Tegal
La Tanza Net, Jl. Samadikun Debong, Tegal
Melati Net, Debong, Tegal
Nasa Net, Jl. Nakula, Tegal
Oase Net, Jl. Werkudoro, Tegal
Queen Warnet, Jl. Werkudoro, Tegal
RedMouse Internet Cafe, Jl. Sumbodro No. 34, Tegal
Soto 99 Warnet, Jl. Raya Talang, Tegal
Super Net, Jl. Raya Singkil No. 22 Adiwerna, Tegal
Tecra Net, Jl. Setia Budi No. 35, Tegal
Wings Net, Tembok Luwung, Adiwerna, Tegal
Happy Net, Jl. Gatot Subroto No. 15, Ungaran
PoiNTER Multimedia, JL. Gatot Subroto 151, Ungaran
NugrahaNet, Selomerto No. 150, Wonosobo
i-KG.Net, Jl. Ngeksigondo No. 62 Kotagede,
Yogyakarta
Jo.Net, Jl. Bantul KM 8,5, Yogyakarta
Jawa Timur dan Bali
Bee Cyber Warnet & Hotspot, Perum Telang Indah
Persada, Jl. Telang Indah Barat I No. 29 Telang,
Kamal, Bangkalan
Warnet Galaxy, Jl. A. Yani 03 (depan SMA 1), Blitar
Warnet Mitra, Jl. Lawu No. 71, Blitar
Setya Jaya Net, Jl. Panglima Sudirman No. 13,
Bojonegoro
SAGA-NET, Jl. dr. Wahidin SH No. 620, Gresik
XNET, Ruko Pesona Jawa B-3, Hi-Tech Square,
Jember
Zencafe i-Net, Jl. Kartini 1A, Banyu Biru, Jombang
Arnet, Jl. Welirang, Kediri
At Taqwa, Madrasah Aliyah Negeri 3, Kediri
Orange Net, Ruko Stadion Brawijaya A3, Kediri
Titanium.Net, Jl. KH. Wakhid Hasyim, Kediri
Warnet Bima, Kediri
Warnet Bina, Kediri
Warnet ERA, Jl. Raya Kolak 21, utara MTs, depan
ALKABA Swalayan, Kolak, Ngadiluwih, Kediri
Warnet Evo, Kediri
Warnet FastNet, Kediri
Warnet Plus, Jl. Ahmad Yani, Ruko Stadion Brawijaya
C-5, Kediri
Warnet PoS Kediri, Jl. Mayjen Sungkono 32, Kediri
Warnet Putra Surya Computer, Kediri
TuxEdoe, Jl. Panglima Sudirman, Purwosari,
Wonoasri, Caruban, Madiun
Tlogo.Net, Jl. Raya Tlogomas No. 59, Malang
Warnet Ubuntu, Jl. Raya Genengan No. 256 Rt/Rw
03/09, Binangun, Pakisaji, Malang
Warnet Mandiri, Jl. R. Wijaya 5 (Depan Stadion Gajah
Mada) Mojosari, Mojokerto
Warnet Paradise, Jl. Raya Kemantren, Kec. Gedeg,
Mojokerto
Best.Net, Jl. Musing 633 Kauman, Bangil, Pasuruan
[email protected] Warnet, Jl. Durian No. 281, Bangil, Pasuruan
Bluesky.net, Krajan 05/01, Desa Banjarsawah,
Tegalsiwalan, Probolinggo
ARFnet, Jl. Dharmawangsa No. 56B, Surabaya
Ciber Net, Jl. Simo Kwagean No. 72, Surabaya
Deepo.Net, Jl. Danakarya No.77 Surabaya
KampoengCyber, Rungkut Asri Utara No. 9, Surabaya
RC Net, Jl. Siwalankerto I/66, Surabaya
Shinobi.Net, Jl. Mulyorejo 174, Surabaya
Warnet Smart Office, Karang Menjangan 72, Surabaya
Warnet Pacarkembang, Gang 3 No. 36, Surabaya
Prompt.Net, Sidokare Asri Ai/9, Sidoarjo
Core.Net, JL. Basuki Rahmat 37, Situbondo
AE Net, Desa Mandirejo, Kec. Merakuran, Tuban
Bina Tuban, Jl. Basuki Rahmat 73, Tuban
Hasil Flash Net, Jl. Basuki Rahmat No. 235, Tuban
Planet Com, Jl. Basuki Rahmat No. 320, Tuban
Sudra Net, Jl. Basuki Rahmat No. 57, Tuban
Tamim Net, Jl. Diponegoro No. 45, Tuban
Toki Net, Jl. KH. Musta’in No. 50, Tuban
Liberty Cyber, Jl. Gn. Rinjani IXC No. 8, Denpasar,
Bali
YOGA INTERNET 1, Jl. Patimura No 4, Tabanan, Bali
YOGA INTERNET 2, Jl. Gajah Mada 128, Tabanan,
Bali
YOGA INTERNET 3, Jl. Raya Mengwitani, Badung,
Bali
Kalimantan
Ciwank.net, Jl. Pramuka No. 15, RT/RW 29/10, Kel.
Gunung Kelua, Samarinda, Kaltim
Sulawesi
MECS, Jl.Mesjid Raya No.17 Sungguminasa, Gowa
@mAy-Net, Jl. Abd. Silondae No. 127 C (samping
BCA), Kendari
Aromanet, Jl. D.I. Panjaitan No. 88 Lepo-lepo
(samping Trakindo), Kendari
Jelajah Net, House of Linux. Jl. Perintis Kemerdekaan
VIII no. 2B, Makassar
K-Sepuluh Net, OpenSourceNet Cafe, Jl. Perintis
Kemerdekaan Km.10 No.36, Makassar
Toraja.Net, Ruko O3, Jl. Perintis Kemerdekaan KM 12,
Makassar
Zenith Internet Cafe, Jl. Kumala No. 43 A, Makassar
Kirei Net, Jl. Sam Ratulangi 159 (depan BCA), Manado
Warnet Sintek (Sinjai Teknologi), Jl. Baso Kalaka No.
10 Sinjai, Sulawesi Selatan
Sumatera
Tarisa, Ruko Simpang Kantor Pos Keutapang, Aceh
Besar
Opotumon, Jl. Tgk. Chik Dipineung Raya No. 69,
Kampung Pineung, Banda Aceh
Mianova.Net, Jl. Hayatimahim No. 2 RT 20 RW 08
Tanjungpandan Belitung, Bangka Belitung
Homy.net, Citra Batam C.233 Batam Centre, Batam,
Kepulauan Riau
Kaliber Net, Jl. Pemuda No. 22e Tanjungpinang,
Kepulauan Riau
Ulisa.Net, Jl. Cempedak No. 84 Dumai, Riau Daratan
AndiNet, Jl. Palembang Batas Kota, samping RM
Lesehan Lumayan II, Muara Enim, Sumsel
Delta.net, Jl. Mayor Ruslan III, Pasar Lama, Lahat,
Sumsel
IndahNyo.net, Jl. Pelda Saibi No. 1/40 Nasional,
Prabumulih, Sumsel
Kambangiwak.net, Jl. Palembang-Prabumulih KM 32
depan Bank Sumsel, Inderalaya, Sumsel
Nikita.net, Jl. Jend. Sudirman, Simpang Muara Dua,
Samping Atlas, Prabumulih, Sumsel
www.infolinux.web.id
08/07/2009 15:11:44
TUTORIAL UBUNTU
Instalasi Ubuntu 9.04
via Jaringan
T
erdapat beberapa cara melakukan proses instalasi Ubuntu. Bisa melalui
media CD-ROM, harddisk, maupun Live USB. Bagaimana jika Anda
menghadapi kasus untuk menginstalasikan Ubuntu ke 40 komputer yang
terdapat di laboratorium komputer yang tidak dilengkapi CD-ROM? Jika USB
Drive Anda terbatas, gunakan saja metode instalasi Ubuntu melalui jaringan.
Banyak jalan menuju Roma! Ungkapan ini sangat tepat menggambarkan
keadaan di mana Anda tetap dapat
melakukan sesuatu meski kemampuan atau fasilitas yang Anda miliki
terbatas jumlahnya. Demikian juga
dengan penyelesaian kasus yang terdapat pada touching kalimat di atas.
Anggaplah Anda menjabat sebagai seorang network administrator/tim support laboratorium sekolah/universitas yang memiliki PC >
40 unit. Pada masa liburan sekolah/
kuliah, Anda mendapat tugas dari
kepala lab. untuk menginstalasikan
versi terbaru Ubuntu (Ubuntu 9.04)
untuk menggantikan sistem operasi
yang lama. Hanya saja semua unit
PC tersebut hanya dilengkapi dengan harddisk sebagai media penyimpanan, dan tidak dilengkapi dengan
CD-ROM. Tetapi motherboard yang
terdapat pada semua unit PC ini sudah memiliki kartu jaringan onboard
yang mendukung boot via kartu jaringan.
Jika kondisi ini yang Anda hadapi, maka akan lebih tepat Anda
menggunakan solusi untuk menginstalasikan Ubuntu via jaringan,
ketimbang mencopot casing masingmasing PC dengan cadangan CDROM yang Anda miliki. Tidak tepat
www.infolinux.web.id
48_Tutorial_08.indd 39
juga Anda memutuskan instalasi via
Live USB, karena mungkin jumlah
USB yang dimiliki unitnya juga terbatas.
Untuk dapat melakukan proses
instalasi Ubuntu melalui jaringan,
Anda hanya membutuhkan sebuah
PC yang akan dijadikan sebagai
server installer, dan PC client yang
sudah mendukung booting via jaringan (PXE boot). Untuk lebih jelasnya, silakan lihat pembahasan berikut.
Persiapan
Sebelum dapat melakukan proses
instalasi via jaringan, Anda harus
mempersiapkan dahulu sejumlah
kebutuhan sebagai berikut:
PC Server yang telah terinstalasi
Debian/Ubuntu dengan kartu jaringan yang sudah terkonfigurasi.
PC Server ini nantinya akan kita
jadikan sebagai server installer.
Pada artikel ini, penulis menggunakan PC Server yang sudah
terinstalasi Ubuntu Desktop 9.04,
dan memiliki IP 192.168.0.40/24.
PC Server yang telah terhubung
ke repository Ubuntu untuk menginstalasikan sejumlah paket yang
dibutuhkan dalam proses pembuatan server installer.
File iso Ubuntu 9.04 Alternate
Install. Untuk persyaratan kedua
ini, Anda dapat meng-copy file
iso Ubuntu 9.04 Alternate pada
bonus DVD InfoLINUX edisi ini,
yang terdapat pada direktori
“DVD-IL082009/distro/ubuntu9.04-alternate-i386”. Copy-kan
satu folder “blankon-5.0-alternate-i386” yang terdapat pada
bonus DVD-IL082009 ke direktori home PC Server. Pada artikel
ini, folder tersebut di-copy ke
/home/supriyanto. sehingga letak lengkap file iso Ubuntu 9.04
alternate terdapat di “/home/supriyanto/ubuntu-9.04-alternatei386/ubuntu-9.04-alternate-i386.
iso”.
PC Client yang sudah mendukung
booting via jaringan (PXE boot).
Motherboard yang ada saat ini,
kebanyakan juga sudah dilengkapi dengan onboard kartu jaringan. Setelah memastikan PC Client dapat boot via jaringan, Anda
tinggal merubah first boot BIOS
agar boot melalui kartu jaringan.
Atau cara lainnya, lihat petunjuk
pada manual motherboard Anda,
cara untuk memilih Boot Menu
pada saat booting. Pada PC Client yang digunakan oleh penulis,
INFOLINUX 08/2009
39
09/07/2009 17:03:27
TUTORIAL UBUNTU
terdapat tulisan Press DEL to
Enter Setup, ESC to Enter Boot
Menu. Penulis tinggal memilih
ESC untuk masuk ke Boot Menu,
dan memilih boot dari kartu jaringan (yang dalam PC Client
penulis tertera sebagai NVIDIA
Boot Age).
Tahap konfigurasi
Setelah memenuhi semua persyaratan di atas, berikutnya kita
akan mulai melakukan konfigurasi
pada PC Server. Beberapa tahapan
yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
Pada PC Server, kita akan menginstalasikan sejumlah paket yang
dibutuhkan untuk membuat
server installer. Sejumlah paket
yang akan diinstal adalah paket
tftp, apache2, dan dhcp3. Untuk
menginstalasikan
paket-paket
tersebut, jalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install tftpdhpa tftp-hpa dhcp3-server xinetd
dnsmasq apache2
Tahapan selanjutnya adalah
melakukan proses mounting file
iso Ubuntu 9.04 Alternate yang
terdapat pada direktori “/home/
Gambar 1. Instalasi paket-paket yang dibutuhkan untuk membuat server installer.
supriyanto/ubuntu-9.04-alternate-i386/ubuntu-9.04-alternatei386.iso” ke direktori “/media/
iso”. Untuk itu, buat direktori
“/media/iso”, lalu lakukan proses
mount file iso ke direktori tersebut.
Setelah file iso Ubuntu 9.04 Alternate dalam posisi ter-mount,
copykan image boot Ubuntu 9.04
Alternate yang terdapat pada direktori hasil mount (tepatnya di
/media/iso/install/netboot), ke direktori tftpboot.
$ sudo mkdir -p /media/iso
$ sudo cp -av /media/iso/install/
$ sudo mount -o loop /home/
netboot/* /var/lib/tftpboot/
supriyanto/ubuntu-9.04-alternatei386/ubuntu-9.04-alternate-i386.
iso /media/iso
Ubah user dan group folder “/
var/lib/tftpboot”, menjadi user
“nobody” dan group “nogroup”
agar semua PC client dapat mengaksesnya.
$ sudo chown -R nobody:nogroup
/var/lib/tftpboot
Lanjutkan dengan membuat service tftp di /etc/xinetd.d.
$ sudo vim /etc/xinetd.d/tftp
service tftp
{
disable = no
socket_type = dgram
wait = yes
user = root
server = /usr/sbin/in.tftpd
server_args = -v /var/lib/
tftpboot
}
Gambar 2. Membuat file service tftp di /etc/xinetd.d.
40
08/2009 INFOLINUX
48_Tutorial_08.indd 40
Setelah itu, lakukan proses restart service xinetd.
www.infolinux.web.id
09/07/2009 17:03:27
TUTORIAL UBUNTU
menunjuk ke image PXE yang
akan di boot.
Opsi next-server, berfungsi untuk
memberi tahu client di host mana
file PXE berada.
Lanjutkan dengan melakukan
proses konfigurasi dnsmasq di
sebagai berikut:
$ sudo vim /etc/dnsmasq.conf
dhcp-boot=/var/lib/tftpboot/pxeli
nux.0,pcserver,192.168.0.40
Gambar 3. Edit file konfigurasi DHCP server.
$ sudo /etc/init.d/xinetd restart
Lanjutkan dengan tahapan konfigurasi DHCP server. Pada
latihan ini, file konfigurasi /etc/
dhcp3/dhcpd.conf, adalah sebagai berikut:
dress 192.168.0.255, DNS Server
202.3.210.11 dan 202.3.208.11,
dan mendefinisikan IP DHCP
untuk client mulai dari range
192.168.0.100 - 192.168.0.200.
Opsi filename “/var/lib/tftpboot/
pxelinux.0”, berfungsi untuk
Catatan:
Parameter “dhcp-boot=/var/lib/
tftpboot/pxelinux.0,pcserver,192
.168.0.40”, memiliki arti: PC Server yang menyediakan file image
boot (pxe) Ubuntu 9.04 Alternate
memiliki IP 192.168.0.40, dan diberi nama “pcserver”, dan image
file boot terdapat pada direktori
“/var/lib/tftpboot/pxelinux.0”.
Setelah itu, lakukan proses restart service dnsmasq.
$ sudo /etc/init.d/dnsmasq
restart
Selanjutnya kita akan membuat
mirror Ubuntu di PC Server. Hal
$ sudo mv /etc/dhcp3/dhcpd.conf
/etc/dhcp3/dhcpd.conf.default
$ sudo vim /etc/dhcp3/dhcpd.conf
subnet 192.168.0.0 netmask
255.255.255.0 {
option routers 192.168.0.40;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option domain-name-servers
202.3.210.11, 202.3.208.11;
range dynamic-bootp 192.168.0.100
192.168.0.200;
option broadcast-address
192.168.0.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
filename “/var/lib/tftpboot/
pxelinux.0”;
next-server 192.168.0.40;
}
Catatan:
Pada file konfigurasi di atas, penulis memiliki subnet dan netmask
jaringan 192.168.0.0/24, IP gateway 192.168.0.40, subnetmask
255.255.255.0, broadcast ad-
www.infolinux.web.id
48_Tutorial_08.indd 41
INFOLINUX 08/2009
41
09/07/2009 17:03:29
TUTORIAL UBUNTU
Gambar 5. Ubah urutan first boot BIOS agar dapat boot dari network.
Gambar 4. Edit file konfigurasi /etc/dnsmasq.conf.
ini diperlukan, karena image pxe
hanya berisi file-file untuk booting
saja. Setelah itu, diperlukan repositori untuk instalasi program.
Untuk membuat hal ini, kita dapat
membuatnya dengan memanfaatkan file iso Ubuntu 9.04 Alternate
yang sebelumnya telah di-mount
ke folder /media/iso, untuk kemudian kita buat simbolik link ke direktori /var/www/ubuntu.
$ sudo ln -s /media/iso /var/
www/ubuntu
$ sudo rm /var/www/index.html
Setelah itu, lakukan proses restart service apache.
$ sudo /etc/init.d/apache2
Gambar 6. Saat tampil halaman Boot Menu, pilih menu Install.
42
08/2009 INFOLINUX
48_Tutorial_08.indd 42
restart
Sampai sini, tahapan konfigurasi
PC Server sebagai server installer
sudah selesai dilakukan. Selanjutnya, Anda dapat mencoba melakukan instalasi melalui jaringan dari
PC Client.
Uji coba dari PC client
Setelah proses konfigurasi PC Server selesai, Anda dapat beralih ke PC
Client yang akan diuji coba untuk
melakukan proses instalasi Ubuntu 9.04 melalui jaringan. Untuk
melakukan hal ini, lakukan sejumlah langkah sebagai berikut:
Ubah konfigurasi BIOS Client
agar dapat melakukan booting via
jaringan (PXE boot). Pada BIOS
PC Client milik penulis, penulis melakukan enable fitur LAN
MAC Boot ROM, lalu menyimpan
hasil perubahan BIOS. Selanjutnya penulis cukup menekan ESC
pada saat proses booting untuk
masuk ke Boot Menu, dan memilih NVIDIA Boot Age untuk
booting via jaringan. Langkah
yang dilakukan penulis ini mungkin berbeda dengan langkah yang
Anda lakukan. Untuk itu, silakan
merujuk ke buku manual motherboard yang Anda gunakan, untuk mengetahui cara melakukan
booting via jaringan.
Saat PC Client melakukan proses
booting via jaringan, PC Client
akan terus mencari DHCP Server
untuk mendapatkan IP Address.
Karena sebelumnya kita sudah
mengonfigurasikan DHCP server,
maka PC Client tersebut akan
segera boot dari file image yang
terdapat di tftp server pada PC
Server.
Catatan:
Pastikan pada jaringan Anda tidak terdapat PC lain yang menjalankan service DHCP server,
agar tidak terjadi konflik saat PC
Client sedang mencari image pxe.
Jika berhasil menemukan image
pxe, selanjutnya layar PC Client akan menampilkan Installer
boot menu. Pilih menu Install,
www.infolinux.web.id
09/07/2009 17:03:32
TUTORIAL UBUNTU
dan tekan Enter untuk masuk ke
halaman instalasi Ubuntu 9.04.
Tahapan instalasi selanjutnya
kurang lebih sama dengan tahapan instalasi Ubuntu Alternate
9.04 via CD-ROM. Untuk petunjuk instalasi Ubuntu Alternate
9.10 dari CD-ROM, Anda dapat
membaca file PANDUAN_INSTALASI_UBUNTU_9.04_ALTERNATE.pdf yang terdapat
pada direktori “DVD-IL082009/
DOKUMENTASI/instalasi_
ubuntu_9.04” yang terdapat pada
DVD InfoLINUX edisi ini.
Pada saat proses instalasi berlangsung, ada satu tahapan yang
perlu diperhatikan agar proses instalasi via jaringan dapat berhasil.
Tahapan tersebut adalah tahapan
pemilihan mirror Ubuntu yang
akan digunakan untuk instalasi.
Biasanya default mirror Ubuntu
yang digunakan sama dengan
negara yang dipilih pada halaman pemilihan bahasa. Untuk
menyelesaikan permasalahan ini,
arahkan pilihan Ubuntu archive
mirror country ke pilihan “enter information manually”. Pada
halaman selanjutnya, isikan dengan “192.168.0.40” (tanpa tanda
petik), pada opsi Ubuntu archive
mirror hostname. Sesuaikan IP
192.168.0.40 tersebut dengan IP
PC Server yang menjadi mirror Ubuntu, lalu pilih Continue.
Pada halaman selanjutnya, isikan
Gambar 7.1. Pilih opsi Enter information manually pada pilihan Ubuntu archive mirror country.
dengan “/ubuntu/” (tanpa tanda
petik), pada opsi Ubuntu archive
mirror directory, lalu pilih Continue. Pada halaman selanjutnya,
biarkan isian dalam posisi blank
pada opsi HTTP proxy information, lalu pilih Continue.
Pada halaman paket yang ingin
diinstall, beri tanda centang ()
pada paket Desktop.
Lanjutkan proses instalasi hingga
proses instalasi Ubuntu 9.04 Alternate selesai dilakukan.
Setelah proses instalasi selesai,
Anda dapat mencoba login dengan menggunakan username
dan password yang telah dibuat
Gambar 7.2. Mengisikan IP 192.168.0.40 yang berfungsi sebagai PC mirror Ubuntu.
www.infolinux.web.id
48_Tutorial_08.indd 43
pada halaman pembuatan user.
Jika login username dan password berhasil,
berarti Anda
telah berhasil melakukan proses
instalasi melalui jaringan. Lakukan langkah yang sama jika Anda
ingin melakukan proses instalasi
kembali di PC Client yang lain.
Dengan membuat sebuah PC sebagai server installer, kini Anda dapat
melakukan proses instalasi Ubuntu
dengan mudah di PC Client, jika
sewaktu-waktu PC Client membutuhkan proses instalasi ulang kembali. Selamat mencoba!
Supriyanto [[email protected]]
Gambar 7.3. Mengisikan “/ubuntu/” yang menyatakan letak PATH lengkap mirror Ubuntu 192.168.0.40.
INFOLINUX 08/2009
43
09/07/2009 17:03:34
TUTORIAL PYTHON
Sistem Ujian Sederhana
Berbasis Python
D
alam tulisan ini, kita akan membangun sebuah sistem ujian sederhana, di
mana guru dapat membuat soal dalam bentuk pilihan ganda, murid dapat
memberikan jawaban, dan setelah dikirim, nilai ujian dapat langsung
diketahui saat itu juga.
Sistem ujian ini sangatlah sederhana
dan tidak membutuhkan database
system seperti MySQL, PostgreSQL,
atau bahkan SQLite. Web server seperti Apache juga tidak diperlukan.
Yang kita perlukan hanya satu saja:
Python.
Ketika
peserta
mengunjungi
URL sistem ujian, peserta akan diminta untuk memasukkan nama.
Saat ini, tidak ada proses autentikasi yang terlibat. Walau, Anda bisa
menambahkannya apabila dirasa
perlu. Setelah memasukkan nama,
semua soal pilihan ganda akan ditampilkan pada satu halaman yang sama.
Peserta kemudian menjawab semua
soal yang ada, dan klik pada tombol
[kumpulkan] apabila ingin mengumpulkan. Setelah itu, nilai akan ditampilkan.
Lebih lanjut, tidak semua orang
bisa mengikuti ujian. Hanya yang
diijinkan saja yang bisa mengikuti.
Dan, peserta yang diizinkan tersebut
pun hanya boleh mengirimkan jawaban sebanyak satu kali.
Semua contoh di dalam tulisan ini
dibangun di atas Singkong Linux 1.0
(noprianto.com/singkong.php), menggunakan Python versi 2.5. Untuk
framework web, kita menggunakan
web.py versi 0.31. Selengkapnya tentang web.py, bacalah InfoLINUX ed-
44
08/2009 INFOLINUX
48_Tutorial_08.indd 44
isi 05/2009, atau kunjungilah webpy.
org. Instalasi dan penggunaan web.
py tidak lagi dibahas di dalam tulisan
ini. Semua contoh code dilisensikan
GPL.
Format file soal
Semua soal dalam satu ujian didefinisikan dalam sebuah file teks. Terdapat empat aturan untuk file teks tersebut:
Baris pertama harus mengandung
judul ujian. Apabila judul tidak
dikehendaki, maka isikanlah dengan beberapa spasi.
Baris kedua adalah baris kosong.
Baris-baris selanjutnya diisi dengan definisi soal dan jawaban.
Setiap entry diisikan per baris.
Soal dan jawaban didefinisikan dalam format berikut:
S: <soal>
P: <pilihan pertama>
P: <pilihan kedua>
P: <pilihan ketiga>.
J: <nomor urut pilihan yang benar,
dimulai dari 0>
baris kosong
Berikut adalah contoh soal ujian,
yang terdiri dari 3 soal, dengan judul:
PENGETAHUAN CAMPURAN. Kita
simpan dalam file soal.txt. Berikut
ini adalah isi filenya:
PENGETAHUAN CAMPURAN
S: Apakah profesi SpongeBob
SquarePants?
P: Pembalap F1
P: Developer Kernel Linux
P: Koki di KrustyKrab
J: 2
S: Berapakah 3*331*9*23318*0?
P: 1321832187321
P: 0
P: 3123132131312312
J: 1
S: Siapakah teman Sherlock Holmes
yang setia?
P: Dr.Watson
P: Prof.Moriarty
P: Conan Edogawa
J: 0
Parsing soal
Sebelum masuk ke dalam sistem
ujian, kita akan membahas terlebih
dahulu contoh parsing soal. Untuk
parsing, kita akan menggunakan
Regular Expression. Pattern yang digunakan untuk parsing soal adalah:
(S: .+\n)(P: .+\n)(P: .+\n)(P: .+\n)(J:
\d\n). Untuk informasi selengkapnya tentang Regular Expression di
python, kunjungilah http://docs.py-
www.infolinux.web.id
09/07/2009 17:03:36
Layanan Pesan Antar Buku & Majalah
Informasi & Pesanan Langsung, hubungi:
PRIMA BUKU
(Layanan Pesan Antar Buku & Majalah)
Jl. Kramat IV No. 11, Jakarta 10430, Indonesia
Telp. (021) 319 04075, SMS 0813 115 23230, Fax. (021) 390 8883,
Email: [email protected]
1. Wilayah pesanan: seluruh indonesia
2. Setiap pemesanan disesuaikan dengan tarif kurir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, PEMBAYARAN DAPAT DILAKUKAN
secara TUNAI DI TEMPAT
linuxindo (IL0090308) + prima buku.indd 1
Untuk wilayah diluar DKI Jakarta, PEMBAYARAN DILAKUKAN
DENGAN TRANSFER
via BANK BCA Cab. Raden Saleh
a/n PT DIAN PASIFIK KOMUNIKASI UTAMA
No. Rekening: 634 018 0079
Bukti transfer di-fax ke: (021)390 8883
7/9/2009 9:54:41 AM
TUTORIAL PYTHON
struktur data yang lebih mudah
diproses:
for i in qs:
q = i[0].split(‘S: ‘)[1].strip()
opt = [x.split(‘P: ‘)[1].strip()
for x in i[1:-1]]
a = int(i[4].split(‘J: ‘)[1].
strip())
Sampai di sini, untuk setiap definisi soal dan jawaban:
q adalah soal (string).
opt
adalah pilihan-pilihan
(string), yang disimpan pada sebuah list.
a adalah nomor urut jawaban
yang benar (int).
Halaman login sistem ujian.
Menentukan peserta ujian
Soal ujian ditampilkan.
thon.org/library/re.html.
Berikut adalah contoh parsing
soal, yang disimpan dalam file parsesoal.py:
#!/usr/bin/env python
[‘Pembalap F1’, ‘Developer Kernel
Linux’, ‘Koki di KrustyKrab’]
2
Berapakah 3*331*9*23318*0?
[‘1321832187321’, ‘0’,
#(c) Noprianto, 2009. GPL.
‘3123132131312312’]
1
import re
Siapakah teman Sherlock Holmes yang
$ cat allow
qtxt = open(‘./soal.txt’).
setia?
patrick
readlines()
[‘Dr.Watson’, ‘Prof.Moriarty’,
spongebob
qpat = r’(S: .+\n)(P: .+\n)(P: .+\
‘Conan Edogawa’]
squidward
n)(P: .+\n)(J: \d\n)’
0
nop
title = qtxt[0]
qdata = ‘’.join(qtxt[2:])
regobj = re.compile(qpat)
qs = regobj.findall(qdata)
Penjelasan:
Pertama-tama, kita membaca
semua isi file soal.txt ke dalam sebuah list:
qtxt = open(‘./soal.txt’).
for i in qs:
q = i[0].split(‘S: ‘)[1].strip()
opt = [x.split(‘P: ‘)[1].strip()
for x in i[1:-1]]
a = int(i[4].split(‘J: ‘)[1].
strip())
print q
print opt
print a
print
Simpanlah parsesoal.py di direktori yang sama dengan soal.txt,
dan berikanlah perintah berikut ini
untuk menjalankan program:
$ python parsesoal.py
Apakah profesi SpongeBob
SquarePants?
46
Seperti telah disebutkan sebelumnya,
hanya yang diizinkan saja yang bisa
mengikuti ujian. Caranya, masukkanlah nama-nama peserta yang diijinkan dalam sebuah file teks, baris
demi baris.
Untuk selanjutnya, kita akan sebut file ini sebagai file allow (nama
file default: ./allow).
Contoh file allow:
08/2009 INFOLINUX
48_Tutorial_08.indd 46
readlines()
Kita tentukan pattern untuk pencarian soal, dalam bentuk raw
string:
Sistem ujian
Setelah file soal dan file allow disiapkan, kita akan memasuki pembahasan sistem ujian. Berikut ini
adalah source code exammc.py:
#!/usr/bin/env python
#
qpat = r’(S: .+\n)(P: .+\n)(P:
#Sistem ujian pilihan ganda
.+\n)(P: .+\n)(J: \d\n)’
sederhana
Untuk judul, kita mengambil baris
pertama:
title = qtxt[0]
Untuk data soal, kita mengambil
baris ketiga dan seterusnya:
#(c) Noprianto, 2009.
#GPL
#
#edit submitdir, allowfile, examfile
#
qdata = ‘’.join(qtxt[2:])
Parsing soal:
import os
regobj = re.compile(qpat)
import re
qs = regobj.findall(qdata)
import web
Untuk setiap definisi soal dan
jawaban, kita mengubahnya ke
web.config.debug = False
www.infolinux.web.id
09/07/2009 17:03:36
TUTORIAL PYTHON
qstr, submit_label)
return form
class index:
def GET(self):
Jawaban dikirimkan, nilai
ditampilkan.
raise web.seeother(‘/home’)
class home:
def GET(self):
Peserta tidak diijinkan
mengikuti ujian.
if session.login:
exam = Exam(examfile)
title = exam.getdata()[0]
Peserta telah mengirimkan jawaban, login ditolak.
form = exam.create_form(‘/
check’, ‘[kumpulkan]’)
#
a = int(i[4].split(‘J: ‘)[1].
submitdir = ‘./submit’
strip())
msg = ‘’’
allowfile = ‘./allow’
temp = [q, opt, a]
examfile = ‘./soal.txt’
qlist.append(temp)
#
urls = (
‘/logout’, ‘logout’,
Selamat datang, %s.
ret.append(qlist)
[<a href=’/logout’>logout</a>]
return ret
<br><br>
<HR NOSHADE>
def create_form(self, action,
submit_label, method=’POST’):
‘/home’, ‘home’,
data = self.getdata()
‘/check’,’check’,
title = data[0]
)
qs = data[1]
#
qstr = ‘<OL>’
globals())
i = 0
session = web.session.Session(app,
for q in qs:
web.session.DiskStore(‘sessions’),
opt = ‘’
initializer={‘login’: ‘’})
opt += ‘’’<INPUT
TYPE=’RADIO’ VALUE=’%s’ NAME=’%s’>
def __init__(self, qfile):
%s<BR>
self.qfile = qfile
‘’’ %(o, str(i), o)
i += 1
n)(P: .+\n)(P: .+\n)(J: \d\n)’
</BODY></HTML>
‘’’ %(title, session.login,
form)
else:
<HTML><HEAD><TITLE>Selamat
datang!</TITLE></HEAD><BODY>
for o in q[1]:
self.qpat = r’(S: .+\n)(P: .+\
%s
msg = ‘’’
app = web.application(urls,
class Exam:
<HTML><HEAD><TITLE>%s</TITLE></
HEAD><BODY>
#
‘/’, ‘index’,
‘/login’, ‘login’,
#
#
<form action=’/login’>
Username <input type=’text’
name=’username’>
<input type=’submit’
value=’login’>
</form>
</BODY></HTML>
‘’’
return msg
qstr += ‘’’
def getdata(self):
<LI>
qtxt = open(self.qfile).
%s<BR>
readlines()
%s
title = qtxt[0]
</LI>
qdata = ‘’.join(qtxt[2:])
‘’’ %(q[0], opt)
regobj = re.compile(self.qpat)
qstr += ‘</OL>’
qs = regobj.findall(qdata)
class check:
def POST(self):
if not session.login:
raise web.seeother(‘/home’)
else:
input = web.input()
correct = 0
#
#
ret = [title]
form = ‘’’
exam = Exam(examfile)
#
<FORM ACTION=’%s’ METHOD=’%s’>
data = exam.getdata()
qlist = []
<H3>%s</H3>
i = 0
for i in qs:
%s
answer = {}
q = i[0].split(‘S: ‘)[1].strip()
<INPUT TYPE=’SUBMIT’ VALUE=’%s’>
for d in data[1]:
opt = [x.split(‘P: ‘)[1].strip()
</FORM>
answer[str(i)] = d[1][d[2]]
‘’’ %(action, method, title,
i += 1
for x in i[1:-1]]
www.infolinux.web.id
48_Tutorial_08.indd 47
#
INFOLINUX 08/2009
47
09/07/2009 17:03:37
TUTORIAL PYTHON
#
%(submitdir, username)
inputkeys = input.keys()
inputkeys.sort()
if os.path.
exists(submitf):
writedata = ‘IP=%s\n’ %(web.ctx.
ip)
for i in inputkeys:
$ cat submit/patrick
ujian.’ %(
IP=127.0.0.1
username)
%(input[i])
if input[i] == answer[i]:
correct += 1
#OK
Dr.Watson
session.
66.6666666667
login=username
len(data[1])) * 100
msg = ‘’
#
#
msg = ‘’’
if msg:
TITLE></HEAD><BODY>
return msg
else:
Jawaban yang benar: %d dari %d
raise web.seeother(‘/home’)
(%s). <br><br>
Anda telah di-logout dari
class logout:
def GET(self):
sistem.
session.kill()
submitdir = ‘./submit’
‘’’ %(
raise web.seeother(‘/home’)
allowfile = ‘./allow’
examfile = ‘./soal.txt’
if __name__ == ‘__main__’:
e))
if not os.path.exists(submitdir):
#
submitf = ‘%s/%s’ %(submitdir,
session.login)
os.mkdir(submitdir)
app.run()
writedata += str(grade)
open(submitf, ‘w’).
write(writedata)
#
session.kill()
Simpanlah exammc.py di direktori yang sama dengan file soal (soal.
txt) dan file allow (allow), dan berikanlah perintah berikut ini untuk
menjalankan program:
$ python exammc.py
return msg
http://0.0.0.0:8080/
class login:
def GET(self):
msg = ‘’
if not session.login:
input = web.input()
if input:
username = input.username.
strip()
if username:
temp = open(allowfile).
readlines()
allowed = [x.strip() for
x in temp if x.strip()]
if not username in
allowed:
msg = ‘%s, Anda
tidak diijinkan mengikuti ujian
ini.’ %(
username)
else:
submitf = ‘%s/%s’
08/2009 INFOLINUX
48_Tutorial_08.indd 48
Penjelasan:
Bacalah juga contoh tentang session pada tulisan web.py di edisi
05/2009.
Editlah ketiga variabel berikut
untuk mengubah submitdir (direktori berisikan logfile), allowfile
(file allow) dan examfile (file soal).
Sebagai catatan, direktori submitdir akan dibuat secara otomatis.
</BODY></HTML>
correct, len(data[1]), str(grad
48
Pembalap F1
0
else:
<HTML><HEAD><TITLE>Hasil ujian</
Contoh file log:
msg = ‘%s,
menurut logfile, Anda telah mengikuti
writedata += ‘%s\n’
grade = (float(correct)/
pertama sampai soal terakhir.
Baris terakhir: nilai peserta.
Peserta ujian kemudian dapat
mengunjungi URL ujian (contoh:
http://localhost:8080/) menggunakan
web browser. Setelah peserta yang
diizinkan melakukan login ke sistem, semua soal akan ditampilkan.
Peserta kemudian dapat memilih
jawaban yang benar untuk setiap
soal, dan pada akhirnya mengumpulkan ke server dengan klik pada tombol ‘[kumpulkan]’. Setelah itu, nilai
ujian akan ditampilkan dan peserta
akan di-logout secara otomatis.
Begitu seorang peserta mengumpulkan jawaban, maka sebuah file
log akan dibuat. Selama file log ini ditemukan, user tidak diizinkan login
kembali. Isi dari file log adalah:
Baris pertama: IP peserta ujian.
Baris kedua dan seterusnya: jawaban yang dipilih, mulai dari soal
Pada saat login, kita memeriksa
apakah seseorang diizinkan untuk ujian. Apabila diizinkan,
maka kita periksa juga, apakah
peserta tersebut sebelumnya telah
mengirimkan jawaban.
if username:
...
...
session.login=username
msg = ‘’
Selesai mengirimkan ujian, jawaban yang benar akan dihitung.
answer = {}
...
...
correct += 1
grade = (float(correct)/
len(data[1])) * 100
Selain itu,
dibuat:
logfile
juga
akan
submitf = ‘%s/%s’ %(submitdir,
...
write(writedata)
Apa yang kita buat masih sangat
sederhana. Sebagai contoh, apabila
ada exception, kita tidak menanganinya. Fungsionalitas juga masih sangat dasar. Sampai di sini dulu pembahasan kita. Selamat mencoba!
Noprianto [[email protected]]
www.infolinux.web.id
09/07/2009 17:03:38
LINUX HELP
PRODUCTS SPECIFICATIONS
1. Corporate Service
● Distribusi: Fedora, Ubuntu, Mandriva
● Time based: Monthly, Yearly
● SLA:
Desktop
Server qmail/postfix, proxy server, samba server, web server
Unlimited email support
Maksimum 30 jam messenger support per bulan
Maksimum 60 menit each session
● Price:
Rp 500.000,-/month
Rp 5.000.000,-/year (Discount Rp 1.000.000,-)
2. Personal Service
● Distribusi: Fedora, Ubuntu, Mandriva
● Time based: Monthly, Yearly
● SLA:
Desktop
Server qmail, proxy server, samba server
Maksimal 10 Case/100 email
Maksimum 3 jam messenger support per bulan
Maksimum 30 menit each session
● Price: Rp 100.000,-/month
3. Support Channels
● Web based Knowledge Base (http://kb.linuxhelp.web.id)
● Email ([email protected])
● Yahoo! Messenger ([email protected], [email protected])
PENDAFTARAN
● dari web: http://www.linuxhelp.web.id
● dari email: [email protected]
● dari yahoo! messenger:
[email protected]
[email protected]
linux center.indd 1
5/18/2009 11:00:42 AM
TUTORIAL MATEMATIKA
Belajar Matematika dengan
Cara yang Menyenangkan
P
ada tutorial ini, kita akan membangun beberapa program untuk membantu
si kecil belajar matematika dasar. Mulai dari berhitung, penjumlahan,
pengurangan, dan perkalian. Program dilengkapi dengan gambar penguin
agar lebih menarik bagi si kecil.
Program pertama yang akan kita bangun adalah program untuk berhitung. Kita beri nama hitung.py. Di
dalam program ini, akan terdapat
dua tombol: previous dan next. Klik
pada tombol previous akan menghitung mundur dan klik pada tombol
next akan menghitung maju. Agar lebih sederhana, hitung mundur masih
bisa dilakukan selama bilangan lebih
besar dari 1. Agar lebih menarik, kita
akan menampilkan penguin sejumlah bilangan yang sedang dihitung.
Apabila bilangan menunjukkan
1, maka kita akan tampilkan satu
penguin. Apabila bilangan adalah
5, maka kita menampilkan lima penguin. Demikian seterusnya.
Program kedua adalah program
untuk belajar penjumlahan dan pengurangan. Kita beri nama tambahkurang.py. Di dalam program ini,
pengguna bisa memilih angka 1
sampai 10. Setelah itu, terdapat dua
tombol, Add dan Remove, yang masing-masing akan menambahkan
atau mengurangkan angka yang dipilih ke nilai aktif. Nilai aktif pada
awalnya diset ke nol. Sama dengan
program sebelumnya, kita juga akan
menggambar penguin sejumlah nilai
aktif. Hanya, ada sedikit perbedaan.
Program kita bisa menerima nilai
aktif berupa bilangan negatif. Dan,
50
08/2009 INFOLINUX
48_Tutorial_08.indd 50
ini tentu perlu ditampilkan sedikit
berbeda. Apabila nilai aktif adalah
5, maka kita menggambar lima penguin. Tapi, kalau nilai aktif adalah
-5, kita akan tampilkan lima penguin
terbalik. Tentunya lebih seru.
Program terakhir adalah program
untuk belajar perkalian. Kita berinama kali.py. Di dalam program ini,
pengguna bisa memilih dua bilangan,
masing-masing dari -10 sampai 10.
Kemudian, terdapat sebuah tombol
kali, yang apabila diklik, akan mengalikan kedua bilangan dan menampilkan sejumlah penguin dalam baris
dan kolom. Bilangan pertama mewakili baris dan bilangan kedua, mewakili kolom. Jadi, apabila pengguna
memilih 5 sebagai bilangan pertama
dan 3 sebagai bilangan kedua, maka
akan terdapat lima baris penguin,
di mana masing-masing baris terdiri dari tiga penguin. Apabila hasil
kali adalah bilangan negatif, maka
penguin yang ditampilkan akan penguin terbalik.
Untuk membangun program, kita
perlu sediakan dua gambar, dengan
nama file tux.png dan tux2.png. Keduanya cukup berukuran kecil saja
(penulis menggunakan gambar berukuran 48x57 pixel). Program akan
dibangun dengan Python dan GTK+,
sehingga semua pustaka dan tools
yang diperlukan sudah harus terinstal di sistem. Dalam pengembangan, penulis menggunakan Singkong
Linux 1.0 (noprianto.com/singkong.
php), namun seharusnya dapat diterapkan pada sistem lainnya.
Sebagai catatan, program yang
ada masihlah sangat sederhana. Silakan dimodifikasi (seperti menambahkan animasi) dan disebarluaskan
sesuai dengan lisensi GPL.
hitung.py
Berikut ini adalah source code hitung.py:
#!/usr/bin/env python
#
#(c) Noprianto, 2009
#GPL
#
import gtk
class Main:
def __init__(self):
self.win = gtk.Window()
self.win.set_size_request(600,
240)
self.win.set_title(‘Hitung’)
self.win.connect(‘destroy’, gtk.
main_quit)
#
self.count = 0
www.infolinux.web.id
09/07/2009 17:03:38
TUTORIAL MATEMATIKA
if self.count < 2:
self.btn_prev.set_
sensitive(False)
else:
self.btn_prev.set_
sensitive(True)
Hitung.
Tambah/kurang.
#
size=’30000’><b>%d</b></span>” %(
self.btn_prev = gtk.
“<span foreground=’blue’
#
PREVIOUS)
#dirty, fix later
self.btn_prev.connect(‘clicked’,
self.hbox.remove(c)
del c
#dirty, fix later
self.btnbox = gtk.HButtonBox()
img.set_from_file(‘./tux.png’)
self.btnbox.set_spacing(10)
img.show()
self.btnbox.set_layout(gtk.
self.hbox.pack_start(img)
BUTTONBOX_END)
self.btnbox.pack_start(self.
btn_next)
#
self.hbox = gtk.HBox()
self.lbl = gtk.Label()
if __name__ == ‘__main__’:
self.vbox = gtk.VBox()
self.vbox.pack_start(self.hbox,
expand=True, padding=10)
self.vbox.pack_start(self.lbl,
expand=False, padding=10)
self.vbox.pack_start(self.btnbox,
expand=False, padding=10)
Catatan:
Kita menggunakan dua tombol,
namun dengan satu handler untuk
signal clicked. Perhatikanlah bahwa pada handler terdapat parameter diff.
self.btn_prev = gtk.
self.btn_next.clicked()
PREVIOUS)
self.btn_prev.connect(‘clicked’,
self.win.show_all()
diff):
self.count += diff
self.btn_next = gtk.
NEXT)
self.btn_next.connect(‘clicked’,
sensitive(False)
else:
self.btn_prev.set_
sensitive(True)
#
self.lbl.set_markup(
“<span foreground=’blue’
www.infolinux.web.id
48_Tutorial_08.indd 51
Barulah, kita buat gambar dan tampilkan (sejumlah bilangan aktif):
for i in range(self.count):
img = gtk.Image()
img.set_from_file(‘./tux.png’)
img.show()
self.hbox.pack_start(img)
tambahkurang.py
Berikut ini adalah source code tambahkurang.py:
#!/usr/bin/env python
#
#(c) Noprianto, 2009
#GPL
#
import gtk
class Main:
def __init__(self):
self.win = gtk.Window()
self.win.set_size_request(600,
self.show_objects, 1)
240)
...
Kurang’)
self.win.set_title(‘Tambah/
if self.count < 2:
self.btn_prev.set_
del c
#
self.show_objects, -1)
Button(stock=gtk.STOCK_MEDIA_
def show_objects(self, widget,
self.hbox.remove(c)
Pastikan terdapat file tux.png dalam direktori aktif. Berikanlah perintah berikut untuk menjalankan program:
Button(stock=gtk.STOCK_MEDIA_
self.win.add(self.vbox)
children():
gtk.main()
#
#
for c in self.hbox.get_
app = Main()
$ python hitung.py
#
Ketika diklik, hapus semua gambar yang telah ada sebelumnya.
for i in range(self.count):
img = gtk.Image()
btn_prev)
#
#
#
self.btnbox.pack_start(self.
self.count))
for c in self.hbox.get_
self.btn_next = gtk.
self.btn_next.connect(‘clicked’,
size=’30000’><b>%d</b></span>” %(
children():
Button(stock=gtk.STOCK_MEDIA_NEXT)
self.show_objects, 1)
self.lbl.set_markup(
self.count))
Button(stock=gtk.STOCK_MEDIA_
self.show_objects, -1)
Bilangan kita tampilkan dalam
warna yang menarik:
...
def show_objects(self, widget,
diff):
self.count += diff
Apabila bilangan lebih kecil dari
2, maka tombol previous tidak lagi
bisa diklik:
self.win.connect(‘destroy’, gtk.
main_quit)
#
self.count = 0
#
self.adj = gtk.Adjustment(1, 1,
10, 1, 1, 1)
INFOLINUX 08/2009
51
08/07/2009 15:13:46
TUTORIAL MATEMATIKA
img.show()
self.hbox.pack_start(img)
if __name__ == ‘__main__’:
app = Main()
gtk.main()
Pastikan terdapat file tux.png
dan tux2.png dalam direktori aktif.
Berikanlah perintah berikut untuk
menjalankan program:
$ python tambahkurang.py
Catatan:
Membuat spinbutton:
self.adj = gtk.Adjustment(1, 1,
10, 1, 1, 1)
self.ent = gtk.SpinButton(self.
adj)
Operasi Kali.
self.ent = gtk.SpinButton(self.
adj)
self.btn_add = gtk.
def show_objects(self, widget,
obj, type):
diff = int(obj.get_text())
self.btn_remove = gtk.
diff = 0
self.count += diff
self.count -= diff
self.lbl.set_markup(
“<span foreground=’blue’
...
size=’30000’><b>%d</b></span>” %(
...
self.hbox_btn.pack_start(self.
self.hbox_btn.pack_start(self.
self.hbox_btn.pack_start(self.
expand=False)
self.count))
for c in self.hbox.get_
del c
#
#
if self.count > 0:
self.vbox = gtk.VBox()
fname = ‘./tux.png’
self.vbox.pack_start(self.hbox,
count2 = self.count
#
if type == 1:
self.count += diff
elif type == -1:
self.count -= diff
fname = ‘./tux2.png’
#
count2 = -1 * self.count
else:
btn, expand=False, padding=10)
48_Tutorial_08.indd 52
diff = int(obj.get_text())
except:
elif self.count < 0:
self.vbox.pack_start(self.lbl,
count2 = 0
Tentukan gambar yang akan digunakan:
#
#
#
self.win.add(self.vbox)
for i in range(count2):
08/2009 INFOLINUX
try:
diff = 0
self.lbl = gtk.Label()
expand=False, padding=10)
52
obj, type):
children():
self.hbox = gtk.HBox()
self.win.show_all()
def show_objects(self, widget,
#dirty, fix later
self.hbox.remove(c)
self.vbox.pack_start(self.hbox_
...
#
#
expand=True, padding=10)
self.btn_remove.
connect(‘clicked’, self.show_
objects, self.ent, -1)
#
self.hbox_btn = gtk.HBox()
btn_remove, padding=10,
Button(stock=gtk.STOCK_REMOVE)
elif type == -1:
#
btn_add, padding=10, expand=False)
self.btn_remove = gtk.
if type == 1:
objects, self.ent, -1)
ent, padding=10, expand=False)
self.btn_add.
connect(‘clicked’, self.show_
objects, self.ent, 1)
#
self.btn_remove.
connect(‘clicked’, self.show_
Button(stock=gtk.STOCK_ADD)
except:
self.show_objects, self.ent, 1)
Button(stock=gtk.STOCK_REMOVE)
self.btn_add = gtk.
try:
Button(stock=gtk.STOCK_ADD)
self.btn_add.connect(‘clicked’,
Kita tetap mempergunakan dua
tombol dengan satu handler. Parameter type dimaksudkan sebagai type operasi (1=tambah, 1=kurang).
if self.count > 0:
img = gtk.Image()
fname = ‘./tux.png’
img.set_from_file(fname)
count2 = self.count
www.infolinux.web.id
08/07/2009 15:13:47
TUTORIAL MATEMATIKA
elif self.count < 0:
fname = ‘./tux2.png’
count2 = -1 * self.count
else:
count2 = 0
self.vbox = gtk.VBox()
self.vbox.pack_start(self.vbox_
res, padding=8, expand=True)
self.vbox.pack_start(self.lbl,
padding=8, expand=False)
Berikanlah perintah berikut untuk
menjalankan program:
$ python kali.py
Catatan:
Gunakan dua spinbutton:
self.adj_a = gtk.Adjustment(1,
self.vbox.pack_start(self.hbox,
kali.py
Berikut ini adalah source code kali.py:
#!/usr/bin/env python
padding=8, expand=False)
-10, 10, 1, 1, 1)
self.adj_b = gtk.Adjustment(1,
#
self.win.add(self.vbox)
-10, 10, 1, 1, 1)
self.ent_a = gtk.SpinButton(ad
self.win.show_all()
#
justment=self.adj_a)
# (c) Noprianto, 2009.
# GPL.
def show_objects(self, widget):
...
self.ent_b = gtk.SpinButton(ad
try:
#
a = int(self.ent_a.get_text())
justment=self.adj_b)
b = int(self.ent_b.get_text())
import gtk
except Exception, e:
Tentukan gambar yang digunakan:
res = a*b
print e
class Main:
def __init__(self):
return False
...
...
#
self.win = gtk.Window()
res = a*b
#
self.win.set_title(‘Kali’)
self.lbl.set_markup(
if res > 0:
self.win.set_size_request(480,
320)
self.win.connect(‘destroy’, gtk.
main_quit)
Kali’)
self.btn_mult.connect(‘clicked’,
self.show_objects)
fname = ‘./tux2.png’
#
fname = ‘./tux.png’
elif res < 0:
fname = ‘./tux2.png’
for c in self.vbox_res.get_
for d in c.get_children():
c.remove(d)
for c in self.vbox_res.get_
del d
children():
self.vbox_res.remove(c)
for d in c.get_children():
c.remove(d)
#
del d
self.adj_a = gtk.Adjustment(1, -
self.vbox_res.remove(c)
10, 10, 1, 1, 1)
del c
#
for i in range(abs(a)):
self.ent_a = gtk.SpinButton(adjus
hbox = gtk.HBox()
tment=self.adj_a)
self.lbl_x = gtk.Label(‘X’)
#dirty, fix later
#dirty, fix later
self.lbl = gtk.Label()
self.adj_b = gtk.Adjustment(1, -
Hapus semua gambar sebelumnya:
children():
#
#
10, 10, 1, 1, 1)
#
if res > 0:
#
self.btn_mult = gtk.Button(‘_
elif res < 0:
size=’30000’>%d</span>” %(res))
#
self.vbox_res = gtk.VBox()
fname = ‘./tux.png’
“<span foreground=’blue’
del c
#
Barulah tambahkan gambar dalam
baris dan kolom. Perhatikanlah
penggunaan fungsi abs() agar selalu mendapatkan bilangan positif.
for i in range(abs(a)):
hbox = gtk.HBox()
self.vbox_res.pack_start(hbox,
self.vbox_res.pack_start(hbox,
padding=4)
self.ent_b = gtk.SpinButton(adjus
hbox.show()
tment=self.adj_b)
padding=4)
hbox.show()
for j in range(abs(b)):
#
for j in range(abs(b)):
img = gtk.Image()
self.hbox = gtk.HBox()
img.set_from_file(fname)
img = gtk.Image()
self.hbox.pack_start(self.ent_a,
img.show()
img.set_from_file(fname)
hbox.pack_start(img, padding=4)
img.show()
padding=8, expand=False)
self.hbox.pack_start(self.lbl_x,
padding=4)
padding=8, expand=False)
self.hbox.pack_start(self.ent_b,
padding=8, expand=False)
self.hbox.pack_start(self.btn_
mult, padding=8, expand=False)
#
www.infolinux.web.id
48_Tutorial_08.indd 53
hbox.pack_start(img,
#
if __name__ == ‘__main__’:
#
app = Main()
gtk.main()
Pastikan terdapat file tux.png
dan tux2.png dalam direktori aktif.
Sampai di sini dulu pembahasan
kita, selamat mencoba!
Noprianto [[email protected]]
INFOLINUX 08/2009
53
08/07/2009 15:13:47
TUTORIAL ALARM
Aplikasi Alarm Sederhana
P
rogram alarm yang ada terlalu rumit dan membingungkan? Atau malah
tidak mampu memenuhi kebutuhan Anda? Mari bangun sendiri satu yang
sederhana, berbasis GUI, lengkap dengan pengaturan event yang mudah,
serta dapat berjalan pada system tray!
Sebagai manusia, kita tentu sering
lupa. Apalagi kalau memiliki banyak
kesibukan. Agar event-event penting
tidak terlupakan begitu saja, kita
umumnya menggunakan program
alarm untuk membantu. Tergantung pada program yang digunakan,
alarm bisa berupa window yang tibatiba muncul, atau berupa suara, atau
bentuk lainnya.
Umumnya, alarm sering digabungkan bersama kalender. Dan, ini
membuat program menjadi lebih
kompleks. Untuk mengatur alarm,
terkadang tidaklah mudah dan praktis. Atau, karena banyaknya fitur
yang datang bersama suatu program,
untuk menginstal saja, butuh cukup
banyak dependency.
Program yang akan kita bangun
sangatlah sederhana. Semua event
yang akan dialarm disimpan dalam
sebuah file teks dengan format sederhana. Sebagai contoh, secara default,
program akan membaca /tmp/simplealarm.txt, dengan contoh isi sebagai berikut:
$ cat simplealarm.txt
22/06/2009 17:17:17 -> Jangan lupa
makan :)
22/06/2009 17:27:37 -> Kembalikan
film sewaan
22/06/2009 17:37:57 -> Istirahat
Format file adalah:
54
08/2009 INFOLINUX
48_Tutorial_08.indd 54
Dituliskan per baris.
Diawali dengan tanggal dan
jam, dalam format dd/mm/
yyyy<SPASI>hh:mm:ss.
Diikuti dengan sebuah -> (agar
lebih mudah dibaca, tambahkan
spasi di kiri dan kanannya).
Diikuti dengan pesan yang akan
ditampilkan.
program harusnya juga dapat berjalan pada desktop environment lainnya.
simplealarm.py
Program kita hanya terdiri dari satu
file dan disimpan pada simplealarm.
py. Berikut ini adalah source codenya.
#!/usr/bin/env python
Demikian saja. Kita bisa isikan
berapa baris pun. Event yang belum
diproses akan diproses, dan yang telah diproses akan dilewatkan.
Program yang kita bangun juga
sangat sederhana, hanya sekitar
100-an baris. Itupun sudah lengkap
dengan menempatkan program di system tray, agar tidak memenuhi window list di desktop. Seru, bukan?
Untuk mengembangkan program
yang kita beri nama simplealarm
ini, kita akan menggunakan PyGTK.
GTK+ ditemukan dalam hampir semua distribusi Linux desktop populer. Demikian juga dengan Python
dan PyGTK. Pengembangan dilakukan di Singkong Linux 1.0 (noprianto.com/singkong.php), namun dapat
diterapkan pada sistem lain tanpa
masalah. Untuk proses pengujian
(terutama aspek GUI), penulis hanya
menggunakan desktop default Singkong, yaitu Xfce. Walau demikian,
#
# SimpleAlarm v.0.0.1
# (c) Noprianto, 2009
# GPL
#
import gtk
import gobject
import time
class Main:
def __init__(self):
self.win = gtk.Window()
self.win.set_title(‘Alarm’)
self.win.connect(‘destroy’, gtk.
main_quit)
#
self.icon = gtk.StatusIcon()
self.icon.set_from_stock(gtk.
STOCK_EXECUTE)
self.icon.set_visible(True)
self.icon.connect(‘popup-menu’,
self.show_menu)
www.infolinux.web.id
08/07/2009 15:13:47
TUTORIAL ALARM
#
menu.append(item_about)
h = gtk.HBox()
self.fname = ‘/tmp/simplealarm.
menu.append(item_quit)
h.pack_start(i)
#
h.pack_start(v)
menu.popup(None, None, None,
#
txt’
self.timeformat = ‘%d/%m/%Y
%H:%M:%S’
button, time)
#
#
content = open(self.fname).
readlines()
content2 = [x.split(‘->’) for x
in content if x]
self.alarms = [[x[0].
strip(),x[1].strip(),0] for x in
content2]
#
w.set_transient_for(self.win)
def show_about(self, widget):
#
w.show_all()
d = gtk.AboutDialog()
d.set_name(‘SimpleAlarm’)
d.set_version(‘0.0.1’)
def check_alarm(self):
try:
d.set_license(‘GPL’)
self.icon.set_blinking(False)
d.set_website(‘http://noprianto.
for a in self.alarms:
com’)
d.run()
d.destroy()
self.id = gobject.timeout_
add(1000, self.check_alarm)
w.add(h)
if a[2] == 1:
continue
else:
now_time = time.
def show_alarm(self, title,
timeinfo, message):
strftime(self.timeformat)
if now_time == a[0]:
w = gtk.Window()
def show_menu(self, icon, button,
time):
w.set_title(title)
menu = gtk.Menu()
#
#
l = gtk.Label()
item_about = gtk.MenuItem(‘_
l.set_text(timeinfo)
About’)
item_about.connect(‘activate’,
self.show_about)
item_about.show()
#
gtk.main_quit)
self.icon.set_
blinking(True)
self.show_
t = gtk.Label()
t.set_markup(message)
alarm(‘Alarm’, a[0], a[1])
except Exception, e:
print e
return True
i = gtk.Image()
i.set_from_stock(gtk.STOCK_
DIALOG_INFO,
item_quit = gtk.MenuItem(‘_Quit’)
item_quit.connect(‘activate’,
a[2] = 1
w.set_size_request(300, 200)
gtk.ICON_SIZE_DIALOG)
#
v = gtk.VBox()
item_quit.show()
v.pack_start(l)
#
v.pack_start(t)
if __name__ == ‘__main__’:
app = Main()
gtk.main()
Pastikan telah tersedia definisi
alarm yang tersimpan pada file /tmp/
simplealarm.txt. Kemudian, jalankanlah program dengan memberikan perintah berikut pada direktori
aktif:
$ python simplealarm.py
Beberapa window alarm ditampilkan (dan menu popup).
www.infolinux.web.id
48_Tutorial_08.indd 55
(Anda bisa berikan hak akses executable atau menggunakan wrapper
script untuk menjalankan program
ini. Bisa pula dengan menambahkan
ke menu desktop Anda).
Setelah dijalankan, tidak akan ada
window utama yang tampil. Tapi,
cobalah lihat ke system tray Anda.
Akan terdapat sebuah icon menggunakan GTK Stock EXECUTE (bisa
berbeda antar distro). Tidak perlu
melakukan tindakan apapun untuk
mengaktifkan alarm.
Walau, klik kanan pada icon akan
menampilkan dua menu: About dan
Quit. Yang pertama untuk menampilkan informasi program, yang terakhir untuk keluar dari program.
INFOLINUX 08/2009
55
08/07/2009 15:13:47
TUTORIAL ALARM
item_quit.connect(‘activate’,
...
gtk.main_quit)
...
item_quit.show()
try:
#
self.icon.set_blinking(False)
menu.append(item_about)
for a in self.alarms:
menu.append(item_quit)
if a[2] == 1:
#
continue
menu.popup(None, None, None,
Menampilkan About dialog.
Sesuai dengan alarm yang telah
Anda definisikan sebelumnya, sebuah window pesan akan ditampilkan begitu waktunya tiba. Agar lebih
menarik, sebuah gambar (GTK Stock
DIALOG_INFO) akan ditampilkan
dalam window.
Jangan khawatir apabila Anda
mendefinisikan beberapa alarm yang
waktunya berdekatan, dan tidak
sempat menutup window salah satu
alarm, karena window lainnya akan
tetap ditampilkan. Anda tidak harus
menutup window satu agar window
lain ditampilkan. Beberapa window
dapat tampil sekaligus.
Penjelasan program:
Agar program dapat berjalan pada system tray, kita buat gtk.StatusIcon dan tidak menampilkan
window utama. Dalam contoh kali
ini, icon diambil dari gtk.STOCK_
EXECUTE. Perhatikanlah bahwa
kita akan menangani signal popup-menu.
self.icon = gtk.StatusIcon()
self.icon.set_from_stock(gtk.
STOCK_EXECUTE)
self.icon.set_visible(True)
self.icon.connect(‘popup-menu’,
self.show_menu)
Apa yang kita lakukan dalam handler popup-menu (show_menu)?
Yang kita lakukan adalah menyusun, menampilkan dan mem-popup menu.
menu = gtk.Menu()
#
item_about = gtk.MenuItem(‘_
About’)
item_about.connect(‘activate’,
self.show_about)
item_about.show()
#
item_quit = gtk.MenuItem(‘_Quit’)
56
08/2009 INFOLINUX
48_Tutorial_08.indd 56
else:
button, time)
Perhatikanlah bahwa di dalam
penyusunan menu, untuk setiap
menu item, kita telah menangani signal activate. Ketika menu
About di klik, kita tampilkan
About dialog:
item_about.
connect(‘activate’, self.show_
about)
...
...
def show_about(self, widget):
d = gtk.AboutDialog()
now_time = time.
strftime(self.timeformat)
if now_time ==
a[0]:
...
...
print e
return True
Apa yang terjadi ketika kita menampilkan window alarm (show_
alarm())? Kita membuat sebuah
window, menempatkan label dan
image didalamnya, kemudian menampilkannya.
d.set_name(‘SimpleAlarm’)
w = gtk.Window()
d.set_version(‘0.0.1’)
w.set_size_request(300, 200)
d.set_license(‘GPL’)
w.set_title(title)
d.set_website(‘http://
...
noprianto.com’)
d.run()
d.destroy()
Dan, ketika menu Quit di klik, gtk.
main_quit() akan menangani.
item_quit.connect(‘activate’,
gtk.main_quit)
Kapankah alarm diproses? Jawabannya adalah setiap 1 detik, sesuai
apa yang kita definisikan:
self.id = gobject.timeout_
add(1000, self.check_alarm)
Apa yang dilakukan dalam setiap
detik pemanggilan check_alarm()?
Kita matikan blinking status
icon.
Untuk setiap definisi alarm,
apabila telah diproses (lihat
pembahasan terakhir), kita
akan lewatkan. Tapi, apabila
belum diproses, kita cek waktu
aktif dan bandingkan dengan
definisi alarm. Apabila sama,
kita tandai alarm tersebut telah
diproses, aktifkan blinking status icon dan tampilkan window
alarm (show_alarm()).
self.timeformat = ‘%d/%m/%Y
%H:%M:%S’
...
w.set_transient_for(self.win)
w.show_all()
Bagaimana alarm bisa dianggap
telah diproses? Ketika pertama
kali program dijalankan, definisi
alarm akan dibaca dan diparsing,
sehingga untuk setiap definisi
alarm, akan dibuat dalam sebuah
list dengan tiga anggota: waktu,
pesan dan nilai 0 atau 1. Nilai 0
berarti belum diproses dan nilai 1
berarti sudah diproses.
self.fname = ‘/tmp/
simplealarm.txt’
...
...
...
content = open(self.fname).
readlines()
content2 = [x.split(‘->’) for
x in content if x]
self.alarms = [[x[0].
strip(),x[1].strip(),0] for x in
content2]
Sampai di sini dulu pembahasan
kita. Selamat mencoba!
Noprianto [[email protected]]
www.infolinux.web.id
08/07/2009 15:13:48
TERBIT PERDANA!
majalah
Kupas tuntas paket aplikasi open-source OpenOffice.org 3.1.0. Tutorial lengkap dan praktis penggunaan
Writer, Calc, Impress, Draw, Math, dan Base untuk keperluan aktivitas kantor:
Membuat Label Alamat Surat Menggunakan Bagan Membuat Tabel Grafik 3D
Membuat Slideshow Membuat Database Teks Membuat Label CD Membuat PDF
Masih ditambah tip & trik menggunakan OpenOffice.org lebih efisien.
Sungguh panduan yang komplet all-in-one dalam satu kemasan.
Extra:
CD berisi 405 cliparts, 146 fonts, dan 100 extensions gratis
untuk OpenOffice.org 3.1.0. Installer untuk tiga platform: Linux, Windows, &
MacOS X.
DAPATKAN SEGERA DI TOKO-TOKO BUKU TERDEKAT
Untuk pesan langsung hubungi:
Untuk beriklan hubungi:
Prima Buku Telp: (021) 3190-4075 Fax: (021) 390-8883
SMS: 0813-115-23230 [email protected]
Indran BS (021) 313-3731 ext 105-107
[email protected]
Filler INFOLINUX EXTRA.indd 1
6/10/2009 3:53:45 PM
WORKSHOP OFFICE
Nonaktifkan Pengenalan URL Otomatis
Ketika Anda mengetikkan sebuah URL yang formatnya
dikenal oleh Writer, misal http://google.com, maka secara
otomatis URL tersebut akan dijadikan hyperlink. Apabila
ini dirasa mengganggu, Anda bisa men-disable pengenalan URL otomatis.
Untuk bagian [M] dan [T], nonaktifkan pilihan URL
Recognition. Kemudian, kliklah tombol OK untuk menutup dialog.
2
Akseslah menu Tools | AutoCorrect. Sebuah dialog
AutoCorrect akan ditampilkan. Pindahlah ke tab Options.
1
Noprianto [[email protected]]
Mencari Teks 90 Derajat dalam Dokumen
Ingin mencari teks yang dituliskan 90 derajat dalam
dokumen [yang panjang]? Jangan khawatir, Writer dapat
melakukannya dengan mudah.
Dalam kondisi dokumen
sedang terbuka,
akseslah menu
Edit | Find &
Replace...
Sebuah dialog Find
& Replace akan
ditampilkan.
Kliklah tombol
More Options di
kiri bawah dialog.
1
Opsi tambahan akan ditampilkan. Kliklah tombol
Format.... Sebuah dialog Text Format (Search) akan ditampilkan. Di tab Position, di bagian Rotation/Scaling,
pilihlah 90 degrees. Kliklah tombol OK untuk menutup
dialog.
2
Kembali ke dialog Find & Replace, perhatikanlah bahwa di bawah input Search for, kini telah tertulis Character rotated by 90º. Kliklah tombol Find atau Find All untuk melakukan pencarian.
3
58
08/2009 INFOLINUX
58_Workshop_08_ok.indd 58
Noprianto [[email protected]]
www.infolinux.web.id
08/07/2009 15:15:12
WORKSHOP OFFICE
Membuat Hyperlink ke Tabel dalam Dokumen
OpenOffice.org Writer mendukung pembuatan hyperlink
ke tabel dalam dokumen, sehingga akses ke tabel dapat
dilakukan dengan mudah dan cepat.
Buatlah sebuah tabel dengan mengakses menu Insert
| Table. Sebuah dialog Insert Table akan ditampilkan.
Berikanlah nama untuk tabel apabila diinginkan. Dengan memberikan nama yang unik, kita bisa lebih mudah
membedakan suatu tabel dengan tabel-tabel lain dalam
dokumen.
1
Dalam kondisi teks terblok, akseslah menu Insert | Hyperlink. Sebuah dialog Hyperlink akan ditampilkan. Di
panel kiri, pilihlah Document. Di bagian kanan, pada bagian Target in document, kliklah tombol di sebelah kanan
input Target.
3
Dialog Target in Document akan ditampilkan.
Pilihlah tabel target, kemudian kliklah tombol Apply
dan tombol Close. Kembali ke dialog Hyperlink,
kliklah tombol Apply dan
tombol Close.
4
Tujulah lokasi di mana hyperlink ingin ditambahkan.
Ketikan teks yang akan menjadi hyperlink, kemudian
bloklah teks tersebut.
2
5
Hyperlink dapat diaktifkan dengan Control + Klik
tombol kiri mouse.
Noprianto [[email protected]]
Integrasi Dialog Styles and Formatting
Sering bekerja dengan dialog styles and formatting?
Anda mungkin ingin mengintegrasikan dialog tersebut ke
window utama Writer.
Bukalah
dialog
Styles and Formatting dengan klik pada
menu Format | Styles
and Formatting, atau
dengan menekan tombol F11.
1
Pada area kosong
di toolbar dialog
tersebut (di antara kelompok tombol-tombol kiri dan kanan),
lakukanlah klik ganda
tombol kiri mouse
sambil menahan tombol Control keyboard,
(Ctrl + Klik ganda). Maka, Dialog Styles and Formatting
akan menyatu dengan window utama.
3
Lakukan langkah serupa untuk memisahkan Styles
and Formatting dari window utama.
2
www.infolinux.web.id
58_Workshop_08_ok.indd 59
Noprianto [[email protected]]
INFOLINUX 08/2009
59
08/07/2009 15:15:14
WORKSHOP PROGRAMMING
Membuat Dialog Peng-copy-an File
Di hampir semua desktop GUI modern, proses pengcopy-an file umumnya akan ditampilkan dalam dialog yang
cukup informatif. Dialog tersebut umumnya dilengkapi
dengan nama file yang sedang di-copy, progress bar, dan
perkiraan waktu selesai. Pada “Workshop” ini, kita juga
akan membuat satu yang sederhana: dialog peng-copy-an
file dengan progress bar dan tombol Cancel.
self.btn_cancel = gtk.Button(stock=gtk.STOCK_
CANCEL)
self.btn_cancel.connect(‘clicked’, self.cancel_
copy)
self.lbl_stat = gtk.Label()
self.lbl_stat.set_alignment(0, 0.5)
#
self.vbox = gtk.VBox()
Pertama-tama, siapkan dulu sebuah file sumber berukuran cukup besar agar proses peng-copy-an bisa kita
nikmati. Simpan file tersebut sebagai /tmp/src. File tersebut nantinya akan di-copy ke /tmp/dst. Nama file sumber
dan tujuan memang telah kita tentukan terlebih dahulu.
1
self.vbox.pack_start(self.lbl_info, padding=4,
expand=False)
self.vbox.pack_start(self.progress, padding=4,
expand=True)
self.vbox.pack_start(self.btn_cancel, padding=4,
expand=False)
Berikut adalah source code filecopy.py. Anda bisa
menyimpannya di tempat yang Anda inginkan (tidak
harus di /tmp).
2
#!/usr/bin/env python
self.vbox.pack_start(self.lbl_stat, padding=4,
expand=False)
#
self.win.add(self.vbox)
self.win.show_all()
#
#
#Simple File Copy
self.file_copy()
#with progress indicator
#and cancel button
#
def cancel_copy(self, widget):
self.copy = False
#without error checking
#
def file_copy(self):
#(c) Noprianto, 2009
src_size = os.path.getsize(self.file_src)
#
frac = 0
frac_add = self.bufsize/float(src_size)
import os
#
import gtk
f_src = open(self.file_src, ‘rb’)
f_dst = open(self.file_dst, ‘wb’)
class Main:
#
def __init__(self):
while 1:
self.win = gtk.Window()
buf = f_src.read(self.bufsize)
self.win.set_title(‘Simple File Copy’)
if not buf or not self.copy:
self.win.set_size_request(320, 160)
if not self.copy:
self.win.connect(‘destroy’, gtk.main_quit)
self.lbl_stat.set_text(‘Cancelled’)
#
f_dst.close()
self.bufsize = 4096
os.unlink(self.file_dst)
self.copy = True
else:
#
self.lbl_stat.set_text(‘Done’)
self.file_src = ‘/tmp/src’
self.btn_cancel.set_sensitive(False)
self.file_dst = ‘/tmp/dst’
self.info = ‘Copying %s to %s...’ %(
self.file_src, self.file_dst)
break
#
f_dst.write(buf)
#
#
self.lbl_info = gtk.Label(self.info)
frac += frac_add
self.lbl_info.set_alignment(0, 0.5)
if frac >= 1.0:
self.progress = gtk.ProgressBar()
self.progress.set_fraction(0)
60
08/2009 INFOLINUX
58_Workshop_08_ok.indd 60
frac = 1
#
www.infolinux.web.id
08/07/2009 15:15:15
WORKSHOP PROGRAMMING
while gtk.events_pending():
kin telah di-copy secara parsial juga akan dihapus.
self.btn_cancel.connect(‘clicked’, self.cancel_copy)
gtk.main_iteration()
self.progress.set_fraction(frac)
...
def cancel_copy(self, widget):
self.progress.set_text(‘%.0f%%’ %(100*frac))
self.copy = False
#
f_src.close()
...
while 1:
if f_dst:
buf = f_src.read(self.bufsize)
f_dst.close()
if not buf or not self.copy:
if not self.copy:
if __name__ == ‘__main__’:
app = Main()
self.lbl_stat.set_text(‘Cancelled’)
gtk.main()
f_dst.close()
os.unlink(self.file_dst)
Berikanlah perintah berikut ini untuk menjalankan program. Begitu dijalankan, proses peng-copy-an akan langsung dilakukan. Apabila masih sempat, Anda dapat klik
pada tombol Cancel untuk membatalkan peng-copy-an.
3
$ python filecopy.py
Untuk menghitung persentase, pertama-tama, kita
dapatkan ukuran file dengan os.path.getsize(). Setelah
itu, kita dapatkan penambahan nilai fraction progress
bar (antara 0 dan 1) setiap kali kita membaca dan menulis (sesuai ukuran bufsize). Barulah, dalam perulangan,
kita terus menambahkan nilai fraction dan mengaturnya
ke progressbar. Pastikan juga apabila nilai fraction telah
mencapai lebih dari 1 (sekecil apapun kelebihannya), kita
kembalikan ke 1.
src_size = os.path.getsize(self.file_src)
frac = 0
frac_add = self.bufsize/float(src_size)
...
...
while 1:
...
frac += frac_add
if frac >= 1.0:
Setelah melakukan sejumlah pembahasan di atas, berikut penjelasan source code filecopy.py.
Perhatikanlah variabel bufsize dan copy berikut.
4
frac = 1
#
...
self.bufsize = 4096
self.progress.set_fraction(frac)
self.copy = True
Yang pertama akan menentukan ukuran buffer. Artinya, dalam proses peng-copy-an, kita akan membaca seberapa banyak data dari file sumber dan menuliskan seberapa banyak data ke file tujuan. Semakin besar nilainya,
semakin cepat file dapat di-copy, dengan catatan, sistem
Anda memiliki resource yang cukup. Cobalah mengganti
nilai bufsize ke 1024000.
while 1:
buf = f_src.read(self.bufsize)
while 1:
...
while gtk.events_pending():
gtk.main_iteration()
...
Jangan lupa tutup file yang terbuka:
f_src.close()
if f_dst:
...
f_dst.write(buf)
Yang kedua adalah nilai yang menentukan apakah
proses peng-copy-an file masih akan dilakukan atau tidak. Ini berguna dalam pembatalan peng-copy-an. Jangan
lupa bahwa kita membaca dan menulis sebanyak bufsize.
Ukuran file sumber bisa saja puluhan atau ratusan kali
bufsize. Apabila di tengah-tengah proses baca tulis kita
menemukan copy telah diset ke False, maka kita tidak
lagi melanjutkan peng-copy-an. File tujuan yang mung-
www.infolinux.web.id
58_Workshop_08_ok.indd 61
self.progress.set_text(‘%.0f%%’ %(100*frac))
Agar proses bar dapat berjalan dengan mulus (event
yang pending dikerjakan):
f_dst.close()
Perhatikan bahwa di sini kita tidak melakukan berbagai pemeriksaan yang penting dalam proses pengcopy-an file. Apakah file sumber ditemukan dan bisa dibaca? Apakah kita bisa menulis ke file tujuan? Apakah
file tujuan telah ditemukan? Apakah memory free mencukupi agar kita bisa memainkan ukuran buffer? Dan lain
sebagainya. Selamat mengembangkan!
Noprianto [[email protected]]
INFOLINUX 08/2009
61
08/07/2009 15:15:16
WORKSHOP DISTRO
Belajar Sambil Bermain dengan GCompris
Anda butuh program untuk pendidikan mulai dari usia dini
hingga sekolah dasar? GCompris jawabannya. Mudah digunakan dan menyenangkan untuk anak Indonesia karena
tersedia teks dan suara dalam bahasa Indonesia. Cara
instalasi dan konfigurasinya juga mudah.
GCompris (http://gcompris.net) adalah program permainan untuk pendidikan anak dengan berbagai kegiatan belajar sambil bermain. Ada lebih dari 100 kegiatan, mulai
dari mengenal komputer, matematika, ilmu pengetahuan
alam, geografi, membaca dan menulis, menggambar, dan
lain-lain. Targetnya untuk anak-anak usia 2 hingga 10
tahun. Bentuk GCompris seperti permainan papan yang
interaktif, dengan gambar bergerak dan suara. Pembuat
GCompris memanfaatkan beberapa program
lain,
misalnya
tuxpaint untuk
belajar
menggambar, gnucap
untuk
belajar
rangkaian listrik,
dan gnuchess untuk belajar olah
raga catur.
GCompris dibuat dengan tujuan menjadi software pendidikan atau edutainment yang bebas di-copy, digunakan,
dimodifikasi atau dikembangkan, dan disebarluaskan,
karena GCompris berlisensi GPL (GNU General Public
License) atau free software. Konsep program ini adalah
kemudahan untuk digunakan oleh anak-anak dengan
berbagai tingkat usia dan pendidikan. Cukup dengan klik
gambar akan membawa anak ke kegiatan atau menu dari
kumpulan kegiatan.
Menjalankan GCompris
Ada dua program yang berhubungan dengan GCompris,
yakni program administrasi kelas GCompris dan program
GCompris itu sendiri. “Workshop” ini hanya membahas
cara menjalankan GCompris dan mengonfigurasi tampilan serta pilihan bahasa untuk teks dan suara.
GCompris telah tersedia dalam CD Edubuntu Add-On
yang disertakan pada DVD InfoLINUX 08/2009 dalam
bentuk file ISO. Anda dapat membakar file ISO itu ke CD
lalu menambahkannya melalui program Synaptic Package
Manager, atau dengan cara yang dijelaskan pada artikel
lain dalam edisi ini. Pilih paket GCompris dan paket-paket yang terkait, termasuk gcompris-sound-id jika ingin
menggunakan suara dalam bahasa Indonesia.
Setelah GCompris terinstal pada distro Ubuntu 9.04
1
62
08/2009 INFOLINUX
58_Workshop_08_ok.indd 62
9.04
atau turunannya, Anda dapat menjalankan melalui menu
Applications | Education | Educational suite GCompris.
Jika tidak ada respon, kemungkinan ada paket penting
yang belum terinstal, misalnya python-numeric. Gunakan Synpatic atau jalankan perintah di program terminal:
“sudo apt-get install python-numeric”. Lalu jalankan
ulang GCompris.
Mengonfigurasi dan Memainkan GCompris
Jika saat menginstal Ubuntu belum memilih bahasa
Indonesia, GCompris pertama dijalankan menggunakan
bahasa Inggris dengan tampilan berukuran 800x600 dan
tidak layar penuh (full screen). Untuk mengubah konfigurasi itu, klik gambar perkakas (obeng dan tang) di layar
bawah nomor tiga dari kiri.
Dalam menu konfigurasi paling atas tertulis nama bahasa. Klik panah kanan atau kiri untuk menemukan pilihan Indonesian. Jika pada pilihan Indonesian terdapat
tanda silang, artinya komputer belum diset menggunakan
bahasa Indonesia
atau paket gcompris-sound-id belum terinstal. Cara
menginstal paket
itu dapat menggunakan Synaptic
atau menjalankan
perintah
“sudo
apt-get
install
gcompris-soundid” di terminal.
2
Catatan:
Menu bahasa GCompris tidak akan mengubah teks jika
Anda tidak mengubah bahasa yang digunakan desktop
Linux. Ada beberapa langkah untuk menginstal dan memilih bahasa dari English (United States) ke Indonesian.
Untuk mengatur sistem desktop Linux agar menggunakan bahasa Indonesia, klik System | Administration
| Language support.
Klik Install / Remove Language, maka akan ada
tawaran menginstal beberapa paket. Pastikan Anda
www.infolinux.web.id
08/07/2009 15:15:16
WORKSHOP DISTRO
terhubung ke Internet atau telah Ubuntu dikonfigurasi
menggunakan repository dari CD/DVD. Ikuti langkah
selanjutnya untuk menambahkan dukungan bahasa
Indonesia.
Setelah semua paket bahasa Indonesia terinstal, ubah
bahasa dengan memilih Bahasa Indonesia.
Pengubahan bahasa akan mempengaruhi perubahan
nama menu dan folder jika Anda menyetujuinya. Jika
tidak setuju, berarti mempertahankan nama-nama
folder dalam bahasa Inggris.
Untuk melihat hasil pengubahan ini, Anda harus logout dan login kembali.
Menu kedua konfigurasi GCompris adalah untuk mengatur tampilan layar penuh (full screen). Menu ketiga untuk
mengatur ukuran resolusi window, misalnya 800x600
atau 1024x768. Menu keempat untuk mengaktifkan musik
latar belakang, kelima untuk efek suara, keenam mengatur waktu (timer), dan ketujuh untuk mengubah skin atau
pilihan warna dan gambar ikon. Klik OK untuk kembali
ke menu utama.
Sekarang Anda dapat mencoba memainkan GCompris.
Setiap jawaban yang benar akan ditandai dengan gambar
berbentuk wajah tersenyum (bibir melengkung menghadap ke atas) dan suara yang menunjukan pujian, seperti
“Hebat!” Jika jawaban salah, akan ditandai dengan wajah
sedih (bibir melengkung menghadap ke bawah) dan suara
yang menunjukkan kekecewaan, seperti “Ya, salah.”
Jenis Kegiatan Belajar dalam GCompris
Setiap kegiatan memiliki tingkatan berdasarkan usia
anak, yang ditandai dengan gambar bintang di sebelah
gambar/
icon kegiatan.
Satu
bintang
(berwarna
kuning) berarti untuk
anak usia
2 hingga 4
tahun, dua
bintang
(kuning dan
3
www.infolinux.web.id
58_Workshop_08_ok.indd 63
hijau) untuk usia 5 hingga 6 tahun, dan tiga bintang (kuning, hijau, dan merah) untuk usia 7 hingga 10 tahun.
Ikon yang tidak diberi bintang, artinya subkelompok
yang berisi kumpulan dari beberapa kegiatan.
Secara garis besar, ada delapan kelompok kegiatan
atau menu utama GCompris. Berikut ini penjelasan masing-masing menu utama yang ditandai dengan gambar
binatang dan jenis kegiatannya, mulai dari gambar paling
atas:
Huruf ABC: kelompok kegiatan membaca, mulai dari
mengenal huruf, kata, dan menyusun kalimat dalam
bahasa Indonesia atau bahasa yang Anda pilih, misalnya Inggris.
Tiga roda: kelompok kegiatan mengenal lingkungan,
yang meliputi pengenalan benda-benda, kota-kota di
dunia, waktu, warna, suara (latihan musik), dan lainlain.
Enam koin hitam dan putih: kelompok kegiatan permainan dan olah raga otak yang berbasis papan, misalnya bermain catur dengan program gnuchess, congklak, dan lain-lain.
Dua gambar puzzles: kelompok kegiatan aneka ragam
teka-teki, seperti memindahkan dan menyusun gambar, dan lain-lain.
Sebuah bola: kelompok kegiatan menggambar dengan
program tuxpaint, bermain bola, dan lain-lain.
Keyboard dan mouse: kelompok kegiatan menggunakan komputer dengan keyboard dan mouse.
Angka 123: kelompok kegiatan matematika, seperti
berhitung atau aljabar, geometri, dan lain-lain.
Tabung kimia: kelompok kegiatan ilmu pengetahuan
alam, misalnya latihan terjun dengan memperkirakan
kecepatan angin dan ketinggian, rangkaian listrik, dan
lain-lain.
Sebagian besar kegiatan juga memiliki tingkat kesulitan, yang ditandai dengan jumlah titik pada gambar dadu
(kotak kecil) di bagian bawah. Misalnya pada kegiatan
permainan tentang waktu dan jam tangan yang ada dalam
kelompok kegiatan mengenal lingkungan (gambar tiga
roda) subkelompok pertama. GCompris meminta anak
untuk mengatur
jam
tangan agar
menunjukkan pukul
tertentu. Ketika tingkat
kesulitan
bertambah,
informasi
yang ada di
jam semakin
sedikit.
Rusmanto [[email protected]]
INFOLINUX 08/2009
63
08/07/2009 15:15:17
KUIS INFOLINUX
www.nexusproducts.com
Ingin mendapatkan
hadiah berupa HDD
Enclosure dari Nexus?
Nexus menyediakan
10 buah HDD
Enclosure untuk 10
orang pemenang.
Baca keterangannya
di bawah ini.
Caranya:
Di antara susunan huruf dalam kotak di atas, tersembunyi beberapa nama aplikasi di Linux. Arah tulisan bisa berupa horizontal, vertikal,
maupun diagonal, dengan arah membaca bisa dari kiri ke kanan, kanan ke kiri, atas ke bawah, atau bawah ke atas.
Termasuk kategori aplikasi apakah beragam aplikasi yang tersembunyi pada gambar di atas?
A. Backup
B. Pendidikan
C. Virtualisasi
Kirimkan jawaban Anda melalui SMS (Short Message Service) dengan format: LINUX<spasi>08<spasi>[Jawaban A/B/C]<spasi>Nama
Contohnya: LINUX 08 A Budi Santosa
Kirim jawaban tersebut melalui SMS ke 7669 (tarif Rp2000++/SMS berlaku untuk semua operator).
Atau melalui kartu pos, yang dilengkapi kupon kuis yang terdapat di halaman ini, ke Kuis InfoLINUX, Jl. Kramat IV No. 11 Jakarta 10430.
SMS atau Kartu Pos diterima paling lambat 24 Agustus 2009. Daftar pemenang akan kami umumkan pada InfoLINUX No. 10/2009.
Para pemenang harap menghubungi Sekretariat Redaksi InfoLINUX melalui telepon (021) 315-3731 ext. 127 atau e-mail ke [email protected]
co.id untuk verifikasi (tanpa verifikasi dan pengambilan hadiah hingga dua bulan semenjak pengumuman ini, hadiah dinyatakan hangus). Setelah
verifikasi berhasil, pemenang yang berdomisili di Jabodetabek bisa mengambil hadiah di kantor Redaksi InfoLINUX setiap hari/jam kerja, SeninJumat, 9.30-16.30 WIB, dengan menyerahkan identitas diri yang masih berlaku. Hadiah bagi pemenang di luar Jabodetabek akan dikirim via pos
08/2009
(ongkos ditanggung pemenang). InfoLINUX tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan hadiah yang terjadi selama pengiriman.
64
Pemenang Kuis InfoLINUX Edisi 06/2009
Jawaban Edisi 06/2009: B. Virtualisasi
10 Pemenang HDD Enclosure dari Nexus
1.
2.
3.
4.
5.
Soentjoko
Alkhanif
Maria Michaella Magdalena
Bonnie Kurniawan
Gatot Kriswanto
08/2009 INFOLINUX
64_Kuis_08 edit RF.indd 64
www.nexusproducts.com
08155559xxx
081391782xxx
081927278xxx
081804933xxx
085648385xxx
6.
7.
8.
9.
10.
Kun Nursyaiful
Djajadisurja T
Herman Yosef
Bayu Priyambadha
Radyan Aprianto
081349782xxx
085361090xxx
081548500xxx
081334748xxx
081931793xxx
www.infolinux.web.id
08/07/2009 15:16:59
Berlangganan Hemat
Hubungi:
Telp: (021) 31904075
Fax: (021) 3908883
e-mail: [email protected]
FORMULIR BERLANGGANAN
DATA PRIBADI
(Pilih dengan tanda dan isi dengan huruf kapital)
Saya ingin berlangganan majalah InfoLINUX:
NO. WILAYAH
PAKET
LANGGANAN
HARGA
LANGGANAN
1.
Jabodetabek
6 Bulan (6 Edisi)
1 Tahun (12 Edisi)
Rp180.000
Rp360.000
2.
Pulau Jawa
(Jateng, Jabar, Jatim)
6 Bulan (6 Edisi)
1 Tahun (12 Edisi)
Rp222.000
Rp432.000
3.
Bali/Sumbar
1 Tahun (12 Edisi)
Rp480.000
4.
Sumut/Kalimantan
1 Tahun (12 Edisi)
Rp504.000
5.
Sulawesi
1 Tahun (12 Edisi)
Rp552.000
6.
Maluku, NTT dan Indonesia Timur
1 Tahun (12 Edisi)
Rp576.000
Nama Lengkap:
Alamat:
Fax:
Cara Pembayaran:
Transfer ke BCA Cabang Raden Saleh
a/n PT DIAN PASIFIK KOMUNIKASI UTAMA
No. Rekening 634 018 0079
Bukti transfer & formulir ini
harap di-fax ke (021) 3908883
Tanggal :
----------------------------------------------------------------------
Up. Bagian Langganan
Tanda Tangan :
langganan linux_08.indd 1
LUAR JAWA Medan: Pustaka Obor
061-4145622 • Pekanbaru: Jack 076127706 • Padang: Taman Bacaan 075135150 • Palembang: TB Sriwijaya 0711320679 • Jambi: Gloria 0741-23360,
Elieson 0741-24424 • Bengkulu: TB
Zaldy 0736-24291 • Pangkal Pinang:
Supermini 0717-423973, Idris Hadi 0717424547 • Tanjungkarang: Tohoma 0721261839, Intisari 0721-64026 • Pontianak:
Angkasajaya 0561-734689, Ridho 0561775843 • Balikpapan: TBTerang 0542421301, Antra 0542-396003 • Samarinda:
Aziz 0541-260235, A.Terang 0541-741768
• Banjarmasin: Naprin Budhi 0511-65475
• Palangakaraya: Fathir 0536-28317 •
Makasar: Telly 0411-321795, IndahJaya
0411-330707 • Kendari: TB Ade 040121613 • Palu: Ramedia 0451-421218,
Masrun 0451-423805 • Manado: Lok
Book Store 0431-852734 • Denpasar:
Corsica 0361-226358, TB Anna 0361427594, Gunung Agung dan Gramedia •
Mataram: Titian 0370-622188 • Kupang:
Rapi 0380-832033
PULAU JAWA
Cilegon: Torpedo
Agc 0254-391460 • Serang: Estica Agc
0254-202292 • Bandung: Alphabet Agc
022-6006000, Gunaraya 022-4232513,
Wahyudin Agc 022-6011414 • Garut:
Monita Agc 0262-23479 • Tasikmalaya:
Nasuha 0265-334064 • Indra mayu:
Kompas Agc 0234-484032 • Cirebon:
Cirebon Agc 0231-203376 • Tegal: Tegal
News Agc 0283-356138 • Pekalongan:
TB Rajamurah 285- 424463, Fajar Agc
0285-431466 • Semarang: Erlangga Agc
024 -8313405, Hartono Agc 024-3545301,
Adila Agc 024-3560615, Hariani Agc 0243541832, TB Prasojo 024-569561 • Solo:
TB ABC 0271-644345, Sendang Mulia Agc
0271-633751 • Yogyakarta: Hidup Agc
0274-587921-Lamhaba 0274-541808,
Togamas, dan Gramedia • Magelang: TB
Larista 0293-368060 • Purwokerto: TB
ABC 0281-638344, SHS Agc 0281-622485
• Surabaya: Kantor Perwakilan 0318291511, Gunung Agung dan Gramedia •
Malang: Yahya Oentoeng 0341-3410105
• Kediri: TB Alief 0354-684211 • Jember:
TB Amanah, Gunung Agung
TOKO BUKU JABOTABEK
Kode Pos:
Telepon:
Mobile/E-mail:
Mulai berlangganan Edisi:
MAKIN DEKAT
DENGAN ANDA
-----------------------------------------------
Maruzen: Blok M 7268334, Sultan
Agung 8307641 • Kharisma: Cijantung
87793375, Cinere 7534125, Cilandak
78840163, Taman Anggrek 5639343,
Puri 5822629, Pamulang 7445019
Kalimalang 8601887, Klender 86605956
• Gramedia: Matraman 8581763, Pondok
Indah 7506997, Pintu Air 3843800,
Melawai 7203445, Gajahmada 2601234,
Citraland 5606363, Pluit 6683620, Cinere
7540663, Bekasi 8840401, Bogor 0251356341 • Gunung Agung: Pondok Indah
7506901, Taman Anggrek 5639045,
Citraland 5681512, Kwitang 3102004,
Blok M 7209344, Arion 7413078, Atrium
3867831, Lokasari 6254730, Bogor 0251326876 • News Stand Niaga Tower
2505250 • Time PI 330434 • Newstand
WTC Sudirman 5211216, Mandarin
5678888 • Trio 7982331 • JBC Kalibata
7970350 • CabangTB Utama
7/9/2009 9:46:46 AM
InfoLINUX 09/2009
EDISI MENDATANG
Terbit
20 Agustus 2009
RAMADHAN
BERSAMA
LINUX
NANTIKAN SABILY 9.04
Macro Python di OpenOffice.org
Direktori Informasi Terdistribusi
Membuat macro OpenOffice.org dengan skrip Python?
Kenapa tidak. Pada edisi mendatang, akan dibahas
cara pembuatan macro di OpenOffice.org dengan menggunakan skrip Python.
Dengan menggunakan fitur referral yang terdapat di
openLDAP, Anda dapat dengan mudah mendistribusikan pengelolaan direktori informasi ke beberapa server
LDAP yang lain.
File Server Berbasis OpenVZ
Akses Fungsi via Web Interface
OpenVZ banyak digunakan sebagai software virtualisasi
oleh penyedia layanan virtual server. Dengan OpenVZ,
Anda juga dapat membuat layanan file server dengan
Samba di dalam guest OS OpenVZ.
Terkadang, terdapat kondisi di mana beberapa bahasa
pemrograman digunakan oleh sekelompok programer.
Pada kondisi ini, Anda dapat membuat aplikasi yang
dapat mengakses fungsi via halaman web.
Topik-topik pada edisi mendatang masih mungkin berubah.
66
08/2009 INFOLINUX
66_Next Issue_08_EDIT_RF.indd 66
www.infolinux.web.id
08/07/2009 15:18:34
Membangun
Aplikasi SMS
Gateway di Linux
Pelajari teknikteknik mengirim
dan menerima
SMS dengan
HP, dengan
mempergunakan
Linux. Dengan
demikian, Anda
dapat membuat
aplikasi SMS Gateway.
+1 CD
Rp35.000
Panduan
Praktis
Membangun Server Mail,
Qmail, dan
Squirrelmail
Bagi yang ingin mengetahui cara menginstal dan
mengonfigurasi server email Qmail, dan webmail
Squirrelmail, Anda harus
membeli buku ini!
+1 CD
Rp35.000
Desain 3D,
Optimalisasi Fitur
Photoshop
CS2
Kuasai
teknikteknik
membuat objek desain
3D, dengan menggunakan aplikasi Photoshop
CS2. Pelajari buku ini,
dan Anda akan dapat
membuat desain 3D.
+1 CD
Rp40.000
PHP 5 dan
MySQL 4, Proyek
Membuat Blog
Banyaknya
orang-orang
yang keranjingan
membuat blog
pribadi, tentunya
membutuhkan skill
khusus untuk itu.
Dengan membaca
buku ini, Anda dapat
memanfaatkannya
untuk membuat blog sendiri.
+1 CD
Mandriva
Linux 2006
Gunakan
distro
Mandriva
Linux 2006,
dalam
aktivitas
sehari-hari di kantor,
penggunaan Internet dan
multimedia di warnet,
kegiatan pendidikan,
maupun untuk di rumah.
+3 CD
Rp40.000
Desain 3D,
Optimalisasi Fitur
Corel Draw
12
Praktikkan
membuat
objek 3D,
dengan menggunakan
software vektor 2D. Pahami materi buku ini, dan
Anda akan mengetahui
wawasan baru tentang
desain grafis.
+1 CD
Rp40.000
Rp30.000
Fedora
Core 5
Sebuah
alternatif
distro linux,
yang dapat
dipilih
sebagai aplikasi komputer desktop
yang lengkap. Distro ini
pun dapat dikonfigurasikan sebagai server
jaringan.
+1 DVD
Rp45.000
Teknik
Seleksi
Foto
Dengan
Photoshop
CS2, Seri 1
Buku ini
mengulas teknik-teknik dasar
menyeleksi objek, dengan
menggunakan beragam
tool di Photoshop CS2.
Modal awal yang bermanfaat, untuk menghasilkan
desain yang menarik.
+1 CD
Rp35.000
Edubuntu,
Pedoman Praktis
Linux Untuk
Pendidikan
Dapatkan satusatunya buku yang
mengulas tentang
distro linux untuk
pendidikan. Dengan
menggunakan distro
Edubuntu, akan
mempermudah
proses ajarmengajar dalam dunia pendidikan.
+1 CD
Rp40.000
Panduan
Praktis
Debian
GNU/Linux
3.1
Setelah
membaca
buku ini,
diharapkan Anda bisa
bekerja dengan sistem
Debian GNU/Linux, sesuai dengan kebutuhan.
+1 CD
Rp45.000
Teknik
Seleksi
Foto
Dengan
Photoshop
CS2, Seri 2
Pertajam
kemampuan Anda dalam menyeleksi image, untuk membuat objek yang lebih
detail, dan lebih kompleks
lagi.
+1 CD
Rp35.000
Menguasai
PowerPoint 2003
Ungkap
tip dan trik
menguasai
aplikasi
ini, untuk
membuat presentasi
yang menarik, efektif, dan
efisien.Temukan rahasianya, dengan membaca
buku ini.
+1 CD
Rp35.000
HTML 4
Blackbox,
Membuka
Keajaiban
HTML 4
Raih
keajaiban
dari HTML
4, sehingga Anda dapat
menguasai struktur
HTML, bagian tubuh
HTML, dan sekilas
mengenai aplikasi editor
kode HTML dan browser.
+1 CD
Rp45.000
Informasi & Pesanan Langsung, hubungi :
Prima DR, Unit Layanan Langsung Jl. Ketapang Utara I No.17 Jakarta 11140, Indonesia
Telp : 021 – 6333507, SMS : 021- 70769466, Fax : 021 – 6336788 E-mail : [email protected]
1. Untuk wilayah JABODETABEK (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), nilai pesanan Rp. 100.000,-, mendapatkan diskon 10%.
2. Setiap pemesanan disesuaikan dengan tarif kurir.
3. Untuk wilayah JABODETABEK, PEMBAYARAN DAPAT DILAKUKAN secara TUNAI DI TEMPAT. Untuk wilayah di luar JABODETABEK, PEMBAYARAN DILAKUKAN dengan TRANSFER
via BANK BCA CAPEM KALIMALANG 1, atas nama : PT PUSTAKA PRIMA NUSANTARA, No. Rek: 164 300 54 45. Bukti transfer di-fax ke : 021 - 6336788.
iklan buku (IL0120603).indd 3
1/8/2009 1:23:02 PM
v-gen linux (IL0010103).indd 1
1/8/2009 8:39:53 AM
Was this manual useful for you? yes no
Thank you for your participation!

* Your assessment is very important for improving the work of artificial intelligence, which forms the content of this project

Download PDF

advertisement