Nikon | D500 | Nikon D500 Manual bagi Pengguna

Nikon D500 Manual bagi Pengguna
Manual ini tidak boleh direproduksi dalam bentuk apa pun, baik secara
keseluruhan atau sebagian saja (kecuali untuk kutipan singkat pada
artikel atau kajian penting), tanpa izin tertulis dari
NIKON CORPORATION.
KAMERA DIGITAL
Manual bagi Pengguna
Dicetak di Singapura
Id
SB6F02(1V)
6MB3441V-02
• Baca buku petunjuk ini secara seksama sebelum
menggunakan kamera.
• Untuk memastikan penggunaan kamera yang benar,
pastikan untuk membaca “Demi Keselamatan Anda”
(halaman xiii).
• Setelah membaca buku petunjuk ini, simpanlah di
tempat yang mudah dicapai sebagai rujukan di waktu
mendatang.
Id
Your images. The world. Connected
Selamat datang di SnapBridge — keluarga layanan baru dari Nikon guna
memperkaya pengalaman citra Anda. SnapBridge menghapus
rintangan antara kamera Anda dan perangkat pintar kompatibel, melalui
kombinasi teknologi rendah energy Bluetooth® (BLE) dan sebuah app
khusus. Cerita yang Anda tangkap dengan kamera dan lensa Nikon Anda
secara otomatis ditransfer ke perangkat seiring pengambilan. Cerita ini
bahkan dapat dengan mudah diupload ke layanan penyimpanan cloud
service, yang mengundang akses ke seluruh perangkat Anda. Anda
dapat membagi kegembiraan Anda, kapanpun dan di manapun Anda
inginkan.
Download app SnapBridge untuk memulai!
Manfaatkan kelebihan dari kenyamanan yang
luas dan beragam dengan mendownload app
SnapBridge ke perangkat pintar Anda
sekarang. Melalui beberapa langkah mudah,
app ini menghubungkan kamera Nikon Anda
dengan iPhone®, iPad® dan/atau iPod touch®
kompatibel atau perangkat pintar yang
menjalankan sistem operasi Android™.
SnapBridge disediakan gratis dari Apple
App Store®, di Google Play™, dan dari situs
web berikut ini:
http://snapbridge.nikon.com
Untuk informasi terbaru mengenai SnapBridge, kunjungilah situs web Nikon
bagi wilayah Anda (0 xxi).
D500 Model Name: N1501
Pengalaman citra menarik yang ditawarkan oleh
SnapBridge…
Transfer gambar otomatis dari kamera ke perangkat
pintar, berkat hubungan konstan antara dua
perangkat — yang menjadikan berbagi foto online
lebih mudah dari yang pernah ada
Unggah foto dan gambar kecil ke layanan cloud
NIKON IMAGE SPACE
Berbagai layanan yang memperkaya hidup pencitraan Anda,
termasuk:
• Kontrol kamera jarak jauh
• Pencetakan hingga dua buah informasi
penghargaan (mis. hak cipta, komentar, teks
dan logo) pada gambar
• Update otomatis pada info tanggal dan
waktu kamera serta info lokasi
• Menerima update firmware kamera
i
Untuk memperoleh manfaat sepenuhnya dari kamera Anda,
mohon pastikan untuk membaca seluruh petunjuk dengan
seksama dan menyimpannya di tempat di mana siapapun
pengguna produk ini dapat membacanya.
Panduan Menu
Untuk informasi tentang opsi menu dan topik seperti bagaimana
menghubungkan kamera ke printer atau televisi, download Panduan
Menu kamera dari situs web Nikon seperti tercantum di bawah. Panduan
Menu ini ada dalam format pdf dan dapat ditinjau menggunakan Adobe
Reader atau Adobe Acrobat Reader.
1 Pada komputer Anda, luncurkan peramban web dan buka situs
download buku petunjuk Nikon di
http://downloadcenter.nikonimglib.com/
2 Arahkan ke halaman produk yang diinginkan dan download buku
petunjuknya.
Nikon Manual Viewer 2
Instal app Nikon Manual Viewer 2 pada ponsel pintar atau
tablet Anda guna meninjau buku petunjuk kamera digital
Nikon, kapan saja dan di mana saja Anda berada. Nikon
Manual Viewer 2 dapat didownload gratis dari App Store dan
pada Google Play. Download dari app dan buku petunjuk
produk apapun memerlukan koneksi Internet, dimana
biayanya akan dibebankan oleh penyedia jasa telepon atau
layanan Internet Anda.
A Demi Keselamatan Anda
Sebelum menggunakan kamera untuk pertama kalinya, bacalah
petunjuk keselamatan dalam “Demi Keselamatan Anda” (0 xiii–xvi).
ii
Simbol dan Konvensi
Untuk mempermudah menemukan informasi yang Anda perlukan,
simbol dan konvensi berikut ini digunakan:
D
Ikon ini menandakan waspada; informasi yang sebaiknya
dibaca sebelum penggunaan untuk mencegah kerusakan
pada kamera.
A
Ikon ini menandakan catatan; informasi yang sebaiknya
dibaca sebelum menggunakan kamera.
0
Ikon ini menandakan rujukan ke halaman lain dalam buku
petunjuk ini.
Item menu, opsi, dan pesan yang ditampilkan di monitor kamera
ditampilkan dengan penebalan.
Pengaturan Kamera
Penjelasan dalam buku petunjuk ini menganggap bahwa pengaturan
default yang digunakan.
Dukungan Pengguna Nikon
Apabila Anda membutuhkan bantuan teknis apapun dalam
mengoperasikan produk Nikon Anda, silakan hubungi salah satu
perwakilan Nikon. Untuk informasi tentang perwakilan Nikon di daerah
Anda, silakan kunjungi http://www.nikon-asia.com/support.
iii
Isi Paket
Pastikan semua item tercantum di sini disertakan bersama
kamera Anda.
Tutup badan BF-1B (0 18, 335)
Kamera digital D500
(0 1)
Baterai Li-ion isi ulang EN-EL15 dengan penutup terminal
(0 13, 15)
Pengisi daya baterai MH-25a (disertai salah satu dari
adaptor dinding AC atau kabel daya dengan tipe dan
bentuk yang beragam menurut negara atau wilayah
penjualan; 0 13)
Klip kabel USB (USB Cable)
Klip kabel HDMI
Kabel USB (USB cable) UC-E22
Tali AN-DC17 (0 13)
Manual bagi Pengguna (buku
petunjuk ini)
Kartu Garansi
Pembeli opsi kit lensa sebaiknya memastikan bahwa paket ini
juga menyertakan lensa. Kartu memori dijual terpisah. Kamera
yang dibeli di Jepang menampilkan menu dan pesan hanya
dalam bahasa Inggris dan Jepang; bahasa lainnya tidak
didukung. Kami mohon maaf atas segala ketidaknyamanan
yang mungkin timbul.
iv
A Perangkat lunak ViewNX-i dan Capture NX-D
Gunakan ViewNX-i untuk menghaluskan foto atau untuk menyalin
gambar ke komputer untuk peninjauan. ViewNX-i tersedia untuk
didownload dari situs web berikut ini:
http://downloadcenter.nikonimglib.com/
Gunakan Capture NX-D untuk menghaluskan gambar yang telah
disalin ke komputer dan untuk mengkonversi gambar NEF (RAW) ke
format lainnya. Capture NX-D tersedia untuk didownload dari:
http://downloadcenter.nikonimglib.com/
Anda dapat juga mengunjungi situs web ini untuk informasi terbaru
tentang perangkat lunak Nikon, termasuk persyaratan sistem.
v
Daftar Isi
Isi Paket ......................................................................................... iv
Demi Keselamatan Anda ......................................................... xiii
Pemberitahuan......................................................................... xvii
Bluetooth dan Wi-Fi (LAN Nirkabel) ..................................... xxii
Pendahuluan
1
Mempelajari Kamera ................................................................... 1
Badan Kamera......................................................................................... 1
Panel Kontrol........................................................................................... 5
Tampilan Jendela Bidik........................................................................ 7
Menggunakan Monitor Tekuk .......................................................... 9
Menggunakan Layar Sentuh .......................................................... 11
Langkah-Langkah Pertama
Memasang Tali Kamera ....................................................................
Pengisian Daya Baterai .....................................................................
Masukkan Baterai dan Kartu Memori ..........................................
Pasang Lensa........................................................................................
Persiapan Kamera...............................................................................
Memfokus Jendela Bidik. .................................................................
Tutorial
Menu Kamera..............................................................................
Menggunakan Menu Kamera.........................................................
Fotografi Dasar dan Playback..................................................
Tingkat Daya Baterai dan Jumlah Sisa Bidikan.........................
Fotografi “Bidik-dan-Potret” ...........................................................
Meninjau Foto......................................................................................
vi
13
13
13
15
18
20
29
30
30
31
35
35
37
40
Fotografi Tinjauan Langsung
Fokus otomatis ....................................................................................
Fokus Manual .......................................................................................
Menggunakan Tombol i .................................................................
Tampilan Tinjauan Langsung.........................................................
Tampilan Informasi ............................................................................
Fotografi Sentuh (Rana Sentuh)....................................................
Film
Perekaman Film..........................................................................
Indeks......................................................................................................
Menggunakan Tombol i .................................................................
Tampilan Tinjauan Langsung.........................................................
Ukuran Frame, Kecepatan Frame, dan Kualitas Film .............
Tampilan Informasi ............................................................................
Potongan Film .....................................................................................
Mengambil Foto di Mode Film ......................................................
Film Berjeda ................................................................................
Meninjau Film .............................................................................
Mengedit Film.............................................................................
Memangkas Film.................................................................................
Menyimpan Bingkai Terpilih...........................................................
Opsi Perekaman Gambar
Area Gambar ...............................................................................
Kualitas Gambar .........................................................................
Ukuran Gambar ..........................................................................
Menggunakan Dua Kartu Memori ..........................................
43
47
49
50
53
54
55
58
58
63
64
66
68
69
70
71
74
80
82
82
86
88
88
91
94
96
vii
Fokus
97
Fokus Otomatis........................................................................... 97
Mode Fokus Otomatis .................................................................... 101
Mode Area-AF.................................................................................... 103
Pemilihan Titik Fokus...................................................................... 108
Kunci Fokus ........................................................................................ 111
Fokus Manual ........................................................................... 114
Mode Pelepas
116
Memilih Mode Pelepas ........................................................... 116
Mode Pewaktu Otomatis ....................................................... 119
Mode Cermin Naik................................................................... 121
Sensitivitas ISO
123
Penyesuaian Manual............................................................... 123
Kontrol Sensitivitas ISO Oto. ................................................. 125
Pencahayaan
128
Pengukuran .............................................................................. 128
Mode Pencahayaan................................................................. 130
P: Terprogram Otomatis................................................................. 132
S: Prioritas Rana Otomatis ............................................................. 133
A: Prioritas Bukaan Diafragma Otomatis .................................. 134
M: Manual ............................................................................................ 135
Pencahayaan Jangka Panjang (Mode M Saja) .................... 137
Kecepatan Rana dan Kunci Apertur..................................... 140
Kunci Pencahayaan Otomatis (AE)....................................... 141
Kompensasi Pencahayaan ..................................................... 143
Bracketing................................................................................. 146
viii
Keseimbangan Putih
159
Opsi Keseimbangan Putih ...................................................... 159
Penghalusan Keseimbangan Putih....................................... 163
Memilih Suhu Warna ............................................................... 166
Manual Pra-setel....................................................................... 169
Fotografi Jendela Bidik ................................................................... 170
Tinjauan Langsung (Keseimbangan Putih Titik).................... 174
Mengelola Pra-setel ......................................................................... 177
Pengayaan Gambar
180
Picture Control.......................................................................... 180
Memilih Picture Control ................................................................. 180
Mengubah Picture Control............................................................ 182
Mencipta Picture Control Kustom .............................................. 185
Memelihara Detil dalam Sorotan dan Bayangan............... 189
Active D-Lighting.............................................................................. 189
Jangkauan Dinamis Tinggi (HDR) ............................................... 191
Fotografi Lampu Kilat
196
Menggunakan Lampu Kilat.................................................... 196
Fotografi Lampu Kilat Pada-Kamera .................................... 199
Mode Lampu Kilat .................................................................... 201
Kompensasi Lampu Kilat ........................................................ 203
Kunci FV ..................................................................................... 205
Fotografi Lampu Kilat Jarak Jauh.......................................... 208
Persiapan ............................................................................................. 209
Mengambil Foto................................................................................ 214
Meninjau Info Lampu Kilat ..................................................... 222
ix
Opsi Pemotretan Lainnya
Tombol R .................................................................................
Tombol i ...................................................................................
Reset Dua-Tombol: Memulihkan Pengaturan Default .....
Reduksi Kedip...........................................................................
Pencahayaan-Multi .................................................................
Fotografi Pewaktu Interval....................................................
Lensa Non-CPU ........................................................................
Data Lokasi ...............................................................................
Lebih Lanjut tentang Playback
226
226
229
230
234
236
243
250
253
255
Meninjau Gambar.................................................................... 255
Playback Bingkai-Penuh ................................................................ 255
Playback Gambar Kecil................................................................... 255
Kontrol Playback............................................................................... 256
Menggunakan Layar Sentuh........................................................ 258
Tombol i............................................................................................. 260
Informasi Foto.......................................................................... 261
Menyimak Lebih Dekat: Zoom saat Playback .................... 271
Melindungi Foto dari Penghapusan .................................... 273
Memeringkat Gambar ............................................................ 274
Memilih Foto untuk Upload .................................................. 276
Memilih Foto Satuan....................................................................... 276
Memilih Sejumlah Foto.................................................................. 277
Menghapus Foto...................................................................... 278
Playback Bingkai Penuh dan Playback Gambar Kecil ......... 278
Menu Playback.................................................................................. 279
x
Daftar Menu
281
D Menu Playback: Mengelola Gambar............................... 281
C Menu Pemotretan Foto: Opsi Pemotretan .................... 283
1 Menu Perekaman Film: Opsi Perekaman Film ............... 288
A Pengaturan Kustom: Penghalusan Pengaturan
Kamera.................................................................................. 292
B Menu Persiapan: Persiapan Kamera.................................. 304
N Menu Ubah: Mencipta Salinan Ubah............................... 313
O Menu Saya/m Pengaturan Terbaru.................................. 315
Opsi Menu Ubah....................................................................... 316
Pemrosesan NEF (RAW) .................................................................. 316
Pangkas ................................................................................................ 318
Penumpangan Gambar.................................................................. 319
Catatan Teknis
322
Lensa Kompatibel .................................................................... 322
Sistem Pencahayaan Kreatif Nikon (CLS) ............................ 328
Aksesori Lainnya ...................................................................... 335
Merawat Kamera ...................................................................... 337
Penyimpanan ..................................................................................... 337
Pembersihan ...................................................................................... 337
Pembersihan Sensor Gambar....................................................... 338
Merawat Kamera dan Baterai: Waspada.............................. 345
xi
Pemecahan Masalah ............................................................... 350
Baterai/Layar...................................................................................... 350
Pemotretan......................................................................................... 351
Playback............................................................................................... 354
Bluetooth dan Wi-Fi (Jaringan Nirkabel).................................. 356
Lain-lain ............................................................................................... 356
Pesan Kesalahan ...................................................................... 357
Spesifikasi ................................................................................. 364
Lensa AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E ED VR ............ 377
Kartu Memori yang Disetujui ................................................ 387
Kapasitas Kartu Memori ......................................................... 389
Masa Pakai Baterai .................................................................. 392
Indeks ........................................................................................ 394
xii
Demi Keselamatan Anda
Untuk mencegah terjadinya kerusakan terhadap produk Nikon atau luka pada diri
Anda atau orang lain, bacalah peringatan keamanan berikut secara menyeluruh
sebelum menggunakan peralatan ini. Simpan petunjuk keselamatan ini sehingga
semua orang yang akan memakai produk ini dapat membacanya.
Konsekuensi dari kegagalan mematuhi peringatan yang tercantum di sini
ditunjukkan dengan simbol-simbol berikut ini:
Ikon ini menunjukkan peringatan. Untuk mencegah kemungkinan
cedera, baca semua peringatan sebelum menggunakan
A timbulnya
produk Nikon.
❚❚ PERINGATAN
A Jauhkan bingkai dari cahaya matahari
A Segera matikan produk apabila terjadi
Jauhkan bingkai dari cahaya
matahari saat memotret subjek yang
disinari dari belakang. Sinar surya
yang terfokus ke kamera saat
matahari berada di dekat bingkai
dapat menyebabkan gambar
terbakar.
A Jangan melihat ke arah matahari melalui
jendela bidik
Melihat ke arah matahari atau
sumber cahaya kuat lainnya melalui
jendela bidik dapat menyebabkan
hilangnya kemampuan melihat
secara permanen.
A Menggunakan kontrol penyesuaian
diopter jendela bidik
Saat mengoperasikan kontrol
penyesuaian diopter jendela bidik
dengan mata Anda pada jendela
bidik, perhatian sebaiknya diberikan
agar mata tidak tercolok oleh jari
Anda.
kegagalan fungsi mana pun
Apabila Anda melihat ada asap atau
bau asing muncul dari perangkat atau
adaptor AC (dijual terpisah), cabut
steker adaptor AC dan lepaskan baterai
dengan segera, sambil berhati-hati
agar tidak terbakar. Apabila Anda tetap
melanjutkan menggunakan produk,
ada kemungkinan mengakibatkan luka.
Setelah melepas baterai, bawalah
perlengkapan ke pusat layanan resmi
Nikon untuk diperiksa.
A Jangan gunakan kamera di daerah yang
mengandung gas yang mudah terbakar
Jangan gunakan peralatan elektronik
apabila terdapat gas yang mudah
terbakar, karena dapat menimbulkan
ledakan atau kebakaran.
A Jauhkan dari jangkauan anak-anak
Gagal mematuhi pencegahan ini
dapat menyebabkan cedera.
Ditambah lagi, catat bahwa onderdil
kecil merupakan sumber bahaya
tersedak. Apabila onderdil apapun
dari perangkat ini tertelan anak,
segera periksakan ke dokter.
xiii
xiv
A Jangan membongkar sendiri
A Perhatikan peringatan saat
Menyentuh bagian internal produk
dapat mengakibatkan luka. Apabila
terjadi kegagalan fungsi, produk
harus diperbaiki oleh teknisi
berpengalaman. Seandainya kamera
pecah karena jatuh atau kecelakaan
lain, lepaskan baterai dan/atau
adaptor AC, kemudian bawalah
produk ke pusat servis resmi Nikon
untuk diperiksa.
A Jangan mengalungkan tali kamera ke
leher anak kecil atau bayi
Menempatkan tali kamera ke leher
anak atau bayi dapat mengakibatkan
tercekik.
A Jangan terus bersentuhan dengan
kamera, baterai, atau pengisi daya untuk
jangka panjang sementara perangkat
hidup atau dalam penggunaan
Bagian-bagian dari perangkat akan
memanas. Membiarkan perangkat
bersentuhan langsung dengan kulit
untuk jangka panjang dapat
menyebabkan luka bakar ringan.
A Jangan tinggalkan produk di tempat di
mana ia akan terpapar pada suhu yang
teramat tinggi, seperti pada kendaraan
tertutup atau di bawah sinar matahari
langsung
Gagal mematuhi pencegahan ini
dapat menyebabkan kerusakan atau
api.
A Jangan mengarahkan lampu kilat ke
pengemudi kendaraan bermotor
Gagal mematuhi pencegahan ini
dapat menyebabkan kecelakaan.
mengoperasikan lampu kilat
• Menggunakan kamera beserta
lampu kilat dalam kontak dekat
dengan kulit atau objek lainnya
dapat menyebabkan luka bakar.
• Menggunakan lampu kilat dekat ke
mata subjek dapat menyebabkan
gangguan penglihatan sementara.
Lampu kilat sebaiknya berjarak
tidak kurang dari satu meter dari
subjeknya. Sebaiknya berikan
perhatian lebih saat memfoto bayi.
A Hindari kontak dengan kristal cair
Apabila monitor pecah, berhatihatilah agar tidak terkena luka akibat
pecahan kaca dan hindari kontak
kulit, mata, atau mulut dengan kristal
cair dari monitor.
A Jangan membawa tripod dengan lensa
atau kamera yang masih terpasang.
Anda dapat tersandung atau tak
sengaja menghantam orang lain, dan
menyebabkan cedera.
A Perhatikan peringatan dengan baik saat
menangani baterai
Baterai dapat bocor, kepanasan,
pecah, atau terbakar jika tidak
ditangani secara tepat. Patuhi
pencegahan berikut saat menangani
baterai untuk penggunaan dengan
produk ini:
• Gunakan hanya baterai yang telah
disetujui untuk digunakan dengan
perlengkapan ini.
• Jangan membuat hubungan arus
pendek atau membongkar baterai.
• Jangan paparkan baterai atau
kamera di mana ia dimasukkan
kepada guncangan fisik kuat.
• Pastikan produk dalam keadaan
mati sebelum mengganti baterai.
Apabila Anda menggunakan
adaptor AC, pastikan colokan steker
sudah dicabut.
• Jangan berusaha memasukkan
baterai dalam posisi terbalik.
• Jangan membuang baterai ke nyala
api atau ke sumber panas yang
berlebihan.
• Jangan mencelupkan baterai ke air.
• Pasang kembali penutup terminal
saat mengirim atau membawa
baterai. Jangan membawa atau
menyimpan baterai bersama-sama
dengan benda logam seperti
kalung atau jepit rambut.
• Baterai mudah bocor apabila
dayanya sudah sepenuhnya
kosong. Untuk mencegah
kerusakan produk, lepaskan baterai
yang sudah tidak berisi daya lagi.
• Ketika baterai tidak sedang
digunakan, pasang tutup terminal
dan simpan di tempat yang kering
dan sejuk.
• Baterai dapat segera menjadi panas
setelah penggunaan atau saat
produk telah digunakan dengan
daya baterai dalam periode yang
lama. Sebelum melepas baterai
matikan kamera dan tunggu baterai
dingin.
• Hentikan pemakaian kamera segera
apabila Anda melihat ada
perubahan pada baterai, misalnya
baterai berubah warna atau
berubah bentuk.
A Patuhi pencegahan yang sesuai saat
menangani pengisi daya
• Jaga agar tetap kering. Gagal
mematuhi pencegahan ini dapat
menyebabkan cedera atau gagal
fungsi pada produk oleh karena api
atau sengatan listrik.
• Jangan mengarus-pendekkan
terminal pengisi daya. Gagal
mematuhi pencegahan ini dapat
menyebabkan panas yang berlebih
dan kerusakan pada pengisi daya.
• Debu pada atau di dekat bagianbagian logam pada steker harus
dibersihkan dengan kain kering.
Apabila Anda tetap melanjutkan
menggunakan produk, ada
kemungkinan menimbulkan
kebakaran.
xv
• Jangan menangani kabel daya atau
mendekati pengisi daya selama
badai petir. Kegagalan mematuhi
pencegahan ini dapat
menyebabkan sengatan listrik.
• Jangan merusak, mengubah, atau
membengkokkan kabel daya
dengan paksa. Jangan
meletakkannya di bawah benda
berat atau memaparkannya pada
panas atau nyala api. Jika pelapis
rusak dan kabel menjadi terbuka,
bawalah kabel daya ke perwakilan
servis resmi Nikon untuk
pemeriksaan. Kegagalan mematuhi
pencegahan ini dapat
menyebabkan kebakaran atau
sengatan listrik.
• Jangan menangani steker atau
pengisi daya dengan tangan basah.
Gagal mematuhi pencegahan ini
dapat menyebabkan cedera atau
gagal fungsi pada produk oleh
karena api atau sengatan listrik.
• Jangan menggunakan kamera
dengan konverter atau adaptor
perjalanan yang didesain untuk
mengubah dari satu voltase ke yang
lain atau dengan inverter DC ke AC.
Kegagalan memperhatikan
peringatan ini dapat menyebabkan
kerusakan pada produk atau
menyebabkan panas yang berlebih
atau kebakaran.
xvi
A Gunakan kabel yang sesuai
Saat menyambung kabel-kabel ke
jack input dan output, gunakan
hanya kabel yang disediakan atau
yang dijual oleh Nikon untuk
keperluan yang dimaksud untuk
menjaga kepatuhan terhadap
peraturan produk.
A Turuti petunjuk dari awak pesawat dan
petugas rumah sakit
Pemberitahuan
• Tidak ada bagian dari buku petunjuk • Nikon tidak akan bertanggung
yang disertakan bersama produk ini jawab atas segala kerusakan yang
yang boleh direproduksi,
diakibatkan oleh pemakaian produk
digandakan, disimpan di dalam
ini.
sistem pembacaan, atau
• Walaupun sudah ada upaya keras
diterjemahkan ke dalam bahasa apa untuk menjamin bahwa informasi
pun dalam bentuk apa pun, dengan yang termuat di dalam buku
cara apa pun, tanpa izin sebelumnya petunjuk ini adalah akurat dan
dari Nikon.
lengkap, kami akan sangat
• Nikon memiliki hak untuk
berterima kasih apabila Anda dapat
mengubah penampilan dan
menyampaikan informasi jika ada
spesifikasi dari perangkat keras dan kesalahan atau informasi yang
perangkat lunak sebagaimana
kurang lengkap kepada perwakilan
dijelaskan dalam buku petunjuk ini, Nikon di wilayah Anda (alamat
kapan saja dan tanpa
disediakan secara terpisah).
pemberitahuan terlebih dahulu.
xvii
Pemberitahuan tentang Larangan Menyalin atau Menggandakan
Catat bahwa hanya dengan memiliki benda-benda yang telah disalin atau
digandakan secara digital dengan alat pemindai, kamera digital, atau
perangkat lainnya dapat dihukum berdasarkan undang-undang.
• Peringatan tentang penyalinan dan
• Item yang dilarang oleh hukum untuk
penggandaan tertentu
disalin atau digandakan
Pemerintah telah mengeluarkan
Dilarang menyalin atau
peringatan tentang penyalinan atau
menggandakan uang kertas, koin,
surat berharga, surat obligasi
penggandaan surat-surat berharga
yang diterbitkan oleh perusahaan
pemerintah, atau surat obligasi
pemerintah daerah, sekalipun salinan swasta (saham, tagihan, cek, sertifikat
atau hasil penggandaan itu diberi cap hadiah dll.), tiket kendaraan umum,
tiket kupon, kecuali apabila
“Sampel”.
diperlukan salinan minimum sesuai
Penyalinan atau penggandaan uang
kebutuhan bisnis perusahaan. Juga,
kertas, koin, surat berharga, obligasi
dilarang menyalin atau
yang beredar di negara asing adalah
menggandakan paspor yang
dilarang.
diterbitkan oleh pemerintah, suratKecuali apabila sudah ada izin
surat izin yang diterbitkan oleh
sebelumnya dari pemerintah,
lembaga publik dan kelompok
penyalinan atau penggandaan
pribadi, kartu identitas, dan tiket,
perangko pos bekas atau kartu pos
seperti misalnya kartu pas masuk dan
yang diterbitkan pemerintah adalah kupon makan.
dilarang.
• Patuhi peringatan hak cipta
Penyalinan atau penggandaan
Di bawah hukum hak cipta, foto atau
perangko yang diterbitkan oleh
rekaman dari hasil karya dengan hak
pemerintah atau dokumen
cipta dihasilkan dengan kamera tidak
penjamin yang ditetapkan oleh
dapat digunakan tanpa ijin dari
undang-undang adalah dilarang.
pemilik hak cipta. Pengecualian
berlaku untuk penggunaan pribadi,
namun catat bahwa bahkan
penggunaan pribadi mungkin
dibatasi dalam hal foto atau rekaman
dari pameran atau pertunjukan
langsung.
xviii
Pembuangan Alat Penyimpan Data
Perlu diperhatikan bahwa upaya penghapusan gambar atau memformat
kartu memori atau perangkat penyimpanan data lainnya tidak dapat
sepenuhnya menghapus data gambar asli. File yang dihapus terkadang
dapat diambil kembali dari perangkat penyimpanan yang telah dibuang
dengan menggunakan perangkat lunak yang dijual bebas, sehingga
berpotensi menyebabkan penggunaan data gambar pribadi secara tidak
bertanggung jawab. Memastikan kerahasiaan data semacam itu merupakan
tanggung jawab pengguna.
Sebelum membuang perangkat penyimpanan data atau mentransfer
kepemilikan kepada orang lain, hapus semua data menggunakan perangkat
lunak penghapusan komersial, atau format perangkat tersebut dan
kemudian isi penuh kembali dengan gambar bukan informasi pribadi
(sebagai contoh, gambar langit kosong). Perhatian sebaiknya diberikan
untuk menghindari cidera fisik saat menghancurkan perangkat
penyimpanan data.
Sebelum membuang kamera atau memberikan kepada orang lain, sebaiknya
Anda gunakan juga opsi Reset semua pengaturan di menu persiapan
kamera untuk menghapus seluruh informasi jaringan pribadi.
xix
AVC Patent Portfolio License
PRODUK INI DILISENSI DI BAWAH AVC PATENT PORTFOLIO LICENSE UNTUK PENGGUNAAN
SECARA PRIBADI MAUPUN NON-KOMERSIAL OLEH KONSUMEN UNTUK
(i) MENYANDIAKSARAKAN VIDEO SESUAI DENGAN STANDAR AVC (“VIDEO AVC”) DAN/ATAU
(ii) MENDEKODE VIDEO AVC YANG DISANDIAKSARAKAN OLEH KONSUMEN YANG TERLIBAT
DALAM AKTIVITAS PRIBADI DAN NON-KOMERSIAL DAN/ATAU YANG DIPEROLEH DARI
PENYEDIA VIDEO YANG BERHAK MENYEDIAKAN VIDEO AVC. LISENSI TIDAK BOLEH DIBERIKAN
ATAU DITUJUKAN UNTUK PENGGUNAAN LAIN. INFORMASI TAMBAHAN DAPAT DIPEROLEH
DARI MPEG LA, L.L.C. KUNJUNGI
http://www.mpegla.com.
Gunakan Hanya Aksesori Elektronik Merek Nikon
Kamera Nikon dirancang memenuhi standar tertinggi dan ini mencakup
sirkuit elektronik yang rumit. Hanya aksesori elektronik merek Nikon
(termasuk pengisi daya baterai, baterai, adaptor AC, dan aksesori lampu kilat)
yang disertifikasi oleh Nikon secara khusus untuk digunakan dengan kamera
digital Nikon yang dirancang dan terbukti dapat digunakan sesuai dengan
persyaratan operasional dan keamanan dari sirkuit elektronik ini.
Penggunaan aksesori elektronik selain merek Nikon dapat
merusak kamera dan membatalkan garansi Nikon Anda.
Penggunaan baterai isi ulang Li-ion pihak ketiga yang tidak
ada stiker hologram Nikon seperti ditunjukkan di sebelah
dapat menyebabkan gangguan terhadap operasi normal kamera atau
menimbulkan panas yang berlebihan, dapat terbakar, mudah pecah, atau
mudah bocor.
Untuk informasi lebih lengkap tentang aksesori merek Nikon, hubungi dealer
Nikon resmi di kota Anda.
xx
D Gunakan Hanya Aksesori Merek Nikon
Hanya aksesori bermerek Nikon yang disertifikasi khusus untuk
digunakan bersama kamera digital Nikon Anda yang telah dirancang
dan terbukti dapat dioperasikan sesuai persyaratan operasional dan
keamanan. PENGGUNAAN AKSESORI NON-NIKON DAPAT MERUSAK KAMERA DAN
MEMBATALKAN GARANSI NIKON ANDA.
A Sebelum Mengambil Gambar Penting
Sebelum mengambil gambar dalam acara penting (misalnya acara
pernikahan atau sebelum membawa kamera dalam suatu perjalanan),
lakukan pemotretan percobaan untuk memastikan bahwa kamera
sudah berfungsi secara normal. Nikon tidak bertanggung jawab atas
kerusakan atau hilangnya keuntungan yang mungkin diakibatkan
oleh kerusakan produk.
A Belajar Sepanjang Hayat
Sebagai bagian dari komitmen Nikon tentang “Belajar Sepanjang
Hayat” mengenai dukungan produk dan pendidikan yang senantiasa
berlangsung, informasi yang terus-menerus diperbaharui tersedia
secara online di situs-situs berikut ini:
• Bagi pengguna di Amerika Serikat: http://www.nikonusa.com/
• Bagi pengguna di Eropa dan Afrika: http://www.europe-nikon.com/support/
• Bagi pengguna di Asia, Oseania, dan Timur Tengah:
http://www.nikon-asia.com/
Kunjungi situs-situs ini untuk mendapatkan informasi produk terbaru,
tips, jawaban atas pertanyaan yang sering ditanyakan (FAQ), dan saran
umum tentang gambar digital dan fotografi. Informasi tambahan
tersedia dari perwakilan Nikon di wilayah Anda. Kunjungi URL berikut
untuk informasi kontak: http://imaging.nikon.com/
xxi
Bluetooth dan Wi-Fi (LAN Nirkabel)
Produk ini diawasi oleh Peraturan Administrasi Ekspor Amerika Serikat (EAR).
Ijin dari pemerintah Amerika Serikat tidak diperlukan untuk ekspor ke negara
selain dari berikut ini, yang pada saat penulisan terkena embargo atau
pengawasan khusus: Kuba, Iran, Korea Utara, Sudan, dan Syria (daftar ini
dapat berubah).
Penggunaan perangkat nirkabel mungkin dilarang di beberapa negara atau
wilayah. Hubungi perwakilan servis resmi Nikon sebelum menggunakan fitur
nirkabel dari produk ini di luar negara pembelian.
xxii
Pemberitahuan untuk Pelanggan di Indonesia
Keamanan
Meskipun salah satu dari keuntungan produk ini yaitu memudahkan satu
sama lain dengan bebas berhubungan dan bertukar data secara nirkabel di
manapun dalam jangkauannya, hal berikut ini dapat terjadi apabila
keamanan tidak diaktifkan:
• Pencurian data: Pihak ketiga dengan maksud jahat dapat mencegat
transmisi nirkabel guna mencuri ID pengguna, sandi, dan informasi pribadi
lainnya.
• Akses tanpa ijin: Pengguna tanpa ijin dapat memperoleh akses ke jaringan
dan mengubah data atau melakukan tindakan jahat lainnya. Catat bahwa
oleh karena rancangan dari jaringan nirkabel, adanya serangan khusus
dapat membuka akses tanpa ijin bahkan saat keamanan diaktifkan.
xxiii
xxiv
Pendahuluan
Mempelajari Kamera
Luangkan waktu sejenak guna membiasakan diri Anda dengan
kontrol dan layar kamera. Anda akan menemukan manfaat
dengan menandai bagian ini dan merujuk padanya seraya Anda
membaca keseluruhan buku petunjuk.
Badan Kamera
8
1
9
10
2
11
3
12
4
4
5
13
6
7
16
14
15
1 Tombol T.................92, 95, 230
2 Pelepas kunci kenop mode
pelepas ........................................116
3 Kenop mode pelepas.................116
4 Lubang tali kamera ...................... 13
5 Tombol U.......159, 164, 168, 170
6 Tombol I ................................130
7 Tombol Y ....................................129
8 Tombol perekaman film .... 60, 301
9
10
11
12
13
14
15
16
Switch daya................................ 6, 20
Tombol pelepas rana.......... 38, 303
Tombol E............................ 143, 230
Tombol S/Q ........ 123, 127, 304
Panel kontrol ....................................5
Kontrol penyesuaian diopter..... 29
Tanda bidang fokal (E)........... 115
Dudukan aksesori (bagi unit
lampu kilat eksternal)...... 196, 335
1
Badan Kamera (Lanjutan)
4
2
1
5
15
6
16
2
3
21
14
13 12
1 Lampu pewaktu otomatis ........ 120
2 Mikrofon stereo..............60, 64, 290
3 Tuas penghubung pengukuran
....................................................... 367
4 Tombol BKT
.......... 147, 151, 155, 195, 238, 301
5 Penutup terminal sinkronisasi
lampu kilat .................................. 197
6 Penutup terminal jarak jauh
sepuluh-pasak................... 253, 336
7 Penutup konektor USB
8 Penutup konektor audio.....65, 336
9 Penutup konektor HDMI
10 Tombol mode-AF
.................................47, 49, 101, 105
11
7
17
8
18
9
19
10
11 Selektor mode fokus
.......................................... 47, 97, 114
12 Tombol pelepas lensa ..................19
13 Tanda pemasangan lensa ...........18
14 Cermin.................................. 121, 341
15 Terminal sinkronisasi lampu kilat
....................................................... 197
16 Terminal jarak jauh sepuluh-pasak
............................................. 253, 336
17 Konektor USB
18 Konektor untuk mikrofon
eksternal................................65, 336
19 Konektor HDMI ........................... 335
20 Konektor headphone ............ 65, 67
21 Tutup badan..........................18, 335
D Tutup Penutup Konektor
Tutup penutup konektor saat konektor sedang tidak digunakan.
Benda asing dalam konektor dapat mengganggu transfer data.
2
20
1
8
2
9
3
10
4
11
5
6
7
1
2
3
4
5
6
Tombol Pv............ 49, 131, 301, 303 7 Kait penutup ruang-baterai....... 15
Kenop sub-perintah ...................302 8 Dudukan lensa ..................... 18, 115
Tombol Fn1..........................301, 303 9 Kontak CPU
N-Mark (antena NFC) ................... 22 10 Tutup kontak bagi paket baterai
multi-daya (Multi-Power Battery
Tutup konektor daya
Pack) MB-D17 opsional............ 335
Penutup ruang-baterai .........15, 17
11 Soket tripod
D Speker
Jangan letakkan speker berdekatan dengan perangkat magnetik.
Gagal mematuhi pencegahan ini dapat mempengaruhi data yang
tersimpan dalam perangkat magnetik tersebut.
3
Badan Kamera (Lanjutan)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
4
14
15
16
17
18
19
20
21
24
Jendela bidik..................... 7, 29, 119
Tuas rana eyepiece..................... 119
Tombol O/Q...............42, 278, 304
Tombol K..............................40, 255
Tombol G ..........................30, 281
Tombol L/Z/Q ......31, 181, 273
Tombol X ...............................46, 271
Tombol W/M ... 202, 203, 255, 271
Tombol J (OK) .....................31, 256
Tombol Fn2................. 275, 301, 303
Monitor tekuk
.............9, 11, 43, 58, 255, 304, 305
12 Eyepiece jendela bidik ........29, 119
13 Speker ......................................... 3, 81
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
13
23
22
14 Sub-selektor
................... 109, 111, 141, 301, 303
15 Tombol AF-ON ... 102, 112, 293, 301
16 Kenop perintah utama.............. 302
17 Selektor-multi ....... 31, 39, 301, 302
18 Kunci selektor fokus .................. 108
19 Penutup slot kartu memori .....15, 17
20 Tombol R (info) ...... 54, 69, 222, 226
21 Selektor tinjauan langsung .....43, 58
22 Tombol a.............. 43, 58, 174, 303
23 Tombol i................ 50, 64, 229, 260
24 Lampu akses kartu memori
.................................................38, 118
Panel Kontrol
Panel kontrol menampilkan beragam pengaturan kamera saat
kamera hidup. Item yang ditampilkan di sini muncul pertama
kali saat kamera dihidupkan; informasi tentang pengaturan lain
dapat ditemukan di bagian terkait dari buku petunjuk ini.
1 2
3
4
5
15
14
6
7
13
12
11
10 9
1 Mode pencahayaan....................130
2 Kumpulan menu pemotretan foto
.......................................................283
3 Kecepatan rana ..................133, 135
4 Indikator baterai ........................... 35
5 Bukaan (angka-f).................134, 135
6 Ikon kartu XQD ........................15, 96
7 Ikon kartu SD............................15, 96
8 Jumlah sisa bidikan ............. 36, 389
8
Mode area-AF .............................. 103
Mode fokus otomatis................. 101
Keseimbangan putih ................. 159
Ukuran gambar (gambar JPEG dan
TIFF) ................................................ 94
13 Kualitas gambar............................ 91
14 Indikator B
15 Pengukuran ................................. 129
9
10
11
12
A Indikator B
Jam kamera ditenagai oleh sumber daya mandiri, serta dapat diisi
ulang, yang mana diisi daya sesuai keperluan saat baterai utama
dipasang atau kamera ditenagai oleh konektor daya dan adaptor AC
opsional (0 335). Dua hari pengisian daya akan mentenagai jam
selama sekitar tiga bulan. Apabila ikon B berkilat di panel kontrol,
artinya jam telah direset dan waktu dan tanggal terekam bersama
seluruh foto baru tidak akan tepat. Atur jam ke waktu dan tanggal
yang tepat menggunakan opsi Zona waktu dan tanggal > Tanggal
dan waktu di menu persiapan (0 304).
5
A Iluminator LCD
Memutar switch daya ke arah D Switch daya
mengaktifkan cahaya latar bagi
tombol dan panel kontrol, yang
memudahkan penggunaan
kamera dalam gelap. Setelah
switch daya dilepas, lampu latar
akan tetap menyala selama
beberapa detik sementara
pewaktu siaga aktif (0 296)
atau hingga rana dilepas atau switch daya diputar ke arah D lagi.
D Tampilan Panel Kontrol dan Jendela Bidik
Tingkat kecerahan tampilan panel kontrol dan jendela bidik bervariasi
menurut suhu, dan waktu respons tampilan dapat menurun pada
suhu rendah. Ini adalah normal dan tidak mengindikasi kegagalan
fungsi.
6
Tampilan Jendela Bidik
4
5
6
1
2
7
8
9
3
13
10 11 12 14
23 24
1
2
3
4
5
6
7
8
15
16
17 18 19 20
25
26
Indikator monokrom...................... 180
Bracket area AF.................................. 29
Indikator ayunan ke kanan/kiri 1, 2
Pemotongan DX 1,3× ................88, 89
Kisi bingkai (ditampilkan saat Hidup
dipilih bagi Pengaturan Kustom d8,
Tampilan kisi jendela bidik)
............................................................ 298
Titik fokus.......................... 97, 108, 293
Indikator pemotongan DX 1,3×
........................................................88, 89
Indikator ayunan ke
depan/belakang 1, 3
9
10
11
12
13
14
15
16
27 28
21 22
29
Deteksi kedip .......................... 234, 287
Indikator fokus .................38, 111, 115
Pengukuran...................................... 128
Kunci pencahayaan otomatis (AE)
........................................................... 141
Ikon kunci kecepatan rana.......140, 302
Kecepatan rana ...................... 133, 135
Mode fokus otomatis..................... 101
Ikon kunci apertur ................. 140, 302
Bukaan (angka-f).................... 134, 135
Bukaan (jumlah perhentian)
.................................................. 134, 325
7
17 Mode pencahayaan........................ 130 27 Indikator kompensasi lampu kilat
........................................................... 203
18 Indikator bracketing pencahayaan/
lampu kilat ...................................... 147 28 Indikator kompensasi pencahayaan
19
20
21
22
23
24
25
26
........................................................... 143
Indikator WB bracketing ............... 151
Indikator ADL bracketing.............. 155 29 Jumlah sisa bidikan..................36, 389
Jumlah sisa bidikan sebelum
Peringatan baterai lemah................35
penyangga memori terisi
Indikator sensitivitas ISO............... 123
.................................................. 118, 389
Indikator sensitivitas ISO otomatis
Sensitivitas ISO................................ 123
........................................................... 126
Indikator rekaman keseimbangan
“k” (muncul saat memori tersisa
putih pra-setel ............................... 171
lebih dari 1000 bidikan)..................36
Jumlah Active D-Lighting
4
Indikator lampu kilat siap
Mode area-AF ......................... 105, 106
......................................... 196, 206, 369
Nilai kompensasi pencahayaan
Indikator kunci FV........................... 206
........................................................... 143
Indikator sinkronisasi lampu kilat
Nilai kompensasi lampu kilat ...... 203
Indikator mode PC
........................................................... 299
Indikator perhentian bukaan
.................................................. 134, 325
Indikator pencahayaan ................. 136
Tampilan kompensasi pencahayaan
........................................................... 143
1 Dapat ditampilkan dengan menekan tombol pada mana Horizon virtual jendela
bdk telah ditentukan menggunakan Pengaturan Kustom f1 (Penentuan kontrol
kustom, 0 301).
2 Berfungsi sebagai indikator ayunan ke depan/belakang saat kamera diputar untuk mengambil
gambar di orientasi “tegak” (potret).
3 Berfungsi sebagai indikator ayunan ke kanan/kiri saat kamera diputar untuk mengambil
gambar di orientasi “tegak” (potret).
4 Ditampilkan saat unit lampu kilat eksternal dipasang (0 196). Indikator lampu kilat siap
menyala saat lampu kilat terisi daya.
Catatan: Layar ditampilkan dengan seluruh indikator bersinar guna
tujuan ilustrasi.
D Tidak Ada Baterai
Saat baterai habis daya sama sekali atau tiada baterai dalam kamera,
tampilan di jendela bidik akan meredup. Ini adalah normal dan tidak
mengindikasi kegagalan fungsi. Tampilan jendela bidik akan kembali
normal saat baterai penuh daya dimasukkan.
8
Menggunakan Monitor Tekuk
Monitor dapat ditekuk dan diputar seperti ditunjukkan di
bawah.
Penggunaan normal: Monitor ini
biasanya digunakan pada posisi
simpan.
Potret sudut-rendah: Miringkan
monitor ke atas untuk
mengambil potret di tinjauan
langsung dengan kamera
digenggam rendah.
Potret sudut-tinggi: Miringkan
monitor ke bawah untuk
mengambil potret di tinjauan
langsung dengan kamera
digenggam tinggi.
9
D Menggunakan Monitor
Putar monitor dengan lembut, berhenti saat Anda merasakan daya
menahan. Jangan gunakan kekuatan. Gagal mematuhi pencegahan ini
dapat merusak kamera atau monitor. Apabila kamera didudukkan
pada tripod, sebaiknya beri perhatian guna memastikan bahwa
monitor tidak menyentuh tripod.
Jangan mengangkat atau membawa kamera pada monitornya. Gagal
mematuhi pencegahan ini dapat merusak kamera. Jika monitor tidak
sedang digunakan untuk mengambil foto, kembalikan ke posisi
simpan.
Jangan menyentuh area di belakang
monitor atau membiarkan cairan mengenai
bagian dalam. Gagal mematuhi pencegahan
ini dapat menyebabkan produk gagal
berfungsi.
Ekstra hati-hati agar tidak
menyentuh area ini.
10
Menggunakan Layar Sentuh
Monitor peka-sentuh ini mendukung pengoperasian berikut:
Jentikkan
Jentikkan jari dalam jarak dekat ke kiri
atau kanan pada monitor.
Geser
Geser jari di atas monitor.
Rentang/Cubit
Letakkan dua jari pada monitor dan
gerakkan keduanya menjauhi atau
mencubit satu sama lain.
11
❚❚ Menggunakan Layar Sentuh
Selama playback (0 258), layar sentuh dapat digunakan untuk:
• Meninjau gambar lainnya
• Zoom memperbesar atau memperkecil
• Meninjau gambar kecil
• Meninjau film
Selama tinjauan langsung, layar sentuh dapat digunakan untuk
mengambil gambar (rana sentuh; 0 55) atau untuk mengukur
nilai bagi keseimbangan putih titik (0 175). Layar sentuh dapat
juga digunakan untuk pengetikan (0 186).
D Layar Sentuh
Layar sentuh tanggap pada listrik statis dan mungkin tidak tanggap
saat dilapisi dengan film pelindung pihak ketiga atau saat disentuh
dengan kuku jari atau sarung tangan. Jangan gunakan tenaga
berlebihan atau menyentuh layar dengan benda runcing.
D Menggunakan Layar Sentuh
Layar sentuh mungkin tidak tanggap sesuai harapan jika Anda
mencoba menjalankannya dengan jari atau tapak tangan Anda
menyentuhnya pada lokasi kedua lainnya. Layar mungkin tidak
mengenali gerakan lainnya jika sentuhan Anda terlalu lembut, jari
Anda bergerak terlalu cepat atau pada jarak terlalu dekat atau tidak
senantiasa menyentuh layar, atau jika gerakan dari dua jari yang
mencubit atau merentang tidak terkoordinasi dengan benar.
A Mengaktifkan dan Menonaktifkan Kontrol Sentuh
Kontrol sentuh dapat diaktifkan atau dinonaktifkan menggunakan
opsi Kontrol sentuh di menu persiapan (0 306).
A Simak Juga
Opsi Kontrol sentuh di menu persiapan dapat digunakan untuk
memilih arah jentikan jari Anda guna meninjau gambar lainnya di
playback bingkai-penuh (0 306).
12
Langkah-Langkah Pertama
Memasang Tali Kamera
Pasang tali dengan mantap ke lubang tali kamera.
Pengisian Daya Baterai
Masukkan baterai dan colok pengisi daya (tergantung pada
negara atau wilayah, pengisi daya dilengkapi dengan salah satu
dari adaptor dinding AC atau kabel daya). Baterai yang habis
daya akan terisi penuh dalam waktu sekitar dua jam dan
35 menit.
• Adaptor dinding AC: Masukkan adaptor dinding AC ke dalam
lubang AC pengisi daya (q). Geser kait adaptor dinding AC
seperti petunjuk (w) dan putar adaptor 90° untuk memasang
ke tempatnya (e). Masukkan baterai dan colok pengisi daya.
Kait adaptor dinding AC
90°
13
• Kabel daya: Setelah menghubungkan kabel daya dengan steker
dalam orientasi ditunjukkan, masukkan baterai dan colok
kabelnya.
Lampu CHARGE akan berkilat selama baterai mengisi daya.
Baterai mengisi daya
Pengisian daya
selesai
D Baterai dan Pengisi Daya
Baca dan patuhilah peringatan dan unsur waspada pada halaman
xiii–xvi dan 345–349 dari buku petunjuk ini.
14
Masukkan Baterai dan Kartu Memori
Sebelum memasukkan atau melepas baterai atau kartu memori,
pastikan bahwa switch daya ada di posisi OFF. Masukkan baterai
dalam orientasi ditunjukkan, gunakan baterai untuk menjaga
pengunci baterai oranye ditekan ke satu sisi. Kait ini mengunci
baterai di tempatnya saat baterai dimasukkan sepenuhnya.
Pengunci baterai
Kartu memori dimasukkan seperti petunjuk di bawah. Geser
kartu hingga mengunci di tempat.
• Kartu memori XQD:
16GB
• Kartu memori SD:
15
D Kartu Memori
• Kartu memori dapat memanas setelah penggunaan. Perhatikan dan
waspada saat mengeluarkan kartu memori dari kamera.
• Matikan daya sebelum memasukkan atau mengeluarkan kartu
memori. Jangan mengeluarkan kartu memori dari kamera,
mematikan kamera, atau melepas atau memutus hubungan sumber
daya selama memformat atau sementara data sedang direkam,
dihapus, atau disalin ke komputer. Gagal mematuhi pencegahan ini
dapat mengakibatkan data hilang atau kerusakan pada kamera atau
kartu.
• Jangan menyentuh terminal kartu dengan jari Anda atau benda
logam.
• Jangan menekuk, menjatuhkan, atau membenturkan dengan kuat.
• Jangan menekan rangka kartu dengan tenaga. Gagal mematuhi
pencegahan ini dapat mengakibatkan kartu rusak.
• Jangan memaparkan ke air, kelembaban tinggi, atau sinar surya
langsung.
• Jangan memformat kartu memori di komputer.
A Switch Perlindungan Tulis
Kartu memori SD dilengkapi
dengan switch perlindungan tulis
guna mencegah hilangnya data
tanpa disengaja. Saat switch ini
Switch perlindungan tulis
dalam posisi “kunci”, kartu memori
tidak dapat diformat dan foto tidak
dapat dihapus atau direkam (peringatan akan ditampilkan dalam
monitor jika Anda mencoba untuk melepaskan rana). Untuk membuka
kunci kartu memori, geser switch ke posisi “write (tulis)”.
A Tidak Ada Kartu Memori
Apabila tiada kartu memori dimasukkan,
panel kontrol dan jendela bidik akan
menunjukkan S. Apabila kamera
dimatikan dengan baterai terisi daya dan
tiada kartu memori dimasukkan, S
akan ditampilkan di panel kontrol.
16
❚❚ Mengeluarkan Baterai dan Kartu Memori
Mengeluarkan Baterai
Matikan kamera dan buka penutup
ruang-baterai. Tekan pengunci baterai ke
arah sesuai panah untuk melepaskan
baterai dan lalu keluarkan baterai
dengan tangan.
16GB
Mengeluarkan Kartu Memori
Setelah memastikan bahwa lampu akses kartu memori mati,
matikan kamera dan buka penutup slot kartu memori. Tekan
kartu ke dalam dan lalu keluarkan (q). Kartu memori lalu dapat
dikeluarkan dengan tangan (w).
Kartu memori XQD
Kartu memori SD
17
Pasang Lensa
Hati-hati untuk mencegah debu dari memasuki kamera saat
lensa atau tutup badan dilepaskan. Lensa yang umumnya
digunakan dalam buku petunjuk ini guna tujuan penjelasan
adalah AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E ED VR.
Lepaskan tutup
badan kamera
Lepaskan tutup lensa
belakang
Tanda pemasangan (kamera)
Sejajarkan tanda
pemasangan
Tanda pemasangan (lensa)
Putar lensa seperti petunjuk hingga klik di tempat
Pastikan untuk melepas penutup lensa sebelum mengambil
gambar.
18
A Melepas Lensa
Pastikan kamera mati saat melepas atau
mengganti lensa. Untuk melepas lensa,
tekan dan tahan tombol pelepas lensa (q)
sambil memutar lensa searah jarum jam (w).
Setelah melepas lensa, pasang kembali
penutup lensa dan tutup badan kamera.
D Lensa CPU dengan Cincin Apertur
Dalam hal lensa CPU dilengkapi dengan cincin apertur (0 325), kunci
bukaan pada pengaturan minimal (angka-f terbesar).
19
Persiapan Kamera
❚❚ Persiapan Menggunakan Ponsel Pintar atau Tablet
Sebelum melanjutkan, periksa kamera guna
memastikan bahwa baterai penuh daya dan kartu
memori memiliki ruang kosong. Pada ponsel pintar
atau tablet Anda (selanjutnya “perangkat pintar”),
instal app SnapBridge sesuai penjelasan dalam sampul muka
dan aktifkan Bluetooth dan Wi-Fi. Catat bahwa sambungan
aktual ke kamera akan dilakukan menggunakan app
SnapBridge; jangan gunakan pengaturan Bluetooth di app
pengaturan pada perangkat pintar Anda. Petunjuk yang
menyertai merujuk ke versi 2.0 dari app SnapBridge; untuk
informasi tentang versi terbaru, simak SnapBridge Petunjuk
Sambungan (pdf), tersedia untuk didownload dari situs web
berikut ini:
http://downloadcenter.nikonimglib.com
Tampilan aktual kamera dan perangkat pintar dapat berbeda
dari yang ditunjukkan di bawah.
1 Kamera: Hidupkan kamera. Dialog
pemilihan bahasa akan ditampilkan.
20
Gunakan selektor-multi dan tombol J untuk menavigasi
menu.
Switch daya
Atas
Kiri
Tombol J (pilih)
Kanan
Bawah
Selektor-multi
Tekan 1 dan 3 untuk menyorot bahasa dan tekan J untuk
memilih. Bahasa dapat dirubah setiap saat menggunakan
opsi Bahasa (Language) di menu persiapan.
2 Kamera: Saat dialog di sisi kanan
ditampilkan, tekan J. Apabila Anda
tidak ingin menggunakan perangkat
pintar untuk mengkonfigurasi
kamera, tekan G (0 27). Apabila
dialog di sisi kanan tidak
ditampilkan, pilih Sambung ke
perangkat pintar di menu persiapan, lalu sorot Mulai dan
tekan J.
21
3 Kamera/perangkat pintar: Mulai
pemasangan.
• Perangkat Android dengan dukungan NFC:
Setelah memeriksa bahwa NFC
diaktifkan pada perangkat pintar,
sentuh N (Tanda-N) kamera ke
antena NFC pada perangkat pintar
untuk meluncurkan app SnapBridge,
dan lalu ikuti petunjuk pada layar
sebelum melanjutkan ke Langkah 7. Apabila situs download
SnapBridge ditampilkan, download dan instal app sebelum
mengulangi langkah di atas.
• Perangkat iOS dan perangkat Android tanpa dukungan NFC: Tekan
tombol J kamera guna menyiapkan kamera untuk
pemasangan.
22
4 Kamera: Pastikan bahwa kamera
menampilkan pesan yang
ditunjukkan di sisi kanan dan
persiapkan perangkat pintar.
5 Perangkat pintar: Luncurkan app
SnapBridge dan ketuk Pair with
camera (Pasangkan dengan
kamera). Apabila diminta untuk
memilih kamera, ketuk nama
kamera.
6 Perangkat pintar: Ketuk nama kamera
dalam dialog “Pair with camera
(Pasangkan dengan kamera)”.
Pengguna yang memasangkan
kamera dengan perangkat iOS
untuk pertama kali akan disuguhi
dengan petunjuk pemasangan;
setelah membaca petunjuknya, gulir
ke dasar tampilan dan ketuk
Understood (Mengerti). Apabila Anda lalu diminta untuk
memilih aksesori, ketuk nama kamera lagi (mungkin
terjadi jeda sebelum nama kamera ditampilkan).
23
7 Kamera/perangkat pintar: Pastikan bahwa kamera dan
perangkat pintar menampilkan angka enam-digit yang
sama. Beberapa versi iOS mungkin tidak menampilkan
angka; jika tiada angka ditampilkan, lanjutkan ke Langkah
8.
8 Kamera/perangkat pintar: Tekan J pada kamera dan ketuk
PAIR (PASANGKAN) pada perangkat pintar (tampilannya
beragam menurut perangkat dan sistem pengoperasian).
24
9 Kamera/perangkat pintar: Selesaikan pemasangan.
• Kamera: Tekan J saat pesan di sisi
kanan ditampilkan.
• Perangkat pintar: Ketuk OK saat pesan
di sisi kanan ditampilkan.
10 Kamera: Ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan
persiapan.
• Untuk mengijinkan kamera menambah data lokasi ke foto, pilih Ya
dalam tanggapan terhadap “Download data lokasi dari
perangkat pintar?” dan lalu aktifkan layanan lokasi pada
perangkat pintar dan aktifkan Auto link options (Opsi taut
otom.) > Synchronize location data (Sinkronisasi data
lokasi) di app SnapBridge tab .
• Untuk menyamakan jam kamera dengan waktu yang diberikan oleh
perangkat pintar, pilih Ya sebagai tanggapan terhadap
“Sinkronisasikan jam dengan perangkat pintar?” dan lalu
aktifkan Auto link options (Opsi taut otom.) >
Synchronize clocks (Sinkronisasikan jam) di app
SnapBridge tab .
Perangkat pintar dan kamera kini telah tersambung. Gambar
apapun yang Anda ambil dengan kamera akan secara otomatis
diupload ke perangkat pintar.
25
❚❚ Persiapan dari Menu Kamera
Jam kamera dapat diatur secara manual.
1 Hidupkan kamera.
Dialog pemilihan bahasa akan
ditampilkan.
Gunakan selektor-multi dan tombol
J untuk menavigasi menu.
Switch daya
Atas
Kiri
Tombol J (pilih)
Kanan
Bawah
Selektor-multi
Tekan 1 dan 3 untuk menyorot bahasa dan tekan J untuk
memilih. Bahasa dapat dirubah setiap saat menggunakan
opsi Bahasa (Language) di menu persiapan.
26
2 Tekan G saat dialog di sebelah
kanan ditampilkan.
Tombol G
3 Atur jam kamera.
Tekan tombol G untuk
menampilkan menu persiapan.
Tombol G
Sorot Zona waktu dan tanggal dan
tekan 2 (menu persiapan secara
otomatis ditampilkan dengan Zona
waktu dan tanggal tersorot kali
pertama menunya ditampilkan; untuk
informasi lengkap mengenai
penggunaan menu, simak halaman
304).
27
Setelah menggunakan Zona waktu
untuk memilih zona waktu dan (jika
dapat diterapkan) Daylight saving
time untuk mengaktifkan daylight
saving time, sorot Tanggal dan
waktu dan tekan 2.
Tekan 4 atau 2 untuk menyorot item
dan tekan 1 atau 3 untuk merubah,
lalu tekan J untuk mengatur jam saat
penyetelan selesai. Jam dapat disetel
setiap saat menggunakan opsi Zona
waktu dan tanggal > Tanggal dan
waktu di menu persiapan (0 304).
A Format Tanggal
Untuk memilih urutan bagaimana tanggal ditampilkan, gunakan opsi
Format tanggal di menu Zona waktu dan tanggal (0 304).
28
Memfokus Jendela Bidik.
Angkat kontrol penyesuaian diopter dan
putar hingga tampilan jendela bidik, titik
fokus, dan bracket area AF tajam
terfokus. Saat menjalankan kontrol
dengan mata Anda di jendela bidik, hatihati agar tidak meletakkan jari atau kuku
jari ke mata Anda. Tekan balik kontrol
penyesuaian diopter setelah Anda menyetel fokus sesuai
keinginan Anda.
Titik fokus
Bracket area AF
Jendela bidik tidak
terfokus
Jendela bidik terfokus
A Lensa Jendela Bidik Penyesuaian Diopter
Lensa koreksi (dijual terpisah; 0 335) dapat
digunakan untuk menyetel diopter jendela
bidik lebih jauh. Sebelum memasang lensa
jendela bidik penyesuaian diopter, lepas
eyepiece jendela bidik DK-17F dengan
menutup rana jendela bidik untuk melepas
kunci eyepiece (q) dan lalu sambil
menggenggam ringan eyepiece di antara jari dan ibu jari Anda dan
buka sekrupnya seperti ditunjukkan di sisi kanan (w).
29
Tutorial
Menu Kamera
Kebanyakan opsi pemotretan, playback,
dan persiapan dapat diakses dari menu
kamera. Untuk meninjau menu, tekan
tombol G.
Tombol G
Tab
Pilih dari menu berikut ini:
• D: Playback (0 281)
• C: Pemotretan Foto (0 283)
• 1: Perekaman Film (0 288)
• A: Pengaturan Kustom (0 292)
• B: Persiapan (0 304)
• N: Ubah (0 313)
• O/m: MENU SAYA atau PENGATURAN
TERBARU (default pada MENU SAYA;
0 315)
Palang geser menunjukkan posisi di
menu sekarang.
Pengaturan sekarang ditunjukkan
oleh ikon.
Opsi menu
Opsi di menu sekarang.
Ikon bantuan (0 31)
30
Menggunakan Menu Kamera
❚❚ Kontrol Menu
Selektor-multi dan tombol J digunakan untuk navigasi menu.
Selektor-multi
Memindah kursor ke atas
Memilih item
tersorot
Membatalkan dan
kembali ke menu
sebelumnya
Memilih item
tersorot atau
menampilkan submenu
Memindah kursor ke bawah
Tombol J
Memilih item tersorot
A Ikon d (Bantuan)
Apabila ikon d ditampilkan di dasar kiri sudut monitor, bantuan dapat
ditampilkan dengan menekan tombol L (Z/Q).
Penjelasan tentang opsi atau menu terpilih sekarang akan ditampilkan
selama tombol ini ditekan. Tekan 1 atau 3 untuk menjelajah
tampilan.
Tombol L (Z/Q)
31
❚❚ Menavigasi Menu
Ikuti langkah di bawah untuk menavigasi menu.
1 Tampilkan menu.
Tekan tombol G untuk
menampilkan menu.
Tombol G
2 Sorot ikon bagi menu
sekarang.
Tekan 4 untuk menyorot
ikon bagi menu sekarang.
3 Pilih menu.
Tekan 1 atau 3 untuk memilih menu yang diinginkan.
4 Tempatkan kursor di
menu terpilih.
Tekan 2 untuk
menempatkan kursor di
menu terpilih.
32
5 Sorot item menu.
Tekan 1 atau 3 untuk
menyorot item menu.
6 Opsi tampilan.
Tekan 2 untuk
menampilkan opsi bagi
item menu terpilih.
7 Sorot opsi.
Tekan 1 atau 3 untuk
menyorot opsi.
8 Pilih item tersorot.
Tekan J untuk memilih item tersorot.
Untuk keluar tanpa membuat pilihan,
tekan tombol G.
Tombol J
33
Catat hal-hal berikut ini:
• Item menu yang ditampilkan dalam warna abu-abu tidak
tersedia sekarang.
• Sementara menekan 2 atau bagian tengah dari selektor-multi
umumnya berefek sama seperti menekan J, ada beberapa
item di mana pemilihan hanya dapat dilakukan dengan
menekan J.
• Untuk keluar dari menu dan kembali ke mode pemotretan,
tekan tombol pelepas rana setengah.
34
Fotografi Dasar dan Playback
Tingkat Daya Baterai dan Jumlah Sisa Bidikan
Sebelum mengambil foto, periksa tingkat daya baterai dan
jumlah sisa bidikan seperti penjelasan di bawah.
❚❚ Tingkat Daya Baterai
Tingkat daya baterai ditampilkan di
panel kontrol dan jendela bidik.
Panel kontrol
Jendela bidik
Ikon
Panel kontrol Jendela bidik
Penjelasan
L
—
Baterai penuh daya.
K
—
J
—
Baterai habis sebagian.
I
—
Baterai lemah. Isi daya baterai atau siapkan
H
d
baterai cadangan.
H
d
Pelepas rana dinonaktifkan. Isi daya atau
(berkilat)
(berkilat) ganti baterai.
A Tampilan Kamera Mati
Apabila kamera dimatikan dengan baterai
dan kartu memori di dalamnya, ikon kartu
memori dan jumlah sisa bidikan akan
ditampilkan (dalam kasus langka beberapa
kartu memori mungkin hanya menampilkan
informasi ini saat kamera dihidupkan).
Panel kontrol
35
❚❚ Jumlah Sisa Bidikan
Kamera memiliki dua slot kartu memori:
satu bagi kartu XQD dan satu lagi bagi
kartu SD. Saat dua kartu dimasukkan,
fungsi dari setiap kartu ditentukan oleh
opsi terpilih bagi Pemilihan slot primer
dan Fungsi slot sekunder; saat Fungsi
slot sekunder diatur ke nilai default
Melimpah (0 96), kartu dalam slot
sekunder hanya akan digunakan saat
kartu dalam slot primer penuh.
Slot kartu XQD
Slot kartu SD
Tampilan panel kontrol menunjukkan
kartu apa yang sekarang dimasukkan
(contoh di sini menunjukkan tampilan
saat kartu dimasukkan dalam kedua slot).
Panel kontrol
Apabila kesalahan terjadi (contohnya,
jika kartu memori penuh atau kartu
dalam slot SD dikunci), ikon pada kartu yang terpengaruh akan
berkilat (0 357).
Panel kontrol dan jendela bidik
menunjukkan jumlah foto yang dapat
diambil pada pengaturan sekarang (nilai
di atas 1000 dibulatkan ke bawah ke
ratusan terdekat; contoh, nilai antara
2100 dan 2199 ditampilkan sebagai
2,1 k).
Jumlah sisa bidikan
Panel kontrol
Jendela bidik
36
Fotografi “Bidik-dan-Potret”
1 Persiapkan Kamera.
Saat membingkai foto di jendela
bidik, genggam grip di tangan kanan
Anda dan topang badan kamera atau
lensa dengan tangan kiri Anda.
Saat membingkai foto dalam orientasi
potret (tegak), genggam kamera
seperti ditunjukkan di sisi kanan.
2 Frame foto.
Pada pengaturan default, kamera
akan memfokus pada subjek di titik
fokus tengah. Frame foto di jendela
bidik dengan subjek utama ada di titik
fokus tengah.
Titik fokus
37
3 Tekan tombol pelepas
rana setengah.
Tekan tombol pelepas rana
setengah untuk memfokus.
Indikator fokus dicapai (I)
akan muncul di jendela
bidik saat pengoperasion
fokus selesai.
Indikator fokus
Tampilan jendela
Penjelasan
bidik
I
Subjek terfokus.
F
Titik fokus ada di antara kamera dan subjek.
H
Titik fokus ada di belakang subjek.
Kamera tidak mampu memfokus pada subjek di
F H
titik fokus menggunakan fokus otomatis. Simak
(berkilat)
halaman 113.
4 Bidik.
Tekan dengan lembut
tombol pelepas rana ke
bawah penuh untuk
mengambil foto. Lampu
akses kartu memori akan
Lampu akses kartu
bersinar dan fotonya akan
memori
ditampilkan di monitor
selama beberapa detik.
Jangan menolak kartu memori atau mencabut atau
memutuskan sumber daya hingga lampu ini padam dan
perekaman selesai.
38
A Pewaktu Siaga (Fotografi Jendela Bidik)
Tampilan kecepatan rana dan bukaan di panel kontrol dan jendela
bidik akan mati jika tiada pengoperasian dilakukan selama sekitar
enam detik, yang mengurangi penurunan daya baterai. Tekan tombol
pelepas rana setengah untuk mengaktifkan ulang tampilan.
Pengukur pencahayaan hidup
Pengukur pencahayaan mati
Jangka waktu sebelum pewaktu siaga berakhir secara otomatis dapat
disetel menggunakan Pengaturan Kustom c2 (Pewaktu siaga, 0 296).
A Selektor-Multi
Selektor-multi dapat digunakan untuk
memilih titik fokus selama pengukur
pencahayaan hidup (0 108).
Selektor-multi
39
Meninjau Foto
1 Tekan tombol K.
Sebuah foto akan ditampilkan di
monitor. Kartu memori berisikan
gambar yang ditampilkan sekarang
ditunjukkan oleh ikon.
Tombol K
2 Meninjau gambar tambahan.
Gambar tambahan dapat ditampilkan
oleh penekanan 4 atau 2 atau
menjentik jari ke kiri atau ke kanan
pada tampilan (0 258). Untuk
meninjau informasi tambahan
tentang foto sekarang, tekan 1 dan
3 (0 261).
Untuk mengakhiri playback dan
kembali ke mode pemotretan, tekan tombol pelepas rana
setengah.
40
A Tinjauan Gambar
Saat Hidup dipilih bagi Tinjauan gambar di menu playback (0 282),
foto akan ditampilkan secara otomatis di monitor setelah pemotretan.
A Simak Juga
Simak halaman 256 dan 257 untuk informasi tentang pemilihan slot
kartu memori.
41
❚❚ Menghapus Foto yang tidak Diinginkan
Untuk menghapus foto yang sekarang ditampilkan di monitor,
tekan tombol O (Q). Catat bahwa foto tidak dapat dipulihkan
setelah dihapus.
1 Tampilkan foto.
Tampilkan foto yang ingin Anda
hapus seperti dijelaskan di halaman
sebelumnya. Lokasi dari gambar
sekarang ditunjukkan oleh ikon di
dasar kiri sudut tampilan.
2 Hapus foto.
Tekan tombol O (Q). Dialog
konfirmasi akan ditampilkan; tekan
tombol O (Q) lagi untuk menghapus
gambar dan kembali ke playback.
Untuk keluar tanpa menghapus
Tombol O (Q)
gambar, tekan K.
A Hapus
Untuk menghapus sejumlah gambar atau untuk memilih kartu
memori dari mana gambar akan dihapus, gunakan opsi Hapus di
menu playback (0 279).
42
Fotografi Tinjauan Langsung
Ikuti langkah di bawah ini untuk mengambil foto dalam tinjauan
langsung.
1 Putar selektor tinjauan langsung ke
C (fotografi tinjauan langsung).
Selektor tinjauan
langsung
2 Tekan tombol a.
Cermin akan dinaikkan dan tinjauan
melalui lensa akan ditampilkan di
monitor kamera. Subjek tidak akan
tampak lagi di jendela bidik.
Tombol a
3 Tempatkan titik fokus.
Tempatkan titik fokus pada subjek Anda seperti dijelaskan di
halaman 48.
43
4 Fokus.
Tekan tombol pelepas rana setengah
untuk memfokus.
Titik fokus akan berkilat hijau dan
tombol pelepas rana akan dinonaktifkan selama kamera
memfokus. Apabila kamera mampu memfokus, titik fokus
akan ditampilkan berwarna hijau; jika kamera tidak mampu
memfokus, titik fokus akan berkilat merah (catat bahwa
gambar tetap dapat diambil bahkan saat titik fokus berkilat
merah; periksa fokus di monitor sebelum pemotretan).
Pencahayaan dapat dikunci dengan menekan bagian tengah
dari sub-selektor (0 141); fokus mengunci selama tombol
pelepas rana ditekan setengah.
D Menggunakan Fokus Otomatis dalam Tinjauan Langsung
Gunakan lensa AF-S atau AF-P. Hasil yang diinginkan mungkin
tidak tercapai dengan lensa lain atau konverter tele. Catat bahwa di
tinjauan langsung, fokus otomatis adalah lebih lambat dan
monitor dapat menjadi terang atau gelap selama kamera
memfokus. Titik fokus kadang ditampilkan berwarna hijau saat
kamera tidak mampu memfokus. Kamera mungkin tidak mampu
memfokus dalam situasi berikut ini:
• Subjek berisikan garis paralel sepanjang sudut tepi dari frame
• Subjek kurang berkontras
• Subjek ada di titik fokus berisi area dengan kecerahan kontras
tajam, atau menyertakan penerangan titik atau lampu neon atau
sumber cahaya lain yang berubah dalam kecerahan
• Berkedip atau pita muncul di bawah penerangan lampu neon,
uap merkuri, uap natrium, atau penerangan sejenis
• Filter silang (bintang) atau filter khusus lainnya digunakan
• Subjek tampak lebih kecil daripada titik fokus
• Subjek didominasi oleh pola geometri reguler (mis. tirai atau
kolom jendela pada gedung pencakar langit)
• Subjek sedang bergerak
44
5 Ambil gambar.
Tekan tombol pelepas rana ke bawah
penuh untuk memotret. Monitor akan
mati.
6 Keluar tinjauan langsung.
Tekan tombol a untuk keluar
tinjauan langsung.
A Pratinjau Pencahayaan
Selama tinjauan langsung, Anda dapat
menekan J untuk pratinjau efek dari
kecepatan rana, bukaan, dan sensitivitas
ISO pada pencahayaan. Pencahayaan dapat
disetel sebesar ±5 EV (0 143), meskipun
hanya nilai antara –3 dan +3 EV yang
dicerminkan di tampilan pratinjau. Catat
bahwa pratinjau ini mungkin tidak memberi hasil akhir secara akurat
saat penerangan lampu kilat digunakan, Active D-Lighting (0 189),
Jangkauan Dinamis Tinggi (HDR; 0 191), atau bracketing sedang aktif,
A (otomatis) dipilih bagi Picture Control parameter Kontras (0 183),
atau p dipilih bagi kecepatan rana. Apabila subjeknya sangat
terang atau sangat gelap, indikator pencahayaan akan berkilat sebagai
peringatan bahwa pratinjau mungkin tidak memberi pencahayaan
akurat. Pratinjau pencahayaan tidak tersedia saat A atau % dipilih
bagi kecepatan rana.
45
A Pratinjau Zoom Tinjauan Langsung
Tekan tombol X untuk memperbesar tinjauan di monitor hingga
maksimal sekitar 11×. Jendela navigasi akan muncul dalam frame abuabu pada sudut dasar kanan dari layar. Gunakan selektor-multi untuk
bergulir ke area dari bingkai yang tidak terlihat di monitor atau tekan
W (M) untuk zoom memperkecil.
Tombol X
Jendela navigasi
A HDMI
Apabila kamera dihubungkan ke perangkat video HDMI selama
fotografi tinjauan langsung, monitor kamera akan tetap hidup dan
perangkat video akan menampilkan tinjauan melalui lensa.
A Simak Juga
Simak Pengaturan Kustom c4 (Penundaan monitor mati, 0 296)
untuk informasi tentang memilih berapa lama monitor tetap hidup
selama tinjauan langsung. Untuk informasi tentang pemilihan fungsi
dari tombol perekaman film dan kenop perintah dan oleh bagian
tengah dari selektor-multi, simak Pengaturan Kustom f1 (Penentuan
kontrol kustom) > Tombol perekaman film + y (0 301) dan f2
(Tombol tngh selektor-multi, 0 301). Untuk informasi tentang
mencegah pengoperasian tak sengaja dari tombol a, simak
Pengaturan Kustom f8 (Opsi tombol tinj. langsung, 0 303).
46
Fokus otomatis
Untuk mengambil gambar
Selektor mode fokus
menggunakan fokus
otomatis, putar selektor mode
fokus ke AF.
❚❚ Memilih Mode Fokus
Mode fokus otomatis berikut ini tersedia di tinjauan langsung:
Mode
Penjelasan
AF servo tunggal: Untuk subjek tak bergerak. Fokus mengunci saat
AF-S
tombol pelepas rana ditekan setengah.
AF servo penuh waktu: Untuk subjek bergerak. Kamera memfokus
AF-F secara berkelanjutan hingga tombol pelepas rana ditekan.
Fokus mengunci saat tombol pelepas rana ditekan setengah.
Untuk memilih mode fokus otomatis, tekan tombol mode-AF
dan putar kenop perintah utama hingga mode diinginkan
ditampilkan di monitor.
Tombol
mode-AF
Kenop perintah
utama
Monitor
47
❚❚ Memilih Mode Area-AF
Mode area-AF berikut ini dapat dipilih di tinjauan langsung:
Mode
!
5
6
&
48
Penjelasan
AF prioritas wajah: Gunakan untuk potret. Kamera secara otomatis
mendeteksi dan memfokus pada subjek potret; subjek terpilih
diindikasi oleh pembatas ganda kuning (jika sejumlah wajah,
hingga maksimum 35, terdeteksi, kamera akan memfokus pada
subjek terdekat; untuk memilih subjek berbeda, gunakan
selektor-multi). Apabila kamera tidak lagi dapat mendeteksi
subjek (karena, sebagai contoh, subjek telah memalingkan
wajah dari kamera), pembatas ini tidak lagi akan ditampilkan.
AF area lebar: Gunakan pada bidikan dengan genggaman tangan
pada subjek pemandangan dan non-potret lainnya. Gunakan
selektor-multi untuk memindah titik fokus ke manapun di dalam
frame, atau tekan bagian tengah selektor-multi untuk
menempatkan titik fokus ke pusat frame.
AF area normal: Digunakan untuk menentukan fokus pada titik
terpilih dalam bingkai. Gunakan selektor-multi untuk
memindah titik fokus ke manapun di dalam frame, atau tekan
bagian tengah selektor-multi untuk menempatkan titik fokus ke
pusat frame. Sebuah tripod disarankan.
AF pelacakan subjek: Tempatkan titik fokus pada subjek Anda dan
tekan bagian tengah dari selektor-multi. Titik fokus akan
melacak subjek terpilih seiring pergerakannya melalui frame.
Untuk mengakhiri pelacakan, tekan kembali bagian tengah dari
selektor-multi. Catat bahwa kamera mungkin tidak mampu
melacak subjek jika mereka bergerak dengan cepat,
meninggalkan frame atau terhalang oleh objek lain, berubah
drastis dalam ukuran, warna, atau kecerahan, atau terlalu kecil,
terlalu besar, terlalu terang, terlalu gelap, atau mirip dalam
warna atau kecerahan dengan latar belakang.
Untuk memilih mode area-AF, tekan tombol mode-AF dan putar
kenop sub-perintah hingga mode diinginkan ditampilkan di
monitor.
Tombol
mode-AF
Kenop subperintah
Monitor
Fokus Manual
Untuk memfokus di mode fokus manual
(0 114), putar cincin fokus lensa hingga
subjek terfokus. Untuk memperbesar
tinjauan di monitor demi fokus akurat,
tekan tombol X (0 46).
Tombol X
A Mempratinjau Fokus Selama Tinjauan Langsung
Untuk sementara memilih bukaan diafragma maksimal demi pratinjau
fokus lebih baik selama tinjauan langsung, tekan tombol Pv; indikator
bukaan diafragma maksimal (0 53) akan ditampilkan. Untuk
mengembalikan bukaan ke nilai semula, tekan tombolnya lagi atau
fokus menggunakan fokus otomatis. Apabila tombol pelepas rana
ditekan ke bawah penuh untuk mengambil gambar selama pratinjau
fokus, bukaan akan kembali ke nilai semula sebelum fotonya diambil.
49
Menggunakan Tombol i
Opsi tercantum di bawah dapat diakses
dengan menekan tombol i selama
fotografi tinjauan langsung. Sorot item
menggunakan selektor-multi dan tekan
2 untuk meninjau opsi bagi item
tersorot. Setelah memilih pengaturan
diinginkan, tekan J untuk kembali ke
menu tombol-i. Tekan tombol i lagi
untuk keluar ke tampilan pemotretan.
Opsi
Tombol i
Penjelasan
Memilih area gambar bagi fotografi tinjauan
Pilih area gambar
langsung (0 88).
Active D-Lighting Menyetel Active D-Lighting (0 189).
Rana front-curtain Mengaktifkan atau menonaktifkan rana front-curtain
elekt.
elektronik bagi fotografi cermin naik (0 298).
Tekan 1 atau 3 untuk
menyetel kecerahan
monitor bagi tinjauan
langsung (catat bahwa ini
hanya mempengaruhi
tinjauan langsung dan
Kecerahan
monitor
tidak berpengaruh pada
foto atau film atau pada kecerahan monitor bagi
menu atau playback; untuk menyetel kecerahan
monitor bagi menu dan playback, gunakan opsi
Kecerahan monitor di menu persiapan seperti
dijelaskan di halaman 304).
50
Opsi
Penjelasan
Selama fotografi tinjauan
langsung, keseimbangan
putih (tingkatan warna) dari
monitor dapat diatur ke
nilai yang berbeda dari
yang digunakan bagi foto
(0 159). Ini akan efektif jika
penerangan dengan mana potret dibingkai adalah
berbeda dari yang digunakan saat foto diambil,
seperti kadang terjadi saat lampu kilat atau pra-setel
WB tamp. tinjauan
keseimbangan putih manual digunakan. Penyetelan
langsung foto
keseimbangan putih tampilan tinjauan langsung foto
untuk menghasilkan efek serupa dengan yang
digunakan bagi foto sebenarnya memudahkan
menampilkan gambar hasil. Untuk menggunakan
keseimbangan putih yang sama baik bagi tinjauan di
monitor maupun foto, pilih Tidak ada.
Keseimbangan putih monitor direset saat kamera
dimatikan, namun nilai terakhir digunakan dapat
dipilih dengan menekan tombol a sambil menekan
dan menahan tombol U.
Meninjau dua area terpisah
dari frame secara bersisian
Zoom tampilan (0 52). Opsi ini dapat
digunakan, contohnya,
layar terbagi
guna menyelaraskan
bangunan dengan horison.
51
❚❚ Zoom Tampilan Layar Terbagi
Memilih Zoom tampilan layar terbagi
di fotografi tinjauan langsung menu
tombol i membagi tampilan ke dalam
dua kotak yang menampilkan area
berbeda dari frame bersisian pada rasio
zoom tinggi. Posisi dari area yang
diperbesar ditampilkan dalam jendela
navigasi.
Jendela navigasi
Gunakan tombol X dan W (M) untuk
zoom memperbesar dan memperkecil,
atau gunakan tombol L (Z/Q) untuk
memilih kotak dan tekan 4 atau 2
untuk menggulir area terpilih ke kiri atau
kanan. Menekan 1 atau 3 menggulir
Area dalam fokus
kedua area ke atas atau bawah secara
bersamaan. Untuk memfokus pada
subjek di tengah area terpilih, tekan tombol pelepas rana
setengah. Untuk keluar dari tampilan layar terbagi, tekan
tombol i.
52
Tampilan Tinjauan Langsung
r t
q
y
w
e
Item
q Sisa waktu
Indikator WB
w tamp. tinjauan
langsung foto
Indikator bukaan
e diafragma
maksimal
Mode fokus
r otomatis
t Mode area-AF
y Titik fokus
Penjelasan
Jumlah waktu tersisa sebelum tinjauan
langsung berakhir secara otomatis.
Ditampilkan jika pemotretan akan berakhir
dalam waktu 30 d atau kurang.
0
—
Tingkatan warna monitor (WB tamp.
tinjauan langsung foto).
51
Ditampilkan saat tombol Pv ditekan untuk
memilih bukaan diafragma maksimal.
49
Mode fokus otomatis sekarang.
47
Mode area-AF sekarang.
Titik fokus sekarang. Tampilan bervariasi
menurut opsi terpilih bagi mode area-AF.
48
48
D Tampilan Hitung Mundur
Hitungan mundur akan ditampilkan 30 d sebelum tinjauan langsung
berakhir secara otomatis (pengatur waktu berubah merah jika tinjauan
langsung akan segera berakhir untuk melindungi sirkuit internalnya
atau, jika opsi selain daripada Tanpa batas dipilih bagi Pengaturan
Kustom c4—Penundaan monitor mati > Tinjauan langsung;
0 296—5 d sebelum waktunya monitor mati secara otomatis).
Tergantung pada kondisi pemotretan, pengatur waktu dapat segera
muncul saat tinjauan langsung dipilih.
53
Tampilan Informasi
Untuk sembunyikan atau tampilkan indikator di monitor, tekan
tombol R.
Horizon virtual
(0 305)
Informasi hidup
Histogram (pratinjau
pencahayaan saja;
0 45)
54
Informasi mati
Panduan
membingkai
Fotografi Sentuh (Rana Sentuh)
Sentuh monitor untuk memfokus dan
angkat jari Anda untuk mengambil foto.
Ketuk ikon yang ditunjukkan di sisi
kanan untuk memilih operasi yang
dilakukan oleh pengetukan monitor di
mode pemotretan. Pilih dari opsi berikut
ini:
Opsi
Penjelasan
Sentuh monitor untuk menempatkan titik
fokus dan fokus (fokus otomatis saja; rana
sentuh tidak dapat digunakan untuk
(Rana sentuh/AF: memfokus saat selektor mode-fokus diputar
W Hidup)
ke M untuk memilih fokus manual seperti
dijelaskan di halaman 114). Fokus mengunci
sementara jari Anda tetap di monitor; untuk
melepas rana, angkat jari Anda dari layar.
Sama dengan di atas, kecuali bahwa dengan
jari Anda diangkat dari layar tidaklah
V (AF Sentuh: Hidup) melepas rana. Apabila pelacakan subjek
(0 48) aktif, Anda dapat memfokus pada
subjek sekarang dengan mengetuk monitor.
(Rana sentuh/AF:
Rana sentuh dan AF dinonaktifkan.
X Mati)
55
D Mengambil Gambar Menggunakan Opsi Pemotretan Ketuk
Hindari menggerakkan kamera saat melepas rana. Pergerakan kamera
dapat menghasilkan foto yang kabur.
Tombol pelepas rana dapat digunakan untuk memfokus dan
mengambil gambar bahkan saat ikon W ditampilkan untuk
menunjukkan bahwa opsi pemotretan sentuh aktif. Gunakan tombol
pelepas rana untuk mengambil foto di mode pemotretan
berkelanjutan (0 116) dan selama perekaman film. Opsi pemotretan
sentuh dapat digunakan hanya untuk mengambil gambar satu per
satu di mode pemotretan berkelanjutan dan tidak dapat digunakan
untuk mengambil foto selama perekaman film.
Layar sentuh tidak dapat digunakan untuk menempatkan titik fokus
saat kunci selektor fokus ada di posisi L (kunci) (0 108), namun tetap
dapat digunakan untuk memilih subjek saat AF prioritas wajah dipilih
bagi mode area-AF (0 48).
Di mode pewaktu otomatis (0 119), fokus mengunci pada subjek
terpilih saat Anda menyentuh monitor dan pengatur waktu memulai
saat Anda mengangkat jari Anda dari layar. Pada pengaturan default,
rana dapat dilepas sekitar 10 d setelah pengatur waktu memulai;
penundaan dan jumlah bidikan dapat dirubah menggunakan
Pengaturan Kustom c3 (Pewaktu otomatis, 0 296). Apabila opsi
terpilih bagi Jumlah bidikan adalah lebih besar dari 1, kamera akan
secara otomatis mengambil gambar satu-persatu hingga jumlah
bidikan terpilih direkam.
56
D Pemotretan di Tinjauan Langsung
Untuk mencegah cahaya yang masuk melalui jendela bidik
mengganggu foto atau pencahayaan, tutuplah rana eyepiece jendela
bidik (0 119).
Meskipun tidak muncul di gambar akhir, tepi bergerigi, warna
berjumbai, moiré, dan titik cerah dapat muncul di monitor, sementara
pita putih dapat muncul di sejumlah area dengan tanda kilatan dan
sumber cahaya putus-putus lainnya atau jika subjek disinari sejenak
oleh kilasan cahaya atau sumber cahaya singkat dan terang lainnya.
Ditambah lagi, distorsi dapat terjadi jika kamera diliput secara
horisontal atau objek bergerak pada kecepatan tinggi melalui frame.
Berkedip dan pita yang tampak di monitor di bawah lampu neon, uap
merkuri, atau lampu natrium dapat dikurangi menggunakan opsi
Reduksi kedip di menu perekaman film (0 290), meskipun mereka
mungkin masih terlihat di foto akhir pada beberapa kecepatan rana.
Saat pemotretan di tinjauan langsung, hindari mengarahkan kamera
ke matahari atau sumber cahaya kuat lainnya. Gagal mematuhi
pencegahan ini dapat menyebabkan kerusakan pada sirkuit internal
kamera.
Terlepas dari opsi terpilih bagi Pengaturan Kustom c2 (Pewaktu siaga,
0 296), pewaktu siaga tidak akan berakhir selama pemotretan.
57
Film
Baca bagian ini untuk informasi tentang merekam dan meninjau
film.
Perekaman Film
Film dapat direkam di tinjauan langsung.
1 Putar selektor tinjauan langsung ke
1 (tinjauan langsung film).
Selektor tinjauan
langsung
2 Tekan tombol a.
Cermin akan dinaikkan dan tinjauan
melalui lensa akan ditampilkan di
monitor kamera, dirubah bagi efek
dari pencahayaan. Subjek tidak akan
tampak lagi di jendela bidik.
Tombol a
D Ikon 0
Ikon 0 (0 66) mengindikasi bahwa film tidak dapat direkam.
A Keseimbangan Putih
Keseimbangan putih dapat diatur setiap waktu dengan menekan
tombol U dan memutar kenop perintah utama (0 159).
58
3 Pilih mode fokus (0 47).
4 Pilih mode area-AF (0 48).
5 Fokus.
Frame bidikan pembuka dan tekan
tombol AF-ON untuk memfokus. Catat
bahwa jumlah subjek yang dapat
dideteksi di AF prioritas wajah
menurun selama perekaman film.
Tombol AF-ON
A Memfokus
Fokus juga dapat disetel oleh penekanan setengah tombol pelepas
rana sebelum memulai perekaman, atau Anda dapat memfokus
secara manual seperti dijelaskan di halaman 49.
59
6 Mulai perekaman.
Tekan tombol perekaman film untuk
memulai perekaman. Indikator
perekaman dan waktu tersedia
ditampilkan di monitor. Pencahayaan
dapat dikunci dengan menekan
Tombol perekaman film
bagian tengah dari sub-selektor
(0 141) atau dirubah oleh hingga
Indikator perekaman
±3 EV menggunakan kompensasi
pencahayaan (0 143); pengukuran
titik tidak tersedia. Di mode fokus
otomatis, kamera dapat difokus ulang
dengan menekan tombol AF-ON atau
dengan mengetuk subjek Anda di
monitor.
Sisa waktu
A Audio
Kamera dapat merekam baik video maupun suara; jangan
menutup mikrofon di depan kamera selama perekaman film. Catat
bahwa mikrofon internal dapat merekam suara dihasilkan oleh
kamera atau lensa selama fokus otomatis, pengurang guncangan,
atau perubahan ke bukaan.
60
7 Akhiri perekaman.
Tekan tombol perekaman film lagi
untuk mengakhiri perekaman.
Perekaman akan berakhir secara
otomatis saat panjang maksimal
tercapai, atau kartu memori penuh
(catat bahwa tergantung pada
kecepatan kartu memori, pemotretan dapat berakhir
sebelum panjang maksimal tercapai).
8 Keluar tinjauan langsung.
Tekan tombol a untuk keluar
tinjauan langsung.
61
A Mode Pencahayaan
Pengaturan pencahayaan berikut ini dapat disetel di mode film:
Bukaan
Kecepatan rana
Sensitivitas ISO
P, S
—
—
— 1, 2
A
✔
—
— 1, 2
M
✔
✔
✔ 2, 3
1 Batas atas dari sensitivitas ISO dapat dipilih menggunakan opsi Pengaturan
sensitivitas ISO > Sensitivitas maksimum di menu perekaman film
(0 289).
2 Terlepas dari opsi terpilih bagi Pengaturan sensitivitas ISO > Sensitivitas
maksimum atau bagi Sensitivitas ISO (mode M), batas atas saat Hidup
dipilih bagi VR Elektronik di menu perekaman film adalah ISO 51200.
3 Apabila Hidup dipilih bagi Pengaturan sensitivitas ISO > Kontrol ISO
oto. (mode M) di menu perekaman film, batas atas bagi sensitivitas ISO dapat dipilih
menggunakan opsi Sensitivitas maksimum.
Di mode pencahayaan M, kecepatan rana dapat diatur ke nilai antara
1/25 d dan 1/8000 d (kecepatan rana paling lambat tersedia beragam
sesuai kecepatan frame; 0 68). Di mode pencahayaan lainnya,
kecepatan rana disetel secara otomatis. Apabila subjek lebih- atau
kurang-pencahayaan di mode P atau S, akhiri tinjauan langsung dan
mulai lagi tinjauan langsung atau pilih pencahayaan A dan setel
bukaan.
62
Indeks
Apabila Penandaan indeks ditentukan
ke kontrol menggunakan Pengaturan
Kustom g1 (Penentuan kontrol kustom,
0 303), Anda dapat menekan kontrol
terpilih selama perekaman guna
menambah indeks yang dapat
Indeks
digunakan untuk menemukan lokasi
frame selama mengedit dan playback
(0 81). Hingga 20 indeks dapat ditambah ke masing-masing
film.
A Simak Juga
Peran bagian tengah dari selektor-multi dapat dipilih menggunakan
Pengaturan Kustom f2 (Tombol tngh selektor-multi; 0 301) dan
peran tombol Fn1, Fn2, dan Pv dan bagian tengah sub-selektor
menggunakan Pengaturan Kustom g1 (Penentuan kontrol kustom;
0 303). Pengaturan Kustom g1 (Penentuan kontrol kustom) >
Tombol pelepas rana mengontrol apakah tombol pelepas rana dapat
digunakan untuk memulai tinjauan langsung atau untuk memulai dan
mengakhiri perekaman film. Untuk informasi tentang mencegah
pengoperasian tak sengaja dari tombol a, simak Pengaturan Kustom
f8 (Opsi tombol tinj. langsung, 0 303).
63
Menggunakan Tombol i
Opsi tercantum di bawah ini dapat
diakses dengan menekan tombol i di
mode film. Sorot item menggunakan
selektor-multi dan tekan 2 untuk
meninjau opsi bagi item tersorot. Setelah
memilih pengaturan diinginkan, tekan J
untuk kembali ke menu tombol-i. Tekan
tombol i lagi untuk keluar ke tampilan
pemotretan.
Opsi
Pilih area gambar
Ukuran frame/kec.
frame
Tombol i
Penjelasan
Pilih area gambar bagi film (0 70)
Pilih ukuran dan kecepatan frame (0 68).
Menyetel Active D-Lighting (0 189). Tidak tersedia
pada ukuran frame 3840 × 2160 (0 68).
Kualitas film
Memilih kualitas film (0 68).
Tekan 1 atau 3 untuk
menyetel sensitivitas
mikrofon (0 290). Baik
Sensitivitas mikrofon mikrofon internal
maupun mikrofon
eksternal (0 336) akan
terpengaruh.
Mengontrol respons frekuensi dari mikrofon
Respons frekuensi
internal atau mikrofon eksternal (0 291).
Mengaktifkan atau menonaktifkan reduksi suara
Reduksi suara angin angin menggunakan low-cut filter mikrofon
internal (0 291).
Active D-Lighting
64
Opsi
Tujuan
Kecerahan monitor
Apertur listrik
selektor-multi
Tampilan sorotan
Volume headphone
VR Elektronik
Penjelasan
Saat dua kartu memori dimasukkan, Anda dapat
memilih kartu di mana film telah direkam (0 288).
Tekan 1 atau 3 untuk menyetel kecerahan
monitor (catat bahwa ini mempengaruhi tinjauan
langsung saja dan tidak berpengaruh pada foto
atau film atau pada kecerahan monitor bagi menu
atau playback; 0 50).
Pilih Aktifkan guna mengaktifkan bukaan
berpenggerak elektronik. Tekan 1 untuk
memperbesar bukaan, 3 untuk memperkecil
bukaan.
Memilih apakah area
Sorotan
paling cerah dari frame
(sorotan) ditampilkan
oleh garis miring atau
tidak di tampilan.
Tekan 1 atau 3 untuk menyetel volume
headphone.
Pilih Hidup untuk mengaktifkan reduksi
guncangan elektronik di mode film. Tidak tersedia
pada ukuran frame 3840 × 2160 (0 68). Catat
bahwa apabila pengurang guncangan elektronik
hidup dan DX dipilih bagi Pilih area gambar,
sudut gambar dikurangi dan sudut dari frame akan
terpotong.
A Menggunakan Mikrofon Eksternal
Mikrofon stereo ME-1 eksternal atau mikrofon nirkabel ME-W1 dapat
digunakan untuk merekam suara bagi film (0 336).
A Headphone
Headphone pihak ketiga dapat digunakan. Catat bahwa tingkat suara
tinggi dapat menghasilkan volume tinggi; sebaiknya berikan
perhatian khusus saat headphone digunakan.
65
Tampilan Tinjauan Langsung
q
y
u
i
w
e
o
r
!1
!0
t
Item
Indikator “Tidak ada
q film”
w Volume headphone
e Sensitivitas mikrofon
r Tingkat suara
t Respons frekuensi
y Reduksi suara angin
Penjelasan
Mengindikasi bahwa film tidak dapat
direkam.
Volume dari output audio ke
headphone. Ditampilkan saat
headphone pihak ketiga dihubungkan.
Sensitivitas mikrofon.
Tingkat suara bagi perekaman audio.
Ditampilkan berwarna merah jika terlalu
tinggi; setel sensitivitas mikrofon
seperlunya.
Respons frekuensi sekarang.
Ditampilkan saat reduksi suara angin
hidup.
Waktu perekaman tersedia bagi film.
Ukuran frame bagi perekaman film.
Ditampilkan saat pengurang guncangan
elektronik hidup.
Ditampilkan saat tampilan sorotan
hidup.
u Sisa waktu
i Ukuran frame film
Indikator VR
o elektronik
Sorot indikator
!0 tampilan
Indikator “Tidak ada
Mengindikasikan bahwa bukaan
!1 bukaan berpenggerak berpenggerak elektronik tidak tersedia.
elektronik”
66
0
—
67
64
—
64
64
60
68
65
65
65
D Tampilan Hitung-Mundur
Hitungan mundur akan ditampilkan 30 detik sebelum tinjauan
langsung berakhir secara otomatis (0 53). Tergantung pada kondisi
pemotretan, pengatur waktu dapat segera muncul saat perekaman
film memulai. Catat bahwa terlepas dari durasi perekaman tersedia,
tinjauan langsung akan tetap berakhir secara otomatis saat pengatur
waktu berakhir. Tunggu hingga sirkuit internal mendingin sebelum
meneruskan perekaman film.
A Menyetel Pengaturan Selama Perekaman Film
Volume headphone tidak dapat disetel selama perekaman. Apabila
opsi selain daripada I (mikrofon mati) sekarang dipilih, sensitivitas
mikrofon dapat dirubah ke pengaturan manapun selain daripada I
selama perekaman berlangsung.
67
Ukuran Frame, Kecepatan Frame, dan Kualitas
Film
Opsi Ukuran frame/kec. frame di menu perekaman film
digunakan untuk memilih ukuran frame film (dalam piksel) dan
kecepatan frame. Anda juga dapat memilih dari dua opsi
Kualitas film: tinggi dan normal. Bersamaan, opsi-opsi ini
menentukan kecepatan bit maksimal, seperti ditunjukkan dalam
tabel berikut ini.
Laju bit maksimal
(Mbps) (★ kualitas
tinggi/Normal)
Opsi 1
Panjang maksimal
r 3840 × 2160 (4K UHD); 30p 2
144
s 3840 × 2160 (4K UHD); 25p 2
t 3840 × 2160 (4K UHD); 24p 2
y/y 1920 × 1080; 60p
48/24
z/z 1920 × 1080; 50p
29 menit 59 detik 3
1/1 1920 × 1080; 30p
2/2 1920 × 1080; 25p
24/12
3/3 1920 × 1080; 24p
4/4 1280 × 720; 60p
5/5 1280 × 720; 50p
1 Kecepatan frame sebenarnya adalah 29,97 fps bagi nilai tercantum sebagai 30p, 23,976 fps
bagi nilai tercantum sebagai 24p, dan 59,94p bagi nilai tercantum sebagai 60p.
2 Saat opsi ini dipilih, k ditampilkan di monitor dan kualitas film ditetapkan pada “tinggi”.
3 Setiap film akan direkam hingga 8 file dari masing-masing hingga 4 GB. Jumlah file dan
panjang setiap file beragam menurut opsi terpilih bagi Ukuran frame/kec. frame
dan Kualitas film.
68
Tampilan Informasi
Untuk sembunyikan atau tampilkan indikator di monitor, tekan
tombol R.
Horizon virtual
(0 305)
Informasi hidup
Histogram
Informasi mati
Panduan
membingkai
A HDMI
Apabila kamera dihubungkan ke perangkat HDMI, tinjauan melalui
lensa akan muncul baik di monitor kamera maupun di perangkat
HDMI.
69
Potongan Film
Film memiliki rasio aspek 16 : 9 dan direkam menggunakan
pemotongan yang beragam sesuai ukuran frame dan opsi
terpilih bagi Pilih area gambar di menu perekaman film (0 68,
288).
1920 × 1080 dan
1280 × 720 (DX)
1920 × 1080 dan
1280 × 720 (1,3×)
3840 × 2160
Ukuran pemotongan film diberikan di bawah ini:
• Pada ukuran frame 3840 × 2160, pemotongan film adalah
sekitar 16,2 × 9,1 mm, terlepas dari opsi terpilih bagi Pilih area
gambar. Panjang fokal nyata adalah sekitar 1,5× lebih besar
daripada bagi format DX.
• Dengan DX terpilih bagi Pilih area gambar dan ukuran frame
1920 × 1080 atau 1280 × 720, pemotongan film adalah sekitar
23,5 × 13,3 mm.
• Dengan 1,3× terpilih bagi Pilih area gambar dan ukuran
frame 1920 × 1080 atau 1280 × 720, pemotongan film adalah
sekitar 18,0 × 10,1 mm. Panjang fokal nyata adalah sekitar 1,3×
lebih besar daripada bagi format DX.
70
Mengambil Foto di Mode Film
Untuk mengambil foto di mode film (baik di tinjauan
langsung ataupun selama perekaman film), pilih
Ambil foto bagi Pengaturan Kustom g1 (Penentuan
kontrol kustom) > Tombol pelepas rana (0 303).
Foto dengan rasio aspek 16 : 9 dapat diambil setiap saat dengan
menekan tombol pelepas rana ke bawah penuh. Apabila
perekaman film sedang berlangsung, perekaman akan berakhir
dan footage terekam hingga titik itu akan disimpan.
Kecuali pada ukuran frame 3840 × 2160 (0 68), foto direkam
dalam format terpilih bagi Kualitas gambar di menu
pemotretan foto (0 91); foto diambil pada ukuran frame
3840 × 2160 direkam pada kualitas gambar JPEG fine★. Untuk
informasi tentang ukuran gambar, simak halaman 72. Catat
bahwa pencahayaan bagi foto tidak dapat dipratinjau saat
selektor tinjauan langsung diputar ke 1; mode P, S, atau A
disarankan namun hasil akurat dapat dicapai di mode M oleh
peninjauan pencahayaan dengan selektor tinjauan langsung
diputar ke C.
71
❚❚ Ukuran Gambar
Ukuran foto terambil di mode film beragam menurut ukuran
frame film (0 68) dan, dalam hal foto terambil pada ukuran
frame 1920 × 1080 dan 1280 × 720, dengan area gambar dan
opsi terpilih bagi Ukuran gambar > JPEG/TIFF di menu
pemotretan foto (0 94).
Ukuran frame
3840 × 2160
Area gambar
Ukuran gambar
—
DX
1920 × 1080
1280 × 720
1,3×
Besar
Sedang
Kecil
Besar
Sedang
Kecil
Ukuran (piksel)
3840 × 2160
5568 × 3128
4176 × 2344
2784 × 1560
4272 × 2400
3200 × 1800
2128 × 1192
D Perekaman Film
Film direkam dalam spasi warna sRGB. Berkedip, pita, atau distorsi
dapat terlihat di monitor dan di film akhir di bawah lampu neon, uapmerkuri, atau lampu natrium atau jika kamera diliput secara horisontal
atau objek bergerak pada kecepatan tinggi melalui bingkai (untuk
informasi tentang mengurangi berkedip dan pita, simak Reduksi
kedip, 0 290). Berkedip dapat juga muncul sementara bukaan
berpenggerak elektronik digunakan. Tepi bergerigi, warna berjumbai,
moiré, dan titik bercahaya dapat juga muncul. Pita cerah dapat muncul
di beberapa area dari frame dengan tanda berkilat dan sumber cahaya
putus-putus lainnya atau jika subjek disinari sejenak oleh kejapan atau
sumber cahaya terang dan cepat lainnya. Saat perekaman film, hindari
mengarahkan kamera ke matahari atau sumber cahaya kuat lainnya.
Gagal mematuhi pencegahan ini dapat menyebabkan kerusakan pada
sirkuit internal kamera. Catat bahwa noise (piksel cerah acak, kabut,
atau garis) dan warna tak diharapkan dapat muncul jika Anda zoom
memperbesar pada tinjauan melalui lensa (0 46) di mode film.
Penerangan lampu kilat tidak dapat digunakan.
Perekaman berakhir secara otomatis jika lensa dilepas atau selektor
tinjauan langsung diputar ke pengaturan baru.
72
A Kontroler Jarak Jauh Nirkabel dan Kabel Jarak Jauh
Apabila Rekam film dipilih bagi Pengaturan Kustom g1 (Penentuan
kontrol kustom) > Tombol pelepas rana (0 303), tombol pelepas
rana pada kontroler jarak jauh nirkabel dan kabel jarak jauh opsional
(0 335, 336) dapat digunakan untuk memulai tinjauan langsung serta
untuk memulai dan mengakhiri perekaman film.
73
Film Berjeda
Kamera dengan otomatis mengambil foto pada interval terpilih
guna mencipta film berjeda diam menggunakan opsi terpilih
sekarang bagi Pilih area gambar, Ukuran frame/kec. frame,
Kualitas film, dan Tujuan di menu perekaman film (0 288).
A Sebelum Pemotretan
Sebelum mensyuting film berjeda, ambil tes bidik pada pengaturan
sekarang dan tinjau hasilnya di monitor (film berjeda dibidik
menggunakan pemotongan film; gunakan tinjauan langsung agar
Anda dapat memeriksa komposisinya). Demi pewarnaan konsisten,
pilih pengaturan keseimbangan putih selain dari otomatis (0 159).
Penggunaan tripod disarankan. Pasang kamera pada tripod sebelum
memulai pemotretan. Untuk memastikan bahwa pemotretan tidak
terhenti, gunakan adaptor AC dan konektor daya opsional atau baterai
penuh daya. Untuk mencegah cahaya masuk melalui jendela bidik
mengganggu foto dan pencahayaan, tutup rana eyepiece jendela
bidik (0 119).
1 Pilih Film berjeda.
Sorot Film berjeda di menu
perekaman film dan tekan 2 untuk
menampilkan pengaturan film
berjeda.
74
2 Setel pengaturan film berjeda.
Pilih interval, total waktu pemotretan, dan opsi penghalusan
pencahayaan.
• Untuk memilih interval antar frame:
Sorot Interval dan tekan 2.
Pilih interval lebih lama
daripada kecepatan rana
antisipasi paling lambat (menit
dan detik) dan tekan J.
• Untuk memilih total waktu pemotretan:
Sorot Waktu pemotretan dan
tekan 2.
Pilih waktu pemotretan (hingga
7 jam 59 menit) dan tekan J.
75
• Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan penghalusan pencahayaan:
Sorot Penghalusan
pencahayaan dan tekan 2.
Sorot opsi dan tekan J.
Pemilihan Hidup menghaluskan perubahan mendadak
pada pencahayaan di mode selain dari M (catat bahwa
penghalusan pencahayaan hanya berpengaruh di mode M
jika kontrol sensitivitas ISO oto. diaktifkan di menu
pemotretan foto).
3 Mulai pemotretan.
Sorot Mulai dan tekan J. Pemotretan
mulai setelah sekitar 3 d. Kamera
mengambil foto pada interval terpilih
bagi waktu pemotretan terpilih.
Setelah selesai, film berjeda direkam
ke kartu memori terpilih bagi Tujuan
di menu perekaman film (0 288).
A 3840 × 2160
Apabila opsi dengan ukuran frame 3840 × 2160 dipilih bagi Ukuran
frame/kec. frame di menu perekaman film, indikator pemotongan
1,3× DX dan pemotongan 1,3× DX akan ditampilkan di jendela bidik;
putar selektor tinjauan langsung ke 1 dan frame bidikan di tinjauan
langsung (0 70).
76
A Menghitung Panjang dari Film Akhir
Total jumlah frame di film akhir dapat
dihitung dengan membagi waktu
perekaman dengan interval dan
pembulatan ke atas. Panjang dari film akhir
lalu dapat dihitung dengan membagi
jumlah bidikan dengan kecepatan frame
terpilih bagi Ukuran frame/kec. frame di
menu perekaman film (0 68). Film 48 frame
terekam pada 1920×1080; 24p, sebagai
contoh, akan sekitar dua detik panjangnya.
Panjang maksimal bagi film berjeda adalah
20 menit.
Panjang terekam/
panjang maksimum
Indikator kartu
memori
Ukuran frame/kec. frame
77
❚❚ Mengakhiri Pemotretan
Untuk mengakhiri pemotretan sebelum seluruh foto diambil,
sorot Mati di menu film berjeda dan tekan J, atau tekan J
antara frame atau segera setelah sebuah frame terekam. Sebuah
film akan tercipta dari frame yang dibidik hingga pada titik di
mana pemotretan berakhir. Catat bahwa pemotretan akan
berakhir dan tiada film akan direkam jika sumber daya dicabut
atau diputuskan atau kartu memori tujuan dikeluarkan.
❚❚ Tidak Ada Foto
Kamera akan melewati bingkai sekarang jika kamera tidak
mampu memfokus di AF-S (catat bahwa kamera memfokus
kembali sebelum masing-masing bidikan). Pemotretan akan
berlanjut pada frame berikutnya.
D Film Berjeda
Film berjeda tidak tersedia selama tinjauan langsung (0 43), atau
perekaman film (0 58), pada kecepatan rana A atau % (0 137)
atau saat bracketing (0 146), Jangk. Dinamis Tinggi (HDR, 0 191),
pencahayaan-multi (0 236), atau fotografi pewaktu interval (0 243)
aktif. Catat bahwa karena kecepatan rana dan waktu diperlukan untuk
merekam gambar ke kartu memori dapat beragam dari bidikan ke
bidikan, interval antar bidikan terekam dan mulainya bidikan berikut
dapat berbeda. Pemotretan tidak akan memulai jika film berjeda tidak
dapat direkam pada pengaturan sekarang (sebagai contoh, jika kartu
memori penuh, interval atau waktu pemotretan adalah nol, atau
interval lebih panjang dari waktu pemotretan).
Pemotretan dapat berakhir jika kontrol kamera digunakan atau
pengaturan dirubah atau kabel HDMI dihubungkan. Sebuah film akan
tercipta dari frame yang dibidik hingga pada titik di mana pemotretan
berakhir. Untuk mengakhiri pemotretan dan merekam foto, tekan
tombol pelepas rana ke bawah penuh.
78
A Selama Pemotretan
Selama pemotretan, Q akan berkilat dan
indikator perekaman berjeda akan
ditampilkan di panel kontrol. Waktu tersisa
(dalam jam dan menit) muncul di tampilan
kecepatan rana segera sebelum masingmasing frame direkam. Di waktu lain, waktu tersisa dapat ditinjau oleh
penekanan setengah tombol pelepas rana. Terlepas dari opsi terpilih
bagi Pengaturan Kustom c2 (Pewaktu siaga, 0 296), pewaktu siaga
tidak akan berakhir selama pemotretan.
Untuk meninjau pengaturan film berjeda
sekarang atau mengakhiri pemotretan
(0 78), tekan tombol G di antara bidikan.
Sementara pemotretan berlangsung, menu
film berjeda akan menunjukkan
penghalusan pencahayaan, interval, dan
waktu tersisa. Pengaturan ini tidak dapat
dirubah selama pemotretan berlangsung, juga tidak dapat
menampilkan gambar atau menyetel pengaturan menu lainnya.
A Tinjauan Gambar
Tombol K tidak dapat digunakan untuk meninjau gambar selama
pemotretan berlangsung, namun frame sekarang akan ditampilkan
selama beberapa detik setelah masing-masing bidikan jika Hidup
dipilih bagi Tinjauan gambar di menu playback (0 282).
Pengoperasian playback lainnya tidak dapat dilakukan selama frame
ditampilkan.
A Mode Pelepas
Terlepas dari mode pelepas terpilih, kamera akan mengambil satu
bidikan pada masing-masing interval. Pewaktu otomatis tidak dapat
digunakan.
A Simak Juga
Opsi Bip di menu persiapan mengontrol apakah bip berbunyi atau
tidak saat pemotretan selesai (0 306).
79
Meninjau Film
Film diindikasi oleh ikon 1 di playback bingkai-penuh (0 255).
Ketuk ikon a di monitor atau tekan bagian tengah selektormulti untuk memulai playback; posisi Anda sekarang diindikasi
oleh palang pergerakan film.
Ikon 1
Panjang
Ikon a
Posisi sekarang/panjang total
Palang pergerakan Volume Panduan
film
Pengoperasian berikut ini dapat dilakukan:
Untuk
Jeda
Memutar
Mundur/maju
80
Gunakan
Penjelasan
Menjeda playback.
Melanjutkan playback saat film dijeda
atau selama di-maju/mundur-kan.
Kecepatan
meningkat
seiring setiap tekanan, dari 2× ke 4× ke 8×
hingga 16×; tahan penekanan untuk
melewatkan ke awal atau akhir dari film
(frame pertama diindikasi oleh h di
puncak sudut kanan monitor, frame
terakhir oleh i). Apabila playback dijeda,
film maju atau mundur satu bingkai pada
satu waktu; tahan untuk maju atau
mundur berkelanjutan.
Untuk
Memulai
playback gerak
lambat
Gunakan
Tekan 3 sementara film dijeda untuk
memulai playback gerak lambat.
Putar kenop perintah utama untuk
melewatkan atau kembali 10 d.
Lewatkan 10 d
Melompat
maju/mundur
Menyetel
volume
Memangkas
film
Keluar
Kembali ke
mode
pemotretan
Penjelasan
X/W (M)
i/J
Putar kenop sub-perintah untuk lewatkan
ke indeks berikut atau sebelumnya, atau
untuk lewatkan ke frame terakhir atau
pertama jika film tidak berisi indeks.
Tekan X untuk meningkatkan volume,
W (M) untuk menurunkan.
Simak halaman 82 untuk informasi
selengkapnya.
/K Keluar ke playback bingkai-penuh.
Tekan tombol pelepas rana setengah
untuk keluar ke mode pemotretan.
A Ikon p
Film dengan indeks (0 63) diindikasi oleh
ikon p di playback bingkai-penuh.
A Ikon 2
2 ditampilkan di playback bingkai-penuh
dan film apabila film direkam tanpa suara
(0 290).
81
Mengedit Film
Pangkas footage untuk mencipta salinan edit dari film atau
simpan frame terpilih sebagai gambar diam JPEG.
Opsi
9 Pilih titik mulai/akhir
Simpan bingkai
4 terpilih
Penjelasan
Mencipta salinan dari mana footage tak
diinginkan telah dihapus.
Menyimpan frame terpilih sebagai gambar
diam JPEG.
Memangkas Film
Untuk mencipta salinan pangkas dari film:
1 Tampilkan film sepenuh bingkai (0 255).
2 Jeda film pada frame pembuka baru.
Putar film seperti penjelasan di
halaman 80, tekan bagian tengah
selektor-multi untuk memulai dan
melanjutkan playback dan 3 untuk
menjeda dan tekan 4 atau 2 atau
putar kenop perintah utama atau sub- Palang pergerakan film
perintah untuk menemukan lokasi
bingkai diinginkan. Perkiraan posisi Anda di film dapat
ditentukan dari palang pergerakan film. Jeda playback saat
Anda mencapai frame pembuka baru.
82
3 Pilih Pilih titik mulai/akhir.
Tekan i, atau J, lalu sorot Pilih titik
mulai/akhir dan tekan 2.
4 Pilih Titik mulai.
Untuk mencipta salinan yang
memulai dari frame sekarang, sorot
Titik mulai dan tekan J. Frame
sebelum frame sekarang akan
dibuang saat Anda menyimpan
salinan di Langkah 9.
Titik mulai
5 Konfirmasi titik mulai baru.
Apabila frame yang diinginkan tidak
ditampilkan sekarang, tekan 4 atau
2 untuk maju atau mundur (untuk
melewatkan 10 d ke depan atau
belakang, putar kenop perintah
utama; untuk melewatkan ke indeks,
atau ke frame pertama atau terakhir jika film tidak berisi
indeks, putar kenop sub-perintah).
83
6 Pilih titik akhir.
Tekan L (Z/Q) untuk beralih dari
titik mulai (w) hingga titik akhir (x)
pemilihan perkakas dan lalu pilih
frame penutup sesuai penjelasan di
Langkah 5. Frame setelah frame
terpilih akan dibuang saat Anda
menyimpan salinan di Langkah 9.
Tombol L (Z/Q)
Titik akhir
7 Cipta salinan.
Setelah frame yang diinginkan ditampilkan, tekan 1.
8 Pratinjau filmnya.
Untuk meninjau salinan, sorot
Pratinjau dan tekan J (untuk
hentikan pratinjau dan kembali ke
menu opsi simpan, tekan 1). Untuk
mengabaikan salinan sekarang dan
memilih titik mulai atau titik akhir
baru seperti penjelasan di halaman terdahulu, sorot Batal
dan tekan J; untuk menyalin salinan, lanjutkan ke Langkah 9.
84
9 Simpan salinan.
Sorot Simpan sebagai file baru dan
tekan J untuk menyimpan salinan ke
file baru. Untuk mengganti file film
semula dengan salinan edit, sorot
Timpa file yang ada dan tekan J.
D Memangkas Film
Durasi film paling sedikit harus dua detik. Salinan tidak akan disimpan
jika tidak ada cukup ruang tersedia pada kartu memori.
Salinan memiliki waktu dan tanggal cipta sama seperti aslinya.
A Menghapus Footage Pembuka atau Penutup
Untuk menghapus hanya footage pembuka dari film, lanjutkan ke
Langkah 7 tanpa menekan tombol L (Z/Q) di Langkah 6. Untuk
menghapus hanya footage penutup, pilih Titik akhir di Langkah 4,
pilih frame penutup, dan lanjutkan ke Langkah 7 tanpa menekan
tombol L (Z/Q) di Langkah 6.
85
Menyimpan Bingkai Terpilih
Untuk menyimpan salinan dari frame terpilih sebagai gambar
diam JPEG:
1 Jeda film pada frame yang
diinginkan.
Putar film seperti penjelasan di
halaman 80, tekan bagian tengah
selektor-multi untuk memulai dan
melanjutkan playback dan 3 untuk
menjeda. Jeda film pada frame yang
ingin Anda salin.
2 Pilih Simpan bingkai terpilih.
Tekan i atau J, lalu sorot Simpan
bingkai terpilih dan tekan 2.
3 Cipta salinan gambar diam.
Tekan 1 untuk mencipta salinan
gambar diam dari frame sekarang.
4 Simpan salinan.
Sorot Ya dan tekan J untuk mencipta
salinan JPEG kualitas-fine★ (0 91)
dari frame terpilih.
86
A Simpan Bingkai Terpilih
Film diam JPEG yang tercipta dengan opsi Simpan bingkai terpilih
tidak dapat diubah. Film diam JPEG tidak memiliki beberapa kategori
dari informasi foto (0 261).
A Menu Ubah
Film dapat juga diedit menggunakan opsi Edit film di menu ubah
(0 314).
87
Opsi Perekaman Gambar
Area Gambar
Memilih area gambar dari DX (24×16) dan 1,3× (18×12).
Opsi
a DX (24×16)
Z 1,3× (18×12)
Penjelasan
Gambar direkam menggunakan area gambar
23,5 × 15,7 mm (format DX).
Gambar direkam menggunakan area gambar
18,0 × 12,0 mm, menghasilkan efek telefoto tanpa
perlu mengganti lensa.
Tampilan jendela bidik
Foto dengan area gambar DX
(24×16)
A Area Gambar
Opsi terpilih ditunjukkan di tampilan
informasi.
88
Foto dengan area gambar
1,3× (18×12)
Area gambar dapat dipilih menggunakan opsi Pilih area
gambar di menu pemotretan foto atau dengan menekan
kontrol dan memutar kenop perintah.
❚❚ Menu Pilih Area Gambar
1 Pilih Pilih area gambar.
Sorot Pilih area gambar di menu
pemotretan foto dan tekan 2.
2 Setel pengaturan.
Pilih opsi dan tekan J. Pemotongan
terpilih ditampilkan di jendela bidik.
A Tampilan Jendela Bidik
Tampilan jendela bidik bagi pemotongan
DX 1,3× ditunjukkan di sisi kanan. Ikon Z
ditampilkan di jendela bidik saat
pemotongan DX 1,3× dipilih.
Pemotongan DX 1,3×
A Ukuran Gambar
Ukuran gambar bervariasi menurut opsi terpilih bagi area gambar.
89
❚❚ Kontrol Kamera
1 Menentukan pilihan area gambar ke kontrol kamera.
Gunakan Pengaturan Kustom f1 (Penentuan kontrol
kustom, 0 301) untuk menentukan Pilih area gambar ke
sebuah kontrol.
2 Gunakan kontrol terpilih untuk memilih area gambar.
Area gambar dapat dipilih dengan menekan kontrol terpilih
dan memutar kenop utama atau sub-perintah hingga
pemotongan diinginkan ditampilkan di jendela bidik (0 88).
Opsi terpilih sekarang bagi area
gambar dapat ditinjau dengan
menekan kontrol guna menampilkan
area gambar di panel kontrol atau
tampilan informasi. Format DX
ditampilkan sebagai “24z16” dan 1,3× sebagai “18z12”.
A Simak Juga
Simak halaman 70 untuk informasi tentang pemotongan tersedia bagi
perekaman film.
90
Kualitas Gambar
D500 mendukung opsi kualitas gambar berikut ini. Simak
halaman 389 untuk informasi tentang jumlah gambar yang
dapat disimpan pada pengaturan kualitas dan ukuran gambar
berbeda.
Opsi
Jenis file
NEF (RAW)
NEF
NEF (RAW) +
JPEG fine★/
NEF (RAW) +
JPEG fine
NEF (RAW) +
JPEG normal★/
NEF (RAW) +
JPEG normal
NEF (RAW) +
JPEG basic★/
NEF (RAW) +
JPEG basic
JPEG fine★/
JPEG fine
JPEG normal★/
JPEG normal
JPEG basic★/
JPEG basic
TIFF (RGB)
Penjelasan
Data RAW dari sensor gambar disimpan
tanpa pemrosesan tambahan. Pengaturan
seperti keseimbangan putih dan kontras
dapat disetel setelah pemotretan.
Dua gambar direkam, satu gambar NEF
(RAW) dan satu gambar JPEG kualitas fine.
NEF/
JPEG
Dua gambar direkam, satu gambar NEF
(RAW) dan satu gambar JPEG kualitas normal.
Dua gambar direkam, satu gambar NEF
(RAW) dan satu gambar JPEG kualitas basic.
Merekam gambar JPEG pada rasio kompresi
berkisar 1:4 (kualitas fine).
Merekam gambar JPEG pada rasio kompresi
JPEG
berkisar 1:8 (kualitas normal).
Merekam gambar JPEG pada rasio kompresi
kira-kira 1:16 (kualitas basic).
Merekam gambar TIFF-RGB tanpa kompresi
TIFF pada kedalaman bidang 8 bit per saluran
(RGB) (warna 24-bit). TIFF didukung oleh berbagai
ragam aplikasi pencitraan.
91
Kualitas gambar diatur dengan menekan tombol T dan
memutar kenop perintah utama hingga pengaturan diinginkan
ditampilkan di panel kontrol.
Tombol T
Kenop perintah
utama
Panel kontrol
A Kompresi JPEG
Opsi kualitas gambar dengan bintang (“★”) menggunakan kompresi
yang ditujukan guna memastikan kualitas maksimal; ukuran file
bervariasi menurut scene. Opsi tanpa bintang menggunakan jenis
kompresi yang didesain untuk menghasilkan file lebih kecil; file
cenderung berkisar pada ukuran yang sama terlepas dari scene
terekam.
A NEF+JPEG
Saat foto diambil pada pengaturan NEF (RAW) + JPEG ditinjau pada
kamera dengan hanya satu kartu memori dimasukkan, hanya gambar
JPEG yang akan ditampilkan. Apabila kedua salinan direkam pada
kartu memori yang sama, kedua salinan akan terhapus saat fotonya
dihapus. Apabila salinan JPEG direkam ke kartu memori terpisah
menggunakan opsi Fungsi slot sekunder > RAW primer - JPEG
sekunder, setiap salinan harus dihapus secara terpisah.
A Menu Kualitas Gambar
Kualitas gambar juga dapat disetel menggunakan opsi Kualitas
gambar di menu pemotretan foto (0 284).
92
❚❚ Kompresi NEF (RAW)
Untuk memilih jenis kompresi bagi gambar NEF (RAW), sorot
Perekaman NEF (RAW) > Kompresi NEF (RAW) di menu
pemotretan foto dan tekan 2.
Opsi
N
O
Penjelasan
Gambar NEF dikompresi menggunakan algoritme
yang dapat dibalik, mengurangi ukuran file hingga
Kompresi utuh
sekitar 20–40% tanpa mempengaruhi kualitas
gambar.
Gambar NEF dikompresi menggunakan algoritme
yang tidak dapat dibalik, menurunkan ukuran file
Dikompresi
hingga sekitar 35–55% dengan hampir tanpa
mempengaruhi kualitas gambar.
Tanpa
Gambar NEF tidak dikompresi.
kompresi
❚❚ Kedalaman Bidang NEF (RAW)
Untuk memilih kedalaman bidang bagi gambar NEF (RAW),
sorot Perekaman NEF (RAW) > Kedalaman bidang NEF (RAW)
di menu pemotretan foto dan tekan 2.
Opsi
q 12-bit
r 14-bit
Penjelasan
Gambar NEF (RAW) direkam pada kedalaman
bidang 12 bit.
Gambar NEF (RAW) direkam pada kedalaman
bidang 14 bit, menghasilkan file lebih besar dari file
dengan kedalaman bidang 12 bit namun
meningkatkan data warna terekam.
A Gambar NEF (RAW)
Salinan JPEG dari gambar NEF (RAW) dapat dicipta menggunakan
Capture NX-D atau perangkat lunak lainnya atau opsi Pemrosesan
NEF (RAW) di menu ubah (0 313).
93
Ukuran Gambar
Ukuran gambar diukur dalam piksel. Pilih dari # Besar,
$ Sedang, atau % Kecil (catat bahwa ukuran gambar
bervariasi tergantung pada opsi terpilih bagi Pilih area gambar,
0 88):
Opsi
Ukuran (piksel)
Ukuran cetak (cm) *
Besar
5568 × 3712
47,1 × 31,4
DX (24×16)
Sedang
4176 × 2784
35,4 × 23,6
Kecil
2784 × 1856
23,6 × 15,7
Besar
4272 × 2848
36,2 × 24,1
1,3× (18×12)
Sedang
3200 × 2136
27,1 × 18,1
Kecil
2128 × 1424
18,0 × 12,1
* Perkiraan ukuran saat dicetak pada 300 dpi. Ukuran cetak dalam inci setara ukuran gambar
dalam piksel dibagi dengan resolusi printer dalam dot per inci (dpi; 1 inci = sekitar 2,54 cm).
Area gambar
94
Ukuran gambar bagi gambar JPEG dan TIFF dapat diatur dengan
menekan tombol T dan memutar kenop sub-perintah
hingga opsi diinginkan ditampilkan di panel kontrol. Untuk
memilih ukuran dari gambar NEF (RAW), gunakan opsi Ukuran
gambar > NEF (RAW) di menu pemotretan foto.
Tombol T
Kenop subperintah
Panel kontrol
A Menu Ukuran Gambar
Ukuran gambar bagi gambar JPEG dan TIFF
juga dapat disetel menggunakan opsi
Ukuran gambar > JPEG/TIFF di menu
pemotretan foto (0 284). Gambar NEF
(RAW) ukuran kecil dan sedang direkam
dalam format 12-bit kompresi utuh, terlepas
dari opsi terpilih bagi Kompresi NEF (RAW)
dan Kedalaman bidang NEF (RAW) di menu Perekaman NEF (RAW).
95
Menggunakan Dua Kartu Memori
Saat dua kartu memori dimasukkan dalam kamera, Anda dapat
memilih satu sebagai kartu primer menggunakan item
Pemilihan slot primer di menu pemotretan foto. Pilih Slot
kartu XQD untuk menentukan kartu dalam slot kartu XQD
sebagai kartu primer, Slot kartu SD untuk memilih kartu SD.
Fungsi dari kartu primer dan sekunder dapat dipilih
menggunakan opsi Fungsi slot sekunder di menu pemotretan
foto. Pilih dari Melimpah (kartu sekunder digunakan hanya saat
kartu primer penuh), Cadangan (tiap gambar direkam baik ke
kartu primer maupun sekunder), dan RAW primer - JPEG
sekunder (sebagai Cadangan, kecuali bahwa salinan NEF/RAW
dari foto terekam pada pengaturan NEF/RAW + JPEG direkam
hanya ke kartu primer dan salinan JPEG hanya ke kartu
sekunder).
A “Cadangan” dan “RAW Primer - JPEG Sekunder”
Kamera menunjukkan jumlah sisa bidikan pada kartu dengan jumlah
memori paling rendah. Pelepas rana akan dinonaktifkan saat salah
satu kartu penuh.
A Perekaman Film
Saat dua kartu memori dimasukkan dalam kamera, slot yang
digunakan untuk merekam film dapat dipilih menggunakan opsi
Tujuan di menu perekaman film (0 288).
96
Fokus
Bagian ini menjelaskan opsi fokus yang tersedia saat foto
dibingkai di jendela bidik. Fokus dapat disetel secara otomatis
(simak di bawah) atau secara manual (0 114). Pengguna dapat
juga memilih titik fokus bagi fokus otomatis atau manual
(0 108) atau gunakan kunci fokus untuk memfokus dan menata
ulang foto setelah pemfokusan (0 111).
Fokus Otomatis
Untuk menggunakan fokus
Selektor mode fokus
otomatis, putar selektor mode
fokus ke AF.
Kamera memfokus
menggunakan 153 titik fokus, yang mana
55 ditunjukkan oleh r dalam ilustrasi di
sisi kanan dapat dipilih oleh pengguna
(0 108).
Titik fokus yang dapat
dipilih pengguna
A 1,3× (18 × 12)
Saat 1,3× (18×12) dipilih bagi Pilih area
gambar (0 89), kamera memfokus
menggunakan 117 titik fokus, yang mana 45
dapat dipilih oleh pengguna. Titik fokus
lainnya di sudut kiri dan kanan dari tampilan
titik fokus tidak digunakan.
Titik fokus tersedia saat
1,3× (18×12) dipilih
97
A Sensor Silang
Ketersediaan titik fokus sensor silang beragam tergantung lensa yang
digunakan.
Lensa
Lensa AF-S selain dari yang tercantum
di bawah dengan bukaan diafragma
maksimal f/4 atau lebih cepat 1
Sensor silang (titik fokus sensor
silang disorot dalam warna abuabu 2, 3)
99 sensor silang
• AF-S DX Zoom-Nikkor 12–24mm f/4G
IF-ED
• AF-S Micro NIKKOR 60mm f/2.8G ED
• AF-S NIKKOR 600mm f/4G ED VR
• AF-S NIKKOR 600mm f/4E FL ED VR
63 sensor silang
• AF-S Nikkor 600mm f/4D IF-ED II
• AF-S Nikkor 600mm f/4D IF-ED
• AF-S NIKKOR 200–400mm f/4G ED VR II
• AF-S VR Zoom-Nikkor 200–400mm
f/4G IF-ED
• AF-S NIKKOR 500mm f/4G ED VR
• AF-S Nikkor 500mm f/4D IF-ED II
• AF-S Nikkor 500mm f/4D IF-ED
45 sensor silang
• Lensa AF-S dengan bukaan diafragma
maksimal lebih lambat daripada f/4 1
• Lensa non–AF-S
1 Pada zoom maksimal, dalam hal lensa zoom.
2 Titik fokus lain menggunakan sensor garis, yang mendeteksi garis horisontal.
3 Titik fokus di sudut kiri dan kanan dari tampilan titik fokus tidak digunakan saat 1,3×
(18×12) dipilih bagi Pilih area gambar (0 89).
98
A Konverter Tele AF-S/AF-I dan Titik Fokus Tersedia
Saat konverter tele AF-S atau AF-I dipasang, titik fokus yang
ditunjukkan dalam ilustrasi dapat digunakan bagi jendela jangkauan
fokus otomatis dan elektronik (catat bahwa pada maksimal gabungan
bukaan lebih lambat daripada f/5.6, kamera mungkin tidak mampu
memfokus pada subjek gelap atau berkontras rendah).
Konverter tele
Bukaan
lensa
maks. 1
TC-14E, TC-14E II, TC-14E III
TC-17E II
TC-20E, TC-20E II, TC-20E III
f/2
TC-14E, TC-14E II, TC-14E III
f/2.8
TC-17E II
TC-20E, TC-20E II, TC-20E III
f/2.8
TC-14E, TC-14E II, TC-14E III
f/4
TC-17E II
f/4
TC-800-1.25E ED
f/5.6
Titik fokus tersedia (titik fokus
sensor silang disorot dalam warna
abu-abu 2)
153 titik fokus (55 dapat
dipilih) dengan 99 sensor
silang
153 titik fokus (55 dapat
dipilih) dengan 45 sensor
silang
37 titik fokus (17 dapat
dipilih) dengan 25 sensor
silang
99
Konverter tele
Bukaan
lensa
maks. 1
TC-20E, TC-20E II, TC-20E III
f/4
TC-14E, TC-14E II, TC-14E III
f/5.6
Titik fokus tersedia (titik fokus
sensor silang disorot dalam warna
abu-abu 2)
15 titik fokus (9 dapat dipilih)
dengan 5 sensor silang
1 Pada zoom maksimal, dalam hal lensa zoom.
2 Titik fokus lainnya menggunakan sensor garis, yang
mendeteksi garis horisontal, namun catat bahwa jika hanya
terdapat 5 sensor silang, hanya yang ditunjukkan oleh ■
yang mendeteksi garis vertikal.
Fokus otomatis tidak tersedia saat konverter tele digunakan bersama
lensa AF-S VR Micro-Nikkor 105mm f/2.8G IF-ED.
100
Mode Fokus Otomatis
Pilih dari mode fokus otomatis berikut ini:
Mode
AF-S
AF-C
Penjelasan
AF servo tunggal: Untuk subjek tak bergerak. Fokus mengunci saat
tombol pelepas rana ditekan setengah. Pada pengaturan
default, rana hanya dapat dilepaskan saat indikator fokus
dicapai (I) ditampilkan (prioritas fokus: 0 292).
AF servo berkesinambungan: Untuk subjek bergerak. Kamera fokus
secara berkelanjutan selama tombol pelepas rana ditekan
setengah; jika subjek bergerak, kamera akan mengaktifkan
pelacakan fokus prediktif (0 102) guna memprediksi jarak akhir
ke subjek dan menyetel fokus sesuai keperluan. Pada
pengaturan default, rana dapat dilepas meskipun subjek
terfokus atau tidak (prioritas lepas; 0 292).
Mode fokus otomatis dapat dipilih dengan menekan tombol
mode-AF dan memutar kenop perintah utama hingga
pengaturan diinginkan ditampilkan di jendela bidik dan panel
kontrol.
Panel kontrol
Tombol
mode-AF
Kenop perintah
utama
Jendela bidik
101
A Simak Juga
Untuk informasi tentang menggunakan prioritas fokus di AF servo
berkesinambungan, simak Pengaturan Kustom a1 (Pemilihan
prioritas AF-C, 0 292). Untuk informasi tentang menggunakan
prioritas lepas di AF servo tunggal, simak Pengaturan Kustom a2
(Pemilihan prioritas AF-S, 0 292). Untuk informasi pencegahan
kamera dari memfokus saat tombol pelepas rana ditekan setengah,
simak Pengaturan Kustom a8 (Aktivasi AF, 0 293). Simak Pengaturan
Kustom a10 (Batasan mode fokus oto., 0 294) untuk informasi
tentang membatasi pemilihan mode fokus ke AF-S atau AF-C dan f4
(Sesuaikan kenop perintah) > Ubah utama/sub (0 302) untuk
informasi tentang menggunakan kenop sub-perintah untuk memilih
mode fokus. Simak halaman 47 untuk informasi tentang opsi fokus
otomatis tersedia di tinjauan langsung atau selama perekaman film.
A Tombol AF-ON
Untuk keperluan memfokus kamera,
penekanan tombol AF-ON memberi efek yang
sama dengan penekanan setengah tombol
pelepas rana.
Tombol AF-ON
A Pelacakan Fokus Prediktif
Di mode AF-C, kamera akan memulai pelacakan fokus prediktif jika
subjek bergerak mendekati atau menjauhi kamera selama tombol
pelepas rana ditekan setengah atau tombol AF-ON ditekan. Ini
mengijinkan kamera untuk melacak fokus sambil mencoba
memprediksi di mana subjek akan berada saat rana dilepas.
102
Mode Area-AF
Memilih bagaimana titik fokus bagi fokus otomatis dipilih.
• AF titik-tunggal: Pilih titik fokus seperti dijelaskan di halaman 108;
kamera akan memfokus pada subjek dalam titik fokus terpilih
saja. Gunakan pada subjek tidak bergerak.
• AF area-dinamis: Pilih titik fokus seperti dijelaskan pada halaman
108. Di mode fokus AF-C, kamera akan memfokus berdasarkan
informasi dari titik fokus sekitar jika subjeknya meninggalkan
titik terpilih sejenak. Jumlah titik fokus bervariasi menurut
mode terpilih:
- AF area-dinamis 25-titik: Pilih saat ada waktu untuk menata foto
atau saat memfoto subjek yang bergerak secara terduga
(mis., pelari atau balap mobil di sirkuit).
- AF area-dinamis 72-titik: Pilih saat memfoto subjek yang
bergerak tak terduga (mis., pemain di pertandingan sepak
bola).
- AF area-dinamis 153-titik *: Pilih saat memfoto subjek yang
bergerak dengan cepat dan tidak dapat dengan mudah
dibingkai di jendela bidik (mis., burung).
103
• Pelacakan 3D *: Pilih titik fokus seperti dijelaskan pada halaman
108. Di mode fokus AF-C, kamera akan melacak subjek yang
meninggalkan titik fokus terpilih dan memilih titik fokus baru
sesuai keperluan. Gunakan untuk dengan cepat menata
gambar dengan subjek yang bergerak secara acak dari sisi ke
sisi (mis., pemain tenis). Apabila subjek meninggalkan jendela
bidik, pindahkan jari Anda dari tombol pelepas rana dan tata
ulang foto dengan subjek ada di titik fokus terpilih.
• AF area-grup: Kamera memfokus menggunakan kumpulan titik
fokus terpilih oleh pengguna, menurunkan risiko kamera
memfokus pada latar belakang dan bukan pada subjek utama.
Pilih bagi subjek yang sulit untuk difoto menggunakan titik
fokus tunggal. Apabila wajah terdeteksi di mode fokus AF-S,
kamera akan mengutamakan subjek potret.
• AF area-otomatis: Kamera secara otomatis
mendeteksi subjek dan memilih titik
fokus; jika wajah terdeteksi, kamera
akan memberi prioritas ke subjek
potret. Titik fokus aktif disorot sejenak
setelah kamera memfokus; di mode
AF-C, titik fokus utama ditampilkan
setelah titik fokus lainnya telah dimatikan.
* Catat bahwa saat 1,3× (18×12) dipilih bagi Pilih area gambar (0 89), kamera
memfokus menggunakan 117 titik fokus. Titik fokus lainnya di sudut kiri dan kanan dari
tampilan titik fokus tidak digunakan.
104
Mode area-AF dapat dipilih dengan menekan tombol mode-AF
dan memutar kenop sub-perintah hingga pengaturan
diinginkan ditampilkan di jendela bidik dan panel kontrol.
Panel kontrol
Tombol
mode-AF
Kenop subperintah
Jendela bidik
A Pelacakan 3D
Saat tombol pelepas rana ditekan setengah, warna di area sekeliling
titik fokus disimpan di kamera. Akibatnya pelacakan 3D mungkin tidak
memberi hasil yang diinginkan dengan subjek yang berwarna serupa
dengan latar atau yang menempati kecil sekali area frame.
105
A Mode Area-AF
Mode area-AF ditampilkan dalam panel kontrol dan jendela bidik.
Mode area-AF
Panel kontrol
Jendela bidik
Tampilan titik fokus
jendela bidik
AF titik-tunggal
AF area-dinamis
25-titik *
AF area-dinamis
72-titik *
AF area-dinamis
153-titik *
Pelacakan 3D
AF area-grup
AF area-otomatis
* Hanya titik fokus aktif yang ditampilkan di jendela bidik. Titik fokus lainnya menyediakan
informasi untuk membantu pengoperasian fokus.
106
A Konverter tele AF-S/AF-I
Apabila pelacakan 3D atau AF area-otomatis dipilih bagi mode area-AF
saat konverter tele AF-S/AF-I digunakan, AF titik-tunggal akan secara
otomatis dipilih pada bukaan gabungan lebih lambat dari f/5.6.
A Fokus Manual
AF titik-tunggal secara otomatis terpilih saat fokus manual digunakan.
A Simak Juga
Untuk informasi tentang cara fokus otomatis menyesuaikan pada
perubahan dalam jarak ke subjek, simak Pengaturan Kustom a3
(Pelacakan fokus dgn lock-on, 0 292). Untuk menyetel pengaturan
bagi pelacakan 3D, gunakan Pengaturan Kustom a4 (Deteksi wajah
pelacakan 3D, 0 293) dan a5 (Area pengamatan pelacakan 3D,
0 293). Simak Pengaturan Kustom a7 (Simpan menurut orientasi,
0 293) untuk informasi tentang memilih titik fokus berbeda dan/atau
mode area-AF bagi foto orientasi potret dan lansekap, a9 (Batasi
pilihan mode area-AF, 0 293) untuk informasi tentang membatasi
pemilihan mode area-AF, a12 (Opsi titik fokus, 0 294) untuk
informasi tentang memilih cara titik fokus ditampilkan, dan f4
(Sesuaikan kenop perintah) > Ubah utama/sub (0 302) untuk
informasi tentang penggunaan kenop perintah utama untuk memilih
mode area-AF. Simak halaman 48 untuk informasi tentang opsi fokus
otomatis tersedia di tinjauan langsung atau selama perekaman film.
107
Pemilihan Titik Fokus
Kamera memfokus menggunakan
153 titik fokus, di mana 55 yang
ditunjukkan di sisi kanan dapat dipilih
secara manual, mengijinkan foto untuk
disusun dengan subjek utama ditempatkan hampir di manapun
di dalam frame (saat 1,3× (18×12) dipilih bagi Pilih area
gambar, kamera memfokus menggunakan 117 titik fokus, di
mana 45 dapat dipilih secara manual; 0 89). Ikuti langkah di
bawah untuk memilih titik fokus (dalam AF area-grup, Anda
dapat mengikuti langkah berikut guna memilih grup dari titik
fokus).
1 Putar kunci selektor fokus
ke ●.
Hal ini memungkinkan
selektor-multi digunakan
untuk memilih titik fokus.
Kunci selektor fokus
2 Pilih titik fokus.
Gunakan selektor-multi
untuk memilih titik fokus di
jendela bidik sementara
pengukur pencahayaan
hidup. Titik fokus tengah
dapat dipilih dengan
menekan bagian tengah
dari selektor-multi.
108
Kunci selektor fokus dapat
diputar ke posisi terkunci
(L) menurut pemilihan
guna mencegah titik fokus
terpilih berubah saat
selektor-multi ditekan.
A Sub-selektor
Sub-selektor dapat digunakan
sebagai pengganti dari selektormulti untuk memilih titik fokus.
Kunci fokus dan pencahayaan
sementara bagian tengah dari
sub-selektor ditekan (0 111,
141). Gunakan sub-selektor
Sub-selektor
seperti ditunjukkan di sisi kanan;
menekan sisinya mungkin tidak memberi efek yang diinginkan.
Berhati-hatilah agar mata Anda tidak tercolok oleh jari atau kuku jari
Anda saat menggunakan sub-selektor.
A AF area-otomatis
Titik fokus bagi AF area-otomatis dipilih secara otomatis; pemilihan
titik fokus manual tidak tersedia.
109
A Simak Juga
Untuk informasi tentang pemilihan jumlah titik fokus yang dapat
dipilih menggunakan selektor-multi, simak Pengaturan Kustom a6
(Jumlah titik fokus, 0 293). Untuk informasi tentang pemilihan titik
fokus terpisah dan/atau mode area-AF bagi orientasi vertikal dan
horisontal, simak Pengaturan Kustom a7 (Simpan menurut orientasi,
0 293). Untuk informasi tentang mengatur pemilihan titik fokus ke
“saling tumpang”, simak Pengaturan Kustom a11 (Titik fokus saling
tumpang, 0 294). Untuk informasi tentang pemilihan saat titik fokus
disinari, simak Pengaturan Kustom a12 (Opsi titik fokus, 0 294).
Untuk informasi tentang merubah peran sub-selektor, simak
Pengaturan Kustom f1 (Penentuan kontrol kustom) > Sub-selektor
(0 301) dan Bagian tengah sub-selektor (0 301). Untuk informasi
tentang merubah peran tombol tengah selektor-multi, simak
Pengaturan Kustom f2 (Tombol tngh selektor-multi, 0 301).
110
Kunci Fokus
Kunci fokus dapat digunakan untuk merubah komposisi setelah
memfokus, memungkinkannya untuk memfokus pada subjek
yang tidak akan berada dalam titik fokus pada komposisi akhir.
Apabila kamera tidak mampu memfokus menggunakan fokus
otomatis (0 113), kunci fokus dapat juga digunakan untuk
menata ulang foto setelah memfokus objek lainnya pada jarak
sama seperti subjek semula Anda. Kunci fokus paling efektif saat
opsi selain daripada AF area-otomatis dipilih untuk mode
area-AF (0 103).
1 Fokus.
Tempatkan subjek dalam
titik fokus terpilih dan
tekan tombol pelepas rana
setengah untuk memulai
fokus. Periksa apakah
indikator fokus dicapai (I)
muncul di jendela bidik.
2 Kunci fokus.
Mode fokus AF-C (0 101): Dengan
tombol pelepas rana ditekan
setengah (q), tekan bagian tengah
dari sub-selektor (w) untuk
mengunci baik fokus maupun
pencahayaan (ikon AE-L akan
ditampilkan di jendela bidik). Fokus
akan tetap terkunci selama bagian
tengah dari sub-selektor ditekan,
bahkan jika nanti Anda
memindahkan jari dari tombol
pelepas rana.
Tombol pelepas rana
Sub-selektor
111
Mode fokus AF-S: Fokus mengunci secara otomatis saat
indikator fokus dicapai (I) muncul, dan tetap terkunci
hingga Anda mengangkat jari Anda dari tombol pelepas
rana. Fokus dapat juga dikunci dengan menekan bagian
tengah dari sub-selektor seperti penjelasan di halaman
sebelumnya.
3 Tata ulang foto dan
potret.
Fokus akan tetap terkunci
antara bidikan jika Anda
menahan penekanan
setengah tombol pelepas
rana (AF-S) atau menahan
penekanan bagian tengah sub-selektor, yang mengijinkan
beberapa foto diambil berangkai pada pengaturan fokus
sama.
Jangan merubah jarak antara kamera dan subjeknya selama
kunci fokus sedang aktif. Apabila subjek bergerak, fokus kembali
pada jarak baru.
A Mengunci Fokus dengan Tombol AF-ON
Selama fotografi jendela bidik, fokus dapat dikunci menggunakan
tombol AF-ON sebagai ganti dari tombol pelepas rana (0 102). Apabila
AF-ON saja dipilih bagi Pengaturan Kustom a8 (Aktivasi AF, 0 293),
kamera tidak akan fokus saat tombol pelepas rana ditekan setengah;
melainkan, kamera akan fokus saat tombol AF-ON ditekan, pada titik
mana fokus akan mengunci dan tetap terkunci hingga tombol AF-ON
ditekan kembali.
A Simak Juga
Simak Pengaturan Kustom c1 (Tombol pelepas rana AE-L, 0 296)
untuk informasi tentang penggunaan tombol pelepas rana untuk
mengunci pencahayaan.
112
A Memperoleh Hasil Bagus dengan Fokus Otomatis
Fokus otomatis tidak bekerja dengan baik pada kondisi tercantum di
bawah ini. Pelepas rana dapat nonaktif jika kamera tidak dapat
memfokus di bawah kondisi berikut ini, atau indikator fokus dicapai
(●) dapat ditampilkan dan kamera dapat berbunyi bip, mengijinkan
rana untuk dilepaskan bahkan saat subjek tidak terfokus. Dalam kasus
ini, gunakan fokus manual (0 114) atau gunakan kunci fokus (0 111)
untuk memfokus subjek lainnya pada jarak yang sama dan lalu tata
ulang foto.
Sedikit atau tiada kontras antara subjek dan latar
belakang.
Contoh: Subjek berwarna sama dengan latar belakang.
Titik fokus berisikan beberapa objek pada jarak
berbeda dari kamera.
Contoh: Subjek dalam sangkar.
Subjek didominasi oleh pola geometri reguler.
Contoh: Tirai atau sebarisan jendela pada pencakar langit.
Titik fokus berisi area dengan kecerahan kontras
tajam.
Contoh: Setengah dari subjek dalam bayangan.
Objek latar belakang tampak lebih besar daripada
subjeknya.
Contoh: Gedung berada dalam frame di belakang subjek.
Subjek berisikan banyak detil halus.
Contoh: Kebun bunga atau subjek lain yang kecil atau kurang
variasi kecerahan.
113
Fokus Manual
Fokus manual tersedia bagi lensa yang tidak mendukung fokus
otomatis (lensa non-AF NIKKOR) atau saat fokus otomatis tidak
memberi hasil yang diinginkan (0 113).
• Lensa AF: Atur switch mode
Selektor mode fokus
fokus lensa (jika ada) dan
selektor mode fokus kamera
ke M.
D Lensa AF
Jangan gunakan lensa AF dengan switch mode fokus lensa diatur ke
M dan selektor mode fokus kamera diatur ke AF. Gagal mematuhi
pencegahan ini dapat merusak kamera atau lensa. Ini tidak berlaku
pada lensa AF-S, yang mana dapat digunakan di mode M tanpa
mengatur selektor mode fokus kamera ke M.
• Lensa fokus manual: Memfokus secara manual.
Untuk memfokus secara manual, setel
cincin fokus lensa hingga gambar
ditampilkan di bidang matte jelas di
jendela bidik terfokus. Foto dapat
diambil setiap saat, bahkan saat
gambarnya tidak terfokus.
114
❚❚ Jendela Jangkauan Elektronik
Indikator fokus jendela bidik dapat
digunakan untuk mengkonfirmasi
apakah subjek dalam titik fokus terpilih
terfokus atau tidak. Pilih dari 55 titik
fokus, atau dari 45 titik jika 1,3× (18×12)
dipilih bagi Pilih area gambar (0 89).
Setelah menempatkan subjek dalam titik
fokus terpilih, tekan setengah tombol pelepas rana dan putar
cincin fokus lensa hingga indikator fokus dicapai (I)
ditampilkan. Catat bahwa pada subjek yang tercantum di
halaman 113, indikator fokus dicapai dapat kadang-kadang
ditampilkan saat subjek tidak terfokus; pastikan fokus di jendela
bidik sebelum pemotretan. Untuk informasi tentang
menggunakan jendela jangkauan elektronik dengan konverter
tele AF-S/AF-I, simak halaman 99.
A Lensa AF-P DX NIKKOR 18–55mm f/3.5–5.6G dan G VR
Saat lensa AF-P DX NIKKOR 18–55mm f/3.5–5.6G VR atau AF-P DX
NIKKOR 18–55mm f/3.5–5.6G digunakan di mode fokus manual,
indikator fokus dicapai akan berkilat di jendela bidik (atau di tinjauan
langsung, titik fokus akan berkilat di monitor) untuk memperingatkan
bahwa meneruskan memutar cincin fokus ke arah sekarang tidak akan
menghantarkan subjek ke dalam fokus.
A Posisi Bidang Fokal
Untuk menentukan jarak antara subjek
Anda dan kamera, ukur dari tanda
bidang fokal (E) pada badan kamera.
Jarak antara kelepak pemasangan lensa
dan bidang fokal adalah 46,5 mm.
46,5 mm
Tanda bidang fokal
115
Mode Pelepas
Memilih Mode Pelepas
Untuk memilih mode pelepas, tekan
pelepas kunci kenop mode pelepas dan
putar kenop mode pelepas agar
penunjuk sejajar dengan pengaturan
diinginkan.
Penunjuk
Mode
S
CL
CH
Q
QC
116
Penjelasan
Frame tunggal: Kamera mengambil satu foto setiap kali tombol
pelepas rana ditekan.
Kecepatan rendah berkelanjutan: Selama tombol pelepas rana
ditekan, kamera merekam 1–9 bingkai per detik. * Kecepatan
frame dapat dipilih menggunakan Pengaturan Kustom d1 (Kec.
pemotretan mode CL, 0 297).
Kecepatan tinggi berkelanjutan: Selama tombol pelepas rana
ditekan, kamera merekam hingga 10 bingkai per detik. *
Gunakan bagi subjek aktif.
Pelepas rana diam: Sama seperti frame tunggal, kecuali bahwa
cermin tidak klik kembali ke tempatnya selama tombol pelepas
rana ditekan penuh, ini memungkinkan pengguna
mengendalikan waktu klik oleh cermin, yang juga lebih senyap
daripada di mode frame tunggal. Sebagai tambahan, bip tidak
bersuara terlepas dari pengaturan terpilih bagi Bip di menu
persiapan (0 306).
PELEPAS RANA QC (diam berkelanjutan): Selama tombol pelepas rana
ditekan, kamera merekam hingga 3 bingkai per detik. * Noise
kamera dikurangi.
Mode
Penjelasan
Pewaktu otomatis: Mengambil gambar dengan pewaktu otomatis
E (0 119).
Cermin naik: Pilih mode ini untuk meminimalkan kamera goyang
dalam telefoto atau fotografi close-up atau dalam situasi lainnya
MUP di mana pergerakan kamera sedikit apapun dapat membuat
foto kabur (0 121).
* Kecepatan frame rata-rata dengan baterai EN-EL15, AF servo berkesinambungan, pencahayaan
manual atau prioritas rana otomatis, kecepatan rana dari 1/250 d atau lebih cepat, pengaturan
lainnya (atau dalam hal CL, pengaturan lain selain dari Pengaturan Kustom d1) pada nilai
default, dan memori tersisa dalam penyangga memori. Kecepatan tercantum mungkin tidak
tersedia dalam beberapa kondisi. Kecepatan frame dapat menurun pada sensitivitas ISO tinggi
(Hi 0,3–Hi 5) atau bukaan yang teramat kecil (angka-f besar) atau kecepatan rana lambat, saat
pengurang guncangan (tersedia pada lensa VR) atau kontrol sensitivitas ISO oto. (0 125) aktif,
atau saat baterai lemah daya, lensa non-CPU dipasang, atau Cincin apertur dipilih bagi
Pengaturan Kustom f4 (Sesuaikan kenop perintah) > Pengaturan apertur
(0 302), atau berkedip terdeteksi saat reduksi kedip diaktifkan di menu pemotretan foto
(0 234).
117
A Penyangga Memori
Kamera dilengkapi dengan penyangga memori guna penyimpanan
sementara, mengijinkan pemotretan berlanjut sementara foto
disimpan ke kartu memori. Catat, bagaimanapun, bahwa kecepatan
frame akan menurun saat penyangga penuh (tAA).
Perkiraan jumlah gambar yang dapat
disimpan dalam penyangga memori pada
pengaturan sekarang ditunjukkan di
tampilan jumlah sisa bidikan dalam
jendela bidik dan panel kontrol
sementara tombol pelepas rana ditekan
setengah. Ilustrasi di sisi kanan
menunjukkan tampilan saat ruang tersisa dalam penyangga ada
sekitar 99 gambar.
Sementara foto direkam ke kartu memori, lampu akses kartu memori
akan bersinar. Tergantung pada kondisi pemotretan dan kinerja kartu
memori, perekaman dapat memakan waktu mulai dari beberapa detik
hingga beberapa menit. Jangan mengeluarkan kartu memori atau
memindah atau memutus hubungan sumber daya hingga lampu akses
padam. Apabila kamera dimatikan sementara data masih tersisa dalam
penyangga, daya tidak akan segera mati hingga semua gambar dalam
penyangga telah direkam. Apabila baterai habis daya sementara
gambar tersisa dalam penyangga, pelepas rana akan dinonaktifkan
dan gambarnya ditransfer ke kartu memori.
A Simak Juga
Untuk informasi tentang memilih urutan di mana foto dalam setiap
potret terus-menerus ditampilkan setelah pemotretan, simak Setelah
terus-menerus, tampilkan (0 282). Untuk informasi memilih jumlah
maksimal foto yang dapat diambil di potret terus-menerus tunggal,
simak Pengaturan Kustom d2 (Lepas berkelanjutan maks., 0 297).
Untuk informasi tentang jumlah gambar yang dapat diambil di potret
terus-menerus tunggal, simak halaman 389.
118
Mode Pewaktu Otomatis
Pewaktu otomatis dapat digunakan untuk mengurangi kamera
goyang atau untuk potret diri.
1 Pilih mode pewaktu otomatis.
Tekan pelepas kunci kenop mode
pelepas dan putar kenop mode
pelepas ke E.
2 Frame foto dan fokus.
Di AF servo tunggal (0 101), foto
hanya dapat diambil jika indikator
fokus-dicapai (I) muncul di jendela
bidik.
A Tutup Rana Eyepiece Jendela Bidik
Saat mengambil foto tanpa mata Anda
pada jendela bidik, tutup rana eyepiece
jendela bidik untuk mencegah cahaya
yang masuk melalui jendela bidik
muncul di foto atau mengganggu
pencahayaan.
119
3 Mulai pengatur waktu.
Tekan tombol pelepas rana
ke bawah penuh untuk
memulai pengatur waktu.
Lampu pewaktu otomatis
akan mulai berkilat. Dua detik sebelum foto diambil, lampu
pewaktu otomatis akan berhenti berkilat. Rana akan
dilepaskan sekitar sepuluh detik setelah pengatur waktu
memulai.
Untuk mematikan pewaktu otomatis sebelum foto diambil,
putar kenop mode pelepas ke pengaturan lainnya.
A Simak Juga
Untuk informasi pemilihan durasi pewaktu otomatis, jumlah bidikan
diambil, dan interval antar bidikan, simak Pengaturan Kustom c3
(Pewaktu otomatis, 0 296). Bip yang bersuara saat pewaktu otomatis
digunakan dapat dikendalikan menggunakan opsi Bip di menu
persiapan (0 306).
120
Mode Cermin Naik
Pilih mode ini untuk meminimalkan
pengaburan yang disebabkan oleh
gerakan kamera saat cermin dinaikkan.
Untuk menggunakan mode cermin naik,
tekan pelepas kunci kenop mode
pelepas dan putar kenop mode pelepas
ke MUP (cermin naik). Setelah menekan
tombol pelepas rana setengah untuk
pemfokusan dan pencahayaan, tekan
tombol pelepas rana ke bawah penuh
untuk menaikkan cermin. Z akan
ditampilkan di panel kontrol; tekan tombol kembali pelepas
rana ke bawah penuh untuk mengambil gambar (di tinjauan
langsung, tidak perlu menaikkan cermin; gambar akan diambil
begitu tombol pelepas rana ditekan ke bawah penuh). Bip akan
berbunyi, kecuali jika Mati dipilih bagi Bip di menu persiapan
(0 306). Cermin diturunkan saat pemotretan berakhir.
121
D Cermin Naik
Selama cermin dinaikkan, foto tidak dapat diframe di jendela bidik dan
fokus otomatis dan pengukuran tidak akan dilakukan.
A Mode Cermin Naik
Gambar akan diambil secara otomatis jika tiada pengoperasian
dilangsungkan selama sekitar 30 d setelah cermin dinaikkan.
A Mencegah Gambar Kabur
Untuk mencegah gambar kabur disebabkan oleh gerakan kamera,
tekan tombol pelepas rana dengan lembut. Penggunaan tripod
disarankan.
A Simak Juga
Untuk informasi tentang menggunakan rana front-curtain elektronik
agar mengurangi kabur lebih jauh lagi, simak Pengaturan Kustom d6
(Rana front-curtain elekt., 0 298).
122
Sensitivitas ISO
Penyesuaian Manual
Sensitivitas kamera terhadap cahaya dapat disetel menurut
jumlah cahaya yang ada. Pilih dari pengaturan dengan rentang
dari ISO 100 dan ISO 51200 dalam langkah setara 1/3 EV.
Pengaturan dari sekitar 0,3 hingga 1 EV di bawah ISO 100 dan 0,3
hingga 5 EV di atas ISO 51200 juga tersedia bagi keadaan
khusus. Semakin tinggi sensitivitas ISO, semakin sedikit cahaya
diperlukan untuk melakukan pencahayaan, mengijinkan
kecepatan rana lebih tinggi atau bukaan diafragma lebih kecil.
Sensitivitas ISO dapat disetel dengan menekan tombol S (Q)
dan memutar kenop perintah utama hingga pengaturan
diinginkan ditampilkan di panel kontrol dan jendela bidik.
Tombol S (Q)
Panel kontrol
Jendela bidik
Kenop perintah utama
A Menu Sensitivitas ISO
Sensitivitas ISO juga dapat disetel
menggunakan opsi Pengaturan
sensitivitas ISO di menu pemotretan foto
(0 285).
123
A Sensitivitas ISO
Semakin tinggi sensitivitas ISO, semakin sedikit cahaya diperlukan
untuk melakukan pencahayaan, mengijinkan kecepatan rana lebih
cepat atau bukaan diafragma lebih kecil, namun gambar menjadi lebih
mudah dipengaruhi oleh noise (piksel-piksel cerah acak, kabut, atau
garis). Noise biasanya lebih sering terjadi pada pengaturan antara
Hi 0,3 dan Hi 5.
A Hi 0,3–Hi 5
Pengaturan Hi 0,3 hingga Hi 5 bersesuaian dengan sensitivitas
ISO 0,3–5 EV pada ISO 51200 (setara ISO 64000–1640000).
A Lo 0,3–Lo 1
Pengaturan Lo 0,3 hingga Lo 1 bersesuaian dengan sensitivitas
ISO 0,3–1 EV di bawah ISO 100 (setara ISO 80–50). Gunakan bagi
bukaan diafragma lebih besar saat pencahayaan terang. Kontras
sedikit lebih tinggi dari normal; dalam kebanyakan kasus, sensitivitas
ISO dari ISO 100 atau di atasnya disarankan.
A Simak Juga
Untuk informasi tentang memilih besar langkah sensitivitas ISO, simak
Pengaturan Kustom b1 (Nilai lngkh sensitivitas ISO; 0 294). Simak
Pengaturan Kustom d3 (Tampilan ISO; 0 297) untuk informasi
tentang menampilkan sensitivitas ISO di panel kontrol dan jendela
bidik. Untuk informasi tentang menggunakan opsi RN ISO Tinggi di
menu pemotretan foto dan perekaman film guna mengurangi noise
pada sensitivitas ISO tinggi, simak halaman 286 (foto) dan 290 (film).
124
Kontrol Sensitivitas ISO Oto.
Apabila Hidup dipilih bagi Pengaturan sensitivitas ISO >
Kontrol sensitivitas ISO oto. di menu pemotretan foto,
sensitivitas ISO akan secara otomatis disetel jika pencahayaan
optimal tidak dapat dicapai pada nilai terpilih oleh pengguna
(sensitivitas ISO disesuaikan dengan tepat saat lampu kilat
digunakan).
1 Pilih Kontrol sensitivitas ISO oto.
Pilih Pengaturan sensitivitas ISO di
menu pemotretan foto, sorot Kontrol
sensitivitas ISO oto. dan tekan 2.
2 Pilih Hidup.
Sorot Hidup dan tekan J (jika Mati
dipilih, sensitivitas ISO akan
ditetapkan pada nilai pilihan
pengguna).
125
3 Setel pengaturan.
Nilai maksimum bagi sensitivitas ISO
otomatis dapat dipilih menggunakan
Sensitivitas maksimum (nilai
minimum bagi sensitivitas ISO
otomatis secara otomatis diatur ke
ISO 100; catat bahwa jika sensitivitas
ISO terpilih oleh pengguna lebih tinggi daripada yang
terpilih bagi Sensitivitas maksimum, nilai terpilih oleh
pengguna akan digunakan sebagai gantinya). Di mode
pencahayaan P dan A, sensitivitas hanya akan disetel jika
kurang pencahayaan akan menghasilkan kecepatan rana
terpilih bagi Kecepatan rana minimum (1/4000–30 d, atau
Otomatis; di mode S dan M, sensitivitas ISO akan disetel bagi
pencahayaan optimal pada kecepatan rana pilihan
pengguna). Apabila Otomatis dipilih, kamera akan memilih
kecepatan rana minimum berdasarkan panjang fokal dari
lensa. Tekan J untuk keluar saat pengaturan selesai.
Untuk memilih sensitivitas ISO maksimum bagi foto yang
diambil menggunakan unit lampu kilat eksternal (0 328),
gunakan Sensitivitas maksimum dengan M. Pemilihan
Sama seperti tanpa lampu kilat mengatur sensitivitas ISO
maksimum bagi fotografi lampu kilat ke nilai terpilih
sekarang bagi Sensitivitas maksimum.
Saat Hidup dipilih, jendela bidik dan
panel kontrol akan menampilkan
ISO-AUTO. Saat sensitivitas dirubah dari
nilai pilihan pengguna, indikator ini
berkilat dan nilai setelah perubahan
ditunjukkan di jendela bidik dan panel
kontrol.
126
A Kecepatan Rana Minimum
Pilihan kecepatan rana otomatis dapat diperhalus dengan menyorot
Otomatis dan menekan 2: sebagai contoh, nilai lebih cepat dari yang
biasa terpilih secara otomatis dapat digunakan bersama lensa telefoto
untuk mengurangi kabur. Catat, bagaimanapun, bahwa Otomatis
berfungsi hanya dengan lensa CPU; jika lensa non-CPU digunakan
tanpa data lensa, kecepatan rana minimum ditetapkan pada 1/30 d.
Kecepatan rana dapat menurun di bawah nilai minimum terpilih jika
pencahayaan optimal tidak dapat dicapai pada sensitivitas ISO terpilih
bagi Sensitivitas maksimum.
A Menghidupkan atau Mematikan Kontrol Sensitivitas ISO Oto.
Anda dapat menghidupkan atau
mematikan kontrol sensitivitas ISO oto.
dengan menekan tombol S (Q) dan
memutar kenop sub-perintah. Panel
kontrol dan jendela bidik menampilkan
ikon ISO-AUTO saat kontrol sensitivitas ISO
otomatis hidup dan ISO saat mati.
A Kontrol Sensitivitas ISO Oto.
Saat lampu kilat digunakan, kecepatan rana minimum akan diatur ke
nilai terpilih bagi Kecepatan rana minimum kecuali jika nilai ini lebih
cepat daripada Pengaturan Kustom e1 (Kecepatan sinkr. lampu kilat,
0 299) atau lebih lambat daripada Pengaturan Kustom e2 (Kecepatan
rana lampu kilat, 0 300), di mana nilai terpilih bagi Pengaturan
Kustom e2 akan digunakan sebagai gantinya. Catat bahwa sensitivitas
ISO dapat dinaikkan secara otomatis saat kontrol sensitivitas ISO oto.
digunakan dalam gabungan dengan mode lampu kilat sinkronisasi
lambat (tersedia pada unit lampu kilat eksternal; 0 201),
memungkinkan mencegah kamera dari pemilihan kecepatan rana
lambat.
A Simak Juga
Untuk informasi tentang memilih rujukan yang digunakan untuk
mengatur pencahayaan saat lampu kilat digunakan dengan kontrol
sensitivitas ISO oto., simak Pengaturan Kustom e4 (Kontrol
sensitivitas ISO M oto., 0 300).
127
Pencahayaan
Pengukuran
Pengukuran menentukan bagaimana kamera mengatur
pencahayaan. Opsi berikut ini tersedia:
Opsi
L
M
N
t
128
Penjelasan
Matriks: Memberi hasil alami dalam kebanyakan situasi. Kamera
mengukur area lebar dari bingkai dan mengatur pencahayaan
menurut distribusi nuansa, warna, komposisi, dan, dengan
lensa tipe G, E, atau D (0 322), informasi jarak (pengukuran
matriks warna 3D III; dengan lensa CPU lainnya, kamera
menggunakan pengukuran matriks warna III, yang tidak
menyertakan informasi jarak 3D).
Rasio pusat: Kamera mengukur seluruh bingkai namun
menentukan rasio terbesar ke area pusat (jika lensa CPU
dipasang, luas area dapat dipilih menggunakan Pengaturan
Kustom b6, Area rasio pusat, 0 295; jika lensa non-CPU
dipasang, areanya adalah setara dengan lingkaran berdiameter
8 mm). Pengukuran klasik bagi potret; disarankan saat
menggunakan filter dengan faktor pencahayaan (faktor filter)
di atas 1×.
Titik: Kamera mengukur lingkaran berdiameter 3,5 mm (sekitar
2,5% dari bingkai). Lingkaran berpusat pada titik fokus
sekarang, memungkinkannya untuk mengukur subjek di luar
area pusat (jika lensa non-CPU digunakan atau jika AF areaotomatis sedang aktif, kamera akan mengukur titik fokus
tengah). Pastikan bahwa subjek akan tercahaya dengan benar,
bahkan saat latar belakangnya jauh lebih terang atau lebih
gelap.
Rasio sorotan: Kamera menentukan rasio terbesar pada sorotan.
Gunakan untuk mengurangi hilangnya detil dalam sorotan,
contohnya saat memfoto pertunjukkan spotlit di panggung.
Untuk memilih opsi pengukuran, tekan tombol Y dan putar
kenop perintah utama hingga pengaturan yang diinginkan
ditampilkan di jendela bidik dan panel kontrol.
Panel kontrol
Tombol Y Kenop perintah
utama
Jendela bidik
A Data Lensa non-CPU
Menentukan panjang fokal dan bukaan diafragma maksimal dari lensa
non-CPU menggunakan opsi Data lensa non-CPU di menu persiapan
(0 251) mengijinkan kamera untuk menggunakan pengukuran
matriks warna saat matriks dipilih dan meningkatkan ketepatan
pengukuran rasio pusat dan titik. Pengukuran rasio pusat akan
digunakan jika pengukuran rasio sorotan dipilih dengan lensa nonCPU atau jika pengukuran matriks dipilih dengan lensa non-CPU bagi
mana data lensanya belum tersedia. Catat bahwa pengukuran rasio
pusat dapat juga digunakan jika pengukuran rasio sorotan dipilih
dengan lensa CPU tertentu (lensa AI-P NIKKOR dan lensa AF yang
bukan dari tipe G, E, atau D; 0 325).
A Simak Juga
Simak Pengaturan Kustom b5 (Pengukuran matriks, 0 295) untuk
informasi tentang memilih apakah pengukuran matriks menggunakan
deteksi wajah atau tidak. Untuk informasi tentang membuat
penyesuaian terpisah guna mengoptimalkan pencahayaan bagi
masing-masing metode pengukuran, simak Pengaturan Kustom b7
(P'cahayaan opt. p'halusan, 0 295).
129
Mode Pencahayaan
Untuk menentukan bagaimana kamera mengatur kecepatan
rana dan bukaan saat menyetel pencahayaan, tekan tombol
I dan putar kenop perintah utama hingga opsi diinginkan
muncul di panel kontrol.
Tombol I
Mode
e
f
g
h
130
Kenop perintah
utama
Panel kontrol
Penjelasan
Terprogram otomatis (0 132): Kamera mengatur kecepatan rana
dan bukaan demi pencahayaan optimal. Disarankan bagi
bidikan dan dalam situasi lain di mana tidak banyak waktu
tersedia untuk menyetel pengaturan kamera.
Prioritas rana otomatis (0 133): Pengguna memilih kecepatan
rana; kamera memilih bukaan demi hasil terbaik. Gunakan
untuk membekukan atau mengaburkan gerakan.
Prioritas bukaan diafragma otomatis (0 134): Pengguna memilih
bukaan; kamera memilih kecepatan rana demi hasil terbaik.
Gunakan untuk mengaburkan latar belakang atau membawa
baik latar depan maupun belakang ke dalam fokus.
Manual (0 135): Pengguna mengendalikan baik kecepatan rana
maupun bukaan. Atur kecepatan rana ke Bulb (A) atau
Waktu (%) bagi pencahayaan jangka panjang.
A Tipe Lensa
Saat menggunakan lensa CPU yang dilengkapi dengan cincin apertur
(0 325), kunci cincin apertur pada bukaan diafragma minimal (angkaf terbesar). Lensa tipe G dan E tidak dilengkapi dengan cincin apertur.
Saat menggunakan lensa non-CPU (0 250), pilih mode pencahayaan A
(prioritas bukaan diafragma otomatis) atau M (manual). Di mode
lainnya, mode pencahayaan A secara otomatis terpilih saat lensa nonCPU dipasang (0 325). Indikator mode pencahayaan (P atau S) akan
berkilat di panel kontrol dan A akan ditampilkan di jendela bidik.
A Pratinjau Jarak Fokus
Untuk pratinjau pengaruh dari bukaan,
tekan dan tahan tombol Pv. Lensa akan
distop down pada nilai bukaan terpilih oleh
kamera (mode P dan S) atau nilai pilihan
pengguna (mode A dan M), yang
mengijinkan pratinjau kedalaman bidang di
jendela bidik.
Tombol Pv
A Pengaturan Kustom e5—Lampu Kilat Pemodelan
Pengaturan ini mengontrol apakah unit lampu kilat eksternal yang
mendukung Sistem Pencahayaan Kreatif Nikon (CLS; 0 328) akan
memancarkan lampu kilat pemodelan atau tidak saat tombol Pv
ditekan.
131
P: Terprogram Otomatis
Di mode ini, kamera secara otomatis menyetel kecepatan rana
dan bukaan menurut program internal guna memastikan
pencahayaan optimal di kebanyakan situasi.
A Program Fleksibel
Di mode pencahayaan P, kombinasi berbeda
dari kecepatan rana dan bukaan dapat
dipilih dengan memutar kenop perintah
utama sementara pengukur pencahayaan
hidup (“program fleksibel”). Semua
kombinasi menghasilkan pencahayaan
sama. Sementara program fleksibel aktif,
tanda bintang (“U”) muncul di panel kontrol. Kenop perintah utama
Untuk memulihkan pengaturan default
kecepatan rana dan bukaan, putar kenop perintah hingga tanda
bintang tidak lagi ditampilkan, pilih mode lainnya, atau matikan
kamera.
A Simak Juga
Untuk informasi tentang mengaktifkan pengukur pencahayaan, simak
“Pewaktu Siaga (Fotografi Jendela Bidik)” di halaman 39.
132
S: Prioritas Rana Otomatis
Di prioritas rana otomatis, Anda memilih kecepatan rana
sementara kamera secara otomatis memilih bukaan yang akan
menghasilkan pencahayaan optimal.
Untuk memilih kecepatan rana, putar
kenop perintah utama sementara
pengukur pencahayaaan hidup.
Kecepatan rana dapat diatur ke “p”
atau ke nilai antara 30 d dan 1/8000 d.
Kecepatan rana dapat dikunci pada
pengaturan terpilih (0 140).
Kenop perintah utama
133
A: Prioritas Bukaan Diafragma Otomatis
Di prioritas bukaan diafragma otomatis, Anda memilih bukaan
sedangkan kamera secara otomatis memilih kecepatan rana
yang akan menghasilkan pencahayaan optimum.
Untuk memilih bukaan antara nilai
minimum dan maksimum bagi lensa,
putar kenop sub-perintah sementara
pengukur pencahayaan hidup. Bukaan
dapat dikunci pada pengaturan terpilih
(0 140).
Kenop sub-perintah
A Lensa Non-CPU (0 323, 325)
Gunakan cincin apertur lensa untuk
menyetel bukaan. Apabila bukaan
diafragma maksimal lensa telah
ditentukan menggunakan item Data
lensa non-CPU di menu persiapan
(0 251) saat lensa non-CPU dipasang,
angka-f sekarang akan ditampilkan di
jendela bidik dan panel kontrol,
dibulatkan ke perhentian terdekat. Jika tidak, layar bukaan hanya akan
menampilkan jumlah stop (F, dengan bukaan diafragma maksimal
yang ditampilkan sebagai FA) dan angka-f harus dibaca dari cincin
bukaan lensa.
134
M: Manual
Di mode pencahayaan manual, Anda mengendalikan baik
kecepatan rana maupun bukaan. Sementara pengukur
pencahayaan hidup, putar kenop perintah utama untuk memilih
kecepatan rana, dan kenop sub-perintah untuk mengatur
bukaan. Kecepatan rana dapat diatur ke “p” atau ke nilai
antara 30 d dan 1/8000 d, atau rana dapat dibiarkan terbuka tanpa
batas bagi pencahayaan jangka panjang (A atau %,
0 137). Bukaan dapat diatur ke nilai antara nilai minimum dan
maksimum bagi lensanya. Gunakan indikator pencahayaan
untuk memeriksa pencahayaan.
Bukaan
Kenop sub-perintah
Kecepatan rana
Kenop perintah utama
Kecepatan rana dan bukaan dapat dikunci pada pengaturan
terpilih (0 140).
135
A Lensa AF Micro NIKKOR
Mengingat pengukur pencahayaan eksternal yang digunakan, rasio
pencahayaan hanya perlu diperhitungkan saat cincin apertur lensa
digunakan untuk mengatur bukaan.
A Indikator Pencahayaan
Indikator pencahayaan di jendela bidik dan panel kontrol
menunjukkan apakah fotonya akan kurang- atau lebih-pencahayaan
pada pengaturan sekarang. Tergantung pada opsi terpilih bagi
Pengaturan Kustom b2 (Lngkh EV utk kntrl p'chyn, 0 294), jumlah
kurang- atau lebih-pencahayaan ditunjukkan dalam peningkatan
1/3 EV, 1/2 EV, atau 1 EV. Apabila batas dari sistem pengukuran
pencahayaan dilampaui, layarnya akan berkilat.
Pengaturan Kustom b2 diatur ke 1/3 langkah
Kurang
Pencahayaan
Lebih pencahayaan
pencahayaan
optimum
di atas 3 EV
sebesar 1/3 EV
Panel kontrol
Jendela bidik
A Simak Juga
Untuk informasi membalik indikator pencahayaan agar supaya nilai
negatif ditampilkan di sisi kanan dan nilai positif di sisi kiri, simak
Pengaturan Kustom f7 (Indikator balik, 0 303).
136
Pencahayaan Jangka Panjang (Mode M
Saja)
Pilih kecepatan rana berikut bagi pencahayaan jangka panjang
dari cahaya bergerak, bintang-bintang, pemandangan malam,
atau kembang api.
• Bulb (A): Rana tetap terbuka selama tombol pelepas rana
ditekan ke bawah. Untuk mencegah pengaburan, gunakan
tripod atau kontroler jarak jauh nirkabel (0 335) atau kabel
jarak jauh (0 336) opsional.
• Waktu (%): Memulai pencahayaan menggunakan tombol
pelepas rana pada kamera atau pada kabel jarak jauh, atau
kontroler jarak jauh nirkabel opsional. Rana tetap terbuka
hingga tombol ditekan untuk kedua kalinya.
Panjang pencahayaan: 35 d
Bukaan: f/25
1 Persiapkan kamera.
Pasang kamera pada tripod atau letakkan di permukaan rata
dan stabil.
A Pencahayaan Jangka Panjang
Tutup rana eyepiece jendela bidik untuk mencegah foto dari
pengaruh cahaya yang masuk melalui jendela bidik (0 119). Nikon
menyarankan penggunaan baterai penuh daya atau adaptor AC
dan konektor daya opsional demi mencegah hilangnya daya
selama rana terbuka. Catat bahwa noise (titik bercahaya, piksel
cerah acak, atau kabut) dapat muncul di pencahayaan lama. Titik
bercahaya dan kabut dapat dikurangi dengan memilih Hidup bagi
Pencahayaan lama RN di menu pemotretan foto (0 286).
137
2 Pilih mode pencahayaan M.
Tekan tombol I dan putar kenop perintah utama hingga
M ditampilkan di panel kontrol.
Tombol I
Kenop perintah
utama
Panel kontrol
3 Pilih kecepatan rana.
Sementara pengukur pencahayaan
hidup, putar kenop perintah utama
untuk memilih kecepatan rana Bulb
(A) atau Waktu (%). Indikator
pencahayaan tidak muncul saat Bulb
(A) atau Waktu (%) dipilih.
Bulb
Waktu
4 Buka rana.
Bulb: Setelah memfokus, tekan tombol pelepas rana pada
kamera atau kabel jarak jauh atau kontroler jarak jauh
nirkabel opsional ke bawah penuh. Tahan penekanan tombol
pelepas rana hingga pencahayaan selesai.
Waktu: Tekan tombol pelepas rana ke bawah penuh.
138
5 Tutup rana.
Bulb: Angkat jari Anda dari tombol pelepas rana.
Waktu: Tekan tombol pelepas rana ke bawah penuh.
139
Kecepatan Rana dan Kunci Apertur
Kunci kecepatan rana tersedia di mode prioritas rana otomatis
dan pencahayaan manual, kunci apertur di mode prioritas
bukaan diafragma otomatis dan pencahayaan manual.
Kecepatan rana dan kunci apertur tidak tersedia di mode
pencahayaan otomatis terprogram.
1 Menentukan kecepatan rana dan kunci apertur ke kontrol
kamera.
Tentukan Kec. rana & kunci apert. ke kontrol menggunakan
Pengaturan Kustom f1 (Penentuan kontrol kustom, 0 301).
2 Mengunci kecepatan rana dan/atau apertur.
Kecepatan rana (mode pencahayaan S dan
M): Tekan kontrol terpilih dan putar
kenop perintah utama hingga ikon F
muncul di jendela bidik dan panel
kontrol.
Untuk membuka kunci kecepatan
rana, tekan kontrol dan putar kenop perintah utama hingga
ikon F menghilang dari tampilan.
Bukaan (mode pencahayaan A dan M): Tekan
kontrol terpilih dan putar kenop subperintah hingga ikon F muncul di
jendela bidik dan panel kontrol.
Untuk membuka kunci apertur, tekan
kontrol dan putar kenop sub-perintah
hingga ikon F menghilang dari tampilan.
A Simak Juga
Gunakan Pengaturan Kustom f3 (Kec. rana & kunci apert.; 0 302)
untuk menjaga kecepatan rana dan/atau apertur terkunci pada nilai
terpilih.
140
Kunci Pencahayaan Otomatis (AE)
Gunakan kunci pencahayaan otomatis untuk menata ulang foto
setelah menggunakan pengukuran rasio pusat dan pengukuran
titik (0 128) untuk mengukur pencahayaan.
1 Kunci pencahayaan.
Tempatkan subjek dalam titik fokus
terpilih dan tekan tombol pelepas
rana setengah. Dengan tombol
pelepas rana ditekan setengah dan
subjek ditempatkan di titik fokus,
tekan bagian tengah dari sub-selektor
untuk mengunci pencahayaan (jika
Anda menggunakan fokus otomatis,
pastikan bahwa indikator fokus
dicapai I muncul di jendela bidik).
Tombol pelepas rana
Sub-selektor
Sementara kunci pencahayaan aktif,
indikator AE-L akan muncul di jendela
bidik.
2 Tata ulang foto.
Sambil menjaga
penekanan bagian tengah
dari sub-selektor, tata
ulang foto dan potret.
141
A Area Terukur
Di pengukuran titik, pencahayaan akan dikunci di nilai terukur pada
titik fokus terpilih (0 128). Di pengukuran rasio pusat, pencahayaan
akan dikunci pada nilai terukur dalam lingkaran 8-mm di tengah
jendela bidik.
A Menyetel Kecepatan Rana dan Bukaan
Sementara kunci pencahayaan aktif, pengaturan berikut dapat disetel
tanpa mengubah nilai terukur bagi pencahayaan:
Mode
Pengaturan
pencahayaan
P
Kecepatan rana dan bukaan (program fleksibel; 0 132)
S
Kecepatan rana
A
Bukaan
Nilai baru dapat dikonfirmasi dalam jendela bidik dan panel kontrol.
Catat bahwa metode pengukuran tidak dapat dirubah selama kunci
pencahayaan aktif.
A Simak Juga
Apabila Hidup (tekan separuh) dipilih bagi Pengaturan Kustom c1
(Tombol pelepas rana AE-L, 0 296), pencahayaan akan mengunci
saat tombol pelepas rana ditekan setengah.
142
Kompensasi Pencahayaan
Kompensasi pencahayaan digunakan untuk merubah
pencahayaan dari nilai yang disarankan oleh kamera, membuat
gambar lebih terang atau gelap. Ini paling efektif saat digunakan
bersama pengukuran rasio pusat atau titik (0 128). Pilih dari
nilai antara –5 EV (kurang pencahayaan) dan +5 EV (lebih
pencahayaan) dengan peningkatan 1/3 EV. Umumnya, nilai
positif membuat subjek lebih terang sementara nilai negatif
membuatnya lebih gelap.
–1 EV
Tiada kompensasi
pencahayaan
+1 EV
Untuk memilih nilai bagi kompensasi pencahayaan, tekan
tombol E dan putar kenop perintah utama hingga nilai yang
diinginkan ditampilkan di jendela bidik atau panel kontrol.
Tombol E
Kenop perintah utama
Panel kontrol
143
±0 EV (Tombol E
ditekan)
–0,3 EV
+2,0 EV
Pada nilai selain daripada ±0,0, angka 0
di bagian tengah indikator
pencahayaan akan berkilat (mode
pencahayaan P, S, dan A saja) dan ikon
E akan ditampilkan di jendela bidik
dan panel kontrol setelah Anda
melepas tombol E. Nilai sekarang bagi kompensasi
pencahayaan dapat dikonfirmasi di indikator pencahayaan
dengan menekan tombol E.
Pencahayaan normal dapat dipulihkan dengan mengatur
kompensasi pencahayaan ke ±0,0. Kompensasi pencahayaan
tidak direset saat kamera dimatikan.
A Mode Pencahayaan M
Di mode pencahayaan M, kompensasi pencahayaan hanya
mempengaruhi indikator pencahayaan; kecepatan rana dan bukaan
tidak berubah.
A Menggunakan Lampu Kilat
Saat lampu kilat digunakan, kompensasi pencahayaan mempengaruhi
baik tingkatan lampu kilat maupun pencahayaan, yang merubah
kecerahan baik subjek utama maupun latar belakangnya. Pengaturan
Kustom e3 (Komp. p'chyn utk lmp kilat, 0 300) dapat digunakan
untuk membatasi efek dari kompensasi pencahayaan ke latar
belakang saja.
144
A Simak Juga
Untuk informasi tentang memilih ukuran peningkatan tersedia bagi
kompensasi pencahayaan, simak Pengaturan Kustom b3 (Nil. lkh
p'chy/komp. lmp klt, 0 294). Untuk informasi tentang membuat
penyesuaian ke kompensasi pencahayaan tanpa menekan tombol E,
simak Pengaturan Kustom b4 (Komp. pencahayaan mudah, 0 295).
Untuk informasi tentang memvariasi pencahayaan, tingkatan lampu
kilat, keseimbangan putih, atau Active D-Lighting secara otomatis,
simak halaman 147.
145
Bracketing
Bracketing memvariasi ringan pencahayaan, tingkat lampu kilat,
Active D-Lighting (ADL), atau keseimbangan putih secara
otomatis pada masing-masing bidikan, “membracket” nilai
sekarang. Pilih dalam situasi di mana sulit untuk mendapatkan
pengaturan tepat dan tiada waktu untuk memeriksa hasil dan
menyetel pengaturan pada masing-masing bidikan, atau untuk
bereksperimen dengan pengaturan berbeda bagi subjek sama.
Bracketing disetel menggunakan opsi
Set bracketing otomatis di menu
pemotretan foto, yang mana berisikan
opsi berikut ini:
• AE & lampu kilat: Kamera meragamkan
pencahayaan dan tingkatan lampu kilat
atas serangkaian foto (0 147). Catat
bahwa bracketing lampu kilat tersedia di i-TTL dan, di mana
didukung, mode kontrol lampu kilat (qA) bukaan otomatis
saja (0 198, 328).
• AE saja: Kamera meragamkan pencahayaan atas serangkaian
foto.
• Lampu kilat saja: Kamera meragamkan tingkatan lampu kilat atas
serangkaian foto.
• WB bracketing: Kamera mencipta sejumlah salinan dari setiap
foto, masing-masing dengan keseimbangan putih berbeda
(0 151).
• ADL bracketing: Kamera meragamkan Active D-Lighting atas
serangkaian pencahayaan (0 155).
146
❚❚ Bracketing Pencahayaan dan Lampu Kilat
Untuk meragamkan pencahayaan dan/atau tingkatan lampu
kilat atas serangkaian foto:
Pencahayaan dirubah
sebesar: 0 EV
Pencahayaan dirubah
sebesar: –1 EV
Pencahayaan dirubah
sebesar: +1 EV
1 Pilih jumlah bidikan.
Sambil menekan tombol BKT, putar kenop perintah utama
untuk memilih jumlah bidikan di urutan bracketing. Jumlah
bidikan ditunjukkan di panel kontrol.
Jumlah bidikan
Tombol BKT
Kenop perintah
utama
Panel kontrol
Indikator bracketing
pencahayaan dan lampu
kilat
Pada pengaturan selain dari nol,
ikon M dan indikator bracketing
pencahayaan dan lampu kilat akan muncul di panel kontrol
dan BKT akan ditampilkan di jendela bidik.
147
2 Pilih peningkatan pencahayaan.
Tekan tombol BKT, putar kenop sub-perintah untuk memilih
peningkatan pencahayaan.
Peningkatan
pencahayaan
Tombol BKT
Kenop subperintah
Panel kontrol
Pada pengaturan default, besar peningkatan dapat dipilih
dari 0,3 (1/3), 0,7 (2/3), 1, 2, dan 3 EV. Program bracketing
dengan peningkatan dari 0,3 (1/3) EV tercantum di bawah ini.
Tampilan panel kontrol
Jml bidikan
Urutan bracketing (EV)
0
0
3
0/+0,3/+0,7
3
0/–0,7/–0,3
2
0/+0,3
2
0/–0,3
3
0/–0,3/+0,3
5
0/–0,7/–0,3/+0,3/+0,7
0/–1,0/–0,7/–0,3/+0,3/
7
+0,7/+1,0
0/–1,3/–1,0/–0,7/–0,3/
9
+0,3/+0,7/+1,0/+1,3
Catat bahwa bagi peningkatan pencahayaan 2 EV atau lebih
tinggi, jumlah bidikan maksimal adalah 5; jika nilai lebih
tinggi dipilih di Langkah 1, jumlah bidikan akan secara
otomatis diatur ke 5.
148
3 Frame foto, fokus, dan potret.
Kamera akan meragamkan pencahayaan dan/atau
tingkatan lampu kilat bidikan-demi-bidikan menurut
program bracketing terpilih. Perubahan pada pencahayaan
ditambahkan ke mereka yang dibuat dengan kompensasi
pencahayaan (simak halaman 143).
Sementara bracketing aktif, indikator kemajuan bracketing
akan ditampilkan di jendela bidik dan panel kontrol. Sebuah
segmen akan menghilang dari indikator setelah masingmasing bidikan.
Jumlah bidikan: 3; peningkatan: 0,7
Tampil setelah bidikan pertama
❚❚ Membatalkan Bracketing
Untuk membatalkan bracketing, tekan tombol BKT dan putar
kenop perintah utama hingga nomor bidikan dalam urutan
bracketing adalah nol (r) dan M tidak lagi ditampilkan.
Program terakhir diaktifkan akan dipulihkan kali berikut
bracketing diaktifkan. Bracketing dapat juga dibatalkan dengan
melakukan reset dua-tombol (0 230), meskipun dalam kasus ini
program bracketing tidak akan dipulihkan kali berikut
bracketing diaktifkan.
A Simak Juga
Untuk informasi tentang memilih ukuran peningkatan pencahayaan,
simak Pengaturan Kustom b2 (Lngkh EV utk kntrl p'chyn, 0 294).
Untuk informasi tentang pemilihan urutan bracketing dilangsungkan,
simak Pengaturan Kustom e7 (Urutan bracketing, 0 301). Untuk
informasi tentang memilih peran tombol BKT, simak Pengaturan
Kustom f1 (Penentuan kontrol kustom) > Tombol BKT + y (0 301).
149
A Bracketing Pencahayaan dan Lampu Kilat
Di mode kecepatan rendah berkelanjutan, kecepatan tinggi
berkelanjutan, dan diam berkelanjutan, pemotretan akan menjeda
setelah jumlah bidikan ditentukan di program bracketing telah
diambil. Pemotretan akan berlanjut kali berikut tombol pelepas rana
ditekan. Di mode pewaktu otomatis, kamera akan mengambil jumlah
bidikan terpilih di Langkah 1 di halaman 147 setiap kali tombol
pelepas rana ditekan, terlepas dari opsi terpilih bagi Pengaturan
Kustom c3 (Pewaktu otomatis) > Jumlah bidikan (0 296); interval di
antara bidikan meskipun begitu dikendalikan oleh Pengaturan
Kustom c3 (Pewaktu otomatis) > Interval di antara bidikan. Di
mode lainnya, satu bidikan akan diambil setiap kali tombol pelepas
rana ditekan.
Apabila kartu memori mengisi sebelum semua bidikan dalam urutan
terambil, pemotretan dapat dilanjutkan dari bidikan berikut dalam
urutannya setelah kartu memori diganti atau bidikan dihapus guna
meluangkan ruang pada kartu memori. Apabila kamera dimatikan
sebelum semua bidikan dalam urutan telah diambil, bracketing akan
dilanjutkan dari bidikan berikutnya di dalam urutan saat kamera
dihidupkan.
A Bracketing Pencahayaan
Kamera memodifikasi pencahayaan dengan memvariasi kecepatan
rana dan bukaan (terprogram otomatis), bukaan (prioritas rana
otomatis), atau kecepatan rana (prioritas bukaan diafragma otomatis,
mode pencahayaan manual). Apabila Hidup dipilih bagi Pengaturan
sensitivitas ISO > Kontrol sensitivitas ISO oto. (0 125) di mode P, S,
dan A, kamera akan secara otomatis memvariasi sensitivitas ISO demi
pencahayaan optimal saat batas dari sistem pencahayaan kamera
terlampaui; di mode M, kamera akan lebih dulu menggunakan kontrol
sensitivitas ISO oto. untuk membawa pencahayaan sedekat mungkin
ke tingkat optimal dan lalu membracket pencahayaan ini dengan
memvariasi kecepatan rana. Pengaturan Kustom e6 (Bracketing oto.
(mode M), 0 301) dapat digunakan untuk merubah cara kamera
melakukan bracketing pencahayaan dan lampu kilat di mode
pencahayaan manual. Bracketing dapat dijalankan dengan
memvariasi tingkatan lampu kilat bersamaan kecepatan rana dan/atau
bukaan, atau hanya dengan memvariasi tingkatan lampu kilat saja.
150
❚❚ Bracketing Keseimbangan Putih
Kamera mencipta sejumlah salinan dari setiap foto, masingmasing dengan keseimbangan putih berbeda.
1 Pilih jumlah bidikan.
Sambil menekan tombol BKT, putar kenop perintah utama
untuk memilih jumlah bidikan di urutan bracketing. Jumlah
bidikan ditunjukkan di panel kontrol.
Jumlah bidikan
Tombol BKT
Kenop perintah
utama
Panel kontrol
Indikator WB bracketing
Pada pengaturan selain dari nol,
ikon W dan indikator WB
bracketing akan muncul di panel kontrol dan BKT akan
ditampilkan di jendela bidik.
151
2 Pilih peningkatan keseimbangan putih.
Sambil menekan tombol BKT, putar kenop sub-perintah
untuk memilih penyetelan keseimbangan putih. Masingmasing peningkatan kira-kira setara dengan 5 mired.
Peningkatan
keseimbangan putih
Tombol BKT
Kenop subperintah
Panel kontrol
Pilih dari peningkatan 1 (5 mired), 2 (10 mired), atau
3 (15 mired). Nilai B yang lebih tinggi bersesuaian dengan
peningkatan kadar warna biru, nilai A yang lebih tinggi
bersesuaian dengan peningkatan kadar warna amber
(0 163). Program bracketing dengan peningkatan 1
tercantum di bawah.
Tampilan panel kontrol
152
Peningkatan
Jml
keseimbangan Urutan bracketing
bidikan
putih
0
1
0
3
1B
0/1 B/2 B
3
1A
0/2 A/1 A
2
1B
0/1 B
2
1A
0/1 A
3
1 A, 1 B
0/1 A/1 B
5
1 A, 1 B
0/2 A/1 A/1 B/2 B
0/3 A/2 A/1 A/
7
1 A, 1 B
1 B/2 B/3 B
0/4 A/3 A/2 A/
9
1 A, 1 B
1 A/1 B/2 B/3 B/
4B
3 Frame foto, fokus, dan potret.
Masing-masing bidikan akan diproses untuk
mencipta jumlah salinan yang ditentukan di program
bracketing, dan setiap salinan akan memiliki keseimbangan
putih berbeda. Modifikasi pada keseimbangan putih akan
ditambahkan pada penyetelan keseimbangan putih yang
dibuat dengan penghalusan keseimbangan putih.
Apabila jumlah bidikan di program
bracketing lebih besar dari jumlah
sisa bidikan, ikon n dan ikon
bagi kartu yang terpengaruh akan
berkilat di panel kontrol, ikon j
yang berkilat akan muncul di
jendela bidik seperti ditunjukkan di
sisi kanan, dan pelepas rana akan
dinonaktifkan. Pemotretan dapat dimulai saat kartu memori
baru dimasukkan.
153
❚❚ Membatalkan Bracketing
Untuk membatalkan bracketing, tekan tombol BKT dan putar
kenop perintah utama hingga jumlah bidikan di urutan
bracketing adalah nol (r) dan W tidak lagi ditampilkan.
Program terakhir diaktifkan akan dipulihkan kali berikut
bracketing diaktifkan. Bracketing dapat juga dibatalkan dengan
melakukan reset dua-tombol (0 230), meskipun dalam kasus ini
program bracketing tidak akan dipulihkan kali berikut
bracketing diaktifkan.
A Bracketing Keseimbangan Putih
Bracketing keseimbangan putih tidak tersedia pada kualitas gambar
NEF (RAW). Pemilihan opsi NEF (RAW) atau NEF (RAW) + JPEG
membatalkan bracketing keseimbangan putih.
Bracketing keseimbangan putih hanya mempengaruhi suhu warna
(sumbu amber biru di tampilan penghalusan keseimbangan putih,
0 163). Tiada penyesuaian dibuat pada sumbu hijau-magenta.
Di mode pewaktu otomatis, jumlah salinan yang disebutkan di
program bracketing akan tercipta setiap kali rana dilepas, terlepas dari
opsi terpilih bagi Pengaturan Kustom c3 (Pewaktu otomatis) >
Jumlah bidikan (0 296).
Apabila kamera dimatikan sementara lampu akses kartu memori
bersinar, kamera akan dimatikan hanya setelah semua foto dalam
urutan telah direkam.
154
❚❚ ADL Bracketing
Kamera memvariasi Active D-Lighting atas serangkaian
pencahayaan.
1 Pilih jumlah bidikan.
Sambil menekan tombol BKT, putar kenop perintah utama
untuk memilih jumlah bidikan di urutan bracketing. Jumlah
bidikan ditunjukkan di panel kontrol.
Jumlah bidikan
Tombol BKT
Kenop perintah
utama
Panel kontrol
Indikator ADL bracketing
Pada pengaturan selain dari nol, ikon d dan indikator
ADL bracketing muncul di panel kontrol dan BKT akan
ditampilkan di jendela bidik. Pilih dua bidikan untuk
mengambil satu foto dengan Active D-Lighting mati dan
lainnya pada nilai terpilih. Pilih tiga hingga lima bidikan
untuk mengambil serangkaian foto dengan Active
D-Lighting diatur ke Mati, Rendah, dan Normal (tiga
bidikan), Mati, Rendah, Normal, dan Tinggi (empat bidikan),
atau Mati, Rendah, Normal, Tinggi, dan Sangat tinggi (lima
bidikan). Apabila Anda memilih lebih dari dua bidikan,
lanjutkan ke Langkah 3.
155
2 Pilih Active D-Lighting.
Tekan tombol BKT, putar kenop sub-perintah untuk memilih
Active D-Lighting.
Tombol BKT
Kenop sub-perintah
Active D-Lighting ditunjukkan di panel kontrol.
Tampilan panel kontrol
ADL
Y Otomatis
R Rendah
Q Normal
P Tinggi
Z Sangat tinggi
156
3 Frame foto, fokus, dan potret.
Kamera akan memvariasi Active D-Lighting
bidikan-demi-bidikan sesuai program bracketing terpilih.
Sementara bracketing aktif, indikator kemajuan bracketing
akan ditampilkan di panel kontrol. Sebuah segmen akan
menghilang dari indikator setelah masing-masing bidikan.
Jumlah bidikan: 3
Tampil setelah bidikan pertama
157
❚❚ Membatalkan Bracketing
Untuk membatalkan bracketing, tekan tombol BKT dan putar
kenop perintah utama hingga jumlah bidikan di urutan
bracketing adalah nol (r) dan d tidak lagi ditampilkan.
Program terakhir diaktifkan akan dipulihkan kali berikut
bracketing diaktifkan. Bracketing dapat juga dibatalkan dengan
melakukan reset dua-tombol (0 230), meskipun dalam kasus ini
program bracketing tidak akan dipulihkan kali berikut
bracketing diaktifkan.
A ADL Bracketing
Di mode kecepatan rendah berkelanjutan, kecepatan tinggi
berkelanjutan, dan diam berkelanjutan, pemotretan akan menjeda
setelah jumlah bidikan ditentukan di program bracketing telah
diambil. Pemotretan akan berlanjut kali berikut tombol pelepas rana
ditekan. Di mode pewaktu otomatis, kamera akan mengambil jumlah
bidikan terpilih di Langkah 1 di halaman 155 setiap kali tombol
pelepas rana ditekan, terlepas dari opsi terpilih bagi Pengaturan
Kustom c3 (Pewaktu otomatis) > Jumlah bidikan (0 296); interval di
antara bidikan meskipun begitu dikendalikan oleh Pengaturan
Kustom c3 (Pewaktu otomatis) > Interval di antara bidikan. Di
mode lainnya, satu bidikan akan diambil setiap kali tombol pelepas
rana ditekan.
Apabila kartu memori mengisi sebelum semua bidikan dalam urutan
terambil, pemotretan dapat dilanjutkan dari bidikan berikut dalam
urutannya setelah kartu memori diganti atau bidikan dihapus guna
meluangkan ruang pada kartu memori. Apabila kamera dimatikan
sebelum semua bidikan dalam urutan telah diambil, bracketing akan
dilanjutkan dari bidikan berikutnya di dalam urutan saat kamera
dihidupkan.
158
Keseimbangan Putih
Opsi Keseimbangan Putih
Keseimbangan putih memastikan bahwa warna tidak
dipengaruhi oleh warna dari sumber cahaya. Keseimbangan
putih otomatis disarankan dengan kebanyakan sumber cahaya.
Apabila hasil yang diinginkan tidak dapat dicapai dengan
keseimbangan putih otomatis, pilihlah opsi dari daftar di bawah
ini atau gunakan keseimbangan putih pra-setel.
v
Opsi
Otomatis
Simp. putih (kurangi
wrn hangat)
Normal
Simp. warna cahaya
hangat
Suhu warna *
3500–
8000 K
Penjelasan
Keseimbangan putih disetel
secara otomatis. Demi hasil
terbaik, gunakan lensa tipe G, E,
atau D. Apabila lampu kilat
eksternal menembak, hasilnya
disesuaikan dengan tepat.
Lampu uap natrium
2700 K
Neon putih-hangat
3000 K
Gunakan di bawah penerangan
lampu pijar.
Gunakan dengan:
• Penerangan uap natrium
(ditemukan di arena olahraga).
• Penerangan neon putih-hangat.
Lampu neon putih
3700 K
• Penerangan lampu neon putih.
Neon putih-sejuk
4200 K
Neon putih siang hari
5000 K
• Penerangan neon putih-sejuk.
• Penerangan neon putih siang
hari.
• Penerangan lampu neon siang
hari.
• Sumber cahaya warna bersuhu
tinggi (mis. lampu uap merkuri).
J Lampu pijar
3000 K
I Lampu neon
Lampu neon siang
hari
Uap merkuri bersuhu
tinggi
6500 K
7200 K
159
Opsi
Suhu warna *
Penjelasan
Gunakan pada subjek yang
H Sinar surya langsung 5200 K disinari oleh sinar surya langsung.
Gunakan dengan unit lampu kilat
5400 K
N Lampu kilat
eksternal.
Gunakan pada siang hari di
6000 K
G Berawan
bawah langit mendung.
Gunakan di siang hari pada
8000 K
M Bayangan
subjek dalam bayangan.
2500– Memilih suhu warna dari daftar
K Pilih suhu warna
10.000 K nilai (0 166).
Gunakan subjek, sumber cahaya,
atau foto yang ada sebagai
—
L Manual pra-setel
rujukan untuk keseimbangan
putih (0 169).
* Seluruh nilai adalah perkiraan dan tidak mencerminkan penghalusan (jika dapat diterapkan).
Keseimbangan putih dapat dipilih dengan menekan tombol U
dan memutar kenop perintah utama hingga pengaturan
diinginkan ditampilkan di panel kontrol.
Tombol U
160
Kenop perintah
utama
Panel kontrol
A Menu Pemotretan Foto
Keseimbangan putih juga dapat disetel menggunakan opsi
Keseimbangan putih di menu pemotretan foto atau perekaman film
(0 285, 289), yang juga dapat digunakan guna menghaluskan
keseimbangan putih (0 163) atau mengelola keseimbangan putih
pra-setel (0 169). Opsi Otomatis di menu Keseimbangan putih
menawarkan pilihan Simp. putih (kurangi wrn hangat), Normal, dan
Simp. warna cahaya hangat. Simp. putih (kurangi wrn hangat)
membuat warna putih terekam di bawah sinar lampu pijar tampak
putih, sedangkan Simp. warna cahaya hangat mempertahankan
nuansa hangat yang biasa kita rasakan di bawah sinar lampu pijar. Opsi
I Lampu neon dapat digunakan untuk memilih sumber cahaya dari
jenis bulb.
A Penerangan Lampu Kilat Studio
Keseimbangan putih otomatis mungkin tidak memberi hasil yang
diinginkan dengan unit lampu kilat studio yang besar. Gunakan
keseimbangan putih pra-setel atau atur keseimbangan putih ke
Lampu kilat dan gunakan penghalusan untuk menyetel
keseimbangan putih.
A Simak Juga
Bracketing keseimbangan putih (0 151) mencipta beberapa salinan
dari setiap foto yang diambil, meragamkan keseimbangan putih guna
mem-“bracket” nilai sekarang.
161
A Suhu Warna
Warna sumber cahaya yang terlihat bervariasi tergantung pemirsa dan
kondisi lainnya. Suhu warna adalah ukuran objektif dari warna sumber
cahaya, ditentukan dengan merujuk pada suhu di mana objek perlu
dipanaskan untuk memancarkan cahaya dalam panjang gelombang
yang sama. Sementara sumber cahaya dengan suhu warna dalam
kisaran 5000–5500 K tampak putih, sumber cahaya dengan suhu
warna lebih rendah, seperti bola lampu pijar, akan tampak agak
menguning atau memerah. Sumber cahaya dengan suhu warna lebih
tinggi tampak sedikit kebiruan.
Warna “lebih hangat” (lebih merah)
3000
q
w
4000
e
r
5000
Warna “lebih sejuk” (lebih biru)
6000
tyu i
8000
o
!0
!1
q I (lampu uap natrium): 2700 K
w J (lampu pijar)/I (neon putih-hangat): 3000 K
e I (lampu neon putih): 3700 K
r I (neon putih-sejuk): 4200 K
t I (neon putih siang hari): 5000 K
y H (sinar surya langsung): 5200 K
u N (lampu kilat): 5400 K
i G (berawan): 6000 K
o I (lampu neon siang hari): 6500 K
!0 I (uap merkuri bersuhu tinggi): 7200 K
!1 M (bayangan): 8000 K
Catatan: Seluruh figur adalah perkiraan.
162
10000
[K]
Penghalusan Keseimbangan Putih
Pada pengaturan selain daripada K (Pilih suhu warna),
keseimbangan putih dapat “diperhalus” guna mengkompensasi
variasi warna dari sumber cahaya atau guna mengenalkan
pemeran warna ke dalam gambar.
❚❚ Menu Keseimbangan Putih
Untuk menghaluskan keseimbangan putih dari menu
pemotretan foto, pilih Keseimbangan putih dan ikuti langkahlangkah di bawah ini.
1 Tampilkan opsi penghalusan.
Sorot opsi keseimbangan putih dan
tekan 2 (jika sub-menu ditampilkan,
pilih opsi diinginkan dan tekan 2 lagi
untuk menampilkan opsi
penghalusan; untuk informasi
tentang penghalusan keseimbangan
putih manual pra-setel, simak halaman 179).
2 Penghalusan keseimbangan putih.
Gunakan selektor-multi guna
menghaluskan keseimbangan putih.
Keseimbangan putih dapat
diperhalus pada sumbu amber (A)–
biru (B) dalam langkah 0,5 dan sumbu
Koordinat
hijau (G)–magenta (M) dalam langkah
0,25. Sumbu horisontal (amber-biru)
Penyetelan
memadankan dengan suhu warna,
sedangkan sudut vertikal (hijau-magenta) memberi efek
serupa dengan filter kompensasi warna (CC) padanannya.
Sumbu horisontal diukur dalam peningkatan setara ke sekitar
5 mired, sumbu vertikal dalam peningkatan sekitar 0,05 unit
kepadatan.
163
3 Tekan J.
Tekan J untuk menyimpan
pengaturan dan kembali ke menu
pemotretan foto. Jika keseimbangan
putih telah diperhalus, tanda bintang
(“U”) akan ditampilkan di panel kontrol.
❚❚ Tombol U
Pada pengaturan selain daripada K (Pilih suhu warna) dan L
(Manual pra-setel), tombol U dapat digunakan untuk
menghaluskan keseimbangan putih pada sumbu amber (A)–
biru (B) (0 163; untuk menghaluskan keseimbangan putih saat
L dipilih, gunakan menu pemotretan foto seperti dijelaskan di
halaman 179). Tekan tombol U dan putar kenop sub-perintah
untuk menghaluskan keseimbangan putih dalam langkah 0,5
(dengan setiap peningkatan penuh setara ke sekitar 5 mired)
hingga nilai diinginkan ditampilkan di panel kontrol. Memutar
kenop sub-perintah ke sisi kiri meningkatkan kadar amber (A).
Memutar kenop sub-perintah ke sisi kanan meningkatkan kadar
biru (B). Pada pengaturan selain daripada 0, tanda bintang (“U”)
tampak di panel kontrol.
Tombol U
164
Kenop subperintah
Panel kontrol
A Tampilan Informasi
Selama fotografi jendela bidik, Anda dapat
menekan tombol U untuk menyetel
pengaturan keseimbangan putih di
tampilan informasi. Putar kenop perintah
utama untuk memilih mode keseimbangan
putih dan putar kenop sub-perintah untuk
memilih suhu warna (mode K, “pilih suhu
warna”) atau keseimbangan putih pra-setel (mode manual pra-setel),
atau gunakan selektor-multi untuk menghaluskan keseimbangan
putih pada sumbu amber (A)–biru (B) dan hijau (G)–magenta (M)
(mode keseimbangan putih lainnya).
A Penghalusan Keseimbangan Putih
Warna pada sumbu penghalusan bersifat relatif, tidak mutlak. Sebagai
contoh, menggerakkan kursor ke B (biru) saat pengaturan “hangat”
seperti J (Lampu pijar) dipilih bagi keseimbangan putih akan
membuat foto sedikit “lebih sejuk” namun sebenarnya tidak akan
membuatnya biru.
A “Mired”
Perubahan apapun pada suhu warna menghasilkan perbedaan warna
yang lebih besar pada suhu warna rendah daripada pada suhu warna
lebih tinggi. Sebagai contoh, perubahan 1000 K menghasilkan
perubahan lebih besar dalam warna pada 3000 K daripada pada
6000 K. Mired, dihitung dengan mengalikan kebalikan dari suhu warna
oleh 10 6, adalah pengukuran dari suhu warna yang menyertakan
variasi tersebut dalam perhitungan, dan juga unit yang digunakan
dalam filter kompensasi suhu warna. Mis.:
• 4000 K–3000 K (selisih sebesar 1000 K)=83 mired
• 7000 K–6000 K (selisih sebesar 1000 K)=24 mired
165
Memilih Suhu Warna
Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk memilih suhu warna
saat K (Pilih suhu warna) dipilih bagi keseimbangan putih.
D Pilih Suhu Warna
Catat bahwa hasil yang diinginkan tidak akan diperoleh dengan
penerangan lampu kilat atau lampu neon. Pilih N (Lampu kilat) atau
I (Lampu neon) untuk sumber-sumber ini. Dengan sumber cahaya
lainnya, lakukan uji pemotretan guna menentukan apakah nilai yang
dipilih sudah sesuai.
❚❚ Menu Keseimbangan Putih
Suhu warna dapat dipilih menggunakan opsi Keseimbangan
putih di menu pemotretan foto. Masukkan nilai bagi sumbu
amber-biru dan hijau-magenta seperti dijelaskan di bawah.
1 Pilih Pilih suhu warna
Pilih Keseimbangan putih di menu pemotretan foto, lalu
sorot Pilih suhu warna dan tekan 2.
2 Pilih nilai bagi amber-biru.
Tekan 4 atau 2 untuk menyorot digit
dan tekan 1 atau 3 untuk merubah.
Nilai bagi sumbu amber
(A)– biru (B)
166
3 Pilih nilai bagi hijau-magenta.
Tekan 4 atau 2 untuk menyorot
sumbu G (hijau) atau M (magenta) dan
tekan 1 atau 3 untuk memilih nilai.
Nilai bagi sumbu hijau
(G)–magenta (M)
4 Tekan J.
Tekan J untuk menyimpan
perubahan dan kembali ke menu
pemotretan foto. Apabila nilai selain
dari 0 dipilih bagi sumbu hijau (G)–
magenta (M), tanda bintang (“U”) akan ditampilkan di panel
kontrol.
167
❚❚ Tombol U
Saat K (Pilih suhu warna) dipilih, tombol U dapat digunakan
untuk memilih suhu warna, meskipun hanya bagi sumbu amber
(A)–biru (B). Tekan tombol U dan putar kenop sub-perintah
hingga nilai yang diinginkan ditampilkan di panel kontrol
(penyesuaian dibuat dalam mired; 0 165). Untuk memasukkan
suhu warna secara langsung, tekan tombol U dan tekan 4
atau 2 untuk menyorot sebuah digit dan tekan 1 atau 3 untuk
merubah.
Tombol U
Kenop subperintah
Panel kontrol
168
Manual Pra-setel
Manual pra-setel digunakan untuk merekam dan memanggil
ulang pengaturan keseimbangan putih bagi pemotretan di
bawah penerangan campuran atau guna mengkompensasi
sumber cahaya dengan pemeran warna kental. Kamera dapat
menyimpan hingga enam nilai bagi keseimbangan putih prasetel dalam pra-setel d-1 hingga d-6. Dua metode tersedia untuk
pengaturan keseimbangan putih pra-setel:
Metode
Penjelasan
Objek berwarna abu netral atau putih
ditempatkan di bawah penerangan yang akan
digunakan dalam foto akhir dan keseimbangan
Pengukuran langsung putih diukur oleh kamera (0 170). Selama
tinjauan langsung (0 43, 58), keseimbangan putih
dapat diukur dalam area terpilih dari frame
(keseimbangan putih titik, 0 174).
Salin dari foto yang Keseimbangan putih disalin dari foto pada kartu
sudah ada
memori (0 177).
A Pra-setel Keseimbangan Putih
Perubahan ke pra-setel keseimbangan putih berlaku terhadap semua
kumpulan menu pemotretan foto (0 283).
169
Fotografi Jendela Bidik
1 Terangi objek rujukan.
Tempatkan objek abu netral atau putih di bawah
penerangan yang akan digunakan dalam foto akhir. Di
pengaturan studio, panel abu-abu standar dapat digunakan
sebagai objek rujukan. Catat bahwa pencahayaan dengan
otomatis meningkat 1 EV saat mengukur keseimbangan
putih; di mode pencahayaan M, setel pencahayaan agar
indikator pencahayaan menunjukkan ±0 (0 136).
2 Atur keseimbangan putih ke L (Manual pra-setel).
Tekan tombol U dan putar kenop perintah utama hingga
L ditampilkan di panel kontrol.
Tombol U
Kenop perintah
utama
Panel kontrol
A Mengukur Keseimbangan Putih Manual Pra-setel (Fotografi Jendela Bidik)
Keseimbangan putih manual pra-setel tidak dapat diukur sementara
Anda memotret fotografi HDR (0 191) atau pencahayaan-multi
(0 236).
170
3 Pilih pra-setel.
Tekan tombol U dan putar kenop sub-perintah hingga prasetel keseimbangan putih yang diinginkan (d-1 hingga d-6)
ditampilkan di panel kontrol.
Tombol U
Kenop subperintah
Panel kontrol
4 Pilih mode pengukuran langsung.
Lepas tombol U sejenak dan lalu
tekan tombolnya hingga ikon L
di panel kontrol mulai berkilat. D
yang berkilat juga akan muncul di
jendela bidik.
Panel kontrol
Jendela bidik
5 Ukur keseimbangan putih.
Beberapa detik sebelum indikator berhenti
berkilat, frame objek rujukan agar memenuhi
jendela bidik dan tekan tombol pelepas rana ke
bawah penuh. Kamera akan mengukur nilai bagi
keseimbangan putih dan menyimpannya dalam pra-setel
terpilih di Langkah 3. Tiada foto akan direkam; keseimbangan
putih dapat diukur dengan akurat bahkan saat kamera tidak
terfokus.
171
6 Periksa hasilnya.
Apabila kamera mampu mengukur
nilai bagi keseimbangan putih,
C akan berkilat di panel
kontrol, sementara jendela bidik
akan menampilkan a yang
berkilat. Tekan tombol pelepas rana
setengah untuk keluar ke mode
pemotretan.
Panel kontrol
Jendela bidik
Apabila penerangan terlalu gelap
atau terang, kamera mungkin tidak
mampu mengukur keseimbangan
putih. b a yang berkilat akan
muncul di panel kontrol dan
jendela bidik. Tekan setengah
tombol pelepas rana untuk kembali
ke Langkah 5 dan ukur kembali
keseimbangan putih.
Panel kontrol
Jendela bidik
D Mode Pengukuran Langsung
Apabila tiada pengoperasian dilakukan selama fotografi jendela bidik
sementara tampilan berkilat, mode pengukuran langsung akan
berakhir pada waktu terpilih bagi Pengaturan Kustom c2 (Pewaktu
siaga, 0 296).
A Pra-setel Dilindungi
Apabila pra-setel sekarang dilindungi (0 179), 3 akan berkilat di
panel kontrol dan jendela bidik jika Anda mencoba mengukur sebuah
nilai baru.
172
A Pemilihan Pra-setel
Pemilihan Manual pra-setel bagi opsi
Keseimbangan putih di menu pemotretan
foto menampilkan dialog yang ditunjukkan
di sisi kanan; sorot pra-setel dan tekan J.
Apabila tidak ada nilai bagi pra-setel terpilih,
keseimbangan putih akan diatur ke 5200 K,
sama seperti Sinar surya langsung.
173
Tinjauan Langsung (Keseimbangan Putih Titik)
Selama tinjauan langsung (0 43, 58), keseimbangan putih
dapat diukur di area terpilih dari frame, menghapus kebutuhan
untuk menyiapkan objek rujukan atau mengganti lensa selama
fotografi telefoto.
1 Tekan tombol a.
Cermin akan dinaikkan dan tinjauan melalui lensa akan
ditampilkan di monitor kamera.
2 Atur keseimbangan putih ke L (Manual pra-setel).
Tekan tombol U dan putar kenop perintah utama hingga
L ditampilkan di monitor.
Tombol U
174
Kenop perintah
utama
Monitor
3 Pilih pra-setel.
Tekan tombol U dan putar kenop sub-perintah hingga prasetel keseimbangan putih diinginkan (d-1 hingga d-6)
ditampilkan di monitor.
Tombol U
Kenop subperintah
Monitor
4 Pilih mode pengukuran langsung.
Lepas tombol U sejenak dan lalu
tekan tombolnya hingga ikon L di
monitor mulai berkilat. Sasaran
keseimbangan putih titik (r) akan
ditampilkan pada titik fokus terpilih.
5 Tempatkan sasaran pada area putih atau abu-abu.
Sementara L berkilat di layar,
gunakan selektor-multi untuk
menempatkan r pada area putih
atau abu-abu dari subjek. Untuk menzoom area di sekitar sasaran demi
penempatan lebih akurat, tekan
tombol X. Anda juga dapat mengukur
keseimbangan putih di manapun di dalam bingkai dengan
mengetuk subjek Anda di monitor, dalam hal ini tidak perlu
untuk menekan bagian tengah dari selektor-multi atau
tombol pelepas rana seperti dijelaskan di Langkah 6.
175
6 Ukur keseimbangan putih.
Tekan bagian tengah dari selektormulti atau tekan tombol pelepas rana
ke bawah penuh untuk mengukur
keseimbangan putih. Waktu tersedia
untuk mengukur keseimbangan putih
adalah yang terpilih bagi Pengaturan
Kustom c4 (Penundaan monitor
mati) > Tinjauan langsung (0 296).
Apabila kamera tidak mampu
mengukur keseimbangan putih,
pesan ditunjukkan di sisi kanan akan
ditampilkan. Pilih target
keseimbangan putih baru dan ulangi
proses dari Langkah 5.
7 Keluar dari mode pengukuran langsung.
Tekan tombol U untuk keluar dari mode pengukuran
langsung.
Keseimbangan putih pra-setel dapat
ditinjau oleh pemilihan Manual prasetel bagi Keseimbangan putih di
menu pemotretan foto atau
perekaman film. Posisi dari target
yang digunakan untuk mengukur
keseimbangan putih pra-setel
ditampilkan pada pra-setel terekam selama tinjauan
langsung.
D Mengukur Keseimbangan Putih Manual Pra-setel (Tinjauan Langsung)
Keseimbangan putih manual pra-setel tidak dapat diatur selama
pencahayaan HDR sedang berlangsung (0 191) atau saat Tidak ada
dipilih bagi WB tamp. tinjauan langsung foto (0 51).
176
Mengelola Pra-setel
❚❚ Menyalin Keseimbangan Putih dari Foto
Ikuti langkah di bawah ini untuk menyalin nilai bagi
keseimbangan putih dari foto yang ada ke pra-setel terpilih.
1 Pilih Manual pra-setel.
Pilih Keseimbangan putih di menu
pemotretan foto, lalu sorot Manual
pra-setel dan tekan 2.
2 Pilih tujuan.
Sorot pra-setel tujuan (d-1 hingga
d-6) dan tekan bagian tengah dari
selektor-multi.
3 Pilih Pilih gambar.
Sorot Pilih gambar dan tekan 2.
177
4 Sorot gambar sumber.
Sorot gambar sumber. Untuk
meninjau gambar tersorot sepenuh
layar, tekan dan tahan tombol X.
Untuk meninjau gambar di lokasi
lainnya, tekan W (M) dan pilih kartu
dan folder yang diinginkan (0 256).
5 Salin keseimbangan putih.
Tekan J untuk menyalin nilai keseimbangan putih bagi foto
tersorot ke pra-setel terpilih. Jika foto tersorot memiliki
komentar (0 306), komentar ini akan disalin ke komentar
bagi pra-setel terpilih.
178
A Memilih Pra-setel Keseimbangan Putih
Sorot pra-setel keseimbangan putih
sekarang (d-1–d-6) dan tekan 2 untuk
memilih pra-setel lainnya.
A Penghalusan Keseimbangan Putih Pra-Setel
Pra-setel terpilih dapat diperhalus dengan
memilih Perhalus dan menyetel
keseimbangan putih seperti dijelaskan di
halaman 163.
A Edit Komentar
Untuk memasukkan komentar penjelasan
hingga 36 karakter bagi pra-setel
keseimbangan putih sekarang, pilih Edit
komentar di menu keseimbangan putih
manual pra-setel dan masukkan komentar
seperti dijelaskan di halaman 186.
A Lindungi
Untuk melindungi pra-setel keseimbangan
putih sekarang, pilih Lindungi di menu
keseimbangan putih manual pra-setel, lalu
sorot Hidup dan tekan J. Pra-setel
dilindungi tidak dapat dimodifikasi dan opsi
Perhalus dan Edit komentar tidak dapat
digunakan.
179
Pengayaan Gambar
Picture Control
Memilih Picture Control
Memilih Picture Control menurut subjek atau tipe scene.
Opsi
Q
R
S
T
o
p
q
180
Penjelasan
Pengolahan standar demi hasil seimbang.
Standar
Disarankan dalam kebanyakan situasi.
Pengolahan minimal demi hasil alami. Pilih bagi
Netral
foto yang nantinya akan diolah atau diubah.
Gambar diperkaya demi efek foto cetakan terang.
Terang
Pilih untuk foto yang menekankan warna primer.
Monokrom
Mengambil foto monokrom.
Mengolah potret untuk kulit dengan tekstur alami
Potret
dan kesan menyeluruh.
Menghasilkan pemandangan dan lansekap kota
Pemandangan
yang hidup.
Detil dipertahankan pada rentang corak lebar, dari
Datar
sorotan hingga bayangan. Pilih bagi foto yang
nanti akan banyak sekali diolah atau diubah.
1 Tekan L (Z/Q).
Sebuah daftar Picture Control akan
ditampilkan.
Tombol L (Z/Q)
2 Pilih Picture Control.
Sorot Picture Control yang diinginkan
dan tekan J.
A Picture Control Kustom
Picture Control kustom dicipta melalui modifikasi pada Picture Control
yang ada menggunakan opsi Kelola Picture Control di menu
pemotretan foto atau perekaman film (0 185). Picture Control kustom
dapat disimpan ke kartu memori demi berbagi dengan kamera lain
bermodel sama dan perangkat lunak kompatibel.
A Indikator Picture Control
Picture Control sekarang ditunjukkan di
tampilan informasi saat tombol R ditekan.
Indikator Picture Control
A Menu Pemotretan
Picture Control dapat juga dipilih menggunakan opsi Atur Picture
Control di menu pemotretan foto atau perekaman film (0 285, 289).
181
Mengubah Picture Control
Picture Control pra-setel atau kustom yang ada (0 185) dapat
dimodifikasi guna memadukan scene atau tujuan kreatif
pengguna. Pilih kombinasi pengaturan yang seimbang
menggunakan Setelan cepat, atau buat penyesuaian manual
ke pengaturan tersendiri.
1 Pilih Picture Control.
Sorot Picture Control yang diinginkan
dalam daftar Picture Control (0 180)
dan tekan 2.
2 Setel pengaturan.
Tekan 1 atau 3 untuk menyorot
pengaturan diinginkan dan tekan 4
atau 2 untuk memilih nilai dengan
peningkatan 1, atau putar kenop subperintah untuk memilih nilai dengan
peningkatan 0,25 (0 183). Ulangi
langkah ini hingga seluruh pengaturan telah disetel, atau
pilih kombinasi pra-setel pengaturan dengan menyorot
Setelan cepat dan menekan 4 atau 2. Pengaturan default
dapat dipulihkan dengan menekan tombol O (Q).
3 Tekan J.
A Modifikasi pada Picture Control Semula
Picture Control yang telah dimodifikasi dari
pengaturan default diindikasi oleh tanda
bintang (“U”) di menu Atur Picture Control.
182
❚❚ Pengaturan Picture Control
Opsi
Penyetelan manual
(semua Picture Control)
Penjelasan
Membisukan atau melebihkan efek dari Picture
Control terpilih (catat bahwa ini mereset seluruh
Setelan cepat
penyetelan manual). Tidak tersedia pada Picture
Control Netral, Monokrom, Datar, atau kustom
(0 185).
Mengontrol ketajaman kontur. Pilih A untuk secara
Pertajaman
otomatis menyetel pertajaman menurut tipe scene.
Menyetel kejelasan secara manual atau memilih A
guna membiarkan kamera menyetel kejelasan
secara otomatis. Tergantung pada scene, bayangan
Kejelasan dapat muncul di sekitar objek terang atau lingkaran
cahaya dapat muncul di sekitar objek gelap pada
beberapa pengaturan. Kejelasan tidak diterapkan ke
film.
Menyetel kontras secara manual atau memilih A
Kontras
guna membiarkan kamera menyetel kontras secara
otomatis.
Menaikkan atau menurunkan kecerahan tanpa
Kecerahan
kehilangan detil dalam sorotan atau bayangan.
Penyetelan manual
(non-monokrom saja)
Penyetelan manual
(monokrom saja)
Kejenuhan
Mengontrol hidupnya warna. Pilih A untuk menyetel
kejenuhan secara otomatis menurut tipe scene.
Tingkatan
warna
Menyetel tingkatan warna.
Efek filter
Mensimulasi efek dari filter warna pada foto
monokrom (0 184).
Penyesuaian Memilih pewarnaan yang digunakan di foto
warna
monokrom (0 184).
183
D “A” (Otomatis)
Hasil bagi pertajaman, kejelasan, kontras, dan kejenuhan otomatis
bervariasi menurut pencahayaan dan posisi subjek dalam frame.
Gunakan lensa tipe G, E, atau D demi hasil terbaik.
A Beralih Antara Manual dan Otomatis
Tekan tombol X untuk beralih maju dan
mundur antara pengaturan manual dan
otomatis (A) untuk pertajaman, kejelasan,
kontras, dan kejenuhan.
A Pengaturan Sebelumnya
Indikator j di bawah tampilan nilai di menu
pengaturan Picture Control mengindikasi
nilai sebelumnya bagi pengaturan itu.
Gunakan ini sebagai rujukan saat menyetel
pengaturan.
A Efek Filter (Monokrom Saja)
Opsi di menu ini mensimulasi efek dari filter warna pada foto
monokrom. Efek filter berikut ini tersedia:
Opsi
Penjelasan
Y Kuning Meningkatkan kontras. Dapat digunakan untuk
menurunkan kecerahan dari langit pada foto pemandangan.
O Oranye
Warna oranye menghasilkan kontras lebih dibandingkan
R Merah kuning, warna merah lebih berkontras daripada oranye.
G Hijau
Melembutkan corak kulit. Dapat digunakan untuk potret.
A Penyesuaian Warna (Monokrom Saja)
Penekanan 3 saat Penyesuaian warna
dipilih menampilkan opsi kejenuhan. Tekan
4 atau 2 untuk menyetel kejenuhan.
Kontrol kejenuhan tidak tersedia saat B&W
(hitam putih) dipilih.
A Opsi Picture Control kustom
Opsi yang tersedia dengan Picture Control kustom sama seperti opsi di
mana Picture Control kustom didasarkan.
184
Mencipta Picture Control Kustom
Picture Control disertakan bersama kamera dapat dimodifikasi
dan disimpan sebagai Picture Control kustom.
1 Pilih Kelola Picture Control.
Sorot Kelola Picture Control di menu
pemotretan foto dan tekan 2.
2 Pilih Simpan/edit.
Sorot Simpan/edit dan tekan 2.
3 Pilih Picture Control.
Sorot Picture Control yang ada dan
tekan 2, atau tekan J untuk
melanjutkan ke Langkah 5 guna
menyimpan salinan dari Picture
Control tersorot tanpa perubahan
lanjutan.
4 Edit Picture Control terpilih.
Simak halaman 183 untuk informasi
selengkapnya. Untuk mengabaikan
perubahan apapun dan mulai lagi dari
pengaturan default, tekan tombol
O (Q). Tekan J saat pengaturan
selesai.
185
5 Pilih tujuan.
Pilih tujuan bagi Picture Control
kustom (C-1 hingga C-9) dan tekan 2.
6 Beri nama Picture Control.
Area nama
Dialog masukan teks ditunjukkan di
sisi kanan akan ditampilkan. Oleh
default, Picture Control baru akan
dinamai dengan penambahan dua
digit angka (ditentukan otomatis) ke
nama Picture Control yang ada; untuk
menggunakan nama default,
Pemilihan
lanjutkan ke Langkah 7. Untuk
papan ketik
memindah kursor di area nama, ketuk
Area papan ketik
tampilan atau tahan tombol W (M)
dan tekan 4 atau 2. Untuk mengetik
huruf baru pada posisi kursor sekarang, ketuk huruf pada
papan ketik layar sentuh (ketuk tombol pemilihan papan
ketik untuk berputar antara huruf besar, huruf kecil dan
papan ketik simbol). Anda dapat juga gunakan selektor-multi
untuk menyorot karakter diinginkan di area papan ketik dan
tekan bagian tengah dari selektor-multi. Untuk menghapus
karakter pada posisi kursor sekarang, tekan tombol O (Q).
Nama Picture Control kustom dapat mencapai panjang
hingga sembilan belas karakter. Karakter apapun setelah
karakter ke-sembilan belas akan dihapus.
186
7 Simpan perubahan dan keluar.
Tekan J untuk menyimpan
perubahan dan keluar. Picture Control
baru akan muncul dalam daftar
Picture Control.
A Kelola Picture Control > Ubah Nama
Picture Control kustom dapat diubah
namanya setiap saat menggunakan opsi
Ubah nama di menu Kelola Picture
Control.
A Kelola Picture Control > Hapus
Opsi Hapus di menu Kelola Picture Control
dapat digunakan untuk menghapus Picture
Control kustom terpilih saat tidak lagi diperlukan.
A Ikon Picture Control Semula
Picture Control pra-setel semula di mana
Picture Control kustom didasarkan
diindikasi oleh ikon di sudut kanan atas dari
tampilan edit.
Ikon Picture Control
semula
187
A Berbagi Picture Control Kustom
Item Muat/simpan di menu Kelola Picture
Control menawarkan opsi tercantum di
bawah ini. Gunakan opsi ini untuk menyalin
Picture Control kustom ke dan dari kartu
memori (jika dua kartu memori dimasukkan,
kartu dalam slot primer akan digunakan;
0 96). Setelah tersalin ke kartu memori,
Picture Control dapat digunakan pada kamera lain atau perangkat
lunak kompatibel.
• Salin ke kamera: Menyalin Picture Control kustom dari kartu memori ke
Picture Control kustom C-1 hingga C-9 pada kamera dan menamai
mereka sesuai keinginan.
• Hapus dari kartu: Menghapus Picture Control kustom terpilih dari kartu
memori.
• Salin ke kartu: Menyalin Picture Control kustom (C-1 hingga C-9) dari
kamera ke tujuan terpilih (1 hingga 99) pada kartu memori.
188
Memelihara Detil dalam Sorotan dan
Bayangan
Active D-Lighting
Active D-Lighting memelihara rincian di sorotan dan bayangan,
dan mencipta foto dengan kontras alami. Gunakan untuk scene
berkontras tinggi, contohnya saat memotret pemandangan luar
ruangan yang terang tersinari melalui pintu atau jendela atau
mengambil gambar subjek dalam gelap di hari cerah. Paling
efektif saat digunakan dengan pengukuran matriks (0 128).
Active D-Lighting mati
Active D-Lighting: Y Otomatis
A “Active D-Lighting” banding “D-Lighting”
Opsi Active D-Lighting di menu pemotretan foto dan perekaman film
menyetel pencahayaan sebelum pemotretan guna mengoptimalkan
jangkauan dinamis, sementara opsi D-Lighting di menu ubah (0 313)
mencerahkan area gelap dalam gambar setelah pemotretan.
D Active D-Lighting
Noise (piksel cerah acak, kabut, atau garis) dapat muncul dalam foto
yang diambil menggunakan Active D-Lighting. Kegelapan tidak
merata dapat terlihat pada beberapa subjek. Active D-Lighting tidak
berlaku pada sensitivitas ISO tinggi (Hi 0,3–Hi 5).
189
Untuk menggunakan Active D-Lighting:
1 Pilih Active D-Lighting.
Sorot Active D-Lighting di menu
pemotretan foto dan tekan 2.
2 Pilih opsi.
Sorot opsi yang diinginkan dan tekan
J. Apabila Y Otomatis dipilih,
kamera akan secara otomatis
menyetel Active D-Lighting menurut
kondisi pemotretan (di mode
pencahayaan M, meskipun begitu,
Y Otomatis adalah setara dengan Q Normal).
A Active D-Lighting dan Film
Apabila Seperti pengaturan foto dipilih bagi Active D-Lighting di
menu perekaman film dan Otomatis dipilih di menu pemotretan foto,
film akan direkam pada pengaturan setara Normal. Active D-Lighting
tidak berlaku pada ukuran frame 3840 × 2160.
A Simak Juga
Saat ADL bracketing dipilih bagi Set bracketing otomatis di menu
pemotretan foto (0 146), kamera meragamkan Active D-Lighting atas
serangkaian bidikan (0 155).
190
Jangkauan Dinamis Tinggi (HDR)
Gunakan dengan subjek berkontras tinggi, Jangkauan Dinamis
Tinggi (HDR) memelihara detil dalam sorotan dan bayangan
dengan menggabungkan dua bidikan yang diambil pada
pencahayaan berbeda. HDR paling efektif saat digunakan
bersama pengukuran matriks (0 128; dengan pengukuran titik
dan rasio pusat dan lensa non-CPU, perbedaan pencahayaan
dari Otomatis adalah setara ke sekitar 2 EV). Ini tidak dapat
digunakan untuk merekam gambar NEF (RAW). Penerangan
lampu kilat (0 196), bracketing (0 146), pencahayaan-multi
(0 236), dan berjeda (0 74) tidak dapat digunakan selama HDR
aktif dan kecepatan rana A dan % tidak tersedia.
+
Pencahayaan
pertama (lebih gelap)
Pencahayaan kedua
(lebih terang)
Gambar HDR
gabungan
1 Memilih HDR (jangk. dinamis
tinggi).
Sorot HDR (jangk. dinamis tinggi) di
menu pemotretan foto dan tekan 2.
191
2 Memilih mode.
Sorot Mode HDR dan tekan 2.
Sorot salah satu dari berikut ini dan
tekan J.
• Untuk mengambil serangkaian foto HDR,
pilih 0 Hidup (rangkaian).
Pemotretan HDR akan berlanjut
hingga Anda memilih Mati bagi
Mode HDR.
• Untuk mengambil satu foto HDR, pilih Hidup (satu foto).
Pemotretan normal akan berlanjut secara otomatis setelah
Anda mencipta sebuah foto HDR.
• Untuk keluar tanpa mencipta foto HDR tambahan, pilih Mati.
Jika Hidup (rangkaian) atau Hidup
(satu foto) dipilih, ikon y akan
ditampilkan di panel kontrol.
192
3 Memilih perbedaan pencahayaan.
Untuk memilih perbedaan dalam
pencahayaan antara dua bidikan,
sorot Perbedaan pencahayaan dan
tekan 2.
Opsi ditunjukkan di sisi kanan akan
ditampilkan. Sorot opsi dan tekan J.
Pilih nilai lebih tinggi untuk subjek
berkontras tinggi, namun catat
bahwa pemilihan nilai lebih tinggi
dari keperluan dapat memberi hasil
yang tak diinginkan; jika Otomatis
dipilih, kamera akan secara otomatis menyetel pencahayaan
untuk memadukan scene.
4 Memilih jumlah penghalusan.
Untuk memilih berapa banyak
batasan antara dua gambar
dihaluskan, sorot Menghaluskan dan
tekan 2.
Opsi ditunjukkan di sisi kanan akan
ditampilkan. Sorot opsi dan tekan J.
Nilai lebih tinggi menghasilkan
komposisi gambar lebih halus.
Kegelapan tidak merata dapat terlihat
pada beberapa subjek.
193
5 Frame foto, fokus, dan potret.
Kamera mengambil dua bidikan
saat tombol pelepas rana ditekan
ke bawah penuh. “l y” akan
berkilat di panel kontrol dan l
u di jendela bidik sementara
gambar digabung; tiada foto dapat
diambil hingga perekaman selesai.
Terlepas dari opsi terpilih sekarang
bagi mode pelepas, hanya satu foto
yang akan diambil setiap kali
tombol pelepas rana ditekan.
Panel kontrol
Jendela bidik
Apabila Hidup (rangkaian) dipilih, HDR hanya akan
dimatikan saat Mati dipilih bagi Mode HDR; jika Hidup (satu
foto) dipilih, HDR dimatikan secara otomatis setelah foto
diambil. Ikon y hilang dari tampilan saat pemotretan HDR
berakhir.
D Memframe Foto HDR
Sudut dari gambar akan terpotong. Hasil diinginkan mungkin tidak
tercapai jika kamera atau subjek bergerak selama pemotretan.
Penggunaan tripod disarankan. Tergantung pada scene, pengaruhnya
mungkin tidak terlihat, bayangan mungkin tampak di sekeliling objek
terang, atau lingkaran cahaya mungkin tampak di sekeliling objek
gelap; efek ini dapat dikurangi dengan menyetel jumlah penghalusan.
194
A Tombol BKT
Apabila HDR (jangk. dinamis tinggi) dipilih
bagi Pengaturan Kustom f1 (Penentuan
kontrol kustom) > Tombol BKT + y
(0 301), Anda dapat memilih mode HDR
dengan menekan tombol BKT dan memutar
kenop perintah utama dan perbedaan
pencahayaan dengan menekan tombol BKT
dan memutar kenop sub-perintah. Mode
dan perbedaaan pencahayaan ditunjukkan
di panel kontrol: ikon yang mewakili mode
adalah a bagi Mati, B bagi Hidup (satu foto), dan b bagi Hidup
(rangkaian).
A Fotografi Pewaktu Interval
Apabila Hidup (rangkaian) dipilih bagi Mode HDR sebelum
pemotretan jeda waktu memulai, kamera akan terus memotret foto
HDR pada interval terpilih (jika Hidup (satu foto) dipilih, pemotretan
jeda waktu akan berakhir setelah satu foto).
A Kumpulan Menu Pemotretan Foto
Pengaturan HDR dapat disetel secara terpisah bagi setiap kumpulan
(0 283), namun beralih ke kumpulan di mana HDR aktif selama
pencahayaan-multi (0 236) atau pemotretan jeda waktu (0 243)
menonaktifkan HDR. HDR juga dinonaktifkan jika Anda beralih ke
kumpulan di mana opsi NEF (RAW) dipilih bagi kualitas gambar.
195
Fotografi Lampu Kilat
Untuk mengambil foto dengan lampu kilat, pasang unit lampu
kilat eksternal (0 328) ke dudukan aksesori kamera. Anda juga
dapat menggunakan satu atau lebih unit lampu kilat jarak jauh
bagi fotografi lampu kilat di luar kamera. Untuk informasi
tentang penggunaan unit lampu kilat, simak dokumentasi
tersedia bersama perangkat.
Menggunakan Lampu Kilat
Ikuti langkah di bawah ini untuk memasang unit lampu kilat
eksternal pada kamera dan mengambil foto menggunakan
lampu kilat.
1 Pasang unit pada dudukan aksesori.
Baca buku petunjuk tersedia beserta
unit guna perincian.
2 Hidupkan kamera dan unit lampu kilat.
Lampu kilat akan mulai mengisi daya; indikator lampu kilat siap
(c) akan ditampilkan di jendela bidik saat pengisian daya selesai.
3 Setel pengaturan lampu kilat.
Pilih mode lampu kilat (0 201) dan mode kontrol lampu kilat
(0 199).
196
4 Setel kecepatan rana dan bukaan.
5 Ambil gambar.
D Gunakan Hanya Aksesori Lampu Kilat Nikon
Gunakan hanya unit lampu kilat Nikon. Tegangan negatif atau
tegangan di atas 250 V yang diterapkan pada dudukan aksesori tidak
hanya mencegah operasi normal, namun dapat merusak sirkuit
sinkronisasi kamera atau lampu kilat. Sebelum menggunakan unit
lampu kilat Nikon yang tidak tercantum di bagian ini, hubungi
perwakilan servis resmi Nikon untuk informasi lebih lengkap.
A Kecepatan Rana
Kecepatan rana dapat diatur seperti berikut ini saat unit lampu kilat
eksternal digunakan:
Mode
Kecepatan rana
P, A
Diatur secara otomatis oleh kamera (1/250 d–1/60 d) *
S
Nilai terpilih oleh pengguna (1/250 d–30 d)
M Nilai terpilih oleh pengguna (1/250 d–30 d, Bulb (A), Waktu (%))
* Kecepatan rana dapat diatur hingga selambat 30 d jika sinkronisasi lambat, sinkronisasi rearcurtain lambat, atau sinkronisasi lambat dengan reduksi mata merah dipilih bagi mode
lampu kilat.
A Terminal Sinkronisasi
Kabel sinkronisasi dapat dihubungkan ke
terminal sinkronisasi sesuai kebutuhan.
Jangan hubungkan unit lampu kilat lain
melalui kabel sinkronisasi saat melakukan
sinkronisasi rear-curtain fotografi lampu
kilat dengan unit lampu kilat dipasang pada
dudukan aksesori kamera.
A Kontrol Lampu Kilat Terpadu
Kontrol lampu kilat terpadu mengijinkan kamera dan unit lampu kilat
berbagi pengaturan. Apabila unit lampu kilat yang mendukung kontrol
lampu kilat terpadu dipasang pada kamera, perubahan ke pengaturan
lampu kilat yang dibuat baik dengan kamera atau unit lampu kilat
dicerminkan pada kedua perangkat, sama seperti perubahan yang dibuat
menggunakan perangkat lunak Camera Control Pro 2 opsional.
197
A Kontrol Lampu Kilat i-TTL
Saat unit lampu kilat kompatibel-CLS diatur ke TTL, kamera secara
otomatis memilih salah satu dari tipe kontrol lampu kilat berikut ini:
• Lampu kilat pengisi seimbang i-TTL bagi SLR digital: Unit lampu kilat
memancarkan serangkaian pra lampu kilat yang hampir kasat mata
(pemantauan cahaya pra lampu kilat) segera sebelum lampu kilat
utama. Pra-lampu kilat terpantul dari objek di seluruh area frame
ditangkap oleh sensor RGB dengan sekitar 180K (180.000) piksel dan
dianalisa bersama informasi jangkauan dari sistem pengukuran
matriks untuk menyetel output lampu kilat demi keseimbangan
alami antara subjek utama dan pencahayaan latar belakang sekitar.
Apabila lensa tipe G, E, atau D digunakan, informasi jarak disertakan
saat menghitung output lampu kilat. Ketepatan perhitungan dapat
ditingkatkan bagi lensa non-CPU dengan menyediakan data lensa
(panjang fokal dan bukaan diafragma maksimal; simak halaman 250).
Tidak tersedia saat pengukuran titik digunakan.
• Lampu kilat pengisi i-TTL standar bagi SLR digital: Output lampu kilat disetel
guna membawa penerangan dalam frame ke tingkat standar;
kecerahan dari latar belakang tidak diperhitungkan. Disarankan bagi
bidikan di mana subjek utama ditekankan dengan mengorbankan
rincian latar, atau saat kompensasi pencahayaan digunakan. Lampu
kilat pengisi i-TTL standar untuk SLR digital diaktifkan secara
otomatis saat pengukuran titik dipilih.
198
Fotografi Lampu Kilat Pada-Kamera
Saat SB-5000, SB-500, SB-400, atau
SB-300 dipasang pada kamera, mode
kontrol lampu kilat, tingkatan lampu
kilat, dan pengaturan lampu kilat lainnya
dapat disetel menggunakan item
Kontrol lampu kilat > Mode kontrol
lampu kilat di menu pemotretan foto
(dalam hal SB-5000, pengaturan ini dapat juga disetel
menggunakan kontrol pada unit lampu kilat). Opsi tersedia
beragam tergantung lampu kilat yang digunakan (0 328),
sedangkan opsi ditampilkan di bawah Mode kontrol lampu
kilat beragam tergantung mode terpilih. Pengaturan bagi unit
lampu kilat lain hanya dapat disetel menggunakan kontrol unit
lampu kilat.
• TTL: Mode i-TTL. Dalam hal SB-500, SB-400, dan SB-300,
kompensasi lampu kilat dapat disetel menggunakan tombol
W (M) (0 203).
• Lampu kilat eksternal otomatis: Di mode ini, output disetel secara
otomatis menurut jumlah cahaya terpantul oleh subjeknya;
kompensasi lampu kilat juga tersedia. Lampu kilat eksternal
otomatis mendukung “bukaan otomatis” mode (qA) dan
“non-TTL otomatis” (A); non-TTL otomatis dipilih secara
otomatis jika lensa non-CPU dipasang tanpa menentukan
panjang fokal dan bukaan diafragma maksimal menggunakan
opsi Data lensa non-CPU di menu persiapan (0 250). Simak
buku petunjuk unit lampu kilat guna perincian.
• Manual prioritas jarak: Pilih jarak ke subjek; output lampu kilat
akan disetel secara otomatis. Kompensasi lampu kilat juga
tersedia.
199
• Manual: Pilih tingkatan lampu kilat secara manual.
• Lampu kilat berulang: Lampu kilat menembak berulang kali
selama rana terbuka, menghasilkan efek pencahayaan-multi.
Pilih tingkatan lampu kilat (Output), jumlah kali unit
menembak (Kali), dan jumlah kali lampu kilat menembak per
detik (Frekuensi, yang diukur dalam Hertz). Catat bahwa
jumlah kali unit menembak dalam total mungkin bervariasi
tergantung pada opsi terpilih bagi Output dan Frekuensi;
simak dokumentasi tersedia dengan unit lampu kilat untuk
lengkapnya.
200
Mode Lampu Kilat
Kamera mendukung mode lampu kilat berikut ini:
Mode lampu kilat
Sinkronisasi
front-curtain
Reduksi mata
merah
Reduksi mata
merah dengan
sinkronisasi
lambat
Sinkronisasi
lambat
Sinkronisasi
rear-curtain
Lampu kilat
mati
Penjelasan
Mode ini disarankan dalam kebanyakan situasi. Di mode
terprogram otomatis dan prioritas bukaan diafragma
otomatis, kecepatan rana akan diatur secara otomatis ke
nilai antara 1/250 dan 1/60 d (1/8000 hingga 1/60 d dengan
Sinkronisasi Kecepatan Tinggi FP Otomatis; 0 299).
Apabila unit lampu kilat mendukung reduksi mata merah,
pilih mode ini untuk mengurangi efek “mata merah” yang
terkadang disebabkan oleh lampu kilat. Tidak disarankan
bagi subjek bergerak atau dalam situasi lainnya di mana
respons cepat rana diperlukan. Jangan gerakkan kamera
selama pemotretan.
Menggabungkan reduksi mata merah dengan sinkronisasi
lambat. Gunakan bagi potret diambil terhadap latar
belakang pemandangan malam hari. Mode ini hanya
tersedia di mode pencahayaan terprogram otomatis dan
prioritas bukaan diafragma otomatis. Penggunaan tripod
disarankan untuk mencegah gambar kabur yang
disebabkan kamera goyang.
Lampu kilat digabung dengan kecepatan rana selambat
hingga 30 d guna menangkap baik subjek maupun latar
belakang di malam hari atau kondisi cahaya remang. Mode
ini hanya tersedia di mode pencahayaan terprogram
otomatis dan prioritas bukaan diafragma otomatis.
Penggunaan tripod disarankan untuk mencegah gambar
kabur yang disebabkan kamera goyang.
Di mode prioritas rana otomatis atau pencahayaan manual,
lampu kilat menembak tepat sebelum rana menutup.
Gunakan untuk mencipta efek aliran cahaya di belakang
subjek bergerak. Dalam terprogram otomatis dan prioritas
bukaan diafragma otomatis, sinkronisasi rear-curtain
lambat digunakan untuk menangkap baik subjek maupun
latar belakang. Penggunaan tripod disarankan untuk
mencegah gambar kabur yang disebabkan kamera
goyang.
Lampu kilat tidak menembak.
201
❚❚ Memilih Mode Lampu Kilat
Untuk memilih mode lampu
kilat, tekan tombol W (M) dan
putar kenop perintah utama
hingga mode lampu kilat
diinginkan dipilih di panel
kontrol:
Tombol W (M)
Sinkronisasi
front-curtain
Reduksi mata merah 1
Lampu kilat mati
Sinkronisasi
rear-curtain 4
Kenop perintah
utama
Reduksi mata merah
dengan sinkronisasi
lambat 1, 2
Sinkronisasi lambat 3
1 Ikon Y berkilat jika unit lampu kilat tidak mendukung reduksi mata merah.
2 Reduksi mata merah dengan sinkronisasi lambat hanya tersedia di mode pencahayaan P dan
A. Di mode S dan M, reduksi mata merah dengan sinkronisasi lambat menjadi reduksi mata
merah.
3 Tersedia hanya di mode pencahayaan P dan A. Di mode S dan M, sinkronisasi lambat menjadi
sinkronisasi front-curtain.
4 Di mode pencahayaan P dan A, mode sinkronisasi lampu kilat akan diatur ke
sinkronisasi rear-curtain lambat saat tombol W (M) dilepaskan.
A Sistem Lampu Kilat Studio
Sinkronisasi rear-curtain tidak dapat digunakan dengan sistem lampu
kilat studio, karena sinkronisasi yang tepat tidak dapat diperoleh.
202
Kompensasi Lampu Kilat
Kompensasi lampu kilat digunakan untuk merubah output
lampu kilat mulai dari –3 EV hingga +1 EV dalam peningkatan
1
/3 EV, yang merubah kecerahan dari subjek utama relatif
terhadap latar belakang. Output lampu kilat dapat ditingkatkan
untuk membuat subjek utama tampak lebih cerah, atau
diturunkan untuk mencegah sorotan atau pantulan yang tidak
diinginkan. Umumnya, pilih nilai positif untuk membuat subjek
lebih cerah, dan nilai negatif untuk membuatnya lebih gelap.
Untuk memilih nilai bagi
kompensasi lampu kilat, tekan
tombol W (M) dan putar kenop
sub-perintah hingga nilai
diinginkan ditampilkan di panel
kontrol.
Tombol W (M)
±0 EV (tombol W (M)
ditekan)
–0,3 EV
Kenop subperintah
+1,0 EV
Pada nilai selain daripada ±0,0, ikon Y akan ditampilkan di
panel kontrol dan jendela bidik setelah Anda melepas tombol
W (M). Nilai sekarang bagi kompensasi lampu kilat dapat
dikonfirmasi dengan menekan tombol W (M).
Output lampu kilat normal dapat dipulihkan dengan mengatur
kompensasi lampu kilat ke ±0,0. Kompensasi lampu kilat tidak
direset saat kamera dimatikan.
203
A Unit Lampu Kilat Eksternal
Di mode kontrol lampu kilat i-TTL dan bukaan otomatis (qA),
kompensasi lampu kilat terpilih dengan unit lampu kilat eksternal atau
opsi Kontrol lampu kilat di menu pemotretan foto ditambahkan ke
kompensasi lampu kilat terpilih dengan tombol W (M) dan kenop
perintah.
A Simak Juga
Untuk informasi tentang memilih ukuran peningkatan tersedia bagi
kompensasi lampu kilat, simak Pengaturan Kustom b3 (Nil. lkh p'chy/
komp. lmp klt, 0 294). Untuk informasi tentang memilih apakah
kompensasi lampu kilat diterapkan sebagai tambahan atas
kompensasi pencahayaan saat lampu kilat digunakan, simak
Pengaturan Kustom e3 (Komp. p'chyn utk lmp kilat, 0 300). Untuk
informasi tentang memvariasi tingkatan lampu kilat secara otomatis
atas serangkaian potret, simak halaman 147.
204
Kunci FV
Fitur ini digunakan untuk mengunci output lampu kilat,
mengijinkan foto ditata ulang tanpa merubah tingkatan lampu
kilat dan memastikan bahwa output lampu kilat sesuai dengan
subjeknya bahkan saat subjek tidak berada di tengah frame.
Output lampu kilat disetel secara otomatis untuk setiap
perubahan dalam sensitivitas ISO dan bukaan. Kunci FV tersedia
pada unit lampu kilat kompatibel CLS saja (0 328, 330).
Untuk menggunakan kunci FV:
1 Tentukan kunci FV ke kontrol
kamera.
Tentukan Kunci FV ke kontrol
menggunakan Pengaturan Kustom f1
(Penentuan kontrol kustom, 0 301).
2 Pasang unit lampu kilat kompatibel-CLS.
Pasang unit lampu kilat kompatibel-CLS (0 328) pada
dudukan aksesori kamera.
3 Atur unit lampu kilat ke mode yang sesuai.
Hidupkan unit lampu kilat dan atur mode lampu kilat ke TTL,
monitor pra lampu kilat qA, atau monitor pra lampu kilat A.
Simak dokumentasi tersedia dengan unit lampu kilat untuk
lengkapnya.
4 Fokus.
Tempatkan subjek di
tengah frame dan tekan
tombol pelepas rana
setengah untuk memfokus.
205
5 Kunci tingkatan lampu kilat.
Setelah memastikan bahwa
indikator lampu kilat siap (M) ditampilkan di jendela bidik,
tekan kontrol terpilih di Langkah 1. Lampu kilat akan
memancarkan pra-kilat monitor guna menentukan tingkatan
lampu kilat yang sesuai. Output lampu kilat akan dikunci
pada tingkatan ini dan ikon kunci FV (e) akan muncul di
jendela bidik.
6 Tata ulang foto.
7 Ambil foto.
Tekan tombol pelepas rana ke bawah penuh untuk
memotret. Bila diinginkan, gambar tambahan dapat diambil
tanpa melepas kunci FV.
8 Lepas kunci FV.
Tekan kontrol terpilih di Langkah 1 untuk melepas kunci FV.
Pastikan bahwa ikon kunci FV (e) tidak lagi ditampilkan di
jendela bidik.
206
A Pengukuran
Area pengukuran bagi kunci FV adalah sebagai berikut:
Unit lampu kilat
Unit lampu kilat
mandiri
Mode lampu
kilat
i-TTL
qA
Digunakan dengan
i-TTL
unit lampu kilat
qA
lainnya
A
(lampu
kilat
(Pencahayaan
master)
Nirkabel Canggih)
Area terukur
Lingkaran 6-mm di tengah
frame
Area terukur oleh pengukur
pencahayaan lampu kilat
Seluruh bingkai
Area terukur oleh pengukur
pencahayaan lampu kilat
207
Fotografi Lampu Kilat Jarak Jauh
Gunakan unit lampu kilat kendali jarak
jauh bagi pencahayaan di luar kamera
(Pencahayaan Nirkabel Canggih, atau
AWL; 0 328). Kamera mendukung dua
jenis kontrol lampu kilat jarak jauh: AWL
optikal, di mana lampu kilat master
mengontrol unit lampu kilat jarak jauh
menggunakan sinyal optikal (kedip lampu kilat intensitasrendah), dan AWL radio, di mana unit lampu kilat jarak jauh
dikontrol melalui sinyal radio terpancar oleh WR-R10 terpasang
pada kamera. Saat unit lampu kilat SB-5000 atau SB-500 atau
kontroler jarak jauh nirkabel WR-R10 dipasang pada kamera,
mode kontrol lampu kilat jarak jauh dapat dipilih menggunakan
item Kontrol lampu kilat > Opsi lampu kilat nirkabel di menu
pemotretan foto kamera.
Opsi
Penjelasan
Unit lampu kilat jarak jauh dikontrol menggunakan lampu
kilat intensitas rendah terpancar oleh lampu kilat master.
AWL optikal Tersedia hanya dengan SB-5000 atau SB-500 terpasang pada
dudukan aksesori kamera dan unit lampu kilat jarak jauh
yang mendukung AWL optikal (0 209).
Opsi ini adalah bagi fotografi lampu kilat menggunakan
baik unit lampu kilat kendali-radio maupun -optikal dan
tersedia saat WR-R10 dipasang dan SB-500, atau SB-910,
AWL optikal/ SB-900, SB-800, SB-700, atau SU-800 dikonfigurasi untuk
radio
melayani sebagai lampu kilat master, dipasang pada
dudukan aksesori kamera (0 213). Kontrol lampu kilat
jarak jauh secara otomatis diatur ke Lampu kilat grup
(0 214).
Unit lampu kilat jarak jauh dikontrol melalui sinyal radio
terpancar oleh WR-R10 yang terpasang di kamera
AWL radio
(0 210). Tersedia hanya dengan WR-R10 dan unit lampu
kilat jarak jauh yang mendukung AWL radio.
Mati
Fotografi lampu kilat jarak jauh nonaktif.
208
Persiapan
Bagian ini merinci langkah-langkah dalam mempersiapkan
WR-R10 atau lampu kilat master yang dipasang pada dudukan
aksesori kamera (C) dan unit lampu kilat jarak jauh (f) bagi
fotografi lampu kilat nirkabel. Untuk informasi lengkap tentang
menggunakan unit lampu kilat eksternal dapat ditemukan
dalam dokumentasi tersedia bersama perangkat.
❚❚ AWL Optikal
Petunjuk berikut ini berasumsi bahwa lampu kilat master adalah
SB-5000 atau SB-500. Saat SB-910, SB-900, SB-800, SB-700, atau
SU-800 digunakan sebagai lampu kilat master, pengaturan
harus disetel menggunakan kontrol pada unit lampu kilat
tersendiri; simak buku petunjuk unit lampu kilat untuk
lengkapnya.
1 C: Sambungkan lampu kilat master.
Pasang SB-5000 atau SB-500 pada dudukan aksesori kamera.
2 C: Aktifkan AWL optikal.
Di menu pemotretan foto, pilih AWL optikal bagi Kontrol
lampu kilat > Opsi lampu kilat nirkabel.
Anda kini dapat mengambil foto seperti dijelaskan di halaman
214.
209
❚❚ AWL radio
AWL radio tersedia pada unit lampu kilat kompatibel saat
WR-R10 dipasang ke kamera.
1 C: Hubungkan WR-R10.
Untuk informasi lengkap, simak dokumentasi tersedia
bersama WR-R10.
2 C: Aktifkan AWL radio.
Di menu pemotretan foto, pilih AWL radio bagi Kontrol
lampu kilat > Opsi lampu kilat nirkabel.
3 C: Atur WR-R10 ke saluran
diinginkan.
Atur selektor saluran WR-R10 ke
saluran diinginkan.
A AWL radio
Adaptor WR-A10 diperlukan saat menggunakan WR-R10. Pastikan
untuk memperbarui firmware WR-R10 ke versi terbarunya; untuk
informasi tentang update firmware, simak situs web Nikon bagi
wilayah Anda.
210
4 C: Pilih mode hubungan.
Pilih Opsi jarak jauh nirkabel (WR) >
Mode hubungan di menu persiapan
(0 307) dan pilih dari opsi berikut ini:
• Pemasangan: Pasang unit lampu kilat
dengan WR-R10.
• PIN: Hubungkan kamera dan unit
lampu kilat menggunakan PIN empat-digit.
5 f: Menjalin hubungan nirkabel.
Atur unit lampu kilat ke mode jarak jauh dan atur perangkat ke
saluran yang Anda pilih di Langkah 3, lalu pasang unit lampu
kilat dengan WR-R10 menurut opsi terpilih di Langkah 4:
• Pemasangan: Mulai pemasangan pada unit lampu kilat dan
tekan tombol pemasangan WR-R10. Pemasangan selesai
saat lampu LINK pada WR-R10 dan unit lampu kilat berkilat
oranye dan hijau; sekali hubungan terjalin, lampu LINK unit
lampu kilat akan bersinar hijau.
• PIN: Gunakan kontrol unit lampu kilat untuk memasukkan
PIN yang Anda pilih di Langkah 4. Lampu LINK unit lampu
kilat bersinar hijau sekali hubungan terjalin.
Ulangi Langkah 5 hingga seluruh unit lampu kilat jarak jauh
telah dipasangkan.
Anda kini dapat mengambil foto seperti dijelaskan di halaman
214.
211
A Menghubungkan kembali
Asalkan saluran, mode hubungan, dan pengaturan lainnya tetap sama,
kamera akan secara otomatis terhubung ke unit lampu kilat yang
sebelumnya dipasangkan saat Anda memilih mode jarak jauh dan
Langkah 3–5 dapat diabaikan. Lampu LINK unit lampu kilat bersinar
hijau saat hubungan terjalin.
A Unit Lampu Kilat Kendali-Radio
Unit lampu kilat kendali-radio dapat digabung dengan unit lampu
kilat manapun berikut yang dipasang pada dudukan aksesori kamera:
• SB-5000: Sebelum memasang unit lampu kilat, aturlah ke mode lampu
kilat master kendali-radio (ikon d akan muncul di puncak sudut kiri
dari tampilan) dan pilih grup atau kontrol lampu kilat berulang jarak
jauh. Setelah unit terpasang, pengaturan dapat disetel
menggunakan kontrol pada unit lampu kilat atau opsi tercantum di
menu kamera di bawah Opsi lampu kilat grup > Lmp klt master
atau di bawah “M” di tampilan Opsi pengulangan jarak jauh.
• SB-910, SB-900, SB-800, SB-700: Mengkonfigurasi lampu kilat bagi
penggunaan mandiri dan gunakan kontrol pada unit lampu kilat
untuk menyetel pengaturan lampu kilat.
• SB-500, SB-400, SB-300: Pasang unit pada kamera dan setel pengaturan
menggunakan Opsi lampu kilat grup kamera > opsi Lmp klt
master.
212
❚❚ AWL Optikal/Radio
Bagi penerangan lampu kilat jarak jauh yang menggabungkan
baik unit lampu kilat kendali-optikal maupun -radio, pilih AWL
optikal/radio bagi Kontrol lampu kilat > Opsi lampu kilat
nirkabel di menu pemotretan foto dan menyiapkan unit
kendali-radio seperti dijelaskan di bawah “AWL Radio” (0 210).
Letakkan unit kendali-optikal dalam grup A, B, atau C dan unit
kendali-radio dalam grup D, E, atau F. Anda kini dapat
mengambil foto seperti dijelaskan di halaman 214.
A Info Lampu Kilat Jarak Jauh
Untuk meninjau unit lampu kilat yang kini
dikontrol menggunakan AWL radio, pilih
Kontrol lampu kilat > Info lampu kilat
jarak jauh radio di menu pemotretan foto.
Pengenal (“nama lampu kilat jarak jauh”)
bagi setiap unit dapat dirubah
menggunakan kontrol unit lampu kilat.
213
Mengambil Foto
Item Kontrol lampu kilat > Kontrol lampu kilat jarak jauh di
menu pemotretan foto menawarkan tiga opsi bagi fotografi
lampu kilat jarak jauh: Lampu kilat grup, Kontrol nirkabel
cepat, dan Pengulangan jarak jauh.
❚❚ Lampu Kilat Grup
Pilih opsi ini untuk menyetel pengaturan secara terpisah bagi
masing-masing grup.
1 C: Pilih Opsi lampu kilat grup.
Sorot Opsi lampu kilat grup di
tampilan kontrol lampu kilat dan
tekan 2.
2 C: Pilih mode kontrol lampu kilat.
Pilih mode kontrol lampu kilat dan
tingkatan lampu kilat bagi lampu kilat
master dan unit lampu kilat di
masing-masing grup:
• TTL: Kontrol lampu kilat i-TTL
(0 198).
• qA: Bukaan otomatis (tersedia hanya dengan unit lampu
kilat kompatibel).
• M: Pilih tingkatan lampu kilat secara manual.
• – – (mati): Unit tidak menembak dan tingkatan lampu kilat
tidak dapat disetel.
214
Apabila AWL optikal atau AWL
optikal/radio dipilih bagi Kontrol
lampu kilat > Opsi lampu kilat
nirkabel di menu pemotretan foto
(0 284), pilih saluran bagi lampu kilat
master. Apabila unit lampu kilat jarak
jauh menyertakan SB-500, Anda harus
memilih saluran 3, jika tidak Anda dapat memilih saluran
manapun antara 1 dan 4.
3 f: Atur saluran (AWL optikal saja).
Atur unit lampu kilat jarak jauh ke saluran terpilih di Langkah
2.
4 f: Kelompokkan unit lampu kilat jarak jauh.
AWL optikal
Pilih grup (A, B, atau C, atau jika Anda sedang menggunakan
lampu kilat master SB-500, A atau B) bagi masing-masing unit
lampu kilat jarak jauh. Meskipun tak ada batasan pada jumlah
unit lampu kilat jarak jauh yang dapat digunakan, dalam
prakteknya maksimal tiga per grup. Dengan jumlah lebih dari
ini, cahaya terpancar oleh unit lampu kilat jarak jauh akan
mengganggu kinerja.
AWL radio
Pilih grup (A–F) bagi masing-masing unit lampu kilat jarak
jauh. Lampu kilat master dapat mengontrol hingga 18 unit
lampu kilat dalam kombinasi apapun.
215
5 C/f: Tata bidikannya.
Tata bidikan dan atur unit lampu kilat. Simak dokumentasi
tersedia dengan unit lampu kilat untuk informasi
selengkapnya. Setelah mengatur unitnya, lakukan uji potret
guna memastikan seluruh unit lampu kilat berfungsi. Anda
juga dapat melakukan uji-tembak unit lampu kilat kendaliradio dengan menekan tombol i di tampilan info lampu kilat
(0 222) dan memilih M Uji lampu kilat.
6 C/f: Frame foto, fokus, dan potret.
Di AWL radio, indikator lampu kilat siap
akan bersinar di jendela bidik kamera
(0 196) atau tampilan informasi lampu
kilat saat seluruh unit lampu kilat siap.
Status dari unit kendali-radio juga
dapat ditinjau dengan memilih
Kontrol lampu kilat > Info lampu
kilat jarak jauh radio di menu pemotretan foto.
❚❚ Kontrol Nirkabel Cepat
Pilih opsi ini untuk mengontrol keseluruhan kompensasi lampu
kilat bagi, dan keseimbangan relatif antara, grup A dan B, sambil
mengatur output bagi grup C secara manual.
1 C: Pilih Opsi kontrol nirkabel
cepat.
Sorot Opsi kontrol nirkabel cepat di
tampilan kontrol lampu kilat dan
tekan 2.
216
2 C: Setel pengaturan lampu kilat.
Pilih keseimbangan antara grup A dan
B.
Setel kompensasi lampu kilat bagi
grup A dan B.
Pilih mode kontrol lampu kilat dan
tingkatan lampu kilat bagi unit di
grup C:
• M: Pilih tingkatan lampu kilat secara
manual.
• – –: Unit dalam grup C tidak
menembak.
Apabila AWL optikal dipilih bagi
Kontrol lampu kilat > Opsi lampu
kilat nirkabel di menu pemotretan
foto (0 284), pilih saluran bagi lampu
kilat master. Apabila unit lampu kilat
jarak jauh menyertakan SB-500, Anda
harus memilih saluran 3, jika tidak
Anda dapat memilih saluran manapun antara 1 dan 4.
3 f: Atur saluran (AWL optikal saja).
Atur unit lampu kilat jarak jauh ke saluran terpilih di Langkah
2.
217
4 f: Kelompokkan unit lampu kilat jarak jauh.
Pilih grup (A, B, atau C).
AWL optikal
Meskipun tak ada batasan pada jumlah unit lampu kilat jarak
jauh yang dapat digunakan, dalam prakteknya maksimal tiga
per grup. Dengan jumlah lebih dari ini, cahaya terpancar oleh
unit lampu kilat jarak jauh akan mengganggu kinerja.
AWL radio
Lampu kilat master dapat mengontrol hingga 18 unit lampu
kilat dalam kombinasi apapun.
5 C/f: Tata bidikannya.
Tata bidikan dan atur unit lampu kilat. Simak dokumentasi
tersedia dengan unit lampu kilat untuk informasi
selengkapnya. Setelah mengatur unitnya, lakukan uji potret
guna memastikan seluruh unit lampu kilat berfungsi. Anda
juga dapat melakukan uji-tembak unit lampu kilat kendaliradio dengan menekan tombol i di tampilan info lampu kilat
(0 222) dan memilih M Uji lampu kilat.
6 C/f: Frame foto, fokus, dan potret.
Di AWL radio, indikator lampu kilat siap
akan bersinar di jendela bidik kamera
(0 196) atau tampilan informasi lampu
kilat saat seluruh unit lampu kilat siap.
Status dari unit kendali-radio juga
dapat ditinjau dengan memilih
Kontrol lampu kilat > Info lampu
kilat jarak jauh radio di menu pemotretan foto.
218
❚❚ Pengulangan Jarak Jauh
Saat opsi ini dipilih, unit lampu kilat menembak berulang kali
sementara rana terbuka, menghasilkan efek pencahayaan-multi.
1 C: Pilih Opsi pengulangan jarak
jauh.
Sorot Opsi pengulangan jarak jauh
di menu tampilan kontrol lampu kilat
dan tekan 2.
2 C: Setel pengaturan lampu kilat.
Pilih tingkatan lampu kilat (Output),
maksimal jumlah kali unit lampu kilat
menembak (Kali), dan jumlah kali unit
lampu kilat menembak per detik
(Frekuensi).
Aktifkan atau nonaktifkan grup
terpilih. Pilih ON guna mengaktifkan
grup terpilih, – – untuk
menonaktifkan grup terpilih.
Apabila AWL optikal dipilih bagi
Kontrol lampu kilat > Opsi lampu
kilat nirkabel di menu pemotretan
foto (0 284), pilih saluran bagi lampu
kilat master. Apabila unit lampu kilat
jarak jauh menyertakan SB-500, Anda
harus memilih saluran 3, jika tidak
Anda dapat memilih saluran manapun antara 1 dan 4.
219
3 f: Atur saluran (AWL optikal saja).
Atur unit lampu kilat jarak jauh ke saluran terpilih di Langkah 2.
4 f: Kelompokkan unit lampu kilat jarak jauh.
AWL optikal
Pilih grup (A, B, atau C) bagi masing-masing unit lampu kilat jarak
jauh. Meskipun tak ada batasan pada jumlah unit lampu kilat jarak
jauh yang dapat digunakan, dalam prakteknya maksimal tiga per
grup. Dengan jumlah lebih dari ini, cahaya terpancar oleh unit
lampu kilat jarak jauh akan mengganggu kinerja.
AWL radio
Pilih grup (A–F) bagi masing-masing unit lampu kilat jarak
jauh. Lampu kilat master dapat mengontrol hingga 18 unit
lampu kilat dalam kombinasi apapun.
5 C/f: Tata bidikannya.
Tata bidikan dan atur unit lampu kilat. Simak dokumentasi
tersedia dengan unit lampu kilat untuk informasi
selengkapnya. Setelah mengatur unitnya, lakukan uji potret
guna memastikan seluruh unit lampu kilat berfungsi. Anda
juga dapat melakukan uji-tembak unit lampu kilat kendaliradio dengan menekan tombol i di tampilan info lampu kilat
(0 222) dan memilih M Uji lampu kilat.
6 C/f: Frame foto, fokus, dan potret.
Di AWL radio, indikator lampu kilat siap
akan bersinar di jendela bidik kamera
(0 196) atau tampilan informasi lampu
kilat saat seluruh unit lampu kilat siap.
Status dari unit kendali-radio juga dapat
ditinjau dengan memilih Kontrol
lampu kilat > Info lampu kilat jarak
jauh radio di menu pemotretan foto.
220
A AWL Optikal
Tempatkan jendela sensor pada unit lampu kilat jarak jauh untuk
menangkap cahaya dari lampu kilat master (perhatian khusus
diperlukan jika kamera tidak dipasang pada tripod). Pastikan bahwa
cahaya langsung atau pantulan kuat dari unit lampu kilat jarak jauh
tidak memasuki lensa kamera (di mode TTL) atau sel foto pada unit
lampu kilat jarak jauh (mode qA), karena ini dapat mengganggu
pencahayaan. Untuk mencegah lampu kilat intensitas rendah
terpancar oleh lampu kilat master muncul dalam foto terambil pada
jarak dekat, pilih sensitivitas ISO rendah atau bukaan diafragma kecil
(angka f besar) atau putar kepala lampu kilat pada lampu kilat master
menghadap ke atas. Setelah memposisikan unit lampu kilat jarak jauh,
ambil uji potret dan tinjau hasilnya di monitor kamera.
A Kompensasi Lampu Kilat
Nilai kompensasi lampu kilat terpilih dengan tombol W (M) dan kenop
sub-perintah ditambahkan ke nilai kompensasi lampu kilat terpilih di
menu opsi lampu kilat nirkabel. Ikon Y berkedip di panel kontrol dan
jendela bidik saat nilai kompensasi lampu kilat selain daripada ±0
dipilih bagi unit lampu kilat master atau jarak jauh di mode TTL atau
qA.
221
Meninjau Info Lampu Kilat
Kamera dapat menampilkan info lampu kilat bagi unit lampu
kilat SB-5000, SB-500, SB-400, dan SB-300 yang terpasang pada
dudukan aksesori kamera dan bagi unit lampu kilat jarak jauh
yang dikontrol melalui AWL radio menggunakan WR-R10. Untuk
meninjau info lampu kilat, tekan tombol R di tampilan
informasi (0 226). Informasi yang ditampilkan beragam
tergantung mode kontrol lampu kilat.
❚❚ TTL
123
4
5
6
7
1 Indikator lampu kilat siap ........ 196
2 Ikon pantul (ditampilkan jika
kepala lampu kilat dimiringkan)
3 Peringatan sudut lampu kilat
(ditampilkan jika sudut
penyinaran kurang optimal)
4 Mode kontrol lampu kilat......... 199
Indikator FP.................................. 299
5 Kompensasi lampu kilat (TTL)
.............................................. 199, 203
6 Mode lampu kilat ....................... 201
7 Kompensasi lampu kilat ........... 203
❚❚ Lampu Kilat Eksternal Otomatis
1
2
222
1 Mode kontrol lampu kilat......... 199
Indikator FP.................................. 299
2 Kompensasi lampu kilat (bukaan
otomatis)............................ 199, 203
❚❚ Manual Prioritas Jarak
1
2
3
1 Mode kontrol lampu kilat......... 199
Indikator FP.................................. 299
2 Kompensasi lampu kilat (manual
prioritas jarak) ................... 199, 203
3 Jarak............................................... 199
❚❚ Manual
1
2
1 Mode kontrol lampu kilat
.............................................. 199, 200
Indikator FP.................................. 299
2 Tingkatan lampu kilat ............... 200
❚❚ Lampu Kilat Berulang
1
2
3
1 Mode kontrol lampu kilat
.............................................. 199, 200
2 Tingkatan lampu kilat (output)
....................................................... 200
3 Jumlah terpancar (kali) ............. 200
Frekuensi ...................................... 200
A Info Lampu Kilat dan Pengaturan Kamera
Tampilan informasi lampu kilat
menampilkan pengaturan kamera terpilih,
termasuk mode pencahayaan, kecepatan
rana, bukaan, dan sensitivitas ISO.
223
❚❚ Lampu Kilat Grup
1
2
3
5
6
4
1 Indikator lampu kilat siap 1 ....... 196
2 Kontrol lampu kilat jarak jauh
....................................................... 214
3 Mode kontrol lampu kilat jarak
jauh 2 ............................................. 208
4 Mode kontrol lampu kilat grup 2, 3
....................................................... 214
Mode lampu kilat grup ............. 214
Tingkatan lampu kilat/kompensasi
lampu kilat ......................... 203, 214
5 Saluran 2 ...................... 210, 211, 215
6 Mode hubungan......................... 211
❚❚ Kontrol Nirkabel Cepat
1
3
4
5
6
224
2
7
8
1 Indikator lampu kilat siap 1 ....... 196
2 Kontrol lampu kilat jarak jauh
.............................................. 214, 216
3 Mode kontrol lampu kilat jarak
jauh 2 ............................................. 208
4 Rasio A : B ..................................... 217
5 Kompensasi lampu kilat...... 203, 217
6 Mode kontrol lampu kilat grup C
dan tingkatan lampu kilat....... 217
7 Saluran 2 ...................... 210, 211, 217
8 Mode hubungan......................... 211
❚❚ Pengulangan Jarak Jauh
1
2
3
4
5
6
7
1 Indikator lampu kilat siap 1....... 196
2 Kontrol lampu kilat jarak jauh
.............................................. 214, 219
Tingkatan lampu kilat (output)
....................................................... 219
3 Mode kontrol lampu kilat jarak
jauh 2 ............................................. 208
4 Jumlah terpancar (kali) ............. 219
Frekuensi...................................... 219
5 Status grup (diaktifkan/
dinonaktifkan) ........................... 219
6 Saluran 2 ...................... 210, 211, 220
7 Mode hubungan......................... 211
1 Ditampilkan di AWL radio saat seluruh unit lampu kilat siap.
2 AWL optikal diindikasikan oleh Y, AWL radio oleh Z, gabungan AWL optikal dan radio oleh
Y dan Z. Saluran AWL optikal bagi gabungan AWL optikal dan radio ditampilkan hanya
saat SB-500 digunakan sebagai lampu kilat master.
3 Ikon ditampilkan bagi masing-masing grup saat gabungan AWL optikal dan radio digunakan.
A Merubah Pengaturan Lampu Kilat
Pengaturan lampu kilat dapat dirubah oleh
penekanan tombol i di tampilan info lampu
kilat. Opsi tersedia beragam tergantung unit
lampu kilat dan pengaturan terpilih. Anda
dapat juga lakukan uji-tembak lampu kilat.
225
Opsi Pemotretan Lainnya
Tombol R
Penekanan tombol R selama fotografi jendela bidik
menampilkan informasi pemotretan di monitor termasuk
kecepatan rana, bukaan, jumlah sisa bidikan, dan mode area-AF.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
15
16
12
17
14
1 Indikator koneksi Bluetooth ... 308
Mode pesawat............................. 307
2 Indikator koneksi Wi-Fi ............. 308
Indikator koneksi Eye-Fi............ 308
3 Indikator sinyal satelit ............... 253
4 Indikator pencahayaan lama
reduksi noise .............................. 286
5 Indikator vignette control ........ 286
6 Kontrol distorsi otomatis.......... 286
7 Rana front-curtain elekt. ............ 298
8 Mode tunda pencahayaan ....... 297
9 Indikator pewaktu interval....... 246
Indikator berjeda ...........................74
Indikator & ..............................5, 304
226
13
10 Indikator “Bip”............................. 306
11 Indikator baterai kamera.............35
Tampilan jenis baterai MB-D17
....................................................... 309
Indikator baterai MB-D17
12 Keseimbangan putih................. 159
13 Indikator Picture Control.......... 181
14 Indikator Active D-Lighting ..... 190
15 Kumpulan menu pemotretan foto
....................................................... 283
16 Indikator area gambar .................88
17 Mode pelepas.............................. 116
18 19 20
27
28
29
30
31
18 Indikator sinkronisasi lampu kilat
....................................................... 299
19 Ikon kunci kecepatan rana ....... 140
20 Kecepatan rana .................. 133, 135
21 Indikator perhentian bukaan
.............................................. 134, 325
22 Bukaan (angka-f) ............... 134, 135
Bukaan (jumlah perhentian)
.............................................. 134, 325
23 Indikator pencahayaan ............. 136
Tampilan kompensasi
pencahayaan.............................. 143
Indikator kemajuan bracketing:
Bracketing pencahayaan dan
lampu kilat.......................... 147
WB bracketing....................... 151
24 Indikator komentar gambar .... 306
25 Indikator informasi hak cipta ...... 306
26 Indikator IPTC .............................. 306
21 22
23
24
25
26
27 Indikator program fleksibel ..... 132
28 Mode pencahayaan ................... 130
29 Posisi dari bingkai sekarang di
urutan bracketing ........... 149, 153
Jumlah ADL bracketing ........... 156
Perbedaan pencahayaan HDR
....................................................... 195
Indikator HDR (rangkaian) ....... 192
Jumlah bidikan (pencahayaanmulti)............................................ 238
Indikator pencahayaan-multi
(rangkaian) ................................. 237
30 Indikator bracketing pencahayaan
dan lampu kilat.......................... 147
Indikator WB bracketing........... 151
Indikator ADL bracketing ......... 155
Indikator HDR.............................. 192
Indikator pencahayaan-multi
....................................................... 237
31 Mode lampu kilat ....................... 201
A Mematikan Monitor
Untuk menghilangkan informasi pemotretan atau lampu kilat dari
monitor, tekan tombol R atau tekan setengah tombol pelepas rana.
Monitor akan dimatikan secara otomatis jika tiada pengoperasian
dilakukan selama sekitar 10 detik.
227
36
32
33
34
35
37
38
42 41
32 Indikator kompensasi
pencahayaan ..............................143
Nilai kompensasi pencahayaan
.......................................................143
33 Indikator kompensasi lampu kilat
.......................................................203
Nilai kompensasi lampu kilat ......203
34 Indikator kunci FV.......................206
35 Pengukuran..................................128
36 Ikon kunci apertur ......................140
37 Sensitivitas ISO ............................123
Indikator sensitivitas ISO...........123
Indikator sensitivitas ISO otomatis
......................................................127
40
39
38 “k” (muncul saat memori tersisa
lebih dari 1000 bidikan)............. 36
39 Jumlah sisa bidikan ............ 36, 389
Nomor lensa manual ................. 252
40 Kualitas gambar............................ 91
Fungsi slot sekunder.................... 96
Ukuran gambar ............................. 94
Ikon kartu XQD........................15, 96
Ikon kartu SD ...........................15, 96
41 Mode fokus otomatis................. 101
42 Mode area-AF ..................... 103, 106
Catatan: Layar ditampilkan dengan seluruh indikator bersinar guna tujuan ilustrasi.
A Simak Juga
Untuk informasi tentang memilih berapa lama monitor tetap hidup,
simak Pengaturan Kustom c4 (Penundaan monitor mati, 0 296).
Warna dari huruf di tampilan informasi dapat dirubah menggunakan
opsi Tampilan informasi di menu persiapan (0 305).
228
Tombol i
Untuk mengakses opsi di bawah, tekan
tombol i selama fotografi jendela bidik.
Sorot item menggunakan selektor-multi
dan tekan J untuk meninjau opsi bagi
item tersorot. Untuk kembali ke mode
pemotretan, tekan tombol pelepas rana
setengah.
Opsi
Kumpulan menu pemotretan foto
Kumpulan p'aturan kustom
Penentuan kontrol kustom
Active D-Lighting
Pilih area gambar
Pencahayaan lama RN
RN ISO Tinggi
Tombol i
0
283
292
301
190
89
286
286
229
Reset Dua-Tombol: Memulihkan
Pengaturan Default
Pengaturan kamera tercantum
di bawah dapat dipulihkan ke
nilai default dengan menekan
tombol T dan E ke bawah
bersamaan selama lebih dari
dua detik (tombol-tombol ini
ditandai dengan titik hijau).
Panel kontrol dimatikan sejenak
selama pengaturan direset.
230
Tombol T
Tombol E
❚❚ Pengaturan yang dapat Diakses dari Menu Pemotretan Foto 1
Opsi
Kumpulan menu foto tambahan
Kualitas gambar
Ukuran gambar
JPEG/TIFF
NEF (RAW)
Pengaturan sensitivitas ISO
Sensitivitas ISO
Kontrol sensitivitas ISO oto.
Keseimbangan putih
Default
Mati
JPEG normal
Besar
Besar
100
Mati
Otomatis > Simp. putih (kurangi wrn
hangat)
A-B: 0, G-M: 0
Tanpa perubahan
Mati 3
Mati 4
Mati 5
Penghalusan
Pengaturan Picture Control 2
Pencahayaan-multi
HDR (jangk. dinamis tinggi)
Pemotretan jeda waktu
Reduksi kedip
Pengaturan reduksi kedip
Nonaktifkan
Indikator reduksi kedip
Hidup
1 Dengan pengecualian pada pengaturan pencahayaan-multi dan jeda waktu, hanya pengaturan di
kumpulan terpilih sekarang menggunakan opsi Kumpulan menu pemotretan foto
yang akan direset (0 283). Pengaturan pada kumpulan lainnya tidak terpengaruh.
2 Picture Control sekarang saja.
3 Apabila pencahayaan-multi sedang berlangsung, pemotretan akan berakhir dan
pencahayaan-multi akan dicipta dari pencahayaan terekam hingga titik itu. Mode
penumpangan dan jumlah bidikan tidak direset.
4 Perbedaan pencahayaan dan penghalusan tidak direset.
5 Apabila pemotretan jeda waktu sedang berlangsung, pemotretan akan berakhir. Waktu mulai,
interval pemotretan, jumlah interval dan bidikan, serta penghalusan pencahayaan tidak
direset.
231
❚❚ Pengaturan yang dapat Diakses dari Menu Perekaman Film
Opsi
Pengaturan sensitivitas ISO
Sensitivitas ISO (mode M)
Kontrol ISO oto. (mode M)
Sensitivitas maksimum
Keseimbangan putih
Active D-Lighting
VR Elektronik
Default
100
Mati
51200
Seperti pengaturan foto
Mati
Mati
❚❚ Pengaturan Lainnya
Opsi
Titik fokus 1
Titik fokus pra-setel
Mode pencahayaan
Program fleksibel
Kompensasi pencahayaan
Tahan kunci AE
Kunci kecepatan rana
Kunci apertur
Mode fokus otomatis
Mode area-AF
Jendela bidik
Tinjauan langsung
WB tamp. tinjauan langsung foto
Apertur listrik selektor-multi
Tampilan sorotan
232
Default
Tengah
Tengah
Terprogram otomatis
Mati
Mati
Mati
Mati
Mati
AF-S
AF titik-tunggal
AF area normal
Tidak ada
Nonaktifkan
Mati
Opsi
Default
Volume headphone
15
Pengukuran
Pengukuran matriks
Bracketing
Mati 2
Mode lampu kilat
Sinkronisasi front-curtain
Kompensasi lampu kilat
Mati
Kunci FV
Mati
Mode tunda pencahayaan
Mati 3
1 Titik fokus tidak ditampilkan jika AF area-otomatis dipilih bagi mode area-AF.
2 Jumlah bidikan direset ke nol. Peningkatan bracketing direset ke 1 EV (bracketing
pencahayaan/lampu kilat) atau 1 (bracketing keseimbangan putih). Y Otomatis dipilih
bagi bidikan kedua dari program ADL bracketing dua-bidikan.
3 Hanya pengaturan di kumpulan terpilih sekarang yang menggunakan opsi Kumpulan
p'aturan kustom yang akan direset (0 292). Pengaturan pada kumpulan lainnya tidak
terpengaruh.
233
Reduksi Kedip
Kamera menawarkan dua opsi Reduksi kedip untuk
mengurangi efek dari kedip karena penerangan lampu neon
atau uap-merkuri. Yang pertama terletak di menu pemotretan
foto dan digunakan untuk mengurangi kedip pada foto yang
diambil selama fotografi jendela bidik, sedangkan yang kedua
ada di menu perekaman film dan digunakan untuk mengurangi
kedip di mode tinjauan langsung dan film.
❚❚ Fotografi Jendela Bidik
Pilih dari opsi berikut ini:
• Pengaturan reduksi kedip: Saat Aktifkan
dipilih, kamera akan memilih waktu
foto untuk mengurangi efek dari kedip.
• Indikator reduksi kedip: Saat Hidup dipilih,
ikon FLICKER akan ditampilkan dalam
jendela bidik jika kedip terdeteksi saat
tombol pelepas rana ditekan setengah.
Apabila kedip dideteksi saat
Nonaktifkan dipilih bagi Pengaturan
reduksi kedip, ikon ini akan berkilat;
untuk mengaktifkan reduksi kedip, pilih
Aktifkan bagi Pengaturan reduksi
kedip.
❚❚ Mode Tinjauan Langsung dan Film
Opsi Reduksi kedip di menu perekaman
film dapat digunakan untuk mengurangi
kedip dan pita selama tinjauan langsung
dan perekaman film (0 290).
234
Ikon FLICKER
A Reduksi Kedip di Menu Pemotretan Foto
Lakukan uji potret dan tinjau hasilnya sebelum mengambil foto
berikutnya. Reduksi kedip dapat mendeteksi kedip pada 100 dan
120 Hz (masing-masing sesuai dengan pasok daya AC 50 dan 60 Hz).
Kedip mungkin tidak terdeteksi atau hasil yang diinginkan mungkin
tidak tercapai dengan latar belakang gelap, sumber daya terang, atau
tampilan penerangan dekoratif dan penerangan tidak baku lainnya.
Tergantung pada sumber cahaya, mungkin akan terdapat sedikit jeda
sebelum rana dilepaskan. Selama pemotretan terus-menerus,
kecepatan frame dapat melambat atau menjadi kacau; ditambah lagi,
hasil yang diinginkan mungkin tidak tercapai jika frekuensi pasok daya
berubah selama pemotretan.
Deteksi kedip tidak akan berpengaruh pada kecepatan rana lebih
rendah dari 1/100 d (termasuk Bulb dan Time) atau saat MUP dipilih bagi
mode pelepas atau mode tunda pencahayaan sedang aktif. Deteksi
kedip tersedia selama fotografi lampu kilat namun tidak dapat
digunakan dengan unit lampu kilat nirkabel jarak jauh.
235
Pencahayaan-Multi
Ikuti langkah di bawah ini guna merekam serangkaian dari dua
hingga sepuluh pencahayaan ke dalam satu foto.
❚❚ Mencipta Pencahayaan-Multi
Pencahayaan-multi tidak dapat direkam di tinjauan langsung.
Keluar tinjauan langsung sebelum melanjutkan.
A Waktu Perekaman Panjang
Apabila monitor mati selama playback atau pengoperasian menu dan
tiada operasi dilakukan selama sekitar 30 d, pemotretan akan berakhir
dan pencahayaan-multi akan dicipta dari pencahayaan yang telah
direkam hingga titik itu. Waktu tersedia untuk merekam pencahayaan
berikut dapat diperpanjang dengan memilih waktu lebih panjang bagi
Pengaturan Kustom c2 (Pewaktu siaga, 0 296).
1 Pilih Pencahayaan-multi.
Sorot Pencahayaan-multi di menu
pemotretan foto dan tekan 2.
236
2 Pilih mode.
Sorot Mode pencahayaan-multi dan
tekan 2.
Sorot salah satu dari berikut ini dan
tekan J:
• Untuk mengambil serangkaian
pencahayaan-multi, pilih 0 Hidup
(rangkaian). Pemotretan
pencahayaan-multi akan berlanjut
hingga Anda memilih Mati bagi
Mode pencahayaan-multi.
• Untuk mengambil satu pencahayaan-multi, pilih Hidup (satu
foto). Pemotretan normal akan berlanjut dengan otomatis
setelah Anda mencipta satu pencahayaan-multi.
• Untuk keluar tanpa mencipta pencahayaan-multi tambahan, pilih
Mati.
Apabila Hidup (rangkaian) atau
Hidup (satu foto) dipilih, ikon n akan
ditampilkan di panel kontrol.
237
3 Pilih jumlah bidikan.
Sorot Jumlah bidikan dan tekan 2.
Tekan 1 atau 3 untuk memilih
jumlah pencahayaan yang akan
digabungkan untuk membentuk satu
foto dan tekan J.
A Tombol BKT
Apabila Pencahayaan-multi dipilih bagi
Pengaturan Kustom f1 (Penentuan
kontrol kustom) > Tombol BKT + y
(0 301), Anda dapat memilih mode
pencahayaan-multi dengan menekan
tombol BKT dan memutar kenop perintah
utama dan jumlah bidikan dengan
menekan tombol BKT dan memutar
kenop sub-perintah. Mode dan jumlah
bidikan ditampilkan di panel kontrol:
ikon yang mewakili mode adalah a bagi Mati, B bagi Hidup (satu
foto), dan b bagi Hidup (rangkaian).
238
4 Pilih mode penumpangan.
Sorot Mode penumpangan dan
tekan 2.
Opsi berikut ini akan ditampilkan.
Sorot opsi dan tekan J.
• Tambah: Pencahayaan ditumpangkan
tanpa perubahan; perolehan tidak
disetel.
• Rata-rata: Sebelum pencahayaan
ditumpangkan, perolehan bagi
masing-masing dibagi oleh jumlah total pencayaan
terambil (perolehan bagi masing-masing pencahayaan
diatur ke 1/2 bagi 2 pencahayaan, 1/3 bagi 3 pencahayaan,
dst).
• Terang: Kamera membandingkan piksel di masing-masing
pencahayaan dan hanya menggunakan yang paling terang.
+
• Gelap: Kamera membandingkan piksel di masing-masing
pencahayaan dan hanya menggunakan yang paling gelap.
+
239
5 Frame foto, fokus, dan potret.
Di mode lepas berkelanjutan (0 116), kamera
merekam seluruh pencahayaan di potret terusmenerus tunggal. Apabila Hidup (rangkaian)
dipilih, kamera akan terus merekam pencahayaan-multi
selama tombol pelepas rana ditekan; jika Hidup (satu foto)
dipilih, pemotretan pencahayaan-multi akan berakhir setelah
foto pertama. Di mode pewaktu otomatis, kamera akan
secara otomatis merekam jumlah bidikan terpilih di Langkah
3 pada halaman 238, terlepas dari opsi terpilih bagi
Pengaturan Kustom c3 (Pewaktu otomatis) > Jumlah
bidikan (0 296); interval antara bidikan meskipun begitu
dikontrol oleh Pengaturan Kustom c3 (Pewaktu otomatis) >
Interval di antara bidikan. Di mode pelepas lainnya, satu
foto akan diambil setiap kali tombol pelepas rana ditekan;
lanjutkan pemotretan hingga semua pencahayaan telah
direkam (untuk informasi tentang menghentikan
pencahayaan-multi sebelum semua foto terekam, simak
halaman 241).
Ikon n akan berkilat hingga
pemotretan berakhir. Apabila Hidup
(rangkaian) dipilih, pemotretan
pencahayaan-multi hanya akan
berakhir saat Mati dipilih bagi mode
pencahayaan-multi; jika Hidup (satu foto) dipilih,
pemotretan pencahayaan-multi berakhir secara otomatis
saat pencahayaan-multi selesai. Ikon n menghilang dari
tampilan saat pemotretan pencahayaan-multi berakhir.
240
❚❚ Mengakhiri Pencahayaan-Multi
Untuk mengakhiri pencahayaan-multi
sebelum jumlah pencahayaan yang
ditentukan telah diambil, pilih Mati bagi
mode pencahayaan-multi. Apabila
pemotretan berakhir sebelum jumlah
pencahayaan yang ditentukan terambil,
pencahayaan-multi akan tercipta dari
bidikan yang telah direkam hingga ke titik itu. Apabila Rata-rata
dipilih bagi Mode penumpangan, perolehan akan disetel guna
mencerminkan jumlah bidikan yang sesungguhnya terekam.
Catat bahwa pemotretan akan berakhir secara otomatis apabila:
• Reset dua-tombol dilakukan (0 230)
• Kamera dimatikan
• Baterai habis daya
• Gambar dihapus
D Pencahayaan-Multi
Pencahayaan-multi dapat terpengaruh oleh noise (piksel cerah acak,
kabut, atau garis).
Jangan mengeluarkan atau mengganti kartu memori selama
perekaman pencahayaan-multi.
Tinjauan langsung tidak tersedia selama pemotretan berlangsung.
Pemilihan tinjauan langsung mereset Mode pencahayaan-multi ke
Mati.
Informasi pemotretan tercantum di tampilan informasi foto playback
(termasuk pengukuran, pencahayaan, mode pencahayaan, panjang
fokal, tanggal perekaman dan orientasi kamera) adalah bagi potret
pertama di pencahayaan-multi.
241
A Fotografi Pewaktu Interval
Apabila fotografi pewaktu interval diaktifkan sebelum pencahayaan
pertama diambil, kamera akan merekam pencahayaan pada interval
terpilih hingga jumlah pencahayaan yang ditentukan di menu
pencahayaan-multi telah diambil (jumlah bidikan tercantum di menu
pemotretan jeda waktu diabaikan). Pencahayaan ini lalu akan direkam
sebagai foto tunggal dan pemotretan jeda waktu akan berakhir (jika
Hidup (satu foto) dipilih bagi mode pencahayaan-multi, pemotretan
pencahayaan-multi juga akan otomatis berakhir).
A Pengaturan Lainnya
Sementara pencahayaan-multi dilakukan, kartu memori tidak dapat
diformat dan beberapa item menu diabu-abukan dan tidak dapat
dirubah.
242
Fotografi Pewaktu Interval
Kamera diperlengkapi untuk mengambil foto secara otomatis
pada interval pra-setel.
D Sebelum Pemotretan
Pilih mode pelepas selain dari pewaktu otomatis (E) saat
menggunakan pewaktu interval. Sebelum memulai fotografi pewaktu
interval, lakukan uji potret pada pengaturan sekarang dan tinjau
hasilnya di monitor. Setelah pengaturan disetel sesuai keinginan
Anda, tutup rana eyepiece jendela bidik guna mencegah cahaya
masuk melalui jendela bidik yang mengganggu foto dan pencahayaan
(0 119).
Sebelum memilih waktu mulai, pilih Zona waktu dan tanggal di
menu persiapan dan pastikan bahwa jam kamera diatur ke waktu dan
tanggal yang benar (0 304).
Penggunaan tripod disarankan. Pasang kamera pada tripod sebelum
memulai pemotretan. Untuk memastikan pemotretan tidak terhenti,
pastikan baterai kamera penuh terisi daya. Apabila ragu, isi daya
baterai sebelum penggunaan atau gunakan adaptor AC dan konektor
daya (dijual terpisah).
1 Pilih Pemotretan jeda waktu.
Sorot Pemotretan jeda waktu di
menu pemotretan foto dan tekan 2
untuk menampilkan pengaturan jeda
waktu.
243
2 Setel pengaturan jeda waktu.
Pilih opsi mulai, interval, jumlah bidikan per interval, dan opsi
penghalusan pencahayaan.
• Untuk memilih opsi mulai:
Sorot Opsi mulai dan tekan 2.
Sorot opsi dan tekan J.
Untuk memulai pemotretan segera, pilih Sekarang. Untuk
memulai pemotretan pada tanggal dan waktu terpilih, pilih
Pilih tanggal dan waktu mulai, lalu pilih tanggal dan
waktu dan tekan J.
• Untuk memilih interval antar bidikan:
Sorot Interval dan tekan 2.
244
Pilih interval (jam, menit, dan
detik) dan tekan J.
• Untuk memilih jumlah bidikan per interval:
Sorot Jumlah
interval×bidikan/interval dan
tekan 2.
Pilih jumlah interval dan jumlah
bidikan per interval dan
tekan J.
Di mode S (frame tunggal), foto bagi masing-masing
interval akan diambil pada kecepatan terpilih bagi
Pengaturan Kustom d1 (Kec. pemotretan mode CL,
0 297).
• Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan penghalusan pencahayaan:
Sorot Penghalusan
pencahayaan dan tekan 2.
Sorot opsi dan tekan J.
Pemilihan Hidup mengijinkan kamera menyetel
pencahayaan guna memadankan bidikan sebelumnya di
mode selain daripada M (catat bahwa penghalusan
pencahayaan hanya bekerja di mode M jika kontrol
sensitivitas ISO oto. hidup).
245
3 Mulai pemotretan.
Sorot Mulai dan tekan J. Rangkaian
pertama dari bidikan akan diambil
pada waktu mulai yang ditentukan,
atau setelah sekitar 3 d jika Sekarang
dipilih bagi Opsi mulai di Langkah 2.
Pemotretan akan berlanjut pada
interval terpilih hingga semua bidikan terambil.
A Selama Pemotretan
Selama fotografi pewaktu interval, ikon Q
akan berkilat di panel kontrol. Segera
sebelum interval pemotretan berikutnya
memulai, tampilan kecepatan rana akan
menunjukkan sisa jumlah interval, dan
tampilan bukaan akan menunjukkan jumlah sisa bidikan dalam
interval sekarang. Di waktu lainnya, sisa jumlah interval dan jumlah
bidikan di setiap interval dapat ditinjau dengan menekan setengah
tombol pelepas rana (sekali tombol dilepas, kecepatan rana dan
bukaan akan ditampilkan hingga pewaktu siaga berakhir).
Pengaturan dapat disetel, menu digunakan, dan gambar di-playback
sementara fotografi pewaktu interval berlangsung. Monitor akan
dimatikan secara otomatis sekitar empat detik sebelum masingmasing interval. Catat bahwa merubah pengaturan kamera selama
pewaktu interval aktif dapat mengakhiri pemotretan.
A Mode Pelepas
Terlepas dari mode pelepas terpilih, kamera akan mengambil jumlah
bidikan yang ditentukan pada masing-masing interval.
246
❚❚ Menjeda Fotografi Pewaktu Interval
Fotografi pewaktu interval dapat dijeda antar interval dengan
menekan J atau memilih Jeda di menu pewaktu interval.
❚❚ Melanjutkan Pemotretan Jeda Waktu
Untuk melanjutkan pemotretan:
• Memulai Sekarang
Sorot Mulai lagi dan
tekan J.
• Memulai pada Waktu Tertentu
Untuk Opsi mulai,
sorot Pilih tanggal
dan waktu mulai
dan tekan 2.
Pilih tanggal dan
waktu mulai dan
tekan J.
Sorot Mulai lagi dan
tekan J.
❚❚ Mengakhiri Pemotretan Jeda Waktu
Untuk mengakhiri fotografi pewaktu interval sebelum seluruh
foto terambil, pilih Mati di menu pewaktu interval.
247
❚❚ Tidak Ada Foto
Kamera akan melewati interval sekarang jika situasi manapun
berikut ini bertahan selama delapan detik atau lebih saat tiba
waktunya interval memulai: foto atau sejumlah foto bagi
interval sebelumnya belum diambil, kartu memori penuh, atau
kamera tidak dapat memfokus di AF-S (catat bahwa kamera
memfokus kembali sebelum masing-masing bidikan).
Pemotretan akan berlanjut pada interval berikutnya.
D Memori Habis
Apabila kartu memori penuh, pewaktu interval akan tetap aktif tetapi
tiada gambar akan diambil. Lanjutkan pemotretan (0 247) setelah
menghapus beberapa gambar atau mematikan kamera dan
memasukkan kartu memori lainnya.
A Kumpulan Menu Pemotretan Foto
Perubahan ke pengaturan pewaktu interval berlaku ke seluruh
kumpulan menu pemotretan foto (0 283), berarti bahwa pemotretan
jeda waktu akan berlanjut bahkan jika Anda bertukar kumpulan menu.
Apabila pengaturan menu pemotretan foto direset menggunakan
item Kumpulan menu pemotretan foto di menu pemotretan foto,
pemotretan jeda waktu akan berakhir dan pengaturan pewaktu
interval akan direset seperti berikut:
• Opsi mulai: Sekarang
• Jumlah bidikan: 1
• Interval: 00:01':00"
• Penghalusan pencahayaan:
• Jumlah interval: 1
Mati
A Bracketing
Setel pengaturan bracketing sebelum memulai fotografi pewaktu
interval. Apabila pencahayaan, lampu kilat, atau ADL bracketing aktif
selama fotografi pewaktu interval berlangsung, kamera akan
mengambil jumlah bidikan di program bracketing pada setiap
interval, terlepas dari jumlah bidikan ditentukan di menu pewaktu
interval. Apabila bracketing keseimbangan putih aktif sementara
fotografi pewaktu interval berlangsung, kamera akan mengambil satu
bidikan pada setiap interval dan memprosesnya guna mencipta
jumlah salinan yang ditentukan di program bracketing.
248
A Fotografi Pewaktu Interval
Pilih jeda lebih lama dari waktu yang diperlukan untuk mengambil
jumlah bidikan terpilih dan, jika Anda menggunakan lampu kilat,
waktu yang diperlukan bagi lampu kilat untuk mengisi daya. Apabila
interval terlalu singkat, jumlah foto terambil mungkin kurang dari total
tercantum di Langkah 2 (jumlah interval digandakan oleh jumlah
bidikan per interval) atau lampu kilat dapat menembak dengan daya
kurang dari yang diperlukan bagi pencahayaan penuh. Output lampu
kilat dapat juga turun di bawah tingkat yang diinginkan jika ada lebih
dari satu potret diambil per interval. Fotografi pewaktu interval tidak
dapat digabungkan dengan pencahayaan jangka panjang (fotografi
bulb atau waktu, 0 137) atau film berjeda (0 74) dan tidak tersedia di
tinjauan langsung (0 43, 58) atau saat Rekam film dipilih bagi
Pengaturan Kustom g1 (Penentuan kontrol kustom) > Tombol
pelepas rana (0 303). Catat bahwa oleh karena kecepatan rana,
kecepatan frame, dan waktu diperlukan untuk merekam gambar
dapat beragam dari satu interval ke interval berikutnya, waktu antara
akhir dari satu interval dan awal dari interval berikutnya dapat
bervariasi. Apabila pemotretan tidak dapat berlanjut pada pengaturan
sekarang (contoh, jika kecepatan rana A atau % kini terpilih di
mode pencahayaan manual, intervalnya adalah nol, atau waktu mulai
adalah kurang dari semenit), sebuah peringatan akan ditampilkan di
monitor.
Pemotretan jeda waktu akan jeda saat E (pewaktu otomatis) dipilih
atau jika kamera dimatikan dan lalu dihidupkan lagi (saat kamera mati,
baterai dan kartu memori dapat diganti tanpa mengakhiri fotografi
pewaktu interval). Menjeda pemotretan tidak mempengaruhi
pengaturan pewaktu interval.
249
Lensa Non-CPU
Lensa non-CPU dapat digunakan di mode pencahayaan A dan M,
dengan bukaan diatur menggunakan cincin apertur lensa.
Dengan menentukan data lensa (panjang fokal lensa dan
bukaan diafragma maksimal), pengguna dapat memperoleh
akses ke fungsi lensa CPU berikut.
Apabila panjang fokal lensa diketahui:
• Zoom daya dapat digunakan dengan unit lampu kilat eksternal
• Panjang fokal lensa dicantumkan (dengan tanda bintang) di
tampilan info foto playback
Apabila bukaan diafragma maksimal lensa diketahui:
• Nilai bukaan akan ditampilkan di panel kontrol dan jendela
bidik
• Tingkatan lampu kilat disetel demi perubahan pada bukaan
jika unit lampu kilat mendukung mode qA (bukaan otomatis)
• Bukaan dicantumkan (dengan tanda bintang) di tampilan info
foto playback
Menentukan baik panjang fokal maupun bukaan diafragma
maksimal dari lensa:
• Aktifkan pengukuran matriks warna (catat bahwa mungkin
diperlukan pengukuran rasio pusat atau titik guna mencapai
hasil akurat pada beberapa lensa, termasuk lensa ReflexNIKKOR)
• Meningkatkan presisi pengukuran rasio pusat dan titik dan
lampu kilat pengisi seimbang i-TTL bagi SLR digital
250
Untuk masuk atau mengedit data bagi lensa non-CPU:
1 Pilih Data lensa non-CPU.
Sorot Data lensa non-CPU di menu
persiapan dan tekan 2.
2 Pilih nomor lensa.
Sorot Nomor lensa dan tekan 4 atau
2 untuk memilih nomor lensa.
3 Masukkan panjang fokal dan
bukaan.
Sorot Panjang fokal (mm) atau
Apertur maksimum dan tekan 4
atau 2 untuk mengedit item tersorot.
4 Simpan pengaturan dan keluar.
Tekan J. Panjang fokal dan bukaan yang ditentukan akan
disimpan di bawah nomor lensa pilihan.
251
Untuk memanggil ulang data lensa saat menggunakan lensa
non-CPU:
1 Tentukan pemilihan nomor lensa non-CPU ke kontrol
kamera.
Tentukan Pilih nomor lensa non-CPU ke kontrol
menggunakan Pengaturan Kustom f1 (Penentuan kontrol
kustom, 0 301).
2 Gunakan kontrol terpilih untuk memilih nomor lensa.
Tekan kontrol terpilih dan putar kenop perintah utama atau
sub-perintah hingga nomor lensa diinginkan ditampilkan di
panel kontrol.
Panjang fokal
Kenop perintah utama
Bukaan diafragma
maksimal
Nomor lensa
A Panjang Fokal Tidak Tercantum
Apabila panjang fokal yang tepat tidak tercantum, pilih nilai terdekat
yang lebih besar dari panjang fokal lensa sebenarnya.
A Konverter Tele dan Lensa Zoom
Bukaan diafragma maksimal bagi konverter tele adalah gabungan
bukaan diafragma maksimal dari konverter tele dan lensanya. Catat
bahwa data lensa tidak disetel saat lensa non-CPU di-zoom -perbesar
atau -perkecil. Data bagi panjang fokal berbeda dapat dimasukkan
sebagai nomor lensa terpisah, atau data bagi lensanya dapat diedit
untuk mencerminkan nilai baru bagi panjang fokal lensa dan bukaan
diafragma maksimal setiap kali zoom disetel.
252
Data Lokasi
Unit GPS dapat dihubungkan ke terminal jarak jauh sepuluhpasak, mengijinkan garis lintang, garis bujur, ketinggian, Waktu
Universal Terkoordinasi (UTC), dan judul untuk direkam pada
masing-masing foto yang diambil. Kamera ini dapat digunakan
bersama unit GPS GP-1 dan GP-1A opsional (simak di bawah;
catat bahwa unit ini tidak menyediakan penunjuk kompas), atau
dengan unit kompatibel pihak-ketiga yang terhubung melalui
kabel adaptor (Adapter Cord) GPS MC-35 opsional (0 336).
❚❚ Unit GPS GP-1/GP-1A
Unit GPS opsional ini dirancang bagi penggunaan dengan
kamera digital Nikon. Untuk informasi tentang menghubungkan
unit, simak buku petunjuk tersedia bersama perangkat.
A Ikon o
Status hubungan ditunjukkan oleh ikon o di
tampilan informasi:
• o (statis): Data lokasi diperoleh.
• o (berkilat): Perangkat GPS sedang mencari
sinyal. Gambar yang diambil selama ikon
berkilat tidak menyertakan data lokasi.
• Tidak ada ikon: Tiada data lokasi baru telah
diterima dari perangkat GPS selama paling
sedikit dua detik. Gambar yang diambil saat ikon o tidak ditampilkan
tidak menyertakan data lokasi.
A Perangkat Pintar
Untuk mendownload data lokasi dari perangkat pintar dan
menanamkan di foto berikutnya, jalin sambungan nirkabel dan pilih
Ya bagi Data lokasi > Download dari perangkat pintar di menu
persiapan (0 307).
A Waktu Universal Terkoordinasi (UTC)
Data UTC disediakan oleh perangkat GPS dan tidak tergantung pada
jam kamera.
253
❚❚ Pilihan Menu Persiapan
Item Data lokasi di menu persiapan berisikan opsi tercantum di
bawah ini.
• Posisi: Garis lintang, garis bujur, ketinggian, Waktu Universal
Terkoordinasi (UTC), dan penunjuk arah (jika didukung) sesuai
yang dilaporkan oleh perangkat sumber.
• Opsi perangkat GPS eksternal > Pewaktu siaga: Memilih apakah
pewaktu siaga diaktifkan atau tidak saat unit GPS dipasang.
Opsi
Penjelasan
Pewaktu siaga diaktifkan. Pengatur waktu otomatis
berakhir jika tiada pengoperasian dilangsungkan dalam
jangka waktu disebutkan di Pengaturan Kustom c2
(Pewaktu siaga, 0 296), yang mengurangi penurunan
daya baterai. Apabila unit GP-1 atau GP-1A
Aktifkan dihubungkan, unitnya akan tetap aktif selama jangka
waktu tetap setelah pengatur waktu berakhir; untuk
memberi kamera waktu guna memperoleh data lokasi,
penundaan diperpanjang hingga satu menit setelah
pengukur pencahayaan diaktifkan atau kamera
dihidupkan.
Pewaktu siaga dinonaktifkan, memastikan perekaman
Nonaktifkan
data lokasi yang tidak terhenti.
• Opsi perangkat GPS eksternal > Atur jam dari satelit: Pilih Ya untuk
sinkronisasi jam kamera dengan waktu dilaporkan oleh
perangkat GPS.
A Penunjuk Arah
Penunjuk arah hanya direkam jika perangkat
GPS dilengkapi dengan kompas digital
(catat bahwa GP-1 dan GP-1A tidak
dilengkapi dengan kompas). Jaga agar
perangkat GPS menunjuk ke arah yang sama
dengan lensa dan berjarak sedikitnya 20 cm
dari kamera.
254
Lebih Lanjut tentang Playback
Meninjau Gambar
W
W
W
X
X
X
Playback
bingkai-penuh
Playback gambar kecil
Playback Bingkai-Penuh
Untuk mem-playback foto, tekan tombol
K. Foto terkini akan ditampilkan di
monitor. Gambar tambahan dapat
ditampilkan dengan menjentik ke kiri
atau ke kanan atau menekan 4 atau 2;
untuk meninjau gambar tambahan pada
foto sekarang, tekan 1 atau 3 (0 261). Tombol K
Playback Gambar Kecil
Untuk meninjau sejumlah gambar, tekan
tombol W (M) saat gambar ditampilkan
sepenuh bingkai. Jumlah gambar
ditampilkan meningkat dari 4 ke 9
hingga 72 setiap kali tombol W (M)
ditekan, dan menurun setiap kali tombol
Tombol W (M)
X ditekan. Geser jari pada layar sentuh
untuk menggulir ke atas atau ke bawah
atau gunakan selektor-multi untuk menyorot gambar.
255
Kontrol Playback
O (Q): Menghapus gambar sekarang
(0 278)
G: Meninjau menu (0 281)
L (Z/Q): Melindungi gambar sekarang
(0 273)
X: Zoom memperbesar
(0 271)
W (M): Meninjau sejumlah gambar
(0 255)
J: Gunakan digabung dengan
selektor-multi seperti
penjelasan di bawah
256
J+
Menampilkan dialog pemilihan slot/folder. Untuk
memilih kartu dan folder dari mana gambar di-playback,
sorot slot dan tekan 2 guna menampilkan daftar folder,
lalu sorot folder dan tekan J.
J+
Mencipta salinan ubah dari foto sekarang atau mencipta
salinan edit dari film sekarang (0 82, 313).
J+
Meninjau IPTC pra-setel tersimpan pada kamera
(0 306). Untuk menanam IPTC pra-setel di foto
sekarang, sorot pra-setel dan tekan J (pra-setel apapun
yang sudah tertanam di foto sekarang akan diganti).
J+
Upload foto pada jaringan nirkabel atau Eternet saat
WT-7 dipasang ke kamera (0 335).
A Dua Kartu Memori
Apabila dua kartu memori dimasukkan, Anda dapat memilih kartu
memori bagi playback dengan menekan tombol W (M) saat 72
gambar kecil ditampilkan.
A Rotasi Tinggi
Untuk menampilkan foto “tegak” (orientasi
potret) di orientasi tinggi, pilih Hidup bagi
opsi Rotasi tinggi di menu playback
(0 282).
A Tinjauan Gambar
Saat Hidup dipilih bagi Tinjauan gambar di menu playback (0 282),
foto secara otomatis ditampilkan di monitor setelah pemotretan
(karena kamera sudah ada di orientasi yang benar, gambar tidak
dirotasi secara otomatis selama tinjauan gambar). Di mode pelepas
berkelanjutan, tampilan memulai saat pemotretan berakhir, dengan
foto pertama di rangkaian sekarang ditampilkan.
A Simak Juga
Untuk informasi tentang memilih berapa lama monitor akan tetap
hidup saat tiada pengoperasian dilakukan, simak Pengaturan Kustom
c4 (Penundaan monitor mati, 0 296). Untuk informasi tentang
memilih fungsi bagian tengah dari selektor-multi, simak Pengaturan
Kustom f2 (Tombol tngh selektor-multi, 0 301). Untuk informasi
tentang penggunaan kenop perintah bagi gambar atau navigasi
menu, simak Pengaturan Kustom f4 (Sesuaikan kenop perintah) >
Menu dan playback (0 302).
257
Menggunakan Layar Sentuh
Selama playback, monitor peka sentuh dapat digunakan untuk:
Meninjau
gambar lainnya
Jentik ke kiri atau ke kanan
untuk meninjau gambar
lainnya.
Di tinjauan bingkai penuh,
Anda dapat menyentuh dasar
tampilan untuk
menampilkan palang
pergerakan frame, lalu
menggeser jari Anda ke kiri
atau ke kanan untuk bergulir
Bergulir cepat ke cepat ke gambar lainnya.
gambar lainnya
Palang pergerakan
frame
Zoom
memperbesar
(foto saja)
258
Gunakan gerakan merentang
dan mencubit untuk zoom
memperbesar dan
memperkecil dan geser
untuk menggulir (0 271).
Anda juga dapat memberi
tampilannya dua ketukan
cepat untuk zoom
memperbesar dari playback
bingkai penuh atau
membatalkan zoom.
Meninjau
gambar kecil
Meninjau film
Untuk “zoom memperkecil”
ke tinjauan gambar kecil
(0 255), gunakan gerakan
mencubit di playback bingkai
penuh. Gunakan gerakan
mencubit dan merentang
untuk memilih jumlah
gambar ditampilkan dari 4, 9,
dan 72 bingkai.
Ketuk panduan pada layar
untuk memulai playback film
(film diindikasi oleh ikon 1).
Ketuk tampilan untuk jeda
atau lanjutkan, atau ketuk Z
untuk tinggalkan playback
bingkai penuh (catat bahwa
beberapa dari ikon di
tampilan playback film tidak
tanggap pada operasi layar
sentuh).
Panduan
259
Tombol i
Penekanan tombol i selama playback
bingkai-penuh atau gambar kecil
menampilkan opsi tercantum di bawah.
• Peringkat: Peringkat gambar sekarang
(0 274).
• Pilih untuk dikirim/batalkan pilihan (foto saja):
Tombol i
Memilih foto untuk upload ke
perangkat pintar.
• IPTC (foto saja): Menanam IPTC pra-setel
di gambar sekarang (0 306).
• Ubah (foto saja): Gunakan opsi ini di menu
ubah (0 313) untuk mencipta salinan
ubah dari foto sekarang.
• Edit film (film saja): Mengedit film
menggunakan opsi di menu edit film (0 82). Film dapat juga
diedit dengan menekan tombol i saat playback film dijeda.
• Pilih slot dan folder: Memilih folder bagi playback. Sorot slot dan
tekan 2 untuk membuat daftar folder pada kartu terpilih, lalu
sorot folder dan tekan J guna meninjau gambar di folder
tersorot.
Untuk keluar menu tombol-i dan kembali ke playback, tekan
tombol i lagi.
260
Informasi Foto
Informasi foto ditumpang tindih pada gambar yang ditampilkan
di playback bingkai-penuh. Tekan 1 atau 3 untuk mengayuh
melalui informasi foto seperti ditunjukkan di bawah. Catat
bahwa “hanya gambar”, data pemotretan, histogram RGB, dan
sorotan hanya ditampilkan jika opsi terkait dipilih bagi Opsi
tampilan playback (0 281). Data lokasi (0 253) dan IPTC prasetel (0 306) ditampilkan hanya jika ditanamkan dalam foto.
Informasi file
Tidak ada (hanya
gambar)
Sorotan
Histogram RGB
Data ikhtisar
IPTC pra-setel
Data pemotretan
Data lokasi
261
❚❚ Informasi File
12 3 4
5
6
7
16
15
14
13
8
12
1
2
3
4
5
6
7
8
11
Status lindungi............................ 273
Indikator edit ............................... 313
Penunjuk upload ........................ 276
Indikator IPTC pra-setel ... 256, 306
Titik fokus 1, 2...........................97, 108
Nomor frame/total jumlah frame
Bracket area AF 1 ............................29
Kualitas gambar.............................91
10 9
9
10
11
12
13
14
15
16
Ukuran gambar..............................94
Area gambar...................................88
Waktu perekaman...................... 304
Tanggal perekaman................... 304
Slot kartu sekarang ................ 40, 96
Peringkat ...................................... 274
Nama folder................................. 283
Nama file ...................................... 283
1 Ditampilkan hanya jika Titik fokus dipilih bagi Opsi tampilan playback (0 281)
dan foto terpilih diambil menggunakan jendela bidik.
2 Apabila foto diambil menggunakan fokus manual atau AF titik tunggal, area-dinamis, atau
area-grup, tampilan menampilkan titik fokus terpilih oleh pengguna. Apabila foto diambil
menggunakan pelacakan 3D atau AF area-otomatis, tampilan menampilkan titik fokus terpilih
oleh kamera.
262
❚❚ Sorotan
1
2
3
*
1 Sorotan gambar
2 Nomor folder–nomor frame
3 Saluran sekarang *
* Area berkilat mengindikasi sorotan (area yang
mungkin lebih pencahayaan) bagi saluran sekarang.
Tahan tombol W (M) dan tekan 4 atau 2 untuk
mengayuh di antara saluran berikut:
Tombol W (M)
RGB
(semua saluran)
R
(merah)
G
(hijau)
B
(biru)
263
❚❚ Histogram RGB
5
1
6
2
7
3
4
8
1 Sorotan gambar *
5 Histogram (saluran RGB). Di semua
histogram, sumbu horisontal
2 Nomor folder–nomor frame
memberi kecerahan piksel,
3 Keseimbangan putih ................. 159
sumbu vertikal jumlah piksel.
Suhu warna............................ 166
6 Histogram (saluran merah)
Penghalusan keseimbangan
putih .................................... 163 7 Histogram (saluran hijau)
Manual pra-setel................... 169 8 Histogram (saluran biru)
4 Saluran sekarang *
* Area berkilat mengindikasi sorotan (area yang
mungkin lebih pencahayaan) bagi saluran sekarang.
Tahan tombol W (M) dan tekan 4 atau 2 untuk
mengayuh di antara saluran berikut:
Tombol W (M)
RGB
(semua saluran)
R
(merah)
G
(hijau)
Tampilan sorotan mati
264
B
(biru)
A Zoom saat Playback
Untuk zoom memperbesar pada foto saat
histogram ditampilkan, tekan X. Gunakan
tombol X dan W (M) untuk zoom
memperbesar dan memperkecil dan
menggulir gambar dengan selektor-multi.
Histogram akan diperbarui guna
menunjukkan hanya data bagi bagian
gambar yang tampak di monitor.
A Histogram
Histogram kamera dimaksudkan sebagai panduan saja dan dapat
berbeda dari yang ditampilkan di aplikasi pencitraan. Beberapa
contoh histogram ditunjukkan di bawah:
Apabila gambar berisikan
objek dengan berbagai
macam kecerahan,
distribusi nuansa secara
relatif akan seimbang.
Apabila gambar gelap,
distribusi nuansa akan
berpindah ke sisi kiri.
Apabila gambar terang,
distribusi nuansa akan
berpindah ke sisi kanan.
Meningkatkan kompensasi pencahayaan memindahkan distribusi
nuansa ke sisi kanan, sedangkan menurunkan kompensasi
pencahayaan memindahkan distribusi ke sisi kiri. Histogram dapat
menyediakan gambaran kasar dari pencahayaan keseluruhan saat
penerangan sekitar yang cerah menyulitkan peninjauan foto di
monitor.
265
❚❚ Data Pemotretan
1
2
3
4
5
6
7
1 Pengukuran ................................. 128
Kecepatan rana ................. 133, 135
Bukaan ................................. 134, 135
2 Mode pencahayaan ................... 130
Sensitivitas ISO 1 .......................... 123
3 Kompensasi pencahayaan ....... 143
Penghalusan pencahayaan
optimal 2....................................... 295
4 Panjang fokal............................... 250
8
9
5 Data lensa..................................... 250
6 Mode fokus .............................. 47, 97
Lensa VR (pengurang guncangan) 3
7 Nama kamera
8 Area gambar...................................88
9 Nomor folder–nomor frame
10
11
12
13
10 Tipe lampu kilat 4
12 Mode lampu kilat 4 ..................... 201
4
11 Kontrol lampu kilat jarak jauh
13 Pengaturan lampu kilat 4..... 199, 214
....................................................... 208
Kompensasi lampu kilat 4 ......... 203
266
14
15
16
14 Keseimbangan putih .................159 15 Spasi warna.................................. 286
Suhu warna ............................166 16 Picture Control 5 .......................... 180
Penghalusan keseimbangan
putih ....................................163
Manual pra-setel...................169
17
18
19
20
21
22
17 Reduksi noise ISO tinggi ...........286 19 Perbedaan pencahayaan HDR
Pencahayaan lama reduksi noise
....................................................... 193
.......................................................286
Penghalusan HDR....................... 193
18 Active D-Lighting........................189 20 Vignette control.......................... 286
21 Riwayat edit ................................. 313
22 Komentar gambar ...................... 306
267
23
24
23 Nama sang fotografer 6 ............. 306 24 Pemilik hak cipta 6 ...................... 306
1 Ditampilkan berwarna merah jika foto diambil dengan kontrol sensitivitas ISO oto. hidup.
2 Ditampilkan jika Pengaturan Kustom b7 (P'cahayaan opt. p'halusan, 0 295) telah
diatur ke nilai selain daripada nol bagi metode pengukuran manapun.
3 Ditampilkan hanya jika lensa VR dipasang.
4 Ditampilkan hanya jika unit lampu kilat eksternal (0 196) digunakan.
5 Item ditampilkan beragam menurut Picture Control terpilih saat gambar diambil.
6 Informasi hak cipta hanya ditampilkan jika direkam bersama foto menggunakan opsi
Informasi hak cipta di menu persiapan.
❚❚ Data Lokasi * (0 253)
1
2
3
4
5
1 Garis lintang
4 Waktu Universal Terkoordinasi
(UTC)
2 Garis bujur
5 Penunjuk Arah
3 Ketinggian
* Data bagi film adalah untuk awal dari perekaman. Item terekam bervariasi menurut perangkat
dari mana mereka diperoleh.
268
❚❚ IPTC Pra-setel (0 306)
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
Keterangan
Identitas Kejadian
Tajuk Utama
Nama Objek
5 Kota
6 Propinsi
7 Negara
8
9
10
11
12
13
14
8
9
10
11
Kategori
Kategori Tambahan
Tepi baris
Judul Tepi Baris
12 Penulis/Editor
13 Penghargaan
14 Sumber
269
❚❚ Data Ikhtisar
1 2 3 45 6
18
7
19 20 21 22 23
8
9 31
30
29
17
28 27
24
25
26
16 15 14 13 12 11 10
Indikator komentar gambar.....306 18 Peringkat ...................................... 274
Nomor frame/total jumlah frame 19 Pengukuran ................................. 128
Status lindungi ............................273 20 Mode pencahayaan ................... 130
Indikator edit ...............................313 21 Kecepatan rana .................. 133, 135
Penunjuk upload ........................276 22 Bukaan ................................. 134, 135
Nama kamera
23 Sensitivitas ISO 1 .......................... 123
Indikator IPTC pra-setel....256, 306 24 Panjang fokal............................... 250
Indikator data lokasi ..................253 25 Active D-Lighting ....................... 189
Histogram menunjukkan
26 Picture Control ............................ 180
distribusi nuansa di gambar
27 Spasi warna.................................. 286
(0 265).
28 Mode lampu kilat 2 ..................... 201
10 Kualitas gambar ............................ 91 29 Keseimbangan putih ................. 159
11 Ukuran gambar ............................. 94
Suhu warna............................ 166
Penghalusan keseimbangan
12 Area gambar .................................. 88
putih .................................... 163
13 Nama file.......................................283
Manual pra-setel................... 169
14 Waktu perekaman ......................304
2
15 Nama folder .................................283 30 Kompensasi lampu kilat ......... 203
Mode pengendali 2
16 Tanggal perekaman ...................304
31 Kompensasi pencahayaan ....... 143
17 Slot kartu sekarang ................40, 96
1 Ditampilkan berwarna merah jika foto diambil dengan kontrol sensitivitas ISO oto. hidup.
2 Ditampilkan hanya jika foto diambil menggunakan unit lampu kilat eksternal (0 196).
1
2
3
4
5
6
7
8
9
270
Menyimak Lebih Dekat: Zoom saat
Playback
Untuk zoom memperbesar pada gambar
yang ditampilkan di playback bingkai
penuh, tekan tombol X atau bagian
tengah dari selektor-multi atau beri
tampilan dua ketukan cepat.
Pengoperasian berikut dapat dilakukan
Tombol X
selama zoom aktif:
Untuk
Gunakan
Zoom
memperbesar
atau
memperkecil
X/W (M)/
Meninjau
area lain dari
gambar
/
/
Penjelasan
Tekan X atau gunakan gerakan
merenggang untuk zoom
memperbesar hingga maksimum
sekitar 21× (gambar besar dalam
format 24 × 16/format DX), 16×
(gambar sedang) atau 10× (gambar
kecil). Tekan W (M) atau gunakan
gerakan mencubit untuk zoom
memperkecil. Sementara foto di-zoom
perbesar, gunakan selektor-multi atau
geser jari pada layar untuk meninjau
area gambar yang tak tampak di
monitor. Tahan penekanan selektormulti untuk menjelajah dengan cepat
ke area lain dari bingkai. Jendela
navigasi ditampilkan saat rasio zoom
dirubah; area yang tampak sekarang di
monitor diindikasi oleh pembatas
kuning. Palang di bawah jendela
navigasi menunjukkan rasio zoom;
berubah hijau pada rasio 1 : 1.
271
Untuk
Gunakan
Penjelasan
Wajah (hingga 35) terdeteksi selama
zoom diindikasi oleh pembatas putih
di jendela navigasi. Putar kenop subperintah atau ketuk panduan pada
layar untuk meninjau wajah lainnya.
Panduan pada layar
Memilih
wajah
Putar kenop perintah utama atau
ketuk ikon e atau f pada dasar dari
tampilan guna meninjau lokasi yang
sama di foto lainnya pada rasio zoom
sekarang. Zoom saat playback
dibatalkan saat film ditampilkan.
Meninjau
gambar
lainnya
Merubah
status
lindungi
Kembali ke
mode
pemotretan
Menampilkan
menu
272
L (Z/Q)
/K
G
Simak halaman 273 untuk informasi
selengkapnya.
Tekan tombol pelepas rana setengah
atau tekan tombol K untuk keluar ke
mode pemotretan.
Simak halaman 281 untuk informasi
selengkapnya.
Melindungi Foto dari Penghapusan
Di playback bingkai penuh, zoom, dan gambar kecil, tombol
L (Z/Q) dapat digunakan untuk melindungi foto dari
penghapusan tak sengaja. File terlindungi tidak dapat dihapus
menggunakan tombol O (Q) atau opsi Hapus di menu
playback. Catat bahwa gambar terlindungi akan dihapus saat
kartu memori diformat (0 304).
Untuk melindungi foto:
1 Pilih gambar.
Tampilkan gambar di playback bingkai penuh atau zoom saat
playback atau sorot di daftar gambar kecil.
2 Tekan tombol L (Z/Q).
Foto akan ditandai dengan ikon P.
Untuk menghapus perlindungan dari
foto agar dapat dihapus, tampilkan foto
atau sorotlah di daftar gambar kecil dan
lalu tekan tombol L (Z/Q).
Tombol L (Z/Q)
A Menghapus Perlindungan dari Semua Gambar
Untuk menghapus perlindungan dari semua gambar di satu atau
beberapa folder terpilih sekarang di menu Folder playback, tekan
tombol L (Z/Q) dan O (Q) bersamaan sekitar dua detik selama
playback.
273
Memeringkat Gambar
Memeringkat gambar atau menandai mereka sebagai kandidat
untuk dihapus nanti. Peringkat juga dapat ditinjau di ViewNX-i
dan Capture NX-D. Peringkat tidak tersedia pada gambar
dilindungi.
1 Pilih gambar.
Tampilkan gambar atau sorotlah dalam daftar gambar kecil
di playback gambar kecil.
2 Tampilkan opsi playback.
Tekan tombol i untuk menampilkan
opsi playback.
Tombol i
3 Pilih Peringkat.
Sorot Peringkat dan tekan 2.
4 Tentukan peringkat.
Tekan 4 atau 2 untuk memilih
peringkat dari tanpa bintang hingga
bintang lima, atau pilih d untuk
menandai gambar sebagai kandidat
untuk dihapus nanti. Tekan J untuk
menyelesaikan pengoperasian.
274
A Memeringkat Gambar dengan tombol Fn2
Apabila Peringkat dipilih bagi Pengaturan Kustom f1 (Penentuan
kontrol kustom) > Tombol Fn2, gambar dapat diperingkat dengan
menahan penekanan tombol Fn2 dan menekan 4 atau 2 (0 301).
275
Memilih Foto untuk Upload
Ikuti langkah di bawah ini guna memilih foto untuk diupload ke
perangkat pintar sebelum tersambung. Film tidak dapat dipilih
untuk upload.
Memilih Foto Satuan
1 Pilih foto.
Tampilkan foto atau sorotlah dalam daftar gambar kecil di
playback gambar kecil.
2 Tampilkan opsi playback.
Tekan tombol i untuk menampilkan
opsi playback.
Tombol i
3 Pilih Pilih untuk dikirim/batalkan
pilihan.
Sorot Pilih untuk dikirim/batalkan
pilihan dan tekan J. Gambar terpilih
untuk upload diindikasi oleh ikon W;
untuk batalkan, tampilkan atau sorot
gambarnya dan ulangi Langkah 2 dan
3.
276
Memilih Sejumlah Foto
Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk merubah status
upload dari beberapa foto.
1 Pilih Pilih gambar.
Di menu playback, pilih Plh utk
dikirim ke prgkt pintar, lalu sorot
Pilih gambar dan tekan 2.
2 Pilih foto.
Gunakan selektor-multi untuk menyorot foto dan tekan
bagian tengah dari selektor-multi untuk memilih atau
batalkan (untuk meninjau gambar tersorot sepenuh layar,
tekan dan tahan tombol X). Foto terpilih ditandai oleh ikon
W.
3 Tekan J.
Tekan J untuk menyelesaikan pengoperasian.
277
Menghapus Foto
Untuk menghapus semua foto di folder sekarang atau foto yang
ditampilkan di playback bingkai-penuh atau tersorot di daftar
gambar kecil, tekan tombol O (Q). Untuk menghapus sejumlah
foto terpilih, gunakan opsi Hapus di menu playback. Sekali
terhapus, foto tidak dapat dikembalikan lagi. Catat bahwa
gambar terlindungi atau tersembunyi tidak dapat dihapus.
Playback Bingkai Penuh dan Playback Gambar
Kecil
Tekan tombol O (Q) untuk menghapus foto sekarang.
1 Tekan tombol O (Q).
Sebuah dialog konfirmasi akan
ditampilkan.
Tombol O (Q)
2 Tekan tombol O (Q) kembali.
Untuk menghapus foto, tekan tombol
O (Q). Untuk keluar tanpa
menghapus foto, tekan tombol K.
Tombol O (Q)
A Simak Juga
Opsi Setelah hapus di menu playback menentukan apakah gambar
berikutnya atau gambar sebelumnya ditampilkan setelah gambar
dihapus (0 282).
278
Menu Playback
Opsi Hapus dalam menu playback berisikan opsi berikut ini.
Catat bahwa tergantung pada jumlah gambar, kadang-kadang
penghapusan memakan waktu.
Opsi
Q Terpilih
R Semua
Penjelasan
Menghapus gambar terpilih.
Menghapus semua gambar di folder terpilih sekarang
bagi playback (0 281). Apabila dua kartu
dimasukkan, Anda dapat memilih kartu dari mana
gambar akan dihapus.
❚❚ Terpilih: Menghapus Foto Terpilih
1 Memilih Hapus > Terpilih.
Pilih Hapus di menu playback. Sorot
Terpilih dan tekan 2.
2 Menyorot gambar.
Gunakan selektor-multi
untuk menyorot gambar
(untuk meninjau gambar
tersorot sepenuh layar,
tekan dan tahan tombol X).
279
3 Memilih gambar tersorot.
Tekan bagian tengah
selektor-multi untuk
memilih gambar tersorot.
Gambar terpilih ditandai
oleh ikon O. Ulangi langkah
2 dan 3 untuk memilih
gambar tambahan; untuk urung pilih gambar, sorot dan
tekan bagian tengah dari selektor-multi.
4 Tekan J untuk menyelesaikan
pengoperasian.
Sebuah dialog konfirmasi akan
ditampilkan; sorot Ya dan tekan J.
280
Daftar Menu
Bagian ini mencantumkan opsi tersedia dalam menu kamera.
Untuk informasi selengkapnya, simak Panduan Menu.
D Menu Playback: Mengelola Gambar
Hapus
Terpilih
Semua
Folder playback
(Nama folder)
Semua
Sekarang
Sembunyikan gambar
Pilih/set
Batalkan pilih semua
Opsi tampilan playback
Info foto dasar
Titik fokus
Informasi foto tambahan
Tidak ada (hanya gambar)
Sorotan
Histogram RGB
Data pemotretan
Ikhtisar
Menghapus sejumlah gambar (0 279).
(default pada Semua)
Memilih folder untuk playback.
Sembunyikan atau ungkapkan gambar.
Gambar tersembunyi ditampilkan
hanya di menu “Sembunyikan gambar”
dan tidak dapat di-playback.
Memilih informasi yang tersedia di
tampilan informasi foto playback
(0 261).
281
Salin gambar
Pilih sumber
Pilih gambar
Pilih folder tujuan
Salin gambar?
Tinjauan gambar
Hidup
Mati
Menyalin gambar dari satu kartu
memori ke kartu lainnya. Opsi ini hanya
tersedia saat dua kartu memori
dimasukkan dalam kamera.
(default pada Mati)
Memilih apakah gambar ditampilkan
secara otomatis di monitor dengan
segera atau tidak setelah pemotretan
(0 257).
(default pada Tampilkan berikutnya)
Memilih gambar yang ditampilkan
setelah gambar dihapus.
Setelah hapus
Tampilkan berikutnya
Tampilkan sebelumnya
Lanjut seperti sebelumnya
Setelah terus-menerus, tampilkan
(default pada Gambar terakhir terus-menerus)
Gambar pertama terus-menerus
Memilih apakah kamera menampilkan
foto pertama atau terakhir dalam terusGambar terakhir terus-menerus
menerus setelah foto diambil di mode
lepas berkelanjutan.
Rotasi gambar otomatis
(default pada Hidup)
Hidup
Memilih apakah merekam orientasi
kamera atau tidak saat mengambil foto.
Mati
Rotasi tinggi
(default pada Hidup)
Hidup
Memilih apakah memutar gambar ke
“tegak” (orientasi-potret) atau tidak
Mati
bagi tampilan selama playback (0 257).
Tayangan slide
Mulai
Meninjau tayangan slide dari gambar di
folder playback sekarang.
Jenis gambar
Interval bingkai
Plh utk dikirim ke prgkt pintar
Pilih gambar
Memilih foto untuk upload ke
perangkat pintar (0 277).
Batalkan pilih semua
282
C Menu Pemotretan Foto: Opsi
Pemotretan
Kumpulan menu pemotretan foto
A
B
C
D
Kumpulan menu foto tambahan
Hidup
Mati
Folder penyimpanan
Ubah nama
Pilih folder menurut nomor
Pilih folder dari daftar
Penamaan file
Penamaan file
Pemilihan slot primer
Slot kartu XQD
Slot kartu SD
Fungsi slot sekunder
Melimpah
Cadangan
RAW primer - JPEG sekunder
Memanggil ulang pengaturan menu
pemotretan foto yang sebelumnya
disimpan di kumpulan menu
pemotretan foto. Perubahan pada
pengaturan disimpan di kumpulan
sekarang.
(default pada Mati)
Memilih apakah kumpulan menu
pemotretan foto menyimpan mode
pencahayaan, kecepatan rana (mode
pencahayaan S dan M), bukaan (mode A
dan M), dan mode lampu kilat.
Memilih folder di mana gambar
selanjutnya akan disimpan.
Memilih tiga huruf singkatan yang
digunakan untuk menamai file gambar
dalam mana foto disimpan. Default
singkatan adalah “DSC”.
(default pada Slot kartu XQD)
Memilih slot yang berfungsi sebagai
slot primer saat dua kartu memori
dimasukkan.
(default pada Melimpah)
Memilih fungsi dari kartu dalam slot
sekunder saat dua kartu memori
dimasukkan (0 96).
283
Kontrol lampu kilat
Mode kontrol lampu kilat
Opsi lampu kilat nirkabel
Kontrol lampu kilat jarak jauh
Info lampu kilat jarak jauh radio
Pilih area gambar
DX (24×16)
1,3× (18×12)
Kualitas gambar
NEF (RAW) + JPEG fine★
NEF (RAW) + JPEG fine
NEF (RAW) + JPEG normal★
NEF (RAW) + JPEG normal
NEF (RAW) + JPEG basic★
NEF (RAW) + JPEG basic
NEF (RAW)
JPEG fine★
JPEG fine
JPEG normal★
JPEG normal
JPEG basic★
JPEG basic
TIFF (RGB)
Ukuran gambar
JPEG/TIFF
NEF (RAW)
284
Memilih mode kontrol lampu kilat bagi
unit lampu kilat opsional terpasang
pada dudukan aksesori kamera atau
menyetel pengaturan bagi fotografi
lampu kilat nirkabel (0 199, 208).
(default pada DX (24×16))
Memilih area gambar (0 88).
(default pada JPEG normal)
Memilih format file dan rasio kompresi
(kualitas gambar, 0 91). Kompresi bagi
opsi yang diindikasikan oleh sebuah
bintang (“★”) memprioritaskan kualitas,
sedangkan untuk gambar tanpa
bintang memberi prioritas dalam
mengurangi ukuran file.
Memilih ukuran gambar, dalam piksel
(0 94). Opsi terpisah tersedia bagi
gambar JPEG/TIFF dan bagi gambar
NEF (RAW).
Perekaman NEF (RAW)
Kompresi NEF (RAW)
Kedalaman bidang NEF (RAW)
Pengaturan sensitivitas ISO
Sensitivitas ISO
Kontrol sensitivitas ISO oto.
Keseimbangan putih
Otomatis
Lampu pijar
Lampu neon
Sinar surya langsung
Lampu kilat
Berawan
Bayangan
Pilih suhu warna
Manual pra-setel
Atur Picture Control
Standar
Netral
Terang
Monokrom
Potret
Pemandangan
Datar
Kelola Picture Control
Simpan/edit
Ubah nama
Hapus
Muat/simpan
Memilih tipe kompresi dan kedalaman
bidang bagi gambar NEF (RAW) (0 93).
Menyetel pengaturan sensitivitas ISO
bagi foto (0 123, 125).
(default pada Otomatis)
Memadankan keseimbangan putih ke
sumber cahaya (0 159).
(default pada Standar)
Memilih bagaimana foto baru akan
diproses. Pilih menurut jenis scene atau
tujuan kreatif Anda (0 180).
Menciptakan Picture Control kustom
(0 185).
285
Spasi warna
sRGB
Adobe RGB
Active D-Lighting
Otomatis
Sangat tinggi
Tinggi
Normal
Rendah
Mati
Pencahayaan lama RN
Hidup
Mati
RN ISO Tinggi
Tinggi
Normal
Rendah
Mati
Vignette control
Tinggi
Normal
Rendah
Mati
Kontrol distorsi otomatis
Hidup
Mati
286
(default pada sRGB)
Memilih spasi warna bagi foto.
(default pada Mati)
Memelihara rincian dalam sorotan dan
bayangan, dan mencipta foto dengan
kontras alami (0 189).
(default pada Mati)
Mengurangi “noise” (titik cerah atau
kabut) dalam foto yang diambil pada
kecepatan rana lambat.
(default pada Normal)
Mengurangi “noise” (piksel cerah acak)
dalam foto yang diambil pada
sensitivitas ISO tinggi.
(default pada Normal)
Mengurangi penurunan kecerahan
pada sudut foto saat menggunakan
lensa tipe G, E, dan D (lensa PC
dikecualikan). Pengaruhnya paling
nyata pada bukaan diafragma
maksimal.
(default pada Mati)
Mengurangi distorsi tahang saat
pemotretan dengan lensa sudut lebar
dan menurunkan distorsi lengkung saat
pemotretan dengan lensa panjang.
Reduksi kedip
Pengaturan reduksi kedip
Indikator reduksi kedip
Set bracketing otomatis
AE & lampu kilat
AE saja
Lampu kilat saja
WB bracketing
ADL bracketing
Pencahayaan-multi
Mode pencahayaan-multi
Jumlah bidikan
Mode penumpangan
HDR (jangk. dinamis tinggi)
Mode HDR
Perbedaan pencahayaan
Menghaluskan
Pemotretan jeda waktu
Mulai
Opsi mulai
Interval
Jumlah interval×bidikan/interval
Penghalusan pencahayaan
Opsi ini berpengaruh selama fotografi
jendela bidik (0 234). Pilih Aktifkan
bagi Pengaturan reduksi kedip untuk
menyetel waktu potret guna
mengurangi pengaruh dari berkedip di
bawah penerangan lampu neon atau
uap merkuri. Item Indikator reduksi
kedip mengendalikan apakah ikon
FLICKER ditampilkan di jendela bidik atau
tidak saat kedip dideteksi.
(default pada AE & lampu kilat)
Memilih pengaturan atau bracket
pengaturan saat bracketing otomatis
aktif (0 146).
Merekam dari dua hingga sepuluh
bidikan NEF (RAW) sebagai foto tunggal
(0 236).
Memelihara rincian dalam sorotan dan
bayangan saat memfoto scene
berkontras tinggi (0 191).
Mengambil foto pada interval terpilih
hingga jumlah potret yang ditentukan
telah terekam (0 243).
287
1 Menu Perekaman Film: Opsi Perekaman
Film
Reset menu perekaman film
Ya
Tidak
Penamaan file
Tujuan
Slot kartu XQD
Slot kartu SD
Pilih area gambar
DX
1,3×
Ukuran frame/kec. frame
3840×2160; 30p
3840×2160; 25p
3840×2160; 24p
1920×1080; 60p
1920×1080; 50p
1920×1080; 30p
1920×1080; 25p
1920×1080; 24p
1280× 720; 60p
1280× 720; 50p
288
Pilih Ya untuk memulihkan opsi menu
perekaman film ke nilai defaultnya.
Memilih tiga huruf singkatan yang
digunakan untuk menamai file gambar
di mana film disimpan. Default
singkatan adalah “DSC”.
(default pada Slot kartu XQD)
Memilih slot ke mana film akan direkam.
(default pada DX)
Memilih area gambar (0 70).
(default pada 1920×1080; 60p)
Memilih ukuran frame film (dalam
piksel) dan kecepatan frame (0 68).
Kualitas film
Kualitas tinggi
Normal
Pengaturan sensitivitas ISO
Sensitivitas ISO (mode M)
Kontrol ISO oto. (mode M)
Sensitivitas maksimum
Keseimbangan putih
Seperti pengaturan foto
Otomatis
Lampu pijar
Lampu neon
Sinar surya langsung
Berawan
Bayangan
Pilih suhu warna
Manual pra-setel
Atur Picture Control
Seperti pengaturan foto
Standar
Netral
Terang
Monokrom
Potret
Pemandangan
Datar
(default pada Kualitas tinggi)
Memilih kualitas film (0 68).
Menyetel pengaturan sensitivitas ISO
bagi film.
(default pada Seperti pengaturan foto)
Memilih keseimbangan putih bagi film
(0 159). Pilih Seperti pengaturan foto
untuk menggunakan opsi terpilih
sekarang bagi foto.
(default pada Seperti pengaturan foto)
Memilih Picture Control bagi film
(0 180). Pilih Seperti pengaturan foto
untuk menggunakan opsi terpilih
sekarang bagi foto.
289
Kelola Picture Control
Simpan/edit
Ubah nama
Hapus
Muat/simpan
Active D-Lighting
Seperti pengaturan foto
Sangat tinggi
Tinggi
Normal
Rendah
Mati
RN ISO Tinggi
Tinggi
Normal
Rendah
Mati
Reduksi kedip
Otomatis
50 Hz
60 Hz
Sensitivitas mikrofon
Sensitivitas otomatis
Sensitivitas manual
Mikrofon mati
290
Menciptakan Picture Control kustom
(0 185).
(default pada Mati)
Memelihara rincian dalam sorotan dan
bayangan, mencipta film dengan
kontras alami (0 189). Pilih Seperti
pengaturan foto untuk menggunakan
opsi terpilih sekarang bagi foto.
(default pada Normal)
Mengurangi “noise” (piksel cerah acak)
dalam film yang direkam pada
sensitivitas ISO tinggi.
(default pada Otomatis)
Mengurangi kedip dan pita disebabkan
oleh penerangan lampu neon atau uapmerkuri selama tinjauan langsung
(0 43) dan perekaman film (0 58).
(default pada Sensitivitas otomatis)
Menghidupkan atau mematikan
mikrofon internal atau mikrofon
eksternal (0 336) atau menyetel
sensitivitas mikrofon.
Respons frekuensi
Jangkauan lebar
Jangkauan vokal
Reduksi suara angin
Hidup
Mati
Film berjeda
Mulai
Interval
Waktu pemotretan
Penghalusan pencahayaan
VR Elektronik
Hidup
Mati
(default pada Jangkauan lebar)
Memilih respons frekuensi bagi
mikrofon internal dan mikrofon
eksternal (0 336).
(default pada Mati)
Memilih apakah mengaktifkan filter
low-cut mikrofon internal atau tidak
guna mengurangi suara angin.
Kamera secara otomatis mengambil
foto pada interval terpilih untuk
mencipta film berjeda senyap (0 74).
Tersedia pada fotografi jendela bidik
saja.
(default pada Mati)
Memilih apakah mengaktifkan
pengurang guncangan elektronik di
mode film atau tidak.
291
A Pengaturan Kustom: Penghalusan
Pengaturan Kamera
Kumpulan p'aturan kustom
A
B
C
D
a Fokus otomatis
a1 Pemilihan prioritas AF-C
Lepas
Fokus + lepas
Lepas + fokus
Fokus
a2 Pemilihan prioritas AF-S
Lepas
Fokus
a3 Pelacakan fokus dgn lock-on
Respons AF bidikan terhalang
Gerakan subjek
292
Memanggil ulang Pengaturan Kustom
yang sebelumnya disimpan di
kumpulan menu Pengaturan Kustom.
Perubahan pada pengaturan disimpan
di kumpulan sekarang.
(default pada Lepas)
Saat AF-C dipilih bagi fotografi jendela
bidik, opsi ini mengendalikan apakah
foto dapat diambil atau tidak kapanpun
tombol pelepas rana ditekan (prioritas
lepas) atau hanya saat kamera terfokus
(prioritas fokus).
(default pada Fokus)
Saat AF-S dipilih bagi fotografi jendela
bidik, opsi ini mengendalikan apakah
foto dapat diambil hanya saat kamera
terfokus atau tidak (prioritas fokus) atau
kapanpun tombol pelepas rana ditekan
(prioritas lepas).
Mengendalikan bagaimana fokus
otomatis menyesuaikan ke perubahan
dalam jarak ke subjek saat AF-C dipilih
bagi fotografi jendela bidik.
a4 Deteksi wajah pelacakan 3D
Hidup
Mati
(default pada Mati)
Memilih apakah kamera mendeteksi
dan memfokus pada wajah atau tidak
saat pelacakan 3D dipilih bagi mode
area-AF (0 104).
a5 Area pengamatan pelacakan 3D
(default pada Normal)
Lebar
Memilih area yang dipantau dengan
menekan setengah tombol pelepas
Normal
rana saat pelacakan 3D dipilih bagi
mode area-AF (0 104).
a6 Jumlah titik fokus
(default pada 55 titik)
55 titik
Memilih jumlah titik fokus tersedia bagi
pemilihan titik fokus manual dalam
15 titik
jendela bidik.
a7 Simpan menurut orientasi
(default pada Mati)
Titik fokus
Memilih apakah jendela bidik
menyimpan mode titik fokus dan
Titik fokus dan mode area-AF
area-AF bagi orientasi vertikal dan
Mati
horisontal secara terpisah atau tidak.
a8 Aktivasi AF
(default pada Rana/AF-ON)
Rana/AF-ON
Memilih apakah kamera memfokus saat
tombol pelepas rana ditekan setengah
AF-ON saja
atau tidak. Apabila AF-ON saja dipilih,
kamera tidak akan memfokus saat
tombol pelepas rana ditekan setengah.
a9 Batasi pilihan mode area-AF
AF titik-tunggal
Memilih mode area-AF yang dapat
dipilih menggunakan tombol mode-AF
AF area-dinamis (25 titik)
dan kenop sub-perintah di fotografi
AF area-dinamis (72 titik)
jendela bidik (0 103).
AF area-dinamis (153 titik)
Pelacakan 3D
AF area-grup
AF area-otomatis
293
a10 Batasan mode fokus oto.
AF-S
AF-C
Tanpa batasan
a11 Titik fokus saling tumpang
Tumpang
Tidak tumpang
a12 Opsi titik fokus
Mode fokus manual
Bantuan AF area-dinamis
Tampilan AF area-grup
Iluminasi titik fokus
a13 Cincin fokus manual di mode AF
Aktifkan
Nonaktifkan
b Pengukuran/pencahayaan
b1 Nilai lngkh sensitivitas ISO
1/3 langkah
1/2 langkah
1 langkah
b2 Lngkh EV utk kntrl p'chyn
1/3 langkah
1/2 langkah
1 langkah
b3 Nil. lkh p'chy/komp. lmp klt
1/3 langkah
1/2 langkah
1 langkah
294
(default pada Tanpa batasan)
Memilih mode fokus otomatis tersedia
di fotografi jendela bidik (0 101).
(default pada Tidak tumpang)
Memilih apakah pemilihan titik fokus
jendela bidik “saling tumpang” adalah
dari satu tepi layar ke tepi lainnya.
Menyetel pengaturan bagi tampilan
titik fokus di jendela bidik.
(default pada Aktifkan)
Opsi ini tersedia pada lensa kompatibel.
Pilih Nonaktifkan untuk
menonaktifkan fokus menggunakan
cincin fokus di mode fokus otomatis.
(default pada 1/3 langkah)
Memilih peningkatan yang digunakan
saat membuat penyesuaian ke
sensitivitas ISO.
(default pada 1/3 langkah)
Memilih peningkatan yang digunakan
saat membuat penyesuaian ke
kecepatan rana, bukaan, dan
bracketing.
(default pada 1/3 langkah)
Memilih peningkatan yang digunakan
saat menyetel kompensasi
pencahayaan dan lampu kilat.
b4 Komp. pencahayaan mudah
Hidup (Reset otomatis)
Hidup
Mati
b5 Pengukuran matriks
Deteksi wajah hidup
Deteksi wajah mati
b6 Area rasio pusat
 6 mm
 8 mm
 10 mm
 13 mm
Rata-rata
b7 P'cahayaan opt. p'halusan
Pengukuran matriks
Pengukuran rasio pusat
Pengukuran titik
Pengukuran rasio sorotan
(default pada Mati)
Memilih apakah kompensasi
pencahayaan dapat disetel hanya
dengan memutar kenop perintah atau
tidak, tanpa menekan tombol E.
(default pada Deteksi wajah hidup)
Pilih Deteksi wajah hidup untuk
mengaktifkan deteksi wajah saat
memotret potret dengan pengukuran
matriks selama fotografi jendela bidik
(0 128).
(default pada  8 mm)
Memilih ukuran dari area yang diberi
bobot terbesar saat pengukuran rasio
pusat digunakan di fotografi jendela
bidik. Apabila lensa non-CPU dipasang,
ukuran dari area ditetapkan pada 8 mm.
Menghaluskan pencahayaan bagi
masing-masing metode pengukuran.
Nilai lebih tinggi menghasilkan
pencahayaan lebih terang, nilai lebih
rendah menggelapkan pencahayaan.
295
c Pewaktu/kunci AE
c1 Tombol pelepas rana AE-L
Hidup (tekan separuh)
Hidup (mode terus-menerus)
Mati
c2 Pewaktu siaga
4d
6d
10 d
30 d
1 menit
5 menit
10 menit
30 menit
Tanpa batas
c3 Pewaktu otomatis
Penundaan pewaktu oto.
Jumlah bidikan
Interval di antara bidikan
c4 Penundaan monitor mati
Playback
Menu
Tampilan informasi
Tinjauan gambar
Tinjauan langsung
296
(default pada Mati)
Memilih apakah pencahayaan
mengunci atau tidak saat tombol
pelepas rana ditekan.
(default pada 6 d)
Memilih berapa lama kamera terus
mengukur pencahayaan saat tiada
pengoperasian dilakukan (0 39).
Memilih jangka waktu penundaan
pelepas rana, jumlah bidikan diambil,
dan jeda antar potret di mode pewaktu
otomatis.
Memilih berapa lama monitor tetap
hidup saat tiada pengoperasian
dilangsungkan.
d Pemotretan/tampilan
d1 Kec. pemotretan mode CL
9 fps
8 fps
7 fps
6 fps
5 fps
4 fps
3 fps
2 fps
1 fps
d2 Lepas berkelanjutan maks.
1–200
(default pada 5 fps)
Memilih kecepatan laju frame bagi
mode CL (kecepatan rendah
berkelanjutan).
(default pada 200)
Memilih jumlah bidikan maksimum
yang dapat diambil dalam burst
tunggal di mode lepas berkelanjutan.
d3 Tampilan ISO
(default pada Tampilkan jumlah bingkai)
Tampilkan sensitivitas ISO
Memilih apakah sensitivitas ISO
ditampilkan di panel kontrol dan
Tampilkan jumlah bingkai
jendela bidik atau tidak sebagai ganti
dari jumlah sisa bidikan.
d4 Opsi mode pelepas yg disinkron.
(default pada Sinkronisasi)
Sinkronisasi
Memilih apakah pelepas rana pada
kamera jarak jauh mensinkronisasi
Tanpa sinkronisasi
dengan pelepas rana pada kamera
master atau tidak.
d5 Mode tunda pencahayaan
(default pada Mati)
3d
Dalam situasi di mana pergerakan
kamera sedikit saja dapat mengaburkan
2d
gambar, pilih 1 d, 2 d, atau 3 d untuk
1d
menunda pelepas rana hingga sekitar
Mati
satu, dua, atau tiga detik setelah cermin
dinaikkan.
297
d6 Rana front-curtain elekt.
Aktifkan
Nonaktifkan
d7 Urutan nomor file
Hidup
Mati
Reset
d8 Tampilan kisi jendela bidik
Hidup
Mati
d9 Sinar LCD
Hidup
Mati
d10 VR Optikal
Hidup
Mati
(default pada Nonaktifkan)
Mengaktifkan atau menonaktifkan rana
front-curtain elektronik di mode MUP,
yang menghilangkan kabur disebabkan
oleh gerakan rana.
(default pada Hidup)
Memilih bagaimana kamera
menentukan nomor file.
(default pada Mati)
Memilih apakah menampilkan kisi
pembingkaian di jendela bidik atau
tidak.
(default pada Mati)
Memilih apakah panel kontrol dan
cahaya latar tombol disinari atau tidak
selama pewaktu siaga aktif.
(default pada Hidup)
Menghidupkan atau mematikan kontrol
getaran. Item ini tersedia hanya dengan
lensa yang mendukungnya.
A Rana Front-Curtain Elektronik
Lensa tipe G, E, atau D disarankan; pilih Nonaktifkan jika Anda
mengamati garis atau kabut saat memotret dengan lensa lainnya.
Kecepatan rana tercepat dan sensitivitas ISO maksimal tersedia
dengan rana front-curtain elektronik adalah 1/2000 d dan ISO 51200,
berturut-turut.
298
e Bracketing/lampu kilat
e1 Kecepatan sinkr. lampu kilat
1/250 d (FP Otomatis)
1/250 d
1/200 d
1/160 d
1/125 d
1/100 d
1/80 d
1/60 d
(default pada 1/250 d)
Memilih kecepatan sinkronisasi lampu
kilat.
A Menetapkan Kecepatan Rana pada Batas Kecepatan Sinkr. Lampu Kilat
Untuk menetapkan kecepatan rana pada batas kecepatan sinkronisasi
di mode prioritas rana otomatis atau pencahayaan manual, pilih
kecepatan rana berikutnya setelah kecepatan rana terendah yang
dimungkinkan (30 d atau %). Sebuah X (indikator sinkr lampu kilat)
akan ditampilkan di jendela bidik dan panel kontrol.
A Sinkronisasi Kecepatan Tinggi FP Otomatis
Sinkronisasi kecepatan tinggi FP otomatis mengijinkan lampu kilat
untuk digunakan pada kecepatan rana tertinggi yang didukung oleh
kamera, memungkinkannya memilih bukaan diafragma maksimal
untuk pengurangan kedalaman bidang bahkan saat subjek diterangi
dari belakang dalam terangnya sinar surya. Indikator mode lampu
kilat tampilan informasi menampilkan “FP” saat sinkronisasi
kecepatan tinggi FP otomatis aktif.
299
e2 Kecepatan rana lampu kilat
1/60 d
1/30 d
1/15 d
1/8 d
1/4 d
1/2 d
1d
2d
4d
8d
15 d
30 d
e3 Komp. p'chyn utk lmp kilat
Seluruh bingkai
Hanya latar belakang
e4 Kontrol sensitivitas ISO M oto.
Subjek dan latar belakang
Hanya subjek
e5 Lampu kilat pemodelan
Hidup
Mati
300
(default pada 1/60 d)
Memilih kecepatan rana paling lambat
tersedia saat lampu kilat digunakan di
mode P dan A.
(default pada Seluruh bingkai)
Memilih bagaimana kamera
menyesuaikan tingkatan lampu kilat
saat kompensasi pencahayaan
digunakan.
(default pada Subjek dan latar belakang)
Memilih apakah kontrol sensitivitas ISO
otomatis bagi fotografi lampu kilat
disetel agar memaparkan baik subjek
maupun latar dengan tepat atau hanya
subjek utama saja.
(default pada Hidup)
Memilih apakah unit lampu kilat
kompatibel-CLS opsional (0 328)
memancarkan lampu kilat pemodelan
saat tombol Pv kamera ditekan selama
fotografi jendela bidik.
e6 Bracketing oto. (mode M)
Lampu kilat/kecepatan
Lampu kilat/kecptan/apertur
Lampu kilat/apertur
Lampu kilat saja
e7 Urutan bracketing
MTR > di bawah > di atas
Di bawah > MTR > di atas
f Kontrol
f1 Penentuan kontrol kustom
Tombol pratinjau
Tombol pratinjau + y
Tombol Fn1
Tombol Fn1 + y
Tombol Fn2
Tombol AF-ON
Sub-selektor
Bagian tengah sub-selektor
Bagian tengah sub-selektor + y
Tombol BKT + y
Tombol perekaman film + y
Tombol fungsi fokus lensa
f2 Tombol tngh selektor-multi
Mode pemotretan
Mode playback
Tinjauan langsung
(default pada Lampu kilat/kecepatan)
Memilih pengaturan yang terpengaruh
saat bracketing pencahayaan/lampu
kilat diaktifkan di mode pencahayaan M.
(default pada MTR > di bawah > di atas)
Memilih urutan bracketing bagi
pencahayaan, lampu kilat, dan
bracketing keseimbangan putih.
Memilih peran yang ditentukan ke
kontrol kamera, baik sendiri atau
digabungkan dengan kenop perintah.
Memilih peran dari bagian tengah
selektor-multi.
301
f3 Kec. rana & kunci apert.
Kunci kecepatan rana
Kunci apertur
f4 Sesuaikan kenop perintah
Rotasi terbalik
Ubah utama/sub
Pengaturan apertur
Menu dan playback
Knp sub-perintah lompat bingkai
f5 Selektor-multi
Aktifkan ulang pewaktu siaga
Jangan lakukan apa pun
f6 Lpskn tbl utk gnkn kenop
Ya
Tidak
302
Mengunci kecepatan rana pada nilai
terpilih sekarang di mode S atau M, atau
apertur pada nilai terpilih sekarang di
mode A atau M.
Memilih peran dari kenop utama dan
sub-perintah.
(default pada Jangan lakukan apa pun)
Memilih apakah penggunaan selektormulti mengaktifkan pewaktu siaga atau
tidak (0 39).
(default pada Tidak)
Pemilihan Ya mengijinkan penyetelan
yang biasanya dilakukan dengan
menahan sebuah tombol dan
pemutaran kenop perintah dapat
dilakukan dengan memutar kenop
perintah setelah tombolnya dilepaskan.
Pengaturan berakhir saat tombolnya
ditekan kembali, tombol pelepas rana
ditekan setengah, atau pewaktu siaga
berakhir.
f7 Indikator balik
f8 Opsi tombol tinj. langsung
Aktifkan
Aktifkan (pewaktu siaga aktif)
Nonaktifkan
f9 Switch D
Cahaya latar LCD (D)
D dan tampilan informasi
f10 Atur tombol MB-D17
Tombol Fn
Tombol Fn + y
Tombol AF-ON
Selektor-multi
g Film
g1 Penentuan kontrol kustom
Tombol pratinjau
Tombol pratinjau + y
Tombol Fn1
Tombol Fn1 + y
Tombol Fn2
Bagian tengah sub-selektor
Bagian tengah sub-selektor + y
Tombol pelepas rana
(default pada
)
Apabila
(W) dipilih,
indikator pencahayaan di panel kontrol,
jendela bidik, dan tampilan informasi
ditampilkan dengan nilai negatif di sisi
kiri dan nilai positif di sisi kanan. Pilih
(V) untuk
menampilkan nilai positif di sisi kiri dan
nilai negatif di sisi kanan.
(default pada Aktifkan)
Tombol a dapat dinonaktifkan untuk
mencegah tinjauan langsung dimulai
tak sengaja.
(default pada Cahaya latar LCD (D))
Memilih tampilan yang disinari oleh
pemutaran switch daya ke D.
Memilih fungsi yang ditentukan ke
kontrol pada paket baterai multi-daya
(Multi-Power Battery Pack) MB-D17
opsional.
Memilih peran yang ditentukan ke
kontrol kamera, baik sendiri ataupun
digabungkan dengan kenop perintah,
saat selektor tinjauan langsung diputar
ke 1 di tinjauan langsung. Catat bahwa
jika Rekam film dipilih bagi Tombol
pelepas rana, tombol pelepas rana
tidak dapat digunakan bagi
pengoperasian apapun selain dari
perekaman film.
303
B Menu Persiapan: Persiapan Kamera
Format kartu memori
Slot kartu XQD
Slot kartu SD
Untuk memulai pemformatan, pilih slot
kartu memori dan pilih Ya. Catat bahwa
pemformatan akan menghapus
selamanya seluruh gambar dan data
lainnya pada kartu di slot terpilih.
Sebelum memformat, pastikan untuk
membuat salinan yang diperlukan.
Bahasa (Language)
Memilih bahasa bagi menu dan pesan
kamera.
Zona waktu dan tanggal
Zona waktu
Tanggal dan waktu
Sinkron dengan perangkat pintar
Format tanggal
Daylight saving time
Kecerahan monitor
Menu/playback
Tinjauan langsung
Ubah zona waktu, atur jam kamera,
sinkronkan jam dengan jam pada
perangkat pintar, pilih urutan tampilan
tanggal, dan hidupkan atau matikan
daylight saving time.
Menyetel kecerahan dari tampilan
menu, playback dan tinjauan langsung.
A Memformat Kartu Memori
Jangan mematikan kamera atau mengeluarkan baterai atau kartu
memori selama memformat.
Sebagai tambahan ke opsi Format kartu memori di menu persiapan,
kartu memori dapat diformat menggunakan tombol S (Q) dan
O (Q): tekan kedua tombol bersamaan hingga indikator
pemformatan ditampilkan dan lalu tekan tombolnya lagi untuk
memformat kartu. Apabila dua kartu memori dimasukkan saat
tombolnya ditekan pertama kali, kartu yang diformat akan
ditunjukkan oleh ikon yang berkilat. Putar kenop perintah utama
untuk memilih slot yang lain.
304
Keseimbangan warna monitor
Menyetel keseimbangan warna
monitor.
Horizon virtual
Tampilan informasi
Otomatis
Manual
Penghalusan AF
P'halusan AF (Hidup/Mati)
Nilai tersimpan
Default
Cantumkan nilai tersimpan
Data lensa non-CPU
Nomor lensa
Panjang fokal (mm)
Apertur maksimum
Bersihkan sensor gambar
Bersihkan sekarang
Brshkn saat start/shutdown
Kunci cermin utk dibersihkan
Meninjau horizon virtual berdasarkan
informasi dari sensor kemiringan
kamera.
(default pada Otomatis)
Menyetel tampilan informasi bagi
kondisi peninjauan yang berbeda.
Perhalus fokus bagi tipe lensa berbeda;
untuk informasi tentang penghalusan
AF otomatis, simak halaman 310.
Penghalusan AF tidak disarankan dalam
kebanyakan situasi dan dapat
mengganggu fokus normal; gunakan
hanya saat diperlukan.
Merekam panjang fokal dan bukaan
diafragma maksimal dari lensa nonCPU, mengijinkan mereka untuk
digunakan dengan fungsi yang
biasanya hanya ada pada lensa CPU
(0 251).
Getarkan sensor gambar untuk
menghilangkan debu (0 338).
Kunci cermin ke atas agar debu dapat
dihilangkan dari sensor gambar dengan
blower (0 341). Tidak tersedia saat
baterai lemah (J atau lebih rendah)
atau saat kamera dihubungkan ke
perangkat pintar melalui Bluetooth atau
ke jaringan nirkabel atau Eternet.
305
Foto ref. P'hpsan Debu Gambar
Mulai
Bersihkan sensor, lalu mulai
Komentar gambar
Lampirkan komentar
Input komentar
Informasi hak cipta
Lampirkan info hak cipta
Artis
Hak cipta
IPTC
Edit/simpan
Hapus
Tanam oto. slm pemotretan
Muat/simpan
Bip
Volume
Pitch
Kontrol sentuh
Aktifkan/nonaktifkan ktrl snth
Jentikan playback bingkai-penuh
HDMI
Resolusi output
Canggih
306
Memperoleh data rujukan bagi opsi
Penghapusan Debu Gambar di
Capture NX-D (0 v).
Menambahkan komentar ke foto baru
seraya diambil. Komentar dapat ditinjau
sebagai metadata di ViewNX-i atau
Capture NX-D (0 v).
Menambahkan informasi hak cipta ke
foto baru seiring pengambilan.
Informasi hak cipta dapat ditinjau
sebagai metadata di ViewNX-i atau
Capture NX-D (0 v).
Mencipta atau mengubah IPTC prasetel dan memilih apakah
menanamkannya di foto baru atau
tidak.
Memilih pitch dan volume dari bip.
Menyetel pengaturan kontrol sentuh
(0 11).
Menyetel pengaturan bagi sambungan
ke perangkat HDMI.
Data lokasi
Download dari perangkat pintar
Posisi
Opsi perangkat GPS eksternal
Opsi jarak jauh nirkabel (WR)
Lampu LED
Mode hubungan
Atur Fn kntrl jrk jauh (WR)
Pratinjau
Kunci FV
Kunci AE/AF
Hanya kunci AE
Kunci AE (Reset saat dilepas)
Hanya kunci AF
AF-ON
MNonaktifkan/aktifkan
+ NEF (RAW)
Tinjauan langsung
Tidak ada
Mode pesawat
Aktifkan
Nonaktifkan
Menyetel pengaturan data lokasi
(0 253).
Menyetel pengaturan lampu LED dan
mode hubungan bagi kontroler jarak
jauh nirkabel opsional.
(default pada Tidak ada)
Memilih peran dari tombol Fn pada
kontroler jarak jauh nirkabel opsional.
(default pada Nonaktifkan)
Aktifkan mode pesawat untuk
menonaktifkan fitur nirkabel dari kartu
Eye-Fi dan Bluetooth dan sambungan
Wi-Fi ke perangkat pintar. Sambungan
ke perangkat lain menggunakan
transmiter nirkabel (Wireless
Transmitter) hanya dapat dinonaktifkan
dengan melepas pemancar dari
kamera.
307
Sambung ke perangkat pintar
Mulai
Perlindungan sandi
Kirim ke perangkat pintar (otom.)
Hidup
Mati
Wi-Fi
Pengaturan jaringan
Pengaturan sekarang
Reset pengaturan sambungan
Bluetooth
Sambungan jaringan
Perangkat yang dipasangkan
Kirim saat mati
Jaringan
Pilih perangkat keras
Pengaturan jaringan
Opsi
Upload Eye-Fi
Aktifkan
Nonaktifkan
308
Untuk tersambung ke perangkat pintar,
pilih Mulai dan ikuti panduan pada
layar. Perlindungan sandi mengontrol
apakah sambungan Bluetooth
terlindungi sandi atau tidak.
(default pada Mati)
Pilih Hidup untuk upload foto ke
perangkat pintar seiring pengambilan.
Menyetel pengaturan Wi-Fi (LAN
nirkabel) bagi sambungan ke perangkat
pintar.
Menyetel pengaturan bagi sambungan
Bluetooth ke perangkat pintar.
Menyetel pengaturan ftp dan jaringan
bagi Eternet dan LAN nirkabel
menggunakan WT-7. Opsi ini tersedia
hanya saat WT-7 dipasang.
(default pada Aktifkan)
Upload gambar ke tujuan terpilih
sebelumnya. Opsi ini ditampilkan hanya
saat kartu Eye-Fi yang didukung
dimasukkan.
Tanda kesesuaian
Jenis baterai MB-D17
LR6 (AA alkalin)
HR6 (AA Ni-MH)
FR6 (AA lithium)
Urutan baterai
Pakai dulu baterai MB-D17
Pakai dulu baterai kamera
Meninjau pilihan dari standar yang
dipatuhi oleh kamera.
(default pada LR6 (AA alkalin))
Guna memastikan bahwa kamera
berfungsi sesuai harapan saat paket
baterai multi-daya (Multi-Power Battery
Pack) MB-D17 opsional digunakan
dengan baterai AA, cocokkan opsi
terpilih di menu ini ke jenis baterai yang
dimasukkan dalam paket baterai. Tidak
perlu menyetel opsi ini saat
menggunakan baterai EN-EL15b/
EN-EL15a/EN-EL15 atau EN-EL18c/
EN-EL18b/EN-EL18a/EN-EL18 opsional.
(default pada Pakai dulu baterai MB-D17)
Memilih apakah baterai dalam kamera
atau baterai dalam paket baterai yang
digunakan dulu atau tidak saat paket
baterai multi-daya (Multi-Power Battery
Pack) MB-D17 opsional dipasang.
Info baterai
Kunci pelepas bl slot kosong
Pelepas dikunci
Aktifkan pelepas
Simpan/muatkan pengaturan
Simpan pengaturan
Muatkan pengaturan
Meninjau informasi pada baterai yang
sekarang dimasukkan di kamera.
(default pada Aktifkan pelepas)
Memilih apakah rana dapat dilepas atau
tidak saat tiada kartu memori
dimasukkan.
Menyimpan pengaturan kamera ke atau
memuatkan pengaturan kamera dari
kartu memori. File pengaturan dapat
dibagi dengan kamera D500 lainnya.
309
Reset semua pengaturan
Reset
Jangan reset
Mereset semua pengaturan terpisah
dari opsi terpilih bagi Bahasa
(Language) dan Zona waktu dan
tanggal di menu persiapan.
Versi firmware
Meninjau versi firmware kamera sekarang.
D Reset Semua Pengaturan
Informasi hak cipta, IPTC pra-setel, dan entri dari pengguna lainnya
juga direset. Kami sarankan agar Anda menyimpan pengaturan
menggunakan opsi Simpan/muatkan pengaturan di menu
persiapan sebelum melakukan reset.
❚❚ Penghalusan AF Otomatis
Penghalusan AF otomatis dilakukan sesuai penjelasan di bawah.
1 Persiapkan kamera.
Dudukkan kamera pada tripod dan arahkan kamera pada
subyek datar, berkontras-tinggi sejajar dengan bidang fokal
kamera. Catat bahwa penghalusan AF otomatis bekerja
paling baik pada bukaan maksimal dan dapat tidak berfungsi
dalam lingkungan yang gelap.
310
2 Mulai tinjauan langsung.
Putar selektor tinjauan langsung ke
C dan tekan tombol a.
3 Setel pengaturan fokus.
Putar selektor mode fokus ke AF dan
gunakan tombol mode AF dan kenop
perintah untuk memilih berikut ini:
• Mode fokus otomatis: AF-S
• Mode area-AF: 5 (lebar) atau 6
(normal)
4 Pilih titik fokus tengah.
Tekan bagian tengah selektor-multi
untuk memilih titik fokus tengah.
5 Fokus.
Tekan setengah tombol pelepas rana untuk memfokus, lalu
zoom memperbesar pada tinjauan melalui lensa guna
memastikan bahwa subyek terfokus.
311
6 Lakukan penghalusan AF otomatis.
Tekan mode AF dan tombol
perekaman film secara bersamaan
dan tetap ditekan hingga dialog
ditunjukkan di Langkah 7 ditampilkan
(ini semestinya perlu waktu dua
detik).
Tombol mode-AF
Tombol perekaman film
7 Simpan nilai baru ini.
Sorot Ya dan tekan J untuk
menambahkan nilai penghalusan AF
bagi lensa sekarang ke daftar nilai
tersimpan (lensa CPU saja). Catat
bahwa hanya satu nilai yang dapat
disimpan bagi setiap tipe lensa.
8 Aktifkan penghalusan AF.
Di menu persiapan kamera, pilih
Penghalusan AF > P'halusan AF
(Hidup/Mati), lalu sorot Hidup dan
tekan J.
312
N Menu Ubah: Mencipta Salinan Ubah
Pemrosesan NEF (RAW)
Mencipta salinan JPEG dari foto NEF
(RAW) (0 316).
Pangkas
Mencipta salinan yang dipotong dari
foto terpilih (0 318).
Ubah ukuran
Pilih gambar
Pilih tujuan
Pilih ukuran
D-Lighting
Mencipta salinan kecil dari foto terpilih.
Mencerahkan bayangan. Pilih bagi foto
gelap atau diterangi dari belakang.
Koreksi mata merah
Mengoreksi “mata merah” dalam foto
yang diambil dengan lampu kilat.
Pelurusan
Mencipta salinan pelurusan. Salinan
dapat diluruskan oleh hingga 5° dengan
peningkatan sekitar 0,25°.
Kontrol distorsi
Otomatis
Manual
Mencipta salinan dengan pengurangan
distorsi periferal. Gunakan untuk
mengurangi distorsi tahang dalam foto
yang diambil dengan lensa sudut lebar
atau distorsi lengkung dalam foto
diambil dengan lensa telefoto. Pilih
Otomatis untuk membiarkan kamera
mengoreksi distorsi secara otomatis.
313
Kontrol perspektif
Mencipta salinan yang mengurangi
efek perspektif yang diambil dari dasar
dari objek tinggi.
Efek filter
Langit cerah
Filter nuansa hangat
Monokrom
Hitam-putih
Sepia
Jenis Cyano
Penumpangan gambar
Mencipta efek dari filter berikut ini:
• Langit cerah: Efek filter langit yang cerah
• Filter nuansa hangat: Efek filter nuansa
yang hangat
Menyalin foto dalam Hitam-putih,
Sepia, atau Jenis Cyano (biru dan
monokrom putih).
Penumpangan gambar menggabung
dua foto NEF (RAW) yang ada untuk
mencipta sebuah gambar tunggal yang
disimpan terpisah dari aslinya (0 319).
Penumpangan gambar hanya dapat
dipilih dengan menekan G dan
memilih tab N.
Edit film
Pilih titik mulai/akhir
Simpan bingkai terpilih
Pangkas footage untuk membuat
salinan dari film teredit atau simpan
frame terpilih sebagai gambar diam
JPEG (0 82).
Perbandingan bersisian
Bandingkan salinan ubah dengan foto
aslinya. Perbandingan bersisian
tersedia hanya jika menu ubah
ditampilkan dengan menekan 2 sambil
menekan dan menahan tombol J atau
menekan i dan memilih Ubah di
playback bingkai penuh saat gambar
ubahan atau aslinya ditampilkan.
314
O Menu Saya/m Pengaturan Terbaru
Tambah item
MENU PLAYBACK
MENU PEMOTRETAN FOTO
MENU PEREKAMAN FILM
MENU PENGATURAN KUSTOM
MENU PERSIAPAN
MENU UBAH
Hapus item
Mencipta menu kustom hingga 20 item
yang terpilih dari playback, pemotretan
foto, perekaman film, Pengaturan
Kustom, persiapan, dan menu ubah.
Menghapus item dari Menu Saya.
Peringkatkan item
Pilih tab
MENU SAYA
PENGATURAN TERBARU
Peringkatkan item di Menu Saya.
(default pada MENU SAYA)
Memilih menu yang ditampilkan di tab
“Menu Saya/Pengaturan Terbaru”. Pilih
PENGATURAN TERBARU guna
menampilkan menu yang
mencantumkan 20 pengaturan terbaru
digunakan.
315
Opsi Menu Ubah
Pemrosesan NEF (RAW)
Mencipta salinan JPEG dari foto NEF (RAW).
1 Memilih Pemrosesan NEF (RAW).
Sorot Pemrosesan NEF (RAW) di
menu ubah dan tekan 2 untuk
menampilkan dialog pemilihan
gambar yang mencantumkan hanya
gambar NEF (RAW) tercipta dengan
kamera ini.
2 Memilih foto.
Gunakan selektor-multi untuk
menyorot foto (untuk meninjau foto
tersorot sepenuh layar, tekan dan
tahan tombol X). Tekan J untuk
memilih foto tersorot dan lanjutkan
ke langkah selanjutnya.
316
3 Memilih pengaturan bagi salinan JPEG.
Setel pengaturan tercantum di bawah ini. Catat bahwa
keseimbangan putih dan vignette control tidak tersedia pada
pencahayaan-multi atau gambar tercipta dengan
penumpangan gambar dan bahwa kompensasi
pencahayaan hanya dapat diatur ke nilai antara –2 dan +2 EV.
Kualitas gambar (0 91)
Ukuran gambar (0 94)
Keseimbangan putih (0 159)
Kompensasi pencahayaan (0 143)
Atur Picture Control (0 180)
RN ISO Tinggi (0 286)
Spasi warna (0 286)
Vignette control (0 286)
D-Lighting (0 313)
4 Menyalin foto.
Sorot EXE dan tekan J untuk
mencipta salinan JPEG dari foto
terpilih. Untuk keluar tanpa menyalin
foto, tekan tombol G.
317
Pangkas
Mencipta salinan yang dipotong dari foto terpilih. Foto terpilih
ditampilkan dengan potongan terpilih ditunjukkan dalam
warna kuning; cipta salinan potongan sesuai penjelasan dalam
tabel berikut ini.
Untuk
Gunakan
Penjelasan
Memperkecil ukuran
Tekan W (M) untuk memperkecil ukuran
W (M) pemotongan.
pemotongan
Tekan X untuk memperbesar ukuran
Memperbesar
X
pemotongan.
ukuran pemotongan
Putar kenop perintah utama untuk
memilih rasio aspek.
Merubah rasio aspek
pemotongan
Menempatkan
pemotongan
Gunakan selektor-multi untuk
menempatkan pemotongan. Tekan dan
tahan untuk memindah pemotongan
dengan cepat ke posisi yang diinginkan.
Mempratinjau
pemotongan
Tekan bagian tengah dari selektor-multi
untuk pratinjau gambar pemotongan.
Mencipta salinan
J
Menyimpan pemotongan sekarang
sebagai file terpisah.
A Pangkas: Kualitas dan Ukuran Gambar
Salinan tercipta dari foto NEF (RAW), NEF
(RAW) + JPEG, atau TIFF (RGB) memiliki kualitas
gambar (0 91) dari JPEG fine★; salinan
pemotongan tercipta dari foto JPEG memiliki
kualitas gambar sama seperti aslinya. Ukuran
dari salinan bervariasi menurut ukuran
pemotongan dan rasio aspek dan muncul
pada kiri atas di tampilan pemotongan.
A Meninjau Salinan Pemotongan
Zoom saat playback mungkin tidak tersedia saat salinan pemotongan
tidak ditampilkan.
318
Penumpangan Gambar
Penumpangan gambar menggabung dua foto NEF (RAW) yang
telah ada untuk mencipta satu gambar yang disimpan terpisah
dari aslinya; hasilnya, yang mana menggunakan data RAW dari
sensor gambar kamera, tampak jauh lebih baik dari foto yang
digabung dengan aplikasi pencitraan. Gambar baru disimpan
pada pengaturan kualitas dan ukuran gambar sekarang;
sebelum mencipta penumpangan, aturlah kualitas dan ukuran
gambar (0 91, 94; semua opsi tersedia). Untuk mencipta salinan
NEF (RAW), pilih kualitas gambar NEF (RAW) dan ukuran gambar
Besar (penumpangan akan disimpan sebagai gambar NEF/RAW
besar bahkan jika Kecil atau Sedang dipilih).
+
1 Pilih Penumpangan gambar.
Sorot Penumpangan gambar di
menu ubah dan tekan 2. Dialog
ditunjukkan di sisi kanan akan
ditampilkan, dengan Gbr 1 tersorot;
tekan J guna menampilkan dialog
pemilihan gambar yang hanya
mencantumkan gambar NEF (RAW) tercipta dengan kamera
ini (gambar NEF/RAW kecil dan sedang tidak dapat dipilih).
319
2 Pilih gambar pertama.
Gunakan selektor-multi untuk
menyorot foto pertama dalam
penumpangan. Untuk meninjau foto
tersorot sepenuh layar, tekan dan
tahan tombol X. Untuk meninjau
gambar di lokasi lainnya, tekan W (M)
dan pilih kartu dan folder diinginkan seperti dijelaskan di
halaman 256. Tekan J untuk memilih foto tersorot dan
kembali ke tampilan pratinjau.
3 Pilih gambar kedua.
Gambar terpilih akan muncul sebagai Gbr 1. Sorot Gbr 2 dan
tekan J, lalu pilih foto kedua seperti dijelaskan dalam
Langkah 2.
4 Setel pemerolehan.
Sorot Gbr 1 atau Gbr 2 dan
optimalkan pencahayaan bagi
penumpangan dengan menekan 1
atau 3 untuk memilih pemerolehan
dari nilai antara 0,1 dan 2,0. Ulangi
bagi gambar kedua. Nilai default
adalah 1,0; pilih 0,5 untuk memotong setengah pemerolehan
atau 2,0 untuk menggandakannya. Efek pemerolehan
tampak dalam kolom Pratinj.
320
5 Pratinjau penumpangan.
Untuk meninjau komposisi seperti
ditunjukkan di sisi kanan, tekan 4
atau 2 untuk menempatkan kursor di
kolom Pratinj., lalu tekan 1 atau 3
untuk menyorot Pnmpgn dan tekan
J (catat bahwa warna dan kecerahan
dalam pratinjau dapat berbeda dari gambar akhir). Untuk
menyimpan penumpangan tanpa menampilkan pratinjau,
pilih Simpan. Untuk kembali ke Langkah 4 dan memilih foto
baru atau menyetel pemerolehan, tekan W (M).
6 Simpan penumpangan.
Tekan J sementara pratinjau
ditampilkan untuk menyimpan
penumpangan. Setelah
penumpangan tercipta, gambar hasil
akan ditampilkan sepenuh layar di
monitor.
D Penumpangan Gambar
Hanya foto NEF (RAW) besar dengan area gambar dan kedalaman
bidang sama yang dapat digabungkan.
Penumpangan memiliki info foto yang sama (termasuk tanggal
perekaman, pengukuran, kecepatan rana, bukaan, mode
pencahayaan, kompensasi pencahayaan, panjang fokal, dan orientasi
gambar) dan dengan nilai bagi keseimbangan putih dan Picture
Control seperti foto terpilih bagi Gbr 1. Komentar gambar sekarang
ditanamkan ke penumpangan saat disimpan; informasi hak cipta,
meskipun begitu, tidak disalin. Penumpangan disimpan dalam format
NEF (RAW) menggunakan kompresi terpilih bagi Kompresi NEF
(RAW) di menu Perekaman NEF (RAW) dan memiliki kedalaman
bidang sama seperti gambar aslinya.
321
Catatan Teknis
Bacalah bab ini untuk informasi mengenai aksesori kompatibel,
pembersihan dan penyimpanan kamera, dan apa yang perlu
dilakukan jika pesan kesalahan ditampilkan atau Anda menemui
masalah penggunaan kamera.
Lensa Kompatibel
Pengaturan kamera
Lensa CPU 6
Lensa/aksesori
AF NIKKOR tipe G, E,
atau D 7
AF-S, AF-P, AF-I
NIKKOR
Seri PC-E NIKKOR
PC Micro 85mm
f/2.8D 10
Konverter Tele AF-S /
AF-I 12
AF NIKKOR lainnya
(kecuali lensa bagi
F3AF)
AI-P NIKKOR
322
Mode fokus
Mode
pencahayaan
Sistem pengukuran
L2
AF
M (dengan
jendela
jangkauan
elektronik) 1
P
S
A
M
3D Warna
M3 t5
N4
✔
✔
✔
✔
✔
—
✔8
✔
—
✔9
✔9
✔9 ✔9
—
✔ 8, 9
✔
—
✔
9
—
✔
✔
—
✔
✔
✔
✔
✔
✔
✔
—
✔8
✔
✔ 13
✔ 13
✔
✔
—
✔
✔8
—
—
✔ 14
✔
✔
—
✔
✔8
—
11
8, 9
Pengaturan kamera
Lensa non-CPU 15
Lensa/aksesori
Lensa-AI, modifikasiAI NIKKOR atau Nikon
Seri E 16
Medical-NIKKOR
120mm f/4
Reflex-NIKKOR
PC-NIKKOR
Konverter Tele tipe-AI 22
Perangkat Tambahan
Pengatur Fokus
Bellows PB-6 24
Cincin perpanjangan
otomatis (Seri-PK 11A,
12, atau 13; PN-11)
Mode fokus
Mode
pencahayaan
Sistem pengukuran
L2
AF
M (dengan
jendela
jangkauan
elektronik) 1
P
S
—
✔ 14
—
✔ 17 —
✔ 18
✔ 19
—
—
✔
—
✔ 20 —
—
—
—
—
—
—
—
✔9
✔ 23
—
—
—
✔ 17 —
✔ 21 —
✔ 17 —
—
—
✔ 18
✔ 19
✔
✔ 19
—
—
—
—
✔ 23
—
✔ 25 —
—
✔
—
—
✔ 23
—
✔ 17 —
—
✔
—
A
M
3D Warna
M3 t5
N4
1 Fokus manual tersedia pada semua lensa.
2 Matriks.
3 Rasio pusat.
4 Titik.
5 Rasio sorotan.
6 Lensa IX-NIKKOR tidak dapat digunakan.
7 Pengurang Guncangan (VR) didukung oleh lensa VR.
8 Pengukuran titik mengukur titik fokus terpilih (0 128).
9 Tidak dapat digunakan pada penggeseran atau pemiringan.
10 Pengukur pencahayaan kamera dan sistem kendali lampu kilat tidak berfungsi dengan baik
saat lensa digeser dan/atau dimiringkan, atau saat bukaan selain daripada bukaan diafragma
maksimal digunakan.
11 Mode pencahayaan manual saja.
12 Untuk informasi tentang titik fokus tersedia bagi fokus otomatis dan jendela jangkauan
elektronik, simak halaman 99.
323
13 Saat memfokus pada jarak fokus minimal dengan lensa AF 80–200mm f/2.8, AF 35–70mm
f/2.8, AF 28–85mm f/3.5–4.5 <Baru>, atau lensa AF 28–85mm f/3.5–4.5 pada zoom
maksimum, indikator fokus dicapai mungkin ditampilkan saat gambar pada layar matte di
jendela bidik tidak terfokus. Setel fokus secara manual hingga gambar di jendela bidik
terfokus.
14 Dengan bukaan diafragma maksimal f/5.6 atau lebih cepat.
15 Tidak dapat digunakan pada beberapa lensa (simak halaman 326).
16 Rentang dari putaran bagi dudukan tripod ED AI 80–200mm f/2.8 dibatasi oleh badan kamera.
Filter tidak dapat diganti selama AI 200–400mm f/4 ED dipasang pada kamera.
17 Apabila bukaan diafragma maksimal ditentukan menggunakan Data lensa non-CPU
(0 250), nilai bukaan akan ditampilkan di jendela bidik dan panel kontrol.
18 Dapat digunakan hanya jika panjang fokal dan bukaan diafragma maksimal lensa ditentukan
menggunakan Data lensa non-CPU (0 250). Gunakan pengukuran titik atau rasio
pusat jika hasil yang diinginkan tidak tercapai.
19 Demi presisi lebih baik, tentukan panjang fokal lensa dan bukaan diafragma maksimal
menggunakan Data lensa non-CPU (0 250).
20 Dapat digunakan di mode pencahayaan manual pada kecepatan rana lebih lambat dari
kecepatan sinkronisasi lampu kilat oleh satu langkah atau lebih.
21 Pencahayaan ditentukan oleh pra-pengaturan bukaan lensa. Di mode pencahayaan prioritas
bukaan diafragma otomatis, lakukan pra-setel bukaan menggunakan cincin apertur lensa
sebelum melakukan kunci AE dan perpindahan lensa. Di mode pencahayaan manual, lakukan
pra-setel bukaan menggunakan cincin apertur lensa dan tentukan pencahayaan sebelum
memindah lensa.
22 Kompensasi pencahayaan diperlukan saat menggunakan AI 28–85mm f/3.5–4.5, AI 35–105mm
f/3.5–4.5, AI 35–135mm f/3.5–4.5, atau AF-S 80–200mm f/2.8D.
23 Dengan bukaan diafragma efektif maksimal f/5.6 atau lebih cepat.
24 Memerlukan cincin perpanjangan otomatis PK-12 atau PK-13. PB-6D mungkin diperlukan
tergantung pada orientasi kamera.
25 Gunakan pra-setel bukaan. Di mode pencahayaan prioritas bukaan diafragma otomatis, atur
bukaan menggunakan perangkat tambahan pengatur fokus sebelum menentukan
pencahayaan dan mengambil foto.
• Reprocopy Outfit PF-4 memerlukan Kantung Kamera (Camera Holder) PA-4.
• Noise dalam bentuk garis-garis dapat muncul selama fokus otomatis pada sensitivitas ISO
tinggi. Gunakan fokus manual atau kunci fokus. Garis-garis dapat juga muncul pada sensitivitas
ISO tinggi saat bukaan disetel selama perekaman film atau fotografi tinjauan langsung.
324
A Mengenali Lensa CPU dan Lensa Tipe G, E, dan D
Lensa CPU (khususnya tipe G, E, dan D) disarankan, namun catat
bahwa lensa IX-NIKKOR tidak dapat digunakan. Lensa CPU dapat
dikenali melalui keberadaan kontak CPU, sedangkan lensa tipe G, E,
dan D melalui huruf pada lengkungan lensa. Lensa tipe G dan E tidak
dilengkapi dengan cincin apertur lensa.
Kontak CPU
Lensa CPU
Cincin bukaan
Lensa tipe G/E
Lensa tipe D
A Angka-f lensa
Angka-f yang diberikan pada nama lensa adalah bukaan diafragma
maksimal dari lensa.
A Lensa Non-CPU Kompatibel
Data lensa non-CPU (0 250) dapat digunakan untuk mengaktifkan
banyak fitur yang tersedia bersama lensa CPU, termasuk pengukuran
matriks warna; jika tiada data disediakan, pengukuran rasio pusat akan
digunakan sebagai ganti dari pengukuran matriks warna, sementara
jika bukaan diafragma maksimal tidak disediakan, tampilan bukaan
kamera akan menunjukkan jumlah perhentian dari bukaan diafragma
maksimal dan nilai bukaan sebenarnya harus dibaca dari cincin
apertur lensa.
325
D Lensa Non-CPU dan Aksesori Tidak Kompatibel
Berikut ini TIDAK dapat digunakan bersama D500:
• Konverter tele AF TC-16A
• Lensa AF bagi F3AF (AF 80mm f/2.8, AF
• Lensa non-AI
200mm f/3.5 ED, Konverter Tele AF TC-16)
• Lensa yang memerlukan unit pemfokusan • PC 28mm f/4
AU-1 (400mm f/4.5, 600mm f/5.6, 800mm
(nomor seri 180900 atau pendahulunya)
f/8, 1200mm f/11)
• PC 35mm f/2.8
• Fisheye (6mm f/5.6, 7,5mm f/5.6, 8mm f/8,
(nomor seri 851001–906200)
OP 10mm f/5.6)
• PC 35mm f/3.5 (tipe lama)
• 2,1 cm f/4
• Reflex 1000mm f/6.3 (tipe lama)
• Cincin Perpanjangan K2
• Reflex 1000mm f/11
• 180–600mm f/8 ED
(nomor seri 142361–143000)
(nomor seri 174041–174180)
• Reflex 2000mm f/11
• 360–1200mm f/11 ED
(nomor seri 200111–200310)
(nomor seri 174031–174127)
• 200–600mm f/9.5
(nomor seri 280001–300490)
A Lensa VR
Lensa tercantum di bawah ini tidak disarankan bagi pencahayaan
jangka panjang atau foto yang diambil pada sensitivitas ISO tinggi,
dikarenakan oleh desain dari sistem kontrol pengurang guncangan
(VR), foto yang dihasilkan dapat dicemari oleh kabut. Kami sarankan
agar mematikan pengurang guncangan saat menggunakan lensa VR
lainnya.
• AF-S VR Zoom-Nikkor 24–120mm
• AF-S NIKKOR 400mm f/2.8G ED VR
f/3.5–5.6G IF-ED
• AF-S NIKKOR 500mm f/4G ED VR
• AF-S VR Zoom-Nikkor 70–200mm f/2.8G
• AF-S DX VR Zoom-Nikkor 18–200mm
IF-ED
f/3.5–5.6G IF-ED
• AF-S VR Zoom-Nikkor 70–300mm
• AF-S DX NIKKOR 16–85mm f/3.5–5.6G ED
f/4.5–5.6G IF-ED
VR
• AF-S VR Nikkor 200mm f/2G IF-ED
• AF-S DX NIKKOR 18–200mm f/3.5–5.6G ED
• AF-S VR Nikkor 300mm f/2.8G IF-ED
VR II
• AF-S NIKKOR 16–35mm f/4G ED VR
• AF-S DX Micro NIKKOR 85mm f/3.5G ED VR
• AF-S NIKKOR 24–120mm f/4G ED VR
• AF-S DX NIKKOR 55–300mm f/4.5–5.6G ED
• AF-S NIKKOR 28–300mm f/3.5–5.6G ED VR
VR
326
A Menghitung Sudut Gambar
Ukuran dari area terpapar oleh kamera 35 mm adalah 36 × 24 mm.
Ukuran dari area terpapar oleh D500 saat DX (24×16) dipilih bagi Pilih
area gambar di menu pemotretan foto, sebagai kontras, adalah
23,5 × 15,7 mm, yang berarti bahwa sudut gambar dari kamera 35 mm
adalah sekitar 1,5 kali dari yang di D500 (saat 1,3× (18×12) dipilih,
ukuran dari area terpapar menurun, dan lebih jauh mengurangi sudut
gambar sebesar 1,3×).
Ukuran gambar format 35 mm (36 × 24 mm)
Ukuran gambar saat DX (24×16) dipilih bagi
Pilih area gambar (23,5 × 15,7 mm)
Ukuran gambar saat 1,3× (18×12) dipilih
bagi Pilih area gambar (18,0 × 12,0 mm)
Lensa
Diagonal gambar
Sudut gambar format 35 mm
Sudut gambar saat DX (24×16) dipilih bagi
Pilih area gambar
Sudut gambar saat 1,3× (18×12) dipilih bagi
Pilih area gambar
327
Sistem Pencahayaan Kreatif Nikon (CLS)
Teknologi canggih Sistem Pencahayaan Kreatif (CLS) Nikon
menawarkan komunikasi yang lebih baik antara kamera dan
unit lampu kilat kompatibel demi fotografi lampu kilat yang
lebih baik.
❚❚ Unit Lampu Kilat Kompatibel-CLS
Fitur berikut ini tersedia dengan unit lampu kilat kompatibelCLS:
SB-R200
SB-400
SB-300
328
SU-800
RPT
SB-500
M
SB-600
GN
SB-700
A
SB-910, SB-900,
SB-800
Lampu kilat tunggal
qA
SB-5000
i-TTL
Lampu kilatpengisi
seimbang
i-TTL bagi SLR
digital 1
Lampu kilat
pengisi i-TTL
standar bagi
SLR digital
Bukaan
otomatis
Non-TTL
otomatis
Manual
prioritas jarak
Manual
Lampu kilat
berulang
✔
✔
✔
✔
✔
— —
✔
✔
✔2
✔2
✔ ✔2 ✔
— —
✔
✔
✔
✔3
— — — — — — —
—4
✔3
— — — — — — —
✔
✔
✔
— — — — — —
✔
✔
✔
✔ ✔5 — — ✔5 ✔5
✔
✔
— — — — — — —
✔
✔
✔
— ✔
✔
—
✔
— — ✔6 — — —
✔
✔
— — — — — — —
—
—7
— — — — — — —
✔
✔
✔
✔
✔
— — — — — — —
✔
✔
✔
✔
✔
—
✔
— —
✔
✔
✔
✔
✔
—
✔
— —
✔8
✔8
— — — — — — —
✔
✔
✔
✔
✔
—
✔
✔
✔
✔
✔
— — — —
✔9
—
— — — — — — —
✔
✔
✔
✔
✔
— —
—
—
— —
✔
— — — —
5
SB-300
— ✔5 ✔
SB-400
✔
SB-R200
SB-600
✔
SU-800
SB-700
✔
SB-500
SB-910, SB-900,
SB-800
Jarak jauh
SB-5000
Master
Pencahayaan Nirkabel Canggih Optikal
Kontrol lampu kilat
jarak jauh
i-TTL i-TTL
Kontrol lampu
[A:B] kilat nirkabel
cepat
Bukaan
qA
otomatis
Non-TTL
A
otomatis
M Manual
Lampu kilat
RPT
berulang
i-TTL i-TTL
Kontrol lampu
[A:B] kilat nirkabel
cepat
Bukaan
qA/A otomatis/NonTTL otomatis
M Manual
Lampu kilat
RPT
berulang
Pencahayaan Nirkabel Canggih
Kendali Radio
Komunikasi Informasi Warna
(lampu kilat)
Komunikasi Informasi Warna
(lampu LED)
— — —
— — — —
— ✔5 — — — —
✔
— —
✔
✔
329
SB-300
SB-400
SB-R200
SU-800
SB-500
SB-600
SB-700
SB-910, SB-900,
SB-800
SB-5000
Sinkronisasi Kecepatan Tinggi FP
✔ ✔ ✔ ✔ ✔ ✔ ✔ — —
Otomatis 10
11
✔ ✔ ✔ ✔ ✔ ✔ ✔ ✔ ✔
Kunci FV
Bantuan-AF untuk AF multi-area
✔ ✔ ✔ ✔ — ✔ 12 — — —
Reduksi mata merah
✔ ✔ ✔ ✔ ✔ — — ✔ —
Iluminasi pemodelan kamera
✔ ✔ ✔ ✔ ✔ ✔ ✔ — —
Kontrol lampu kilat terpadu
✔ — — — ✔ — — ✔ ✔
Update firmware unit lampu kilat
✔ ✔ 13 ✔ — ✔ — — — ✔
kamera
1 Tidak tersedia dengan pengukuran titik.
2 Dapat juga dipilih dengan unit lampu kilat.
3 Pemilihan mode A/Aq yang dilakukan pada unit lampu kilat menggunakan pengaturan
kustom. Kecuali data lensa telah tersedia menggunakan opsi Data lensa non-CPU di
menu persiapan, “A” akan dipilih saat lensa non-CPU digunakan.
4 Kecuali data lensa telah disediakan menggunakan opsi Data lensa non-CPU di menu
persiapan, non-TTL otomatis akan dipilih saat lensa non-CPU digunakan.
5 Hanya dapat dipilih dengan kamera.
6 Tersedia hanya selama fotografi close-up.
7 Kecuali data lensa telah disediakan menggunakan opsi Data lensa non-CPU di menu
persiapan, non-TTL otomatis (A) digunakan dengan lensa non-CPU, terlepas dari mode terpilih
dengan unit lampu kilat.
8 Pilihan dari qA dan A tergantung pada opsi terpilih dengan lampu kilat master.
9 Mendukung fitur yang sama seperti unit lampu kilat jarak jauh dengan AWL optikal.
10 Tersedia hanya di mode kontrol lampu kilat i-TTL, qA, A, GN, dan M.
11 Tersedia hanya di mode kontrol lampu kilat i-TTL atau saat lampu kilat diatur untuk
memancarkan kilatan awal monitor di mode kontrol lampu kilat qA atau A.
12 Tersedia hanya di mode pengendali.
13 Update firmware bagi SB-910 dan SB-900 dapat dilakukan dari kamera.
330
Pengendali Speedlight Nirkabel SU-800: Saat didudukkan pada kamera
kompatibel-CLS, SU-800 dapat digunakan sebagai pengendali
bagi unit lampu kilat SB-5000, SB-910, SB-900, SB-800, SB-700,
SB-600, SB-500, atau SB-R200 ke dalam hingga tiga grup. SU-800
itu sendiri tidak dilengkapi dengan lampu kilat.
A Iluminasi Pemodelan
Unit lampu kilat kompatibel-CLS memancarkan lampu kilat
pemodelan saat tombol Pv kamera ditekan. Fitur ini dapat digunakan
dengan Pencahayaan Nirkabel Canggih untuk pratinjau total efek
pencahayaan tercapai dengan beberapa unit lampu kilat. Iluminasi
pemodelan dapat dimatikan menggunakan Pengaturan Kustom e5
(Lampu kilat pemodelan, 0 300).
331
❚❚ Unit Lampu Kilat Lainnya
Unit lampu kilat berikut dapat digunakan di mode non-TTL
otomatis dan manual.
SB-80DX,
SB-30, SB-27 1,
SB-28DX,
SB-22S, SB-22, SB-23, SB-29 2,
SB-28, SB-26,
SB-20, SB-16B,
SB-21B 2,
SB-25, SB-24 SB-50DX
SB-15
SB-29S 2
Mode lampu kilat
A Non-TTL otomatis
✔
—
✔
—
M Manual
✔
✔
✔
✔
Lampu kilat
G
✔
—
—
—
berulang
Sinkronisasi rear✔
✔
✔
✔
REAR
curtain 3
1 Mode lampu kilat secara otomatis diatur ke TTL dan pelepas rana dinonaktifkan. Atur unit
lampu kilat ke A (lampu kilat otomatis non-TTL).
2 Fokus otomatis tersedia hanya pada lensa AF-S VR Micro-Nikkor 105mm f/2.8G IF-ED dan lensa
AF-S Micro NIKKOR 60mm f/2.8G ED.
3 Tersedia saat kamera digunakan untuk memilih mode lampu kilat.
Unit lampu kilat
332
D Catatan tentang Unit Lampu Kilat Eksternal
Rujuk ke buku petunjuk unit lampu kilat guna perincian. Apabila unit
mendukung CLS, rujuk ke bagian kamera SLR digital kompatibel-CLS.
D500 tidak termasuk dalam kategori “SLR digital” pada buku petunjuk
SB-80DX, SB-28DX, dan SB-50DX.
Kontrol lampu kilat i-TTL dapat digunakan pada sensitivitas ISO antara
100 dan 12800. Pada nilai di atas 12800, hasil yang diinginkan mungkin
tidak tercapai pada beberapa jangkauan atau pengaturan bukaan.
Apabila indikator lampu kilat siap (M) berkilat selama sekitar tiga detik
setelah foto diambil di mode i-TTL atau otomatis non-TTL, artinya
lampu kilat telah menembak dengan daya penuh dan foto mungkin
kurang pencahayaan (unit lampu kilat kompatibel-CLS saja).
Saat kabel sinkronisasi seri-SC 17, 28, atau 29 digunakan pada fotografi
lampu kilat di luar kamera, pencahayaan yang tepat mungkin tidak
tercapai di mode i-TTL. Kami sarankan Anda memilih lampu kilat
pengisi i-TTL standar. Lakukan uji potret dan tinjau hasilnya di monitor.
Dalam i-TTL, gunakan panel lampu kilat atau adaptor pantulan
tersedia dengan unit lampu kilat. Jangan gunakan panel lain seperti
panel difusi, karena ini dapat menghasilkan pencahayaan yang tidak
tepat.
Di mode pencahayaan P, bukaan diafragma maksimal (angka-f
minimal) dibatasi menurut sensitivitas ISO, seperti ditunjukkan di
bawah:
100
4
200
5
Bukaan difragma maksimal pada kesetaraan ISO:
400
800
1600
3200
6400
5.6
7.1
8
10
11
12800
13
Apabila bukaan diafragma maksimal dari lensa lebih kecil daripada
yang tertera di atas, maka nilai maksimal bagi bukaan akan menjadi
bukaan diafragma maksimal dari lensa.
Noise dalam bentuk garis dapat muncul dalam foto lampu kilat yang
diambil dengan paket daya (power pack) SD-9 atau SD-8A yang
langsung terpasang pada kamera. Turunkan sensitivitas ISO atau
naikkan jarak antara kamera dan paket daya (power pack).
333
A Catatan tentang Unit Lampu Kilat Eksternal (Lanjutan)
SB-5000, SB-910, SB-900, SB-800, SB-700, SB-600, SB-500, dan SB-400
menyediakan reduksi mata merah, sementara SB-5000, SB-910,
SB-900, SB-800, SB-700, SB-600, dan SU-800 menyediakan iluminasi
bantuan-AF dengan pembatasan berikut:
• SB-5000: Iluminasi bantuan-AF tersedia saat lensa AF 24–135 mm
digunakan dengan titik fokus ditunjukkan di bawah.
24–49 mm
50–84 mm
85–135 mm
• SB-910 dan SB-900: Iluminasi bantuan-AF tersedia saat lensa AF
17–135 mm digunakan dengan titik fokus ditunjukkan di bawah.
17–19 mm
20–135 mm
• SB-800, SB-600, dan SU-800: Iluminasi bantuan-AF tersedia saat lensa AF
24–105 mm digunakan dengan titik fokus ditunjukkan di bawah.
24–34 mm
35–49 mm
50–105 mm
• SB-700: Iluminasi bantuan-AF tersedia saat lensa AF 24–135 mm
digunakan dengan titik fokus ditunjukkan di bawah.
24–27 mm
28–135 mm
Tergantung pada lensa yang digunakan dan scene terekam, indikator
fokus dicapai (I) mungkin ditampilkan saat subjek tidak terfokus, atau
kamera mungkin tidak mampu memfokus dan pelepas rana akan
dinonaktifkan.
334
Aksesori Lainnya
Pada saat penulisan, aksesori berikut ini tersedia bagi D500.
Sumber daya
Transmiter
Nirkabel
(Wireless
Transmitter)
(0 308)
Kontroler
jarak jauh
nirkabel
Aksesori
eyepiece
jendela bidik
Kabel HDMI
Penutup
dudukan
aksesori
Tutup badan
• Baterai Isi Ulang Li-ion EN-EL15 (0 13, 375: Baterai
EN-EL15b dan EN-EL15a juga dapat digunakan)
• Pengisi Daya Baterai MH-25a (0 13, 375)
• Paket Baterai Multi-Daya (Multi-Power Battery Pack)
MB-D17
• Konektor Daya EP-5B, Adaptor AC EH-5b
Transmiter Nirkabel (Wireless Transmitter) WT-7
• Kontroler Jarak Jauh Nirkabel WR-R10/WR-T10
• Kontroler Jarak Jauh Nirkabel WR-1
• Karet Jendela Bidik DK-19
• Lensa Jendela Bidik Penyesuaian Diopter DK-17C
• Okuler Pembesaran (Magnifying Eyepiece) DK-17M
• Kaca Pembesar Okular (Eyepiece Magnifier) DG-2
• Adaptor Eyepiece DK-18
• Okuler Jendela Bidik Anti Kabut (Antifog Finder
Eyepiece) DK-14/Okuler Jendela Bidik Anti Kabut
(Antifog Finder Eyepiece) DK-17A
• Eyepiece Jendela Bidik Berlapis-Fluorin (FluorineCoated Finder Eyepiece) DK-17F
• Perangkat Penampil Tambahan Dengan Sudut Siku-siku
DR-5/Perangkat Penampil Tambahan Dengan Sudut
Siku-siku DR-4
Kabel HDMI HC-E1
• Penutup Dudukan Aksesori BS-3
• Penutup Dudukan Aksesori BS-1
Tutup Badan BF-1B/Tutup Badan BF-1A
335
Perangkat
Lunak
Aksesori
terminal jarak
jauh
Camera Control Pro 2
• Kabel Jarak Jauh MC-22/MC-22A (panjang 1 m*)
• Kabel Jarak Jauh MC-30/MC-30A (panjang 80 cm*)
• Kabel Jarak Jauh MC-36/MC-36A (panjang 85 cm*)
• Kabel Perpanjangan (Extension Cord) MC-21/MC-21A
(panjang 3 m*)
• Kabel Penghubung (Connecting Cord) MC-23/MC-23A
(panjang 40 cm*)
• Kabel Adaptor (Adapter Cord) MC-25/MC-25A (panjang
20 cm*)
• Adaptor WR WR-A10
• Unit GPS GP-1/GP-1A (0 253)
• Kabel Adaptor (Adapter Cord) GPS MC-35 (panjang
35 cm*):
• Set Kontrol Jarak Jauh Modulit (Modulite Remote
Control Set) ML-3
* Semua nilai adalah perkiraan.
Mikrofon
• Mikrofon Stereo ME-1
(0 65)
• Mikrofon Nirkabel ME-W1
Penutup
• Penutup Konektor UF-8 bagi Kabel Mini-Plug Stereo
konektor
• Penutup Konektor USB UF-7
Ketersediaan dapat bervariasi menurut negara atau wilayah. Simak situs web atau brosur kami
untuk informasi terbaru.
336
Merawat Kamera
Penyimpanan
Saat kamera tidak akan digunakan dalam waktu lama, keluarkan
baterai dan simpanlah di tempat yang sejuk dan kering dengan
penutup terminal pada tempatnya. Untuk mencegah jamur atau
lumut, simpan kamera di tempat kering serta berventilasi baik.
Jangan menyimpan kamera Anda bersama kapur barus atau
bola kamper atau di lokasi yang:
• berventilasi buruk atau dengan kelembaban di atas 60%
• dekat peralatan yang menghasilkan medan elektromagnetik
kuat, seperti televisi atau radio
• berada pada suhu di atas 50 °C atau di bawah –10 °C
Pembersihan
Gunakan blower untuk menghilangkan debu dan kain
tiras, lalu seka perlahan dengan kain kering yang lembut.
Setelah menggunakan kamera di pantai atau tepi laut,
seka pasir atau butiran garam dengan kain kering yang
Badan kamera
sedikit dibasahi air tawar dan keringkan menyeluruh.
Penting: Debu atau benda asing lainnya di dalam kamera
dapat menyebabkan kerusakan yang tidak ditanggung
dalam garansi.
Elemen kaca ini mudah sekali rusak. Hilangkan debu dan
kain tiras dengan blower. Apabila menggunakan blower
Lensa, cermin,
aerosol, jaga agar kaleng tetap tegak untuk mencegah
dan jendela
menetesnya cairan. Untuk menghilangkan sidik jari dan
bidik
noda lainnya, teteskan sedikit pembersih lensa pada kain
lembut dan bersihkan dengan seksama.
Hilangkan debu dan kain tiras dengan blower. Untuk
menghilangkan sidik jari atau noda lainnya, seka
Monitor
permukaan secara ringan dengan kain lembut atau kulit
chamois. Jangan melakukan penekanan, karena ini dapat
menyebabkan kerusakan atau kegagalan fungsi.
Jangan gunakan alkohol, tiner, atau bahan kimia mudah
menguap lainnya.
337
Pembersihan Sensor Gambar
Apabila anda mencurigai bahwa kotoran atau debu pada sensor
gambar muncul dalam foto, Anda dapat membersihkan sensor
menggunakan opsi Bersihkan sensor gambar di menu
persiapan. Sensor dapat dibersihkan setiap saat menggunakan
opsi Bersihkan sekarang, atau pembersihan dapat dilakukan
dengan otomatis saat kamera dihidupkan atau dimatikan.
❚❚ “Bersihkan Sekarang”
Sambil menggenggam dasar kamera di
bawah, pilih Bersihkan sensor gambar
di menu persiapan, lalu sorot Bersihkan
sekarang dan tekan J. Kamera akan
memeriksa sensor gambar dan lalu
memulai pembersihan. 1 berkilat di
panel kontrol dan pengoperasian lainnya
tidak dapat dilakukan selama
pembersihan berlangsung. Jangan
memindah atau memutus hubungan
sumber daya hingga pembersihan
berakhir dan menu persiapan
ditampilkan.
338
❚❚ “Brshkn saat Start/Shutdown”
Pilih dari opsi berikut ini:
5
6
7
Opsi
Bersihkan saat
start
Bersihkan saat
shutdown
Brshkn saat start
& shutdown
Membersihkan
mati
Penjelasan
Sensor gambar secara otomatis dibersihkan
setiap kali kamera dihidupkan.
Sensor gambar secara otomatis dibersihkan
selama dimatikan setiap kali kamera dimatikan.
Sensor gambar dibersihkan secara otomatis saat
mulai dan dimatikan.
Pembersihan sensor gambar otomatis mati.
1 Pilih Brshkn saat start/shutdown.
Tampilkan menu Bersihkan sensor
gambar seperti dijelaskan di halaman
338. Sorot Brshkn saat start/
shutdown dan tekan 2.
2 Pilih opsi.
Sorot opsi dan tekan J.
339
D Pembersihan Sensor Gambar
Menggunakan kontrol kamera selama mulai akan menghentikan
pembersihan sensor gambar.
Apabila debu tidak dapat dihilangkan sepenuhnya menggunakan opsi
di menu Bersihkan sensor gambar, bersihkan sensor gambar secara
manual (0 341) atau tanyakan ke perwakilan servis resmi Nikon.
Apabila pembersihan sensor gambar dilakukan beberapa kali
berturut-turut, pembersihan sensor gambar dapat sementara nonaktif
guna melindungi sirkuit internal kamera. Pembersihan dapat
dilakukan lagi setelah menunggu sejenak.
340
❚❚ Pembersihan Manual
Apabila benda asing tidak dapat dihilangkan dari sensor gambar
menggunakan opsi Bersihkan sensor gambar (0 338) di menu
persiapan, sensor ini dapat dibersihkan secara manual seperti
dijelaskan di bawah. Catat, bagaimanapun, bahwa sensor
adalah sesuatu yang amat halus dan mudah rusak. Nikon
menyarankan agar sensor dibersihkan hanya oleh petugas servis
resmi Nikon.
1 Mengisi daya baterai atau menghubungkan ke adaptor AC.
Sumber daya yang handal diperlukan saat memeriksa atau
membersihkan sensor gambar. Matikan kamera dan
masukkan baterai berdaya penuh atau hubungkan adaptor
AC dan konektor daya opsional. Opsi Kunci cermin utk
dibersihkan hanya tersedia di menu persiapan pada tingkat
daya baterai di atas J.
2 Melepas lensa.
Matikan kamera dan lepaskan lensa.
3 Memilih Kunci cermin utk
dibersihkan.
Hidupkan kamera dan sorot Kunci
cermin utk dibersihkan di menu
persiapan dan tekan 2.
341
4 Tekan J.
Pesan ditunjukkan di sisi kanan
akan ditampilkan di monitor dan
sebaris garis putus-putus akan
muncul di panel kontrol dan
jendela bidik. Untuk memulihkan
pengoperasian normal tanpa
memeriksa sensor gambar, matikan
kamera.
5 Menaikkan cermin.
Tekan tombol pelepas
rana ke bawah penuh.
Cermin akan dinaikkan
dan tirai rana akan
terbuka, yang menampakkan sensor gambar. Tampilan di
jendela bidik akan mati dan sebaris garis putus-putus di
panel kontrol akan berkilat.
6 Memeriksa sensor gambar.
Genggam kamera supaya cahaya
jatuh pada sensor gambar, periksa
debu atau kotoran pada sensor.
Apabila tidak ada benda asing,
lanjutkan ke Langkah 8.
342
7 Membersihkan sensor.
Hilangkan semua debu dan kain tiras
dari sensor dengan blower. Jangan
gunakan blower sikat, karena bulunya
dapat merusak sensor. Kotoran yang
tidak bisa dihilangkan dengan blower
hanya boleh dibersihkan oleh
petugas servis resmi Nikon. Dengan alasan apa pun Anda
tidak boleh menyentuh atau menyeka sensor.
8 Matikan kamera.
Cermin akan kembali ke posisi bawah dan tirai rana akan
menutup. Pasang kembali lensa atau tutup badan.
D Gunakan Sumber Daya Handal
Tirai rana adalah sesuatu yang amat halus dan mudah rusak. Apabila
kamera mematikan dayanya sementara cermin dinaikkan, tirai akan
menutup secara otomatis. Untuk mencegah kerusakan pada tirai,
patuhi pencegahan berikut ini:
• Jangan matikan kamera atau melepas atau memutus hubungan
sumber daya selama cermin dinaikkan.
• Apabila baterai melemah sementara cermin dinaikkan, akan
terdengar bunyi bip dan lampu pewaktu otomatis akan berkilat
untuk memperingatkan bahwa tirai rana akan menutup dan cermin
akan diturunkan setelah sekitar dua menit. Segera akhiri
pembersihan atau pemeriksaan.
343
D Benda Asing pada Sensor Gambar
Benda asing yang memasuki kamera saat lensa atau tutup badan
dilepas atau ditukar (atau dalam kasus yang amat langka pelumas atau
unsur renik lain dari kamera itu sendiri) dapat menempel pada sensor
gambar, di mana ia akan muncul pada foto yang diambil pada kondisi
tertentu. Untuk melindungi kamera saat tiada lensa terpasang,
pastikan untuk memasang kembali tutup badan yang tersedia beserta
kamera, berhati-hatilah untuk lebih dahulu menghilangkan semua
debu dan benda asing yang mungkin melekat pada dudukan kamera,
dudukan lensa, dan tutup badan. Hindari memasang tutup badan atau
menukar lensa di lingkungan yang berdebu.
Apabila benda asing telah memasuki sensor gambar, gunakan opsi
pembersihan sensor gambar sesuai penjelasan pada halaman 338.
Apabila masalah bertahan, bersihkan sensor secara manual (0 341)
atau serahkan pembersihan sensor kepada petugas servis resmi Nikon.
Foto yang terpengaruh oleh kehadiran benda asing pada sensor dapat
diubah menggunakan opsi bersihkan gambar tersedia pada beberapa
aplikasi pencitraan.
D Menservis Kamera dan Aksesori
Kamera ini adalah perangkat berpresisi tinggi dan memerlukan servis
berkala. Nikon menyarankan agar kamera diperiksa oleh penyalur asli
atau perwakilan servis resmi Nikon sekali setiap satu hingga dua
tahun, dan diservis sekali setiap tiga hingga lima tahun (catat bahwa
ongkos akan dibebankan untuk pelayanan ini). Pemeriksaan dan servis
berkala disarankan terutama apabila kamera digunakan secara
profesional. Segala aksesori yang biasa digunakan bersama kamera,
seperti lensa atau unit lampu kilat eksternal, sebaiknya disertakan saat
kamera diperiksa atau diservis.
344
Merawat Kamera dan Baterai: Waspada
Jangan terjatuh: Produk ini dapat gagal berfungsi jika terkena guncangan
atau getaran kuat.
Jaga agar tetap kering: Produk ini tidak kedap air, dan dapat gagal berfungsi
jika tercelup air atau terpapar kelembaban tinggi. Karat pada
mekanisme internal dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat
diperbaiki.
Hindari perubahan suhu mendadak: Perubahan suhu mendadak, seperti yang
terjadi saat memasuki atau meninggalkan ruangan berpemanas di hari
dingin, dapat menimbulkan pengembunan di dalam perangkat. Untuk
mencegah pengembunan, tempatkan perangkat dalam kotak
pembawa atau kantung plastik sebelum memaparkan pada perubahan
suhu mendadak.
Jauhkan dari medan magnetik kuat: Jangan gunakan atau menyimpan
perangkat ini di sekitar peralatan yang membangkitkan radiasi
elektromagnet atau medan magnetik kuat. Muatan listrik statis atau
medan magnetik kuat yang dihasilkan peralatan seperti pemancar radio
dapat mengganggu monitor, merusak data tersimpan di kartu memori,
atau mempengaruhi sirkuit internal produk.
Jangan membiarkan lensa terarah ke matahari: Jangan membiarkan lensa
terarah ke matahari atau sumber cahaya kuat lainnya untuk jangka lama.
Cahaya yang kuat dapat merusak sensor gambar atau menghasilkan
efek putih kabur dalam foto.
345
Pembersihan: Saat membersihkan badan kamera, gunakan blower untuk
secara lembut menghilangkan debu dan kotoran, lalu seka perlahan
dengan kain kering serta lembut. Setelah menggunakan kamera di
pantai atau di tepi laut, hilangkan segala pasir atau butiran garam
dengan kain yang sedikit dibasahi air tawar dan keringkan secara
menyeluruh. Dalam kasus yang jarang, listrik statis dapat menyebabkan
tampilan LCD bersinar terang atau menggelap. Hal ini tidak
mengindikasi kegagalan fungsi, dan layar akan segera kembali normal.
Lensa dan cermin mudah sekali rusak. Debu dan kain tiras sebaiknya
dihilangkan dengan lembut menggunakan blower. Saat menggunakan
blower aerosol, jaga agar kaleng tetap tegak untuk mencegah
menetesnya cairan. Untuk menghapus sidik jari dan noda lain dari lensa,
teteskan sedikit pembersih lensa ke kain lembut, dan seka lensa dengan
hati-hati.
Simak “Pembersihan Sensor Gambar” (0 338, 341) untuk informasi
tentang membersihkan sensor gambar.
Kontak lensa: Jaga agar kontak lensa tetap bersih.
Jangan menyentuh tirai rana: Tirai rana amatlah tipis dan mudah sekali rusak.
Dengan alasan apapun Anda tidak boleh melakukan tekanan ke tirai,
menusuknya dengan alat pembersih, atau ditiup dengan tekanan angin
kuat dari blower. Tindakan ini dapat menyebabkan goresan, perubahan
bentuk, atau merobek tirai.
Tirai rana dapat tampak berwarna tidak merata, namun ini sama sekali
tidak mempengaruhi gambar dan tidak mengindikasi kegagalan fungsi.
346
Penyimpanan: Untuk mencegah jamur atau lumut, simpan kamera di
tempat kering dan berventilasi baik. Apabila Anda menggunakan
adaptor AC, cabut adaptor untuk mencegah kebakaran. Apabila produk
tidak akan digunakan untuk jangka panjang, keluarkan baterai untuk
mencegah kebocoran dan simpan kamera dalam kantung plastik
berisikan bahan penyerap kelembaban. Meskipun begitu, jangan
menyimpan kotak kamera di tas plastik, karena ini dapat menyebabkan
unsur bahan kamera rusak. Catat bahwa bahan penyerap kelembaban
menurun bertahap kapasitasnya menyerap kelembaban dan sebaiknya
diganti secara berkala.
Untuk mencegah jamur atau lumut, keluarkan kamera dari
penyimpanan paling sedikit sebulan sekali. Hidupkan kamera dan
lepaskan rana beberapa kali sebelum menyimpannya.
Simpan baterai di tempat yang sejuk serta kering. Pasang kembali
penutup terminal sebelum menyimpan baterai.
Matikan produk sebelum melepas atau memutus hubungan ke sumber daya: Jangan
mencabut daya atau melepas baterai selama produk hidup atau
sementara gambar direkam atau dihapus. Memutus daya dengan paksa
pada kondisi ini dapat menyebabkan data hilang atau rusaknya memori
atau sirkuit internal produk. Untuk mencegah pemutusan daya secara
tidak sengaja, hindarkan membawa produk dari satu tempat ke tempat
lainnya selama adaptor AC terhubung.
Catatan tentang monitor: Monitor ini dirakit dengan presisi teramat tinggi;
paling sedikit 99,99% dari piksel hidup, dengan tidak lebih daripada
0,01% mati atau cacat. Oleh karenanya sekalipun layar ini kemungkinan
berisi piksel yang selalu hidup (putih, merah, biru, atau hijau) atau selalu
mati (hitam), hal ini bukan suatu kegagalan fungsi dan tidak
berpengaruh terhadap gambar terekam menggunakan perangkat ini.
Gambar di monitor mungkin sulit dilihat dalam cahaya terang.
Jangan menekan monitor, hal ini dapat menyebabkan kerusakan atau
kegagalan fungsi. Debu atau kain tiras pada monitor dapat dihilangkan
dengan blower. Kotoran dapat dihilangkan dengan menyeka ringan
menggunakan kain lembut atau kulit chamois. Apabila monitor pecah,
perhatikan agar terhindar dari cedera oleh pecahan kaca dan mencegah
kristal cair dari monitor menyentuh kulit atau memasuki mata dan
mulut.
347
Baterai dan pengisi daya: Baterai dapat bocor atau meledak jika tidak
ditangani dengan benar. Patuhi pencegahan berikut saat menangani
baterai dan pengisi daya:
• Gunakan hanya baterai yang disetujui untuk digunakan dengan
peralatan ini.
• Jangan memaparkan baterai pada nyala api atau panas berlebihan.
• Jaga terminal baterai tetap bersih.
• Matikan produk sebelum mengganti baterai.
• Keluarkan baterai dari kamera atau pengisi daya saat tidak digunakan
dan pasang kembali penutup terminal. Perangkat ini mengkonsumsi
sejumlah daya per menit bahkan saat mati dan dapat saja
menghabiskan daya baterai hingga ke titik dimana ia tidak lagi
berfungsi. Apabila baterai tidak akan digunakan untuk beberapa
waktu, masukkanlah ke dalam kamera dan habiskan dayanya sebelum
dikeluarkan untuk disimpan. Baterai sebaiknya disimpan di lokasi sejuk
dengan suhu sekitar 15 °C hingga 25 °C (hindari lokasi yang panas atau
teramat dingin). Ulangi proses ini paling tidak sekali setiap enam bulan.
• Menghidupkan dan mematikan kamera berulang kali saat baterai
penuh daya akan mempersingkat masa pakai baterai. Baterai yang
telah habis daya harus diisi daya sebelum penggunaan.
• Suhu internal baterai dapat meningkat selama baterai dalam
penggunaan. Mencoba untuk mengisi daya baterai sementara suhu
internalnya tinggi akan menurunkan kinerja baterai, dan baterai
mungkin tidak dapat mengisi daya atau hanya mengisi sebagian.
Tunggu hingga baterai mendingin sebelum mengisi daya.
• Isi daya baterai dalam ruangan pada suhu sekitar berkisar 5 °C–35 °C.
Jangan gunakan baterai pada suhu sekitar di bawah 0 °C atau di atas
40 °C; gagal mematuhi pencegahan ini dapat merusak baterai atau
menurunkan kinerjanya. Kapasitas dapat menurun dan waktu
pengisian daya meningkat pada suhu baterai mulai dari 0 °C hingga
15 °C dan dari 45 °C hingga 60 °C. Baterai tidak akan mengisi daya jika
suhunya di bawah 0 °C atau di atas 60 °C.
348
• Apabila lampu CHARGE berkilat dengan cepat (sekitar delapan kali per
detik) selama pengisian daya, pastikan bahwa suhu ada dalam rentang
yang benar dan cabut steker dan lalu lepaskan dan masukkan ulang
baterai. Apabila masalah bertahan, segera hentikan penggunaan dan
bawa baterai serta pengisi daya ke penyalur Anda atau perwakilan
servis resmi Nikon.
• Jangan memindah pengisi daya atau menyentuh baterai selama
mengisi daya. Gagal mematuhi pencegahan ini dapat, meskipun
jarang sekali menyebabkan pengisi daya menunjukkan bahwa
pengisian baterai telah selesai meskipun sebenarnya hanya terisi
sebagian. Keluarkan dan masukkan ulang baterai untuk memulai
kembali pengisian daya.
• Kapasitas baterai dapat menurun sementara saat diisi daya pada suhu
rendah atau saat digunakan pada suhu di bawah suhu saat baterai diisi
dayanya. Apabila baterai diisi daya pada suhu di bawah 5 °C, indikator
masa pakai baterai di tampilan Info baterai (0 309) akan
menunjukkan penurunan sementara.
• Melanjutkan pengisian daya setelah baterai penuh daya dapat
merusak kinerja baterai.
• Penurunan mencolok dalam jangka waktu baterai menyimpan
dayanya saat digunakan pada suhu ruangan menandakan bahwa perlu
penggantian. Belilah baterai baru.
• Kabel daya dan adaptor dinding AC disertakan adalah untuk
digunakan dengan MH-25a saja. Gunakan pengisi daya hanya dengan
baterai kompatibel. Cabut steker saat tidak digunakan.
• Isi daya baterai sebelum penggunaan. Saat mengambil foto pada acara
penting, siapkan baterai cadangan dan usahakan agar terisi daya
penuh. Tergantung pada lokasi Anda, mungkin akan sulit untuk
membeli baterai pengganti dalam waktu singkat. Catat bahwa pada
hari dingin, kapasitas baterai cenderung menurun. Pastikan baterai
terisi daya penuh sebelum mengambil foto di luar ruang dalam cuaca
dingin. Simpan baterai cadangan di tempat yang hangat dan gantilah
kedua baterai sesuai keperluan. Apabila dihangatkan, baterai yang
dingin dapat memulihkan sebagian dayanya.
• Baterai bekas adalah sumber daya berharga; daur ulanglah menurut
peraturan setempat.
349
Pemecahan Masalah
Apabila kamera gagal berfungsi sesuai harapan, periksa dahulu
daftar masalah umum di bawah sebelum menghubungi
penyalur Anda atau perwakilan servis resmi Nikon.
Baterai/Layar
Kamera hidup namun tidak tanggap: Tunggu hingga perekaman berakhir. Jika
masalah bertahan, matikan kamera. Apabila kamera tidak dimatikan,
keluarkan dan masukkan kembali baterai atau, jika Anda menggunakan
adaptor AC, putuskan hubungan dan hubungkan kembali adaptor AC.
Catat bahwa meskipun data apapun yang sedang direkam akan hilang,
data yang telah direkam tidak akan terpengaruh oleh pemindahan atau
pemutusan sumber daya.
Jendela bidik tidak terfokus: Setel fokus jendela bidik (0 29). Jika ini tidak
menyelesaikan masalah, pilih AF servo tunggal (AF-S; 0 101), AF titik
tunggal (0 103), dan titik fokus tengah (0 108), dan lalu bingkai subjek
kontras tinggi di titik fokus tengah dan tekan setengah tombol pelepas
rana guna memfokus kamera. Dengan kamera terfokus, gunakan
kontrol penyesuaian diopter untuk mengantar subjek jelas terfokus di
jendela bidik. Jika perlu, fokus jendela bidik dapat disetel lebih jauh
menggunakan lensa koreksi opsional (0 335).
Jendela bidik gelap: Masukkan baterai penuh daya (0 13, 35).
Layar mati tanpa peringatan: Memilih penundaan lebih lama bagi
Pengaturan Kustom c2 (Pewaktu siaga) atau c4 (Penundaan monitor
mati) (0 296).
Tampilan di panel kontrol atau jendela bidik tidak tanggap dan redup: Waktu
tanggapan dan kecerahan tampilan-tampilan ini bervariasi menurut
suhu.
350
Pemotretan
Kamera memerlukan waktu untuk dihidupkan: Hapus file atau folder.
Pelepas rana dinonaktifkan:
• Kartu memori dikunci (kartu SD saja; 0 16), penuh, atau tidak
dimasukkan (0 36).
• Pelepas dikunci dipilih bagi Kunci pelepas bl slot kosong di menu
persiapan (0 309) dan tiada kartu memori dimasukkan (0 15).
• Cincin apertur bagi lensa CPU tidak dikunci pada angka-f tertinggi
(tidak berlaku pada lensa tipe G dan E). Apabila B ditampilkan di
panel kontrol, pilih Cincin apertur bagi Pengaturan Kustom f4
(Sesuaikan kenop perintah) > Pengaturan apertur untuk
menggunakan cincin apertur lensa guna menyetel bukaan (0 302).
• Mode pencahayaan S terpilih dengan A atau % terpilih bagi
kecepatan rana (0 359).
Kamera lambat dalam merespons tombol pelepas rana: Pilih Mati bagi
Pengaturan Kustom d5 (Mode tunda pencahayaan; 0 297).
Hanya satu bidikan terambil setiap kali tombol pelepas rana ditekan di mode lepas
berkelanjutan: Matikan HDR (0 191).
Foto tidak terfokus:
• Putar selektor mode fokus ke AF (0 97).
• Kamera tidak mampu memfokus dengan fokus otomatis: gunakan
fokus manual atau kunci fokus (0 111, 114).
Bip tidak berbunyi:
• Mati dipilih bagi Bip di menu persiapan (0 306).
• AF-C dipilih bagi mode AF (0 101).
Rentang penuh kecepatan rana tidak tersedia: Lampu kilat dalam penggunaan.
Kecepatan sinkronisasi lampu kilat dapat dipilih menggunakan
Pengaturan Kustom e1 (Kecepatan sinkr. lampu kilat); saat
menggunakan unit lampu kilat kompatibel, pilih 1/250 d (FP Otomatis)
bagi jangkauan penuh kecepatan rana (0 299).
Fokus tidak mengunci saat tombol pelepas rana ditekan setengah: Kamera ada di
mode fokus AF-C: gunakan bagian tengah sub-selektor untuk mengunci
fokus (0 111).
351
Tidak dapat memilih titik fokus:
• Buka kunci selektor fokus (0 108).
• AF area-otomatis terpilih bagi mode area-AF atau AF prioritas wajah
terpilih di tinjauan langsung; pilih mode lainnya (0 48, 103).
• Kamera ada di mode playback (0 255).
• Menu sedang digunakan (0 281).
• Tekan setengah tombol pelepas rana untuk memulai pewaktu siaga
(0 39).
Tidak dapat memilih mode AF: Pilih Tanpa batasan bagi Pengaturan Kustom
a10 (Batasan mode fokus oto., 0 294).
Kamera lambat merekam foto: Matikan pencahayaan lama reduksi noise
(0 286).
Noise (titik bercahaya, piksel cerah acak, kabut, atau garis) tampak dalam foto:
• Titik terang, piksel cerah acak, kabut, dan garis dapat dikurangi dengan
menurunkan sensitivitas ISO.
• Gunakan opsi Pencahayaan lama RN di menu pemotretan foto untuk
membatasi munculnya titik cerah atau kabut dalam foto yang diambil
pada kecepatan rana lebih rendah daripada 1 d (0 286).
• Kabut dan titik terang mungkin mengindikasi bahwa suhu di dalam
kamera telah meningkat oleh karena suhu sekitar yang tinggi,
pencahayaan panjang, atau penyebab sejenis: matikan kamera dan
tunggu hingga mendingin sebelum melanjutkan pemotretan.
• Pada sensitivitas ISO tinggi, garis dapat muncul dalam foto yang
diambil dengan beberapa unit lampu kilat eksternal; jika ini terjadi,
pilih nilai lebih rendah.
• Pada sensitivitas ISO tinggi, termasuk nilai tinggi terpilih dengan
kontrol sensitivitas ISO oto., piksel cerah acak dapat dikurangi dengan
memilih Tinggi, Normal, atau Rendah bagi RN ISO Tinggi di menu
pemotretan foto dan perekaman film (0 286, 290).
• Pada sensitivitas ISO tinggi, titik terang, piksel cerah acak, kabut, atau
garis dapat menjadi lebih nyata dalam pencahayaan lama,
pencahayaan-multi, dan foto yang diambil pada suhu sekitar tinggi
atau dengan Active D-Lighting diaktifkan, Datar terpilih bagi Atur
Picture Control (0 180) atau nilai ekstrim terpilih bagi parameter
Picture Control (0 183).
352
Kedip atau pita muncul selama perekaman film: Pilih opsi bagi Reduksi kedip
yang sesuai frekuensi dari pasokan daya AC setempat (0 290).
Area terang atau pita muncul di tinjauan langsung: Tanda berkilat, lampu kilat,
atau sumber cahaya lainnya dengan jangka waktu singkat digunakan
selama tinjauan langsung.
Bercak muncul dalam foto: Bersihkan elemen lensa depan dan belakang. Jika
masalah bertahan, lakukan pembersihan sensor gambar (0 338).
Tinjauan langsung berakhir tanpa diharapkan atau tidak memulai: Tinjauan
langsung dapat berakhir secara otomatis guna mencegah kerusakan
pada sirkuit internal kamera apabila:
• Suhu sekitar tinggi
• Kamera telah digunakan dalam jangka panjang di tinjauan langsung
atau untuk merekam film
• Kamera telah digunakan di mode pelepas berkelanjutan dalam jangka
panjang
Apabila tinjauan langsung tidak memulai saat Anda menekan tombol
a, tunggu hingga sirkuit internal mendingin dan lalu coba lagi. Catat
bahwa kamera dapat terasa hangat bila disentuh, namun ini tidak
mengindikasi kegagalan fungsi.
Artefak gambar muncul selama tinjauan langsung: “Noise” (piksel cerah acak,
kabut, atau garis) dan warna tak diharapkan dapat muncul jika Anda
zoom memperbesar pada tinjauan melalui lensa (0 46) selama tinjauan
langsung; dalam film, jumlah dan distribusi dari piksel cerah acak, kabut,
dan titik terang dipengaruhi oleh ukuran dan kecepatan frame (0 68).
Piksel cerah acak, kabut, atau titik terang juga dapat muncul sebagai
akibat dari peningkatan dalam suhu sirkuit internal kamera selama
tinjauan langsung; ke luar tinjauan langsung saat kamera sedang tidak
digunakan.
Tidak dapat mengukur keseimbangan putih: Subjek terlalu gelap atau terlalu
terang (0 170).
Gambar tidak dapat dipilih sebagai sumber bagi keseimbangan putih pra-setel:
Gambar bukan tercipta dengan D500 (0 177).
353
Bracketing keseimbangan putih tidak tersedia:
• Opsi kualitas gambar NEF (RAW) atau NEF+JPEG terpilih untuk kualitas
gambar (0 91).
• Mode pencahayaan-multi aktif (0 236).
Foto dan film tidak tampak memiliki pencahayaan sama seperti pratinjau yang
ditampilkan di monitor selama tinjauan langsung: Perubahan pada kecerahan
monitor selama tinjauan langsung tidak mempengaruhi gambar
terekam dengan kamera (0 50).
Efek dari Picture Control berbeda dari gambar ke gambar: A (otomatis) dipilih bagi
pertajaman, kejelasan, kontras, atau kejenuhan. Untuk hasil konsisten
atas serangkaian foto, pilih pengaturan lainnya (0 184).
Pengukuran tidak dapat dirubah: Kunci pencahayaan otomatis aktif (0 142).
Kompensasi pencahayaan tidak dapat digunakan: Pilih mode pencahayaan P, S,
atau A (0 130, 144).
Noise (area kemerahan atau artefak lainnya) muncul dalam pencahayaan jangka
panjang: Aktifkan pencahayaan lama reduksi noise (0 286).
Suara tidak direkam bersama film: Mikrofon mati dipilih bagi Sensitivitas
mikrofon di menu perekaman film (0 290).
Playback
Gambar NEF (RAW) tidak di-playback: Foto diambil pada kualitas gambar NEF +
JPEG (0 92).
Tidak dapat meninjau gambar terekam dengan kamera lain: Gambar terekam
dengan kamera buatan lain mungkin tidak ditampilkan dengan benar.
Beberapa foto tidak ditampilkan selama playback: Pilih Semua untuk Folder
playback (0 281).
Foto orientasi “tegak” (potret) ditampilkan dalam orientasi “lebar” (bentang):
• Foto diambil dengan Mati terpilih bagi Rotasi gambar otomatis
(0 282).
• Pilih Hidup bagi Rotasi tinggi (0 282).
• Foto ditampilkan di tinjauan gambar (0 282).
• Kamera diarahkan ke atas atau bawah saat foto diambil.
354
Tidak dapat menghapus foto: Gambar dilindungi. Hapus perlindungan
(0 273).
Tidak dapat mengubah gambar: Foto tidak dapat diedit lebih jauh dengan
kamera ini (0 362).
Kamera menampilkan pesan menyatakan bahwa folder tidak berisi gambar: Pilih
Semua bagi Folder playback (0 281).
Tidak dapat mencetak foto: Foto NEF (RAW) dan TIFF tidak dapat dicetak
melalui sambungan USB langsung. Transfer foto ke komputer dan cetak
menggunakan Capture NX-D (0 v). Foto NEF (RAW) dapat disimpan
dalam format JPEG menggunakan Pemrosesan NEF (RAW) (0 313).
Foto tidak ditampilkan di perangkat video definisi tinggi: Pastikan bahwa kabel
HDMI (dijual terpisah) telah terhubung (0 335).
Opsi Penghapusan Debu Gambar di Capture NX-D tidak memberi efek yang diinginkan:
Pembersihan sensor gambar merubah posisi debu pada sensor gambar.
Data referensi penghapusan debu yang terekam sebelum pembersihan
sensor gambar dilakukan tidak dapat digunakan bersama foto terambil
setelah pembersihan sensor gambar dilakukan. Data referensi
penghapusan debu direkam setelah pembersihan sensor gambar
dilakukan tidak dapat digunakan dengan foto yang diambil sebelum
pembersihan sensor gambar dilakukan (0 305).
Komputer menampilkan gambar NEF (RAW) yang berbeda dari kamera: Perangkat
lunak pihak ketiga tidak menampilkan efek Picture Control, Active
D-Lighting, atau vignette control. Gunakan Capture NX-D (0 v).
Tidak dapat mentransfer foto ke komputer: OS (Sistem Operasi) tidak
kompatibel dengan kamera atau perangkat lunak transfer. Gunakan
pembaca kartu untuk menyalin foto ke komputer.
355
Bluetooth dan Wi-Fi (Jaringan Nirkabel)
Perangkat pintar tidak menampilkan SSID kamera (nama jaringan):
• Pastikan bahwa Nonaktifkan dipilih bagi Mode pesawat di menu
persiapan kamera (0 307).
• Pastikan bahwa Aktifkan dipilih bagi Bluetooth > Sambungan
jaringan di menu persiapan kamera.
• Coba matikan dan lalu hidupkan kembali Wi-Fi perangkat pintar.
Tidak dapat tersambung ke perangkat pintar menggunakan NFC: Pilih metode
sambungan lainnya.
Tidak dapat tersambung ke printer nirkabel dan perangkat nirkabel lainnya: Kamera
ini dapat tersambung hanya ke perangkat ke mana app SnapBridge
telah diinstal.
Lain-lain
Tanggal perekaman tidak benar: Atur jam kamera (0 304).
Item menu tidak dapat dipilih: Beberapa opsi tidak tersedia pada kombinasi
pengaturan tertentu atau saat tiada kartu memori dimasukkan. Catat
bahwa opsi Info baterai tidak tersedia saat kamera dihidupkan dengan
konektor daya opsional dan adaptor AC.
356
Pesan Kesalahan
Bagian ini mencantumkan indikator dan pesan kesalahan yang
muncul di jendela bidik, panel kontrol, dan monitor.
Indikator
Panel Jendela
kontrol bidik
Pemecahan
0
Atur cincin ke bukaan
B
diafragma minimal
131
(berkilat)
(angka-f tertinggi).
Siapkan baterai
H
d Baterai lemah.
13, 35
cadangan penuh daya.
• Baterai habis daya.
• Isi ulang atau ganti
baterai.
• Baterai tidak dapat
• Hubungi perwakilan
digunakan.
servis resmi Nikon.
• Baterai Li-ion isi ulang • Ganti baterai, atau isi
ulang baterai apabila
yang sudah habis
baterai Li-ion isi ulang xx, 13,
daya atau baterai
35, 335
sudah habis daya.
pihak-ketiga yang
d
H
dimasukkan baik ke
(berkilat) (berkilat)
dalam kamera
ataupun paket baterai
multi-daya (MultiPower Battery Pack)
MB-D17 opsional.
• Suhu baterai tinggi.
• Keluarkan baterai dan —
tunggu hingga
mendingin.
Masalah
Cincin apertur lensa
tidak diatur ke bukaan
diafragma minimal.
357
Indikator
Panel Jendela
kontrol bidik
Masalah
Tiada lensa terpasang,
atau lensa non-CPU
terpasang tanpa
menentukan bukaan
F
diafragma maksimal.
Bukaan ditunjukkan
pada perhentian dari
bukaan diafragma
maksimal.
Kamera tidak mampu
F H memfokus
—
(berkilat) menggunakan fokus
otomatis.
Subjek terlalu terang;
foto akan lebih
pencahayaan.
(Indikator
pencahayaan dan
kecepatan rana
atau tampilan
bukaan berkilat)
Subjek terlalu gelap;
foto akan kurang
pencahayaan.
358
Pemecahan
0
Nilai bukaan akan
ditampilkan jika bukaan
diafragma maksimal
ditentukan.
250
Ganti komposisi atau
fokus secara manual.
• Gunakan sensitivitas
ISO lebih rendah.
• Gunakan filter ND
opsional. Di mode
pencahayaan:
S Naikkan kecepatan
rana
A Pilih bukaan
diafragma lebih kecil
(angka-f lebih tinggi)
• Gunakan sensitivitas
ISO lebih tinggi.
• Gunakan lampu kilat
eksternal. Di mode
pencahayaan:
S Turunkan
kecepatan rana
A Pilih bukaan
diafragma lebih
besar (angka-f lebih
rendah)
38, 114
123
133
134
123
196
133
134
Indikator
Panel Jendela
kontrol bidik
A
(berkilat)
%
(berkilat)
1 k
(berkilat) (berkilat)
—
c
(berkilat)
Y
(berkilat)
—
n j
(berkilat) (berkilat)
O
(berkilat)
Masalah
Pemecahan
Rubah kecepatan rana
A terpilih di mode
atau pilih mode
pencahayaan S.
pencahayaan manual.
Rubah kecepatan rana
% terpilih di mode
atau pilih mode
pencahayaan S.
pencahayaan manual.
Pemrosesan sedang
Tunggu hingga
berlangsung.
pemrosesan selesai.
Apabila indikator
Periksa foto di monitor;
berkilat selama 3 d
jika kurang
setelah lampu kilat
pencahayaan, setel
menembak, foto
pengaturan dan coba
mungkin kurang
lagi.
pencahayaan.
Unit lampu kilat yang
tidak mendukung
Ubah mode sinkronisasi
reduksi mata merah
lampu kilat atau
terpasang dan mode
gunakan unit lampu
sinkronisasi lampu kilat kilat yang mendukung
diatur ke reduksi mata reduksi mata merah.
merah.
• Turunkan kualitas
atau ukuran.
Memori tidak cukup
untuk merekam foto
• Hapus foto setelah
menyalin gambar
lanjutan pada
pengaturan sekarang,
penting ke komputer
atau perangkat
atau kamera telah
lainnya.
kehabisan nomor file
atau folder.
• Masukkan kartu
memori baru.
Lepas rana. Apabila
kesalahan bertahan atau
Kamera gagal
muncul berulang kali,
berfungsi.
hubungi perwakilan
servis resmi Nikon.
0
133,
135
133,
135
—
333
202,
330
91, 94
278
15
—
359
Indikator
Monitor
Tidak ada kartu
memori.
Panel
kontrol
Masalah
Kamera tidak
dapat
S
mendeteksi
kartu memori.
• Kesalahan saat
mengakses
kartu memori.
Tidak dapat
W,
mengakses kartu
R
memori ini. Sisipkan
(berkilat)
kartu lain.
• Tidak dapat
mencipta
folder baru.
m
360
Kamera tidak
W,
dapat
O
mengontrol
(berkilat)
kartu Eye-Fi.
Pemecahan
Matikan kamera dan
pastikan bahwa kartu
dimasukkan dengan
benar.
• Gunakan kartu yang
disetujui Nikon.
• Periksa apakah
bidang kontak
bersih. Apabila kartu
rusak, hubungi
pengecer atau
perwakilan servis
resmi Nikon.
• Hapus file atau
masukkan kartu
memori baru setelah
menyalin gambar
penting ke
komputer atau
perangkat lainnya.
• Periksa apakah
firmware kartu
Eye-Fi adalah versi
terbaru.
• Salin file pada kartu
Eye-Fi ke komputer
atau perangkat
lainnya dan format
kartu, atau
masukkan kartu
baru.
0
15
387
—
15,
278,
387
—
—
Indikator
Monitor
Kartu memori
terkunci. Geser
kunci ke posisi
"tulis".
Panel
kontrol
W,
X
(berkilat)
Tidak tersedia jika
kartu Eye-Fi
terkunci.
W,
O
(berkilat)
Kartu ini tidak
diformat. Format
kartu.
[C]
(berkilat)
Tidak dapat
memulai tinjauan
langsung. Tunggu.
—
Folder tidak berisi
gambar.
—
Semua gambar
tersembunyi.
—
Masalah
Kartu memori
dikunci
(perlindungan
tulis).
Kartu Eye-Fi
dikunci
(perlindungan
tulis).
Kartu memori
belum diformat
untuk
penggunaan di
kamera.
Pemecahan
Geser switch
perlindungan tulis
kartu ke posisi “write
(tulis)”.
0
16
Format kartu memori
304,
atau masukkan kartu
387
memori baru.
Tunggu hingga sirkuit
internal mendingin
Suhu internal
sebelum meneruskan
kamera tinggi. fotografi tinjauan
langsung atau
perekaman film.
Pilih folder yang berisi
Tidak ada
gambar dari menu
gambar pada
Folder playback atau
kartu memori
masukkan kartu
atau dalam
memori yang berisi
folder terpilih
untuk playback. gambar.
Tiada gambar dapat
ditampilkan ulang
hingga folder lain
dipilih atau
Semua foto
dalam folder
Sembunyikan
sekarang
gambar digunakan
disembunyikan. untuk mengijinkan
paling sedikit satu
gambar untuk
ditampilkan.
353
15,
281
281
361
Indikator
Monitor
362
Panel
kontrol
Tidak dapat
menampilkan file
ini.
—
Tidak dapat
memilih file ini.
—
Film ini tidak dapat
diedit.
—
Periksa printer.
—
Periksa kertas.
—
Masalah
Pemecahan
0
File telah dicipta
atau
dimodifikasi
File tidak dapat
menggunakan
ditampilkan ulang
—
komputer atau
pada kamera.
kamera merek
lain, atau file
rusak.
Gambar tercipta
Gambar terpilih
menggunakan
tidak dapat
—
perangkat lain tidak
diubah.
dapat diubah.
—
• Film tercipta
menggunakan
perangkat lainnya
Film terpilih
tidak dapat diedit.
tidak dapat
diedit.
• Durasi film paling
85
sedikit harus dua
detik.
Periksa printer. Untuk
Printer ada
melanjutkan, pilih
—*
kesalahan.
Lanjutkan (jika
tersedia).
Kertas dalam
Masukkan kertas
printer bukan
berukuran sesuai dan — *
ukuran pilihan. pilih Lanjutkan.
Indikator
Monitor
Panel
kontrol
Masalah
Kertas macet
dalam printer.
Printer
kehabisan
kertas.
Pemecahan
Benahi macet dan
Kertas macet.
—
pilih Lanjutkan.
Masukkan kertas
Kertas habis.
—
ukuran terpilih dan
pilih Lanjutkan.
Periksa tinta. Untuk
Periksa pasokan
Tinta ada
—
melanjutkan, pilih
tinta.
kesalahan.
Lanjutkan.
Printer
Ganti tinta dan pilih
Tinta habis.
—
kehabisan tinta. Lanjutkan.
* Baca buku petunjuk printer untuk informasi selengkapnya.
0
—*
—*
—*
—*
363
Spesifikasi
❚❚ Kamera Digital Nikon D500
Jenis
Jenis
Dudukan lensa
Sudut gambar efektif
Piksel efektif
Piksel efektif
Sensor gambar
Sensor gambar
Piksel total
Sistem Reduksi Debu
Penyimpanan
Ukuran gambar (piksel)
364
Kamera digital refleks lensa tunggal
Dudukan Nikon F (dengan penghubung AF dan
kontak AF)
Nikon format DX; panjang fokal dalam format
35 mm [135] setara ke sekitar 1,5× dari lensalensa dengan sudut gambar format FX
20,9 juta
Sensor CMOS 23,5 × 15,7 mm
21,51 juta
Pembersihan sensor gambar, data referensi
Penghapusan Debu Gambar (perangkat lunak
Capture NX-D diperlukan)
• Area gambar DX (24×16)
5568 × 3712 (#)
4176 × 2784 ($)
2784 × 1856 (%)
• Area gambar 1,3× (18×12)
4272 × 2848 (#)
3200 × 2136 ($)
2128 × 1424 (%)
• Foto dengan area gambar DX diambil selama
perekaman film
5568 × 3128 (#)
4176 × 2344 ($)
2784 × 1560 (%)
• Foto dengan area gambar 1,3× diambil selama
perekaman film
4272 × 2400 (#)
3200 × 1800 ($)
2128 × 1192 (%)
• Foto diambil selama perekaman film pada ukuran
frame 3840 × 2160: 3840 × 2160
Penyimpanan
Format file
Sistem Picture Control
Media
Slot kartu ganda
Sistem file
Jendela bidik
Jendela bidik
Cakupan frame
Pembesaran
• NEF (RAW): 12 atau 14 bit (kompresi utuh,
dikompresi atau tidak dikompresi); besar,
sedang, dan kecil tersedia (gambar sedang
dan kecil adalah direkam pada kedalaman
bidang 12 bit menggunakan kompresi utuh)
• TIFF (RGB)
• JPEG: JPEG-Baseline yang mendukung
kompresi fine (sekitar 1 : 4), normal (sekitar
1 : 8), atau basic (sekitar 1 : 16); kompresi
kualitas optimum tersedia
• NEF (RAW)+JPEG: Foto tunggal terekam baik
dalam format NEF (RAW) maupun JPEG
Standar, Netral, Terang, Monokrom, Potret,
Pemandangan, Datar; Picture Control terpilih
dapat dirubah; penyimpanan bagi Picture
Control kustom
Kartu memori XQD dan SD (Secure Digital) serta
kartu memori SDHC dan SDXC yang mematuhi
UHS-II
Kartu yang manapun dapat digunakan bagi
penyimpanan primer atau cadangan atau bagi
penyimpanan gambar NEF (RAW) dan JPEG
terpisah; gambar dapat disalin di antara kartu.
DCF 2.0, Exif 2.3, PictBridge
Jendela bidik refleks lensa tunggal pentaprisma
sejajar mata
• Area gambar DX (24×16): Sekitar 100% horisontal
dan 100% vertikal
• Area gambar 1,3× (18×12): Sekitar 98% horisontal
dan 98% vertikal
Sekitar 1,0 × (lensa pada tak terhingga 50 mm
f/1.4, –1,0 m–1)
365
Jendela bidik
Eyepoint
Penyesuaian diopter
Layar pengatur fokus
Cermin refleks
Pratinjau jarak fokus
Bukaan lensa
Lensa
Lensa kompatibel
16 mm (–1,0 m–1; dari pusat permukaan lensa
eyepiece jendela bidik)
–2–+1 m–1
Layar jenis B BriteView Clear Matte Mark II
dengan bracket area AF (kisi bingkai dapat
ditampilkan)
Kembali cepat
Menekan tombol Pv menstop bukaan lensa
pada nilai pilihan pengguna (mode A dan M)
atau oleh kamera (mode P dan S)
Kembali seketika, dikendalikan secara
elektronik
Kompatibel dengan lensa AF NIKKOR, termasuk
lensa tipe G, E, dan D (pembatasan berlaku
pada lensa PC), dan lensa DX, lensa AI-P
NIKKOR, dan lensa non-CPU AI (mode
pencahayaan A dan M saja). Lensa IX-NIKKOR,
lensa bagi F3AF, dan lensa non-AI tidak dapat
digunakan.
Jendela jangkauan elektronik dapat digunakan
dengan lensa yang memiliki bukaan diafragma
maksimal f/5.6 atau lebih cepat (jendela
jangkauan elektronik mendukung 15 titik fokus
dengan lensa yang memiliki bukaan diafragma
maksimal f/8 atau lebih cepat, di mana 9 titik
tersedia bagi pemilihan).
Rana
Jenis
Kecepatan
Kecepatan sinkr. lampu
kilat
366
Rana mekanik bidang fokal bergerak-vertikal
yang dikendalikan secara elektronik; rana frontcurtain elektronik tersedia di mode pelepas
cermin naik
1/8000 – 30 d dalam langkah 1/3, 1/2, atau 1 EV,
bulb, waktu, X250
X= 1/250 d; sinkronkan dengan rana pada 1/250 d
atau lebih lambat
Lepas
Mode pelepas
Perkiraan kemajuan
kecepatan frame
Pewaktu otomatis
S (bingkai tunggal), CL (kecepatan rendah
berkelanjutan), CH (kecepatan tinggi
berkelanjutan), Q (pelepas rana diam),
QC (pelepas rana diam berkelanjutan),
E (pewaktu otomatis), MUP (cermin naik)
• CL: 1–9 fps
• CH: 10 fps
• QC: 3 fps
2 d, 5 d, 10 d, 20 d; pencahayaan 1–9 pada
interval 0,5, 1, 2, atau 3 d
Pencahayaan
Pengukuran
Pengukuran pencahayaan TTL menggunakan
sensor RGB dengan sekitar 180K (180.000) piksel
Metode pengukuran
• Matriks: Pengukuran matriks warna 3D III (lensa
tipe G, E, dan D); pengukuran matriks warna III
(lensa CPU lainnya); pengukuran matriks
warna yang tersedia dengan lensa non-CPU
jika pengguna menyediakan data lensa
• Rasio pusat: Penekanan sebesar 75% diberikan
pada lingkaran 8 mm di tengah bingkai. Garis
tengah lingkaran dapat dirubah ke 6, 10, atau
13 mm, atau penekanan dapat didasarkan
pada rata-rata dari luas seluruh frame (lensa
non-CPU menggunakan lingkaran 8 mm)
• Titik: Mengukur lingkaran 3,5 mm (sekitar 2,5%
dari bingkai) berpusat pada titik fokus terpilih
(pada titik fokus tengah saat lensa non-CPU
digunakan)
• Rasio sorotan: Tersedia pada lensa tipe G, E, dan
D
Jangkauan (ISO 100, lensa • Pengukuran matriks atau rasio pusat: –3–+20 EV
f/1.4, 20 °C)
• Pengukuran titik: 2–20 EV
• Pengukuran rasio sorotan: 0–20 EV
Penghubung pengukur
Gabungan CPU dan AI
pencahayaan
367
Pencahayaan
Mode pencahayaan
Terprogram otomatis dengan program fleksibel
(P); prioritas rana otomatis (S); prioritas bukaan
diafragma otomatis (A); manual (M)
Kompensasi pencahayaan –5 – +5 EV dengan peningkatan 1/3, 1/2, atau 1 EV
Kunci pencahayaan
Penyinaran dikunci pada nilai terdeteksi
Sensitivitas ISO (Indeks
ISO 100 – 51200 dalam langkah 1/3, 1/2, atau 1 EV.
Pencahayaan Disarankan) Juga dapat diatur ke sekitar 0,3, 0,5, 0,7, atau
1 EV (setara ISO 50) di bawah ISO 100 atau ke
sekitar 0,3, 0,5, 0,7, 1, 2, 3, 4, atau 5 EV (setara
ISO 1640000) di atas ISO 51200; kontrol
sensitivitas ISO otomatis tersedia
Active D-Lighting
Dapat dipilih dari Otomatis, Sangat tinggi,
Tinggi, Normal, Rendah, atau Mati
Fokus
Fokus otomatis
Jangkauan deteksi
Servo lensa
Titik fokus
368
Modul sensor fokus otomatis Multi-CAM 20K
dengan pendeteksi fase TTL, penghalusan, dan
153 titik fokus (termasuk 99 sensor jenis silang
dan 15 sensor yang mendukung f/8), yang
mana 55 (35 sensor jenis silang dan 9 sensor f/8)
tersedia untuk pemilihan
–4 – +20 EV (ISO 100, 20 °C)
• Fokus otomatis (AF): AF servo tunggal (AF-S); AF
servo berkesinambungan (AF-C); pelacakan
fokus prediktif diaktifkan secara otomatis
menurut status subjek
• Fokus manual (M): Jendela jangkauan elektronik
dapat digunakan
153 titik fokus, yang mana 55 atau 15 tersedia
bagi pemilihan
Fokus
Mode area-AF
Kunci fokus
AF titik-tunggal, AF area-dinamis 25-, 72-, atau
153-titik, pelacakan 3D, AF area grup, AF areaotomatis
Fokus dapat dikunci dengan menekan
setengah tombol pelepas rana (AF servo
tunggal) atau dengan menekan bagian tengah
dari sub-selektor
Lampu kilat
Kontrol lampu kilat
TTL: Kontrol lampu kilat i-TTL menggunakan
sensor RGB dengan sekitar 180K (180.000)
piksel, lampu kilat-pengisi seimbang i-TTL bagi
SLR digital digunakan bersama pengukuran
matriks, rasio pusat, dan rasio sorotan, lampu
kilat i-TTL standar bagi SLR digital dengan
pengukuran titik
Mode lampu kilat
Sinkronisasi front-curtain, sinkronisasi lambat,
sinkronisasi rear-curtain, reduksi mata merah,
reduksi mata merah dengan sinkronisasi
lambat, sinkronisasi rear-curtain lambat, mati,
Sinkronisasi Kecepatan Tinggi FP Otomatis
didukung
Kompensasi lampu kilat –3 – +1 EV dengan peningkatan 1/3, 1/2, atau 1 EV
Indikator lampu kilat siap Bersinar saat unit lampu kilat eksternal penuh
daya; berkilat setelah lampu kilat ditembakkan
pada output penuh
Dudukan aksesori
Hot-shoe ISO 518 dengan kontak sinkronisasi
dan data serta kunci pengaman
Sistem Pencahayaan
Kontrol lampu kilat i-TTL, Pencahayaan Nirkabel
Kreatif Nikon (CLS)
Canggih kendali-radio, Pencahayaan Nirkabel
Canggih optikal, iluminasi pemodelan, kunci
FV, Komunikasi Informasi Warna, Sinkronisasi
Kecepatan tinggi FP Otomatis, Bantuan AF
untuk AF multi-area, kontrol lampu kilat
terpadu
Terminal sinkronisasi
Terminal sinkronisasi ISO 519 dengan utas
pengunci
369
Keseimbangan putih
Keseimbangan putih
Bracketing
Tipe bracketing
Tinjauan langsung
Mode
Servo lensa
Mode area-AF
Fokus otomatis
Film
Pengukuran
Otomatis (3 jenis), lampu pijar, lampu neon
(7 jenis), sinar surya langsung, lampu kilat,
berawan, bayangan, manual pra-setel (hingga
6 nilai dapat disimpan, pengukuran
keseimbangan putih titik tersedia selama
tinjauan langsung), pilih suhu warna
(2500 K–10.000 K), seluruhnya dengan
penghalusan.
Pencahayaan, lampu kilat, keseimbangan putih,
dan ADL
C (tinjauan langsung foto), 1 (tinjauan
langsung film)
• Fokus otomatis (AF): AF servo tunggal (AF-S); AF
servo penuh waktu (AF-F)
• Fokus manual (M)
AF prioritas wajah, AF area lebar, AF area
normal, AF pelacakan subjek
AF deteksi-kontras di manapun dalam frame
(kamera memilih titik fokus secara otomatis
saat AF prioritas wajah atau AF pelacakan
subjek dipilih)
Pengukuran pencahayaan TTL menggunakan
sensor gambar utama
Metode pengukuran
Matriks, rasio pusat, atau rasio sorotan
Ukuran frame (piksel) dan • 3840 × 2160 (4K UHD); 30p (progresif), 25p,
kecepatan frame
24p
• 1920 × 1080; 60p, 50p, 30p, 25p, 24p
• 1280 × 720; 60p, 50p
Kecepatan frame sebenarnya bagi 60p, 50p,
30p, 25p, dan 24p adalah 59,94, 50, 29,97, 25,
dan 23,976 fps berturut-turut; kualitas tinggi ★
tersedia pada seluruh ukuran frame, kualitas
normal tersedia pada seluruh ukuran kecuali
3840 × 2160
370
Film
Format file
Kompresi video
Format perekaman audio
Perangkat perekaman
audio
Sensitivitas ISO
Active D-Lighting
Opsi lainnya
Monitor
Monitor
Playback
Playback
MOV
Penyandi Video Canggih H.264/MPEG-4
PCM Linier
Mikrofon stereo internal atau mikrofon
eksternal; sensitivitas dapat disetel
• Mode pencahayaan P, S, dan A: Kontrol sensitivitas
ISO Oto. (ISO 100 hingga Hi 5) dengan batas
atas yang dapat dipilih
• Mode pencahayaan M: Kontrol sensitivitas ISO
oto. (ISO 100 hingga Hi 5) tersedia dengan
batas atas yang dapat dipilih; pemilihan
manual (ISO 100 hingga 51200 dalam langkah
1/3, 1/2, atau 1 EV) dengan opsi tambahan
tersedia yang setara ke sekitar 0,3, 0,5, 0,7, 1, 2,
3, 4, atau 5 EV (setara ISO 1640000) di atas
ISO 51200
Dapat dipilih dari Sangat tinggi, Tinggi,
Normal, Rendah, atau Mati
Penandaan indeks, film berjeda, reduksi
guncangan elektronik
8-cm/3,2-inci, LCD peka-sentuh TFT sekitar
2359k-dot (XGA) dengan sudut pandang 170°,
cakupan bingkai sekitar 100%, dan kontrol
kecerahan monitor manual
Playback bingkai-penuh dan gambar kecil (4, 9,
atau 72 gambar) dengan zoom saat playback,
playback film, foto dan/atau tayangan slide
film, tampilan histogram, sorotan, informasi
foto, tampilan data lokasi, rotasi gambar
otomatis, pemeringkat gambar, serta
penanaman dan tampilan informasi IPTC
371
Antarmuka
USB
Output HDMI
Input audio
Output audio
Terminal jarak jauh
sepuluh-pasak
Nirkabel/Bluetooth
Nirkabel
Bluetooth
Jangkauan (garis
pandang)
SuperSpeed USB (konektor USB 3.0 Micro-B);
hubungan ke port USB terpasang disarankan
Konektor HDMI tipe C
Jack mini-pin stereo (garis tengah 3,5mm;
steker daya plug-in didukung)
Jack mini-pin stereo (garis tengah 3,5mm)
Dapat digunakan untuk terhubung ke kontrol
jarak jauh opsional, kontroler jarak jauh
nirkabel WR-R10 (memerlukan adaptor
WR-A10) atau WR-1, unit GPS GP-1/GP-1A, atau
perangkat GPS yang mematuhi NMEA0183
versi 2.01 atau 3.01 (memerlukan kabel adaptor
GPS MC-35 dan kabel dengan konektor 9-pin
sub-D)
• Standar: IEEE 802.11b, IEEE 802.11g
• Frekuensi pengoperasian: 2412–2462 MHz
(saluran 1–11)
• Daya output maksimal: 3,0 dBm (EIRP)
• Otentikasi: Sistem terbuka, WPA2-PSK
• Protokol komunikasi: Spesifikasi Bluetooth
Versi 4.1
• Frekuensi pengoperasian:
Bluetooth: 2402–2480 MHz
Bluetooth Rendah Daya: 2402–2480 MHz
• Daya output maksimal (EIRP):
Bluetooth: 1,0 dBm
Bluetooth Rendah Daya: 1,0 dBm
Sekitar 10 m tanpa gangguan; jangkauan dapat
bervariasi menurut kekuatan sinyal dan ada
atau tidaknya halangan
NFC
Pengoperasian
NFC Forum Type 3 Tag (Tag Tipe 3 Forum NFC)
Frekuensi pengoperasian 13,56 MHz
372
Bahasa yang didukung
Bahasa yang didukung
Sumber daya
Baterai
Paket baterai
Adaptor AC
Soket tripod
Soket tripod
Arab, Bengali, Bulgaria, Mandarin (Sederhana
dan Tradisional), Ceko, Denmark, Belanda,
English, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani,
Hindi, Hongaria, Indonesia, Italia, Jepang,
Korea, Marathi, Norwegia, Persia, Polandia,
Portugis (Portugal dan Brazil), Rumania, Rusia,
Serbia, Spanyol, Swedia, Tamil, Telugu, Thai,
Turki, Ukraina, Vietnam
Satu baterai isi ulang Li-ion EN-EL15; Baterai
EN-EL15b dan EN-EL15a juga dapat digunakan
Paket baterai multi-daya (Multi-Power Battery
Pack) MB-D17 opsional dengan satu baterai isi
ulang Li-ion Nikon EN-EL18c/EN-EL18b/
EN-EL18a/EN-EL18 (dijual terpisah), satu baterai
isi ulang Li-ion Nikon EN-EL15, atau delapan
baterai alkalin AA, Ni-MH, atau lithium. Sebuah
pengisi daya baterai MH-26a atau MH-26 dan
sebuah penutup ruang-baterai BL-5 (keduanya
dijual secara terpisah) diperlukan saat
menggunakan baterai EN-EL18c, EN-EL18b,
EN-EL18a, atau EN-EL18 (catat bahwa lebih
sedikit gambar dapat diambil pada pengisian
tunggal daya dengan EN-EL18 daripada
dengan EN-EL18c, EN-EL18b, atau EN-EL18a).
Baterai EN-EL15b dan EN-EL15a juga dapat
digunakan.
Adaptor AC EH-5b; memerlukan konektor daya
EP-5B (dijual terpisah)
/ inci (ISO 1222)
14
373
Dimensi/berat
Dimensi (L × T × D)
Berat
Sekitar 147 × 115 × 81 mm
Sekitar 850 g dengan baterai dan kartu memori
XQD namun tanpa tutup badan; sekitar 760 g
(badan kamera saja)
Lingkungan pengoperasian
Suhu
0 °C–40 °C
Kelembaban
85% atau kurang (tanpa kondensasi)
• Kecuali dinyatakan sebaliknya, seluruh pengukuran dilakukan sesuai dengan acuan atau
panduan Asosiasi Produk Kamera dan Pencitraan (CIPA).
• Seluruh figur adalah bagi kamera dengan baterai penuh daya.
• Contoh gambar yang ditampilkan pada kamera dan gambar serta ilustrasi dalam buku
petunjuk adalah untuk tujuan penjelasan saja.
• Nikon memiliki hak untuk mengubah penampilan dan spesifikasi dari perangkat keras dan
perangkat lunak sebagaimana dijelaskan dalam buku petunjuk ini, kapan saja dan tanpa
pemberitahuan terlebih dahulu. Nikon tidak bertanggung-jawab atas kerusakan yang mungkin
terjadi akibat dari kesalahan dalam isi buku petunjuk ini.
374
❚❚ Pengisi Daya Baterai MH-25a
Input terukur
Output terukur
Baterai yang didukung
Lama pengisian daya
baterai
Suhu pengoperasian
Dimensi (L × T × D)
Panjang kabel daya (jika
disertakan)
Berat
AC 100–240 V, 50/60 Hz, 0,23–0,12 A
DC 8,4 V/1,2 A
Baterai Li-ion isi ulang Nikon EN-EL15b,
EN-EL15a, dan EN-EL15
Sekitar 2 jam dan 35 menit pada suhu sekitar
25 °C saat tiada daya tersisa
0 °C–40 °C
Sekitar 95 × 33,5 × 71 mm, tidak termasuk
proyeksi
Sekitar 1,5 m
Sekitar 115 g, tidak termasuk konektor daya
disertakan (kabel daya atau adaptor dinding
AC)
Simbol pada produk ini mewakili hal berikut ini:
m AC, p DC, q Peralatan Kelas II (konstruksi dari produk adalah berinsulasi ganda).
❚❚ Baterai Li-ion isi ulang EN-EL15
Jenis
Kapasitas terukur
Suhu pengoperasian
Dimensi (L × T × D)
Berat
Baterai lithium-ion isi ulang
7,0 V/1900 mAh
0 °C–40 °C
Sekitar 40 × 56 × 20,5 mm
Sekitar 78 g, tidak termasuk penutup terminal
375
❚❚ Lensa AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E ED VR
Jenis
Panjang fokal
Bukaan diafragma
maksimal
Konstruksi lensa
Lensa AF-S DX tipe E dengan CPU dan dudukan F
terpasang
16–80 mm
f/2.8–4
17 elemen dalam 13 grup (termasuk 4 elemen ED,
3 elemen asferik, dan elemen dengan lapisan NanoCrystal atau fluorine)
Sudut gambar
83°–20°
Skala panjang fokal Golongan mutu dalam milimeter (16, 24, 35, 50, 80)
Informasi jarak
Output ke kamera
Zoom
Zoom manual menggunakan cincin zoom mandiri
Memfokus
Sistem Pemfokusan Internal (IF) dengan fokus
otomatis yang dikendalikan oleh Motor Autofocus
Senyap dan cincin fokus terpisah bagi fokus manual
Pengurang
Perpindahan lensa menggunakan voice coil motors
guncangan
(VCMs)
Indikator jarak fokus 0,35 m–∞
Jarak fokus minimum 0,35 m dari bidang fokal (0 115) pada seluruh posisi
zoom
Bilah diafragma
7 (bukaan diafragma lingkaran)
Diafragma
Kontrol bukaan elektronik otomatis
Rentang apertur
• Panjang fokal 16 mm: f/2.8–22
• Panjang fokal 80 mm: f/4–32
Bukaan diafragma minimal yang ditampilkan dapat
bervariasi tergantung pada besar peningkatan
pencahayaan terpilih dengan kamera.
Pengukuran
Bukaan penuh
Ukuran tambahan 72 mm (P=0,75 mm)
filter
Dimensi
Garis tengah maksimal sekitar 80 mm × 85,5 mm
(jarak dari kelopak pemasangan lensa kamera)
Berat
Sekitar 480 g
Nikon memiliki hak untuk mengubah penampilan dan spesifikasi dari perangkat keras dan
perangkat lunak sebagaimana dijelaskan dalam buku petunjuk ini, kapan saja dan tanpa
pemberitahuan terlebih dahulu. Nikon tidak bertanggung-jawab atas kerusakan yang mungkin
terjadi akibat dari kesalahan dalam isi buku petunjuk ini.
376
Lensa AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E
ED VR
Bacalah bagian ini jika Anda membeli kamera dengan kit lensa
AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E ED VR yang tersedia di
beberapa negara atau wilayah. Bagian-bagian dari lensa
dicantumkan di bawah ini.
1
2 3 4
5 6 7 8
10 11 12 13
1
2
3
4
5
6
7
8
Penutup lensa
Cincin zoom
Tanda panjang fokal
Indikator jarak fokus
Tanda jarak fokus
Cincin fokus..................................114
Tanda pemasangan lensa........... 18
Gasket karet pemasangan lensa
9
14
Kontak CPU...................................325
Skala panjang fokal
Switch mode-fokus ..........114, 378
Switch pengurang guncangan
.......................................................380
13 Switch mode pengurang
guncangan..................................381
14 Tutup lensa belakang
9
10
11
12
AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E ED VR adalah digunakan
secara eksklusif pada kamera digital format DX Nikon. Kamera
SLR film dan seri-D2 dan -D1, D200, D100, D90, D80, seri-D70,
D60, D50, seri-D40, dan kamera SLR digital D3000 tidak
didukung.
377
D Indikator Jarak Fokus
Catat bahwa indikator jarak fokus dimaksudkan hanya sebagai
panduan dan mungkin tidak dapat secara tepat menunjukkan jarak ke
subjek dan mungkin saja, oleh karena kedalaman bidang dan faktor
lainnya, tidak menampilkan ∞ saat kamera difokus pada objek jauh.
A Menggunakan M/A (Fokus otomatis dengan Pengaturan Manual) dengan lensa
AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E ED VR
Untuk memfokus menggunakan pengaturan manual (M/A):
1 Geser switch mode-fokus lensa (0 377) ke M/A.
2 Fokus.
Jika diinginkan, Anda dapat mengambil alih fokus otomatis dengan
memutar cincin fokus lensa sambil menekan setengah tombol pelepas
rana (atau, jika kamera dilengkapi dengan tombol AF-ON, sementara
tombol AF-ON ditekan). Untuk memfokus ulang menggunakan fokus
otomatis, tekan setengah tombol pelepas rana atau tekan tombol
AF-ON kembali.
378
D Perawatan Lensa
• Lensa kembali ke bukaan diafragma maksimal saat dilepas dari
kamera. Untuk melindungi bagian dalam lensa, simpanlah jauh dari
cahaya matahari langsung atau pasang kembali penutup lensa.
• Jangan memungut atau membawa lensa atau kamera hanya
menggunakan tudung lensa saja.
• Jaga kontak CPU tetap bersih.
• Sekiranya gasket karet pemasangan lensa rusak, segera hentikan
penggunaan dan bawa lensa ke pusat servis resmi Nikon untuk
perbaikan.
• Gunakan blower untuk menghilangkan debu dan kain tiras dari
permukaan lensa.
• Elemen depan dan belakang dengan lapisan fluorin dapat
dibersihkan hanya dengan menyekanya dengan kain kering. Bercak
dan sidik jari dapat dihilangkan menggunakan kain katun lembut
dan bersih atau ke tisu pembersih lensa dan bersihkan dari tengah
bergerak melingkar ke luar, usahakan agar tidak meninggalkan noda
atau menyentuh kaca dengan jari Anda. Untuk menghilangkan noda
yang susah hilang, seka dengan lembut menggunakan kain lembut
yang dibasahi dengan sedikit air bersih, ethanol, atau cairan
pembersih lensa. Noda berbentuk tetesan pada elemen dengan
lapisan air dan fluorin-tahan minyak dapat dihilangkan dengan kain
kering.
• Jangan pernah gunakan pelarut organik seperti tiner cat atau bensol
untuk membersihkan lensa.
• Tudung lensa atau filter NC dapat digunakan untuk melindungi
elemen lensa depan.
• Pasang tutup depan dan belakang sebelum meletakkan lensa dalam
kantung fleksibelnya.
• Apabila lensa tidak akan digunakan untuk jangka panjang, simpan di
lokasi sejuk serta kering untuk mencegah jamur dan karat. Jangan
menyimpan di bawah sinar surya langsung atau bersama nafta atau
bola kamper ngengat.
• Jaga lensa agar tetap kering. Karat pada mekanisme internal dapat
menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.
• Meninggalkan lensa di lokasi yang teramat panas dapat merusak
atau melengkungkan bagian yang terbuat dari plastik penguatan.
379
❚❚ Pengurang Guncangan (VR)
Lensa AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E ED VR mendukung
pengurang guncangan (VR), yang mengurangi kabur
disebabkan oleh kamera goyang bahkan saat kamera sedang
meliput, yang mengijinkan kecepatan rana diperlambat hingga
sekitar 4,0 stop. Ini meningkatkan rentang kecepatan rana yang
tersedia dan mengijinkan fotografi genggam, tanpa-tripod
dalam beragam situasi. Nilai tercantum 4,0 stop adalah
berdasarkan pengukuran yang dilakukan di mode NORMAL
menurut standar Asosiasi Produk Kamera dan Pencitraan (CIPA);
lensa format-FX dinilai menggunakan kamera digital format-FX,
lensa format-DX menggunakan kamera format-DX, dan lensa
zoom pada zoom maksimal.
Untuk menggunakan pengurang
guncangan, geser switch pengurang
guncangan ke ON. Pengurang guncangan
diaktifkan saat tombol pelepas rana
ditekan setengah, mengurangi efek dari
goyangan kamera pada gambar dalam
jendela bidik dan menyederhanakan
proses pembingkaian subjek dan
pemfokusan.
380
D Pengurang Guncangan
• Saat menggunakan pengurang guncangan, tekan setengah tombol
pelepas rana dan tunggu hingga gambar di jendela bidik stabil
sebelum menekan tombol pelepas rana ke bawah penuh.
• Saat pengurang guncangan aktif, gambar dalam jendela bidik dapat
berguncang setelah rana dilepaskan. Ini tidak mengindikasi
kegagalan fungsi.
• Jangan matikan kamera atau melepas lensa selama pengurang
guncangan aktif. Jika daya ke lensa diputus sementara pengurang
guncangan hidup, lensa dapat mendesis saat tergoyang. Ini
bukanlah kegagalan fungsi, dan dapat diperbaiki dengan memasang
ulang lensa dan menghidupkan kamera.
• Apabila kamera dilengkapi dengan lampu kilat terpasang,
pengurang guncangan akan dinonaktifkan selama lampu kilat
mengisi daya.
• ON biasanya disarankan saat kamera dipasang pada monopod atau
tripod dengan kepala yang tidak terkunci, meskipun begitu OFF
mungkin lebih disukai tergantung kondisi pemotretan dan jenis
tripod.
A Switch Mode Pengurang Guncangan (Lensa AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E
ED VR)
Switch mode pengurang guncangan yang digunakan untuk memilih
mode pengurang guncangan saat pengurang guncangan hidup.
• Pilih NORMAL guna mengurangi efek dari guncangan saat memfoto
dari posisi yang tetap dan dalam situasi lainnya dengan agak sedikit
pergerakan kamera.
• Pilih ACTIVE guna mengurangi efek dari guncangan saat memotret dari
kendaraan bergerak, sambil berjalan kaki, dan dalam situasi lainnya
dengan pergerakan kamera aktif.
Geser switch mode pengurang guncangan ke NORMAL bagi bidikan
liputan. Saat kamera meliput, pengurang guncangan berlaku hanya ke
gerakan yang bukan merupakan bagian dari liputan (jika kamera
diliput secara horisontal, sebagai contoh, pengurang guncangan
hanya akan diberlakukan pada goyangan vertikal), membuatnya jauh
lebih mudah untuk meliput kamera dengan lancar pada sudut lebar.
381
A Menggunakan Unit Lampu Kilat Terpasang
Apabila kamera dilengkapi dengan lampu kilat terpasang, pastikan
subjek ada pada jarak paling tidak 0,6 m dan lepaskan tudung lensa
untuk mencegah vinyet (bayangan yang tercipta di mana ujung dari
lensa menghalangi lampu kilat terpasang).
Bayangan
Kamera
D7200, D7100, D7000
D5500, D5300, D5200,
D5100, D5000, D3300,
D3200, D3100
Seri D300
382
Vinyet
Posisi zoom
18 mm
24 mm, 35 mm,
50 mm, 80 mm
24 mm
35 mm, 50 mm,
80 mm
18 mm
24 mm, 35 mm,
50 mm, 80 mm
Jarak minimum tanpa vinyet
1,0 m
0,6 m
1,0 m
0,6 m
1,5 m
0,6 m
A Aksesori Disertakan bagi Lensa AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E ED VR
• Tutup Lensa Depan Snap-on 72 mm LC-72
• Tutup Lensa Belakang LF-4
• Tudung Bayonet HB-75
Sejajarkan tanda pemasangan tudung lensa (●) dengan tanda garis
arah tudung lensa ( ) seperti ditunjukkan dalam Gambar q dan
lalu putar tudungnya (w) hingga tanda ● sejajar dengan tanda
pengunci tudung lensa (—).
Saat memasang atau melepas tudungnya, genggam di dekat simbol
pada dasarnya dan hindari menggenggam terlalu kencang. Vinyet
dapat terjadi jika tudungnya tidak dipasang dengan benar. Tudung
dapat dibalik dan didudukkan pada lensa saat tidak digunakan.
Untuk melepas tudung lensa, tekan tombol pelepas kunci tudung
lensa (q), putar tudungnya ke arah yang ditunjukkan oleh tanda
panah (w), dan lepaskan seperti petunjuk (e).
383
A Aksesori Opsional bagi Lensa AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E ED VR
• Filter ulir 72 mm
• Kotak Lensa CL-1218
A Catatan tentang Lensa Sudut-Lebar dan -Super Lebar
Fokus otomatis mungkin tidak memberi hasil yang diinginkan dalam
situasi seperti ditunjukkan di bawah ini.
1 Objek di latar belakang mengambil titik fokus lebih banyak daripada subjek
utamanya:
Apabila titik fokus mengandung baik
objek latar depan maupun belakang,
kamera mungkin memfokus pada
latar belakang dan subjeknya
mungkin tidak terfokus.
Contoh: Subjek potret yang
jauh pada suatu jarak dari
latar belakang
2 Subjek berisikan banyak detil halus.
Kamera mungkin menemui kesulitan
memfokus pada subjek yang kurang
kontras atau tampak lebih kecil
daripada objek di latar belakang.
Contoh: Padang bunga
Dalam kasus ini, gunakan fokus manual, atau gunakan kunci fokus
untuk memfokus pada subjek lainnya pada jarak yang sama dan
kemudian tata ulang foto. Untuk informasi selengkapnya, simak
“Memperoleh Hasil Bagus dengan Fokus Otomatis” (0 113).
384
A Informasi Merek Dagang
IOS adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Cisco
Systems, Inc., di Amerika Serikat dan/atau negara lainnya dan
digunakan di bawah lisensi. Windows adalah merek dagang terdaftar
atau merek dagang dari Korporasi Microsoft di Amerika Serikat dan/
atau negara lainnya. Mac, OS X, Apple®, App Store®, logo Apple,
iPhone®, iPad® dan iPod touch® adalah merek dagang dari Apple Inc.
terdaftar di A.S. dan/atau negara lainnya. Android, Google Play dan
logo Google Play adalah merek dagang Google LLC. Robot Android
digandakan atau dimodifikasi dari karya yang diciptakan dan dibagi
oleh Google dan digunakan menurut kondisi yang dijelaskan dalam
Lisensi Attribution Creative Commons 3.0. PictBridge adalah merek
dagang. XQD adalah merek dagang dari Korporasi Sony. Logo SD,
SDHC, dan SDXC adalah merek dagang dari SD-3C, LLC. HDMI, logo
HDMI dan High-Definition Multimedia Interface merupakan merek
dagang atau merek dagang terdaftar dari HDMI Licensing, LLC.
Wi-Fi dan logo Wi-Fi adalah merek dagang atau merek dagang
terdaftar dari Wi-Fi Alliance. N-Mark adalah merek dagang atau merek
dagang terdaftar dari NFC Forum, Inc., di Amerika Serikat dan/atau
negara lainnya.
Ciri kata dan logo Bluetooth® adalah merek dagang yang dimiliki oleh
Bluetooth SIG, Inc. dan penggunaan apapun dari merek tersebut oleh
Korporasi Nikon adalah di bawah lisensi.
Semua nama dagang lainnya yang disebutkan dalam buku petunjuk
ini atau dalam dokumentasi lain yang disertakan bersama produk
Nikon Anda adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari
pemiliknya masing-masing.
Use of the Made for Apple badge means that an accessory has been
designed to connect specifically to the Apple products identified in
the badge, and has been certified by the developer to meet Apple
performance standards. Apple is not responsible for the operation of
this device or its compliance with safety and regulatory standards.
Please note that the use of this accessory with an Apple product may
affect wireless performance.
385
A Standar yang Didukung
• DCF Versi 2.0: Peraturan Disain bagi Sistem File Kamera (DCF) adalah
standar yang dipakai luas di industri kamera digital guna memastikan
kompatibilitas di antara kamera dari produsen yang berbeda.
• Exif versi 2.3: Kamera mendukung Exif (Exchangeable Image File
Format bagi Kamera Digital Gambar Diam) versi 2.3, standar di mana
informasi tersimpan bersama foto digunakan untuk reproduksi
warna optimal saat gambar adalah output dari printer yang
mematuhi Exif.
• PictBridge: Standar yang dikembangkan melalui kerjasama antara
industri kamera digital dan printer, mengijinkan output foto secara
langsung ke printer tanpa terlebih dahulu mentransfernya ke
komputer.
• HDMI: High-Definition Multimedia Interface adalah standar
antarmuka multimedia yang digunakan pada perangkat elektronik
dan perangkat AV yang dapat melakukan transmisi data audiovisual
dan sinyal kontrol ke perangkat kompatibel HDMI melalui hubungan
kabel tunggal.
A Tanda Kesesuaian
Standar pada mana kamera ini patuh dapat ditinjau menggunakan
opsi Tanda kesesuaian di menu persiapan (0 309).
A Lisensi FreeType (FreeType2)
Sebagian dari perangkat lunak ini adalah hak cipta © 2012 The
FreeType Project (http://www.freetype.org). Hak cipta dilindungi
undang-undang.
A Lisensi MIT (HarfBuzz)
Sebagian dari perangkat lunak ini adalah hak cipta © 2016 The
HarfBuzz Project (http://www.freedesktop.org/wiki/Software/HarfBuzz).
Hak cipta dilindungi undang-undang.
386
Kartu Memori yang Disetujui
❚❚ Kartu Memori XQD
Kamera ini dapat digunakan dengan kartu memori XQD. Kartu
dengan kecepatan tulis 45 MB/d (300×) atau lebih tinggi
disarankan bagi perekaman film; kecepatan lebih lambat dapat
menghentikan perekaman atau menyebabkan playback
tersentak, dan tidak imbang. Untuk informasi tentang
kompatibilitas dan pengoperasian, silakan hubungi pabrikan.
387
❚❚ Kartu Memori SD
Kamera ini mendukung kartu memori SD, SDHC, dan
SDXC, termasuk kartu SDHC dan SDXC yang patuh
pada UHS-I dan UHS-II. Kartu peringkat UHS Speed
Class 3 atau lebih baik disarankan bagi perekaman film;
menggunakan kartu lebih lambat dapat menyebabkan
perekaman terhenti. Saat memilih kartu untuk digunakan dalam
pembaca kartu, pastikan mereka sesuai dengan perangkat.
Hubungi pabrikan untuk informasi tentang fitur, pengoperasian,
dan batasan penggunaan.
388
Kapasitas Kartu Memori
Tabel berikut ini menunjukkan perkiraan jumlah gambar yang
dapat disimpan pada kartu Lexar Professional 2933× XQD 2.0
64 GB pada pengaturan kualitas gambar, ukuran gambar, dan
area gambar berbeda (per April 2016).
❚❚ Area Gambar DX (24×16)
Kualitas gambar
NEF (RAW), Kompresi
utuh, 12-bit
NEF (RAW), Kompresi
utuh, 14-bit
NEF (RAW), Dikompresi,
12-bit
NEF (RAW), Dikompresi,
14-bit
NEF (RAW), Tanpa
kompresi, 12-bit
NEF (RAW), Tanpa
kompresi, 14-bit
TIFF (RGB)
JPEG fine 3
JPEG normal 3
JPEG basic 3
Ukuran
gambar
Besar
Sedang
Kecil
20,1 MB
14,5 MB
11,0 MB
Jumlah
gambar 1
1700
2400
3200
Kapasitas
penyangga 2
200
200
200
Besar
25,0 MB
1300
200
Besar
17,2 MB
2400
200
Besar
21,3 MB
2000
200
Besar
33,1 MB
1700
200
Besar
43,1 MB
1300
79
Besar
Sedang
Kecil
Besar
Sedang
Kecil
Besar
Sedang
Kecil
Besar
Sedang
Kecil
62,5 MB
35,6 MB
16,4 MB
10,4 MB
6,4 MB
3,4 MB
5,3 MB
3,3 MB
1,8 MB
2,8 MB
1,8 MB
1,0 MB
975
1600
3600
4400
7300
13.700
8600
14.100
25.900
16.600
26.600
46.500
48
56
64
200
200
200
200
200
200
200
200
200
Ukuran file 1
389
❚❚ Area Gambar 1,3× (18×12)
Kualitas gambar
NEF (RAW), Kompresi
utuh, 12-bit
NEF (RAW), Kompresi
utuh, 14-bit
NEF (RAW), Dikompresi,
12-bit
NEF (RAW), Dikompresi,
14-bit
NEF (RAW), Tanpa
kompresi, 12-bit
NEF (RAW), Tanpa
kompresi, 14-bit
Ukuran
gambar
Besar
Sedang
Kecil
12,4 MB
9,1 MB
7,0 MB
Jumlah
gambar 1
2900
3900
5100
Kapasitas
penyangga 2
200
200
200
Besar
15,4 MB
2300
200
Besar
10,7 MB
3900
200
Besar
13,1 MB
3300
200
Besar
20,1 MB
2900
200
Besar
25,9 MB
2300
200
Ukuran file 1
Besar
37,2 MB
1600
135
Sedang
21,4 MB
2700
200
Kecil
10,0 MB
5700
200
Besar
6,5 MB
7000
200
Sedang
4,2 MB
11.100
200
JPEG fine 3
Kecil
2,4 MB
19.200
200
Besar
3,4 MB
13.600
200
JPEG normal 3
Sedang
2,2 MB
21.200
200
Kecil
1,3 MB
35.700
200
Besar
1,8 MB
25.600
200
JPEG basic 3
Sedang
1,2 MB
39.200
200
Kecil
0,8 MB
60.600
200
1 Seluruh figur adalah perkiraan. Ukuran file bervariasi menurut scene terekam.
2 Jumlah bidikan maksimal yang dapat disimpan dalam penyangga memori pada ISO 100.
Menurun pada kualitas gambar yang ditandai oleh bintang (“★”) atau jika kontrol distorsi
otomatis hidup.
3 Gambar berasumsi kompresi JPEG prioritas ukuran. Pemilihan opsi kualitas gambar ditandai
dengan bintang (“★”; kompresi optimum) meningkatkan ukuran file gambar JPEG; jumlah
gambar dan kapasitas penyangga menurun karenanya.
TIFF (RGB)
390
A d2—Lepas Berkelanjutan Maks. (0 297)
Jumlah foto maksimal yang dapat diambil dalam burst tunggal dapat
diatur ke jumlah berapapun antara 1 dan 200.
391
Masa Pakai Baterai
Footage film atau jumlah bidikan yang dapat direkam dengan
baterai penuh daya bervariasi menurut kondisi dari baterai,
suhu, interval antar bidikan, dan jangka waktu menu
ditampilkan. Dalam hal baterai AA, kapasitasnya juga bervariasi
menurut buatan dan kondisi penyimpanan; beberapa baterai
mungkin tidak dapat digunakan. Figur contoh bagi kamera dan
paket baterai multi-daya (Multi-Power Battery Pack) MB-D17
opsional diberikan di bawah.
• Foto, mode pelepas bingkai tunggal (standar CIPA 1)
- Satu baterai EN-EL15 2 (kamera): Sekitar 1240 bidikan
- Satu baterai EN-EL15 2 (MB-D17): Sekitar 1240 bidikan
- Satu baterai EN-EL18a 3 (MB-D17): Sekitar 2510 bidikan
- Delapan baterai alkalin AA (MB-D17): Sekitar 1140 bidikan
• Foto, mode pelepas berkelanjutan (standar NIKON 4)
- Satu baterai EN-EL15 2 (kamera): Sekitar 2740 bidikan
- Satu baterai EN-EL15 2 (MB-D17): Sekitar 2740 bidikan
- Satu baterai EN-EL18a 3 (MB-D17): Sekitar 6570 bidikan
- Delapan baterai alkalin AA (MB-D17): Sekitar 2620 bidikan
• Film 5
- Satu baterai EN-EL15 2 (kamera): Sekitar 50 menit footage HD
- Satu baterai EN-EL15 2 (MB-D17): Sekitar 50 menit footage HD
- Satu baterai EN-EL18a 3 (MB-D17): Sekitar 130 menit footage HD
- Delapan baterai alkalin AA (MB-D17): Sekitar 60 menit footage HD
392
1 Diukur pada 23 °C (±2 ) dengan lensa AF-S DX NIKKOR 16–80mm f/2.8–4E ED VR di bawah
kondisi pengujian berikut: lensa berputar dari tak terhingga ke rentang minimal dan satu foto
diambil pada pengaturan default sekali setiap 30 d. Tinjauan langsung tidak digunakan.
2 Baterai EN-EL15b dan EN-EL15a juga dapat digunakan sebagai ganti EN-EL15.
3 Memerlukan pengisi daya baterai MH-26a atau MH-26 dan penutup ruang-baterai BL-5
(keduanya dijual terpisah). Baterai EN-EL18c, EN-EL18b, dan EN-EL18 dapat digunakan sebagai
ganti EN-EL18a, namun catat bahwa lebih sedikit gambar dapat diambil pada pengisian
tunggal dengan EN-EL18 daripada dengan EN-EL18c/EN-EL18b/EN-EL18a.
4 Diukur pada 23 °C dengan lensa AF-S NIKKOR 70–200mm f/2.8G ED VR II di bawah kondisi
pengujian berikut: pengurang guncangan mati, kualitas gambar diatur ke JPEG normal, ukuran
gambar diatur ke Besar, kecepatan rana 1/250 d, fokus diputar dari tak terhingga ke rentang
minimal tiga kali setelah tombol pelepas rana ditekan setengah selama 3 d; enam bidikan lalu
diambil berturut-turut dan monitor dihidupkan selama 5 d dan lalu dimatikan; siklus diulang
sekali pewaktu siaga berakhir.
5 Diukur pada 23 °C (±2 ) dengan kamera pada pengaturan default dan lensa AF-S DX NIKKOR
16–80mm f/2.8–4E ED VR di bawah kondisi pengujian yang ditentukan oleh Asosiasi Produk
Kamera dan Pencitraan (CIPA). Film satuan terdiri dari satu atau beberapa file, masing-masing
sebesar hingga 4 GB, dan dapat mencapai panjang total hingga 29 menit 59 detik; perekaman
dapat berakhir sebelum batas ini tercapai jika suhu kamera meningkat.
Hal berikut dapat menurunkan masa pakai baterai:
• Menggunakan monitor
• Menahan penekanan setengah tombol pelepas rana
• Melakukan fokus otomatis berulang kali
• Mengambil foto NEF (RAW) atau TIFF (RGB)
• Kecepatan rana lambat
• Menggunakan fitur Wi-Fi (LAN nirkabel) dan Bluetooth kamera
• Menggunakan kamera dengan aksesori opsional terhubung
• Menggunakan mode VR (pengurang guncangan) dengan
lensa VR
• Zoom memperbesar dan memperkecil berulang-kali dengan
lensa AF-P.
Guna memastikan bahwa Anda memperoleh manfaat
sebanyaknya dari baterai isi-ulang Nikon EN-EL15:
• Jaga kontak baterai tetap bersih. Bidang kontak yang kotor
dapat menurunkan kinerja baterai.
• Gunakan baterai segera setelah pengisian daya. Baterai akan
kehilangan dayanya jika lama tidak digunakan.
393
Indeks
394
Simbol
L (Manual pra-setel).......... 160, 169
P (Terprogram otomatis) ......130, 132
S (Prioritas rana otomatis) .... 130, 133
A (Prioritas bukaan diafragma
otomatis) .................................. 130, 134
M (Manual) ................................. 130, 135
S (Frame tunggal)............................. 116
CL (Kecepatan rendah berkelanjutan)
116, 297
CH (Kecepatan tinggi berkelanjutan) .
116
Q (Pelepas rana diam) ..................... 116
QC (Pelepas rana berkelanjutan
senyap)............................................... 116
E (Pewaktu otomatis) ..117, 119, 296
MUP ................................................ 117, 121
K (AF titik-tunggal) ........................ 103
I (AF area-dinamis) ....................... 103
T (Pelacakan 3D) ............................ 104
N (AF area-grup) ............................. 104
H (AF area-otomatis) ..................... 104
! (AF prioritas wajah) .......................48
5 (AF area lebar) .................................48
6 (AF area normal).............................48
& (AF pelacakan subjek) ................48
L (Matriks) ......................................... 128
M (Rasio pusat) ................................. 128
N (Titik)................................................ 128
t (Rasio sorotan)............................ 128
Tombol R (Info) ..................54, 69, 226
a (Tinjauan langsung) ....43, 58, 174,
303
Q (Bantuan)............................................31
t (Penyangga memori)......... 118, 389
Tombol i.............50, 64, 225, 229, 260
Switch D ......................................... 6, 303
I (Indikator fokus) .......... 38, 111, 115
Angka
1,3×............................................ 70, 88, 97
12-bit....................................................... 93
14-bit....................................................... 93
A
Active D-Lighting......50, 64, 155, 189,
286, 290
Adaptor AC .........................................335
ADL bracketing (Set bracketing
otomatis).................................. 146, 155
Adobe RGB..........................................286
AE & lampu kilat (Set bracketing
otomatis).................................. 146, 147
AE saja (Set bracketing otomatis) .......
146, 147
AF .................. 47–49, 97–113, 292–294
AF area lebar......................................... 48
AF area normal .................................... 48
AF area-dinamis ............. 103, 106, 294
AF area-grup.................... 104, 106, 294
AF area-otomatis .................... 104, 106
AF prioritas wajah............................... 48
AF servo berkesinambungan ......101,
292
AF servo penuh waktu...................... 47
AF servo tunggal.............. 47, 101, 292
AF titik-tunggal ....................... 103, 106
AF-C ............................................. 101, 292
AF-F.......................................................... 47
AF-S....................................... 47, 101, 292
Aksesori ................................................335
Aktivasi AF...........................................293
Angka-f....................................... 134, 325
Apertur listrik selektor-multi .......... 65
Area gambar ...50, 64, 88, 89, 94, 284,
288
Area pengamatan pelacakan 3D 293
Atur Fn kntrl jrk jauh (WR)............. 307
Atur jam dari satelit ......................... 254
Atur Picture Control ..... 180, 285, 289
Atur tombol MB-D17....................... 303
Audio .......................................................60
AWL optikal ...............................208, 209
AWL optikal/radio ...................208, 213
AWL radio...................................208, 210
C
B
D
Bahasa (Language) .......................... 304
Bantuan ..................................................31
Batasan mode fokus oto................ 294
Batasi pilihan mode area AF......... 293
Baterai ....................13, 15, 35, 309, 375
Baterai Li-ion isi ulang .iv, 13, 35, 375
Bayangan (Keseimbangan putih)160
Berawan (Keseimbangan putih) . 160
Bersihkan sensor gambar.....305, 338
Bip.......................................................... 306
Bluetooth ....................................xxii, 308
Bracket area AF ............................... 7, 29
Bracketing........................ 146, 287, 301
Bracketing keseimbangan putih 146,
151
Bracketing lampu kilat 146, 147, 287,
301
Bracketing oto. (mode M) ............. 301
Bracketing otomatis..... 146, 287, 301
Bracketing pencahayaan.....146, 147,
287, 301
Bukaan......................134, 135, 140, 302
Bukaan berpenggerak elektronik..65
Bukaan diafragma maksimal...49, 53,
250, 325, 333
Bukaan diafragma minimal ... 19, 131
Bulb ....................................................... 137
Data ikhtisar........................................270
Data lensa non-CPU......250, 251, 305
Data lokasi ................................. 253, 268
Data pemotretan ..............................266
Datar (Atur Picture Control) ..........180
Daylight saving time........................304
DCF.........................................................386
Definisi tinggi.....................................386
Deteksi wajah........................... 293, 295
Deteksi wajah pelacakan 3D.........293
Dikompresi (kompresi NEF (RAW))93
Diopter...........................................29, 335
D-Lighting ...........................................313
Dudukan aksesori ................... 196, 335
Dudukan lensa....................... 3, 18, 115
Cadangan (Fungsi slot sekunder) . 96
Cahaya latar .............................................6
Cahaya latar tombol ................... 6, 298
Camera Control Pro 2 ......................336
Capture NX-D ..........................................v
Cermin ...............................117, 121, 341
Cincin fokus lensa............ 49, 114, 377
Cincin fokus manual di mode AF 294
CLS..........................................................328
E
Edit film ..................................82, 86, 314
Efek filter .................................... 184, 314
Exif..........................................................386
Eyepiece jendela bidik .............29, 119
F
Film berjeda.................................74, 291
Filter nuansa hangat........................314
Fokus ............47–49, 97–115, 292–294
Fokus jendela bidik ...................29, 335
Fokus manual..............................49, 114
395
Fokus otomatis 47–49, 97–113, 292–
294
Folder penyimpanan ...................... 283
Folder playback ................................ 281
Format.................................................. 304
Format DX....................................... 70, 88
Format kartu memori ..................... 304
Format tanggal ................................. 304
Foto ref. P'hpsan Debu Gambar . 306
Fotografi lampu kilat jarak jauh.. 208
Fotografi tinjauan langsung ....43–57
Frame tunggal................................... 116
Fungsi slot sekunder.................96, 283
G
Gambar kecil...................................... 255
Gerakan subjek ................................. 292
GPS ......................................253, 254, 268
H
H.264..................................................... 371
Hapus .............................................42, 278
Hapus item (Menu Saya) ............... 315
Hapus semua gambar .................... 279
HDMI............................................306, 386
HDR (jangk. dinamis tinggi) ......... 191
Headphone ...........................................65
Hi............................................................ 124
Histogram .................... 54, 69, 264, 265
Histogram RGB.................................. 264
Hitam-putih (Monokrom).............. 314
Horizon virtual......................54, 69, 305
I
Indikator balik ................................... 303
Indikator fokus .................. 38, 111, 115
Indikator fokus dicapai... 38, 111, 115
Indikator lampu kilat siap.... 196, 206,
333, 369
Indikator pencahayaan .................. 136
Info baterai ......................................... 309
396
Info lampu kilat .................................222
Info lampu kilat jarak jauh radio .213
Informasi file.......................................262
Informasi foto........................... 261, 281
Informasi hak cipta...........................306
Informasi playback................. 261, 281
Interval bingkai (Tayangan slide) 282
IPTC............................256, 260, 269, 306
i-TTL ................. 198, 199, 214, 222, 328
J
Jangkauan Dinamis Tinggi (HDR) .......
191, 287
Jaringan................................................308
Jendela bidik .......................... 7, 29, 365
Jendela jangkauan elektronik......115
Jenis Cyano (Monokrom)...............314
Jentikan playback bingkai-penuh ......
306
Jentikkan.......................................11, 306
JPEG................................91, 95, 313, 316
JPEG basic.............................................. 91
JPEG fine ................................................ 91
JPEG normal.......................................... 91
Jumlah titik fokus .............................293
K
Kabel jarak jauh ................ 73, 137, 336
Kabel USB (USB Cable) ........................iv
Kapasitas kartu memori..................389
Kartu memori ..............15, 96, 304, 387
Kartu memori SD.......................... 15, 96
Kartu XQD.............................. 15, 96, 387
Kec. pemotretan mode CL.............297
Kecepatan frame................................. 68
Kecepatan rana............... 133, 135, 140
Kecepatan rana lampu kilat ..........300
Kecepatan rana minimum.............126
Kecepatan rendah berkelanjutan.......
116, 297
Kecepatan sinkr. lampu kilat ........299
Kecepatan tinggi berkelanjutan . 116
Kecerahan monitor............ 50, 65, 304
Kedalaman bidang .......................... 131
Kedalaman bidang NEF (RAW) .......93
Kelola Picture Control.. 185, 285, 290
Keseimbangan putih... 151, 159, 285,
289
Keseimbangan putih titik.............. 174
Keseimbangan warna monitor.... 305
Kirim ke perangkat pintar (otom.)......
308
Knp sub-perintah lompat bingkai......
302
Komentar gambar............................ 306
Komp. p'chyn utk lmp kilat........... 300
Komp. pencahayaan mudah........ 295
Kompensasi lampu kilat................. 203
Kompensasi pencahayaan...143, 295
Kompresi NEF (RAW)..........................93
Kompresi utuh (kompresi NEF
(RAW))....................................................93
Konektor daya ................................... 335
Konektor untuk mikrofon eksternal2
Kontak CPU......................................... 325
Kontrol distorsi.................................. 313
Kontrol distorsi otomatis............... 286
Kontrol lampu kilat ...... 198, 199, 214,
284
Kontrol lampu kilat jarak jauh ..... 214
Kontrol nirkabel cepat...........216, 224
Kontrol perspektif ............................ 314
Kontrol sensitivitas ISO M oto....... 300
Kontrol sensitivitas ISO oto..125, 289
Kontrol sentuh ........ 11, 186, 258, 306
Kontroler jarak jauh nirkabel 73, 210,
307, 335
Koreksi mata merah ........................ 313
Kualitas film................................. 68, 289
Kualitas gambar......................... 91, 284
Kumpulan menu foto tambahan 283
Kumpulan menu pemotretan foto....
283
Kumpulan p’aturan kustom..........292
Kunci apertur............................ 140, 302
Kunci cermin utk dibersihkan......305,
341
Kunci fokus..........................................111
Kunci FV................................................205
Kunci kecepatan rana............ 140, 302
Kunci pelepas bl slot kosong........309
Kunci pencahayaan..........................141
L
L (besar) ........................................... 72, 94
Lampu kilat .. 196, 201, 203, 205, 208,
299, 328
Lampu kilat (Keseimbangan putih) ..
160
Lampu kilat berulang ............ 200, 223
Lampu kilat eksternal otomatis ..199,
222
Lampu kilat grup..................... 214, 224
Lampu kilat pemodelan ....... 131, 300
Lampu kilat saja (Set bracketing
otomatis)............................................146
Lampu kilat-pengisi i-TTL standar
bagi SLR digital ...................... 198, 328
Lampu LED ..........................................307
Lampu neon (Keseimbangan putih).
159
Lampu pijar (Keseimbangan putih) ..
159
LAN.........................................................335
Langit cerah ........................................314
Layar pengatur fokus.......................366
Layar sentuh ............... 11, 55, 186, 258
Lensa ...........18, 19, 250, 305, 322, 377
Lensa CPU........................... 19, 322, 325
Lensa kompatibel .............................322
Lensa non-CPU ...............250, 323, 325
Lensa tipe D .............................. 322, 325
397
Lensa tipe E ...............................322, 325
Lensa tipe G...............................322, 325
Lepas berkelanjutan maks............ 297
Lngkh EV utk kntrl p'chyn ............. 294
Lo ........................................................... 124
Lpskn tbl utk gnkn kenop ............. 302
M
M (Fokus manual) .......................49, 114
M (sedang)....................................... 72, 94
Manual (Kontrol lampu kilat) ...... 200,
214, 223
Manual (Mode pencahayaan)...... 135
Manual pra-setel (Keseimbangan
putih) ......................................... 160, 169
Manual prioritas jarak...199, 223, 328
Melepaskan lensa dari kamera.......19
Melimpah (Fungsi slot sekunder)..96
Melindungi foto................................ 273
Memasang lensa .................................18
Memulihkan pengaturan default .......
230, 288, 310
Menghaluskan................................... 193
Menghapus gambar sekarang ......42,
278
Mengisi daya baterai..........................13
Menu pemotretan foto .................. 283
Menu perekaman film .................... 288
Menu persiapan................................ 304
Menu playback.................................. 281
Menu Saya .......................................... 315
Menu ubah ......................................... 313
Mikrofon...................2, 64, 65, 290, 336
Mikrofon eksternal.....................65, 336
Mired .................................................... 165
Mode area AF..................... 48, 103, 293
Mode cermin naik ...................117, 121
Mode film............................ 58, 288, 303
Mode fokus............................47, 97, 114
Mode fokus otomatis...... 47, 101, 294
Mode HUBUNGAN ..................211, 307
398
Mode lampu kilat.................... 201, 202
Mode lepas berkelanjutan ............116
Mode pelepas ....................................116
Mode pencahayaan .........................130
Mode penumpangan ......................239
Mode pesawat ...................................307
Mode tunda pencahayaan ............297
Monitor.. 9, 11, 43, 255, 296, 304, 305
Monitor tekuk .........................................9
Monokrom ................................ 180, 314
N
NEF (RAW) .............91, 93, 95, 313, 316
Netral (Atur Picture Control).........180
Nil. lkh p'chy/komp. lmp klt ..........294
Nilai lngkh sensitivitas ISO ............294
O
Opsi jarak jauh nirkabel (WR) .......307
Opsi mode pelepas yg disinkron.297
Opsi perangkat GPS eksternal.....254,
307
Opsi tampilan playback..................281
Opsi titik fokus ...................................294
Opsi tombol tinj. langsung ...........303
Otomatis (Keseimbangan putih) 159,
161
Output audio......................................372
P
P'cahayaan opt. p'halusan.............295
Paket baterai ................... 303, 309, 335
Paket baterai multi-daya (Multipower battery pack).... 303, 309, 335
Panel kontrol ...........................................5
Pangkas ...................................... 313, 318
Panjang fokal......................................252
Pelacakan 3D................... 104, 105, 293
Pelacakan fokus....................... 102, 292
Pelacakan fokus dgn lock-on .......292
Pelacakan fokus prediktif...............102
Pelepas disinkronisasi..................... 297
Pelepas rana diam............................ 116
Pelepas rana diam berkelanjutan ......
116
Pelurusan ............................................ 313
Pemandangan (Atur Picture Control)
180
Pemasangan ...................................... 211
Pemilihan slot............................. 96, 257
Pemilihan slot primer .............. 96, 283
Pemotongan ............................... 70, 318
Pemotretan jeda waktu ........243, 287
Pemrosesan NEF (RAW).........313, 316
Penamaan file...........................283, 288
Penandaan indeks ..............................63
Pencahayaan.128, 130, 141, 143, 294
Pencahayaan lama RN.................... 286
Pencahayaan Nirkabel Canggih.. 208
Pencahayaan-multi.................236, 287
Penentuan kontrol kustom..301, 303
Pengatur Waktu.......................119, 243
Pengaturan default....... 230, 288, 310
Pengaturan Kustom ........................ 292
Pengaturan sensitivitas ISO.285, 289
Pengaturan terbaru......................... 315
Penghalusan AF................................ 305
Penghalusan pencahayaan ... 76, 245
Pengukur pencahayaan.......... 39, 296
Pengukuran........................................ 128
Pengukuran matriks...............128, 295
Pengukuran matriks warna 3D III 128
Pengukuran rasio pusat........128, 295
Pengukuran rasio sorotan............. 128
Pengulangan jarak jauh........219, 225
Pengurang guncangan .65, 291, 298,
380
Penumpangan gambar.........314, 319
Penundaan monitor mati.............. 296
Penyangga memori......................... 118
Penyesuaian warna (Atur Picture
Control) .............................................. 184
Perangkat pintar ............253, 282, 308
Perbandingan bersisian..................314
Perbedaan pencahayaan ...............193
Perekaman NEF (RAW).............93, 285
Peringkat..............................................274
Peringkatkan item (Menu Saya) ..315
Pewaktu otomatis..........117, 119, 296
Pewaktu siaga ................... 39, 254, 296
PictBridge ............................................386
Picture Control...................................180
Pilih area gambar...... 70, 89, 284, 288
Pilih suhu warna (Keseimbangan
putih)......................................... 160, 166
Pilih tab.................................................315
Pilih titik mulai/akhir.......................... 82
PIN ..........................................................211
Playback .................................40, 80, 255
Playback bingkai-penuh ................255
Playback gerak lambat...................... 81
Plh utk dikirim ke prgkt pintar .....282
Potret (Atur Picture Control).........180
Pratinjau pencahayaan..................... 45
Prioritas bukaan diafragma otomatis
134
Prioritas rana otomatis....................133
Program fleksibel..............................132
R
Rana front-curtain elekt...........50, 298
Rana sentuh .......................................... 55
Rasio aspek...................................70, 318
RAW primer - JPEG sekunder (Fungsi
slot sekunder)..................................... 96
Reduksi kedip..................234, 287, 290
Reduksi mata merah........................201
Reduksi suara angin..................64, 291
Reset ...................................230, 288, 310
Reset dua-tombol.............................230
Reset menu perekaman film.........288
Reset semua pengaturan...............310
Respons AF bidikan terhalang .....292
399
Respons frekuensi......................64, 291
RGB........................................ 91, 264, 286
RN ISO Tinggi............................ 286, 290
Rotasi gambar otomatis ................ 282
Rotasi tinggi ....................................... 282
S
S (kecil) ............................................. 72, 94
Salin gambar...................................... 282
Sambung ke perangkat pintar .... 308
Selektor mode fokus..........47, 97, 114
Selektor tinjauan langsung ...... 43, 58
Selektor-multi.................... 31, 301, 302
Sembunyikan gambar.................... 281
Sensitivitas.............. 123, 125, 285, 289
Sensitivitas ISO...... 123, 125, 285, 289
Sensitivitas maksimum ......... 126, 289
Sensitivitas mikrofon ................64, 290
Sesuaikan kenop perintah ............ 302
Set bracketing otomatis ....... 146, 287
Setelah hapus.................................... 282
Setelah terus-menerus, tampilkan ....
282
Simpan bingkai terpilih ............. 82, 86
Simpan menurut orientasi............ 293
Simpan/muatkan pengaturan..... 309
Sinar LCD......................................... 6, 298
Sinar surya langsung
(Keseimbangan putih).................. 160
Sinkron dengan perangkat pintar .....
304
Sinkronisasi front-curtain.............. 201
Sinkronisasi kecepatan tinggi FP
otomatis ............................................ 299
Sinkronisasi lambat ......................... 201
Sinkronisasi rear-curtain................ 201
Sistem Pencahayaan Kreatif......... 328
Skala panjang fokal ......................... 377
Slot ........................................ 96, 256, 288
Sorotan ................................................ 263
Spasi warna ........................................ 286
400
Speedlight................................. 196, 328
sRGB.......................................................286
Standar (Atur Picture Control) .....180
Sub-selektor.. 109, 111, 141, 301, 303
Sudut gambar ....................................327
Suhu warna.............159, 160, 162, 166
Switch mode fokus...........................114
Switch pengurang guncangan lensa
380
T
Tambah item (Menu Saya) ............315
Tampilan informasi ..54, 69, 222, 226,
305
Tampilan ISO ......................................297
Tampilan kisi jendela bidik............298
Tampilan sorotan................................ 65
Tanda bidang fokal ..........................115
Tanda kesesuaian ................... 309, 386
Tanda pemasangan ..................18, 377
Tanda pemasangan lensa............2, 18
Tanggal dan waktu ..........................304
Tanpa kompresi (kompresi NEF
(RAW)) ................................................... 93
Tayangan slide...................................282
Tekan tombol pelepas rana
setengah .............................................. 38
Terang (Atur Picture Control).......180
Terminal jarak jauh sepuluh-pasak 2,
253, 336
Terminal sinkronisasi lampu kilat197
Terprogram otomatis......................132
Terus-menerus......................... 282, 297
TIFF (RGB) ....................................... 91, 95
Tinjauan gambar..................... 257, 282
Tinjauan langsung....................... 43, 58
Titik ........................................................128
Titik fokus ... 37, 48, 97, 103, 108, 293,
294
Titik fokus saling tumpang............294
Tombol AF-ON................... 102, 293, 301
Tombol BKT ...147, 148, 151, 152, 155,
156, 195, 238, 301
Tombol Fn1.................................301, 303
Tombol Fn2....................... 275, 301, 303
Tombol pelepas rana .....38, 111, 141,
303
Tombol pelepas rana AE-L............ 296
Tombol perekaman film ......... 60, 301
Tombol Pv......... 49, 131, 300, 301, 303
Tombol tngh selektor-multi ......... 301
Transmiter nirkabel (Wireless
Transmitter)...................................... 335
Tujuan .................................................. 288
Tutup badan ...................................... 335
Wi-Fi.............................................. xxii, 308
Z
Zona waktu .........................................304
Zona waktu dan tanggal................304
Zoom saat playback.........................271
Zoom tampilan layar terbagi... 51, 52
U
Ubah ukuran ...................................... 313
Ukuran...........................72, 94, 313, 318
Ukuran frame/kec. frame........ 68, 288
Ukuran gambar.......................... 94, 284
Unit GPS......................................253, 336
Upload Eye-Fi..................................... 308
Urutan baterai ................................... 309
Urutan bracketing............................ 301
Urutan nomor file............................. 298
UTC ...............................................253, 268
V
Versi firmware.................................... 310
ViewNX-i ................................................... v
Vignette control................................ 286
Volume headphone ...........................65
VR Elektronik............................... 65, 291
VR Optikal............................................ 298
W
Waktu ................................................... 304
WB.............................. 151, 159, 285, 289
WB bracketing (Set bracketing
otomatis) ..................................146, 151
WB tamp. tinjauan langsung foto .51
401
Manual ini tidak boleh direproduksi dalam bentuk apa pun, baik secara
keseluruhan atau sebagian saja (kecuali untuk kutipan singkat pada
artikel atau kajian penting), tanpa izin tertulis dari
NIKON CORPORATION.
KAMERA DIGITAL
Manual bagi Pengguna
Dicetak di Singapura
Id
SB9B04(1V)
6MB3441V-04
• Baca buku petunjuk ini secara seksama sebelum
menggunakan kamera.
• Untuk memastikan penggunaan kamera yang benar,
pastikan untuk membaca “Demi Keselamatan Anda”
(halaman xiii).
• Setelah membaca buku petunjuk ini, simpanlah di
tempat yang mudah dicapai sebagai rujukan di waktu
mendatang.
Id
Was this manual useful for you? yes no
Thank you for your participation!

* Your assessment is very important for improving the work of artificial intelligence, which forms the content of this project

Download PDF

advertising