Cover LINUX_01.indd - Open Storage

2 DVD+BUKU KOMPUTER
EDISI 01/2009 | HARGA Rp45.000 [Luar Sumatra-Jawa-Bali: Rp49.500]
N E T W O R K I N G , S Y S T E M A D M I N I S T R AT I O N , A N D M O R E
www.infolinux.web.id
EKSTRA BUKU KOMPUTER!
BELAJAR CEPAT
BLANKON 4
Ingin menguasai BlankOn 4 dalam waktu
singkat? Ikuti pembahasan yang terdapat
dalam buku ekstra kali ini.
PERMAINANI
Eat The Whistle 3.6
Seru bermain sepakbola di Linux.
PESANI
Pidgin 2.5.2
Chatting online dengan multi-protocol
dalam waktu bersamaan.
EMAILI
Thunderbird 2.0.0.18
Tips & Trik Intrepid Ibex
Mudah, cepat, gratis, dan aman. E-mail
client dengan berbagai fitur menarik.
Desktop lengkap Ubuntu 8.10 dengan beragam
aplikasi yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari [28]
MANAJEMENI
Open Administration for
Schools 3.25a
Arsip Manajer Berbasis PyGTK
Penuhi segala kebutuhan sekolah Anda
tanpa biaya tambahan.
Teknik membuat arsip manajer sederhana berbasis PyGTK
yang dapat digunakan untuk manajemen arsip [62]
GRAFIKI
Recovery Server yang Di-hack
Server Anda terkena hack? Berikut tips yang dapat
digunakan untuk menginstal ulang server tersebut [60]
Tiga Metode Berbagi File
Konfigurasi server Samba untuk kebutuhan berbagi
file dalam LAN secara cepat dan mudah [50]
Scribus 1.3.4 D
Aplikasi publishing berkemampuan tinggi
dan gratis.
EDITORIAL
PEMIMPIN UMUM
Mario Alisjahbana
PEMIMPIN REDAKSI
Rusmanto Maryanto
REDAK TUR SENIOR
Anton R. Pardede, Effendy Kho
SIDANG REDAKSI
Supriyanto (Koord.), Alexander P.H. Jularso,
Bonafacius S. Ryanto, Denie Kristiadi, Rully Novrianto,
Sasongko R.A. Prabowo, Suherman,
Wawa Sundawa, Yanuar Ferdian
KONTRIBUTOR
Budi Rahardjo, I Made Wiryana, Michael S. Sunggiardi
Noprianto, Ria Canseria
PR A PRODUKSI
Arie Ishami, Renny Fitriastuti
TATA L E TA K & D E S A I N G R A F I S
Dhany Sudharmanto, Lely Yulaena, Mardiana
S E K R E TA R I AT R E D A K S I
Evawani U. Putri
IKL AN
Thomas H. Waskita (Manajer), Imam Ariyanto,
Indran B. Sapto, Meladi Krisbiono
P E M A S A R A N , P R O M O S I & K E G I ATA N
Setyo (Manajer)
SIRKUL ASI & DISTRIBUSI
Purwaluyo (Manajer)
KEUANGAN
Deetje Monoarfa (Manajer), Albert Sulistyo,
Ngafiv, Tety Winarni, Untung
PERSONALIA & UMUM
Ekawati (Koord.), Suhaedin, Supandi
PENERBIT
PT InfoLINUX Media Utama
A L A M AT
Gedung Warta Lt. 4
Jl. Kramat IV No. 11, Jakarta Pusat-10430
Telp: (021) 315-3731, Fax: (021) 315-3732
P E N C E TA K
PT Dian Rakyat, Jakarta
Semua tip yang ada di dalam majalah ini gunakan atas
risiko Anda sendiri. Kami tidak bertanggung jawab atas
segala kehilangan data atau kerusakan pada komputer,
alat-alat, atau software yang Anda miliki ketika
menggunakan tip atau saran tersebut.
Linux merupakan trademark terdaftar dari Linus Torvalds.
Linux di sini adalah pemendekan dari GNU/Linux.
Semua trademark lainnya merupakan
hak masing-masing pemiliknya.
InfoLINUX diterbitkan bulanan oleh Pinpoint
Publications. Pinpoint Publications juga ikut
menerbitkan majalah komputer bulanan PC Media, tabloid
dwi-mingguan PC Mild, Buku Mini PC Media, dan Buku Mini
InfoLINUX. Dilarang mereproduksi seluruh atau sebagian
materi di media ini dalam bentuk dan dengan tujuan apapun.
Pinpoint Publications tidak terafiliasi dengan perusahaan atau
produk yang diuji coba di InfoLINUX. Seluruh staf InfoLINUX
tidak memiliki investasi pada perusahaan atau produk yang diuji
coba. Hasil uji coba produk yang dimuat di InfoLINUX tidak
terkait dengan iklan atau hubungan bisnis perusahaan/produk
tersebut dengan InfoLINUX. Kecuali disebutkan, uji coba
dilakukan InfoLINUX pada produk dan layanan yang tersedia
pada saat ini. Kami, di Pinpoint Publications, menjunjung
tinggi nilai integritas. Untuk itu, dalam menjalankan tugasnya
seluruh staf kami tidak dibenarkan menerima atau meminta
imbalan dalam bentuk apapun dari relasi/narasumber.
MENGAPA
MEMILIH LINUX?
Pembaca yang budiman. Majalah yang sedang
Anda baca ini adalah edisi ulang tahun InfoLINUX yang ke-8. Artinya, kami telah sewindu
melayani pembaca sejak terbitnya edisi perdana Januari 2001. Berkat doa, dukungan, dan
kebersamaan Anda, maka suka dan duka, serta
pujian dan keluhan, kami rasakan nikmat tanpa
hambatan berarti. Satu kata yang mesti kami
ucapkan untuk Anda, ‘’Terimakasih’’.
Kami ingin berbagi cerita, mengapa kami memilih Linux sebagai sistem operasi di komputer Rusmanto Maryanto [rus@infolinux.co.id]
kerja dan sekaligus nama majalah kita ini. Ulang
tahun dapat kita maknai dengan renungan dan introspeksi. Sudah
tepatkah kita memilih Linux? Mengapa tidak Windows yang sangat
popular, dan mengapa tidak Max OS X yang sangat menawan itu?
Pertanyaan-pertanyaan seperti itu tidak hanya datang dari teman atau pengamat, namun juga sering muncul dari benak kami
sendiri. Kami harus selalu menjawabnya dengan yakin, tidak raguragu, untuk memastikan bahwa pilihan kami sudah benar. Windows
dan Max OS X sama-sama sistem operasi bagus, namun tidak cocok
buat kami dan mungkin juga Anda. Berikut ini beberapa argumen
yang kami miliki dan yakini kebenarannya.
Windows, meskipun relatif mudah digunakan dan banyak pemakainya, bukan sistem operasi open source, sehingga kita sebagai
pengguna komputer tidak bebas menggunakannya, apalagi mempelajari cara kerjanya, dan tentu tidak bisa mengembangkannya untuk
kebutuhan bisnis dan pemerintah, bahkan sekadar untuk belajar. Kita
tidak bisa menyebarluaskan Windows tanpa izin pengembangnya.
Windows masih jauh dari kebebasan dan kemerdekaan software.
Bagaimana dengan Mac OS X? Mac OS X satu keluarga dengan
Linux, yakni varian UNIX. Mac OS X juga berbasis open source, Darwin dan FreeBSD. Jika diumpamakan manusia, Mac OS X cantik/
rupawan dipandang dan mudah digunakan, namun tidak mudah dimiliki. Mac OS X juga relatif aman terhadap virus dan software jahat
lainnya. Sayangnya, Mac OS X tidak bebas kita gunakan, gandakan,
dan kembangkan, karena tidak lagi sepenuhnya open source.
KONTAK
REDAKSIONAL E-mail: redaksi@infolinux.co.id, Telepon: (021) 315-3731 ext. 127-131
CD BERMASALAH E-mail: redaksi@infolinux.co.id, Telepon: (021) 315-3731 ext. 127
BERKONTRIBUSI NASKAH submissions@infolinux.co.id atau redaksi@infolinux.co.id
ALAMAT ADVERTISING E-mail: iklan@infolinux.co.id, Telepon: (021) 315-3731 ext. 105-107
MAILING-LIST PEMBACA pembaca@infolinux.co.id, Pendaftaran: pembaca-subscribe@infolinux.co.id
BERLANGGANAN ATAU PEMESANAN EDISI-EDISI SEBELUMNYA
E-mail: sirkulasi@infolinux.co.id, Telepon: (021) 4682-6816, 7079-6499, Faksimili: (021) 4682-8919
www.infolinux.web.id
INFOLINUX 01/2009
3
INDEKS
[23] Ubuntu Kung Fu: Tips, Tricks, Hints,
and Hacks
Software Pilihan
Edisi 01/2009
[24]
[25]
[25]
[25]
[25]
[26]
[26]
[26]
[26]
[27]
Pidgin 2.5.2
Scribus 1.3.4 Development
Thunderbird 2.0.0.18
SBackup 0.10.5
TMVC 3.3
NAS 0.688
MLdonkey 2.9.6
Cowbell Music Organizer 0.2.7.1
Eat The Whistle 3.6
Open Administration
for Schools 3.25a
[27] RealPlayer 11 GOLD
[27] Multidialnet 0.1.0
[27] Plait 1.6.2
Utama
[28] Desktop Lengkap Ubuntu Intrepid
Solusi
[36] Problem MSI Wind
di Ubuntu Intrepid
Praktik Instan
28
[38] Panduan Instalasi Intrepid Ibex dan
Ubah ke Desktop Turunan Intrepid
Komunitas
[42] Universitas Klabat Adakan
Seminar Linux
[42] Komunitas BlankOn
Memaket Software
38
6
Warnux
42
[44] Penerapan Otorisasi User pada Squid
via ldap Group
[46] Daftar Warnet Berbasis Linux di
Indonesia
Tutorial
44
[3]
Editorial
[4]
Indeks
[14]
Surat Anda
Testilinux
Aktual
Distro
[19] BlankOn 4
[19] Ubuntu 8.10
Software
[20] WebContentControl 1.1.4
[20] Zimbra Desktop Alpha 0.53
Game
[22] PainTown 3.1
[22] Tile Racer 0.702
Opini
[8] I Made Wiryana: Pengembangan
Berbasis User dan Konteks
[10] Budi Rahardjo: Notebook Impian
[12] Michael S. Sunggiardi: Tutup Buku
Tahun 2008
01/2009
76
[16] Evolusi Pengguna Linux:
dari End User Menjadi Developer
[5] Virtual Linux Desktop dari IBM
[5] Red Hat Ganti Pesta dengan
Berderma
[5] Sadar, Beralih ke Open Source
[6] Superportal untuk Free Software
[6] Symbian Menjadi Open Source
pada Tahun 2010
[7] Fedora 10 (Cambridge)
[7] Upaya Masuki Jaringan Riset
Dunia via SITIS 2008
4
50
INFOLINUX
[48] Membuat Tips of The Day
Sederhana
[50] Tiga Metode File Sharing
Menggunakan Samba
[55] Mengenal Format tar Luar Dalam
[60] Menginstal Ulang Server yang
Di-hack
[62] Membangun Archive Manager GUI
[67] Bekerja Lebih Lanjut dengan Xfce
Terminal
[70] Lebih Akrab dengan GNU bc
Buku
Workshop
[74] Menghasilkan Bilangan
Acak yang Unik
[75] Menampilkan Tips of the Day
[76] Teknik Berbagi File dengan NFS dan
Samba
[78]
Info Harga
[80]
Kuis InfoLINUX
[82]
Edisi Mendatang
[23] Integrasi Layanan Server Linux
dengan Fedora Directory Server
[23] Mandriva 2008.1
www.infolinux.web.id
AKTUAL
Virtual Linux Desktop dari
BM telah bergabung dengan Virtual Bridges dan Canonical untuk
menghadirkan sebuah solusi virtual desktop untuk Linux. Ketiga
perusahaan ini mengumumkan keberadaan dari Virtual Linux Desktop
(VLD) dengan menyebutnya sebagai
alternatif biaya efektif dari software
desktop Microsoft. VLD menjalankan
open standard-base e-mail, pengolah
kata, spreadsheet, komunikasi terpusat, jaringan sosial, dan software
lainnya untuk setiap laptop, browser
atau perlengkapan mobile lainnya
dari sebuah virtual desktop yang masuk pada sebuah konfigurasi server
berbasis Linux.
Jeff Smith, Vice President of Open
Source and Linux middleware IBM,
I
mengatakan, kalau solusi semua itu
adalah sebuah virtual desktop yang
memiliki sebuah gabungan kolaborasi software dari organisasi Lotus
IBM. Jangkauan aplikasinya tersedia
dengan VLD sebagai sebuah elemen
kunci di dalam tunpuannya.
Jika pengguna melihat dari sisi
biaya dari semua yang ada dan jika
mendapatkannya dari Microsoft,
maka akan memakan biaya yang tidak sedikit untuk lisensi software,
kebutuhan hardware untuk menjalankannya, dan juga biaya yang
dibutuhkan untuk perawatan.
Menurut Smith, VLD dibuat berdasarkan teknologi Virtual Bridges
yang membolehkan pengguna untuk
mendapatkan desktop, sisi client
Red Hat Ganti Pesta
dengan Berderma
erita tentang keadaan
ekonomi US yang sedang banyak dibicarakan orang-orang, banyak
berdampak negatif. Namun, beberapa perusahaan
open source berusaha untuk
melakukan sesuatu untuk
menolong.
Seperti kabar yang
datang dari Red Hat ini.
Red Hat membatalkan rencananya untuk mengganti
pesta akhir tahunnya dengan memberikan donasi.
Red Hat, salah satu perusahaan open source software
skala besar, akan menyumbangkan sebagian uang perusahaan untuk sumbangan makanan yang dipilih
pegawainya. Gerakan ini
hadir karena dampak dari
kemerosotan ekonomi yang
memprihatinkan.
B
www.infolinux.web.id
DeLisa Alexander, Red
Hat Senior Vice President
for People and Brand mengatakan, pihaknya akan
merasa bersalah jika menggunakan uang berlebih
hanya untuk diri sendiri.
DeLisa tidak menyatakan
dengan pasti berapa banyak uang yang akan disumbangkan. Tapi, dikisarkan
cukup untuk membayar
sekitar 800.000 makanan
pada food bank yang dijalankan Feeding America.
Lisa Jones Christensen,
Assistant Professor of Sustainable Enterprise Linux
MPS Pro mengatakan,
melakukan sesuatu yang
memang dibutuhkan pada
satu waktu di suatu tahun
akan menimbulkan perasaan yang sama satu dengan yang lain.
pada software, menyokongnya pada
sebuah virtual mesin pada sebuah
server, dan kemudian menyediakan
remote interface untuk setiap perangkat yang ingin digunakan oleh pengguna. Hal ini disebut sebagai virtual
VDI (virtual desktop infrastructure).
Sebenarnya telah lama banyak yang
tertarik dengan VDI, sehingga hal ini
bukanlah sebuah konsep baru dari
sudut pandang inovasi.
Menurut IBM, menggunakan VLD
daripada Microsoft Office ataupun
produk lainnya, bisnis akan dapat
menyimpan setidaknya US$500
sampai US$800 per pengguna. Juga
dapat menyimpan US$358 per pengguna dalam hal hardware, karena
tidak membutuhkan upgrade hardware yang banyak untuk mendukungnya. Selain itu, hal ini juga
dapat menghemat penggunaan tenaga kerja.
Sadar, Beralih ke
Open Source
etelah dunia teknologi
diguncang akibat imbas
merosotnya
ekonomi
dunia, E*Trade technology
Chief, Lee Thompson, membutuhkan cara lain untuk
berbuat yang lebih baik.
Pada tahun 2001 dan
2002, perusahaan perdagangan stok online menyusutkan
anggarannya
dengan 1:3. Thompson,
Vice President dan Chief
Technologist E*Trade mengatakan, pihaknya harus
mencari cara terbaik untuk
meghitung tiap sen yang keluar dan mencari alternatif
cara untuk mengurangi biaya. Maka, Lee memulainya
dari menggunakan software
yang dapat di-download
gratis lewat Internet.
Pada akhir 2002, Lee
dapat menyimpan dana
S
sampai US$13 juta setahun
karena menggunakan aplikasi yang tersedia secara
open source. Masalah dana
menyebabkan
beberapa
perusahaan melangkan ke
open source software. Dana
dapat dipangkas dan beberapa perusahaan melihat
kesempatan untuk menggunakan open source lebih kepada enterprise, kata Matt
Aslett, analis pada badan
konsultan 451 Group.
Saat software
open
source tersedia luas untuk
membantu bisnis mereka
berjalan pada server dan database managemen system,
makin banyak menumbuhkan penerimaan sikap yang
lebih luas lagi pada area kolaborasi, customer relation
management, dan supply
chain management.
INFOLINUX 01/2009
5
AKTUAL
Superportal untuk Free Software
ASPLinux
ASPLinux, sebuah perusahaan asal Rusia,
telah mengumumkan ketersediaan rilis
ASPLinux yang memiliki kode nama “Cobalt”. Versi akhir dari distro berbasis Fedora
ini menjanjikan peningkatan fungsi Linux
sebagai sistem operasi dengan layanan
baru, seperti telepon di Linux, mendukung
webcam, dan proses konfigurasi yang mudah untuk layanan GPRS, CDMA, dan VPN.
Mandriva
Menjelang Natal dan Tahun Baru 2009, pihak
Mandriva telah mengumumkan ketersediaan dari portabel USB Mandriva Flash Drive
atau yang dikenal dengan nama Mandriva
Flash 2009. Edisi terbaru ini telah menggunakan desktop KDE4 yang terdapat pada
Mandriva Linux 2009, dan memiliki kapasitas sebesar 8 GB, serta dilengkapi dengan
aplikasi untuk berselancar di Internet.
ebanyakan orang jika ingin berita ataupun software terbaru yang berhubungan dengan Free Open Source Software (FOSS), akan mengunjungi
situs, seperti freashmeat, Softpedia, atau GnomeFiles. Komunitas FOSS
memang dibagi menjadi komunitas yang lebih terspesialisasi lagi, situs untuk
rilis terbaru telah banyak berkembang, serta menyulitkan untuk tetap dapat
men-track semua itu.
Sejak tahun 2007, openDesktop.org telah menyediakan sebuah portal untuk
situs yang lebih spesifik tersebut. Di bawah slogan “Mari membangun desktop
masa depan”, openDesktop.org membangun sebuah pengenalan singkat dari
software terbaru yang bebas pada desktop atau distro.
OpenDesktop.org
dikembangkan oleh Frank
Karlitscheck, seorang
warga negara Jerman. Sebagai seorang pengguna lawas dari GNU/Linux,
Karlitscheck memberikan kontribusi icon-icon dan asisten organisasi untuk
KDE. Kali pertama Karlitscheck membuat KDE-Look.org, langsung sukses
besar. Kemudian disusul dengan GNOME-Look.org, CLI-Apps.org, AndroidCommunity.org, dan sebagainya, yang semuanya menyediakan sebuah pengenalan seputar FOSS.
Walau semuanya telah terspesialisasi, tapi semuanya belum tergabung.
Inilah awal mula muncul openDesktop.org. Ide untuk membuat komunitas
besar untuk orang-orang free software. Apa yang disediakan openDesktop.
org mungkin dapat disebut dengan superportal, yakni gabungan portal dari
portal-portal lain yang telah dibuat oleh Karlitscheck beberapa tahun lalu.
K
Symbian Menjadi Open Source pada Tahun 2010
etelah menyelesaikan pembelian Symbian, Nokia
membuat sebuah kesepakatan yang menarik. Symbian
Foundation akan membuat Symbian sebagai sebuah
sistem operasi open source pada tahun 2010 mendatang,
dan akan mengeluarkan distribusi software mereka kepada para pengembang pada pertengahan tahun pertama
tahun depan.
Foundation ini adalah suksesor dari Symbian consortium yang telah mengelola sistem operasi Symbian sejak
tahun 1998. Dibentuk kembali setelah
Nokia setuju untuk membeli sebagian
saham Symbian. Para pembuat smartphone terbesar dunia yang merasa memiliki pengaruh besar Symbian sejak pembuataannya,
akan meluncurkan platform ini sebagai ajang kompetisi
untuk para pengembang, untuk dapat mengembangkan
selain platform Google’s Android, iPhone milik Apple,
dan sistem lainya.
Nokia, Motorola, NTT DoCoMo, LG Electronics, Samsung, Sony Ericsson, AT&T, dan beberapa perusahaan
lainnya telah sepakat pada Juni lalu membentuk sebuah
Foundation. Enam anggota baru, di antaranya AOL,
Fujitsu’s Cell Telecom division, dan Intrinsyc, telah diu-
S
6
01/2009 INFOLINUX
mumkan pada Symbian Partner Event di San Fransisco.
Jumlah anggota seluruhnya menjadi 64.
Lee Williams, Executive Director of The Symbian
Foundation, mengatakan kalau distribusi source code
yang hadir pada pertengahan pertama tahun 2009, tidak
dirilis sebagai open source. Namun, akan dirilis terlebih
dahulu untuk anggota foundation, di bawah sebuah organisasi partner yang nantinya akan menggantikan partner Symbian sebelumnya.
Source code ini memiliki elemen Symbian dan plaltform berbasis S60 Symbian
Nokia. Group ini juga siap mengerjakan
code untuk distribusi ini. Sistem operasi
open source yang hadir pada 2010 mendatang, akan menggabungkan Symbian dengan S60,
sama seperti dua platform lain yang juga akan dikembangkan, yakni UIQ dan NTT DoCoMo’s MOAP (Mobile
Oriented Applications Platform). Symbian Foundation
mendefinisikan aturan-aturan dengan organisasinya dan
mulai mengatur susunan kepegawaian sesuai dengan pekerjaan yang ada. Pada akhir April 2010, mulai ada staf
yang akan menjawab e-mail dan telepon untuk developer
support dan kepentingan lainnya.
www.infolinux.web.id
AKTUAL
Fedora 10 (Cambridge)
etelah Werewolf, kemudian datang Sulphur, a.k.a. Fedora 9, dan lalu kini
Fedora 10 (dengan codename Cambridge), yang telah diluncurkan pada 25
November 2008 oleh Jesse Keating. Bahkan Jon Stanley juga menuliskan
pesan pengingat pada daftar pengumunan di website Fedora, bahwa Werewolf
(Fedora 8) akan mengakhiri hidupnya pada hari Natal, 25 Desember 2008.
Akhir hidup ini mengartikan, pengguna Fedora 8 tidak akan menerima perbaikan dari segi keamanan dan juga update software. Namun, para pengguna
diberi kelonggaran waktu hingga 7 Januari 2009. Jon Stanley mengatakan,
setelah tanggal tersebut, semua bug yang ada pada Fedora 8 akan ditutup dan
tidak akan dibuatkan update
terbaru lagi. Oleh karena itu,
diharapkan pengguna untuk
update sistem ke Fedora 10.
Rilis baru Fedora 10 ini
menawarkan
versi
stabil
GNOME 2.24 dan KDE 4.1,
proses boot yang lebih cepat,
pencetakan yang lebih baik,
dukungan webcam yang lebih
bagus, mempermudah berbagi koneksi jaringan wireless, dan tools untuk media penyimpanan virtual.
Ditambah lagi dengan aplikasi keamanan terbaru untuk IDS (Intrusion Detection System) yang disebut dengan SecTool. Pada Fedora 10, para pengguna
juga dapat menikmati theme baru yang bernama Solar, dan sebuah desktop
environment ringan bernama LXDE. Untuk para pengembang dan sistem administrator, juga dapat menikmati kekuatan dari Eclipse 3.4 dan Netbeans
IDE. Selain tersedia dalam versi DVD installer, Fedora 10 juga memiliki beberapa custom distro yang terdapat pada http://spins.fedoraproject.org.
S
PC BSD
Pada 11 Desember 2008 yang lalu, Kris
Moore telah mengumumkan rilis PC-BSD
7.0.2. Rilis ini merupakan versi perbaikan
bugs kedua dari sistem operasi berbasiskan
FreeBSD 7. Dalam keterangan pers yang diberikan, versi ini telah meng-update desktop
ke KDE 4.1.3, peningkatan dukungan untuk
menulis ke partisi NTFS, perbaikan pada
service HAL, dan perbaikan bugs instalasi.
Slackware
Patrick Volkerding telah mengumumkan
ketersediaan rilis Slackware 12.2 pada
tanggal 11 Desember 2008. Rilis terbaru
dari Slackware ini telah beralih ke kernel
2.6. Beberapa fitur terbaru yang terdapat
pada Slackware 12.2, di antaranya pilihan
desktop Xfce 4.4.3 atau KDE 3.5.10, peningkatan performa journaling filesystem,
dan dukungan SCSI dan ATA RAID.
Upaya Masuki Jaringan Riset Dunia via SITIS 2008
ndonesia terpilih menjadi tuan rumah untuk acara the 4th
IEEE International Conference on Signal Image Technology and Internet Based Systems (SITIS 2008). Ajang yang
memasuki tahun keempatnya, kali ini diselenggarakan di
tengah indahnya nuansa Kuta, Bali. Pada penyelenggaraan
sebelumnya, SITIS 2007 diselenggarakan di Shanghai dan
pada tahun 2008 ini Universitas Gunadarma mendapatkan kepercayaan
untuk menjadi penyelenggara SITIS.
Pada acara SITIS 2008 ini, akan
dibahas beragam topik yang dibagi
menjadi 4 jalur bahasan utama, yakni
IRMT (Information Managment and
Retrieval Technologie), SIT (Signal &
Image Technologies), WITDS (WebBased Information Technologies &
Distributed System), dan OSSDS (Open Source Software
Development and Solutions). Selain beragam topik yang
telah dijelaskan di atas, penyelenggaraan SITIS ini juga
dibarengi dengan penyelenggaraan beberapa workshop
yang membahas topik lebih spesifik. Workshop tersebut adalah The 2nd International Workshop on Security
and Privacy in Telecommunications and Informations
I
www.infolinux.web.id
(SEPTIS 2008), The 1st International Workshop on Open
Source and Open Content (WOSOC 2008), dan The 1st International Workshop on Knowledge Acquisition, Reuse
and Evaluations (KARE 2008).
Dalam penyelenggaraan konferensi bertaraf internasional ini, Universitas Gunadarma bekerja sama dengan
Bourgogne University-Dijon Prancis.
Hal ini ditunjukkan dengan adanya
track khusus open source dan juga
workshop. Workshop on Open Source
and Open Content (WOSOC), memberikan warna tersendiri dalam SITIS kali ini. Karena pada workshop
ini tidak hanya aspek teknis yang
menjadi bahasan atau hanya orang
dari kalangan akademisi yang menjadi pemakalah, tapi juga aspek sosial menjadi bahasan
utama.
Acara SITIS 2008 yang menghadirkan sekitar 150 pemakalah dari 25 negara ini, dapat dikatakan berjalan
dengan baik. Semoga dengan SITIS 2008, cita-cita untuk
mendorong terciptanya alam penelitian dan pendidikan
yang lebih baik di Indonesia dapat segera terwujud.
INFOLINUX 01/2009
7
OPINI
I Made Wiryana
Pengembangan Berbasis User dan Konteks
D
alam perjalanan menuju ta
nah air dari Dusseldorf untuk
menghadiri WOSOC 2008, sa
ya transit di bandara Dubai,
lalu melanjutkan perjalanan de
ngan pesawat Emirates menuju
Jakarta. Dalam pesawat ini, pe
numpang didominasi oleh saudarasaudari kita penyumbang devisa
negara, para TKI yang sedang
menuju kampung halaman. Banyak
hal yang menarik ini terjadi disebabkan kekagokan
mereka memanfaatkan fasilitas dan layanan di pesa
wat, juga pengumuman yang tak dipahami mereka.
Walaupun telah diumumkan se
belumnya oleh para pramugari bah
wa penumpang harap tetap duduk
dengan sabuk pengaman terpasang,
tetapi sebagian besar penumpang
ketika mendarat langsung berdiri
dan membuka kabin, hendak menge
luarkan barangnya. Tentu saja ini
sangat membahayakan. Tapi, saya
tidak serta merta menyalahkan bah
wa ini akibat "kurang terdidiknya"
saudara-saudari kita yang menjadi
penumpang tersebut, tapi menurut
saya itu terjadi karena beberapa hal.
Pertama, pengumuman tersebut
disajikan dalam bahasa Arab dan ba
hasa Inggris, yang jelas tidak
dipahami oleh sebagian besar pe
numpang. Kedua, memang ada in
dikator di atas kepala penumpang,
8
01/2009
INFOLINUX
bahwa sabuk pengaman tetap di
pasang, sayangnya indikator ini
dari pengamatan saya tidak dipa
Jadi ketika suatu teknologi yang
tadinya "teknologi elite" dan kini
menjadi teknologi umum yang di
gunakan siapa saja, maka dalam
desainnya yang tadinya hanya berori
entasi pada mesin harus makin ber
orientasi pada pengguna dan konteks
penggunaannya. Tanpa itu, walau
dalam pengembangan sistem, metoda
desain, dan requirement elicitication
telah memasukkan pertimbangan
pengguna dan konteksnya, tetapi
dalam implemenetasinya tetap tak
dapat dicapai hal tersebut. Hal itu di
sebabkan
karena
keterbatasan
fleksibilitas dari teknologi yang digu
nakan, baik dari sisi teknis ataupun
dari sisi legalitas. Di sinilah open
source jauh lebih unggul daripada
closed-proprietary.
Apalagi
bagi
negara berkembang, sulit rasanya
meminta vendor proprietary meng
ikuti kebutuhan khusus suatu peng
guna di negara berkembang terus,
apalagi bila tidak ada justifikasi bis
nisnya. Sedangkan bagi aplikasi open
source, selama ada developer yang
bersedia melakukan, maka hal terse
but mungkin untuk dilakukan.
Jadi jelas, platform open source
memiliki kemungkinan yang lebih be
sar untuk menerapkan pengem
bangan berbasis user dan konteks,
sebagai contoh pada aplikasi mobile
yang dapat menjangkau pengguna le
bih luas daripada aplikasi desktop.
Pengguna mobile relatif lebih be
ragam dari desktop. Jadi sudah saat
“...platfrom open source memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menerapkan
pengembangan berbasis user dan konteks...„
hami oleh sebagian besar penum
pang. Ketiga, sistem didesain untuk
kelompok pengguna yang berbeda
baik dari latar belakang budaya
ataupun pendidikan, padahal seka
rang penerbangan telah digunakan
oleh siapa saja dengan latar be
lakang beragam.
nya sekarang para pengembang
aplikasi mobile menimbang-nimbang
platform open source mana yang
dapat jadi pilihan sehingga ketika
ingin menerapkan strategi user-kon
teks, tidak ada hambatan dari sisi im
plementasi akibat salah memilih
platform yang sangat tertutup.
www.infolinux.web.id
OPINI
Budi Rahardjo
Notebook Impian
B
eberapa waktu lalu ada yang
bertanya kepada saya tentang
komputer masa depan. Bagi
saya
sangat
sulit
untuk
meramal bidang yang berkembang
dengan pesat ini. Jangankan saya,
para pakar komputer terdahulu
pun gagal dalam meramalkan du
nia komputer. Umumnya ramalan
yang ada malah terlalu konser
vatif. Saya kemudian memikirkan
komputer impian saya saja yang sebetulnya juga bisa
dikatakan komputer masa depan (meskipun tidak ter
lalu jauh depannya).
Ada beberapa jenis komputer impi
an saya. Kita diskusikan salah
satunya saja, yaitu komputer yang
bisa dibawa-bawa atau sekarang
lebih
dikenal
dengan
istilah
notebook. Ada beberapa masalah
dalam notebook saat ini yang mu
dah-mudahan diperoleh solusinya
di masa depan.
Masalah utama adalah baterai.
Baterai notebook saat ini terlalu ce
pat habis. Umumnya kemampuan
baterai ini hanya dalam orde jam.
Sangat menyenangkan apabila ada
baterai notebook yang bisa di
gunakan berhari-hari dengan note
book digunakan terus menerus
sehingga kita tidak harus waswas
kehabisan baterai. Jika baterai ta
han lama, kita juga tidak perlu
harus menenteng-nenteng charger
pengisi baterai kemana kita pergi.
Baterai notebook yang lama
waktu pakainya ini biasanya ukur
10
01/2009
INFOLINUX
annya juga lebih besar dan lebih be
rat dari baterai yang normal.
Inginnya ukuran baterai kecil dan
ringan sehingga nyaman untuk
dibawa. Saat ini terasa baterai lah
yang membuat notebook menjadi
berat.
Penggunaan dan perawatan bate
rai saat ini masih harus hati-hati.
Jika salah dalam penggunaan, mi
salnya (katanya) sering diisi ketika
baterai belum kosong, maka baterai
akan cepat rusak. Padahal sering
kali kita bertemu dengan sumber
daya listrik ketika baterai belum
habis dan kemudian kita akan
bepergian (sampai baterai habis).
Entah karena penggunaan yang
kurang benar inilah, maka baterai
salah satu notebook saya hanya bisa
bertahan belasan menit saja. Ini
bukan notebook lagi, tetapi desktop
yang dibawa-bawa.
Hal berikutnya yang menjadi
impian adalah berat notebook yang
ringan. Tidak hanya baterainya
yang ringan, tetapi secara kese
luruhan notebook yang ringan.
Memang sudah ada produk yang
agak ringan, tetapi belum seringan
majalah atau buku. Harapannya
notebook yang ringan ini bisa
dibawa untuk membaca sambil
tiduran.
Terkait dengan membaca di note
book, memang saat ini membaca
buku dalam format kertas masih le
bih nyaman. Selain masalah bate
rai, masalah layar peraga (display)
juga ternyata penting. Banyak layar
yang kurang nyaman jika diguna
kan untuk waktu yang lama. Belum
lagi layar ini juga menyedot daya
yang cukup besar.
Hal berikutnya yang harus ada
di notebook ini adalah akses ke
jaringan Internet. Akses bisa meng
gunakan Wi-Fi, WiMax, 3G, UMTS,
GPRS, dan lain-lain. Apapun
jaringan yang tersedia, notebook
harus bisa menggunakannya. Pe
“Tidak hanya bate
rainya yang ringan,
tetapi secara
keseluruhan note
book yang ringan.
„
mancar yang ada di notebook harus
bisa menyesuaikan diri dengan
jaringan tersebut. Sudah ada peneli
tian dan pengembangan ke arah
sana. Kita tinggal menunggu
hasilnya.
Notebook juga kadang panas jika
digunakan untuk waktu yang lama.
Notebook harus kecil, ringan, tipis,
namun juga harus dapat membuang
panas dengan baik. Ini masalah
yang tidak mudah terpecahkan
tetapi bisa dipecahkan dengan ada
nya produk yang sudah mengarah
ke sana.
www.infolinux.web.id
IKLAN
PASS FM
(materi FILM)
OPINI
Michael S. Sunggiardi
Tutup Buku Tahun 2008
I
ndonesia melewati tahun 2008
dengan tanpa kemajuan tekno
logi informasi yang menge
jutkan. Artinya, kita melalui
tahun yang keras ini dengan “busi
ness
as
usual”.
Kalau
kita
mengkaji dan membuat rekapitu
lasi tahun 2008, maka didapat
kenyataan bahwa tidak banyak hal
yang sudah kita perbuat untuk
meningkatkan kemampuan bangsa
Indonesia dalam dunia teknologi informasi.
Untuk pemanfaatan teknologi in
formasi dan komputer, Indonesia
masih tertinggal dengan negara
tetangga seperti Malaysia dan
Singapura. Namun untuk peman
faatan dan penyebaran teknologi
telepon selular, kemungkinan In
donesia menjadi nomor satu di Asia
Tenggara.
Sektor swasta masih belum mam
pu unjuk gigi untuk membangun in
dustri berbasis teknologi tinggi.
Hanya di dunia telekomunikasi, In
donesia dapat dibanggakan dengan
hadirnya pembuat chip WiMAX
yang diberi nama Xirka dan
didampingi oleh dua perusahaan be
sar perakit perangkat WiMAX
berbasis chip dari Wavesat Kanada.
Walaupun
terdengar
adanya
pembuat motherboard di Indonesia,
tetapi keberadaannya hampir tidak
sempat diketahui banyak orang.
Dan kalau diperhatikan, sepertinya
hanya sekadar membuat sensasi
dalam kondisi penggunaan mother
board yang semakin berkurang dan
12
01/2009
INFOLINUX
disalip oleh teknologi notebook.
Merk-merk nasional komputer
memang cukup naik daun, terutama
kemampuan untuk mengubah wajah
“Made in Taiwan” menjadi “Buatan
Indonesia”. Tetapi industrinya sen
diri tidak berubah total, alias hanya
sebagai perusahaan pengembang
nama atau brand image.
Blackberry, tapi di 2008 ini kita me
lihat semakin banyak wanita dari
dunia bisnis dan bahkan ibu rumah
tangga muda juga memanfaat
kannya sebagai salah satu komu
nikasi dengan komunitasnya.
Dibanding dengan Malaysia, In
donesia belum kelihatan berperan
dalam distribusi peranti keras. Ba
nyak merk terkenal dalam teknologi
informasi dunia masuk ke Indonesia
melalui tangan Malaysia, yang se
pertinya mulai memperlihatkan
kehebatannya terhadap negara pe
cahannya Singapura. Kalau dulu
kita selalu melihat Singapura seba
gai negara utama untuk impor
peranti teknologi informasi, maka
di tahun 2008 ini Malaysia dengan
“Penang”nya membuat suatu kejut
an yang cukup berarti dalam dis
tribusi peranti keras.
Pemerintah Indonesia melalui de
partemen terkait juga belum keli
hatan melakukan sesuatu yang
besar, yang berhubungan dengan
dunia teknologi informasi, walau
pun harus diakui adanya usahausaha ke arah peningkatan pe
makaian teknologi informasi di se
tiap departemen.
Selama tahun 2008 sistem E-Gov
ernment yang betul-betul meman
faatkan teknologi informasi dan
komputer masih sebatas impian.
Dan sebagian besar sistem E-Gov
ernment tidak mampu memberikan
“...sistem E-Government yang betul-betul
memanfaatkan teknologi informasi dan
komputer masih sebatas impian.„
Beberapa perusahaan besar su
dah menerapkan teknologi in
formasi secara mendalam, seperti
terlihat dengan meningkatnya peng
gunaan telepon genggam yang
selalu tersambung ke Internet
semacam Blackberry. Kalau tahun
2007 lalu kita jarang melihat ek
sekutif muda wanita menggunakan
solusi kepada pemerintah daerah
untuk meningkatkan kinerjanya
melayani masyarakat. Memang ada
beberapa pemerintah kota atau ka
bupaten yang menonjol dalam pe
manfaatan teknologi informasi,
tetapi peningkatan jumlah kotanya
relatif tidak bertambah dengan ang
ka yang besar.
www.infolinux.web.id
SURAT ANDA
Punya opini, pendapat, kritik, atau saran yang terpendam untuk InfoLINUX?
Sampaikan melalui surat ke Redaksi InfoLINUX, Jl. Kramat IV No. 11 Jakarta 10430
atau e-mail di Redaksi@Infolinux.co.id.
Artikel Java di InfoLINUX
Saya ingin mengutarakan beberapa
pertanyaan berikut:
1. Mungkin karena ketidaktahuan
saja, semenjak berlangganan In
foLINUX dari awal tahun 2007,
saya tidak pernah membaca
artikel ataupun bahasan tentang
pemrograman Java.
2. Apakah bahasa pemrograman
Java itu dapat dikatakan murni
open source atau tidak? Mohon
penjelasannya.
Triawan via e-mail
1. OK. Jika ada artikel Java yang
masuk, InfoLINUX akan menam
pilkannya di salah satu edisi
mendatang.
2. Saat ini, Java di lisensikan ke
dalam dua lisensi, yakni dalam li
sensi GNU GPL dan Java Com
munity Process. Jika Anda ingin
menggunakan Java versi open
source, silakan gunakan paket
OpenJDK yang sudah disertakan
dalam repisitori extras distro ber
sangkutan.
Lisensi novel dan permintaan film
Saya memiliki beberapa pertanyaan
dan usulan.
1. Saya berencana membuat novel
karya saya menjadi e-book yang
bebas di distribusikan, namun
tidak boleh diubah atau di
komersialisasikan. Menurut Info
LINUX,
lisensi
apa
yang
sepatutnya saya pilih? CC atau
FDL?
2. Tolong sertakan distro Ubuntu
Studio dalam bonus DVD In
foLINUX. Atau mungkin dapat
dalam bentuk paket meta DVD
repositori Ubuntu.
3. Tolong bonuskan film "Big Buck
Bunny"? Dapat dibilang ini seba
14
01/2009
INFOLINUX
gai penepis bahwa Linux tidak
hanya untuk hal-hal yang ber
bau serius saja, tetapi juga dapat
dimanfaatkan dalam dunia hi
buran.
Citra Paska via e-mail
1. Untuk
novel
yang
bebas
didistribusikan itu, kami usulkan
menggunakan lisensi Creative
Commons dengan memilih CCby-ND (No Derifative Works).
2. Ok, permintaan Anda kami
penuhi. Silakan gunakan paket
extras dalam DVD2-IL012009
untuk menginstalasikan paket
ubuntu studio 8.10 di Ubuntu
8.10. Penjelasan cara instalasi
dapat
dilihat
pada
rubrik
"Utama" edisi ini.
3. Permintaan ini juga kami pe
nuhi. Selamat menikmati bonus
film "Big Buck Bunny" yang
dapat di temukan dalam DVD1IL012009.
Distro sesuai topik utama
Untuk edisi mendatang, mohon In
foLINUX
menyertakan
bonus
desktop dengan edisi khusus. Con
toh: edisi multimedia (Ubuntu Stu
dio), edisi edukasi (Edubuntu),
desainer/CAD, Internet, dan se
jenisnya, seperti pada edisi religi
dengan bonus Ubuntu ME/CE-nya,
agar benar-benar bermanfaat buat
kita-kita pekerja kantoran yang
masih awam tentang Linux dan
tidak memiliki banyak waktu untuk
belajar skrip dan pemrograman.
Nanang Fatchurrochman via e-mail
Terimakasih atas usulannya. Se
moga dengan segala masukan dan
kritikan yang telah diberikan oleh
para pembaca kami, dapat mem
buat sejumlah perubahan yang be
rarti di majalah InfoLINUX edisi
mendatang.
Request Tabloid LinuxMild
Langsung saja, saya ingin meng
utarakan beberapa usulan dan per
tanyaan berikut:
1. Ada rencana membuat majalah
turunan InfoLINUX? Dalam ben
tuk tabloid yang lebih murah,
seperti PC Media dengan PC
Mild-nya, dan InfoLINUX de
ngan "LinuxMild"-nya.
2. Bagaimana
cara
menginstal
GTK+ di Ubuntu 8.04 dan in
stalasi paket dalam bentuk
source?
3. Bagaimana cara instal driver
VGA ATI Radeon X1550 di
Ubuntu, sekaligus cara mengak
tifkan hardware acceleration
dan "compiz-fusion"-nya?
Windy Computer via e-mail
1. Untuk saat ini, InfoLINUX be
lum ada rencana untuk membuat
Tabloid "LinuxMild". Namun
tidak menutup kemungkinan,
Tabloid "LinuxMild" dapat hadir
pada masa yang akan datang.
2. Cara mudahnya, seting repo
sitori Ubuntu Anda, lalu guna
kan Synaptic Package Manager
untuk menginstalasinya. Silakan
lihat rubrik Utama edisi ini un
tuk mengetahui cara konfigurasi
repositori di Ubuntu. Untuk in
stalasi dari paket source, in
stalasikan
dahulu
paket
dependencies yang dibutuhkan.
3. Untuk cara instalasi driver ATi
tidak jauh berbeda dengan cara
instalasi driver nVIDIA. Silakan
lihat penjelasannya pada rubrik
"Utama" edisi ini, atau pada Bab
4 bonus buku InfoLINUX edisi
ini.
www.infolinux.web.id
TESTILINUX
Evolusi Pengguna Linux:
dari End User Menjadi
Developer
S
aya berkenalan dan jatuh cinta dengan
Linux saat kelas 2 SMU. Menurut saya,
Linux jauh lebih menarik daripada
Windows. Saya mulai bermain dengan
partisi lagi dan sempat menghilangkan data
karena putusnya listrik saat proses partisi
sedang berjalan. Saya pun dimarahi Ayah
karena hilangnya data penting. Namun,
kejadian ini tidak membuat saya kapok.
Distro Linux yang kali pertama saya instal
adalah Red Hat 7.3 yang didapat dari InfoLINUX
edisi Juli 2002. Saya pun melakukan instalasi
sendiri sesuai dengan petunjuk yang terdapat
di InfoLINUX. Ternyata Linux memiliki cara yang
beda dalam memandang harddisk. Saya pun
berkenalan dan dapat ilmu tentang mounting
harddisk.
Berikutnya saya sempat mencoba Lindows
3.02. Saya menyukai tampilannya yang dapat
disetarakan dengan Windows. Selain itu, Lindows juga sudah menyertakan codec multimedia yang saya perlukan. Namun tidak bertahan
lama, karena aplikasi yang disertakan hanya
sedikit. Saya gagal mendapatkan GUI dari instalasi Winbi alias Software RI dari InfoLINUX
“Saya prihatin,
karena sebagian
besar materi komputasi yang diajarkan kampus masih
berbasis Windows„
16
01/2009 INFOLINUX
Agustus 2002. Saya terus berusaha mempelajari Linux dari majalah InfoLINUX maupun buku.
Saya sempat mempelajari Bourne Again Shell
(bash) lebih dalam dari buku yang menyertakan
Trustix Merdeka sebagai bonus. Selain itu, saya
juga berkenalan dengan Mandrake Linux dan
filosofi free software dari buku berjudul “Be
Linuxer with Mandrake Linux” yang menyertakan CD pertama Mandrake 8.0.
Menjadi juara II jomba
karya tulis ilmiah
Saya melanjutkan kuliah di Jurusan Komputasi
Statistik di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (http://
www.stis.ac.id) yang berstatus Ikatan Dinas
dengan Badan Pusat Statistik (http://www.bps.
go.id). Setelah melalui tahun pertama, saya lebih senang karena di jurusan Komputasi Statistik, proporsi mata kuliah komputer lebih banyak
dibanding mata kuliah statistik. Saya memiliki
ketertarikan khusus pada mata kuliah sistem
operasi. Meski Linux juga disinggung, namun
saya kurang puas.
Saat mendapat kesempatan untuk menyebarkan semangat Linux dan open source pada
teman-teman, saya sangat antusias. Sewaktu
masih tingkat II, saya diminta teman-teman
Himpunan Mahasiswa Komputasi (Komputasi.
NET) untuk menjadi narasumber pada seminar
Linux dan open source yang akan mereka adakan pada 7 Oktober 2006, yang dihadiri oleh
250 mahasiswa jurusan Komputasi Statistik.
Keprihatinan saya terjadi, karena waktu itu
sebagian besar materi komputasi yang diajarkan di kampus masih berbasis pada sistem
operasi Windows. Misalnya penggunaan Visual
Basic pada mata kuliah Pemrograman Visual
dan SPSS pada mata kuliah Statistik. Padahal,
sudah ada sistem operasi Linux yang lebih baik
dan menghindarkan pembajakan dan keter-
Sinung Nugroho
gantungan pada vendor tertentu. Pada tingkat
III, saya menuangkan keprihatinan ini dengan
menulis karya ilmiah (paper) yang berjudul
“Urgensi Pemanfaatan GNU/Linux di Lingkungan STIS dan BPS”. Puji syukur alhamdulillah,
karena paper tersebut berhasil meraih Juara II
pada Lomba Karya Tulis Ilmiah dalam rangkaian
acara Dies Natalis ke-49 Sekolah Tinggi Ilmu
Statistik, Agustus 2007 dan mendapat hadiah
Rp 200.000,-. Saya sangat senang sekali bisa
mendapatkan uang berkat Linux.
Distro untuk BPS
Sebagai kelanjutan dari keprihatinan saya,
pada tingkat IV akhirnya saya berhasil menyelesaikan skripsi berjudul “Pengembangan
Distribusi GNU/Linux untuk Pemenuhan Kebutuhan Migrasi Sistem Komputer Badan Pusat
Statistik dari Berbasis Windows Menjadi Berbasis GNU/Linux”. Hasil survai analisis kebutuhan sebagai tahap awal pengerjaan skripsi
menunjukkan bahwa permasalahan yang paling banyak dialami dalam tiga bulan terakhir di
BPS adalah serangan virus. Saya menawarkan
solusi migrasi ke Linux untuk mengatasi masalah tersebut. Kebutuhan aplikasi di BPS dari
kategori aplikasi perkantoran aplikasi pengolahan database, aplikasi untuk analisis statistik,
aplikasi untuk pengembangan software, dan
aplikasi pemetaan Statistik.
Kebutuhan BPS tersebut dipenuhi dengan
me-remaster distro Kubuntu yang telah dimodifikasi. Modifikasi meliputi penambahan padanan aplikasi yang dibutuhkan, konfigurasi tampilan yang indah dan mudah digunakan, serta
fitur-fitur kompatibilitas data. Padanan aplikasi
yang saya paketkan antara lain OpenOffice.org
www.infolinux.web.id
TESTILINUX
Sinung bersama seorang rekan sedang menyampaikan materi
dalam seminar Linux.
sebagai pengganti Microsoft Office, Rkward
dan Gretl sebagai pengganti SPSS, Gambas2
sebagai pengganti Visual Basic, Monodevelop
sebagai pengganti Visual Studio .NET, CSPro
dan EpiData yang dijalankan dengan WINE, dan
sebagainya.
Saya menggunakan aplikasi remastersys
dan manual dari artikel di Ubuntuforum untuk
melakukan proses remaster. Distro hasil remaster ini saya namakan GNU/Linux Dynamix
sebagai antonim dari statis. Harapan saya
dengan menggunakan distro ini, BPS dapat
berkembang ke arah yang lebih baik dan tidak
statis seperti ilmu statistik.
Skripsi: memperoleh
nilai A karena Linux
Pada saat seminar skripsi, sempat ada masalah karena demo distro saya tidak dapat
tampil di layar proyeksi. Saya sempat menduga
masalahnya berasal dari merk proyektor yang
kurang didukung oleh Linux. Sebab saya sudah
mengupdate driver nVIDIA GeForce FX 5200
dari laptop yang saya pinjam dari 169.12 ke
174.09. Ternyata masalahnya adalah VGA
Card yang kurang didukung oleh Linux. Sebab,
teman-teman saya yang menggunakan Linux
tidak mengalami masalah dengan proyektor karena menggunakan VGA Card dari Intel.
Akhirnya saya mencari pinjaman Laptop yang
menggunakan VGA Card dari Intel untuk sidang skripsi. Saya menyimpulkan bahwa VGA
Card Intel didukung oleh Linux dengan lebih
baik karena Intel merupakan anggota platinum
sekaligus salah satu pendiri The Linux Foundation.
Alhamdulillah saat sidang skripsi desktop
www.infolinux.web.id
Buletin komputasi statistik
yang dibuat oleh Sinung
Aplikasi Gambas yang mirip dengan Visual Basic.
dan rekan.
3D dapat tampil dengan baik di layar proyeksi.
Saya mendapat permintaan revisi dari penguji
berupa data yang tidak akurat dalam membandingkan Windows dan Linux. Sebab, saya
hanya menunjukkan kelemahan Windows dan
keunggulan Linux saja. Namun akhirnya saya
dapat menyelesaikannya dengan data akurat
dari David A. Wheeler (http://www.dwheeler.
com/oss_fs_why.html). Penguji saya pun menyatakan bahwa dengan data akurat ini, skripsi
saya diharapkan mendapat tanggapan positif
untuk dipresentasikan di BPS Pusat. Skripsi
saya pun diberi nilai A. Alhamdulillah skripsi
saya juga sudah terdaftar untuk dipresentasikan di Konferensi Nasional Sistem dan Informatika di Bali, 15 November 2008. KNS&I tersebut
diselenggarakan oleh STIKOM Bali (http://knsi.
stikom-bali.ac.id).
Harapan selanjutnya
Linux memberikan berbagai manfaat untuk
saya. Pengguna Linux tidak hanya menjadi
pengguna pasif, namun dapat ikut berpartisipasi mengembangkan. Baik hanya berupa ide,
melaporkan bug, atau jadi developer. Keuntungan lain dari free software adalah pengguna
dapat mengetahui cara kerja dasar, bukan
hanya kulitnya saja. Sehingga seorang end user
dapat saja berkembang menjadi developer.
Suka duka saya dengan Linux sering kali
berhubungan dengan masalah perangkat
keras. Sering kali saya harus mencari dan
mengakali supaya Linux yang saya miliki dapat
dijalankan pada PC kelas rendah. Sebab, hanya
itu yang saya miliki. Saya berusaha keras untuk tidak menggunakan Windows kalau tidak
terpaksa. Saya hanya menggunakan Windows
untuk mencetak skripsi. Sebab dukungan
driver printer di Linux masih kurang bagus. PC
yang saya instal Linux pun hanya cukup untuk
mengetik. Proses pengembangan distro pada
skripsi saya pun semuanya menggunakan
komputer pinjaman. Sebab, setidaknya harus
menggunakan Pentium 4 yang memiliki dukungan 3D pada VGA Card-nya. Total ada satu PC
dan dua Laptop milik teman saya yang sempat
saya gunakan untuk proses remaster karena
spesifikasi PC miliki saya tidak mencukupi.
Yang paling mengharukan adalah ketika saya
harus menenteng PC teman saya di bus dari
rumah kontrakannya di Cengkareng ke tempat
tinggal saya di Cibubur untuk persiapan sidang
skripsi.
Saya juga ingin menulis buku mengenai
Linux, baik buku teks maupun tutorial. Sementara proyek jangka panjang yang masih
memerlukan pembelajaran lebih lanjut adalah
pengembangan distro dan desktop environment. Saya ingin terus mengembangkan distro
dari skripsi saya yang masih memiliki banyak
kekurangan dan hanya berupa remaster. Selain
itu, saya ingin Linux memiliki dekstop environment yang sangat mudah digunakan, namun
sama sekali tidak memiliki kemiripan atau meniru sistem operasi lain (MacOS atau Windows)
sehingga Linux memiliki tampilan independen
yang menjadi ciri khas Linux.
Sinung Nugroho [sinunk1405@gmail.com]
Kirim Naskah
Anda memiliki pengalaman menarik selama menggunakan
Linux?Jika ingin berbagi pengalaman menarik selama
menggunakan Linux, silakan kirimkan file naskah sebanyak
9000 karakter, beserta dengan file foto dan file gambar,
melalui e-mail ke submissions@infolinux.co.id. Tersedia
suvenir menarik untuk kiriman naskah yang dimuat.
INFOLINUX 01/2009
17
TES&REVIEW
INDEX
Bonus Spesial Ultah
Distro
BlankOn 4
Ubuntu 8.10
19
19
Software
WebContentControl 1.1.4
Zimbra Desktop Alpha 0.53
20
20
Game
PainTown 3.1
Tile Racer 0.702
22
22
Buku
19
Integrasi Layanan Server
23
Linux dengan Fedora
Directory Server
Mandriva 2008.1
23
Ubuntu Kung Fu: Tips, Tricks, 23
Hints, and Hacks
22
Definisi Label “On the Disc”
Sebuah software yang
memperoleh label “On
the Disc”, berarti Anda
dapat menemukan paket
software tersebut dalam
bonus Disc InfoLINUX edisi kali
ini.
20
ada Januari 2009 ini, sudah genap
delapan tahun usia majalah InfoLINUX dalam menemani para pembaca dalam mempelajari beragam
hal yang terdapat di dunia free dan open
source software (FOSS). Terutama yang
terkait dengan beragam FOSS yang ada
di sistem operasi Linux. Karena edisi ini
merupakan edisi spesial, maka tak lupa
kami menyajikan sesuatu yang spesial
pada edisi ini.
Sebagai bonus yang diberikan pada
edisi ini, InfoLINUX memberikan bonus Ubuntu 8.10 dan beragam distro turunannya dalam distro DVD1-IL012009.
Sebagai pelengkap distro Ubuntu 8.10,
pada DVD2-IL012009 juga sudah disertakan sejumlah paket Extras Ubuntu
8.10 yang dapat langsung Anda gunakan
untuk menambah fungsionalitas desktop
Ubuntu 8.10.
Selain paket extras Ubuntu 8.10, pada
DVD2-IL012009 kami juga menyertakan
P
18
01/2009 INFOLINUX
23
distro BlankOn 4 versi minimalis (alternate) dan versi desktop (LiveCD install).
Belum cukup sampai situ, pada edisi ini
InfoLINUX juga menyertakan sebuah
buku Panduan Praktis BlankOn 4 untuk
lebih memaksimalkan penggunaan distro BlankOn 4 dan Ubuntu 8.10.
Tapi, serasa belum cukup memuaskan para pembaca kami, pada rubrik
“Utama” InfoLINUX edisi ini Anda juga
dapat melihat berbagai tip untuk menambah fungsionalitas desktop Ubuntu
8.10/BlankOn 4. Semua yang kami berikan pada edisi spesial ini, merupakan
bonus untuk Anda selaku pembaca setia
majalah InfoLINUX. Semoga di tahun
2009 ini, InfoLINUX dapat memberikan
yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya untuk para pembaca kami. Untuk
itu, kami selalu nantikan saran dan kritik ke e-mail redaksi InfoLINUX.
Selamat Tahun Baru 2009!
Prosedur “Linux Ready”
Sebuah PC atau notebook yang mendapatkan
predikat “Linux Ready”,
berarti semua peripheral standar seperti adapter jaringan LAN
maupun WLAN dapat berfungsi
sebagaimana mestinya, mulai
dari proses instalasi sebuah distro
Linux dilakukan hingga instalasi
driver hardware tersebut. Distro
Linux yang digunakan dalam pengujian “Linux Ready” adalah,
Ubuntu 8.04, Fedora 9, dan openSUSE 11.0.
Supriyanto [supriyanto@infolinux.co.id]
www.infolinux.web.id
DISTRO
LIVECD/DESKTOP
LIVECD/DESKTOP
BlankOn 4
Ubuntu 8.10
PEMBUAT Tim BlankOn SITUS http://blankonlinux.or.id
KERNEL 2.6.27-7 OFFICE OpenOffice.org 2.4.1, GNU Cash 2.2.6
DESKTOP GNOME 2.24.1 GRAPHICS GIMP 2.6.1, Inkscape 0.46-2
MULTIMEDIA Rhythmbox 0.11.6, Brasero 0.8.2, Totem 2.24.2
INTERNET Firefox 3.0.3, Evolution 2.24.1, Transmission 1.34
PEMBUAT Canonical Ltd. SITUS www.ubuntu.com
KERNEL 2.6.27-7 OFFICE OpenOffice.org 2.4.1
DESKTOP GNOME 2.24.1 GRAPHICS GIMP 2.6.1, F-Spot 0.5.0
MULTIMEDIA Rhythmbox 0.11.6, Brasero 0.8.2, Totem 2.24.2
INTERNET Firefox 3.0.3, Evolution 2.24.1, Transmission 1.34
T
erselang enam bulan
setelah rilis Ubuntu
8.04 LTS, pada 30
Oktober 2008 yang lalu,
pihak developer Ubuntu
kembali merilis versi ter
baru dari Ubuntu, yakni
Ubuntu 8.10 yang memi
liki kode nama Intrepid
Ibex.
Pada versi terbarunya
ini, Ubuntu 8.10 mem
bawa sejumlah perbaik
an bugs dan peningkatan
versi sejumlah aplikasi
yang
disertakan.
Be
berapa fitur yang ter
dapat
pada
Ubuntu
Intrepid versi desktop di
antaranya, paket aplikasi
Office
yang
lengkap
dengan
OpenOffice.org
2.4.1, integrasi e-mail
dan kalendar dengan
Evolution 2.24, serta ap
likasi musik dan video
dengan Rhythmbox.
Hampir sama dengan
versi sebelumnya, rilis
Ubuntu 8.10 juga menyer
takan dua versi, yakni
ak lama berselang ri
lisnya Ubuntu 8.10,
tim BlankOn merilis
versi
terbaru
distro
BlankOn, yakni BlankOn
4 yang diberi kode nama
Meuligoe
(cara
baca:
meu-ligo).
Pada rilis terbarunya
ini, tim BlankOn merilis
dua versi BlankOn, yakni
BlankOn versi standar un
tuk pengguna yang memi
liki spesifikasi hardware
tinggi, dan BlankOn mi
nimalis untuk pengguna
yang memiliki spesifikasi
hardware yang rendah.
Beragam aplikasi desk
top yang disertakan oleh
BlankOn 4, juga tidak
berbeda jauh dengan
yang terdapat di Ubuntu
8.10. Perbedaan yang pa
ling terasa terdapat pada
penggunaan bahasa In
donesia sebagai default
bahasa yang digunakan
dalam desktop BlankOn
4. Juga disertakannya ap
likasi Inkscape sebagai
www.infolinux.web.id
B
Kebutuhan Hardware
Processor : Kelas Pentium IV
Harddisk : 10 GB
Memory : 384 MB
pengolah gambar vektor,
dan aplikasi perambah
Wikipedia Daluang. Jika
aplikasi yang disertakan
dirasa masih kurang, gu
nakan saja paket Extras
Ubuntu 8.10.
Menariknya lagi, pada
InfoLINUX 01/2009 regu
lar edisi ini juga diserta
kan bonus Buku BlankOn
4. Dengan ini, diharap
kan makin banyak peng
guna yang mengerti cara
pengoperasian BlankOn
Linux, dan makin ba
nyak user yang bermig
rasi ke Linux. Sup
Hasil Pengujian
Fungsionalitas (20%)
Fitur (40%)
Kemudahan (30%)
Dokumentasi (10%)
9,0
9,0
9,0
10,0
RATING
0
2
4
6
8
10
9,0
Kebutuhan Hardware
Processor : Kelas Pentium IV
Harddisk : 10 GB
Memory : 384 MB
versi desktop dan server.
Sejumlah distro turunan
Ubuntu 8.10 juga dirilis
dalam waktu yang tidak
jauh, seperti Kubuntu
8.10, Edubuntu Addon
8.10, Xubuntu 8.10, dan
Ubuntu Studio 8.10.
Proses instalasi juga
semakin mudah dengan
disertakannya utiliti un
tuk membuat LiveUSB
install
Ubuntu
8.10.
Dengan ini, Anda dapat
menginstalasikan Ubun
tu dengan menggunakan
LiveUSB install yang te
lah dibuat. Sup
Hasil Pengujian
Fungsionalitas (20%)
Fitur (40%)
Kemudahan (30%)
Dokumentasi (10%)
9,0
9,0
9,0
10,0
RATING
0
2
4
6
8
10
9,0
INFOLINUX
01/2009
19
SOFTWARE
INTERNET/FIREWALL
INTERNET/EMAIL
WebContentControl 1.1.4
Zimbra Desktop Alpha 0.53
PEMBUAT John Zoidberg
SITUS https://launchpad.net/webcontentcontrol
LISENSI GPL MULTIPLATFORM No
HARGA Gratis DUKUNGAN SUPPORT Baik
DEPENDENSI Gambas 2, Dansguardian >= 2.9.9.7-2, Firehol >= 1.256-3
PEMBUAT Zimbra, Inc.
SITUS http://www.zimbra.com/products/desktop.html
LISENSI GPL MULTIPLATFORM Yes
HARGA Gratis DUKUNGAN SUPPORT Baik
DEPENDENSI JRE >= 1.5, libstdc++ 5, libidn11 >= 1.8
I
elama ini, Zimbra
sangat indentik de
ngan produk Zimbra
Collaboration Suite (ZCS),
yakni sebuah aplikasi
groupware yang terdiri
atas aplikasi email, grup
kalendar, kontak, serta
manajemen dokumen ber
basis web.
Menyusul sukses pro
duk ZCS, aplikasi Zim
bra
Desktop
yang
berfungsi sebagai ap
likasi email klien kem
bali dirilis oleh Zimbra,
Inc. Dengan mengguna
kan Zimbra Desktop, An
da dapat dengan mudah
memanajemen berbagai
account
e-mail
Anda
yang terdapat di Yahoo!
Mail, Gmail, AOL, dan
Hotmail. Semua e-mail
yang telah di-download,
juga dapat dibaca secara
online/offline.
Sebagai aplikasi yang
kini diakuisisi Yahoo!,
Zimbra Desktop memi
liki kelengkapan fitur.
nternet bagaikan pisau
bermata dua. Selalu
ada keburukan di balik
kebaikan isi yang ter
dapat di dunia Internet.
Untuk melindungi anak
Anda dari pengaruh bu
ruk situs porno dan situs
terlarang lainnya, guna
kan WebContentControl.
Aplikasi ini memiliki
fungsi yang mirip dengan
Windows Parental Con
trol di Windows Vista.
WebContentControl me
rupakan project GUI con
trol parental sementara,
sampai project GChild
Care siap untuk digu
nakan.
Sebagai aplikasi awal
untuk parental control, ap
likasi ini telah menye
diakan beberapa fitur. Di
antaranya, proses kon
figurasi otomatis dans
guardian + tinyproxy +
firehol pada saat instalasi,
file konfigurasi yang di
back-up sebelum instalasi
dan di-restore kembali
20
01/2009
INFOLINUX
S
Kebutuhan Hardware
Processor : Kelas Pentium IV
Harddisk : 10 MB
Memory : 256 MB
pada saat uninstall, dan
mendukung SSL filtering
(dengan mengunci setting
proxy Firefox).
Pada halaman utama
WebContentControl, An
da dapat mengonfigurasi
situs/kata/ip/url
mana
yang akan dikategorikan
sebagai daftar hitam, dan
mana yang dikategorikan
sebagai daftar putih pada
Tab Filter settings.
Setelah itu, Anda da
pat mengetes dan melihat
hasilnya dari catatan log
yang terdapat pada Tab
Logs. Sup
Hasil Pengujian
Fungsionalitas (30%)
Fitur (40%)
Kemudahan (20%)
Dokumentasi (10%)
9,0
6,0
6,0
7,5
RATING
0
2
4
6
8
10
7,5
Kebutuhan Hardware
Processor : Kelas Pentium IV
Harddisk : 100 MB
Memory : 512 MB
Beberapa di antaranya,
memiliki manajemen kon
tak, manajemen tugas,
kalendar, daftar alamat,
dokumen kerja, menam
bahkan foto ke kontak,
dan sinkronisasi kalender
serta kontak ke e-mail
server bersangkutan.
Zimbra Desktop juga
memiliki sejumlah Zim
lets, Themes, Language
Packs, dan Extras, yang
dapat menambah fungsi
aplikasi ini. Dengan Zim
lets, Anda dapat meng
gunakan layanan Web 2.0
di Zimbra Desktop. Sup
Hasil Pengujian
Fungsionalitas (30%)
Fitur (40%)
Kemudahan (20%)
Dokumentasi (10%)
9,0
9,5
9,0
10,0
RATING
0
2
4
6
8
10
9,5
www.infolinux.web.id
GAME
ARCADE
SIMULATION
PainTown 3.1
Tile Racer 0.702
PEMBUAT Kazzmir <kazzmir@users.sourceforge.net>
SITUS http://paintown.sourceforge.net
LISENSI GPL HARGA Gratis
TINGKAT KESULITAN Medium MULTIPLAYER GAME Yes
DEPENDENSI liballegro >= 4.2, zlib >= 1.2.3.3, libpng >= 1.2.27
PEMBUAT Adam Gokcezade <tileracer@model-view.com>
SITUS http://tileracer.model-view.com/
LISENSI Freeware HARGA Gratis
TINGKAT KESULITAN Medium MULTIPLAYER GAME Yes
DEPENDENSI nxOgre, Caelum, CEGUI, TinyXML
M
eragam game dengan
tampilan 3D saat ini
sudah hadir di dunia
Linux. Salah satunya
adalah Tile Racer, free
ware 3D stunt racing
game yang memiliki de
tail tampilan gambar
yang sangat real.
Hampir sama seperti
VDrift, tampilan mobil
dan lintasan balap yang
terdapat pada Tile Racer
terlihat sangat nyata.
Dalam game ini, Anda
dapat memilih tipe mobil
serta lintasan yang akan
digunakan untuk memu
lai balapan. Terdapat be
berapa lintasan balap
menarik
yang
dapat
ditemukan pada game ini.
Sebelum masuk ke
arena balap, ada baiknya
Anda melakukan kon
figurasi terlebih dahulu.
Beberapa
konfigurasi
yang perlu Anda lakukan
adalah video display, key
board shortcut, dan seba
gainya.
asih ingat dengan
game Street Fight
er? Permainan yang
pernah tenar pada awal
90-an ini, kini kembali diremastering menjadi ga
me baru di dunia Linux
yang bernama PainTown.
Untuk pembuatan ga
menya sendiri, Paint
Town dibuat berdasarkan
source code Beats of
Rage yang juga dibuat
berdasarkan game yang
terdapat di game Sega
Genesis, yakni Streets of
Rage 2. Game ini dibuat
dari dasar dan menggu
nakan sistem yang modu
lar untuk me-load grafik
yang baru.
Hampir sama dengan
StreetFighter, pada game
ini Anda dapat memilih
Adventure (berjalan sam
bil bertarung) atau ver
sus mode (pertarungan 1
lawan 1). Tipe permainan
pada PaintTown juga
tidak jauh berbeda dari
StreetFighter, yakni me-
22
01/2009
INFOLINUX
B
Kebutuhan Hardware
Processor : Kelas Pentium IV
Harddisk : 20 MB
Memory : 256 MB
lompat sambil melempar
kan pukulan atau tenda
ngan. Setelah tokoh yang
Anda lawan kehabisan
power atau nyawa, maka
secara otomatis Anda
akan
keluar
menjadi
pemenang.
PainTown juga memi
liki karakter editor dan
level editor. Karakter,
stage, dan musuh yang
baru, dapat Anda cipta
kan dengan mudah. Hal
ini dapat membuat game
mudah untuk dikusto
misasi dan dikembang
kan lebih lanjut. Sup
Hasil Pengujian
Grafik(30%)
Fitur (40%)
Kompatibiltas (20%)
Dokumentasi (10%)
7,0
7,5
8,0
9,0
RATING
0
2
4
6
8
10
7,5
Kebutuhan Hardware
Processor : Kelas Pentium IV
Harddisk : 100 MB
Memory : 512 MB
Jika ingin bermain
dalam modus full screen,
jangan lupa memberi
tanda centang pada op
tion full screen.
Pada saat masuk ke
halaman
pertandingan,
Anda dapat melihat lin
tasan balap dan mobil
balap yang terlihat sa
ngat nyata. Jalankan mo
bil dengan menggunakan
keyboard shortcut yang
Anda pilih. Setelah sele
sai, Anda dapat melan
jutkan permainan dengan
memilih lintasan balap
yang lain. Sup
Hasil Pengujian
Grafik(30%)
Fitur (40%)
Kompatibiltas (20%)
Dokumentasi (10%)
9,0
7,0
7,0
9,0
RATING
0
2
4
6
8
10
8,0
www.infolinux.web.id
BUKU
SYSTEM ADMINISTRATION
DISTRO
SYSTEM ADMINISTRATION
Integrasi Layanan
Server Linux dengan
Fedora Directory Server
Mandriva 2008.1
Ubuntu Kung Fu:
Tips, Tricks, Hints, and
Hacks
PENGARANG Sigid Wahyu Utomo
PENERBIT PT Dian Rakyat
TERBIT September 2008
HARGA Rp40.000 (200 halaman)
ISBN 979-523-946-5
BONUS DVD Fedora 9
PENGARANG Rusmanto, Henry S, Efrizal Z, Faris A
PENERBIT PT Dian Rakyat
TERBIT September 2008
HARGA Rp40.000 (144 halaman)
ISBN 979-523-927-9
BONUS DVD Mandriva 2008.1
PENGARANG Keir Thomas
PENERBIT Pragmatic Bookshelf
TERBIT September 2008
HARGA US$34.95 (400 halaman)
ISBN 1-9343-5622-0
BONUS -
F
istro Mandriva dikenal seba
gai distro desktop yang indah
dan mudah untuk digunakan.
Untuk lebih mempermudah dalam
mempelajari Mandriva, ada baik
nya Anda membaca buku mini In
foLINUX yang berjudul Mandriva
2008.1.
Sesuai dengan namanya, buku
ini membahas secara detail proses
instalasi dan beragam penggunaan
aplikasi yang terdapat pada Man
driva 2008.1. Meski secara prinsip,
hampir semua pembahasan buku
ini dapat juga diterapkan pada
Mandriva 2009 yang sudah di
jadikan bonus DVD InfoLINUX
12/2008.
Untuk
materi,
pembahasan
dalam buku ini terbagi menjadi
enam bab. Pada bab awal, buku
ini langsung menyuguhkan sejum
lah materi yang membahas jalur
cepat menggunakan Mandriva.
Selanjutnya, pembahasan dilan
jutkan dengan Bab instalasi, set
ting
jaringan
dan
internet,
aplikasi multimedia, dan setting
konfigurasi server. Sup
D
ampir mirip dengan KungFu
Panda yang memiliki beragam
jurus untuk menghadapi mu
suh, dalam buku Ubuntu KungFu
Anda akan mendapatkan sejumlah
tip untuk mengoptimalkan peng
gunaan Ubuntu di sistem Anda.
Pembahasan buku ini dibuat
menggunakan Ubuntu 8.04. Meski
demkian, setiap tips yang di
jelaskan dapat juga diterapkan
pada versi terbaru Ubuntu, yakni
Ubuntu 8.10. Sangat disarankan
sambil membaca buku ini, Anda
langsung menerapkan ke PC untuk
mendapatkan hasil yang lebih
maksimal.
Dalam Ubuntu Kung Fu, Anda
akan menemukan lebih dari 300
tips dan trik Ubuntu. Sejumlah
pembahasan tips dan trik Ubun
tu yang dikemas dalam buku ini
diantaranya,
bagaimana
cara
mengoptimalkan kecepatan kom
puter Anda, hack GUI, tips hard
ware di Ubuntu, mengakses
media penyimpanan, meningkat
kan keamanan, dan administrasi
sistem. Sup
edora dikenal sebagai distro
yang multifungsi, yakni dapat
digunakan untuk kebutuhan
desktop, server, atau PC router.
Distro Fedora juga banyak digu
nakan untuk kebutuhan server
SOHO (Small Office Home Office),
karena dibuat berbasiskan source
code Red Hat Enterprise Linux.
Buku terbaru InfoLINUX berju
dul "Integrasi Layanan Server
Linux dengan Fedora Directory
Server", membahas beragam aspek
layanan server untuk kebutuhan
SOHO atau enterprise. Mulai dari
sekedar membuat web server,
hingga server otentifikasi dengan
Fedora Directory Server dan
Samba.
Termasuk dalam kategori buku
kelas "berat", pembahasan admi
nistrasi sistem dan konfigurasi
server dalam buku ini terbagi atas
16 Bab. Beberapa pembahasan di
antaranya, kontrol akses file
dengan ACL dan FDS, Disaster Re
covery Plan, server otentifikasi
dengan Fedora Directory Server
dan VoIP dengan Asterisk. Sup
www.infolinux.web.id
H
INFOLINUX
01/2009
23
SOFTWARE PILIHAN
DVD/CD sertaan terdiri dari berbagai macam aplikasi
gratis, shareware, maupun demo. Susunan kategori selalu berubah, tergantung pada tren aplikasi yang tengah
berlaku. Beberapa kategori selalu ada di tiap edisi.
INDEX ON
THE DISC
DVD-01
DISC BOOT
Ubuntu 8.10
Desktop
/Multimedia
Cowbell Music
Organizer 0.2.7.1
Plait 1.6.2
Real Player 11 Gold
[ PESAN ]
/Bonus
Big Buck Bunny
Movie
Pidgin 2.5.2
/Networking
MLDonkey 2.9.6
/Pengetahuan
/Browser
Noble Ape Simula-
Firefox 3.0.4
Opera 9.52
tion 0.688
/Permainan
/Codecs
Eat The Whistle 3.6
Audio
Video
/Pesan
Pidgin 2.5.2
/Development
JDK 6u11
JRE 6u11
/Plugins
Flash Player 10
/Distro
/RUBRIK
Games
Software
Tutorial
Warnux
Workshop
Edubuntu 8.10 Ad-
don
Kubuntu 8.10
Desktop
PC-OS 2009
Xubuntu 8.10
/Sistem
/Download
Vuze 4.0.0.4
SBackup 0.10.5
/Virtualisasi
/Driver
idgin sebenarnya bukan aplikasi
baru di dunia Internet, terlebih lagi
bagi mereka yang kerap melakukan chatting dengan berbagai protocol
pada sistem operasi Linux. Asal nama
aplikasi ini adalah Gaim. Aplikasi
dengan multi-protocol ini diperuntukkan bagi berbagai jenis sistem operasi,
tanpa terkecuali Windows.
Messenger ini memang dibuat untuk mendukung banyak protocol, di
antaranya AIM, ICQ, MSN Messenger,
Yahoo!, IRC, Jabber, SILC, GaduGadu, Group Wise Messenger, dan
jaringan Zephyr. Uniknya lagi, Anda
dapat melakukan login ke semua protocol tersebut dalam waktu yang bersamaan. Jika pada Gaim fitur-fiturnya
masih sangat terbatas, untuk Pidgin
sudah berbeda. Tampilannya terlihat lebih menarik, penuh warna dan
dilengkapi dengan smiley yang cukup
banyak dan lucu. Kita dapat men-setting-nya ulang agar ketika kali per-
P
24
01/2009 INFOLINUX
tama kita masuk ke dalam aplikasi
ini, semua account akan diaktifkan
secara otomatis. Jadi, kita tidak perlu
memasukkan satu per satu user nama
dan password terlebih dahulu untuk
masing-masing protocol.
Sayangnya, Pidgin belum mendukung webcam. Padahal di beberapa
protocol fitur ini sudah tersedia. Fitur menarik lainnya, adalah fasilitas pengiriman file-file langsung
dari Pidgin. Jadi, Anda tidak perlu
membuka e-mail atau aplikasi lainnya untuk berkirim file. Hal lainnya
yang masih kurang adalah ketika teman Anda mengundang Anda untuk
melakukan chatting secara group,
aplikasi ini masih memiliki beberapa
bug-nya.Su
PEMBUAT: Pidgin Team
SITUS: www.pidgin.im
LISENSI: GPL/Free
DEPEDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
Virtualbox 2.0.6
VGA Card
WLAN
DVD-02
DISC BOOT
BlankOn 4
Alternate
/Email
Thunderbird
2.0.0.18
/Grafik
/Distro
BlankOn 4 Desktop
Scribus 1.3.4
Development
/Dokumentasi
/Internet
Multidialnet 0.1.0
PDF Full Circle
Magazine
/Komunikasi
Skype 2.0.0.72
/Extras
Ubuntu 8.10
/Manajemen
Open Administration
: On The DVD Regular
: On The DVD Ekonomis
: Disc Boot
for Schools 3.25a
The Manhattan
Virtual Classroom
3.3
* DVD-02 hanya disertakan
pada InfoLINUX edisi Regular
DISC RUSAK?
Apabila disc yang diterima tidak terbaca atau rusak dan ingin menggantinya, kirimkan disc yang
rusak tersebut kepada kami, Tim Disc InfoLINUX,
Jl. Kramat IV No. 11, Jakarta 10430. Agar dapat
kami kirimkan disc penggantinya.
www.infolinux.web.id
SOFTWARE PILIHAN
Scribus 1.3.4 Development [GRAFIK]
[SISTEM]
SBackup 0.10.5
Pada sistem operasi Windows, terdapat banyak aplikasi yang memiliki kemampuan grafik yang bagus,
ambil contoh: PageMaker, QuarkXPress, sampai dengan Adobe InDesign. Sayangnya, Anda mesti
membayar biaya cukup tinggi untuk dapat menggunakan aplikasiaplikasi tersebut. Sudah saatnya,
berpindah ke Linux. Pada sistem
operasi ini, Anda dapat menggunakan Scribus dengan perasaan
lega. Scribus memiliki kemampuan
untuk melakukan layout jika Anda
bergerak pada bidang publishing
atau percetakan. Aplikasi ini dapat
membantu membuat poster sesuai
dengan layout yang diinginkan. Aplikasi ini diperuntukkan bagai para
profesional. Jadi, bagi Anda yang
berada di tingkat pemula, Anda
mesti mempelajarinya terlebih dahulu secara perlahan-lahan.Su
Fungsinya adalah untuk memback-up semua file maupun folder
lengkap beserta sub-sub. Pindahkan semua data ke local maupun direktori remote. Selain itu,
Anda juga dapat menetapkan seberapa besar batas maksimum
yang diperbolehkan dalam proses
penyimpanan.Su
PEMBUAT: Franz Schmid
SITUS: www.scribus.net
LISENSI: GPL
DEPEDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
PEMBUAT: Aigars Mahinovs
SITUS: sbackup.sourceforge.net
LISENSI: GPL
DEPEDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
Thunderbird 2.0.0.18 [EMAIL]
[MANAJEMEN]
TMVC 3.3
Anda memerlukan sebuah e-mail
client guna membaca atau mengirimkan e-mail-e-mail. Thunderbird juga
merupakan aplikasi e-mail client
yang dapat diandalkan. Aplikasi ini
diklaim oleh pembuatnya memiliki
tingkat keamanan yang lebih baik,
penggunaan yang lebih mudah, dan
cepat. Selain itu, ada pula fasilitas
tambahan lain yang berguna untuk
menangkal spam yang hendak masuk, fitur spell checker, extension
support, dan masih banyak lagi.
Dalam usianya yang masih sangat
www.infolinux.web.id
muda, Thunderbird sudah cukup
populer. Hal tersebut membuktikan
Thunderbird memiliki keistimewaan. Apalagi karena aplikasi ini
dapat dijalankan oleh banyak sistem
operasi, seperti Linux maupun Windows. Kemampuan lain Thunderbird, yaitu mampu melakukan filter
terhadap junk mail.Su
The Manhattan Virtual Classroom
aplikasi berfungsi sebagai manajemen sistem yang diperuntukkan
bagi para tim pengajar di sekolahsekolah ataupun tempat-tempat
kursus. Aplikasi ini di klaim oleh
pembuatnya dapat melakukan
prosesnya secara cepat dan sangat
stabil.Su
PEMBUAT: mozilla.org
SITUS: www.mozilla.org
LISENSI: GPL
DEPEDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
PEMBUAT: Steven Narmontas
SITUS: manhattan.sourceforge.net
LISENSI: GPL
DEPEDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
INFOLINUX 01/2009
25
SOFTWARE PILIHAN
[PENGETAHUAN]
Cowbell Music Organizer 0.2.7.1 [MULTIMEDIA]
NAS 0.688
Noble Ape Simulation sangat bermanfaat bagi mereka yang gemar
meniliti berbagai jenis makhluk
hidup. Aplikasi ini mulai dikembangkan sejak tahun 1996. Tujuan
pengembangan aplikasi ini adalah
untuk mempermudah pembuatan
simulasi lingkungan biologis suatu
makhluk hidup.Su
suatu file musik. Bisa juga dengan
melakukan drag&drop file musik
yang dimaksud, lalu masukkan ke
dalam daftar yang ada di sebelah
kiri. Pengeditan terhadap informasi
tag dapat dilakukan secara cepat
dan mudah. Aplikasi ini memiliki
kemampuan menebak informasiinformasi.Su
PEMBUAT: Tom Barbalet
SITUS: www.nobleape.com/sim
LISENSI: Free
DEPEDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
Nah, jika Anda memiliki ratusan
atau bahkan ribuan musik yang tidak tertata, coba gunakan yang satu
ini. Cowbell merupakan aplikasi
yang bekerja pada sistem operasi
Linux. Fungsinya adalah sebagai
organizator koleksi musik dengan
demikian Anda akan semakin dimudahkan, semakin dimanjakan. Aplikasi ini sudah mendukung banyak
format popular, seperti mp3, flac,
ogg vorbis, dan masih banyak lagi
yang lainnya. Dengan mudah Anda
dapat melakukan proses import
[NETWORKING]
Eat The Whistle 3.6 [PERMAINAN]
PEMBUAT: Brad Taylor
SITUS: more-cowbell.org
LISENSI: GPL
DEPEDENSI: X Window, Gtk, Mono Runtime, Taglib
REQUIREMENT: -
MLdonkey 2.9.6
Bila menggunakan MLdonkey,
Anda mampu mampu berintegrasi
dengan jaringan-jaringan besar, seperti Overnet, Bittorrent, Gnutella, dan lainnya. Jaringan-jaringan
tersebut dapat Anda mati-hidup
kan secara manual. Mldonkey
melakukan prosesnya sebagai daemon pada komputer.Su
PEMBUAT: chrio
SITUS: mldonkey.sourceforge.net
LISENSI: GPL
DEPEDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
26
01/2009 INFOLINUX
“Eat The Whistle” masuk ke dalam
kategori permainan yang bersifat open source dan gratis. Pada
awalnya, permainan sepakbola
ini dikembangkan oleh Hurricane
Studios sebagai produk komersial
untuk platform Amiga. Banyak
terdapat fitur menarik dalam permainan yang tidak Anda dapatkan pada permainan-permainan
sepkbola lainnya. Versi aslinya,
atau versi Amiga, Eat The whistle
(ETW) dibuat dalam bentuk portable dengan bantuan SDL library,
tapi sekarang ETW memperluas kemampuannya pada sistem operasi,
seperti Linux, Win32, MacOSX,
maupun AmigaOS. Namun tidak
menutup kemungkinan, permainan
ini juga dapat dijalankan pada platform yang men-support SDL. Yang
tersedia dalam aplikasi ini, antara
lain sistem yang friendly.Su
PEMBUAT: Gabriele Greco
SITUS: www.ggsoft.org
LISENSI: GPL
DEPEDENSI: X Window, SDL Runtime (min 1.2.0)
REQUIREMENT: -
www.infolinux.web.id
SOFTWARE PILIHAN
Open Administration for Schools 3.25a [MANAJEMEN]
[INTERNET]
Multidialnet 0.1.0
Ukuran filenya tidak meyakinkan?
Memang, tapi jangan dulu berkecil
hati, karena aplikasi ini cukup mampu menangani hampir semua kebutuhan administrasi sekolah, mulai
dari yang sederhana sampai ke soalsoal sulit. Tampilannya didasarkan
pada web. Anda dapat menjalankan
aplikasi ini pada server yang memiliki jaringan banyak. Misal, Anda
memiliki 15 sekolah, dan hendak
mengkaitkannya menjadi satu-kesatuan agar lebih memudahkan,
nah, coba lirikkan mata Anda untuk
menjajal aplikasi ini. Bagaimana
dengan Anda yang hendak menerapkan aplikasi ini hanya pada satu
buah komputer saja? Jawabannya,
bisa. Sistem keamanannya lumayan
baik. Setiap sekolah memiliki dua
atau lebih website yang tiap-tiap
website tersebut diproteksi dengan
sebuah password.Su
Aplikasi ini dapat digunakan untuk melakukan sharing koneksi
dial-up yang biasa Anda gunakan.
Multidialnet akan mencatat berapa
lama Anda online, dan biaya yang
dikeluarkan oleh setiap penggunanya. Selain itu, aplikasi ini juga
dapat berguna sebagai manajemen
pengguna/user.Su
PEMBUAT: Les Richardson
SITUS: richtech.ca/openadmin/
LISENSI: GPL
DEPEDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
PEMBUAT: Dominic Tristram
SITUS: multinet.sourceforge.net
LISENSI: GPL
DEPEDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
RealPlayer 11 GOLD [MULTIMEDIA]
[MULTIMEDIA]
Plait 1.6.2
RealPlayer mendukung banyak
format, buktinya ia dapat menjalankan RealAudio, RealVideo,
MP3, 3GPP Video, Flash, SMIL 2.0,
JPEG, GIF, PNG, RealPix, RealText, Ogg Vorbis, dan Ogg Theora.
Selain itu, RealPlayer dapat Anda
jadikan plug-in browser Mozilla.
Nah, bila sudah dihubungkan dengan browser, Anda dapat menyaksikan file-file video dengan menggunakan browser tersebut tanpa
perlu membuka aplikasi RealPlayer
sama sekali. Menarik, bukan? Mu-
www.infolinux.web.id
lai sekarang Anda dapat menyaksikan musik maupun klip video
kesayangan Anda tanpa mesti terhalangi oleh aplikasi default player-nya. Tampilan interface-nya pun
tak kalah menarik. Dengan begitu,
semuanya jadi tergantung desktop
Anda sendiri, aplikasi ini akan mengadopsinya secara otomatis.Su
Plait dapat melakukan pencarian file-file musik, sekaligus menjalankannya. Prosesnya dijalankan
lewat command line. Aplikasi ini
sangat mudah dijalankan. Anda
dapat memilih sebuah file musik
lalu menjalankannya, atau membuat query dari berbagai penyanyi,
dan lain sebagainya.Su
PEMBUAT: RealNetworks
SITUS: www.real.com/linux
LISENSI: GPL
DEPEDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
PEMBUAT: Stephen Jungels
SITUS: stephenjungels.com
LISENSI: GPL
DEPEDENSI: X Window
REQUIREMENT: -
INFOLINUX 01/2009
27
UTAMA
Supriyanto
D
efault aplikasi
Ubuntu 8.10
masih minim?
Mari lengkapi
agar semakin nyaman
digunakan.
DESKTOP LENGKAP
UBUNTU INTREPID
Berselang enam bulan sekali, tim
Ubuntu selalu merilis versi terbaru
dari distro Ubuntu. Sebagai distro
Linux yang popular dan paling banyak digunakan, Ubuntu menawarkan berbagai fungsionalitas yang
diperlukan. Lebih dari 14.000 paket
sudah tersedia pada repositori Ubuntu, mulai dari aplikasi perkantoran,
grafis, Internet, utiliti, audio/video,
utiliti, hingga gams, sudah tersedia
pada repositori milik mereka. Serupa
dengan kebijakan yang terdapat di
Debian, struktur repositori Ubuntu
juga terdiri atas beberapa bagian,
yakni main, restricted, universe, dan
multiverse. Selain itu ada juga repositori lain yang dibuat oleh pihak ketiga/third-party repository, seperti
misal repositori Medibuntu.
Paket utama yang bersifat bebas
kebanyakan tersimpan pada direktori
main. Sedangkan, restricted biasanya
terdapat paket yang bersifat tidak
28
01/2009 INFOLINUX
bebas untuk digunakan. Sedangkan
untuk paket aplikasi lain seperti multimedia dan beragam utiliti lainnya,
biasanya tersimpan pada direktori
multiverse dan universe. Tak heran
jika default instalasi Ubuntu 8.10
sendiri yang berbasis CD kebanyakan
hanya menyertakan paket dari repositori main yang bersifat bebas.
Bagi sebagian pengguna yang
baru saja beralih ke Ubuntu Linux,
sedikitnya paket dan tidak terdapatnya sejumlah codec audio/
video dapat menimbulkan masalah
tersendiri. Banyak dari mereka yang
mempermasalahkan mengapa Ubuntu tidak dapat digunakan untuk memutar film, file koleksi MP3, atau tidak dapat menampilkan konten flash
yang biasa terdapat di web.
Demikian juga dengan rilis Ubuntu 8.10 yang kami sertakan sebagai
konten utama InfoLINUX edisi ini.
Meski secara umum, beragam kebu-
tuhan yang biasa diperlukan sudah
termasuk ke dalamnya, namun tetap
saja sejumlah kekurangan aplikasi
masih terdapat di versi ini. Namun
tidak perlu merasa khawatir. Dengan
sedikit usaha, kita dapat melengkapi
desktop Ubuntu 8.10 ini agar kelengkapan aplikasi yang dibutuhkan
dapat setara dengan kelengkapan
aplikasi yang Anda butuhkan.
Pada artikel “Utama” edisi ini,
kami akan membahas sejumlah tip
yang dapat Anda gunakan untuk
menghadirkan desktop Ubuntu 8.10
yang lengkap di PC Anda. Beragam
paket aplikasi yang dibutuhkan juga
terdapat pada DVD2-IL012009 yang
dapat Anda jadikan sebagai DVD
repositori. Untuk mempersingkat
waktu, silakan langsung ikuti pembahasan berikut.
REPOSITORI
Sebelum dapat melakukan proses in-
www.infolinux.web.id
UTAMA
repo yang digunakan dalam artikel
Utama ini, Anda dapat melakukan
langkah berikut:
Melakukan sebagai DVD repo
1. Pada saat mengindeks DVD2IL092008 ini, mungkin Anda akan
menemukan pesan kesalahan kalau DVD tidak dapat diindeks
karena bad signature yang terdapat pada key BlankOn alternate
yang terdapat pada DVD2. Untuk
mengatasi hal ini, Anda dapat
melakukan langkah berikut:
Download
keyring
repositori BlankOn yang terdapat
di
http://arsip.blankonlinux.
or.id/blankon/project/blankonarchive-keyring.gpg,
dengan
menggunakan perintah berikut:
$ wget http://arsip.
blankonlinux.or.id/blankon/
project/blankon-archivekeyring.gpg
Tambahkan keyring tersebut ke
dalam apt-key.
$ sudo apt-key add blankonarchive-keyring.gpg
stalasi Ubuntu dengan nyaman, hal
pertama yang harus Anda lakukan
adalah melakukan proses konfigurasi repositori yang akan digunakan. Tanpa melakukan konfigurasi
repositori, Anda tidak akan dapat
melakukan proses instalasi paket aplikasi dalam artikel ini dengan mudah. Meski terdapat beberapa cara
yang dapat Anda gunakan terkait
dengan software repositori, namun
dalam artikel ini kita akan membahas dua cara saja, yakni menggunakan DVD2-IL012009 dan menggunakan repositori Ubuntu 8.10 yang
terdapat di Internet.
Menggunakan DVD2-IL012009
Dalam DVD2-IL012009 sudah disertakan sejumlah paket extras Ubuntu.
Paket-paket deb ini terdapat pada
folder
“DVD2-IL012009/extras/
ubuntu-8.10”. Untuk menggunakan
DVD2-IL012009 ini sebagai DVD
www.infolinux.web.id
Berikutnya, jalankan program
apt-cdrom add untuk melakukan indeks paket DVD2 tersebut.
$ sudo apt-cdrom add
IL012009/DVD2-IL012009/extras/
ubuntu-8.10
/home/supriyanto
2. Setelah di-copy, hapus atau beri
tanda remark pada semua daftar
repo yang telah ada dalam file /
etc/apt/sources.list, lalu tambahkan baris berikut ini.
$ sudo vim /etc/apt/sources.list
deb file:/home/supriyanto ubuntu8.10/
Simpan hasil perubahan file diatas, kemudian lakukan proses
indeks paket.
$ sudo apt-get update
Menggunakan repositori
Internet
Selain dari DVD repositori, Anda
juga dapat menggunakan repositori
paket di Internet dari daftar repositori lokal/IIX di Internet. Hal ini untuk
mempercepat proses download paket,
dibandingkan Anda menggunakan repositori Ubuntu yang terdapat di jalur
International. Sebagai contoh, dari
url http://indra.chaidir.info/2008/11/
repository-ubuntu-810-intrepid-ibexindonesia/, Anda dapat melihat daftar
repositori Ubuntu lokal di kambing.
ui.edu sebagai berikut:
# kambing.ui.edu (UI, Telkom,
Indosat, OpenIXP, INHERENT)
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu
intrepid main restricted universe
Lakukan proses indeks paket.
$ sudo apt-get update
multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu
intrepid-updates main restricted
Copy file deb DVD2-IL012009 ke Harddisk
universe multiverse
1. Copykan folder “ubuntu-8.10”
yang terdapat pada folder “DVD2IL012009/extras/” dalam DVD ke
direktori home Anda. Dalam contoh ini, home direktori terdapat
di “/home/supriyanto”, sehingga
path lengkap directori yang dicopy akan menjadi “/home/supriyanto/ubuntu-8.10”.
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu
intrepid-security main restricted
universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu
intrepid-backports main restricted
universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu
intrepid-proposed main restricted
universe multiverse
$ sudo cp -rf “lokasi-folderubuntu-8.10” “direktori-homeAnda”
misal:
$ sudo cp -rf /media/DVD2-
Untuk dapat menggunakan repositori yang terdapat di Internet
tersebut, Anda dapat menambahkan
daftar repositori diatas dalam file /
etc/apt/sources.list.
INFOLINUX 01/2009
29
UTAMA
ikuti petunjuknya pada halaman rubrik “Praktik Instan” edisi ini.
DESKTOP
Menghadirkan desktop 3D yang
canggih juga dapat dilakukan dengan
Ubuntu 8.10. Persyaratan yang dibutuhkan juga hanya dua item, yakni
VGA Card yang sudah mendukung
3D, dan paket Compiz Fusion.
Desktop 3D dengan Compiz
Fusion
Menambahkan keyring BlankOn Linux.
$ sudo vim /etc/apt/sources.list
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu
intrepid main restricted universe
multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu
intrepid-updates main restricted
universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu
intrepid-security main restricted
universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu
intrepid-backports main restricted
universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu
intrepid-proposed main restricted
universe multiverse
Simpan hasil perubahan file di atas,
lalu lakukan proses indeks paket.
$ sudo apt-get update
Setelah melakukan proses konfigurasi repositori yang ingin digunakan, kini Anda siap untuk melanjutkan ke tahapan instalasi paket-paket
yang terdapat di repositori tersebut.
INSTALASI
Untuk mempermudah proses instalasi, Anda dapat membuat LiveUSB
instal Ubuntu 8.10 dengan mudah. Ikuti petunjuk berikut untuk
melakukannya.
30
01/2009 INFOLINUX
Membuat LiveUSB install Intrepid
Berbagai distro besar saat ini, ratarata telah menyediakan opsi untuk
dapat diinstalasikan ke USB Flash
Drive (UFD). Fitur ini tak terkecuali
juga terdapat di Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex). Pilihan instalasi ke UFD ini
sangat bermanfaat, terutama bagi
pengguna yang ingin selalu mobile
dengan USB-nya, di mana file data +
sistem operasi Linux sudah terdapat
dalam UFD yang dimiliki, maupun
untuk proses instalasi ke perangkat
seperti Netbook, yang kebanyakan
tidak disertai dengan CD/DVD-ROM
drive.
Untuk membuat opsi ke UFD sangat mudah. Anda dapat melakukannya saat masih berada di LiveCD
ataupun setelah Ubuntu Intrepid sudah terinstalasi dengan baik sebagai
sistem. Pertama, hubungkan terlebih
dahulu UFD Anda ke komputer. Jika
Anda menjalankan Ubuntu 8.10 dari
LiveCD, setelah masuk ke halaman
desktop Ubuntu dari menu panel
pilih menu System | Administration
| Create a USB startup disk. Selanjutnya, cukup ikuti wizard yang diberikan hingga proses pembuatan
LiveUSB selesai dilakukan. Jika
Anda menjalankan menu tersebut
setelah diinstalasi, silahkan meng-
Salah satu aplikasi yang dapat
menjadi kebanggaan para pengguna desktop Linux adalah Compiz
Fusion. Dengan menggunakan paket ini, para pengguna Linux dapat
memiliki tampilan desktop 3D yang
super canggih dan memiliki banyak
fitur. Compiz membutuhkan driver
untuk video card Anda agar compiz
berjalan dengan baik. Pastikan Anda
telah memasang driver video card di
sistem Anda
Untuk mengaktifkan efek Desktop
dalam komputer Anda, dari menu
panel pilih System | Preference |
Appearance. Dalam tab desktop effect Anda akan menemukan tiga
pengaturan, yaitu None, Normal, dan
Ekstra. Untuk mengaktifkan compiz,
pilih salah satu dari ke tiga pilihan
tersebut.
Jika Anda menginginkan pengaturan lebih pada pengaturan opsi
compiz dan plugin, seperti desktop
cube dan animations, instalasikan
paket konfigurasi compiz dengan
perintah berikut:
$ sudo apt-get install compizconfigsettings-manager
Mengubah desktop ke distro
turunan
Pada saat dirilis ke publik, selain
merilis Ubuntu 8.10, pihak Canonical juga merilis beberapa distro
turunan Ubuntu yang lain, seperti
Kubuntu 8.10, Edubuntu 8.10 (dalam
bentuk Add-ons), dan Ubuntu Studio
8.10. Beberapa file iso distro turunan
Ubuntu 8.10 ini dapat Anda temukan
pada bonus DVD1-IL012009 di folder “DVD1-IL012009/distro”.
www.infolinux.web.id
UTAMA
Selain dengan cara menginstalasikan distro-distro tersebut langsung
dari CD installer, Anda juga dapat
menginstalasikan distro tersebut
pada desktop Ubuntu 8.10. Cukup
menginstalasikan paket desktop
yang dibutuhkan, maka dalam waktu yang tidak lama Anda akan segera
mendapatkan aplikasi dan tampilan
desktop distro bersangkutan. Cukup
menarik, bukan?
Berikut langkah yang dapat
Anda lakukan untuk menginstalasi
desktop distro tersebut di Ubuntu
8.10.
1. Ubah Ubuntu 8.10 menjadi
Kubuntu 8.10
Pastikan Anda telah terhubung
ke repositori Ubuntu dengan
baik.
Untuk menginstalasi desktop
Kubuntu 8.10 di Ubuntu 8.10,
jalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install kubuntudesktop
2. Ubah Ubuntu 8.10 menjadi
Xubuntu 8.10.
Pastikan Anda telah terhubung
ke repositori Ubuntu dengan
baik.
Untuk menginstalasi desktop
Xubuntu 8.10 di Ubuntu 8.10,
jalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install xubuntudesktop
Menghadirkan desktop 3D dengan Compiz Fusion.
3. Ubah Ubuntu 8.10 menjadi
Edubuntu 8.10.
Pastikan Anda telah terhubung
ke repositori Ubuntu dengan
baik.
Untuk menginstalasi desktop
Edubuntu 8.10 di Ubuntu 8.10,
jalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install
Pastikan Anda telah terhubung
ke repositori Ubuntu dengan
baik.
Untuk menginstalasi desktop
Ubuntu Studio 8.10 di Ubuntu
8.10, jalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install
edubuntu-desktop
edubuntu-desktop
Bagi pengguna video card ATi
4 Ubah Ubuntu 8.10 menjadi Ubuntu Studio 8.10.
Beberapa video card ATi terkadang
membutuhkan driver propietary
untuk menjalankan compiz, hal ini
di karenakan driver terbuka (open
source) radeon terkadang tidak secepat driver proprietary fglrx, sehingga jika Anda menginginkan
compiz berjalan dengan baik Anda
garus memasang driver proprietary.
Berikut adalah petunjuknya:
1. Setelah Anda menasang drivernya, baik itu dari manajeman driver proprietary atau dari situs ATI,
anda harus mengatur konfigurasi
berkas xorg agar xorg dapat bekerja dengan diver terbaru anda. Buka
termimal Anda dan masukkan:
$ sudo cp /etc/X11/xorg.conf
/etc/X11/xorg.conf.bak
$ sudo aticonfig --initial --
Halaman untuk membuat LiveUSB install Ubuntu 8.10.
www.infolinux.web.id
input=/etc/X11/xorg.conf
INFOLINUX 01/2009
31
UTAMA
berikut dalam Terminal.
Plugin Java
$ sudo apt-get install sun-java6plugin
Plugin Flash
$ sudo apt-get install
flashplugin-nonfree
Plugin MPlayer
$ sudo apt-get install mozillamplayer
Plugin Real Player
$ sudo apt-get install mozillahelix-player
Daftar plugins Mozilla Firefox yang telah terinstal.
Tindakan tersebut akan menonaktifkan driver radeon default
dan menggantinya dengan driver
ATi.
2. Sekarang atur compiz agar melewatkan pngecekan tentang driver
yang mereka blacklist:
$ echo SKIP_CHECKS=”yes” >>
$HOME/.config/compiz/compizmanager
Cara alternatif Anda dapat
mengedit driver yang dipercaya
karena ini adalah cara yang lebih
baik. Jalankan paerintah ini untuk
mengubah skript-startup compiz:
$ gksu gedit /usr/bin/compiz
Cari Driver yang dipercaya dan
masukkan fglrx kedalam barisnya, seperti ini:
Matikan ulang komputer Anda, lalu
login dan aktifkan compiz. Setelah
itu, Anda dapat melakukan proses
konfigurasi dengan menggunakan aplikasi Compiz Setting Manager.
Plugin Adobe Reader
Berguna untuk dapat menampilkan dokumen PDF pada halaman
web browser.
$ sudo apt-get install mozillaacroread
INTERNET
Untuk membuat nyaman kegiatan
berselancar Anda ber-Internet, terdapat beberapa paket aplikasi yang
sebaiknya Anda instal. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
Plugin Mozilla Firefox
BlankOn secara otomatis memasang
plugin yang diperlukan oleh browser saat browser mengunjungi situs
(dengan Firefox), namun jika anda
menginginkan untuk memasang plugin secara manual, jalankan perintah
Klien FTP
FileZilla adalah aplikasi klien ftp
yang dengan tampilan grafis. FileZilla adalah aplikasi yang dapat berjalan dalam multi-platform dan juga
terdapat dalam repositori Ubuntu.
Untuk memasang klien ftp
FileZilla jalankan perintah berikut
dari Terminal.
$ sudo apt-get install filezilla
Sun JDK 1.6
Untuk menginstalasikan paket Sun
# Driver whitelist
WHITELIST=”nvidia intel ati
radeon i810 fglrx”
3. Matikan ulang komputer Anda,
kemudian login dan aktifkan compiz Anda.
Bagi pengguna video card
NVIDIA
Instalasi driver video card nVIDIA
sangat mudah hal ini di karenakan
driver nvidia telah ada dalam repository. Buka terminal dan masukkan
perintah:
$ sudo apt-get install nvidia-glxnew nvidia-kernel-common
32
01/2009 INFOLINUX
Menonton film dengan VLC.
www.infolinux.web.id
UTAMA
JDK 1.6, Anda dapat menjalankan
perintah berikut:
$ sudo apt-get install sun-java6-jdk
Download manager/accelerator
Untuk aplikasi download manager yang menyatu dengan Mozilla
Firefox, Anda dapat menambahkan Add-Ons Mozilla Firefox yang
bernama DownThemAll!. Untuk
menginstalasikan plugins yang
satu ini, masuk ke url https://addons.mozilla.org/en-US/fi refox/addon/201, lalu pilih Add to Firefox
untuk langsung menginstalasikan
Add-Ons DownThemAll di Mozilla
Firefox.
Selain melalui Add-Ons Mozilla
Firefox, terdapat juga beberapa
download accelerator berbasis teks
yang dapat mempercepat proses
download.
Wget
Secara default download manager yang satu ini sudah terinstalasi di Ubuntu Intrepid. Jika
ternyata download manager yang
satu ini belum terdapat pada
sistem, lakukan proses instalasi
wget dengan menjalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install wget
Aria2
Memiliki fungsi yang hampir
sama dengan wget, namun memiliki opsi lain seperti download file
torrent.
$ sudo apt-get install aria2
Axel
Sama seperti wget dan aria2,
download manager yang satu ini
merupakan download manager
berbasis teks. Untuk menginstalasikan axel, jalankan perintah
berikut.
$ sudo apt-get install axel
Mendengarkan koleksi lagu dengan Rhythmbox.
col Torrent. Pada Ubuntu Intrepid,
sudah disertakan Transmission sebagai default aplikasi BitTorrent client.
Selain Transmission, terdapat juga
beberapa aplikasi BitTorrent Client
yang dapat Anda gunakan.
Vuze
Vuze merupakan aplikasi BitTorrent client yang dibuat dnegan
menggunakan Java. Sebelumnya,
aplikasi ini lebih dikenal dengan
nama Azureus. Namun semenjak
versi 3.0, Azureus berubah nama
menjadi Vuze. Untuk menginstalasikan paket Vuze di Ubuntu Intrepid, Anda dapat menjalankan
perintah berikut:
$ sudo apt-get install vuze
rtorrent
Ingin men-download file torrent
dari halaman Command Line Interface? Jika ya, gunakan saja
rtorrent. Meski berukuran kecil,
namun aplikasi berbasis teks ini
sangat mumpuni untuk melakukan proses unduh paket file Torrent. Jalankan perintah berikut
untuk menginstalasi paket rtorrent.
$ sudo apt-get install rtorrent
dengan aplikasi ini, mulai dari mendengarkan musik, menonton video,
mengedit file audio, dan sebagainya.
Berikut sejumlah paket multimedia
yang menarik untuk digunakan di
Ubuntu 8.10.
Konversi flv dengan FFmpeg
Sering mendownload video dari
YouTube? Umumnya, Anda ingin
merubah file flv yang di-download pada situs tersebut ke format
lain seperti AVI atau mpeg. Untuk melakukan proses konversi
dari satu format ke format lainnya,
Anda membutuhkan aplikasi decorder/encoder. Beberapa aplikasi
decorder/encoder yang dapat Anda
temukan di Ubuntu 8.10 adalah
mencoder, avidemux, transcode,
ffmpeg2theora, dan sejenisnya. Pada
contoh ini kita akan mengubah file
flv menjadi mpg.
Instalasikan paket decorder/encoder yang dibutuhkan.
$ sudo apt-get install mencoder
avidemux transcode ffmpeg2theora
Untuk melakukan perubahan format dari flv menjadi mpg, gunakan
perintah berikut:
$ ffmpeg -i install-blankon.flv -y
BitTorrent Client
MULTIMEDIA
Sebagai protocol berbagi file yang
paling popular digunakan, BitTorrent memiliki sejumlah aplikasi BitTorrent client yang dapat digunakan
untuk men-download file dari proto-
Salah satu bagian aplikasi yang paling menyenangkan bagi sebagian
pengguna komputer adalah aplikasi
multimedia. Beragam hal yang bersifat hiburan dapat Anda lakukan
www.infolinux.web.id
-sameq install-blankon.mpg
Catatan:
Perintah di atas akan mengubah
format file install-blankon.flv
menjadi install-blankon.mpg.
INFOLINUX 01/2009
33
UTAMA
Edit file audio dengan Audacity
Suka mengedit file Audio? Pada
Ubuntu 8.10, Anda dapat memanfaatkan Audacity sebagai aplikasi
Audio Editor. Audacity memiliki fitur yang cukup lengkap dan beragam
efek dan tools yang powerful untuk
pekerjaan mengedit suatu file audio.
Untuk menginstalasikan Audacity,
gunakan perintah berikut:
$ sudo apt-get install audacity
Menonton film dengan VLC
Salah satu aplikasi pemutar video
yang paling menarik untuk Anda
gunakan di Ubuntu 8.10 adalah VLC
media player. Untuk menghadirkan
paket video player ini di Ubuntu
8.10, jalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install vlc
Menambah Ekstra Codec
Terkadang codec yang telah di pasang di komputer anda masih belum
bisa untuk memainkan berkas-berkas audio. Misal, tidak dapat memutar file MP3. Alternatifnya, Anda
harus memasang beberapa codec
multiverse. Jalankan perintah berikut untuk menginstalasikan codec
ekstra:
$ sudo apt-get install
Menggunakan font TTF Windows di OpenOffice.org.
keberadaan Adobe Acrobat Reader
for Linux terasa sayang untuk dilewatkan begitu saja. Untuk menginstalasikan Adobe Acrobat Reader di
Ubuntu 8.10, jalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install acroread
Menginstalasikan font TTF
Windows
Untuk menginstalasikan font TTF
Windows di Ubuntu 8.10, Anda cukup menjalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install msttcorefonts
gstreamer0.10-plugins-uglymultiverse gstreamer0.10-pluginsbad-multiverse
Untuk codec video, Anda dapat
mengekstrak secara manual file codec video yang terdapat dalam paket
w32codec, atau menjalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install w32codecs
OFFICE
Ingin lebih nyaman dalam menjalankan beberapa aplikasi office
yang biasa digunakan? Silakan instalasikan paket-paket berikut.
Menginstalasikan Adobe Acrobat
Reader
Meski sejumlah aplikasi penampil
PDF sudah tersedia di Linux, namun
34
01/2009 INFOLINUX
Pengolah Vektor
Aplikasi pengolah file vektor yang
paling lengkap di dunia Linux adalah
Inkscape. Jalankan perintah berikut
untuk menginstalasinya:
$ sudo apt-get install inkscape
Desktop Publishing
Butuh aplikasi untuk me-layout koran atau majalah? Silakan instalasikan Scribus dan file pendukungnya.
$ sudo apt-get install scribus lprof
gstreamer0.10-plugins-ugly
gstreamer0.10-plugins-bad
top publishing, instalasikan kedua
paket berikut.
Cara lainnya, Anda dapat membuat sebuah direktori .fonts pada
home direktori Anda, lalu copy-kan
seluruh TTF fonts yang terdapat di
folder “Windows/Fonts” ke direktori
tersebut.
Membaca dokumen CHM
Selain ringas, format CHM juga mudah dibaca dan digunakan. Untuk
dapat membaca file CHM di Ubuntu
8.10, Anda dapat menggunakan GnoCHM. Instalasikan aplikasi tersebut
dengan perintah ini:
$ sudo apt-get install gnochm
GRAFIS
Secara default, Ubuntu Intrepid hanya menyediakan GIMP yang dapat
digunakan untuk mengolah file bitmap. Untuk dapat menggunakan aplikasi pengolah file vektor dan desk-
icc-profiles
UTILITI
Selain zip, gzip dan bzip2 terdapat
peralatan pemampatan yang sering
di gunakan yaitu p7zip dan rar. 7zip
adalah aplikasi open source, sedangkan rar tidak. Untuk menginstalasikan paket-paket tersebut, Anda
dapat menjalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install rar unrar
p7zip-full unace
REPO LENGKAP MEDIBUNTU
Selain menggunakan langkah-langkah di atas untuk mengistalasi beragam paket multimedia dan grafis yang
sering digunakan untuk kebutuhan
berkomputasi sehari-hari, Anda juga
dapat menggunakan paket-paket
yang terdapat pada repository Medibuntu. Paket-paket yang terdapat
www.infolinux.web.id
UTAMA
pada repositori Ubuntu ini, dapat
juga Anda temukan pada paket extras di DVD2-IL012009. Dalam paket
Medibuntu ini, Anda akan menemukan kelengkapan paket multimedia
dan office yang dapat membuat desktop Ubuntu semakin menyenangkan
untuk digunakan.
Berikut daftar aplikasi yang akan
diinstalasi dari paket Medibuntu.
amarok
flashplugin-nonfree
amule
audacity
azureus
banshee
bluefish
dvdrip
filezilla
msttcorefonts
gnucash
gstreamer*
gtkpod-aac
sun-java6* (except sun-java6-doc)
k3b
kino
mplayer
mozilla-mplayer
quanta
kompozer
scribus
vlc*
xchat-gnome
xmms2*
bittornado
bittornado-gui
sound-juicer
helix-player
Listing Program 1.
$ sudo apt-get install amarok flashplugin-nonfree amule audacity azureus
banshee bluefish dvdrip filezilla msttcorefonts gnucash gstreamer* gtkpodaac sun-java6-bin sun-java6-javadb sun-java6-jdk sun-java6-jre sun-java6plugin k3b kino mplayer mozilla-mplayer quanta kompozer scribus xchat-gnome
bittornado bittornado-gui sound-juicer helix-player mozilla-helix-player
googleearth acroread mozilla-acroread non-free-codecs ubuntu-restrictedextras libdvdcss2 opera xine-ui xine-plugin xmms2 xmms2tray xmms2-pluginairplay xmms2-plugin-alsa xmms2-plugin-ao xmms2-plugin-asf xmms2-plugin-asx
xmms2-plugin-avcodec xmms2-plugin-cdda xmms2-plugin-cue xmms2-plugin-curl
xmms2-plugin-daap xmms2-plugin-faad xmms2-plugin-flac xmms2-plugin-gme xmms2plugin-gvfs xmms2-plugin-ices xmms2-plugin-icymetaint xmms2-plugin-id3v2
xmms2-plugin-jack xmms2-plugin-karaoke xmms2-plugin-lastfm xmms2-pluginm3u xmms2-plugin-mad xmms2-plugin-mms xmms2-plugin-modplug xmms2-plugin-mp4
xmms2-plugin-musepack xmms2-plugin-normalize xmms2-plugin-ofa xmms2-pluginoss xmms2-plugin-pls xmms2-plugin-pulse xmms2-plugin-rss xmms2-plugin-sid
xmms2-plugin-smb xmms2-plugin-speex xmms2-plugin-vocoder xmms2-plugin-vorbis
xmms2-plugin-wma xmms2-plugin-xml xmms2-plugin-xspf vlc vlc-data vlc-dbg vlcnox vlc-plugin-arts vlc-plugin-esd vlc-plugin-ggi vlc-plugin-jack vlc-pluginpulse vlc-plugin-sdl vlc-plugin-svgalib thunderbird skype
mozilla-helix-player
googleearth
acroread
mozilla-acroread
non-free-codecs
ubuntu-restricted-extras
libdvdcss2
opera
xine-ui
xine-plugin
thunderbird
skype
Untuk menginstalasikan paket-paket diatas, lakukan petunjuk berikut:
Pastikan Anda sudah dapat terhubung ke repositori dengan baik.
Dalam contoh ini, penulis menggunakan DVD2-IL092008 sebagai
repositori yang digunakan.
Jalankan aplikasi Terminal, dari
menu panel Applications | Accessories | Terminal.
Setelah aplikasi Terminal terbuka, jalankan perintah berikut untuk menginstalasikan paket-paket
multimedia yang terdapat di repositori Medibuntu (lihat Listing
Program 1).
Catatan:
Jalankan perintah di atas dalam
satu baris!
Proses instalasi paket-paket yang
terdapat di Medibuntu selesai dilakukan. Kini beragam aplikasi
desktop yang biasa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, dapat
Anda temukan pada desktop
Ubuntu Anda.
Layout rubrik “Praktik Instan” dengan Scribus.
www.infolinux.web.id
Demikian sejumlah tip yang dapat
Anda lakukan untuk menambah
fungsionalitas desktop Ubuntu Anda.
Dengan berbagai aplikasi dan utiliti yang tersedia, diharapkan Anda
dapat semakin nyaman menggunakan Linux, dan semakin produktif
dalam bekerja. Akhir kata, selamat
mencoba!
INFOLINUX 01/2009
35
SOLUSI
Problem MSI Wind di Ubuntu Intrepid
D
engan sedikit
konfigurasi,
berbagai perangkat
yang terdapat di
netbook MSI Wind dapat
bekerja dengan baik di
Intrepid.
Problem webcam
MSI Wind memiliki beragam webcam model. Untuk mengetahui webcam apa yang terdapat pada netbook
MSI Wind Anda, aktifkan webcam
dengan menekan tombol Fn-F6 dan
jalankan perintah berikut dari Terminal:
$ lsusb
Setelah proses instalasi selesai,
lakukan proses reboot PC untuk
mengaktifkan perubahan.
Problem wireless
Secara default, wireless card yang digunakan oleh netbook MSI dengan
tipe Wind U90, belum dapat bekerja
dengan baik di Intrepid. Agar kartu
jaringan wireless RTL8187SE yang
terdapat pada MSI Wind U90 ini
dapat bekerja dengan baik, lakukan
sejumlah langkah sebagai berikut:
1. Instalasikan terlebih dahulu ketergantungan paket yang dibutuhkan
untuk
mengompilasi
driver kartu jaringan wireless ini
dengan menggunakan perintah
berikut:
$ sudo apt-get install buildessential linux-headers-’uname
-r’
Temukan ID perangkat webcam
dari output perintah di atas, misal:
5986:0203.
5986:0203 BisonCam (Acer)
Download versi terakhir dari driver Linux UVC dari LinuxTV.org.
Pada contoh ini, digunakan driver
dari link url http://linuxtv.org/hg/
%7Epinchartl/uvcvideo/archive/tip.
tar.gz.
Untuk dapat diinstalasi, Linux
UVC membutuhkan beberapa paket
lain. Instalasikan ketergantungan paket Linux UVC dengan menjalankan
perintah berikut:
$ sudo apt-get install subversion
2. Selanjutnya, download source
code driver wireless RTL8187SE
dari url http://launchpadlibrarian.net/16098501/rtl8187se_linux_
26.1016.0716.2008.tar.gz,
dan
ektrak source code driver tersebut.
$ tar xzvf rtl8187se_linux_
26.1016.0716.2008.tar.gz
3. Pindah ke direktori hasil ekstrak
driver tersebut, lalu lakukan proses kompilasi driver tersebut.
Lakukan proses instalasi.
36
01/2009 INFOLINUX
modules/2.6.24-19-generic/kernel/
drivers/net/wireless/
Untuk rtl8185:
$ sudo cp rtl8185/r8180.ko /lib/
drivers/net/wireless/
$ ./makedrv
$ sudo depmod -ae $(uname -r)
$ sudo cp -r ieee80211/*.ko /lib/
26.1016.0716.2008.tar.gz
26.1016.0716.2008/
$ sudo make install
5. Untuk melakukan map modul wireless agar dapat diakses setiap kali
boot, Anda dapat meng-copy-kan
semua file yang berekstensi *.ko
ke direktori /lib/modules/2.6.2419-generic/kernel/drivers/net/
wireless/.
Untuk ieee80211:
modules/2.6.24-19-generic/kernel/
$(uname -r)
$ make
$ sudo ./wlan0up
net/16098501/rtl8187se_linux_
$ cd rtl8187se_linux_
$ cd uvcvideo-0f0594461ca5/
akan menyertakan modules yang
dibutuhkan untuk mengaktifkan
perangkat wireless ini.
$ wget http://launchpadlibrarian.
build-essential linux-headers-
$ tar xzvf tip.tar.gz
Hapus data media penyimpanan secara permanen sebelum
Anda jual.
4. Setelah proses kompilasi selesai
tanpa ada pesan error, lanjutkan
dengan mengaktifkan perangkat
wireless tersebut dengan menggunakan skrip wlan0up. Perintah ini
6. Terakhir, Anda dapat menjalankan perintah berikut untuk memuat modules perangkat wireless
tersebut.
$ sudo depmod -a
$ sudo modprobe r8180
7. Proses konfigurasi driver perangkat kartu jaringan wireless selesai. Berikutnya, Anda dapat langsung menyambungkan perangkat
wirelesss tersebut ke access point
yang terdapat pada jaringan LAN
Anda.
Supriyanto [supriyanto@infolinux.co.id]
www.infolinux.web.id
PRAKTIK INSTAN
Panduan Instalasi Intrepid Ibex dan
Ubah ke Distro Turunan Intrepid
Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex) merupakan versi teranyar yang dikeluar
kan pihak Ubuntu. Dengan tambahan paket, Anda juga dapat meng
ubah desktop Ubuntu 8.10 menjadi Edubuntu 8.10 atau Kubuntu 8.10.
Dengan menyertakan sejumlah perbaikan bugs dan se
jumlah aplikasi dengan versi terbaru, Ubuntu 8.10 mem
bawa warna baru dari versi distro sebelumnya. Berikut
tahapan instalasi Ubuntu 8.10 dan sejumlah tips meng
ubah desktop Ubuntu 8.10 ke desktop distro turunannya.
Tahapan instalasi
Seperti proses instalasi distro lain pada umumnya, se
belum melakukan proses instalasi pastikan harddisk An
da sudah memiliki partisi kosong, atau partisi yang
masih memiliki ruang kosong untuk dipartisi. Ukuran
partisi yang diperlukan minimal 10 GB. Pastikan Anda
telah melakukan proses backup data terlebih dahulu se
belum melakukan proses instalasi.
1. Masukkan DVD1-IL012009 ke dalam drive DVDROM. Jika komputer belum langsung boot melalui
DVD, reboot komputer dan atur urutan First-Boot
BIOS dari CD/DVD.
Panduan Gambar
1
Pilih option Install Ubuntu untuk masuk ke halaman instalasi.
2
Halaman selamat datang dan pemilihan bahasa.
38
01/2009
INFOLINUX
Setting waktu dan lokasi sistem Anda.
5
4
Pilih sesuai layout keyboard yang Anda gunakan.
3
Persiapan pembuatan partisi untuk instalasi.
6
Klik New partition untuk membuat partisi.
www.infolinux.web.id
PRAKTIK INSTAN
2. Tunggu beberapa saat hingga installer Ubuntu 8.10
menampilkan pilihan boot seperti terlihat pada Gam
bar 1. Pilih option "Install Ubuntu" dan tekan Enter
untuk masuk ke menu instalasi Ubuntu.
3. Pada halaman awal menu instalasi Ubuntu 8.10 ada
lah menu pemilihan bahasa. Pilih bahasa yang ingin
Anda gunakan pada saat proses instalasi, kemudian
klik Forward. (Gambar 2).
4. Pada pilihan zona waktu, klik pada peta atau pilihan
kota untuk menentukan zona waktu yang ingin Anda
gunakan, kemudian klik Forward. (Gambar 3).
5. Pada menu pilihan keyboard, default keyboard lay
out adalah USA. Jika masih belum yakin, silakan tes
mengetikkan karakter pada boks yang telah dise
diakan. Setelah yakin dengan pilihan Anda, klik For
ward. (Gambar 4).
6. Langkah selanjutnya adalah tahapan yang terpen
ting, yakni tahapan persiapan pembuatan partisi
(Gambar 5). Terdapat beberapa pilihan pada menu
ini, yaitu:
Guided. Pilih option ini jika Anda menginginkan
installer yang secara otomatis menyiapkan struk
tur partisi untuk proses instalasi. Option Guide
terbagi lagi menjadi beberapa pilihan, yakni:
• Guided - resize ... Option ini akan merubah
ukuran partisi X dan menggunakan partisi
harddisk yang masih kosong.
• Guided - use entire disk. Option ini akan meng
gunakan seluruh kapasitas harddisk yang ada
untuk proses instalasi.
• Guided - use the largest continous free space.
Option ini akan menggunakan partisi harddisk
terbesar yang masih ada untuk melakukan
proses instalasi.
Manual. Pilihan ini memberikan Anda kebebasan
untuk membuat partisi secara manual. Selama
dilakukan dengan hati-hati, pilihan ini tergolong
aman. Sebagai latihan untuk membuat partisi, pi
lih option Manual lalu klik Forward.
7. Selanjutnya adalah halaman pembuatan partisi.
Proses instalasi membutuhkan setidaknya 2 partisi,
yakni partisi sistem dan partisi swap. Pada Gambar
6, terlihat partisi kosong sebesar +/- 15 GB. Klik
pada bagian partisi kosong, lalu klik New Partition.
8. Tahapan pertama kita akan membuat partisi sistem.
Tentukan besarnya ukuran partisi sistem yang ingin
digunakan dalam kotak New partition size (dalam
contoh ini partisi sistem diberikan ukuran 14175 MB
atau +/- 14 GB). Pada option Use as, pilih Ext3 jour
naling sebagai tipe filesystem yang akan digunakan.
Untuk pilihan Mount point, isikan dengan /. Setelah
selesai, klik OK. (Gambar 7).
9. Langkah kedua adalah pembuatan partisi swap. Klik
pada kolom device yang masih bertuliskan free space,
lalu klik button New partition table. (Gambar 8).
7
Proses pembuatan partisi sistem.
Klik kembali New partition untuk membuat partisi swap.
www.infolinux.web.id
Proses pembuatan partisi swap.
11
10
Pembuatan partisi sistem dan swap selesai dilakukan.
9
8
Pengisian data user sistem yang akan digunakan untuk login.
12
Ringkasan proses instalasi yang telah dilakukan.
INFOLINUX
01/2009
39
PRAKTIK INSTAN
10.Tentukan besar ukuran partisi swap yang ingin di
gunakan. Pada umumnya, besar partisi swap adalah
2x besar ukuran RAM. Pada option Use as, pilih
swap area, lalu klik OK. (Gambar 9).
11.Proses pembuatan partisi sistem dan partisi swap
telah selesai dilakukan. Hasilnya dapat terlihat
seperti pada Gambar 10. Setelah yakin dengan pem
buatan partisi, klik Forward.
12.Berikutnya adalah halaman Who are you? Anda di
minta untuk memasukkan nama dan password yang
akan digunakan pada sistem Ubuntu Anda. Untuk
user, jangan gunakan wild character. Untuk pass
word, isikan dengan gabungan karakter yang sulit
ditebak namun mudah Anda ingat. (Gambar 11).
13.Selanjutnya adalah halaman Migrate documents and
settings. Jika tidak ingin memigrasikan dokumen,
klik saja Forward.
14.Pada halaman Ready to install Anda dapat melihat
summary proses instalasi yang telah dilakukan. Klik
Install. (Gambar 12).
15.Proses instalasi akan segera berlangsung. Tunggu be
berapa saat hingga tahapan instalasi ini selesai
dilakukan. Setelah selesai, klik Restart Now. (Gam
bar 13).
16.Setelah PC di-restart, pada menu GRUB pilih
Ubuntu 8.10 untuk segera masuk ke halaman
desktop Ubuntu 8.10. (Gambar 14).
Membuat LiveUSB Ubuntu 8.10
Untuk memudahkan proses instalasi, Anda dapat mem
buat LiveUSB Ubuntu 8.10 dengan petunjuk berikut:
1. Pastikan USB Flash Drive sudah terkoneksi dengan
baik ke komputer Anda.
2. Dari menu panel, klik menu System | Administration
| Create a USB startup disk. (Gambar 15).
3. Tak berapa lama akan tampil halaman Make USB
Startup Disk. Masukan CD Ubuntu 8.10 atau arahkan
ke file iso Ubuntu 8.10 yang Anda miliki. Anda juga
dapat mengatur berapa besar kapasitas yang akan di
gunakan untuk menyimpan dokumen yang Anda mi
liki. Setelah itu, klik Make Startup Disk. (Gambar 16).
4. Proses pembuatan LiveUSB Ubuntu 8.10 akan segera
berlangsung. Tunggu beberapa saat hingga proses
pembuatan LiveUSB selesai.
5. Sekarang Anda telah memiliki LiveUSB Ubuntu 8.10.
Untuk menggunakan LiveUSB Ubuntu yang telah
Anda buat, reboot PC Anda dan ubah urutan FirstBoot BIOS dari USB. Selanjutnya, Anda dapat lang
sung menggunakan LiveUSB Ubuntu 8.10 ini seperti
menggunakan LiveCD Ubuntu 8.10.
Ubah Desktop Ubuntu 8.10 ke Edubuntu 8.10
Dengan menggunakan CD Edubuntu Add-Ons, Anda
dapat mengubah desktop Ubuntu 8.10 menjadi desktop
Edubuntu 8.10.
Panduan Gambar
14
13
Proses instalasi Ubuntu 8.10 sedang berlangsung.
Desktop Ubuntu 8.10 yang indah dan mudah digunakan.
40
01/2009
INFOLINUX
Menu untuk membuat LiveUSB Ubuntu 8.10.
17
16
Proses pembuatan LiveUSB Ubuntu 8.10.
15
Klik Start addon installer untuk mengindeks paket dalam CD.
18
Proses indeks CD sedang berlangsung.
www.infolinux.web.id
PRAKTIK INSTAN
1. Sebelum dapat menggunakan CD Edubuntu Add-Ons,
burning terlebih dahulu file iso edubuntu-8.10-addoni386.iso ke dalam sebuah CD Blank.
2. Setelah memasukkan CD Edubuntu 8.10 Add-ons di
desktop Ubunu 8.10, akan tampil halaman konfirmasi
kalau sistem mendeteksi adanya CD yang memiliki
aplikasi tambahan. Klik Start addon installer. (Gam
bar 17).
3. Tunggu beberapa saat hingga Ubuntu mengindeks se
luruh paket yang terdapat dalam CD Edubuntu 8.10
Add-Ons. (Gambar 18).
4. Tak berapa lama kemudian akan tampil halaman
Add/Remove Applications. Klik pada pilihan group
Edubuntu Desktop, lalu beri tanda centang pada
pilihan Edubuntu Desktop. Setelah itu klik Apply
Changes. (Gambar 19).
5. Klik Apply saat tampil halaman konfirmasi yang
masih menanyakan apakah Anda ingin menginstalasi
paket Edubuntu desktop. Tak berapa lama kemudian
paket Edubuntu desktop akan segera diinstal. (Gam
bar 20).
6. Paket Edubuntu desktop sudah selesai diinstal.
Tekan button Close, dan restart PC untuk mengaktif
kan perubahan.
7. Setelah PC selesai direstart dan masuk ke halaman
desktop kembali, Anda dapat segera menikmati
desktop Edubuntu 8.10. (Gambar 21).
Ubah Desktop Ubuntu 8.10 ke Kubuntu 8.10
Ingin mengubah desktop Ubuntu 8.10 ke Kubuntu 8.10?
Ikuti petunjuk berikut untuk melakukan perubahan.
1. Indeks paket Extras yang terdapat pada DVD2IL012009 dengan menggunakan perintah berikut:
$ sudo apt-cdrom add
Saat ditanya untuk memasukkan nama DVD repo
yang baru saja di indeks, isikan dengan nama yang An
da inginkan. Misal: DVD1-IL012009.
2. Selanjutnya untuk langsung mengubah desktop
Ubuntu 8.10 ke Kubuntu 8.10, cukup jalankan satu
baris perintah berikut. (Gambar 22).
$ sudo apt-get install kubuntu-desktop
3. Setelah proses instalasi selesai, akan tampil halaman
yang menanyakan apakah Anda ingin menggunakan
halaman login manager GDM atau KDM. Untuk
latihan, pilih saja KDM.
4. Proses instalasi dan setup konfigurasi selesai. Untuk
mengaktifkan perubahan, reboot PC Anda. Setelah ma
suk ke halaman KDM, klik menu Session dan pilih KDE
untuk masuk ke halaman desktop KDE. (Gambar 23).
5. Setelah login berhasil, Anda akan melihat perubahan
desktop Ubuntu 8.10 menjadi desktop Kubuntu 8.10.
(Gambar 24).
19
Pilih Edubuntu Desktop untuk menginstalasi desktop Edubuntu 8.10.
www.infolinux.web.id
21
20
Proses instalasi desktop Edubuntu 8.10 sedang berlangsung.
22
Proses instalasi desktop Kubuntu 8.10.
Supriyanto [supriyanto@infolinux.co.id]
Tampilan desktop Edubuntu 8.10.
23
Pilih KDE pada pilihan session yang tersedia di halaman KDM.
24
Tampilan desktop Kubuntu 8.10.
INFOLINUX
01/2009
41
Daftar KPLI yang
Diketahui Saat Ini
KOMUNITAS
Universitas Klabat Adakan Seminar Linux
Bali
BALINUX
Situs: http://bali.linux.or.id
Bandung
enat Fakultas Ilmu Komputer (FIK)
Universitas Klabat (Unklab) Manado,
Sulawesi Utara, mengadakan seminar
Linux dan Open Source pada 24 September 2008 di Fern Wallace Cafetaria Unklab.
Pembicara utama seminar itu adalah Rumy
Taulu, salah satu aktivis Linux Indonesia yang telah lama bergelut dengan dunia
Linux dan Open Source Software di Manado.
Menurut Humas Panitia Seminar, Andy
Chayono, acara dimulai dengan renungan
singkat yang dibawakan oleh Pdt. L. Raranta, lalu dilanjutkan The Unklab Voice
of Science Choir sebagai paduan suara
fakultas yang baru terbentuk di FIK Unklab
membawakan sebuah lagu pujian. Seminar
dibuka secara resmi oleh Rektor Unklab,
A. B. Sepang. Dekan FIK Unklab, B. Lule,
membacakan pengalaman Rumy Taulu di
bidang Linux dan TIK.
Rumy Taulu memulai seminar dengan
mengenalkan Linux. Menurut Rumy, Li-
S
nux setara dengan Windows dan pengoperasiannya tidaklah sulit. Linux memiliki varian yang disebut juga sebagai
distribution atau distro, dan saat ini juga
telah tersedia versi distro Linux komersial.
Komersil Linux adalah jasa pengoperasian
dan perawatan, bukan lisensi, karena lisensi
Linux tidak dijual. Distribusi yang terkenal
dan mudah digunakan, di antaranya Ubuntu, Fedora, dan Mandriva. Selama seminar,
peserta yang sebagian besar mahasiswa FIK
diberikan kesempatan bertanya sehingga
seminar berjalan interaktif. Rus
K
Batam
BLUG
Situs: http://batam.linux.or.id
Bogor
GRUB
Situs: http://bogor.linux.or.id
Gorontalo
GoLA
Situs: http://gorontalo.linux.or.id
Jakarta
KPLI Jakarta
Situs: http://jakarta.linux.or.id
Madiun
KPLI Madiun
Situs: http://madiun.linux.or.id
Makassar
LUGU
Situs: http://makassar.linux.or.id
Malang
Maling (MAlang LINux user Group)
Situs: http://malang.linux.or.id
Manado
LUG Manado
Situs: http://manado.linux.or.id
Peserta seminar Linux di Universitas Klabat Manado.
Komunitas BlankOn Memaket Software
omunitas BlankOn, distribusi Linux yang
dikembangkan YPLI dan Komunitas
Ubuntu Indonesia, mengadakan pelatihan cara membuat paket software khusus
untuk distro BlankOn atau distro Linux berbasis Ubuntu, Minggu 30 November 2008.
Pelatihan yang dilaksanakan di sekretariat
YPLI Gedung Nurul Fikri Computer Mampang Prapatan Raya 17A Jakarta Selatan itu
dibimbing langsung oleh salah satu pengembang utama BlankOn, Andy ‘’imtheface’’ Apdhani, dengan peserta 11 orang.
Salah satu tujuan pelatihan di darat ini
untuk memperbanyak dan meningkatkan
keahlian tenaga pengembang BlankOn.
Setelah berjalan setahun, sejak BlankOn 2
yang dirilis November 2007 hingga BlankOn
4 yang dirilis November 2008, pelatihan dan
pengaderan pengembang BlankOn lebih
banyak dilakukan melalui Internet, seperti
wiki, milis, dan chatting IRC #blankon @ irc.
freenode.net. Pelatihan ini juga untuk temu
muka dan mengakrabkan para pengembang
KLUB
Situs: http://bandung.linux.or.id
BlankOn.
Peserta pelatihan tidak hanya calon
pengembang, tapi juga pengembang lama
seperti Aryaseta ‘’invaleed’’, Hansen Tanjung,
dan Muhammad ‘’rametux’’ Bayu. Setelah
pelatihan, pengajar dan peserta membagi
tugas untuk merawat beberapa paket yang
disertakan dalam BlankOn 4 dan selanjutnya. Nama-nama pemaket hasil pelatihan,
antara lain Anwar, Firdaus, Muhidin, Nana,
dan Somat. Informasi seputar pengembangan BlankOn tersedia di http://dev.blankonlinux.or.id.Rus
Medan
KPLI Medan
Situs: http://medanlinux.com
Padang
KPLI Padang
Situs: http://padang.linux.or.id
Palembang
MINUX
Situs: http://palembang.linux.or.id
Pekanbaru
KPLI Pekanbaru
Situs: http://pekanbaru.linux.or.id
Semarang
ATLAS
Situs: http://jateng.linux.or.id
Serang
KPLI Serang
Situs: http://serang.linux.or.id
Sidoarjo
KPLI Sidoarjo
Situs: http://sidoarjo.linux.or.id
Solo
KPLI Solo
Situs: http://solo.linux.or.id
Surabaya
KLAS
Situs: http://surabaya.linux.or.id
Surabaya
KPLITS
Situs: http://its-sby.linux.or.id
Tangerang
Suasana pelatihan pengembang BlankOn.
KPLI Tangerang
Situs: http://tangerang.linux.or.id
Yogyakarta
42
01/2009 INFOLINUX
www.infolinux.web.id
KPLI Yogyakarta
Situs: http://jogja.linux.or.id
WARNUX
Penerapan Otorisasi User pada
Squid via LDAP Group
J
ika menggunakan Squid sebagai proxy server, maka cukup mudah melakukan
pembatasan akses Internet berdasarkan group. Squid banyak mendukung
beberapa skema otentikasi dan otorisasi dengan backend database yang
beragam, di antaranya menggunakan ncsa, pam, ldap, dan samba.
Pada tulisan kali ini penulis akan
menjelaskan bagaimana menerapkan
otorisasi user pada squid melalui
ldap group. Helper program yang digunakan adalah
squid_ldap_auth
dan squid_ldap_group. Pada tulisan
ini penulis tidak akan menjelaskan
secara detail tentang ldap. Penulis
menggunakan openldap dan squid
bawaan distro Linux CentOS 5 yang
diasumsikan sudah terinstal.
I. Skenario
Untuk mempermudah penjelasan maka penulis membuat skenario sebagai
berikut:
Komputer yang berperan sebagai
proxy server dan ldap server
adalah komputer gateway
Komputer proxy/gateway memiliki dua interface network, yaitu
eth0 dan eth1, eth0 terhubung
langsung dengan modem ADSL,
dan eth1 terhubung ke jaringan
lokal dengan ip 192.168.1.1. (Lihat
Gambar 1).
Agar tidak ada user yang dapat
mengakses Internet (http) secara
langsung maka pada gateway diterapkan kebijkan firewall yang
memblok semua akses http (port
80) secara langsung dari LAN ke
internet. Hal ini dimaksudkan agar
user harus mengatur “connection
setting” pada web client dengan
setingan “manually use proxy”.
Pada web client proxy diset ke IP
192.168.1.1 dan port 3128. (Lihat
Gambar 2).
Skenario otentikasi, proxy hanya
mengizinkan akses Internet, dengan ketentuan harus login terlebih
dahulu menggunakan user account
yang terdaftar di ldap (openldap)
Skenario group, group pada ldap
terdiri dari group vip dan Internet.
Skenario otorisasi, proxy memblok
koneksi atau akses ke website dengan nama domain “youtube.com”
dan “keepvid.com” jika yang mengakses adalah user yang tergabung
dalam group Internet, tetapi untuk
user yang tergabung dalam group
vip bebas mengakses.
II. Konfigurasi gateway
Langkah pertama adalah setup
komputer sebagai gateway, sebagai
berikut:
Enbale IP Forwarding
# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_
Gambar 1. Skema jaringan.
44
01/2009 INFOLINUX
forward
Gambar 2. Connection setting pada web client.
Enable IP Masquerade
Diasumsikan default policy firewall
pada komputer gateway
adalah
ACCEPT, dan tidak ada rule spesifik
apapun sebelumnya.
# service iptables stop
# iptables -t nat -A POSTROUTING -s
192.168.1.0/24 -o eth0 -j MASQUERADE
Rule iptables untuk memblok akses http dari
LAN
# iptables -A INPUT -p tcp -s
192.168.1.0/24 –dport 80 -j REJECT
# iptables -A FORWARD -p tcp -s
192.168.1.0/24 –dport 80 -j REJECT
Simpan rule firewall dan pastikan
agar firewall diaktifkan saat boot
dengan perintah berikut ini:
www.infolinux.web.id
WARNUX
# service iptables save
#ldapadd
-x -D “cn=admin,dc=myld
# chkconfig iptables on
ap,dc=com” -f data.ldif -W
III. Konfigurasi ldap server
IV. Konfigurasi squid
Langkah selanjutnya mengonfigurasi
ldap service.
Langkah pertama mengedit file
konfigurasi ldap server, yaitu file /
etc/openldap/slapd.conf. Ada beberapa parameter yang perlu ditentukan nilainya agar sesuai dengan
skenario kita di antaranya sebagai
berikut:
Langkah selanjutnya adalah konfigurasi squid, secara default konfigurasi
squid akan memblok semua koneksi
dari jaringan LAN ke Internet. Untuk
itu kita harus melakukan konfigurasi
ulang dengan mengedit file /etc/
squid/squid.conf. Beberapa direktif
yang perlu Anda setup, di antaranya
adalah:
visible_hostname: direktif ini mendefinisikan nama komputer proxy
server Anda, nilai default parameter ini tidak diset. Parameter ini
dapat diisi dengan nama komputer
yang dilengkapi dengan nama domain. Misalnya:
database
bdb
suffix
“dc=myldap,dc=com”
rootdn
“cn=admin,dc=myld
ap,dc=com”
rootpw
rahasia
Langkah berikutnya mengaktifkan
service ldap dan memastikan agar
ldap diaktifkan saat boot.
# service ldap start
# chkconfig ldap on
Berikutnya menambahkan entri
data ke ldap. Untuk itu Anda buat
dahulu file ldif (nama file: data.ldif)
yang berisi entri seperti berikut:
#
# CATATAN:
# ========
# Isi lengkap file data.ldif
# dapat Anda temukan dalam
# DVD1-IL012009
#
dn: dc=myldap,dc=com
objectClass: top
objectClass: dcObject
objectClass: organization
dc: myldap
o: PT Myldap Perkasa Utama
visible_hostname proxy.mydomain.
com
http_port: direktif ini menunjukkan nomor port service squid. Nilai
defaultnya adalah 3128.
http_port 3128
external_acl_type: direktif ini menentukan helper program apa yang
digunakan oleh external acl. Sesuai skenario, kita menggunakan
helper program squid_ldap_group,
sehingga konfigurasinya seperti berikut ini (ditulis dalam single line):
external_acl_type ldap_group
%LOGIN /usr/lib/squid/squid_ldap_
group -b dc=myldap,dc=com -f “(&(c
n=%a)(memberUid=%v)(objectClass=p
osixGroup))” -s sub -h localhost
acl: direktif ini digunakan untuk
mendefinisikan access control list
format penulisannya sebagai berikut:
acl <nama-acl> <tipe-acl>
<pattern> [<pattern...>]
Agar sesuai dengan skenario maka,
Anda harus mendefinisikan beberapa acl, sebaiknya pendefinisian acl
ini Anda tulis pada file konfigurasi
squid yaitu dibawah baris yang bertuliskan “#INSERT YOUR OWN
RULE ...”, seperti berikut ini:
acl haruslogin proxy_auth REQUIRED
acl groupVip external ldap_group
auth_param: direktif ini digunakan
untuk mendefinisikan parameterparameter untuk berbagai skema
otentikasi yang didukung oleh
squid, beberapa schema otentikasi
yang secara default didukung oleh
squid di antaranya dapat Anda ketahui dengan melihat isi direktori
/usr/lib/squid. Dalam skenario ini,
penulis menggunakan skema otentikasi menggunakan ldap, untuk
itu modul yang digunakan adalah
squid_ldap_auth dan konfigurasi
parameter-parameter squid_ldap_
auth yang harus Anda tulis adalah
sebagai berikut:
vip
acl groupInternet external ldap_
group internet
acl vipweb dstdomain .youtube.com
.keepvid.com
http_access: direktif ini menunjukkan rule yang akan diterapkan
pada suatu access control list. Sesuai skenario, kita harus mendefinisikan rule, tulislah rule tersebut
dibagian bawah atau setelah seluruh pendefinisian acl seperti berikut ini:
http_access allow groupVip
haruslogin
http_access deny vipweb
auth_param basic program /usr/
http_access allow
dn: ou=groups,dc=myldap,dc=com
lib/squid/squid_ldap_auth -b
haruslogin
ou: groups
dc=myldap,dc=com -f “cn=%s” -s
objectClass: organizationalUnit
sub -h localhost
objectClass: top
# auth_param diatas harus ditulis
...
dalam single line
...
auth_param basic credentialsttl
2 hours
Selanjutnya file data.ldif yang sudah dibuat Anda tambahkan(entri)
ke dalam database direktori ldap
dengan cara berikut:
www.infolinux.web.id
auth_param digest children 5
auth_param basic realm Squid
proxy-caching web server
auth_param basic casesensitive off
groupInternet
Setelah konfigurasi squid Anda
lakukan, cobalah Anda aktifkan service squid dan pastikan service squid
diaktifkan saat boot dengan cara
berikut ini:
# service squid start
# chkconfig squid on
Selamat mencoba!
Henry Saptono [boypyt@gmail.com]
INFOLINUX 01/2009
45
WARNUX
DKI - Jakarta
Alcatraz, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta
Barat
Dexternet, Jl. Meruya Utara No. 33, Jakarta
Barat
Home.Net, Meruya, Jakarta Barat
Awaludin II, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Garasi.Net, Jl. Taruna Raya No. 31, Jakarta
Pusat
Muara Info, Jl. Kramat Jaya Baru Blok G.V
No. 476 Johar Baru, Jakarta Pusat
ComNet, Petukangan, Jakarta Selatan
Flash.Net, Warung Buncit, Jakarta Selatan
Kazenet, Lebak Bulus, Jakarta Selatan
Simpul, Mampang, Jakarta Selatan
Tido’s.Net, Kebagusan, Jakarta Selatan
Warnet USS, Jl. Raya Pasar Minggu No.42
Durentiga, Jakarta Selatan
AANet, Condet, Jakarta Timur
Prima.Net, Kel. Makassar, Jakarta Timur
WarnetKoe, Pondok Kopi, Jakarta Timur
Fabian.Net, Latumeten II, Jakarta Utara
AANet, Plumpang, Tanjung Priok, Jakarta
Utara
Kawan Setia, Jl. Ganggeng Raya No.2a (depan
Polsek) Tanjung Priok, Jakarta Utara
Jawa Barat dan Banten
Warnet Nidar, JL. Tentara Pelajar No. 19A,
Banjar
GBM Net, Jl. Babakan Loa No. 57 Cimahi,
depan Politeknik Gizi Bandung
HeroesNet, Jl. Borobudur Ruko 3C, Cibaduyut,
Bandung
Amsterdam Internet Cafe, Jl. Raya Kodau
(samping Alfamaret), Jatirahayu, Pondok
Melati, Bekasi
Deja Vu Internet Cafe, Jl. Raya Hankam No.
92-94 Pondok Gede, Bekasi
Mynett, Jl. Nangka Raya No. 3D Perumnas I
Kranji, Bekasi
Taz@net, Pondok Surya Mandala Blok P No. 7
Bekasi Selatan, Bekasi
Data Prima Comp, Cileungsi, Bekasi
Globalnet, Jl. Jababeka Raya Blok B No. 23
Belakang Ruko BCA, Cikarang, Bekasi
Azoebs Linux Corners, Jl. Babakan Tengah No.
23 Dramaga, Bogor
Dev-Net, Jl. Raya Kranggan No. 1 Citeureup
Cibinong, Bogor
Game House, Jl. Songgi Raya No. 5, Bogor
JogloNet, Jl. Siliwangi No. 41 (SMKN 1 / ICT
Center), Cianjur
F&D INTERNET, Jl. Salak II Pondok Cina
(belakang BSI Margonda), Depok
Majao Computer, Pondok Petir, Sawangan,
Depok
R@ung.net, Jl. Mahakam Raya No. 39 Depok
Timur, Depok
Waskita.Net, Jl. Sawo No. 24A Pondok Cina
(belakang Stasiun UI), Depok
Warnet Ngenet, Jl. G. Sahari VIII / 11A Gg.
Senggol, FKM UI, Depok
Warnet Orbital, Jl. Ir. H Juanda No. 53
Karawang Barat, Karawang
Revonet, JL. K.H. Abdul Halim (Depan GGM/
UNMA), Majalengka
FriendsNet, Jl. Raya OTTISTA No. 20, Depan
Rumah Sakit PTP VIII, Subang
Warnet Naila, Jl. R.A. Kosasih Gg. Ampera 29,
Ciaul, Sukabumi
O’net Cafe, Jl. Surya Darma 34 Sewan,
Tangerang
Starnet, Cimone, Tangerang
Artanita , Jl. Cieunteung No 112 A [Sebelah
SMK Artanita] Tasikmalaya
Citra [Koperasi Pegawai Telkom], Jl. Otista
No 06. [Sebelah Kantor Pos Tasikmalaya]
Tasikmalaya
Kharisma, Jl. Ampera No 142 [Depan SD
Gunung Lipung] Tasikmalaya
Jawa Tengah dan Yogyakarta
46
My-Net, Jl. Menteri Supeno 3C (Gedung
Perbain lt.1) Sokaraja, Banyumas
ICT Net, Jl. A. Yani No. 68 Kauman, Batang
MegaNet, Jl. Merbabu 17 Boyolali (samping
Rutan), Boyolali
Fuji Warnet, Jl. Raya Timur Jatibarang Kidul,
Brebes
FOSS net, Kantor Puskud Kab. Brebes
01/2009 INFOLINUX
Lestari Net, Jl. Hj. Siti Aminah No. 23
Dukuhturi Bumiayu, Brebes
Tracert Cyber Station, Jl. Raya Jepara Kudus,
Pecangan Kulon RT 03/02, Jepara
Gifa Net, Jl. Raya No. 148 Cepiring, Kendal
Fir@.Net, Jl. Kh. Noor Hadi No. 34 B
(Samping Asrama Akper Muhammadiyah),
Kudus
Tit@ Net, Jl. Juwana-Pati KM. 1 No. 2 (Hotel
Graha Dewata Juwana), Pati
WWCE, Jl. Untung Suropati 33 Tayu, Pati
KiosNet LiPI Linux, Jl. Bugenvil Rt.06/07
Purwoharjo Comal, Pemalang
Aidea.net, Jl. S. Parman No. 4, Purbalingga
88.Net, Jl. Jend. Sudirman Timur 172 Berkoh,
Purwokerto
Dago7 Net, Jl. Dr. Soeparno No. 12,
Purwokerto
Alfa.Net, Parang Barong Square 14 Kav 04,
Semarang
Andromeda.Net, Jl. Tanjungsari No. 4,
Semarang
CafeNet69, Jl. Tlogosari Raya 1/69, Semarang
Exsanet, Jl. Jati Raya Blok Ck3 Ruko
Banyumanik, Semarang
GankbuntU WarungInternet, Jl. Purwoyoso Ic
No.30, Semarang
GrandNet - 1, Jl. Sirojudin No. 5 Tembalang,
Semarang
GrandNet - 2, Jl. Thamrin No. 12 Sebelah
Pertamina, Semarang
HitNet (GrandNet - 3), Wonodri Baru No. 31
Belakang RS Roemani, Semarang
Homenet, Jl. Majapahit 281A, Semarang
IdolaNet, Jl. Indraprasta, dekat SPBU,
Semarang
Infoesia.Net, Jl. Gusti Putri II/No. 40,
Semarang
Magesen Internet Cafe, Jalan Patriot I H-77,
Semarang
Mataram, Jl. MT Haryono 294-296, Semarang
Starcomp, Jl. Karanglo Pedurungan, Semarang
Star@net, Jl. Karanglo I No. 64, Semarang
TrendNet, Jl Tirto Agunbg no 13 Banyumanik,
Semarang
WSI Net, Jl. Prof. Sudharto, Tembalang
(samping Cafe Tugu), Semarang
Zulinet, Jl. Plamongan Sari Raya 3A,
Semarang
A Ha 7 Comp, Jl. Raya Balamoa – Banjaran 20
Pangkah, Tegal
Bintang Net, Jl. Raya Kajen No.115 Talang,
Tegal
BIXnet, Jl. Pancakarya No. 19 Kajen Talang,
Tegal
BONeX, Jl. H. Samanhudi No. 33 Trayeman
Slawi, Tegal
BSC Net, Jl. Raya Karanganyar, Tegal
Era Net, Jl. Moh. Yamin Slawi, Tegal
Fudu Net, Jl. Pala Raya No. 45 Mejasem, Tegal
Graficia Warnet, Jl. Srigunting No. 41, Tegal
Kebon Raja Net, Ujungrusi, Adiwerna, Tegal
Prima Net, Jl. Gatot Subroto (Slawi Pos)
Slawi, Tegal
Queen Warnet, Jl. Werkudoro, Tegal
RedMouse Internet Cafe, Jl. Sumbodro No. 34,
Tegal
Super Net, Jl. Raya Singkil No. 22 Adiwerna,
Tegal
Tecra Net, Jl. Setia Budi No. 35, Tegal
Wings Net, Tembok Luwung, Adiwerna, Tegal
Happy Net, Jl. Gatot Subroto No. 15, Ungaran
PoiNTER Multimedia, JL. Gatot Subroto 151,
Ungaran
i-KG.Net, Jl. Ngeksigondo No. 62 Kotagede,
Yogyakarta
Jo.Net, Jl. Bantul KM 8,5, Yogyakarta
Jawa Timur dan Bali
Bee Cyber Warnet & Hotspot, Perum Telang
Indah Persada, Jl. Telang Indah Barat I No. 29
Telang, Kamal, Bangkalan
Warnet Galaxy, Jl. A. Yani 03 (depan SMA 1),
Blitar
Warnet Mitra, Jl. Lawu No. 71, Blitar
Setya Jaya Net, Jl. Panglima Sudirman No. 13,
Bojonegoro
SAGA-NET, Jl. dr. Wahidin SH No. 620,
Gresik
XNET, Ruko Pesona Jawa B-3, Hi-Tech
Square, Jember
Zencafe i-Net, Jl. Kartini 1A, Banyu Biru,
Jombang
Arnet, Jl. Welirang, Kediri
At Taqwa, Madrasah Aliyah Negeri 3, Kediri
Orange Net, Ruko Stadion Brawijaya A3,
Kediri
TITANIUM.NET, Jl. KH. Wakhid Hasyim,
Kediri
Warnet Bima, Kediri
Warnet Bina, Kediri
Warnet Evo, Kediri
Warnet FastNet, Kediri
Warnet Plus, Jl. Ahmad Yani, Ruko Stadion
Brawijaya C-5, Kediri
Warnet PoS Kediri, Jl. Mayjen Sungkono 32,
Kediri
Warnet Putra Surya Computer, Kediri
TuxEdoe, Jl. Panglima Sudirman, Purwosari,
Wonoasri, Caruban, Madiun
Tlogo.Net, Jl. Raya Tlogomas No. 59, Malang
Warnet Mandiri, Jl. R. Wijaya 5 (Depan
Stadion Gajah Mada) Mojosari, Mojokerto
Warnet Paradise, Jl. Raya Kemantren, Kec.
Gedeg, Mojokerto
Best.Net, Jl. Musing 633 Kauman, Bangil,
Pasuruan
F@S Warnet, Jl. Durian No. 281, Bangil,
Pasuruan
Bluesky.net, Krajan 05/01, Desa Banjarsawah,
Tegalsiwalan, Probolinggo
ARFnet, Jl. Dharmawangsa No. 56B, Surabaya
Ciber Net, Jl. Simo Kwagean No. 72, Surabaya
Deepo.Net, Jl. Danakarya No.77 Surabaya
KampoengCyber, Rungkut Asri Utara No. 9,
Surabaya
RC Net, Jl. Siwalankerto I/66, Surabaya
Shinobi.Net, Jl. Mulyorejo 174, Surabaya
Warnet Smart Office, Karang Menjangan 72,
Surabaya
Warnet Pacarkembang, Gang 3 No. 36,
Surabaya
Prompt.Net, Sidokare Asri Ai/9, Sidoarjo
Core.Net, JL. Basuki Rahmat 37, Situbondo
AE Net, Ds. Mandirejo, Kec. Merakuran,
Tuban
Bina Tuban, Jl. Basuki Rahmat 73, Tuban
Hasil Flash Net, Jl. Basuki Rahmat No. 235,
Tuban
PLANET COM, Jl. Basuki Rahmat No. 320,
Tuban
Sudra Net, Jl. Basuki Rahmat No. 57, Tuban
Tamim Net, Jl. Diponegoro No. 45, Tuban
Toki Net, Jl. KH. Musta’in No. 50, Tuban
Liberty Cyber, Jl. Gn. Rinjani IXC No. 8
Denpasar, Bali
Sulawesi
@mAy-Net, Jl. Abd. Silondae No. 127 C
(samping BCA), Kendari
Aromanet, Jl. D.I. Panjaitan No. 88 Lepo-lepo
(samping Trakindo), Kendari
Jelajah Net, House of Linux. Jl. Perintis
Kemerdekaan VIII no. 2B, Makassar
K-Sepuluh Net, OpenSourceNet Cafe, Jl.
Perintis Kemerdekaan Km.10 No.36, Makassar
Toraja.Net, Ruko O3, Jl. Perintis Kemerdekaan
KM 12, Makassar
Zenith Internet Cafe, Jl. Kumala No. 43 A,
Makassar
Kirei Net, Jl. Sam Ratulangi 159 (depan BCA),
Manado
Sumatera
Delta.net, Jl. Mayor Ruslan III, Pasar Lama,
Lahat, Sumatera Selatan
Tarisa, Ruko Simpang Kantor Pos Keutapang,
Aceh Besar
Homy.net, Citra Batam C.233 Batam Centre,
Batam
AndiNet, Jl. Palembang Batas Kota, samping
RM Lesehan Lumayan II, Depan Cucian,
Muara Enim
Kaliber Net, Jl. Pemuda No. 22e
Tanjungpinang, Kepulauan Riau
IndahNyo.net, Jl. Pelda Saibi No. 1/40
Nasional, Prabumulih, Sumatera Selatan
Nikita.net, Jl. Jend. Sudirman, Simpang Muara
Dua, Samping Atlas, Prabumulih, Sumatera
Selatan
www.infolinux.web.id
TUTORIAL TIPS OF THE DAY
Membuat Tips of The Day
Sederhana
P
rogram yang cukup kompleks umumnya datang dengan fitur tips of the day,
yang sering ditampilkan pada saat pertama program dijalankan. Bagi user
lanjutan, fitur ini mungkin tidak berguna. Namun, untuk user yang baru
menggunakan, ada kalanya bisa cukup membantu. Di tulisan ini, kita akan
membangun contoh tips of the day sederhana dengan Python dan GTK+.
Ada beberapa bagian dari tips of the
day yang mungkin perlu diperhatikan. Yang pertama adalah widget
tempat tips tersebut ditampilkan.
Umumnya, tips yang ditampilkan
hanya berupa teks saja, walaupun ada
beberapa program yang menyertakan
pelengkap berupa gambar. Dalam tulisan ini, kita hanya akan menampilkan tips berupa teks.
Yang kedua adalah jenis tips yang
akan ditampilkan. Dalam tulisan ini,
kita hanya menampilkan satu macam
tips saja. Di beberapa program, jenis
tips mungkin bisa dipilih. Sebagai
contoh, tips penggunaan dasar saja,
tips penggunaan lanjutan, sampai sekadar menampilkan fortune cookie.
Jenis tips berhubungan dengan file
database.
Yang ketiga adalah opsi bagi user
untuk menampilkan lagi tips tersebut
atau tidak (pada event tertentu). Cukup banyak program yang menampilkan tips pada saat pertama program
dijalankan dan menyediakan opsi
untuk tidak menampilkannya lagi.
Karena kita membangun tips ini sebagai program independen, maka opsi
ini tidak kita sediakan.
Yang keempat adalah database
tips. Pada dasarnya, kita bebas me-
48
01/2009 INFOLINUX
rancang database yang diinginkan.
Baik format file (contoh: teks atau
sqlite) ataupun format tips (teks biasa atau HTML). Tentunya, ini berpengaruh pada cara membaca dan
menampilkan teks. Dalam tulisan
ini, kita hanya menggunakan satu
file teks, di mana setiap tips disimpan
pada setiap baris file tersebut.
Untuk user interface, kita menggunakan satu window berukuran
400x200 yang tidak bisa di-resize.
Sebuah gambar kita tempatkan pada
bagian kiri atas, di mana di sebelah
kanannya, kita tuliskan “Tips of the
Day” (dicetak tebal).
Program akan kita simpan dalam
file tips.py dan database akan disimpan dalam file tips.txt. Ketika
program dijalankan, isi dari tips.txt
akan di-load ke memory sebagai sebuah list. Selanjutnya, kita tinggal
bekerja dengan index list tersebut.
Contoh isi file tips.txt yang digunakan dalam tulisan ini.
$ cat tips.txt
bangun tidur harus segera mandi
jangan lupa menggosok gigi
kalau ada waktu, belajar Linux
jangan lupakan istirahat
Berikut ini adalah source code
tips.py:
#!/usr/bin/env python
import pygtk
pygtk.require(‘2.0’)
import gtk
class Main:
def __init__(self):
self.file = ‘./tips.txt’
self.data = open(self.file).
readlines()
Tampilan aplikasi Tips of the Day.
www.infolinux.web.id
TUTORIAL TIPS OF THE DAY
self.index = 0
#tips index
$WINDOW_TOPLEVEL)
self.window.set_title(‘Tips of
the Day’)
self.window.set_size_request(400,
200)
1, 0, 1)
self.textv = gtk.TextView(self.
self.table.attach(self.label, 0,
10, 0, 1)
self.table.attach(self.scrollw,
0, 10, 1, 4)
self.table.attach(self.btnbox, 0,
self.window.set_resizable(False)
visible(False)
self.textv.set_wrap_mode(gtk.
self.window.add(self.table)
WRAP_CHAR)
self.window.show_all()
self.image = gtk.Image()
self.image.set_from_stock(gtk.
STOCK_DIALOG_INFO,
def show_tips(self, widget, action):
if action == ‘prev’:
gtk.ICON_SIZE_LARGE_TOOLBAR)
if self.index > 0:
self.index -= 1
self.label = gtk.Label()
if self.index < len(self.data)
self.textb.set_text(self.
Ketika program dijalankan, tips
pertama akan ditampilkan.
else:
self.index = 0
self.index = 0
self.textv = gtk.TextView(self.
self.textv.set_editable(False)
self.textv.set_cursor_
...
text = self.data[self.index].
self.textb.set_text(self.
strip()
data[self.index])
if text:
self.textb.set_text(text)
visible(False)
self.textv.set_wrap_mode(gtk.
WRAP_CHAR)
self.scrollw = gtk.
if __name__ == ‘__main__’:
app = Main()
gtk.main()
ScrolledWindow()
self.scrollw.set_policy(gtk.
POLICY_AUTOMATIC,
gtk.POLICY_AUTOMATIC)
Program kemudian dapat
jalankan dengan perintah:
di-
$ python tips.py
self.scrollw.add(self.textv)
self.btn_prev = gtk.
Button(stock=gtk.STOCK_MEDIA_
PREVIOUS)
self.btn_prev.connect(‘clicked’,
self.show_tips, ‘prev’)
self.btn_next = gtk.
Button(stock=gtk.STOCK_MEDIA_NEXT)
self.btn_next.connect(‘clicked’,
self.show_tips, ‘next’)
self.btnbox = gtk.HButtonBox()
self.btnbox.set_layout(gtk.
BUTTONBOX_END)
self.btnbox.set_spacing(10)
self.btnbox.pack_start(self.
btn_prev)
self.btnbox.pack_start(self.
btn_next)
self.table = gtk.Table(5, 10,
True)
self.table.attach(self.image, 0,
www.infolinux.web.id
#tips index
...
data[self.index])
textb)
self.data = open(self.file).
readlines()
- 1:
self.index += 1
self.textb = gtk.TextBuffer()
Agar tips bisa di-scroll, kita
menempatkan gtk.TextView pada
gtk.ScrolledWindow.
Membaca file dan menyimpan
isinya ke dalam list;
self.file = ‘./tips.txt’
elif action == ‘next’:
self.label.set_markup(‘<b>Tips of
the Day</b>’)
self.textv.set_editable(False)
self.textv.set_cursor_
10, 4, 5)
self.window.connect(‘destroy’,
gtk.main_quit)
textb)
Kita mengatur agar textv tidak
dapat diedit, kursor tidak ditampilkan dan karakter di-wrap:
Penjelasan:
Apabila diperlukan, bacalah juga
pembahasan tentang Python dan
GTK+ pada edisi <CHECK>.
Bacalah PyGTK reference untuk
dokumentasi class dan lainnya.
Untuk layout, kita mempergunakan gtk.Table berukuran 5x10.
Porsi terbesar diambil oleh gtk.
TextView.
Buffer untuk textv (gtk.TextView)
adalah textb (gtk.TextBuffer). Untuk mengatur teks yang ditampilkan, kita bekerja dengan textb.
self.textb = gtk.TextBuffer()
self.textb.set_text(self.
Callback untuk menangani ketika
tombol previous dan next diklik
adalah show_tips.
Tombol previous akan mengirimkan argumen ‘prev’ dan
tombol next akan mengirimkan argumen ‘next’. Dengan
demikian, kita cukup mempergunakan satu callback.
Tombol previous ataupun next
tetap akan kita tampilkan, walaupun tips adalah tips pertama
ataupun tips terakhir. Tentunya, klik pada tombol previous
ketika tips adalah tips pertama
tidak akan berefek. Demikian
juga pada tombol next.
if action == ‘prev’:
if self.index > 0:
self.index -= 1
elif action == ‘next’:
if self.index < len(self.data)
- 1:
self.index += 1
else:
self.index = 0
data[self.index])
...
Sampai di sini dulu pembahasan
kita. Selamat mencoba!
...
Noprianto [noprianto@infolinux.co.id]
...
INFOLINUX 01/2009
49
TUTORIAL SAMBA
Tiga Metode File Sharing
Menggunakan Samba
S
amba merupakan paket aplikasi dalam sistem operasi Linux yang biasa
digunakan untuk kebutuhan berbagi printer dan file. Samba mengembangkan
protokol SMB (Server Messege Block) yang dapat digunakan untuk
berkomunikasi dengan sistem operasi Microsoft Windows.
Aplikasi Samba terdiri atas dua
komponen penting, yaitu smbd dan
nmbd, di mana keduanya merupakan
service yang dibutuhkan oleh samba
untuk dapat bekerja dengan baik.
Smbd berfungsi sebagai service
daemon yang dibutuhkan untuk komunikasi antara sistem operasi Linux
dan Microsoft Windows sehingga bisa
melakukan file sharing dan juga printer sharing. Nmbd berfungsi sebagai
server yang melayani permintaan
dari Netbios dengan menggunakan
alamat IP yang dihasilkan oleh klien
SMB/CIFS pada sistem operasi Microsoft Windows dan nmbd dapat
membuat protokol seperti tampilan
“Network Neighborhood”.
Berikut ini merupakan beberapa
alasan mengapa kita perlu menggunakan Samba:
Gratis atau free karena Samba
merupakan produk free dan open
source software.
Tersedia untuk berbagai macam
platform.
Mudah dikonfigurasi oleh administrator.
Sudah terhubung langsung dengan jaringan dan jarang ditemui
masalah dalam penggunaannya di
jaringan.
Mudah dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan administrator.
Dapat diandalkan karena jarang
terjadi kesalahan, kecuali server/
komputer Anda bermasalah dengan perangkat kerasnya.
Mempunyai performa yang maksimal.
Samba sendiri memiliki beberapa
fungsi, yang antara lain:
Dapat digunakan sebagai server
berbagi file dan printer dengan sistem operasi Linux atau Microsoft
Windows.
Dapat berfungsi sebagai domain
controller pada jaringan Microsoft
Windows.
Dapat digunakan untuk name resolution pada jaringan Microsoft
Windows karena fungsinya sebagai domain controller.
Instalasi Samba Server
Sebelum melakukan konfigurasi, Anda harus melakukan instalasi Samba terlebih dahulu. Instalasi Samba
pada distribusi Ubuntu 8.10 dapat
dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan Synaptic Package Manager atau melalui Terminal.
Namun sebelum melakukan hal ini,
pastikan Anda telah terhubung ke
repository Ubuntu Intrepid dengan
baik.
Instalasi melalui Synaptic Package
Manager
Gambar 1. Instalasi Samba dari Synaptic.
50
01/2009 INFOLINUX
Bukalah Synaptic package mana-
www.infolinux.web.id
TUTORIAL SAMBA
Write).
3. File sharing dengan autentifikasi username dan password.
1. File sharing dengan izin akses
hanya dapat dibaca (read only)
Konfigurasi file sharing dengan izin
akses read only adalah konfigurasi
di mana file yang Anda sharing hanya dapat dibaca, tetapi tidak dapat
diedit atau ditulis. Langkah yang dapat Anda lakukan, antara lain:
Buka Terminal, lalu edit file /etc/
samba/smb.conf.
$ sudo vi /etc/samba/smb.conf
Gambar 2. Akses share yang dapat diakses dari Windows Explorer.
ger yang terletak pada menu System | Administration | Synaptic
Package Manager. Masukkan
password user Anda ketika tampil
halaman konfirmasi password.
Setelah terbuka ketikan “samba”
di kolom Search. Kemudian klik
kotak kecil pada pilihan samba
dan pilih “Mark for instalation”,
dan dilanjutkan dengan menekan
“Apply” pada menu bar atas. (lihat Gambar 1).
Instalasi melalui Terminal
Jalankan aplikasi Terminal. Dari
menu panel, pilih Applications |
Accessories | Terminal.
Setelah terbuka halaman Terminal, jalankan perintah berikut:
$ sudo apt-get install samba
Reading package lists... Done
Building dependency tree
Reading state information... Done
Setelah semua proses selesai, kemudian cek direktori /etc/samba
dengan perintah seperti di bawah
ini:
$ ls /etc/samba/
gdbcommands smb.conf
Jika file smb.conf sudah ada didalam direktori /etc/samba, maka
instalasi paket Samba server telah
berhasil dilakukan.
Konfigurasi Samba Server
Sekarang saatnya melakukan konfigu-
www.infolinux.web.id
rasi setelah proses instalasi Samba
server selesai dilakukan. Langkah
pertama yang harus dilakukan sebelum Anda mengubah/mengonfigurasi
isi file konfigurasi Samba adalah, biasakan untuk melakukan back-up file
konfigurasi asli sistem, supaya jika
terjadi kesalahan Anda dapat dengan
mudah mengembalikan file konfigurasi pada kondisi default. Petunjuk untuk melakukan proses back-up file
konfigurasi Samba adalah sebagai
berikut:
Masuk ke dalam direktori samba
dengan perintah di bawah ini:
$ cd /etc/samba/
Salin atau copy file smb.conf menjadi smb.conf.backup menggunakan perintah di bawah ini:
$ sudo cp smb.conf smb.conf.
backup
Buat kembali file smb.conf yang
masih kosong.
$ sudo su # touch /etc/samba/smb.conf
Setelah
melakukan
back-up,
maka Anda telah aman untuk
melakukan perubahan pada file
konfigurasi Samba. Ada beberapa
macam konfigurasi pada Samba
yang dapat Anda gunakan, yaitu:
1. File sharing dengan ijin akses hanya dapat dibaca (Read
Only).
2. File sharing dengan izin akses
dapat dibaca dan ditulis (Read
Pada kasus ini direktori yang
akan di sharing adalah direktori
/home/zaky/Public dengan nama
sharing_data. Edit file /etc/samba/
smb.conf sehingga terlihat menjadi seperti berikut:
[Global]
workgroup = WORKGROUP
netbios name = Ubuntu
server string = UbuntuSambaServer
security = share
hosts allow = 192.168.4.1/24
127.0.0.1
[sharing_data]
path = /home/zaky/Public
comment = Ubuntu File Sharing
public = yes
read only = yes
browseable = yes
Catatan:
1. Workgroup: nama workgroup
yang ada pada jaringan untuk
berhubungan dengan Microsoft
Windows.
2. netbios name: nama samba
server yang akan terlihat pada
network neighborhood.
3. security share: akses keamanan
yang kita tentukan untuk file
sharing .
4. host allow: range nomor jaringan yang dapat mengakses file
sharing .
5. path: letak atau posisi file yang
akan di-sharing .
6. public: file sharing dapat diakses oleh siapa saja dalam range
jaringan.
7. read only: akses file sharing
INFOLINUX 01/2009
51
TUTORIAL SAMBA
hanya dapat dibaca dan tidak
dapat diedit.
8. Browseable: file sharing dapat
dilihat isinya.
Restart samba server dengan menggunakan perintah berikut:
$ sudo /etc/init.d/samba restart
Untuk melihat apakah file sharing yang telah Anda buat berhasil
atau tidak, Anda dapat melihatnya
dari sisi klien dengan membuka
Windows Explorer pada Windows
atau Nautillus File Manager pada
Ubuntu 8.10. Pada distro Ubuntu,
Anda dapat menggunakan Nautillus yang dapat ditemukan pada
menu Places | Network. Pada
Gambar 2, terlihat tampilan folder
yang telah di-share menggunakan
Samba dari Windows Explorer
di Windows, dan pada Gambar 3
Anda dapat melihat pesan error
yang ditampilkan saat Anda mencoba menambah data/meng-copykan data ke folder tersebut.
2. File sharing dengan izin akses
dapat dibaca dan ditulis (read and
write)
Kasus kedua adalah file sharing yang
dapat dilakukan agar dapat membaca dan menulis file ke dalam folder
yang di-share. File sharing ini sama
dengan file sharing yang biasa Anda
buat pada sistem operasi Windows,
dimana siapa saja boleh menghapus ataupun menulis didalam folder
share. Berhati-hatilah menggunakan
file sharing pada kasus kali ini.
Untuk membuat file sharing dengan ijin baca dan tulis, Anda dapat
melakukan langkah berikut:
Pada kasus ini, direktori yang
akan di sharing adalah direktori
/home/zaky/Arsip dengan nama
arsip_data. Buatlah terlebih dahulu direktori Arsip pada path
atau lokasi yang Anda inginkan
dengan menggunakan perintah
berikut:
baca dan tulis.
$ sudo chmod -R 0777 /home/zaky/
Arsip
Edit file /etc/samba/smb.conf sehingga terlihat menjadi seperti
berikut:
jaringan, apakah file sharing sudah berhasil dibuat atau belum.
Test juga untuk menulis dan
membaca pada folder yang telah
dishare tersebut (lihat Gambar
4).
[Global]
workgroup = WORKGROUP
netbios name = Ubuntu
server string = UbuntuSambaServer
security = share
hosts allow = 192.168.4.1/24
127.0.0.1
[Arsip]
path = /home/zaky/Arsip
comment = Ubuntu File Sharing
public = yes
read only = no
browseable = yes
Catatan:
Perbedaan antara file sharing
yang menggunakan izin read only
dan read write terletak pada pemberian izin akses dengan menggunakan chmod dan juga pemberian
nilai yes atau no pada opsi read
only.
Restart samba server dengan
menggunakan perintah berikut:
$ sudo /etc/init.d/samba restart
Kembali jalankan aplikasi Windows Explorer atau Nautillus,
atau pada network neighborhood
3. File sharing dengan autentifikasi
username dan password
Kasus ketiga adalah file sharing dengan menggunakan autentifikasi untuk membuka file atau folder yang
di share. Tahapan konfigurasinya
adalah sebagai berikut:
Pertama, buat daftar user yang
Anda inginkan pada sistem untuk
melakukan proses autentifikasi.
Pada kasus ini digunakan user
budi untuk username dan “password” sebagai password yang
akan digunakan.
$ sudo useradd budi
Dengan menggunakan GUI. Dari
menu panel, pilih System | Administration | Users and Groups.
Klik ‘Add User’, dan isikan baris
berikut:
User name: budi
Real Name: budi santoso
User Password: ******** (minimum
6 character, in this practice I
put 123456)
Confirm Password: ******** (retype
the password)
$ mkdir /home/zaky/Arsip
Berilah izin akses baca dan tulis
pada direktori Arsip. Anda dapat
menggunakan chmod dengan nilai
52
01/2009 INFOLINUX
Gambar 3. Pesan error saat mencoba menambah file ke share yang bersifat read only.
www.infolinux.web.id
TUTORIAL SAMBA
Gambar 5. File sharing dengan autentifikasi.
man Windows Explorer di Windows. Ketika anda ingin mengakses file Budi_Share, maka Anda
akan diminta memasukan username dan password untuk masuk
ke dalam file sharing.
Gambar 4. Folder sharing dengan hak akses baca dan tulis.
Setelah selesai klik ‘OK’.
Kedua daftarkan user budi kedalam sistem samba server. Gunakan perintah di bawah ini untuk melakukan pendaftaran:
$ sudo smbpasswd -a budi
New SMB password:
Retype new SMB password:
$ sudo /etc/init.d/samba restart
Kembali lihat pada Windows Explorer/Network Neighborhood jaringan Anda, apakah file sharing
sudah berhasil dibuat atau belum.
Pada Gambar 5, Anda dapat melihat tampilan autentifikasi samba
yang telah Anda buat pada hala-
Demikian penjelasan singkat tiga
metode file sharing sederhana menggunakan Samba di Ubuntu 8.10. Diharapkan dengan penjelasan sederhana ini, Anda dapat mempelajari
lebih jauh berbagai option lain yang
terdapat di Samba. Akhir kata, selamat mencoba!
Zaky Abdurrachman [za.abdurrachman@gmail.com]
Added user budi.
Langkah
berikutnya
adalah
melakukan proses konfigurasi
Samba. Buka file /etc/samba/smb.
conf, lalu ubah isinya sehingga
terlihat sebagai berikut:
[Global]
workgroup = WORKGROUP
netbios name = Ubuntu
server string = UbuntuSambaServer
security = user
hosts allow = 192.168.4.1/24
127.0.0.1
[Budi_Share]
path = /home/budi/Data
comment = Budi File Sharing
public = no
read only = no
browseable = yes
valid users = budi
force user = budi
force group = budi
Simpan hasil perubahan, dan restart kembali service Samba untuk mengaktifkan perubahan.
www.infolinux.web.id
INFOLINUX 01/2009
53
LINUX HELP
PRODUCTS SPECIFICATIONS
1. Corporate Service
● Distribusi: Fedora, Ubuntu, Mandriva
● Time based: Monthly, Yearly
● SLA:
Desktop
Server qmail/postfix, proxy server, samba server, web server
Unlimited email support
Maksimum 30 jam messenger support per bulan
Maksimum 60 menit each session
● Price:
Rp 500.000,-/month
Rp 5.000.000,-/year (Discount Rp 1.000.000,-)
2. Personal Service
● Distribusi: Fedora, Ubuntu, Mandriva
● Time based: Monthly, Yearly
● SLA:
Desktop
Server qmail, proxy server, samba server
Maksimal 10 Case/100 email
Maksimum 3 jam messenger support per bulan
Maksimum 30 menit each session
● Price: Rp 100.000,-/month
3. Support Channels
● Web based Knowledge Base (http://kb.linuxhelp.web.id)
● Email (support@linuxhelp.web.id)
● Yahoo! Messenger (linuxhelp_01@yahoo.com, linuxhelp_02@yahoo.com)
PENDAFTARAN
● dari web: http://www.linuxhelp.web.id
● dari email: support@linuxhelp.web.id
● dari yahoo! messenger:
linuxhelp_01@yahoo.com
linuxhelp_02@yahoo.com
TUTORIAL TAR
Mengenal Format tar Luar Dalam
F
ormat arsip tar, walaupun sudah berumur puluhan tahun dan memiliki keterbatasan di sana sini, tetap merupakan salah satu format arsip paling popular
di dunia Linux dan free/open source software. Dalam tulisan ini, kita akan
membahas header file tar dan memanfaatkan informasi yang didapatkan untuk meng-extract arsip yang dibangun dengan tar(1).
Format arsip tar sendiri, tidaklah
menawarkan kompresi. Bahkan,
ukuran file arsip tar akan lebih besar daripada ukuran kumpulan file di
dalamnya. Tapi, posisi tar di dunia
Linux, free/open source, dan Unix/
turunannya, sangatlah jelas: tar
mampu membundel file dan direktori menjadi satu arsip, yang umum
disebut tarball. Ekstensi nama file
yang umum digunakan untuk tarball
adalah .tar.
Untuk membuat dan mengextract
arsip tar, program tar(1) bisa digunakan. Contoh pembuatan arsip tar
lscp.tar yang mengandung file /bin/
cp dan /bin/ls:
$ tar -vcf lscp.tar /bin/ls /bin/cp
tar: Removing leading `/’ from
member names
/bin/ls
/bin/cp
Menggunakan program file(1), kita bisa melihat tipe file yang dihasilkan:
$ file lscp.tar
Contoh perintah untuk meng-extract lscp.tar:
$ tar -xvf lscp.tar
bin/ls
bin/cp
Setelah ini, kita akan membangun
beberapa program untuk bekerja
dengan arsip tar. Sebagai catatan,
semua contoh di tulisan ini dibangun
di atas Singkong Linux 1.0. Semua
contoh program dibangun dengan
Python dan dilisensikan GPL.
Format file dan header
Di awal tulisan, disebutkan bahwa
ukuran file arsip tar akan lebih besar daripada ukuran kumpulan file
di dalamnya. Mari kita lihat contoh
lscp.tar tersebut. Ukuran masingmasing file di Singkong Linux:
$ ls -al /bin/cp /bin/ls
-rwxr-xr-x 1 root root 56916 200706-09 08:12 /bin/cp*
-rwxr-xr-x 1 root root 81820 200706-09 08:12 /bin/ls*
lscp.tar: POSIX tar archive (GNU)
Untuk melihat isi arsip tar, kita
tetap bisa mempergunakan program
tar:
Jumlah ukuran file adalah
56916+81820 =138736.
Sementara, ukuran arsip adalah:
$ tar -tf lscp.tar
$ ls -al lscp.tar
bin/ls
-rw-r--r-- 1 nop users 143360 2008-
bin/cp
11-29 13:23 lscp.tar
www.infolinux.web.id
Ukuran yang lebih besar tersebut
disebabkan karena:
Setiap file dalam arsip selalu diawali oleh sebuah block header
berukuran 512 byte.
Setiap file akan disimpan dalam
block-block berukuran 512 byte.
Sehingga, apabila terdapat sebuah
file berukuran 513 byte, maka akan
memakan dua block, yaitu 1024
byte. Block kedua hanya berisi 1
byte data, ditambah 511 null.
Setiap header tar kuno (Unix compatible) akan berisikan informasi:
Byte 0 – 99 (100 byte): nama file isi
arsip, di mana tubuh file dimulai
setelah block header ini. Untuk
direktori, akan ditandai dengan
nama file diakhiri /.
Byte 100 – 107 (8 byte): mode file,
dalam oktal (string).
Byte 108 – 115 (8 byte): user ID,
dalam oktal (string).
Byte 116 – 123 (8 byte): group ID,
dalam oktal (string).
Byte 124 – 135 (12 byte): ukuran file dalam byte, dalam oktal
(string).
Byte 136 – 147 (12 byte): last modification time, dalam oktal (string).
Byte 148 – 155 (8 byte): checksum
untuk header block, dalam oktal
INFOLINUX 01/2009
55
TUTORIAL TAR
string, diikuti null dan spasi
Byte 156 (1 byte): link indicator, menentukan tipe file, dibahas
setelah ini. Diisikan sebagai karakter.
Byte 157 – 256 (100 byte): nama
file sumber (linked file).
Sementara, header tar baru (ustar),
akan menambahkan beberapa informasi berikut:
Byte 257 – 262 (6 byte): berisikan
ustar magic, ustar diikuti oleh sebuah spasi.
Byte 263 - 264 (2 byte): versi ustar,
dalam oktal (string).
Byte 265 – 296 (32 byte): username.
Byte 297 – 328 (32 byte): groupname.
Byte 329 – 336 (8 byte): device
major (untuk file spesial device),
dalam oktal (string).
Byte 337 – 344 (8 byte): device
minor (untuk file spesial device),
dalam oktal (string).
Byte 345 – 499 (155 byte): prefix
untuk nama file.
Byte ke 156 akan menentukan tipe
file:
‘0’ atau ASCII NULL: file biasa.
‘1’: hard link.
‘2’: symlink.
‘3’: character special file.
‘4’: block special file.
‘5’: direktori.
‘6’: fifo.
‘7’: contiguous file. Ditandai sebagai reserved pada GNU tar.
Agar lebih afdol, kita akan buat
sebuah arsip tar yang hanya berisikan satu file, yaitu test.txt. Kita akan
namakan arsip tersebut sebagai test.
tar.
Isi file test.txt adalah:
File test.tar tersebut kemudian
akan kita baca dengan script read512.
py berikut:
#!/usr/bin/env python
x00’, ‘011306\x00 ‘, ‘0’, ‘\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
import sys
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
f = open(sys.argv[1], ‘rb’)
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
header = f.read(512)
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
f.close()
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00’,
filename = header[0:100]
‘ustar ‘, ‘ \x00’, ‘nop\x00\x00\x00\
filemode = header[100:108]
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
ownerid = header[108:116]
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
groupid = header[116:124]
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00’,
filesize = header[124:136]
‘users\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
mtime = header[136:148]
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
checksum = header[148:156]
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
linkindicator = header[156]
x00\x00’, ‘\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
nameoflinkedfile = header[157:257]
x00\x00’, ‘\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
ustarmagic = header[257:263]
x00\x00’, ‘\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
ustarversion = header[263:265]
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
ownername = header[265:297]
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
groupname = header[297:329]
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
devmajor = header[329:337]
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
devminor = header[337:345]
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
prefix = header[345:500]
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
headerinfo = (filename, filemode,
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
ownerid, groupid,
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
filesize, mtime, checksum,
linkindicator,
nameoflinkedfile, ustarmagic,
ustarversion,
ownername, groupname, devmajor,
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
devminor,
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
prefix)
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00’)
print headerinfo
Contoh penggunaan dan output:
$ python read512.py test.tar
(‘test.txt\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
$ ls -al test.txt
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
-rw-r--r-- 1 nop users 25 2008-11-27
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
11:15 test.txt
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
01/2009 INFOLINUX
‘00000000031\x00’, ‘11113417357\
#noprianto, GPL.
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
$ tar -vcf test.tar test.txt
x00’, ‘0001750\x00’, ‘0000144\x00’,
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
halo apa kabar semuanya?
Pembuatan arsip:
x00\x00\x00\x00\x00\x00’, ‘0000644\
#read first 512 byte of tarball
$ cat test.txt
Ukuran file test.txt:
56
test.txt
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\x00\
Penjelasan output:
\x00 adalah NULL di Python
Semua bilangan adalah dalam oktal, yang dituliskan dalam string.
tarextract.py
Berikut ini, kita akan membangun
sebuah program yang berguna untuk meng-extract isi arsip tar dengan
memanfaatkan informasi dari header. Saat ini, program tidak memeriksa checksum. Dan pastinya, masih
www.infolinux.web.id
TUTORIAL TAR
membutuhkan banyak pengujian
dan perbaikan. Berikut ini adalah isi
source code tarextract.py.
])
if os.path.exists(filename):
filesize = getvalue(header[124:136
])
#!/usr/bin/env python
mtime = getvalue(header[136:14
8])
#tarextract.py
#extract tarball
6])
module)
nameoflinkedfile = getvalue(header[
157:257], ‘string’)
#
ustarmagic = header[257:263]
#v0
ustarversion = header[263:265]
ownername = getvalue(header[265:2
#todo:
#- test: charspecial, blockspecial,
fifo, hardlink
#- BIG code cleanup, algorithm check
#- general error check
#- checksum
#- linkindicator 7
#
97], ‘string’)
groupname = getvalue(header[297:3
os.unlink(filename)
dev = os.makedev(devmajor,
devminor)
os.mknod(filename, filemode |
S_IFCHR, dev)
elif linkindicator == ‘4’:
#block special
if os.path.exists(filename):
29], ‘string’)
devmajor = getvalue(header[329:33
7])
os.unlink(filename)
dev = os.makedev(devmajor,
devminor)
devminor = getvalue(header[337:34
5])
os.mknod(filename, filemode |
S_IFBLK, dev)
prefix = getvalue(header[345:500],
#
#char special
if os.path.exists(filename):
linkindicator = header[156]
#
filename)
elif linkindicator == ‘3’:
checksum = getvalue(header[148:15
#from scratch (without using tarfile
#(c) Noprianto, 2008, GPL.
os.unlink(filename)
os.symlink(nameoflinkedfile,
‘string’)
elif linkindicator == ‘5’:
#dir
if os.path.exists(filename):
import sys
blockcount = (filesize/512) + 1
import os
if not header or not filename.
def getvalue(data, type=’int’,
base=8):
os.rmdir(filename)
os.mkdir(filename, filemode)
strip():
elif linkindicator == ‘6’:
#fifo
break
if os.path.exists(filename):
if type == ‘string’:
return data.replace(‘\x00’,’’).
strip()
elif type == ‘int’:
temp = data.replace(‘\x00’,’’).
strip()
if temp:
return int(temp, base)
os.unlink(filename)
if linkindicator == ‘0’ or
linkindicator == ‘\x00’:
#reg file
dirs = filename.split(‘/’)
path = ‘’
<tarball>’)
while True:
header = f.read(512)
filename = getvalue(header[0:100],
‘string’)
filemode = getvalue(header[100:108
])
if not os.path.
pass
exists(path):
os.mkdir(path, filemode)
f2 = open(filename, ‘wb’)
for i in range(blockcount):
left = filesize - (i * 512)
f2.write(buf)
f2.close()
os.chmod(filename, filemode)
elif linkindicator == ‘1’:
ownerid = getvalue(header[108:116
if os.path.exists(filename):
os.link(nameoflinkedfile, filename)
elif linkindicator == ‘2’:
groupid = getvalue(header[116:124
www.infolinux.web.id
#fixme: nop: not yet implemented
now
os.utime(filename, (-1, mtime))
Untuk meng-extract file tar, jalankan tarextract.py dengan argumen
berupa file tar yang ingin di-extract
tersebut. Contoh:
$ python tarextract.py test.tar
Apabila sukses, tidak ada pesan
apapun yang akan ditampilkan.
#hardlink
os.unlink(filename)
])
#fixme: nop: reserved on GNU tar?
else:
buf = f.read(512)[:left]
f = open(sys.argv[1], ‘rb’)
pass
path += d + ‘/’
return None
sys.exit(‘usage : tarextract.py
if ustarmagic.strip().lower() ==
‘ustar’:
for d in dirs[:-1]:
return 0
if len(sys.argv) < 2:
S_IFIFO)
elif linkindicator == ‘7’:
if filename.find(‘/’):
else:
else:
os.mknod(filename, filemode |
#symlink
Penjelasan program:
Pertama-tama, karena di header
banyak informasi yang di-padding
dengan spasi ataupun null, plus
nilai bilangan disajikan dalam
INFOLINUX 01/2009
57
TUTORIAL TAR
oktal string, sementara yang kita
butuhkan adalah nilai sesungguhnya, dan kalau bilangan adalah
dalam basis 10, maka kita bangun
sebuah fungsi getvalue(). Fungsi
ini akan mengembalikan nilai
string apa adanya (tanpa padding
null, di strip) dan int basis 10 untuk bilangan.
def getvalue(data, type=’int’,
base=8):
if type == ‘string’:
return data.replace(‘\
x00’,’’).strip()
elif type == ‘int’:
temp = data.replace(‘\
x00’,’’).strip()
if temp:
return int(temp, base)
else:
return 0
else:
return None
Kita akan mengulang terus, dan di
dalam perulangan:
Baca header sebesar 512 byte.
Dapatkan informasi field, seperti nama file, dan lain sebagainya.
Dapatkan informasi blockcount. Nilai blockcount bisa
didapatkan dari ukuran file
(integer, basis 10), dibagi integer dengan 512 (ukuran block),
ditambah 1. Nilai blockcount
akan menentukan jumlah perulangan pembacaan blockblock berikutnya.
Apabila kita gagal membaca
header atau nama file kosong,
maka perulangan dihentikan.
Selanjutnya, kita memeriksa
linkindicator:
Apabila ‘0’ atau ‘\x00’ (file
biasa), maka:
Apabila ditemukan /
dalam nama file, maka
diasumsikan sebagai direktori. Selanjutnya, kita
pecah komponen path
dan untuk struktur direktori yang ditemukan, kita
buat sesuai struktur direktorinya (apabila direktori
belum ditemukan pada
58
01/2009 INFOLINUX
filesystem).
Selanjutnya, kita membuka file untuk ditulisi
(secara biner) dan mengulang sejumlah blockcount. Dalam perulangan,
kita akan membaca dan
menulis sejumlah ‘left’.
Nilai left didapatkan dari
ukuran file – (counter perulangan * 512).
Pada akhirnya, mode file
diset sesuai yang didapatkan dari header.
Apabila ‘1’ (hardlink):
Hapus hardlink yang ada.
Buat hardlink dengan
os.link().
Apabila ‘2’ (symlink):
Hapus symlink yang ada.
Buat symlink dengan
os.symlink().
Apabila ‘3’ (character special):
Hapus file yang ada.
Buat device sesuai devmajor dan devminor dengan
os.makedev().
Buat filesystem node dengan os.mknod(). Mode
file di bitwise OR dengan
S_IFCHR.
Apabila ‘4’ (block special):
Hapus file yang ada.
Buat device sesuai devmajor dan devminor dengan
os.makedev().
Buat filesystem node dengan os.mknod(). Mode
file di bitwise OR dengan
S_IFBLK.
Apabila ‘5’ (direktori):
Hapus direktori yang ada.
Buat direktori baru.
Apabila ‘6’ (FIFO):
Hapus fifo yang ada.
Buat filesystem node dengan os.mknod(). Mode
file di bitwise OR dengan
S_IFIFO.
Apabila ‘7’:
Belum diimplementasikan.
Last modification time file diset
dengan os.utime().
Lebih mudah dengan modul tarfile
Python datang dengan modul tarfile
yang sangat memudahkan dalam pembuatan ataupun extract arsip tar.
Untuk meng-extract arsip, kita
melakukan langkah-langkah berikut:
Membuka file dengan tarfile.
open(cls, name=None, mode=’r’,
fileobj=None, bufsize=10240)
Mode adalah salah satu dari r
(baca arsip tar), r:gz (baca arsip
tar terkompresi gzip), atau r:
bz2 (baca arsip tar terkompresi
bz2).
Objek tarfile.TarFile akan dikembalikan apabila sukses.
Dapatkan nama file dalam arsip
dengan tarfile.TarFile.getnames().
Extract file dalam arsip dengan
tarfile.TarFile.extract(self, member, path=’’).
Untuk membuat arsip, kita melakukan langkah-langkah berikut:
Membuka file dengan tarfile.
open(cls,
name=None,
mode=’r’, fileobj=None, bufsize=10240).
Mode adalah salah satu dari w
(tulis arsip tar), w:gz (tulis arsip tar terkompresi gzip), atau
w:bz2 (tulis arsip tar terkompresi bz2).
Objek tarfile.TarFile akan dikembalikan apabila sukses.
Untuk setiap nama file yang ingin
ditambahkan ke arsip, gunakan
add(self, name, arcname=None,
recursive=True).
tutup arsip dengan tarfile.TarFile.
close()
Contoh:
>>> import tarfile as tar
>>> content = [‘/bin/ls’, ‘/bin/
cp’]
>>> tarball = tar.open(‘./lscp2.
tar’, ‘w’)
>>> for f in content:
...
tarball.add(f)
...
>>> tarball.close()
Sampai di sini dulu pembahasan
kita. Selamat mencoba!
Noprianto [noprianto@infolinux.co.id]
www.infolinux.web.id
TUTORIAL SERVER
Menginstal Ulang Server
yang Di-hack
S
erver Anda kena hack? Tentu sangat menjengkelkan, karena bayangan format
harddisk server, melakukan instalasi ulang, dan melakukan setting ulang server
untuk segera cepat up dapat membuat Anda stress. Berikut beberapa tip yang
dapat meredakan stress Anda dalam melakukan instalasi ulang server.
Artikel ini menjelaskan cara instalasi ulang tanpa format. Contoh kasus
yang dibahas di sini adalah server
berbasis Linux Debian, namun sebetulnya cara di artikel ini dapat
diterapkan pada OS/distro lainnya.
Namun, tidak semua server memungkinkan untuk menggunakan cara
ini. Server yang hanya bisa diakses
secara remote, seperti server yang
ada di luar negeri, tidak bisa menggunakan cara ini, kecuali jika data
center memberikan akses terminal
menggunakan KVM-over-IP.
Mengapa harus instal ulang?
Jika sebuah server telah di-”hack”
dan pihak lain berhasil mendapatkan
root, maka jalan satu-satunya untuk
meyakinkan bahwa server telah bersih adalah memang dengan menginstal ulang OS. Ini karena hacker bisa:
1. Memasang trojan (program palsu)
di /usr, /bin, dan lain-lain (misal:
/bin/login atau /usr/sbin/sshd kini
dipalsukan agar selain menjalankan fungsi aslinya, juga menyadap
password yang diketikkan siapa
saja yang ingin login).
2. Memasang modul kernel agar dirinya tidak terdeteksi. Misalnya
perintah “ls”, “ps ax”, “netstat”,
dan lain-lain ditipu sehingga tidak memperlihatkan file program,
60
01/2009 INFOLINUX
proses, atau koneksi network milik
si cracker, padahal sebetulnya ada.
3. Memasang program lain, seperti
program setuid-root, agar si cracker
dapat kapan saja memperoleh kembali akses root. Program ini dapat
saja tersembunyi dan tidak dapat
kita lihat sama sekali.
4. Melindungi program dan proses milik si cracker agar tidak dapat kita
hapus/kill.
Dengan kata lain, server yang sudah di-hack tidak dapat lagi dipercaya keamanannya. Kita harus merestore semua program yang ada di
/usr, /bin, dan lain-lain dengan program asli dari CD instalasi atau dari
mirror Debian yang tepercaya.
Prinsip
Cara yang dijelaskan dalam artikel
ini menghindari kita harus mengcopy dulu data ke harddisk lain atau
me-restore data dari back-up di harddisk/komputer lain, sehingga tidak
membutuhkan harddisk tambahan,
dan mengirit waktu.
Prinsipnya adalah dengan, dari
CD instalasi (atau live CD) me-mount
dulu harddisk lalu memindahkan
semua file yang ada di / ke dalam sebuah direktori, misalnya /.old, lalu
melakukan instalasi OS. Maka, akan
terbentuk struktur baru yang bersih
di harddisk (/bin, /boot, /etc, dan lainlain) sementara instalasi lama kita
isolasi dulu di dalam /.old. Setelah
instalasi baru selesai, kita pindahkan
kembali data user ke dalam instalasi
baru (setelah kita mengecek jangan
sampai di data user terdapat file setuid-root atau account root ekstra).
Bagian pertama: Instalasi OS baru
Skema partisi server adalah semua
data ditaruh di partisi tunggal /. (Jika
kita memiliki partisi-partisi terpisah,
misalnya /home, perlu disesuaikan.
Intinya tetap bahwa kita harus menghindari dulu file dari instalasi lama
bercampur dengan file instalasi baru).
Pertama, down-kan server. Boot
kembali dengan CD instalasi Debian.
Kedua, setelah sampai pada tahap deteksi Disk, tekan Alt-F2 untuk
mendapatkan shell. Mount harddisk
(misal: /dev/sda1 jika SATA, atau /dev/
hda1 jika masih IDE) ke /tmp/hda1:
# mkdir /tmp/hda1
# mount /dev/sda1 /tmp/hda1
# cd /tmp/hda1
# mkdir .old
# chmod 700 .old
# mv * .old
# ls -la; # pastikan semua telah
berpindah ke dalam .old
# cd ..
www.infolinux.web.id
TUTORIAL SERVER
# umount /tmp/hda1
Catatan: jika kita memiliki partisi
back-up, mis: di /dev/sdb1, baiknya
juga dilakukan hal yang sama, yaitu
mengisolasi dulu file-file yang ada ke
dalam sebuah direktori, mis: .old tadi.
Ketiga, tekan Alt-F1 untuk kembali ke layar instalasi Debian. Lanjutkan instalasi.
Catatan:
hati-hati agar tidak menghapus atau
memformat sda1 tersebut.
Bagian kedua: menjinakkan data lama
Pertama, setelah boot dengan instalasi OS baru beserta updates-nya
(dengan kernel dan software terbaru, agar tidak lagi rentan di-hack
lagi melalui lubang ke amanan yang
sama), mari kita lihat isi /.old. Pastikan permission-nya 700, dan kalau
perlu kita “chattr -R +i /.old” dulu
untuk melindungi dari kecelakaan
terhapus dengan “rm”, karena /.old
ini saat ini akan kita “otopsi”.
Catatan:
sisa di bawah dibuat dengan asumsi kita tidak melakukan chattr +i.
Jika Anda melakukannya, pastikan
Anda bisa menulis atau menghapus
atau memindahkan data dari dalam
/.old di mana diperlukan/disebutkan
dalam artikel.
Kedua, carilah file-file yang setuidroot. File ini kemungkinan besar merupakan backdoor yang memungkinkan
si hacker memperoleh root kembali.
# cd /root
# find /.old -type f -uid 0 -perm
/u+s > setuid.txt
# find /.old -type f -gid 0 -perm
/g+s > setgid.txt
Catatan: Sebuah server yang memiliki
banyak file (jutaan), misalnya server
shared hosting yang cukup penuh dengan user dapat memakan 5-10 menit
untuk menyelesaikan perintah di atas.
Setelah mengamati isi file setuid.txt,
kita bisa menghapus atau mematikan
setuid bit pada file-file yang terdaftar
di setuid.txt tersebut. Contoh:
www.infolinux.web.id
# rm /.old/home/t10000/home/r00t
atau:
# chmod 0 /.old/home/t10000/home/
r00t
Untuk 3 file lainnya, yaitu /etc/
{shadow,group,gshadow}
caranya
sama. Catatan: di /etc/shadow kita
reset password-nya.
# perl -lne ‘/^([^:]+):[^:]+:(.*)/;
Catatan: Cukup file-file setuid-root di
dalam data user saja (mis: di direktori
home/USERNAME/) yang perlu kita
waspadai untuk tidak tetap menjadi
setuid-root saat kita pasang di luar
.old nanti. File-file di .old/bin/, .old/
sbin/, dsb toh tidak akan kita pakai
lagi karena kita sudah menginstal
ulang OS, tapi jika ada file dengan
nama aneh, maka kita bisa melihat
pola si cracker dalam memilih namanama file gadungan yang merupakan
setuid-root, misalnya usr/bin/ping2,
var/tmp/root, dll. Di sini dibutuhkan
pengalaman seorang sysadmin untuk mengenali nama-nama file yang
umum dan mana yang ganjil.
Bagian ketiga: restore data user
Yang akan direstore:
1. account-account
Unix
(/etc/
{passwd,shadow,group,gshadow});
2. data user (mis: /home/USERNAME);
3. crontab user (/var/spool/cron/
crontabs/USERNAME);
Pertama, untuk me-restore account-account Unix, kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. Mungkin
ada user yang id-nya 0 selain “root”,
ini kemungkinan besar ditanam oleh
cracker dan tidak boleh kita sertakan.
Lalu, user-user lain yang namanya
mencurigakan atau tidak dikenal juga
sebaiknya tidak disertakan. Lalu, ada
baiknya kita reset semua password
user (lihat bagian keempat). Perintah
di bawah ini hanya akan merestore
user yang ditemui direktorinya di
/.old/home/USERNAME dan uid > 0.
print “$1:!:$2” if -d “/.old/
home/$1”’ shadow;#>>/etc/shadow
# perl -lne ‘/^([^:]+):/; print if
-d “/.old/home/$1”’ group;#>>/etc/
group
# perl -lne ‘/^([^:]+):/; print if
-d “/.old/home/$1”’ gshadow;#>>/etc/
gshadow
Periksa ulang dengan perintah “ls
-l /.old/home/user” apakah semua file
user uid dan gid-nya telah terpetakan
dengan benar ke /etc/passwd dan /etc/
group. Jika masih ada yang numerik
berarti ada yang belum terpetakan.
Kedua, untuk me-restore data user,
cukup kita pindahkan saja dari /.old/
home/* ke /home/. Bisa saja dikopi
agar aman, tapi butuh waktu lebih
lama (bisa berjam-jam). Lagipula (seharusnya!) Anda masih punya back-up
data-data di /home ini di tempat lain.
Ketiga, untuk restore crontab,
pindahkan file crontab milik user
yang ada di /.old/var/spool/cron/
crontabs/.
Jika masih ada yang ingin di-restore, misalnya database MySQL atau
PostgreSQL, dapat dilakukan di sini.
Bagian keempat: reset password
Resetlah semua password user. Caranya misalnya dengan perintah di
bawah ini yang akan membuatkan
daftar password baru bagi semua user
yang memiliki home di /home/USERNAME, lalu meresetnya. Membutuhkan program makepasswd dan chpasswd yang tersedia di Debian:
# ( cd /home; for u in *; do
echo “$u:`makepasswd`”; done ) >
# cd /.old/etc
passwords.txt
#perl -lne ‘/^([^:]+):[^:]+:(\
# chpasswd -m < passwords.txt
d+)/; print if $2>0 and -d “/.old/
home/$1”’ passwd;#>>/etc/passwd
Catatan: Hanya lepaskan komen tanda “;#” di atas jika Anda telah yakin
dan melihat output perintahnya.
Atau jika aplikasi manajemen
server (mis: control panel) memiliki
fasilitas reset password masal (beserta
fitur untuk mengirim e-mail, dan lainlain), silakan digunakan di sini.
Steven Haryanto [steven@masterweb.net]
INFOLINUX 01/2009
61
TUTORIAL ARCHIVE MANAGER
Membangun Archive Manager GUI
D
engan Python dan GTK, kita akan membangun archive manager sederhana,
yang dapat digunakan untuk membuat, menampilkan isi, dan meng-extract
arsip dengan mudah. Pada contoh kode kali ini, arsip yang didukung dalam
program hanya tar, tar.gz, dan tar.bz2.
Agar source code archive manager
tidak menjadi terlalu panjang, kita
akan bagi ke dalam dua program:
arc_create.py dan arc_extract.py.
Yang pertama bertugas untuk membuat arsip dan yang terakhir bertugas untuk menampilkan isi arsip
dan melakukan penguraian.
Pada saat pembuatan arsip, user
pertama-tama perlu menentukan
nama file arsip terlebih dahulu.
User dapat membuat arsip tar, tar.
gz dan tar.bz2 dengan cara memasukkan nama file lengkap dengan
ekstensinya.
Setelah itu, barulah user memilih file-file mana saja yang akan
ditambahkan ke arsip. Setelah dua
informasi tersebut didapatkan, arsip akan segera dibuat.
Sementara, pada saat extract, pertama-tama, user perlu membuka file
arsip terlebih dahulu. Isi arsip akan
segera ditampilkan begitu arsip yang
valid dibuka.
Setelah itu, user dapat menentukan direktori tempat menyimpan
hasil extract. Dengan sebuah klik
tombol, arsip pun dapat di-extract.
Sebagai catatan:
Program
tidak
melakukan
pemeriksaan, validasi, dan lain
sebagainya.
Program
hanya
62
01/2009 INFOLINUX
fokus pada fungsi utama saja.
Untuk bekerja dengan arsip tar,
program bergantung sepenuhnya
kepada modul tarfile.
Pembahasan tentang Python dan
GTK dapat dibaca pada edisi
<EDISI>.
Bacalah juga tulisan mengenai “Mengenal Format tar Luar
Dalam” yang dimuat di edisi ini
untuk contoh bekerja dengan
modul tarfile.
Bacalah juga tulisan mengenai
“Membuat Tips of The Say Sederhana” pada edisi ini untuk contoh
bekerja dengan gtk.TextView.
Semua source code dibangun di
atas Singkong Linux 1.0 dan dilisensikan GPL.
arc_create.py
Komponen penting user interface, di
antaranya:
Tombol btn_fout. Ketika diklik,
sebuah FileChooserDialog akan
ditampilkan. File dialog tersebut
telah memiliki filter-filter untuk *.tar, *.tar.gz dan *.tar.bz2.
Setelah user memilih file arsip,
variabel outfile akan diset dan dipush ke statusbar.
Tombol btn_content. Ketika diklik, sebuah FileChooserDialog
akan ditampilkan. File dialog
tersebut telah memiliki filter untuk *. User dapat memilih lebih
dari satu file pada satu waktu
(multiple select). Setelah user
memilih file-file yang ingin ditambahkan, variabel contents
akan diset. Arsip pun akan segera
dibuat.
Statusbar statbar. Komponen
ini berguna untuk menampilkan nama arsip dan setiap file
yang ditambahkan ke dalam arsip.
Berikut ini adalah source code
arc_create.py:
#!/usr/bin/env python
#noprianto, GPL.
import pygtk
pygtk.require(‘2.0’)
import gtk
import tarfile as tar
class Main:
def __init__(self):
self.outfile = ‘’
self.contents = []
self.mode = ‘w’
self.window = gtk.Window(gtk.
WINDOW_TOPLEVEL)
self.window.set_title(‘Buat arsip
www.infolinux.web.id
TUTORIAL ARCHIVE MANAGER
Tar, Tar.gz, Tar.bz2’)
self.window.set_size_request(400,
filter_targz.add_pattern(‘*.tar.
gz’)
100)
self.window.connect(‘destroy’,
gtk.main_quit)
filter_tarbz2 = gtk.FileFilter()
filter_tarbz2.set_name(‘Bzip2
Tarball’)
self.btn_fout = gtk.
Button(stock=gtk.STOCK_SAVE)
arc create.py.
filter_tarbz2.add_pattern(‘*.tar.
bz2’)
self.btn_fout.connect(‘clicked’,
self.do_create)
dialog.add_filter(filter_tar)
self.btn_content = gtk.
dialog.add_filter(filter_targz)
Button(stock=gtk.STOCK_OPEN)
dialog.add_filter(filter_tarbz2)
self.btn_content.
connect(‘clicked’, self.do_add)
dialog.set_select_multiple(False)
arc extract.py.
self.hbox1 = gtk.HBox(True)
result = dialog.run()
self.hbox1.pack_start(gtk.
if result == gtk.RESPONSE_OK:
Label(‘Output’))
self.hbox1.pack_start(self.
if filename:
self.outfile = filename
if self.outfile.endswith(‘.
self.hbox2.pack_start(gtk.
Label(‘Contents’))
self.hbox2.pack_start(self.
btn_content)
self.contents = filenames
filename = dialog.get_filename()
btn_fout)
self.hbox2 = gtk.HBox(True)
if filenames:
dialog.destroy()
self.statbar.push(1, ‘Sedang
membuat arsip...’)
tar.gz’):
self.mode = ‘w:gz’
elif self.outfile.endswith(‘.tar.
bz2’):
tarball = tar.open(self.outfile,
self.mode)
for f in self.contents:
try:
self.mode = ‘w:bz2’
tarball.add(f)
else:
self.statbar = gtk.Statusbar()
except IOError:
self.mode = ‘w’
print ‘Gagal memroses: %s’
self.vbox = gtk.VBox(True)
self.statbar.push(1, self.outfile)
continue
self.vbox.pack_start(self.hbox1)
self.vbox.pack_start(self.hbox2)
dialog.destroy()
while gtk.events_pending():
gtk.main_iteration(False)
self.vbox.pack_start(self.
statbar)
%(f)
def do_add(self, widget):
self.statbar.push(1, f)
self.contents = []
tarball.close()
dialog = gtk.
self.statbar.push(1, ‘Selesai’)
self.window.add(self.vbox)
self.window.show_all()
FileChooserDialog(‘Pilih isi arsip’,
def do_create(self, widget):
self.outfile = ‘’
self.window,
action=gtk.FILE_CHOOSER_ACTION_
OPEN,
dialog = gtk.FileChooserDialog(‘
Masukkan nama arsip’, self.window,
buttons=(gtk.STOCK_OPEN, gtk.
RESPONSE_OK))
action=gtk.FILE_CHOOSER_ACTION_
SAVE,
buttons=(gtk.STOCK_SAVE, gtk.
RESPONSE_OK))
filter_all = gtk.FileFilter()
filter_all.set_name(‘All files’)
filter_all.add_pattern(‘*’)
if __name__ == ‘__main__’:
app = Main()
gtk.main()
Berikanlah hak akses executable
dengan perintah berikut:
$ chmod +x arc_create.py
Jalankanlah program
perintah berikut:
dengan
$ ./arc_create.py
filter_tar = gtk.FileFilter()
dialog.set_select_multiple(True)
Penjelasan source code:
filter_tar.set_name(‘Tarball’)
filter_tar.add_pattern(‘*.tar’)
dialog.add_filter(filter_all)
filter_targz = gtk.FileFilter()
result = dialog.run()
filter_targz.set_name(‘Gzip
if result == gtk.RESPONSE_OK:
Tarball’)
www.infolinux.web.id
filenames = dialog.get_filenames()
Untuk menentukan mode pembukaan file, kita memeriksa ekstensi
file yang dimasukkan oleh user.
Apabila nama file diakhiri dengan
.tar.gz, kita gunakan mode w:gz.
INFOLINUX 01/2009
63
TUTORIAL ARCHIVE MANAGER
Apabila nama file diakhiri dengan
.tar.bz2, kita gunakan mode w:
bz2. Selebihnya, gunakan mode
w.
filename = dialog.get_filename()
if filename:
self.outfile = filename
if self.outfile.endswith(‘.tar.
gz’):
self.mode = ‘w:gz’
elif self.outfile.endswith(‘.
tar.bz2’):
self.mode = ‘w:bz2’
else:
self.mode = ‘w’
Pada saat pembuatan arsip, terkadang akan terdapat kesalahan, seperti gagal baca karena
kurangnya hak akses. Apabila terjadi kesalahan tersebut,
apa yang kita lakukan adalah
mencetak pesan kesalahan ke
stdout dan tetap melanjutkan
pembuatan arsip.
tarball = tar.open(self.outfile,
tuk *.tar, *.tar.gz dan *.tar.bz2.
Setelah user memilih file arsip,
variabel archive akan diset dan
di-push ke statusbar. Isi arsip juga
akan segera dibaca, disimpan ke
contents dan ditampilkan ke TextView.
Tombol btn_dout. Merupakan
gtk.FileChooserButton.
User
dapat memilih direktori output
dengan mengklik pada tombol
ini.
Tombol btn_extract. Ketika diklik, penguraian akan dilakukan.
Untuk setiap file yang di-extract,
nama file akan ditampilkan pada
statusbar.
Textview textv. Isi arsip ditampilkan ke dalam widget ini. User
mungkin lebih menyukai penggunaan TreeView.
Statusbar statbar. Berguna untuk
menampilkan nama arsip dan setiap file yang di-extract dari arsip.
self.btn_fin.connect(‘clicked’,
self.do_open)
self.btn_dout = gtk.
FileChooserButton(‘Pilih direktori
output’)
self.btn_dout.set_action(gtk.
FILE_CHOOSER_ACTION_SELECT_FOLDER)
self.btn_extract = gtk.Button(‘E_
xtract’)
self.btn_extract.
connect(‘clicked’, self.do_extract)
self.hbox1 = gtk.HBox(True)
self.hbox1.pack_start(gtk.
Label(‘Select archive’))
self.hbox1.pack_start(self.
btn_fin)
self.hbox2 = gtk.HBox(True)
self.hbox2.pack_start(gtk.
Label(‘Output dir’))
self.hbox2.pack_start(self.
btn_dout)
self.mode)
for f in self.contents:
try:
Berikut ini adalah source code
arc_extract.py:
self.hbox3 = gtk.HBox(True)
self.hbox3.pack_start(gtk.
#!/usr/bin/env python
Label(‘Click to extract’))
print ‘Gagal memroses: %s’
#noprianto, GPL.
btn_extract)
continue
import pygtk
tarball.add(f)
except IOError:
self.hbox3.pack_start(self.
%(f)
while gtk.events_pending():
gtk.main_iteration(False)
self.statbar.push(1, f)
pygtk.require(‘2.0’)
import gtk
import tarfile as tar
tarball.close()
Agar update pada komponen GUI
tetap dilakukan, ketika berada
dalam perulangan yang lama
(disebabkan di antaranya arsip
dengan banyak file, berukuran
besar), sisipkan kode berikut agar
event yang pending tetap diproses:
while gtk.events_pending():
gtk.main_iteration(False)
Komponen penting user interface, di
antaranya:
tombol btn_fin. Ketika diklik,
sebuah FileChooserDialog akan
ditampilkan. File dialog tersebut
telah memiliki filter-filter un-
64
01/2009 INFOLINUX
self.textv = gtk.TextView(self.
textb)
self.scrollw = gtk.
ScrolledWindow()
class Main:
def __init__(self):
self.archive = ‘’
self.contents = []
self.scrollw.set_policy(gtk.
POLICY_AUTOMATIC,
gtk.POLICY_AUTOMATIC)
self.scrollw.add(self.textv)
self.mode = ‘r’
self.outdir = ‘’
self.statbar = gtk.Statusbar()
self.window = gtk.Window(gtk.
self.vbox = gtk.VBox(True)
WINDOW_TOPLEVEL)
self.window.set_title(‘List/
extract arsip Tar, Tar.gz, Tar.bz2’)
arc_extract.py
self.textb = gtk.TextBuffer()
self.window.set_size_request(400,
200)
self.window.connect(‘destroy’,
gtk.main_quit)
self.btn_fin = gtk.
Button(stock=gtk.STOCK_OPEN)
self.vbox.pack_start(self.hbox1)
self.vbox.pack_start(self.hbox2)
self.vbox.pack_start(self.hbox3)
self.vbox.pack_start(self.
scrollw)
self.vbox.pack_start(self.
statbar)
self.window.add(self.vbox)
self.window.show_all()
www.infolinux.web.id
TUTORIAL ARCHIVE MANAGER
def do_open(self, widget):
self.archive = ‘’
dialog = gtk.
FileChooserDialog(‘Pilih file arsip’,
text = ‘\n’.join(self.contents)
self.textb.set_text(text)
self.statbar.push(1, self.
archive)
self.window,
action=gtk.FILE_CHOOSER_ACTION_
def do_extract(self, widget):
self.outdir = self.btn_dout.
OPEN,
buttons=(gtk.STOCK_OPEN, gtk.
get_filename()
RESPONSE_OK))
tarball = tar.open(self.archive,
filter_tar = gtk.FileFilter()
filter_tar.set_name(‘Tarball’)
self.mode)
for f in self.contents:
filter_tar.add_pattern(‘*.tar’)
while gtk.events_pending():
filter_targz = gtk.FileFilter()
self.statbar.push(1, f)
gtk.main_iteration(False)
filter_targz.set_name(‘Gzip
tarball.extract(f, self.outdir)
tarball.close()
Tarball’)
filter_targz.add_pattern(‘*.tar.
self.statbar.push(1, ‘Selesai’)
gz’)
filter_tarbz2 = gtk.FileFilter()
filter_tarbz2.set_name(‘Bzip2
if __name__ == ‘__main__’:
app = Main()
gtk.main()
Tarball’)
filter_tarbz2.add_pattern(‘*.tar.
bz2’)
Berikanlah hak akses executable
dengan perintah berikut:
$ chmod +x arc_extract.py
dialog.add_filter(filter_tar)
dialog.add_filter(filter_targz)
dialog.add_filter(filter_tarbz2)
dialog.set_select_multiple(False)
result = dialog.run()
if result == gtk.RESPONSE_OK:
filename = dialog.get_filename()
if filename:
Jalankanlah program dengan perintah berikut:
$ ./arc_extract.py
Penjelasan source code:
Untuk menampilkan isi arsip
(list) ke textview, kita gabungkan setiap anggota list dengan
‘\n’.
tarball = tar.open(self.archive,
self.archive = filename
self.mode)
if self.archive.endswith(‘.
self.contents = tarball.
getnames()
tar.gz’):
self.mode = ‘r:gz’
tarball.close()
elif self.archive.
endswith(‘.tar.bz2’):
self.mode = ‘r:bz2’
else:
self.mode = ‘r’
dialog.destroy()
text = ‘\n’.join(self.contents)
self.textb.set_text(text)
Sebelum extract, pastikan kita
telah mendapatkan direktori output:
self.outdir = self.btn_dout.
get_filename()
tarball = tar.open(self.archive,
self.mode)
self.contents = tarball.
getnames()
tarball.close()
www.infolinux.web.id
Sampai di sini dulu pembahasan
kita kali ini. Selamat mencoba dan
mengembangkan.
Noprianto [noprianto@infolinux.co.id]
INFOLINUX 01/2009
65
TUTORIAL XFCE TERMINAL
Bekerja Lebih Lanjut dengan
Xfce Terminal
T
erminal Xfce menyediakan berbagai opsi yang memungkinkan kita bekerja
lebih cepat, dengan user interface yang lebih sesuai preferensi. Beberapa dari
opsi tersebut dapat diakses lewat opsi command line ataupun file konfigurasi.
Tidak semua pengaturan Xfce Terminal dapat dilakukan dari GUI.
Hampir setiap kali login, penulis
bekerja di x terminal emulator. Di
desktop Xfce yang penulis gunakan,
x terminal emulator default adalah
Xfce Terminal. Program yang satu
ini cukup cepat, ringkas dan fleksibel.
Apabila Anda termasuk user
yang senang mengutak-atik konfigurasi program, cobalah utak-atik
pada bagian konfigurasi Terminal.
Bisa Anda lihat bahwa sejumlah
pengaturan bisa dilakukan dengan
mengakses menu Edit -> Preferences.
Dengan sedikit utak-atik di sana,
terminal Anda bisa tampil benarbenar berbeda. Mulai dari yang visual seperti warna background dan
beberapa aspek GUI, sampai yang
advanced seperti karakter yang
dikirimkan ketika user menekan
backspace atau del.
Tetapi, pada dialog preferences
tersebut, setidaknya dalam versi
0.2.6, bisakah seorang user mengatur agar posisi tab tidak ditempatkan di atas, melainkan di sebelah
kiri? Atau, mengatur agar kursor
mouse otomatis hilang begitu kita
mengetik di terminal? Tidak bisa,
bukan?
Di tulisan ini, kita akan memba-
www.infolinux.web.id
has beberapa pengaturan tersembunyi Terminal, termasuk opsi command line yang bisa menjadikan kita
bekerja lebih cepat.
Sebagai catatan, distribusi Linux
yang digunakan dalam tulisan ini
adalah Singkong Linux 1.0, dengan
Xfce default versi 4.4.1. Beberapa
dari apa yang kita bahas mungkin
berbeda atau tidak dapat diterapkan pada Xfce yang datang bersama distribusi Linux yang Anda
gunakan.
Posisi tab di kiri
Untuk mengatur posisi tab di kiri,
lakukanlah langkah-langkah berikut:
Edit atau buatlah file ~/.config/
Terminal/terminalrc. Apabila direktori atau file ini belum ada,
buatlah. Contoh:
$ mkdir ~/.config/Terminal
$ touch ~/.config/Terminal/
terminalrc
Tambahkan
baris
berikut
(MiscTabPosition=GTK_POS_
Posisi tab di kiri.
INFOLINUX 01/2009
67
TUTORIAL XFCE TERMINAL
rasakan perbedaannya.
Kedipkan kursor
Suka sesuatu yang berkedip-kedip,
termasuk kursor di terminal? Bisa
saja. Lakukanlah langkah-langkah
berikut ini:
Edit atau buatlah file ~/.config/
Terminal/terminalrc. Apabila direktori atau file ini belum tersedia, buatlah. Contohnya seperti
berikut ini:
$ mkdir ~/.config/Terminal
$ touch ~/.config/Terminal/
terminalrc
Kemudian tambahkan baris berikut ini (MiscCursorBlinks=TRUE)
pada section [Configuration].
Apabila section ini belum tersedia, Anda bisa menambahkannya
seperti berikut ini:
echo -e “[Configuration]\
nMiscCursorBlinks=TRUE” >>
~/.config/Terminal/terminalrc
Setelah melakukan langkah kesatu dan kedua, tunggulah sebentar
atau bukalah terminal baru. Dan
kursor Anda kini berkedip. Menarik, bukan?
Dialog preferences, tidak cukup mengatur semua.
LEFT) pada section [Configuration]. Apabila section ini belum
ada, Anda bisa menambahkannya:
echo -e “[Configuration]\
nMiscTabPosition=GTK_POS_LEFT” >>
~/.config/Terminal/terminalrc
Bukalah terminal baru dan tambahkan beberapa tab. Kemudian, tab akan muncul di sebelah
kiri.
Contoh file konfigurasi penulis
adalah:
$ cat ~/.config/Terminal/
terminalrc
[Configuration]
MiscTabPosition=GTK_POS_LEFT
Untuk posisi kanan, atas, dan
bawah, gunakanlah masing-masing
nilai GTK_POS_RIGHT, GTK_POS_
TOP dan GTK_POS_BOTTOM.
dengan kehadiran kursor mouse
ketika kita sedang mengetik di terminal? Anda dapet menghilangkan
saja dengan langkah-langkah seperti berikut ini:
Edit atau buatlah file ~/.config/
Terminal/terminalrc. Apabila direktori atau file ini belum ada,
buatlah. Contohnya seperti berikut ini:
Apakah Anda merasa terganggu
68
01/2009 INFOLINUX
Apakah Anda ingin menjalankan
perintah tertentu ketika terminal
dijalankan? Bisa saja. Cukup berikan opsi –execute. Contohnya seperti
berikut ini:
$ terminal --execute mc
atau
terminal --execute lynx http://
localhost/
$ mkdir ~/.config/Terminal
$ touch ~/.config/Terminal/
terminalrc
Setelah langkah kesatu Anda
lakukan, tambahkan baris berikut (MiscMouseAutohide=TRUE)
pada section [Configuration].
Apabila section ini belum tersedia, Anda bisa menambahkannya
seperti ini:
echo -e “[Configuration]\
nMiscMouseAutohide=TRUE” >>
~/.config/Terminal/terminalrc
Hilangkan kursor yang mengganggu!
Jalankan perintah bersama terminal
Setelah langkah kedua dilakukan, bukalah terminal baru dan
Buka beberapa tab sekaligus
Apakah ingin membuka empat tab
sekaligus? Mudah saja. Cukup berikan opsi --tab 3 kali. Contohnya
seperti berikut ini:
$ terminal --tab --tab
--tab
Benar-benar seru, bukan? Bacalah manual terminal dan Anda
akan mendapatkan pengaturan menarik lainnya.
Sampai di sini dulu pembahasan
kita. Selamat mencoba!
Noprianto [noprianto@infolinux.co.id]
www.infolinux.web.id
TUTORIAL BC
Lebih Akrab dengan GNU bc
K
etika Anda bekerja di text terminal dan membutuhkan perhitungan
matematika yang cukup merepotkan apabila dikerjakan manual, ada
kemungkinan Anda akan menggunakan bc. Cukup banyak pengguna yang
menggunakan bc sebagai kalkulator. Namun, bc rupanya bukan kalkulator
biasa. Di halaman manual, bc disebutkan sebagai calculator language.
Apa pula yang dimaksud dengan calculator language? Memangnya, selain menghitung, apa saja yang bisa
dilakukan oleh bc? Semula, penulis
juga mengganggap bc hanya sekadar
kalkulator biasa, bahkan terkadang
memandang sebelah mata. Terutama ketika dalam beberapa percobaan, bc tidak bisa menghitung tepat
perhitungan semacam 2/5. Selalu
mengembalikan nilai 0. Padahal, harusnya 0.4, bukan?
Apakah benar bc tidak mampu
menghitung sekadar 2/5? Rupanya
penulis yang salah. Ini membuktikan
bahwa pepatah tidak kenal, maka tidak sayang rupanya bisa diterapkan
di sini.
Sebenarnya,
membuktikan
juga kalau malas bertanya (membaca manual), maka akan tersesat.
Setelah penulis berusaha membaca
dan melakukan pendekatan dengan
bc, untuk memahami lebih lanjut
program ini, penulis mendapatkan
cukup banyak hal yang mencengangkan. Jangankan 2/5, menulis program web/CGI sederhana saja bisa
dilakukan dengan bc. Sebuah kalkulator. Mantap, bukan?
Di tulisan ini, kita akan membahas berbagai hal yang mungkin
cukup menarik ketika kita bekerja
70
01/2009 INFOLINUX
dengan bc. Sebelum melanjutkan,
pastikanlah bc telah terinstal di
sistem Anda. Apabila Anda menggunakan distribusi Linux general
purpose dan tidak pilih-pilih paket
yang ingin diinstal, maka besar kemungkinan, bc sudah duduk manis
di /usr/bin/bc.
Masuklah ke bagian text terminal. Di Singkong Linux 1.0, berikut ini adalah apa saja yang akan
tampil ketika Anda menjalankan bc
tersebut:
$ bc
bc 1.06.95
Copyright 1991-1994, 1997, 1998,
2000, 2004, 2006 Free Software
Foundation, Inc.
This is free software with
ABSOLUTELY NO WARRANTY.
For details type `warranty’.
Sebagai catatan, rujuklah juga
ke manual bc. Di dalam tulisan ini,
kita akan membahas beberapa hal
yang mungkin akan Anda temukan
ketika menggunakan bc, namun
tulisan ini tidak berfungsi sebagai
referensi.
kan kalkulator untuk perhitungan
tertentu yang jelasnya tidak selesai
apabila hanya menggunakan bantuan jari tangan dan kaki. Tidak ada
xcalc, tidak ada kalkulator lain yang
penulis kenal, tidak ada python. Kemampuan menghitung shell juga tidak bisa diharapkan. Untungnya,
setelah cek binary yang terinstal, rupanya ada bc.
Penulis
sebelumnya
jarang
menggunakan bc. Dengan penuh
harapan, penulis mulai menuliskan
ekspresi pertama: 2/5. Hasilnya 0.
Tentu saja, penulis cukup bingung.
Bahkan kalkulator dari zaman DOS
bisa menghitung dengan tepat.
Masa produk yang dibuat selama
lebih dari 10 tahun oleh FSF tidak
bisa?
Beberapa lama setelahnya, penulis baru mengetahui kalau kita bisa
menjalankan bc dengan argumen -l.
Dengan menggunakan -l, bc akan
mempergunakan rutin matematika.
Berikut ini contoh bc tanpa penggunaan -l:
$ bc
bc 1.06.95
Copyright 1991-1994, 1997, 1998,
Pembagian akurat
Pada suatu ketika, penulis bekerja
di sistem minimal dan membutuh-
2000, 2004, 2006 Free Software
Foundation, Inc.
This is free software with
www.infolinux.web.id
TUTORIAL BC
ABSOLUTELY NO WARRANTY.
For details type `warranty’.
2/5 000111
0
Berikut ini contoh bc dengan
penggunaan -l:
$ bc -l
bc 1.06.95
Copyright 1991-1994, 1997, 1998,
2000, 2004, 2006 Free Software
Foundation, Inc.
This is free software with
Gunakan variabel!
Tidak banyak kalkulator biasa yang
mengijinkan pengguna untuk menggunakan variabel. Dengan bc, kita
bisa menggunakan variabel seperti
halnya melakukan pemrograman.
Di contoh berikut, kita akan menyimpan hasil perhitungan tertentu
ke variabel a, kemudian menggunakan kembali variabel a tersebut beberapa saat setelahnya. Rumus yang
digunakan tentu saja tidak punya kegunaan khusus.
ABSOLUTELY NO WARRANTY.
$ bc -lq
For details type `warranty’.
a=(22/7)*(4^21)+31312312
2/5000111
9+10
.00000039999112019713
19
20-0
Canggih, bukan?
20
20-a
Agar bc tidak terlalu ribut
Memangnya bc ribut? Ya, kalau
ribut yang dimaksud adalah menampilkan versi, copyright, warranty, dan sebagainya pada saat
startup. Agar bc dapat dijalankan
dengan tidak menampilkan semua
hal tersebut, gunakanlah argumen
-q. Contoh:
$ bc -ql
1/2345678901234567890
.00000000000000000042
Perhitungan tingkat tinggi dari shell
script
Kalau Anda bekerja dengan shell
script dan membutuhkan perhitungan tertentu yang rumit dan tidak
bisa diselesaikan dengan kemampuan shell, bc bisa sangat membantu. Hal ini disebabkan karena
bc dapat membaca dari standard
input.
Berikut ini adalah sebuah contoh
sederhana:
$ HASIL=`echo “1/23456+s(20)” | bc
-lq`
$ echo $HASIL
.91298788374263447565
Catatan: fungsi s(x) digunakan
untuk menghitung sinus x, dimana
x dalam radian. Fungsi ini tersedia
ketika bc dijalankan dengan argumen -l.
www.infolinux.web.id
10+9=23 bisa berarti benar, kalau
kita menggunakan basis bilangan
yang berbeda-beda, antara basis input dan basis output.
Pada kasus 1+2=11, input menggunakan basis 10. Sementara, output, menggunakan basis 2. Jadi, di
dunia basis 10, 1+2=3, nilai 3 ini
diubah secara otomatis ke biner,
sehingga sama dengan 11. Sementara, pada kasus 10+9, input menggunakan basis 10 dan output menggunakan basis 8. Jadi, hasil 19 di
dunia basis 10 diubah ke basis 8
menjadi 23.
Seru, bukan? Anda bisa melakukannya dengan bc, dengan mengubah ibase (basis input) dan obase
(basis output). Seperti contoh di
bawah ini:
-13822463204333.14285713029129568
$ bc -q
256
1+2
3
Nilai yang terakhir dicetak
Bc setidaknya tidak pelupa. Ketika
Anda bekerja dengan berbagai perhitungan dan membutuhkan nilai
yang terakhir dicetak dan menyimpannya sebagai sebuah variabel
(terkadang, Anda membutuhkannya), maka Anda bisa mempergunakan variabel last.
Contoh:
ibase=10
obase=2
1+2
11
$ bc -q
10+9
19
ibase=10
obase=8
$ bc -lq
10+9
1/2
23
.50000000000000000000
2/3
.66666666666666666666
(3131312*312321+1321)/31231321321
31.31390076075353507455
terakhir=last
terakhir
31.31390076075353507455
Benar atau salah: 1+2=11 dan
10+9=23
Apa pula maksudnya ini? Nilai
1+2 kan harusnya 3. Sementara,
10+9 harusnya 19. Jadi, salah. Case
closed.
Atau, jangan-jangan ini rayuan,
seperti ketika dua orang yang kasmaran menjawab 1+1=1 karena aku
dan kamu adalah satu?
Bukan. Perhitungan 1+2=11 dan
Jumlah digit hasil perhitungan
Apakah Anda ingin mengetahui
berapa digit hasil perhitungan?
Anda tidak perlu menghitungnya
dengan jari Anda. Cukup gunakan
fungsi length. Berikut ini adalah
ilustrasinya (data sepenuhnya fiktif).
$ bc -ql
pokok=9000000
tunjangan_1=9876500
tunjangan_2=897500
lain_lain=9087500
gaji=pokok+tunjangan_1+tunjangan_
2+lain_lain
length(gaji)
8
gaji
28861500
INFOLINUX 01/2009
71
TUTORIAL BC
Akar kuadrat
Berapakah akar kuadrat dari
1.23456789? Gunakan fungsi sqrt()
untuk membantu Anda. Jangan
lupa gunakan -l untuk hasil yang
akurat.
t
define kuadrat (x)
321
{
if (t==x) { print “Anda beruntung.”
} else { print “Anda belum
beruntung.”}
Anda belum beruntung.
$ bc -ql
sqrt(1.23456789)
1.11111110605555554405
Perulangan
Kalkulator juga bisa melakukan
perulangan? Ya, bc menyediakan
fitur ini. Luar biasa, bukan? Bc
benar-benar calculator language
yang canggih. Sebagai catatan, bacalah manual bc untuk referensi
sintaks.
Di contoh berikut ini, kita akan
menggunakan for. Bc juga bisa menerima while.
$ bc -q
for (i=0; i<5; i++)
{
for (j=0; j<i; j++)
{
print “*”
}
print “\n”
}
return x*x;
}
kuadrat (10)
100
Batasan bc
Ingin mengetahui batasan-batasan
bc? Gunakankan perintah limits.
Contoh:
kuadrat (32131)
1032401161
Sebagai catatan, bacalah manual
bc untuk referensi sintaks.
$ bc -ql
limits
BC_BASE_MAX
= 2147483647
BC_DIM_MAX
= 16777215
BC_SCALE_MAX
= 2147483647
BC_STRING_MAX
= 2147483647
MAX Exponent
= 2147483647
Number of vars
= 32767
Membangun fungsi
Dengan bc, Anda bahkan bisa membangun fungsi, sehingga bisa digunakan kembali apabila diperlukan.
Seru, bukan? Berikut ini, kita akan
membuat sebuah fungsi yang akan
mencetak segitiga dengan tinggi yang
bisa dikonfigurasi.
Scripting
Ingin menulis program menggunakan bc? Bisa saja. Berikut ini adalah
aturannya:
1. Gunakan !#/usr/bin/bc -iq di baris
pertama script Anda. Tambahkan
-l apabila diperlukan.
2. Di akhir script, jangan lupa berikan perintah quit untuk keluar
dari bc
3. Berikan hak akses executable untuk script
Contoh script a.exe:
$ bc -q
$ cat a.exe
define void cetak_segitiga (tinggi)
#!/usr/bin/bc -iql
{
*
for (i=1; i<=tinggi; i++)
print “Masukkan sebuah bilangan: “
**
{
bil=read()
***
for (j=1; j<=i; j++)
print “Anda memasukkan:
****
{
“\n”
print “*”
Nah, kalkulator mana yang memungkinkan Anda membuat gambar
segitiga seperti ini?
“ , bil ,
quit
}
print “\n”
Berikan hak akses executable:
$ chmod +x a.exe
}
}
Seleksi dengan if
Sama seperti halnya perulangan, bc
juga mendukung seleksi. Sebagai
catatan, bacalah manual bc untuk
referensi sintaks.
Berikut ini merupakan contoh
permainan tebakan yang sederhana:
cetak_segitiga (4)
$ ./a.exe
**
Masukkan sebuah bilangan: 123
***
Anda memasukkan:
print “Tebak sebuah bilangan.
Hadiahnya sebuah rumah. x=? “;
t=read()
Tebak sebuah bilangan. Hadiahnya
sebuah rumah. x=? 321
72
01/2009 INFOLINUX
123
****
cetak_segitiga (2)
*
**
$ bc -q
x=123
Jalankan a.exe:
*
Contoh lain, kita akan membangun fungsi yang mengembalikan nilai tertentu (non-void), yang berbeda
dengan fungsi segitiga sebelumnya
(void).
$ bc -q
Dengan prinsip serupa, tentunya
kita bisa pula menulis program CGI
sederhana. Dengan sebuah kalkulator.
Apa yang kita bahas di sini hanyalah sebagian kecil dari kemampuan
bc. Bacalah manual bc untuk informasi selengkapnya. Sampai di sini
dulu pembahasan kita.
Noprianto [noprianto@infolinux.co.id]
www.infolinux.web.id
IKLAN
PASS FM
(materi FILM)
WORKSHOP PROGRAMMING
Menghasilkan Bilangan Acak yang Unik
Ada kalanya, kita butuh menghasilkan sejumlah bilangan
acak yang unik. Di workshop ini, kita akan membahas cara
mudah untuk mendapatkan sejumlah bilangan acak unik
tersebut, mulai angka minimal sampai maksimal tertentu.
$max = $_POST[“max”];
$rcount = $_POST[“count”];
$random_arr = array();
while (true)
Script akan kita berinama acakunik.php. Terdapat
penggunaan HTML form dan processor-nya, namun
kita simpan dalam satu file PHP agar lebih sederhana.
1
{
$num = rand($min, $max);
if (in_array($num, $random_arr))
{
continue;
}
else
{
$random_arr[] = $num;
}
if (count($random_arr) == $rcount) break;
}
Bilangan acak yang dihasilkan.
echo “<pre>”;
print_r ($random_arr);
Pada saat program dijalankan, pembuatan form/pemrosesan form akan dilakukan. Pada tahapan pembuatan
form, kita menyediakan tiga field: min, max, dan count,
yang masing-masing mewakili angka minimal, maksimal
dan jumlah bilangan acak yang akan dihasilkan. Pada
tahap pemrosesan form, bilangan acak sejumlah count,
dengan batas bawah min dan batas atas max, akan dihasilkan dan ditampilkan.
2
3
Untuk mempermudah pemahaman, ketik source code
berikut ini dan simpan dengan nama acakunik.php.
<?
//dapatkan input dan proses
//atau
//buat form input
//
echo “<html><head><title>acak unik</title></
head><body>”;
if (!$_POST)
echo “</body></html>”;
?>
Apabila $_POST tidak tersedia, maka kita akan membuat form. Dan apabila tersedia, kita memproses
form.
4
Untuk menghasilkan sejumlah bilangan unik:
Buat sebuah array kosong, yang akan menampung
sejumlah bilangan acak yang diinginkan.
5
$random_arr = array();
Ulanglah terus menerus sampai jumlah elemen
dalam array sama dengan jumlah bilangan acak
yang kita inginkan.
Di dalam perulangan tersebut, kita hasilkan bilangan acak antara min dan max dengan:
$num = rand($min, $max);
{
echo “
<form action=’acakunik.php’ method=’post’>
minimal <input type=’text’ name=’min’ size=’4’>
maksimal <input type=’text’ name=’max’ size=’4’>
sejumlah <input type=’text’ name=’count’ size=’4’>
<input type=’submit’ value=’generate’>
</form>
“;
Bilangan acak yang dihasilkan kemudian dicek,
apakah sudah ada di dalam array $random_arr.
Apabila sudah, perulangan kita teruskan dan bilangan yang dihasilkan tadi, kita abaikan. Apabila
belum, kita masukkan ke array.
Tidak lupa kita cek jumlah elemen dalam array.
Terakhir, setelah semua bilangan acak unik kita
dapatkan, isi array $random_arr kita tampilkan:
}
echo “<pre>”;
else
print_r ($random_arr);
{
echo “</pre>”;
$min = $_POST[“min”];
74
echo “</pre>”;
}
01/2009 INFOLINUX
Noprianto [noprianto@infolinux.co.id]
www.infolinux.web.id
WORKSHOP PROGRAMMING
Menampilkan Tips of the Day
Tips of the day terkadang cukup berguna untuk user
yang baru berkenalan dengan aplikasi yang Anda buat.
Di workshop ini, kita akan menampilkan tips sederhana,
dengan database dibaca dari file teks.
$id = 0;
}
//3. Tampilkan lengkap dengan hyperlink navigasi.
//
Script akan kita berinama tipsoftheday.php. Tidak ada
HTML form yang terlibat. Walau demikian, program
dapat menerima argumen id, di mana id adalah index
baris dalam database tips (yang telah kita baca), dimulai
dari 0.
1
echo “<html><head><title>Tips of the Day</title></
head><body>”;
echo “<div style=’border: solid 1px black; padding:
20px;’>”;
echo “<img src=’./grin.png’>”;
echo $data_arr[$id];
echo “</div>”;
echo “<div style=’text-align: right; padding: 20px;’>”;
if ($id > 0)
Tips of the Day.
{
Contoh database tips, tipsoftheday.txt, di mana setiap
tips dituliskan per baris:
2
$prev_id = $id - 1;
echo “<a href=’tipsoftheday.php?id=$prev_id’><<
bangun tidur harus segera mandi
prev</a>”;
jangan lupa menggosok gigi
}
kalau ada waktu, belajar Linux
echo “&nbsp;&nbsp;”;
jangan lupakan istirahat
if ($id < $data_count-1)
{
Berikut ini source code tipsoftheday.php. Sebuah gambar grin.png disiapkan sebagai lambang tips.
3
$next_id = $id + 1;
echo “<a href=’tipsoftheday.php?id=$next_id’>next
<?
>></a>”;
//1. Setup dan baca database.
}
//
echo “</div>”;
$data_file = “./tipsoftheday.txt”;
$data_arr = array();
echo “</body></html>”;
$f = fopen($data_file, “r”);
?>
if ($f)
{
while (!feof($f))
{
$line = trim(fgets($f));
if ($line)
{
$data_arr[] = $line;
}
}
fclose($f);
}
$data_count = count($data_arr);
//2. Dapatkan $_REQUEST[“id”]sebagai ID tips aktif.
//
$id = (int) $_REQUEST[“id”];
if ($id < 0 || $id > $data_count-1)
{
www.infolinux.web.id
4
Program dibagi dalam tiga langkah besar:
Baca database tips tipsoftheday.txt, dan simpan
semua isinya ke dalam array $data_arr, baris per
baris. Kita buka filenya dengan fopen(), baca terus
selama belum mencapai end of file, dan untuk setiap
baris yang didapatkan dengan fgets(), kita trim() dan
apabila tips yang dibaca tersebut tidak kosong, kita
tambahkan ke array. Terakhir, file terbuka kita tutup dengan fclose(). Dapatkan variabel $data_count,
yang merupakan jumlah elemen array $data_arr.
Dapatkan $_REQUEST[“id”] sebagai index tips.
Apabila id < 0 atau id > $data_count-1, kita anggap
id sebagai 0.
Tampilkan tips sesuai index-nya. Apabila id > 0,
barulah hyperlink <<prev kita tampilkan (dengan
id=id-1). Apabila id < $data_count-1, barulah hyperlink next>> kita tampilkan (dengan id=id+1).
Noprianto [noprianto@infolinux.co.id]
INFOLINUX 01/2009
75
WORKSHOP DISTRO
Teknik Berbagi File dengan NFS dan Samba
Kebutuhan berbagi file biasa dibutuhkan para pengguna komputer yang terdapat dalam satu jaringan. Pada
Ubuntu Intrepid, Anda dapat memilih satu dari dua cara
berbagi file berikut ini.
Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex) memiliki beberapa paket
yang dapat Anda gunakan untuk dapat saling berbagi file.
Beberapa paket aplikasi yang dapat digunakan untuk saling berbagi file, di antaranya:
NFS.
Samba.
Dari halaman Terminal, instalasikan paket NFS Server
dengan mengetikkan perintah berikut.
2
$ sudo apt-get install portmap nfs-kernel-server
Edit file /etc/exports dan tambahkan direktori yang
ingin di share. Dalam contoh kasus ini, folder yang
ingin di-share adalah /home/supriyanto/berbagi_file_2,
dan akan diakses ke alamat IP 192.168.1.0/24.
3
$ sudo vim /etc/exports
...
/home/supriyanto/berbagi_file_2
192.168.1.0/24(rw,no_
root_squash,async,no_subtree_check)
Hal yang perlu diperhatikan
Pastikan sistem Anda telah terhubung ke repository
Ubuntu 8.10 dengan baik. Jika PC Anda tidak terkoneksi ke Internet dan ingin menggunakan repository
yang terdapat pada DVD, Anda dapat menggunakan
DVD2-IL012009 sebagai DVD repository. Yang perlu
Anda lakukan hanyalah menjalankan perintah berikut
untuk melakukan proses indeks paket-paket yang terdapat dalam DVD2-IL012009 tersebut.
1
$ sudo su # cd /etc/samba
# cp smb.conf smb.conf_default
# apt-cdrom add
Pastikan kalau alamat IP PC yang memberikan share
folder dan alamat IP PC yang mengakses share folder
berada dalam satu alamat jaringan yang sama. Misal, PC
yang memberikan share folder dan PC yang mengakses
share folder, sama-sama berada dalam alamat jaringan
192.168.1.X.
2
Setelah mengonfigurasikan file /etc/exports, lakukan
proses export folder yang telah di-share dalam file /
etc/exports.
4
$ sudo exportfs -ra
Setiap melakukan perubahan file /etc/exports, restart
selalu service portmap dan NFS.
5
$ sudo /etc/init.d/portmap restart
$ sudo /etc/init.d/NFS restart
Setelah memenuhi persyaratan di atas, selanjutnya
Anda dapat memilih satu dari tiga teknik berbagi file
berikut.
6
Berbagi file menggunakan NFS
Konfigurasi NFS Client
Untuk pengguna jaringan yang seluruh PC-nya menggunakan desktop Linux/*Nix, berbagi file dengan menggunakan protocol NFS dapat menjadi pilihan yang utama.
Network File System (NFS) sendiri dikembangkan oleh
SUN pada tahun 1985, dan menjadi file system jaringan
pertama yang digunakan secara luas.
Setelah mengonfigurasikan NFS Server, berikut langkah
untuk mengonfigurasi NFS Client untuk mengakses folder yang dishare oleh NFS Server.
Dari Terminal, jalankan perintah berikut untuk menginstalasikan paket NFS client.
Konfigurasi NFS Server
2
3
Langkah untuk mengonfigurasi NFS server di Ubuntu
8.10 dapat dilakukan dengan cara berikut:
Jalankan aplikasi Terminal. Dari menu panel, pilih Applications | Accessories | Terminal.
1
76
01/2009 INFOLINUX
Proses konfigurasi NFS Server selesai. Lanjutkan ke
tahapan konfigurasi NFS Client.
1
$ sudo apt-get install portmap nfs-common
Restart service portmap dan nfs-common.
$ sudo /etc/init.d/portmap restart
$ sudo /etc/init.d/nfs-common restart
Buat sebuah direktori bernama /media/berbagi_file_2
yang nantinya akan digunakan sebagai hasil mount di-
3
www.infolinux.web.id
WORKSHOP DISTRO
rektori /home/supriyanto/berbagi_file_2.
Untuk langsung mengakses folder share /media/berbagi_file_2 yang terdapat pada PC 192.168.1.6, Anda
dapat menjalankan perintah berikut:
4
$ sudo mount 192.168.1.6:/home/supriyanto/berbagi_file_2
/media/berbagi_file_2/
Proses mount NFS berhasil. Lakukan pengujian dengan cara membaca dan menuliskan file ke direktori
/media/berbagi_file_2/.
5
Untuk dapat secara otomatis mengakses folder share
pada jaringan NFS, Anda dapat menambahkan baris
berikut pada file /etc/fstab.
6
...
192.168.1.6:/home/supriyanto/berbagi_file_2
berbagi_file_2/
nfs
rw,hard,intr
Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi paket
Samba selesai dilakukan. Tak berapa lama kemudian
akan tampil halaman konfirmasi untuk me-restart session
agar service Samba dapat segera aktif.
5
$ sudo mkdir -p /media/berbagi_file_2
/media/
Setelah masuk ke halaman desktop Ubuntu, ulangi
kembali langkah 1 hingga 3 untuk memberi option
“Share this folder” pada folder /home/supriyanto/berbagi_file.
6
Pada halaman File Manager
akan tertera tiga option untuk
berbagi folder, yakni:
Share this folder.
Allow other people to write
in this folder.
Guest access (for people
without a user account).
7
0 0
Terakhir mount partisi yang telah di-mount dengan
menggunakan perintah berikut:
7
$ sudo mount -a
Berbagi file menggunakan Samba
Samba adalah paket aplikasi yang terdapat pada sistem
berbasis *.nix, yang dapat digunakan untuk kebutuhan
berbagi printer dan file dengan menggunakan protocol
SMB (Server Message Block) yang digunakan Windows.
Berbagi file dengan menggunakan Samba di Ubuntu
8.10 dapat Anda lakukan dengan mudah. Untuk mempermudah penalaran cara berbagi file menggunakan Samba,
Anda dapat mengikuti penjelasan berikut.
Masuk ke Nautilus File Manager, dari menu panel pilih
Places | Home Folder. Dari halaman home folder di
Nautilus File Manager, buat sebuah folder dengan nama
berbagi_file. Sebagai contoh, path lengkap folder yang
akan di share adalah /home/supriyanto/berbagi_file.
1
Pada contoh ini, semua option tersebut di beri tanda
centang () agar folder yang di share dapat ditulis oleh
setiap user maupun untuk user yang tidak memiliki akun
user. Setelah selesai, klik Create Share.
8
Saat tampil halaman konfirmasi untuk memberikan
permission untuk folder berbagi_file agar dapat diakses oleh siapa saja, klik saja button “Add the permissions
automatically”.
9
Proses share folder berbagi_file selesai dilakukan.
Pada folder berbagi_file, terlihat tambahan icon
share pada folder tersebut, yang menandakan kalau folder berbagi_file merupakan folder yang di-share.
10
Test dari PC klien untuk mengakses folder berbagi_file tersebut. Misal IP PC yang memberi share folder adalah 192.168.0.140, maka Anda cukup mengetikan
“\\192.168.0.140” pada Windows Explorer di Windows,
atau “smb:\\192.168.0.140” pada Nautillus File Manager di
Linux.
11
Setelah folder berbagi_file yang akan di-share sudah
tercipta, klik kanan folder tersebut, lalu pilih menu
Sharing Option.
2
Selanjutnya akan tampil halaman File Manager. Untuk langsung men-share folder berbagi_file, beri tanda
centang pada option Share this folder. Jika paket aplikasi
Samba belum terinstal, maka akan tampil halaman konfirmasi yang menyuruh Anda untuk menginstalasikan
paket Samba server terlebih dahulu. Klik Install service
untuk menginstalasikan paket tersebut.
3
Untuk mengonfirmasi kembali kalau Anda ingin menginstalasikan paket Samba, klik Apply untuk langsung
memulai proses instalasi paket Samba.
4
www.infolinux.web.id
Supriyanto [supriyanto@infolinux.co.id]
INFOLINUX 01/2009
77
A
G
R
A
H
O
INF
ROUTER & BRIDGES
3COM 3C13701 3Com Router 5012 (1 wan port & 1 ethernet)
3COM 3C13751 3Com Router 5232(2 ethernet port, mem 256)
3COM 3C13755 3Com Router 5642 (4 module slot empty, mem 256)
3COM 3C13759 3Com Router 5682 (8 module slot empty, mem 256)
ALLIED TELESIS AT-AR410S VPN Router 1-port WAN, 4-port 10/100BaseT Switch LAN, 1-port PIC, 1-port Async console
ALLIED TELESIS AT-MC602 10 MBPs Extended Ethernet Operation over
phone-grade, twisted-pair, wiring (CAT1, 2, 3) at distances up to 1.2Km or
4,000 feet (Cable Not Included)
ASUS RX 3041 BroadBand Router, 4-port UTP, 10/100Mbps Switch LAN, 1-port WAN
CISCO RV042 VPN Router 4-port UTP, 10/100Mbps
CISCO RV082 VPN Router 2 port WAN 8 port RJ45, load balancing
COREGA BAR AA100V2 ADSL2/2+ Ethernet Router 1-Port UTP 10/100Base-T, 24Mbps
COREGA BARPS BroadBand Router, 4-Port UTP 10/100Mbps LAN, 1-Port WAN,
1-Port USB Printer Server, 99Mbps
D-LINK DI-604 Router 4port UTP 10/100 mbps
D-LINK DI-704P Express EtherNetwork 4 port UTP 10/100Mbps Auto-sensing, 1-port
UTP for ADSL and Cable Modem Connection, Broadband Router Plus Print Server
D-LINK DI-804HV/E 4-port UTP 10/100Mbps Auto-sensing, 1-port UTP for ADSL
and Cable Modem Connection
EDIMAX BR-6104K SOHO Broadband Router embeded with 4P 10/100M switch
EDIMAX BR-6204WG 4P 10/100M Switch 54M, 802.11g w/WDS, Bridge Mode
and AP Client
EDIMAX BR-6304WG 4P 10/100M Switch 54M, 802.11g w/WDS, Bridge
Mode and AP Client
EDIMAX BR-6624 Multi-Homing Broadband Router 2*WAN, 4*LAN
LINKSYS BEFSR41 BroadBand Router, 4-port UTP, 10/100Mbps Switch LAN,
1-port WAN, 10Mbps DSL/Cable
LINKSYS BEFSX41 EtherFast Cable DSL Firewall router w/ 4-port switch/VPN Endpoint
LINKSYS RVL200 VPN Router 4-Port SSL/IPSec
SENAO ESR-1220 Wireless SOHO Router/WDS 802.11b/g
SMC 7004ABR Barricade Broadband Router w/ 4 port 10/100 Switch and Print Server
TRENDNET TW100-BRM504 ADSL Modem + Firewall Router /w 4-port Switch
TRENDNET TW100-BRV204 DSL/Cable Broadband VPN Firewall Router /w 4-port Switch
TRENDNET TW100-BRV304 DSL/Cable Broadband advanced VPN Firewall Router
/w 4-port Switch
TRENDNET TW100-BRV324 Dual Wan Advanced VPN Firewall Router /w 4-port Switch
TRENDNET TW100-S4W1CA10/100Mbps DSL/Cable Broadband Router /w 4-port Switch
TRENDNET TWG-BRF114 Broadband Gigabit Firewall Router /w 4-port Switch
VIGOR 3300V 4-port 10/100 Base-TX Ethernet
US$
US$
US$
US$
846
2.540
3.210
5.220
US$
1.050
US$
US$
US$
US$
US$
350
41
180
369
38
US$
US$
66
45
US$
51
US$
US$
85
40
US$
55
US$
US$
71
184
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
44
79
195
56
83
78
84
US$
US$
US$
US$
US$
176
299
36
144
660
KVM SWITCH
ALTUSEN CC1000-1AX (1 user) Control Center over the NET
( 1 Users + 1 Super Admin Access)
ALTUSEN CC1000-AX (5 users) Control Center over the NET ( 5 Users + 1 Admin)
ALTUSEN CC1000-TAX (10 users) Control Center over the NET ( 10 Users + 1 Admin)
ALTUSEN KE0220 Virtual VNC Console
ALTUSEN KH0116 1 Console(PS/2), 16 Server (PS/2), Built-in KVM
Extender(local). Use KA-9250(remote). Incl. of cables (2 x 1.8m PS/2)
ALTUSEN KH1508-AX-G 8-port Cat 5 KVM. PS/2 Console
(Multi-Platform USB & PS/2 servers).
ALTUSEN KH1508i 8-port Cat 5 KVM over IP. PS/2 Console
(Multi-Platform USB & PS/2 servers)
ALTUSEN KH1516-AX-G 16-port Cat 5 KVM. PS/2 Console
(Multi-Platform USB & PS/2 servers).
ALTUSEN KH1516i 16-port Cat 5 KVM over IP. PS/2 Console
(Multi-Platform USB & PS/2 servers)
ALTUSEN KH98 8-Port Health Manager KVM Switch (IPMI KVM)
ALTUSEN KL1100M-AX-AE 17” LCD KVM console with extra local PS/2-USB Console
ALTUSEN KL1116M-AAX-AG 17” 16 port LCD KVM Switch
ALTUSEN KL1508M-AX-AE 17” Multiplatform 8 Port LCD KVM. Dual Rail/Console.
Cat 5 extension to 40 M. Daisychainable w/ KH1516
ALTUSEN KL1508N-AX-AE 19” Multiplatform 8 Port LCD KVM. Dual Rail/Console.
Cat 5 extension to 40 M. Daisychainable w/ KH1516
78
01/2009 INFOLINUX
US$
US$
US$
US$
460
1.850
3.340
483
US$
834
US$
460
US$
949
US$
708
US$
US$
US$
US$
1.130
483
1.670
2.650
US$
2.110
US$
2.280
ALTUSEN KL1516M-AX-AE 17” Multiplatform 16 Port LCD KVM. Dual Rail/Console.
Cat 5 extension to 40 M. Daisychainable w/ KH1516
ALTUSEN KL1516N-AX-AE 19” Multiplatform 16 Port LCD KVM. Dual Rail/Console.
Cat 5 extension to 40 M. Daisychainable w/ KH1516
ALTUSEN KL3116M-AAX-AG 17” Dual Interface 16 Port LCD KVM.
ALTUSEN KL9108M-AX-AG 17” Dual Interface over IP 8-Port LCD KVM.
ALTUSEN KL9116M-AX-AG 17” Dual Interface over IP 16 Port LCD KVM.
ALTUSEN KM0216 MATRIX Cat 5 KVM Switch. 2 Consoles, 16 Servers. Multi-Platform.
ALTUSEN KM0432 MATRIX Cat 5 KVM Switch. 4 Consoles, 32 Servers. Multi-Platform.
ALTUSEN KM0832 MATRIX Cat 5 KVM Switch. 8 Consoles, 32 Servers.
Multi-Platform. [Graphic OSD]
ALTUSEN KN2108 8 port Cat. 5 KVM OVER IP [2 Remote / 1 local].
ALTUSEN KN2116 16 port Cat. 5 KVM OVER IP [2 Remote / 1 local]
ALTUSEN KN9108 8 port KVM OVER IP. Incl. of cables (2 x 1.8m PS/2)
ALTUSEN KN9116 16 Port KVM Over IP. Incl. of cables (2 x 1.8m PS/2)
ATEN CL1200LA-AAT-G 15” LCD Console Module w/ Extra Local Console
ATEN CL1200MA-AAT-G 17” LCD Console Module w/ Extra Local Console
ATEN CL1208LA-AAT-G 15” 8-Port LCD KVM wwith Extra Local Console
ATEN CL1208MA-AAT-G 17” 8-Port LCD KVM with Extra Local Console
ATEN CL1216MA-AAT-G 17” 16-Port LCD KVM w/ Extra Local Console.
Incl. of cables (2 x 1.8m PS/2)
ATEN CL1758LA-AAT-G 15” 8-Port LCD KVM w/ Extra Local Console and
Sun support. Incl. of cables (1 x 1.8m PS/2 + 1 x 1.8m USB)
ATEN CL1758MA-AAT-G 17” 8-Port LCD KVM w/ Extra Local Console and
Sun support. Incl. of cables (1 x 1.8m PS/2 + 1 x 1.8m USB)
ATEN CS1208A 1 Console(PS/2), 8 Server(PS/2); w/ Firmware Upgrade;
OSD. Incl. of cables (2 x 1.8m PS/2)
ATEN CS1216A 1 Console(PS/2), 16 Server(PS/2); w/ Firmware Upgrade;
OSD. Incl. of cables (2 x 1.8m PS/2)
ATEN CS1708 1 Console(USB), 8 Server(USB). Multi-Platform. OSD. Incl.
of cables (2 x 1.8m USB)
ATEN CS1732AC 1 Console(USB), 2 PCSs(USB), 2 Peripheral(USB) w/
Audio; cable included
ATEN CS1734AC 1 Console(USB), 4 PCSs(USB), 2 Peripheral(USB) w/
Audio; cable included
ATEN CS1744C 4-port Dual-View KVM Switch; cables included
ATEN CS1754 1 Console(USB), 4 PCs(USB) w/ Audio. Multi-Platform; OSD
ATEN CS1758 1 Console(USB), 8 PCs(USB) w/ Audio. Multi-Platform; OSD
ATEN CS1762C 2 port DVI KVM Switch (USB interface); cables included
ATEN CS1764C 4 port DVI KVM Switch (USB interface); cables included
ATEN CS1774C 4 Port USB KVME Switch with 5 Port(RJ45) 10/100Mpbs
Ethernet port / 2 Port USB2.0 Hub built in; cables included
ATEN CS228-AAT-G 2 Consoles(PS/2), 8 Server(PS/2) w/ Audio.
Support AT&Serial. Cable 2L-170P
ATEN CS428-BAT-G 4 Consoles(PS/2), 8 Server(PS/2) w/ Audio.
Support AT&Serial. Cable 2L-170P
ATEN CS62AZ 1 Console(PS/2), 2 PCs(PS/2) with Audio; built-in cable
ATEN CS64AZ 1 Console (PS/2), 4 PCs (PS/2) with audio, Built-in Cable 1.2 metre
ATEN CS74EC 1 Console (PS/2), 4 PCs (PS/2), cable included
ATEN CS78 1 Console(PS/2), 8 Server(PS/2); support AT&Serial; No OSD/No Cascade
ATEN CS88AQ9 1 Console(PS/2), 8 Server(PS/2), better VGA; OSD
ATEN CS9134 1 console (PS/2), 4 server (PS/2), support AT & serial OSD
D-LINK DKVM-16/E 16-port PC (PS/2 Keyboard, SVGA Video, PS/2 Mouse) KVM
Switch, Stackable up to 8 units, Manual + 2 Set PS/2 Keyboard, PS/2 Mouse,
SVGA Video (KVM) 1.8-meter (6-feet) Cable + 1 set Daisy-chain Cable +
Power Supply included
D-LINK DKVM-4K/E 4-port PC (PS/2 Keyboard, SVGA Video, PS/2 Mouse)
KVM Switch, Manual + 2 Set PS/2 Keyboard, PS/2 Mouse, SVGA Video (KVM)
1.8-meter (6-feet) Cable + Power Supply included
D-LINK DKVM-8E 8-port PC (PS/2 Keyboard, SVGA Video, PS/2 Mouse)
KVM Switch, Stackable up to 8 units, Manual + 2 Set PS/2 Keyboard,
PS/2 Mouse, SVGA Video (KVM) 1.8-meter (6-feet) Cable + 1 set Daisy-chain
Cable + Power Supply included
D-LINK KVM-121/E 2-port video, PS/2 keyboard, PS/2 mouse KVM switch,
cables included
US$
2.290
US$
US$
US$
US$
US$
US$
2.460
3.050
3.030
3.400
2.180
3.280
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
5.060
2.530
2.970
1.540
1.960
1.300
1.470
1.620
1.960
US$
2.210
US$
2.010
US$
2.190
US$
512
US$
621
US$
633
US$
149
US$
US$
US$
US$
US$
US$
193
285
357
455
258
351
US$
273
US$
575
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
874
39
78
114
242
340
219
US$
523
US$
64
US$
280
US$
40
www.infolinux.web.id
INFO HARGA
WIRELESS LAN
3COM 3CRDAG675B 3Com 11a/b/g Wireless PCI Adapter 54 Mbps
3COM 3CRGPOE10075 OC Wireless 108Mbps 11g PoE Access Point
3COM 3CRPAG175B 11a/b/g Wireless PC Card/PCMCIA with XJACK Antenna
3COM 3CRUSB10075 OfficeConnect Wireless 54Mbps 11g Compact USB Adapter
3COM 3CRUSB20075 OfficeConnect Wireless 11g USB Adapter 108 Mbps
3COM 3CRWDR200A-75 OfficeConnect ADSL Wireless 108Mbps 11g Firewall Router
3COM 3CRWE776075 Wireless 7760 11a/b/g PoE Access Point
3COM 3CRWE876075A 3Com AP8760 802.11a/b/g Access Point
3COM 3CRWEASYA73 3Com Outdoor 11a Building-to-Building Bridge and
11bg Access Point
ALLIED TELESIS AT-WA1104G 802.11B/G Wireless Access Point Router
4 port 10/100TX Switch and 1 x 10/100TX WAN Port
ALLIED TELESIS AT-WA3404 11 Mbps SOHO Access Point with 4 10/100TX
ASUS AX-112 802.11g, Analog (cord/cordless) VoIP Phone Adapter,
SIP Protocol, Caller ID, 3 Way Conference
ASUS RT-N11 N-Draft Router
ASUS WL-167G V2 WLAN Adapter
ASUS WL-169gE USB Adapter
ASUS WL-320gE Wireless Access Point 125 Mbps Encore Tech
ASUS WL-320GP Access Point
ASUS WL-330g Pocket Wireless Access Point + Ethernet adapter
ASUS WL-330gE Access Point
ASUS WL-500W N-Draft Router, Multi Functional 802.11n wireless router
ASUS WL-520GC Router Access Point
ASUS WL-700GE BroadRange Wireless Router, 802.11g, 160GB,
4-Port 10/100BaseT LAN, 1-Port WAN
BELKIN F5D7000ak Wireless Desktop Network Card, 54Mbps, 802.11g
BELKIN F5D7230-4 Wireless DSL/Cable Gateway Router, 54Mbps, 802.11g
BELKIN F5D7632uk4A Wireless DSL/Router, 54Mbps, 802.11g
BELKIN F5D9010ak Wireless G+ MiMo Notebook Network Card
BELKIN F5D9050ak Wireless G+ MiMo USB Adapter
BELKIN F5D9630uk4A Wireless G+ MiMo ADSL Modem Router
BELKIN N1 802.11b/g/n Wirelss Router
BELKIN N1 Vision 802.11b/g/n Wirelss Router
BELKIN N1 Wireless ExpressCard 802.11b/g/n Wireless ExpressCard
BELKIN N1 Wireless Notebook Card 802.11b/g/n Wirelss Notebook Card
BELKIN N1 Wireless USB Adapter 802.11b/g/n Wireless USB Adapter
D-LINK ANT24-1201 12 dBi gain, Yagi Antenna, 30cm Pigtail Cable
with N Jack Connector
D-LINK DAP-1353/E 54Mbps Wireless LAN Access Point with 3 Removable Antenna
D-LINK DAP-3220/E Wireless 108G exterior Access Point
D-LINK DI-624/E Wireless Router 802.11g, 108Mbps, 4-port Switch
D-LINK DIR-300/E 54mbps IEEE 802.11g wireless Broadband residential
gateway with 4-port switch
D-LINK DIR-615/E 300/54Mbps Wireless LAN ROuter + Access Point
D-LINK DIR-635/E Wireless LAN Router + Access Point,
built in 3 antena and 3 detachable antena
D-LINK DIR-655/E 54Mbps (802.11g) Gigabit Wireless Router 2.4Ghz, 4 port
D-LINK DP-G321/E 1-port UTP 10/100Mbps Auto-sensing, 1-port Parallel Printer, 2-port
USB Printer Port, High Speed 2.4GHz (802.11g) Wireless Multi-Port Print Server
D-LINK DWA-110 WirelessG 54Mbps USB Adapter 802.11G
D-LINK DWA-120 Wireless USB Adapter 802.11gþ 2.4GHzþ 108Mbps
D-LINK DWA-140 54Mbps Wireless LAN USB Network Adapter, built in Antenna
D-LINK DWA-142 54Mbps Wireless LAN USB Cardbus Network Adapter,
built in Antenna with N-Draft Technology
D-LINK DWA-510 High Speed 2.4GHz (802.11g) Wireless PCI Adapter
D-LINK DWA-520 High Speed 2.4GHz (802.11g) Wireless PCI Adapter
D-LINK DWA-547 Wireless LAN PCI Cardbus Network Adapter,
with N-Draft Technology
D-LINK DWA-645 54Mbps Wireless LAN PCMCIA Cardbus Network Adapter
D-LINK DWL-2700AP/E Wireless Outdoor Access Point, 802.11g / 2.4Ghz Complete accesories
D-LINK DWL-3200AP/E 108/54Mbps (802.11g) Wireless LAN Access Point
with 2 5dBi Antenna, 1-port UTP 10/100, 802.3af POE
www.infolinux.web.id
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
64
133
101
42
49
96
221
350
US$
1.390
US$
US$
150
60
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
77
106
33
38
100
131
70
66
125
54
US$
286
Rp 375.000
US$
72
Rp 790.000
Rp 490.000
Rp 550.000
US$
144
Rp 1.600.000
US$
192
Rp 1.200.000
Rp 1.150.000
Rp 1.200.000
US$
US$
US$
US$
92
192
362
82
US$
US$
58
77
US$
US$
133
145
US$
US$
US$
US$
173
36
55
75
US$
US$
US$
85
36
55
US$
US$
81
72
US$
756
US$
233
D-LINK DWL-AG660 108/54MBps Wireless LAN PCMCIA Cardbus Network Adapter
D-LINK DWL-G132 Wireless USB Adapter 802.11g, 2.4GHz, 108Mbps
D-LINK DWL-G520 Wireless PCI Adapter 802.11g, 2.4Ghz, 108Mbps
D-LINK DWL-G630 PCMCIA Wireless G
D-LINK DWL-G650 Wireless PCMCIA Adapter 802.11g, 2.4Ghz, 108Mbps, Indoor
D-LINK DWL-G700AP/E 54Mbps (802.11g) Wireless LAN Access Point
EDIMAX EW-7206APg Wireless Access Point, support WDS
EDIMAX EW-7318Ug Wireless USB mini Card 54M, 802.11g
EDIMAX EW-7618Ug MIMO XRTM Wireless USB 2.0 Adapter
EnGenius EUB-3701 Wireless USB Dongle 802.11b/g
LINKSYS WAP54GPE Wireless IEEE 802.11g, Acces Point, 2.4 Ghz, Data Rate 54Mbps
LINKSYS WMP110 Wireless-G PCI Network Adapter with RangePlus
LINKSYS WMP300N Wireless-N PCI Adapter 802.11n, 54Mbps
LINKSYS WMP54GS Wireless-G PCI Adapter with SpeedBooster
LINKSYS WPC300N Wireless-N Notebook Adapter
LINKSYS WPC54GS Wireless-G Notebook PCMCIA Adapter + Speedbooster
LINKSYS WPC54GX High-Speed Wireless Networking for Notebook
LINKSYS WPS54G Wireless-G Print Server 802.11g, 54Mbps
LINKSYS WRE54G Wireless-G Range Expander
LINKSYS WRT110 Wireless Router, 4-Port
LINKSYS WRT150N Wireless-N Home Router 802.11n, 4-Port 10/100 BaseT
LINKSYS WRT160N Ultra RangePlus Wireless-N Broadband Router
LINKSYS WRT310N Wireless N Broadband Router, 802 11N, Internal Antenna
LINKSYS WRT350N Wireless-N Gigabit Router 802.11n, 4-Port 10/100/1000 BaseT
LINKSYS WRT54GC Wireless G Broadband + Router
LINKSYS WRT54GLWireless-G Broadband Router with Linux
LINKSYS WRT54GS Wireless G Broadband + Router, Speed Booster
LINKSYS WRT610N Wireless N Simultaneous Dual-N Band Broadband Router
PROLINK WG2000 802.11g Wireless USB adapter
PROLINK WG3000 802.11g Wireless PCI adapter
PROLINK WGA900 802.11g wireless AP with repeater
PROLINK WGR 1004 IEEE 802.11g Access Point
SENAO EL-2511CD PLUS EXT2 Wireless LAN PCMCIA 802.11b 23dBm ext. ant
SENAO EOC3220EXT Wireless Client Bridge/AP 802.11b/g 26dBm ext.ant include POE
SENAO EUB-362 EXT Wireless USB 2.0 Adapter 802.11b/g 23dBm (FCC) ext. ant
SENAO EUB-8301 Wireless USB Dongle 802.11a/b/g
SENAO EUB-862 EXT Wireless USB 2.0 Adapter 802.11a/b/g 23dBm (FCC) ext. ant
SENAO SL 2511 BGPlus Wireless Outdoor AP/Router/Bridge,
Point-to-Multi Point, IP Routing
SMC 7904WBRA2 Wireless ADSL2/2 + Modem Router, 54Mbps,
4-port Switch, SPI Firewall
SMC WBR14-G Wireless Cable/DSL Broadband Router, 54Mbps,
4-port Switch, SPI Firewall
SMC WPCI-G Wireless PCI Card, 54 Mbps
SMC WUSB-G Wireless-G USB Adapter, Data Rate 54Mbps
TRENDNET TEW-423PI Wireless PCI Adapter 802.11g, 2.4GHz, 54Mbps
TRENDNET TEW-424UB 54Mbps 11g Wireless USB Adapter
TRENDNET TEW-430APB Wireless Access Point with Bridge 802.11g,
1-Port 10/100BaseT LAN, 2.4GHz, 54Mbps
TRENDNET TEW-432BRP Wireless Firewall Router 802.11g,
4-Port 10/100BaseT LAN, 1-Port 10/100BaseT WAN, 2.4GHz, 54Mbps
TRENDNET TEW-435BRM Wireless ADSL Firewall Modem Router 802.11g,
4-Ports 10/100, 54Mbps
TRENDNET TEW-443PI Wireless PCI Adapter 802.11g, 2.4Ghz, 108Mbps
TRENDNET TEW-444UB Wireless USB Adapter 802.11g, 2.4Ghz, 108Mbps
TRENDNET TEW-450APB 108Mbps 802.11g Wireless Access Point
TRENDNET TEW-455APBO 108Mbps 11g Outdoor AP Bridge /w built in 9 dBi Antenna
TRENDNET TEW-601PC 108Mbps MIMO Wireless PC Card
TRENDNET TEW-604UB 108Mbps MIMO Wireless USB Adapter
TRENDNET TEW-611BRP 108Mbps MIMO Wireless Router /w 4-port Switch
TRENDNET TEW-623PI N-Draft Wireless PCI Card
TRENDNET TEW-624UB N Draft Wireless USB Adapter
TRENDNET TEW-630APB N-Draft Wireless AP
TRENDNET TEW-631BRP N-Draft Wireless Router with 4-port Switch
TRENDNET TEW-AO10O Outdoor 10 dBi Omni Directional Antenna
US$
75
US$
55
US$
55
US$
35
US$
50
US$
65
US$
54
US$
26
US$
39
US$
27
US$
343
US$
77
US$
90
US$
52
US$
94
US$
52
US$
95
US$
108
US$
90
US$
83
US$
108
US$
101
US$
126
US$
191
US$
58
US$
67
US$
76
US$
185
US$
26
US$
350
Rp1.100.000
US$
600
US$
70
US$
192
US$
66
US$
60
US$
78
US$
650
US$
72
US$
US$
US$
US$
US$
52
29
32
21
22
US$
53
US$
54
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
US$
96
32
40
89
385
44
69
115
78
88
156
120
90
INFOLINUX 01/2009
79
KUIS INFOLINUX
www.nexusproducts.com
Ingin mendapatkan
hadiah berupa
NEXUS HD-D1-OU2
dari NEXUS?
NEXUS menyediakan
10 pcs NEXUS
HD-D1-OU2 untuk
10 orang pemenang.
Baca keterangannya
di bawah ini.
Caranya:
Di antara susunan huruf dalam kotak di atas, tersembunyi aplikasi-aplikasi yang berjalan di Linux. Arah tulisan bisa berupa horizontal, vertikal,
maupun diagonal, dengan arah membaca bisa dari kiri ke kanan, kanan ke kiri, atas ke bawah, atau bawah ke atas.
Termasuk distro turunan apakah, berbagai distro yang tersembunyi pada gambar di atas?
A. Ubuntu
B. Fedora
C. openSUSE
Kirimkan jawaban Anda melalui SMS (Short Message Service) dengan format: LINUX<spasi>01<spasi>[Jawaban A/B/C]<spasi>Nama
Contohnya: LINUX 01 A Budi Santosa
Kirim jawaban tersebut melalui SMS ke 7669 (tarif Rp2000++/SMS berlaku untuk semua operator).
Atau melalui kartu pos, yang dilengkapi kupon kuis yang terdapat di halaman ini, ke Kuis InfoLINUX, Jl. Kramat IV No. 11 Jakarta 10430.
SMS atau Kartu Pos diterima paling lambat 1 Februari 2009. Daftar pemenang akan kami umumkan pada InfoLINUX No. 03/2009.
Para pemenang harap menghubungi Sekretariat Redaksi InfoLINUX melalui telepon (021) 315-3731 ext. 127 atau e-mail ke evawani.putri@infolinux.
co.id untuk verifikasi (tanpa verifikasi dan pengambilan hadiah hingga dua bulan semenjak pengumuman ini, hadiah dinyatakan hangus). Setelah
verifikasi berhasil, pemenang yang berdomisili di Jabodetabek bisa mengambil hadiah di kantor Redaksi InfoLINUX setiap hari/jam kerja, SeninJumat, 8.30-15.30 WIB, dengan menyerahkan identitas diri yang masih berlaku. Hadiah bagi pemenang di luar Jabodetabek akan dikirim via pos
(ongkos ditanggung pemenang). InfoLINUX tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan hadiah yang terjadi selama pengiriman.
01/2009
Pemenang Kuis InfoLINUX Edisi 11/2008
Jawaban Edisi 11/2008: A. Games
2 Pemenang Nexus Mini Hdd 1.8 30 GB
1. Fm Yunragus
2. Tri Ari Setiawan
081227044xxx
085227777xxx
www.nexusproducts.com
80
01/2009 INFOLINUX
www.infolinux.web.id
Berlangganan Hemat
Hubungi Fadli
Telp. (021) 46826816,
70796499
Fax. (021) 46828919
FORMULIR BERLANGGANAN
DATA PRIBADI
(Pilih dengan tanda dan isi dengan huruf kapital)
Saya ingin berlangganan majalah InfoLINUX:
NO. WILAYAH
PAKET
LANGGANAN
HARGA
LANGGANAN
1.
Jabodetabek
6 Bulan (6 Edisi)
1 Tahun (12 Edisi)
Rp180.000
Rp360.000
2.
Pulau Jawa
(Jateng, Jabar, Jatim)
6 Bulan (6 Edisi)
1 Tahun (12 Edisi)
Rp222.000
Rp432.000
3.
Bali/Sumbar
1 Tahun (12 Edisi)
Rp480.000
4.
Sumut/Kalimantan
1 Tahun (12 Edisi)
Rp504.000
5.
Sulawesi
1 Tahun (12 Edisi)
Rp552.000
6.
Maluku, NTT dan Indonesia Timur
1 Tahun (12 Edisi)
Rp576.000
Nama Lengkap:
Alamat:
LUAR JAWA Medan: Pustaka Obor
061-4145622 • Pekanbaru: Jack 076127706 • Padang: Taman Bacaan 075135150 • Palembang: TB Sriwijaya 0711320679 • Jambi: Gloria 0741-23360,
Elieson 0741-24424 • Bengkulu: TB
Zaldy 0736-24291 • Pangkal Pinang:
Supermini 0717-423973, Idris Hadi 0717424547 • Tanjungkarang: Tohoma 0721261839, Intisari 0721-64026 • Pontianak:
Angkasajaya 0561-734689, Ridho 0561775843 • Balikpapan: TBTerang 0542421301, Antra 0542-396003 • Samarinda:
Aziz 0541-260235, A.Terang 0541-741768
• Banjarmasin: Naprin Budhi 0511-65475
• Palangakaraya: Fathir 0536-28317 •
Makasar: Telly 0411-321795, IndahJaya
0411-330707 • Kendari: TB Ade 040121613 • Palu: Ramedia 0451-421218,
Masrun 0451-423805 • Manado: Lok
Book Store 0431-852734 • Denpasar:
Corsica 0361-226358, TB Anna 0361427594, Gunung Agung dan Gramedia •
Mataram: Titian 0370-622188 • Kupang:
Rapi 0380-832033
PULAU JAWA
Cilegon: Torpedo
Agc 0254-391460 • Serang: Estica Agc
0254-202292 • Bandung: Alphabet Agc
022-6006000, Gunaraya 022-4232513,
Wahyudin Agc 022-6011414 • Garut:
Monita Agc 0262-23479 • Tasikmalaya:
Nasuha 0265-334064 • Indra mayu:
Kompas Agc 0234-484032 • Cirebon:
Cirebon Agc 0231-203376 • Tegal: Tegal
News Agc 0283-356138 • Pekalongan:
TB Rajamurah 285- 424463, Fajar Agc
0285-431466 • Semarang: Erlangga Agc
024 -8313405, Hartono Agc 024-3545301,
Adila Agc 024-3560615, Hariani Agc 0243541832, TB Prasojo 024-569561 • Solo:
TB ABC 0271-644345, Sendang Mulia Agc
0271-633751 • Yogyakarta: Hidup Agc
0274-587921-Lamhaba 0274-541808,
Togamas, dan Gramedia • Magelang: TB
Larista 0293-368060 • Purwokerto: TB
ABC 0281-638344, SHS Agc 0281-622485
• Surabaya: Kantor Perwakilan 0318291511, Gunung Agung dan Gramedia •
Malang: Yahya Oentoeng 0341-3410105
• Kediri: TB Alief 0354-684211 • Jember:
TB Amanah, Gunung Agung
TOKO BUKU JABOTABEK
Kode Pos:
Telepon:
Mobile/E-mail:
Mulai berlangganan Edisi:
MAKIN DEKAT
DENGAN ANDA
Fax:
Cara Pembayaran:
Transfer ke BCA Cabang Rawamangun, Jakarta Timur
a/n PT DIAN PASIFIK KOMUNIKASI UTAMA
No. Rekening 094.303.353.3
Bukti transfer & formulir ini harap di-fax
ke (021) 46828919 Up. Fadli
Tanggal :
----------------------------------------------------------------------
Tanda Tangan :
-----------------------------------------------
Maruzen: Blok M 7268334, Sultan
Agung 8307641 • Kharisma: Cijantung
87793375, Cinere 7534125, Cilandak
78840163, Taman Anggrek 5639343,
Puri 5822629, Pamulang 7445019
Kalimalang 8601887, Klender 86605956
• Gramedia: Matraman 8581763, Pondok
Indah 7506997, Pintu Air 3843800,
Melawai 7203445, Gajahmada 2601234,
Citraland 5606363, Pluit 6683620, Cinere
7540663, Bekasi 8840401, Bogor 0251356341 • Gunung Agung: Pondok Indah
7506901, Taman Anggrek 5639045,
Citraland 5681512, Kwitang 3102004,
Blok M 7209344, Arion 7413078, Atrium
3867831, Lokasari 6254730, Bogor 0251326876 • News Stand Niaga Tower
2505250 • Time PI 330434 • Newstand
WTC Sudirman 5211216, Mandarin
5678888 • Trio 7982331 • JBC Kalibata
7970350 • CabangTB Utama
InfoLINUX 02/2009
EDISI MENDATANG
Terbit
2 Februari 2009
Aneka Ragam
File Manager
NANTIKAN Fedora 10
Lebih Ahli dengan Thunar
Hadiah Valentine dari Programmer
Thunar adalah file manager default desktop Xfce. Pada
edisi mendatang, kita akan membahas berbagai aspek
penggunaan file manager powerful ini, agar kita dapat
bekerja lebih cepat, mudah, dan nyaman.
Anda programer aplikasi di Linux? Ingin memberikan
hadiah valentine dalam bentuk program? Semua dapat
dilakukan dengan mudah jika ada keinginan. Simak contoh programnya di edisi depan.
Proteksi Mail Server dari Spam
dan Virus
Menggunakan Styles untuk
Membuat Daftar Isi
Hal yang membuat stres seorang administrator adalah
saat terdapat banyak serangan spam dan virus di e-mail
server yang ditanganinya. Untuk terhindar dari stres, simak solusi yang dapat Anda gunakan.
Kesulitan menata letak skripsi atau makalah yang sedang
Anda buat? Simak teknik pembuatan naskah buku, skripsi, atau makalah, yang dapat dilakukan dengan mudah
menggunakan OpenOffice.org Writer.
Topik-topik pada edisi mendatang masih mungkin berubah.
82
01/2009 INFOLINUX
www.infolinux.web.id
Membangun
Aplikasi SMS
Gateway di Linux
Pelajari teknikteknik mengirim
dan menerima
SMS dengan
HP, dengan
mempergunakan
Linux. Dengan
demikian, Anda
dapat membuat
aplikasi SMS Gateway.
+1 CD
Rp35.000
Panduan
Praktis
Membangun Server Mail,
Qmail, dan
Squirrelmail
Bagi yang ingin mengetahui cara menginstal dan
mengonfigurasi server email Qmail, dan webmail
Squirrelmail, Anda harus
membeli buku ini!
+1 CD
Rp35.000
Desain 3D,
Optimalisasi Fitur
Photoshop
CS2
Kuasai
teknikteknik
membuat objek desain
3D, dengan menggunakan aplikasi Photoshop
CS2. Pelajari buku ini,
dan Anda akan dapat
membuat desain 3D.
+1 CD
Rp40.000
PHP 5 dan
MySQL 4, Proyek
Membuat Blog
Banyaknya
orang-orang
yang keranjingan
membuat blog
pribadi, tentunya
membutuhkan skill
khusus untuk itu.
Dengan membaca
buku ini, Anda dapat
memanfaatkannya
untuk membuat blog sendiri.
+1 CD
Mandriva
Linux 2006
Gunakan
distro
Mandriva
Linux 2006,
dalam
aktivitas
sehari-hari di kantor,
penggunaan Internet dan
multimedia di warnet,
kegiatan pendidikan,
maupun untuk di rumah.
+3 CD
Rp40.000
Desain 3D,
Optimalisasi Fitur
Corel Draw
12
Praktikkan
membuat
objek 3D,
dengan menggunakan
software vektor 2D. Pahami materi buku ini, dan
Anda akan mengetahui
wawasan baru tentang
desain grafis.
+1 CD
Rp40.000
Rp30.000
Fedora
Core 5
Sebuah
alternatif
distro linux,
yang dapat
dipilih
sebagai aplikasi komputer desktop
yang lengkap. Distro ini
pun dapat dikonfigurasikan sebagai server
jaringan.
+1 DVD
Rp45.000
Teknik
Seleksi
Foto
Dengan
Photoshop
CS2, Seri 1
Buku ini
mengulas teknik-teknik dasar
menyeleksi objek, dengan
menggunakan beragam
tool di Photoshop CS2.
Modal awal yang bermanfaat, untuk menghasilkan
desain yang menarik.
+1 CD
Rp35.000
Edubuntu,
Pedoman Praktis
Linux Untuk
Pendidikan
Dapatkan satusatunya buku yang
mengulas tentang
distro linux untuk
pendidikan. Dengan
menggunakan distro
Edubuntu, akan
mempermudah
proses ajarmengajar dalam dunia pendidikan.
+1 CD
Rp40.000
Panduan
Praktis
Debian
GNU/Linux
3.1
Setelah
membaca
buku ini,
diharapkan Anda bisa
bekerja dengan sistem
Debian GNU/Linux, sesuai dengan kebutuhan.
+1 CD
Rp45.000
Teknik
Seleksi
Foto
Dengan
Photoshop
CS2, Seri 2
Pertajam
kemampuan Anda dalam menyeleksi image, untuk membuat objek yang lebih
detail, dan lebih kompleks
lagi.
+1 CD
Rp35.000
Menguasai
PowerPoint 2003
Ungkap
tip dan trik
menguasai
aplikasi
ini, untuk
membuat presentasi
yang menarik, efektif, dan
efisien.Temukan rahasianya, dengan membaca
buku ini.
+1 CD
Rp35.000
HTML 4
Blackbox,
Membuka
Keajaiban
HTML 4
Raih
keajaiban
dari HTML
4, sehingga Anda dapat
menguasai struktur
HTML, bagian tubuh
HTML, dan sekilas
mengenai aplikasi editor
kode HTML dan browser.
+1 CD
Rp45.000
Informasi & Pesanan Langsung, hubungi :
Prima DR, Unit Layanan Langsung Jl. Ketapang Utara I No.17 Jakarta 11140, Indonesia
Telp : 021 – 6333507, SMS : 021- 70769466, Fax : 021 – 6336788 E-mail : primadr@dianrakyat.co.id
1. Untuk wilayah JABODETABEK (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), nilai pesanan Rp. 100.000,-, mendapatkan diskon 10%.
2. Setiap pemesanan disesuaikan dengan tarif kurir.
3. Untuk wilayah JABODETABEK, PEMBAYARAN DAPAT DILAKUKAN secara TUNAI DI TEMPAT. Untuk wilayah di luar JABODETABEK, PEMBAYARAN DILAKUKAN dengan TRANSFER
via BANK BCA CAPEM KALIMALANG 1, atas nama : PT PUSTAKA PRIMA NUSANTARA, No. Rek: 164 300 54 45. Bukti transfer di-fax ke : 021 - 6336788.
iklan buku (IL0120603).indd 3
1/8/2009 1:23:02 PM
v-gen linux (IL0010103).indd 1
1/8/2009 8:39:53 AM